Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat p-ISSN: 2797-9407, e-ISSN: 2797-9423 Volume 6, nomor 2, 2026, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/bajpm. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui Program Satu Klik Jelajah Lekop Rasilawati1*. Muhammad Azza Al Kausar2. Lasmaria Br Nababan3. ACeysha Diva Ratu Pramudya4. Selfi Indriani5. Eva Soniawati6. Catherina Jernita Hutauruk7. Dhea Aulia8. Dede Sonia Permatasari9 Aang Yudho Prastowo10 1,5,6,7,8,9 Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim. Universitas Maritim Raja Ali Haji Program Studi Teknik Informatika. Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman. Universitas Maritim Raja Ali Haji Program Studi Teknik Elektro. Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman. Universitas Maritim Raja Ali Haji Dosen Program Studi Pendidikan Matematika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Maritim Raja Ali Haji *Coresponding Author: rasilawati@student. Dikirim: 09-03-2026. Direvisi: 25-04-2026. Diterima: 27-04-2026 Abstrak: Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dilaksanakan di Kelurahan Sungai Lekop. Kecamatan Bintan Timur. Kabupaten Bintan. Wilayah ini memiliki jumlah penduduk lebih dari 3. 000 jiwa serta potensi sosial dan ekonomi yang berkembang, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, pemanfaatan website kelurahan sebagai media informasi dan pelayanan publik masih belum optimal. Permasalahan yang dihadapi meliputi belum terintegrasinya data wilayah, tampilan antarmuka yang belum memenuhi aspek kemudahan pengguna, keterbatasan konten informasi, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital dalam publikasi kegiatan dan potensi lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi website kelurahan melalui pengembangan sistem informasi yang lebih terstruktur, informatif, dan mudah diakses. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahapan refleksi, perencanaan, tindakan, evaluasi, dan keberlanjutan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra. Implementasi program dilakukan melalui perancangan ulang struktur website, pengembangan tampilan antarmuka yang lebih responsif, integrasi data profil wilayah, penyediaan fitur berita, serta digitalisasi potensi lokal melalui fitur AuJelajah LekopAy. Selain itu, dilakukan pendampingan dan serah terima kepada aparatur kelurahan guna mendukung pengelolaan sistem secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website berhasil dikembangkan menjadi sistem informasi digital yang lebih terintegrasi, informatif, dan mudah diakses. Pengembangan ini meningkatkan kualitas penyediaan informasi publik, memperkuat transparansi, serta mendukung promosi potensi Partisipasi aparatur kelurahan juga meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan sistem secara berkelanjutan, sehingga mendukung transformasi digital di tingkat kelurahan. Kata Kunci: KKN UMRAH. pelayanan publik. Jelajah Lekop. Abstract: This Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) of Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) was conducted in Sungai Lekop Village. Bintan Timur District. Bintan Regency. The area has a population of more than 3,000 residents and possesses growing social and economic potential, particularly in the micro, small, and medium enterprises (MSME. However, the utilization of the village website as a medium for public information and services has not been optimal. The identified problems include the lack of integrated regional data, a user interface that does not yet meet usability standards, limited informational content, and the suboptimal use of digital media for @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. publishing activities and local potential. This program aims to optimize the function of the village website through the development of a more structured, informative, and accessible information system. The method used is Participatory Action Research (PAR), which includes the stages of reflection, planning, action, evaluation, and sustainability. Data were collected through participatory observation, interviews, and documentation to identify partner needs. The program was implemented through website restructuring, development of a more responsive user interface, integration of regional profile data, provision of a news feature, and digitalization of local potential through the AuJelajah LekopAy feature. In addition, mentoring and system handover were carried out to support independent website management by village officials. The results show that the website was successfully developed into a more integrated, informative, and accessible digital information system. This development improves the quality of public information services, enhances transparency, and supports the promotion of local potential. The participation of village officials also increases their capacity to manage the system sustainably, thereby supporting digital transformation at the village level. Keywords: KKN UMRAH. public service. Jelajah Lekop. PENDAHULUAN Transformasi digital dalam mengelola pemerintahan adalah bagian dari usaha untuk memperbaiki sistem pelayanan publik agar lebih efektif, jelas, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Pelayanan publik yang diberdayakan secara digital kini tidak hanya dianggap sebagai penggunaan teknologi semata, tetapi juga sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja organisasi pemerintahan melalui penggabungan sistem informasi yang terorganisir dan berkelanjutan. Di tingkat desa dan kelurahan, penggunaan teknologi informasi sangat penting karena unit pemerintahan ini berada di posisi paling depan dalam berinteraksi langsung dengan warga masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan sistem informasi berbasis web di tingkat kelurahan merupakan kebutuhan strategis untuk mendukung akses informasi yang lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi secara sistematis (Shomad et al. , 2. Website kelurahan menjadi salah satu bentuk nyata dari implementasi pemerintahan elektronik . -governmen. di tingkat daerah. Website berperan sebagai pusat penggabungan data profil wilayah, media untuk mempublikasikan kegiatan, saluran informasi layanan, serta sarana promosi potensi ekonomi masyarakat. Website profil kelurahan tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat yang memungkinkan akses informasi secara cepat dan real-time (Popi et al. , 2. Selain itu, penggunaan sistem informasi kelurahan melalui website yang dikelola secara teratur dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi serta mempercepat pengurusan data pemerintahan (Lubis et al. , 2. Namun, meski begitu, penerapan website kelurahan di berbagai wilayah masih menghadapi beberapa masalah, khususnya dalam hal pengelolaan isi website dan pemeliharaan sistem secara berkelanjutan. Kondisi ini menunjukan bahwa penggunaan website kelurahan belum tergolong baik, sehingga perlu dilakukan peningkatan dalam pengelolaan dan penggunaannya agar dapat bekerja dengan baik sebagai pusat informasi Masyarakat. Kondisi itu juga terlihat di Kelurahan Sungai Lekop. Kecamatan Bintan Timur. Kabupaten Bintan. Berdasarkan dokumen Profil Kelurahan Sungai Lekop, wilayah @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. tersebut memiliki luas sekitar 36 km persegi dan dihuni lebih dari 3. 000 kepala keluarga yang tersebar di beberapa RW serta puluhan RT. Wilayah ini memiliki banyak penduduk yang berusia produktif dan berbagai jenis kegiatan ekonomi, seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok tani, serta fasilitas umum, yang menunjukkan adanya potensi sosial dan ekonomi yang aktif serta Dari sudut pandang pengelolaan informasi publik, daerah yang memiliki jumlah penduduk besar dan pemerintahan yang menyebar luas membutuhkan sistem informasi yang bisa menggabungkan data secara terpusat, terorganisir, dan mudah ditemukan. Kebutuhan tersebut semakin penting karena penyampaian informasi kepada masyarakat kini tidak bisa lagi dilakukan dengan cara biasa, melainkan harus didukung oleh media digital yang mampu menyentuh semua kalangan masyarakat secara efektif dan efisien (Sudirman et al. , 2. Oleh karena itu, adanya website kelurahan sebagai sarana informasi publik sangat penting dalam membantu proses menyebarkan informasi, memberikan layanan administrasi, serta memperkenalkan potensi wilayah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. Meskipun Kelurahan Sungai Lekop telah memiliki website sebagai media informasi, kondisi eksisting menunjukkan bahwa pemanfaatannya belum berjalan secara optimal. Website yang tersedia sebelumnya masih berada pada tahap pengembangan awal dan belum dipublikasikan secara luas kepada masyarakat. Hal ini disebabkan karena website tersebut dikembangkan dalam konteks kegiatan magang oleh siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) yang bersifat sementara, sehingga setelah masa magang berakhir, tidak terdapat keberlanjutan dalam proses pengelolaan maupun pengembangan sistem. Selain itu, keterbatasan pengetahuan dan kapasitas teknis dalam pengelolaan website di tingkat kelurahan turut memengaruhi belum optimalnya fungsi website sebagai media informasi publik. Akibatnya, website belum mampu mengintegrasikan data profil wilayah, layanan administrasi, serta potensi ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Pembaruan konten yang belum dilakukan secara konsisten juga menyebabkan informasi yang tersedia menjadi terbatas dan kurang relevan bagi masyarakat. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan infrastruktur digital dan kemampuan pengelolaan sistem informasi di tingkat kelurahan, sebagaimana juga diungkapkan dalam berbagai studi yang menyoroti pentingnya pendampingan dan penguatan kapasitas dalam pengelolaan website desa/kelurahan (Rapita et al. , 2. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan upaya penguatan sistem informasi kelurahan yang tidak hanya berfokus pada penyempurnaan aspek teknis website, tetapi juga pada integrasi data, pengelolaan konten, serta peningkatan kapasitas pengelola sistem secara berkelanjutan. Dalam hal ini, keterlibatan mahasiswa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi bentuk intervensi yang relevan untuk menjembatani keterbatasan tersebut. Mahasiswa berperan dalam melakukan pengembangan lanjutan terhadap website yang telah ada sebelumnya, sehingga dapat ditingkatkan dari tahap pengembangan awal menjadi sistem informasi yang lebih siap digunakan dan dipublikasikan kepada masyarakat. Pengembangan ini mencakup perbaikan struktur sistem, pengolahan dan integrasi data profil wilayah, serta penyusunan konten yang lebih informatif dan sistematis, yang sejalan dengan pentingnya pengelolaan sistem informasi kelurahan secara terstruktur dalam mendukung pelayanan publik (Lubis et al. , 2. Sejalan dengan hal tersebut. Program AoAoSatu Klik Jelajah LekopAoAodalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dirancang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi website kelurahan sebagai media informasi publik yang terintegrasi serta mendukung transparansi dan penyebaran informasi kepada masyarakat (Popi et al. , 2. Program Satu Klik Jelajah Lekop KKN Kelompok 5 dijalankan melalui beberapa tahapan secara terstruktur, antara lain mengidentifikasi masalah yang ada, menganalisis kebutuhan sistem, mengumpulkan data di lapangan, merancang ulang tampilan antarmuka pengguna, membangun sistem, melakukan pengujian, serta menyerahkan hasilnya kepada pihak kelurahan. Setiap tahapannya dibuat agar pengembangan website tidak hanya memperhatikan hal-hal teknis, tetapi juga mengutamakan kebutuhan pengguna dan kemudahan dalam mengelola sistem secara Keterlibatan aparatur kelurahan sebagai mitra aktif dalam setiap tahapan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan penerapan sistem informasi di tingkat daerah, terutama dalam memastikan bahwa sistem yang dibuat bisa digunakan dan dikelola sendiri oleh masyarakat setempat (Hidayatullah et al. Lubis et al. , 2. Pendekatan ini juga sesuai dengan cara kerja pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada kerja sama, keterlibatan, dan peningkatan kemampuan mitra dalam menggunakan teknologi informasi (Fadllullah et al. , 2. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Program Satu Klik Jelajah Lekop dilaksanakan serta menganalisis manfaatnya dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik di Kelurahan Sungai Lekop, terutama dalam hal kemudahan akses informasi, keefektifan pelayanan administrasi, dan promosi potensi daerah tersebut. METODE PENELITIAN Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR). Pemilihan metode PAR didasarkan pada urgensi pemecahan masalah secara kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada hasil teknis berupa perangkat lunak, namun juga pada proses pemberdayaan mitra melalui transfer pengetahuan digital. Berbeda dengan pengembangan sistem konvensional. PAR memosisikan mahasiswa KKN UMRAH dan pihak Kelurahan Sungai Lekop sebagai mitra sejajar dalam mengidentifikasi hambatan, merancang solusi, hingga mengevaluasi keberlanjutan sistem secara bersama-sama. Pendekatan ini bertujuan untuk menghasilkan transformasi digital yang tepat guna dan memiliki rasa kepemilikan . ense of ownershi. yang tinggi dari pihak kelurahan. Alur pelaksanaan pengabdian ini terbagi ke dalam lima tahapan integratif sebagai Refleksi (Reflectio. Tahap ini merupakan fase diagnosa mendalam untuk memetakan kondisi eksisting teknologi informasi di Kelurahan Sungai Lekop. Tim melakukan diskusi partisipatif bersama perangkat kelurahan dan observasi terhadap website warisan pengembangan tahun 2025 yang belum teroptimalisasi. Hasil refleksi mengungkap adanya kesenjangan . fungsional berupa ketidaksiapan aspek visual, navigasi antarmuka (UI/UX) yang belum memenuhi standar aksesibilitas, serta stagnasi data konten kependudukan dan kewilayahan. Diagnosa ini menjadi landasan untuk menentukan arah perbaikan sistem secara menyeluruh. @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. Perencanaan (Plannin. Berdasarkan hasil diagnosa, tim dan mitra menyusun rencana aksi strategis untuk melakukan optimalisasi sistem. Tahap ini mencakup perancangan ulang arsitektur informasi, pemetaan kategori konten prioritas (Beranda. Profil. Berita, dan Jelajah Leko. , serta penentuan variabel data lapangan yang mendesak untuk Perencanaan ini juga menetapkan metodologi survei lapangan guna memvalidasi data UMKM dan fasilitas umum agar informasi yang disajikan memiliki akurasi faktual yang tinggi. Tindakan (Actio. Tahap tindakan diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan dan pengembangan teknis secara simultan. Tim melakukan survei komprehensif ke seluruh wilayah kelurahan untuk mendata sarana prasarana . endidikan, ibadah, dan kesehata. serta pendataan UMKM lokal yang mencakup legalitas usaha, deskripsi produk, hingga titik koordinat lokasi. Secara teknis, tim melakukan perancangan ulang . antarmuka menggunakan framework Laravel untuk menciptakan sistem yang responsif, kemudian mengintegrasikan seluruh data hasil survei lapangan ke dalam database sistem. Evaluasi (Evaluatio. Selama proses implementasi, tim melakukan pengawasan . terhadap fungsionalitas fitur di berbagai platform . esktop dan mobil. Evaluasi dilakukan melalui proses validasi konten secara kolaboratif bersama staf kelurahan untuk menjamin ketepatan data demografi, publikasi berita, dan direktori wilayah. Tahap ini krusial untuk memastikan bahwa intervensi teknis yang dilakukan telah secara efektif menyelesaikan kendala yang diidentifikasi pada fase refleksi awal sebelum website dipublikasikan secara resmi. Keberlanjutan (Sustainabilit. Kegiatan diakhiri dengan evaluasi hasil tindakan dan penyerahan sistem secara formal kepada pihak Kelurahan Sungai Lekop. Untuk menjamin keberlanjutan program, tim menyerahkan seluruh akses administratif disertai dengan pendampingan teknis dan bimbingan operasional bagi staf kelurahan. Hal ini bertujuan agar mitra memiliki kemandirian penuh dalam mengelola, memperbarui, dan mengembangkan konten website secara berkelanjutan pasca masa pengabdian berakhir sebagai wujud kedaulatan informasi digital di tingkat kelurahan. Kegiatan pembuatan website Kelurahan Sungai Lekop dilakukan secara perlahan dan teratur sesuai dengan langkah-langkah metode yang sudah direncanakan, mulai dari mengenali permasalahan, menganalisis kebutuhan sistem, merancang ulang tampilan situs, melakukan pemasangan, menguji fungsi, hingga menyerahkan sistem kepada mitra. Penyusunan timeline kegiatan bertujuan agar proses pengembangan berjalan dengan teratur, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan Rincian langkah-langkah dan waktu pelaksanaannya disajikan dalam tabel di bawah ini. Tabel 1. Timeline Pelaksanaan Kegiatan Pengembangan Website Tahap Identifikasi Masalah Aktivitas Utama Observasi sistem lama dan diskusi dengan pihak kelurahan Output Rumusan kebutuhan Waktu 20 Januari 2026 Analisi Analisis kebutuhan fungsional dan Spesifikasi system & 21-22 Januari @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. Kebutuhan Perancangan UI/UX Pengumpulan Data Implementasi Pengujian Serah Terima non-fungsional sistem Redesain antarmuka dan struktur Pengambilan data profil, berita, fasilitas umum, dan UMKM Integrasi data dan pengembangan sistem berbasis Laravel Uji fungsional lintas perangkat dan validasi mitra Penyerahan akses administratif kepada kelurahan stuktur navigasi Prototype tampilan Database konten website Sistem siap publikasi 23-26 Januari 27 Januari -6 Februari 2026 7-16 Februari 18 Februari 2026 Alih Kelola sistem 20 Februari 2026 Website terintegrasi HASIL DAN PEMBAHASAN Program Satu Klik Jelajah Lekop menghasilkan pengembangan website kelurahan Sungai Lekop yang lebih terintegrasi, responsive, dan fungsional dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Pengembangan ini mencakupnya perbaikan struktur informasi, perancangan ulang tampilan antarmuka . ser interface/ user experienc. , serta integrasi data profil wilayah dan potensi lokal ke dalam satu system yang lebih terorganisir. Selain itu, penyusunan ulang struktur informasi dan cara navigasi sistem juga membantu membuat akses informasi lebih mudah bagi pengguna, sehingga mereka dapat mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan lebih cepat dan efisien. Secara konseptual, pengembangan sistem informasi berbasis website yang terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan pengguna dapat meningkatkan efektivitas dalam menyampaikan informasi, memperluas aksesibilitas layanan, serta mendukung transparansi dalam pelayanan publik (Fadllullah et al. Lubis et al. , 2. Oleh karena itu, hasil awal dari program ini bukan hanya menunjukkan perbaikan dalam tampilan website, tetapi juga menunjukkan adanya peningkatan fungsi website sebagai media informasi publik yang lebih adaptif, informatif, dan berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kelurahan Sungai Lekop. Halaman Beranda Website Gambar 1. Tampilan Halaman Beranda Pengembangan pada halaman Beranda menunjukkan perubahan yang cukup signifikan, terutama dalam penyusunan struktur tampilan dan cara penggunaan menu Sebelum pengembangan dilakukan, tampilan halaman Beranda belum bisa menyajikan struktur informasi yang jelas, sehingga pengguna merasa kesulitan dalam mencari menu utama atau mengakses layanan yang tersedia. Kondisi ini menunjukkan bahwa desain awal belum sepenuhnya mengambil ke dalam @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. pertimbangan prinsip user-centered design, yang fokus pada kemudahan dalam menggunakan sistem dan ketajaman dalam penyampaian informasi. Setelah dilakukan proses perancangan ulang, halaman Beranda difungsikan sebagai pusat navigasi utama yang mengintegrasikan berbagai informasi dan layanan dalam satu tampilan yang lebih terstruktur. Penyusunan ulang menu, penempatan elemen visual yang lebih terarah, serta penggunaan fitur akses cepat dalam bentuk kartu informasi memberikan kemudahan bagi pengguna dalam menjelajahi konten website secara lebih efisien. Perubahan ini menunjukan adanya peningkatan pada aspek aksesibilitas dan kegunaan . sister, yang merupakan indicator penting dalam pengembangan layanan digital berbasis website. Secara konseptual, desain antarmuka yang terstruktur dan berorientasi pengguna memainkan peran penting dalam meningkatkan efektivitas penyampaian informasi serta pengalaman pengguna dalam mengakses layanan publik (Al Hasri & Sudarmilah, 2021. Habsi et al. , 2. Selain itu, penyajian informasi secara singkat dan terorganisir dalam pendekatan beranda dapat mengurangi beban kognitif pengguna serta mempercepat proses pencarian informasi yang dibutuhkan. Ini sesuai dengan penemuan bahwa meningkatkan tampilan awal website bisa meningkatkan cara pengguna berinteraksi dan membantu kerja pelayanan publik berbasis digital (Fadllullah et al. , 2. Dengan demikian, pengembangan halaman Beranda tidak hanya memberikan perubahan pada aspek tampilan visual, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas interaksi pengguna dengan sistem. Hal ini menunjukkan bahwa desain antarmuka yang sesuai bisa menjadi faktor penting dalam membantu keberhasilan penerapan website kelurahan sebagai media informasi publik yang efektif dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Halaman Profil Website Gambar 2. Tampilan Halaman Profil Pengembangan halaman Profil website difokuskan pada penyajian informasi yang lebih lengkap, terstruktur, dan informatif terkait kondisi Kelurahan Sungai Lekop. Dalam kondisi sebelumnya, informasi tentang profil wilayah masih terbatas dan belum disusun dengan rapi, sehingga belum mampu memberikan gambaran lengkap mengenai karakteristik, potensi, serta struktur pemerintahan wilayah tersebut kepada masyarakat. Ini menunjukkan bahwa website masih belum digunakan secara maksimal sebagai sarana menyediakan informasi dasar. Setelah dikembangkan, halaman Profil disusun dengan menggabungkan berbagai informasi seperti data @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. penduduk, struktur organisasi, kondisi wilayah, dan potensi daerah dalam satu tampilan yang lebih rapi dan terorganisir. Penyajian informasi dilakukan secara lebih terstruktur dan sistematis dengan memperhatikan alur dan cara penyampaian informasi, sehingga memudahkan pengguna dalam memahami isi konten yang Perubahan ini menunjukkan peningkatan dalam cara informasi disampaikan, yang kini lebih lengkap, lebih mudah dicari, dan lebih mudah dipahami oleh masyarakat umum. Dalam konteks pelayanan publik yang menggunakan teknologi digital, memberikan informasi tentang profil wilayah secara lengkap melalui website adalah salah satu cara meningkatkan transparansi pemerintah, sehingga masyarakat lebih percaya pada pemerintah (Lubis et al. , 2023. Sudirman et al. , 2. Selain itu, digitalisasi data profil wilayah juga sangat penting untuk membantu penyebaran informasi secara lebih luas dan efisien, khususnya dalam konteks pelayanan publik yang menggunakan teknologi informasi. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa ke lengkapan dan transparansi informasi di website pemerintah daerah dapat memperbaiki kualitas komunikasi antara pemerintah dan Masyarakat (Popi et al. , 2. Dengan demikian, pembuatan halaman Profil website tidak hanya sebagai tambahan informasi, tapi juga sebagai alat penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, dan keberhasilan komunikasi publik di tingkat kelurahan. Ini menunjukkan bahwa memperbaiki isi profil wilayah secara optimal adalah salah satu faktor penting dalam memperkuat peran website sebagai sumber informasi publik yang dapat diandalkan dan berkelanjutan. Halaman Berita Website Gambar 3. Tampilan Halaman Berita Pengembangan di halaman Berita bertujuan meningkatkan kualitas cara menyampaikan informasi tentang kegiatan serta dinamika yang terjadi di Kelurahan Sungai Lekop. Sebelumnya, informasi mengenai kegiatan kelurahan belum tersedia secara lengkap dan terpublikasi dengan baik di website, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan informasi terbaru yang cepat dan tepat. Ini artinya fungsi situs web sebagai sarana menyebarkan informasi masih belum digunakan dengan Setelah dikembangkan, halaman Berita dirancang sebagai media promosi yang lebih dinamis dan terorganisir, dengan menyajikan informasi tentang kegiatan secara berurutan, jelas, dan mudah ditemukan. Penyusunan berita dilakukan dengan memperhatikan semua informasi yang diperlukan, seperti tanggal kejadian, penjelasan tentang kegiatan yang dilakukan, serta dokumen pendukung, sehingga masyarakat bisa memahami dengan lebih jelas. Selain itu, pengelompokan dan pengarsipan berita juga membantu pengguna dalam mencari informasi berdasarkan waktu atau jenis kegiatan yang terjadi. Perubahan ini menunjukkan bahwa terjadi @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. peningkatan dalam hal transparansi informasi dan kemampuan pemerintah kelurahan dalam berkomunikasi secara lebih efektif dengan masyarakat. Dari sudut pandang komunikasi publik digital, adanya fitur berita di website kelurahan memiliki peran penting sebagai sarana untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, khususnya dalam menyebarkan informasi tentang kegiatan secara terus menerus dan mudah dijangkau oleh masyarakat (Lubis et al. , 2023. Popi et al. Selain itu, penyajian informasi yang terorganisasi dan konsisten juga bisa memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah serta mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Temuan ini sesuai dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa pengoptimalan fitur berita di website pemerintah daerah dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta meningkatkan cakupan informasi yang disebarkan (Sudirman et , 2. Dengan demikian, pembuatan halaman Berita tidak hanya digunakan sebagai sarana mencatat kegiatan, tetapi juga menjadi alat penting dalam meningkatkan transparansi, berkomunikasi dengan masyarakat, dan menyebarkan informasi secara efektif di tingkat kelurahan. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan konten berita yang terus-menerus dan berkelanjutan menjadi salah satu faktor utama dalam memperkuat peran website sebagai sumber informasi publik yang aktif dan dapat dipercaya. Halaman Jelajah Lekop Website Gambar 4. Tampilan Halaman Jelajah Lekop Pengembangan fitur Jelajah Lekop adalah salah satu inovasi penting di website Kelurahan Sungai Lekop yang bertujuan untuk mendigitalisasi dan menggabungkan potensi wilayah tersebut. Pada awalnya, informasi mengenai usaha mikro kecil menengah (UMKM), fasilitas umum, serta potensi lokal belum disusun secara terpusat, sehingga masyarakat masih kesulitan mengakses informasi tersebut dan prosesnya kurang efisien. Kondisi ini menunjukkan bahwa potensi wilayah tersebut masih belum tercatat dan disebarkan secara baik melalui media digital. Setelah dikembangkan, fitur Jelajah Lekop dibuat sebagai platform yang terpadu, yang menampilkan berbagai informasi mengenai potensi lokal dalam satu sistem yang terorganisir dan mudah digunakan. Informasi yang ditampilkan mencakup data usaha mikro kecil menengah (UMKM), fasilitas umum, serta potensi wilayah lainnya yang disusun berdasarkan kategori dan lokasi, sehingga memudahkan pengguna dalam mencari informasi sesuai kebutuhan mereka. Perbaikan ini menunjukkan adanya peningkatan dalam bagian penggabungan data dan kemudahan dalam mendapatkan informasi, yang merupakan hal penting dalam pengelolaan sistem informasi berdasarkan wilayah. @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. Dalam kerangka pengembangan sistem informasi berbasis wilayah, integrasi data potensi lokal ke dalam platform digital dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan transparansi informasi serta memperkuat perekonomian masyarakat (Friyansyah et al. , 2025. Sudirman et al. , 2. Selain itu, digitalisasi usaha kecil menengah melalui website kelurahan juga membantu meningkatkan perhatian terhadap usaha lokal dan memperluas cara promosi dengan lebih efektif. Ini sesuai dengan penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dalam mengelola potensi lokal bisa memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi yang didasarkan pada komunitas (Fadllullah et al. , 2. Hasil dari pengembangan ini menunjukkan bahwa fitur Jelajah Lekop tidak hanya bertindak sebagai sarana menyampaikan informasi, tetapi juga berperan penting sebagai alat strategis dalam mendorong pertumbuhan potensi ekonomi dan sosial masyarakat secara digital. Adanya fitur ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi di tingkat kelurahan bisa meningkatkan kemudahan dalam mendapatkan informasi, sekaligus memperkuat kepribadian dan kemampuan bersaing wilayah secara lebih luas. Halaman Kontak Website Gambar 5. Tampilan Halaman Kontak Pengembangan di halaman Kontak bertujuan untuk meningkatkan kemudahan masyarakat dalam berkomunikasi dengan pihak Kelurahan Sungai Lekop. Dalam kondisi sebelumnya, informasi kontak yang tersedia masih terbatas dan belum disajikan secara terstruktur, sehingga masyarakat mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi terkait saluran komunikasi resmi yang dapat digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa fungsi website sebagai media penghubung antara pemerintah dan masyarakat belum dimanfaatkan secara optimal. Setelah dikembangkan, halaman Kontak dirancang agar menampilkan informasi yang lebih lengkap dan teratur, seperti alamat kantor kelurahan, nomor telepon, serta media komunikasi lainnya yang bisa diakses oleh masyarakat. Informasi disusun secara jelas dan terstruktur sehingga pengguna dapat dengan mudah menemukan serta memanfaatkan saluran komunikasi yang tersedia. Selain itu, adanya halaman ini juga memberikan rasa aman bagi masyarakat mengenai akses komunikasi resmi, sehingga bisa mengurangi kesalahan informasi atau penggunaan saluran yang tidak sah. Dari perspektif pelayanan publik yang fokus pada kebutuhan pengguna, tersedianya informasi kontak yang jelas dan mudah dicari adalah salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan serta kemampuan pemerintah merespons kebutuhan masyarakat (Lubis et al. , 2023. Popi et al. , 2. Selain itu, adanya saluran komunikasi yang jelas juga bisa memperkuat hubungan dua arah @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. antara pemerintah dan masyarakat, yang pada akhirnya membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kemudahan berkomunikasi melalui media digital bisa membuat pelayanan lebih efektif dan membantu masyarakat menyampaikan keinginan mereka dengan lebih cepat (Sudirman et al. , 2. Hasil pengembangan ini menunjukkan bahwa halaman Kontak tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap informasi, tetapi juga sebagai elemen penting dalam mendukung keterhubungan dan komunikasi publik secara lebih efektif. Halaman ini menunjukkan bahwa dengan mengoptimalkan fitur komunikasi di website kelurahan, kualitas pelayanan publik dapat ditingkatkan dan masyarakat semakin mudah berinteraksi dengan pemerintah secara digital. Hasil Uji Coba dan Evaluasi Mitra Gambar 6. Kegiatan Uji Coba Website Pengembangan website Kelurahan Sungai Lekop secara keseluruhan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kualitas penyediaan informasi dan pelayanan publik berbasis digital. Menggabungkan berbagai fitur seperti Beranda. Profil. Berita. Jelajah Lekop, dan Kontak menciptakan sistem informasi yang lebih rapi, lebih mudah dijangkau, serta lebih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Perbaikan ini tidak hanya memperbaiki tampilan saja, tetapi juga meningkatkan fungsi website sebagai alat komunikasi, menyampaikan informasi secara jelas, dan mempromosikan potensi daerah tersebut. Dari sudut pandang pengguna, perubahan yang dilakukan membuat proses mengakses informasi lebih mudah, cepat, dan efisien, terutama karena navigasi yang lebih terstruktur dan penulisan konten yang lebih jelas dan membantu. Ini menunjukkan bahwa membuat website yang memperhatikan kebutuhan pengguna bisa meningkatkan kinerja layanan digital di tingkat kelurahan. Selain itu, menggabungkan data dalam satu platform juga membantu mengumpulkan informasi yang sebelumnya tersebar di berbagai tempat, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan tanpa harus mencari di beberapa sumber yang berbeda. Dari sudut pandang pengembangan sistem informasi pemerintahan, memperbaiki dan memaksimalkan fungsi website kelurahan merupakan langkah penting dalam mendorong pelaksanaan pemerintahan berbasis elektronik di tingkat daerah (Fadllullah et al. , 2023. Lubis et al. , 2. Situs web tidak hanya digunakan untuk menyampaikan informasi saja, tetapi juga menjadi cara untuk berinteraksi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga dapat meningkatkan transparansi dan tanggung jawab dalam pelayanan publik. Ini sesuai dengan penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi secara efektif dapat @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah (Popi et al. , 2024. Sudirman et al. , 2. Hasil pengembangan ini juga menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif yang melibatkan aparatur kelurahan dalam proses pengembangan memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan Aparatur bukan hanya sekadar pengguna, tetapi juga bisa memahami cara mengelola website sendiri. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan dalam menerapkan sistem informasi tidak hanya tergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada kemampuan para pekerja yang mengelola sistem tersebut. Dengan demikian, pengembangan website Kelurahan Sungai Lekop bisa dikatakan sukses dalam meningkatkan kualitas layanan informasi bagi masyarakat sekaligus membantu proses transformasi digital di tingkat kelurahan. Serah Terima Website Gambar 7. Kegiatan Serah Terima Website Penyerahan website kepada pihak Kelurahan Sungai Lekop adalah bagian terakhir dari serangkaian kegiatan pengabdian yang bertujuan agar sistem yang telah dikembangkan tetap bisa digunakan secara berkelanjutan. Proses ini tidak hanya dilakukan dengan memberikan hasil pengembangan, tetapi juga diikuti oleh penjelasan mengenai struktur situs web, fungsi setiap fitur yang ada, serta cara mengelola dan memperbarui konten. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian tidak hanya berhenti pada tahap implementasi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dalam penggunaan sistem oleh mitra. Selama penerapannya, tenaga kelurahan terlibat aktif dalam proses penerimaan dan serah terima melalui kegiatan bimbingan serta menampilkan cara menggunakan situs web. Pendekatan ini memberi kesempatan bagi pekerja instansi untuk belajar langsung cara mengoperasikan sistem, sehingga diharapkan bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola website sendiri. Keterlibatan mitra di tahap akhir ini sangat penting untuk memastikan sistem yang telah dibuat bisa digunakan dengan baik dan tidak ada hambatan saat digunakan nanti. Dari perspektif pengabdian kepada masyarakat, pendekatan penelitian yang dilakukan dengan pendampingan merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendukung keberlanjutan program berbasis teknologi informasi (Hidayatullah et al. , 2. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa keberhasilan dalam menerapkan sistem informasi tidak hanya bergantung pada kualitas teknologinya, tetapi juga pada tingkat kesiapan dan kemampuan pengguna dalam mengelola sistem tersebut @2026 Bima Abdi . ttps://jurnal. com/index. php/ba-jp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Rasilawati dkk. Pengembangan Website Kelurahan Sungai Lekop melalui. (Fadllullah et al. , 2. Hasil dari tahap ini menunjukkan bahwa para pegawai kelurahan Sungai Lekop sudah memahami dasar-dasar dalam mengelola website, baik dalam mengupdate informasi maupun mengelola konten yang ada. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses serah terima yang dilakukan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan mitra dalam mengelola sistem secara berkelanjutan. Dengan demikian, tahap serah terima website menjadi elemen penting dalam memastikan bahwa hasil pengabdian dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh pihak kelurahan secara mandiri. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Program Satu Klik Jelajah Lekop KKN Kelompok 5 berhasil membuat website Kelurahan Sungai Lekop menjadi sistem informasi yang lebih terpadu, lengkap, dan mudah digunakan. Pengembangan yang dilakukan mencakup perbaikan struktur situs web, peningkatan kualitas tampilan antarmuka pengguna, serta penggabungan beberapa fitur seperti Beranda. Profil. Berita. Jelajah Lekop, dan Kontak. Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dalam pemberian informasi publik, kepraktisan dalam mengakses layanan, dan tingkat transparansi informasi kepada masyarakat. Selain itu, fitur Jelajah Lekop menjadi nilai tambah dalam mendukung penelitian potensi lokal, khususnya dalam mempromosikan UMKM dan fasilitas wilayah secara lebih luas. Lebih lanjut, pendekatan partisipatif yang digunakan melalui peran aktif aparatur kelurahan dalam proses pengembangan hingga penyerahan website berdampak positif pada peningkatan kemampuan pengelolaan sistem secara mandiri. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah pengabdian tidak hanya tergantung pada hasil pengembangan teknologi, tetapi juga pada kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola dan menggunakan sistem secara berkelanjutan. Oleh karena itu, membuat website yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat dan memberikan bimbingan terus menerus adalah cara yang baik untuk meningkatkan kualitas informasi publik dan mendorong transformasi digital di tingkat kelurahan. DAFTAR PUSTAKA