Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK NPK MUTIARA DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI GOGO LOKAL THE EFFECT OF VARIOUS DOSAGES OF NPK PEARL AND UREA FERTILIZER ON GROWTH ANDLOCAL GOGO RICE PRODUCTS Nurnaningsih B. Halik 1* . Fathurrahman 1 . Syamsiar 1 Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Palu Jl. Soekarno-Hatta Km 9. Tondo-Palu 94118. Sulawesi Tengah. Telp. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kultivar padi gogo lokal yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil pada setiap pemberian dosis pupuk NPK dan Urea. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah pupuk NPK yang terdiri dari 5 taraf yakni tanpa NPK. NPK 100 kg/ha-1. NPK 200 kg/ha-1. NPK 300 kg/ha-1, dan NPK 400 kg/ha-1. Faktor kedua adalah pupuk Urea yang terdiri atas 3 taraf yakni tanpa Urea. Urea 50 kg/ha-1, dan Urea 100 kg/ha-1. Diperoleh 15 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 45 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dosis pupuk urea pada setiap dosis pupuk NPK tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil padi gogo lokal, pupuk NPK mutiara berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan produksi ton ha-1. Dosis pupuk NPK 100 kg/ha. NPK 200 kg/ha. NPK 300 kg/ha dan NPK 400 kg/ha merupakan dosis paling baik terhadap tinggi tanaman dan produksi ton ha-1, pupuk urea berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang malai, jumlah gabah permalai dan produksi ton ha -1. Dosis pupuk urea 50 kg/ha dan urea 100 kg/ha merupakan dosis paling baik terhadap tinggi tanaman, panjang malai, jumlah gabah permalai dan produksi ton ha-1. Kata Kunci: Padi Gogo. Pupuk NPK. Pupuk Urea ABSTRACT This study aims to obtain local upland rice cultivars that can increase growth and yield at each dose of NPK and Urea fertilizers. This study was arranged using a two-factor Randomized Block Design (RBD). The first factor was NPK fertilizer which consisted of 5 levels namely without NPK. NPK 100 kg/ha-1. NPK 200 kg/ha-1. NPK 300 kg/ha-1, and NPK 400 kg/ha-1. The second factor was Urea fertilizer which consisted of 3 levels namely without Urea. Urea 50 kg/ha-1, and Urea 100 kg/ha-1. treatment combinations were obtained and repeated 3 times so that there were 45 experimental units. The results showed that the dose of urea fertilizer at each dose of NPK fertilizer did not show a significant effect on the growth and yield of local upland rice, pearl NPK fertilizer had a significant effect on plant height and production of tons ha-1. Doses of NPK 100 kg/ha. NPK 200 kg/ha. NPK 300 kg/ha and NPK 400 kg/ha are the best doses for plant height and production of tons ha-1, urea fertilizer has a significant effect on plant height, panicle length, number of unhulled grains and production of ton ha-1. Doses of 50 kg/ha of urea and 100 kg/ha of urea were the best doses for plant height, panicle length, number of panicle grains and production of tons ha-1. Keywords: Upland Rice. NPK Fertilizer. Urea Fertilizer. -----------------------------------------------------------------*) Penulis Korespondensi. E-mail: inchiarsyad@gmail. Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X memperluas areal pertanaman padi kelahan kering dengan memanfaatkan padi jenis gogo. maka pengembangan dan peningkatan produksi pangan diarahkan dengan memanfaatkan lahan kering (Samudin et al. , 2. Salah satu upaya meningkatkan produksi padi gogo yaitu melalui penggunaan varietas unggul baru dengan pemberian pupuk yang teknologi pemupukan merupakan salah satu faktor penentu di dalam meningkatkan Sejalan perkembangan dan kemajuan teknologi pemupukan serta terjadinya perubahan status hara di dalam tanah maka rekomendasi pemupukan yang telah ada diteliti lagi dan disempurnakan (Kasniari dan Supadma, 2. Pemupukan merupakan usaha pemberian atau penambahan unsur-unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman untuk peningkatan produksi dan mutu tanaman (Sarief, 1. (Wahyuni et al. , 2. menyatakan bahwa pupuk yang mengandung unsur hara nitrogen (N), posfor (P), kalium (K) merupakan tiga unsur yang paling baik dan yang paling banyak diperlukan untuk tanaman padi dan merupakan pembatas pertumbuhan dan hasil tanaman. Pemberian pupuk ke dalam tanah akan menambah satu atau lebih unsur hara tanah dan ini akan mengubah keseimbangan hara lainnya (Silalahi et al. , 2. Urea merupakan pupuk yang memiliki kandungan utama nitrogen sebesar 46% dengan rumus molekul CO(NH. Untuk dapat diserap oleh akar tanaman urea harus mengalami proses ammonifikasi dan nitrifikasi lebih dahulu, cepat dan lambatnya perubahan bentuk dari urea ke bentuk senyawa N yang dapat diserap oleh tanaman sangat bergantung pada beberapa ialah keadaan populasi, aktivitas mikroorganisme, kadar air dalam tanah, temperatur tanah, dan banyaknya pupuk urea yang diberikan (Damanik, 2. Pemupukan nitrogen merupakan satu unsur hara yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman sehingga kebutuhan unsur hara bagi tanaman dapat terpenuhi. Nitrogen ialah satu unsur yang dibutuhkan dalam jumlah paling banyak tetapi ketersediannya selalu rendah karena mobilitasnya dalam tanah sangat tinggi. Peran utama pupuk nitrogen bagi tanaman adalah untuk merangsang pertumbuhan secara keseluruhan, khususnya batang, cabang, dan daun. Selain itu nitrogen berperan penting dalam pembentukan hijau daun yang sangat berguna dalam proses fotosintesis dan Pendahuluan Padi termasuk bahan pangan yang dibutuhkan lebih dari separuh penduduk dunia, padi juga merupakan salah satu bahan stabil yang paling penting di dunia dan di tanam pada daerah yang beriklim sedang dan tropis. Padi gogo merupakan salah satu tanaman pangan yang berpotensi untuk di kembangkan pada tahun tahun mendatang, peranan padi gogo dalam penyediaan beras nasional menjadi semakin penting, hal ini disebabkan karena semakin berkurangnya areal persawahan, sedangkan tingkat pertumbuhan penduduk semakin tinggi (Hepriani et al. , 2. Kebutuhan akan beras sebagai bahan pangan utama di Indonesia terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya. Produksi padi nasional masih berfokus pada lahan sawah, akan tetapi setiap tahunnya lahan sawah mengalami penyusutan akibat alih fungsi lahan menjadi pemukiman, dengan demikian produksi padi sawah juga mengalami penurunan sehingga tidak dapat lagi memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia (Samudin et al. , 2. Data statistik yang dikeluarkan (BPS, 2. tahun 2019 produksi beras nasional 31,31 juta ton atau mengalami penurunan sebanyak 2,63 juta ton atau 7,75% dibandingkan tahun 2018. Kondisi ini melakukan impor beras untuk menjaga kesediaan beras nasional pada tahun 2019. Sementara itu data statistik yang dikeluarkan oleh (BPS, 2. , produksi beras pada 2021 untuk kondisi pangan penduduk diperkirakan sebesar 31,69 juta ton, mengalami kenaikan sebanyak 351,71 ribu ton atau 1,12% dibandingkan produksi beras tahun 2020 yaitu sebesar 31,33 juta ton. Kendala non-teknis untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia dan berkurangnya lahan sawah karena alih fungsi lahan, serta pengembangan varietas padi lebih berorientasi pada padi sawah. Alih fungsi lahan tersebut menyebabkan penurunan daya dukung lahan sawah terhadap produksi padi, sehingga perlu adanya lahan alternatif yang dapat menggantikan kemampuan lahan sawah dalam memenuhi kebutuhan beras (Nazirah et al. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 membentuk protein, lemak dan berbagai persenyawaan organik lainnya (Deria, 2. Penelitian tentang AuPengaruh Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Npk Mutiara dan Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Padi Gogo LokalAy sangat penting dilakukan untuk mendapatkan pertumbuhaan tanaman yang optimal dan hasil produksi yang tinggi yang bertujuan untuk mendapatkan kultivar padi gogo lokal yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil pada setiap pemberian dosis pupuk NPK dan Urea. e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Tanpa NPK (P. , 100 kg/ha NPK (P. , 200 kg/ha NPK (P. , 300 kg/ha NPK (P. dan 400 kg/ha NPK (P. Faktor kedua adalah dosis pupuk Urea yang terdiri dari 3 taraf yakni : Tanpa Urea (N. , 50 kg/ha Urea (N. , 100 kg/ha Urea (N. Terdapat 15 kombinasi perlakuan setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 45 unit percobaan. Adapun pelaksanaan penelitian diuraikan sebagai berikut : Pembersihan Lahan dan Pembuatan Bedengan. Persiapan Penanaman dan Pembuatan Lubang Tanam. Pemeliharaan dan Pemanenan. Parameter yang diamati meliputi: Tinggi tanaman . Jumlah daun. Panjang helaian daun. Jumlah anakan. Jumlah anakan produktif. Panjang malai. Jumlah gabah permalai. Persentase gabah hampa. Berat 1000 dan Produksi ton/ha. Metode Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di lahan Desa Tamarenja (Kalam. Kecamatan Sindue Tobata. Kabupaten Donggala. Provinsi Sulawesi Tengah. Dengan ketinggian tempat 185-250 mdpl, dengan kordinat LS 00o26Ao51. 5 BT 119o 49Ao50. Pada bulan Juni sampai dengan Desember 2021. Alat yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas sabit, cangkul, alat semprot/tangki penyemprot, lirang, meteran, gunting, kamera, alat tulis, kertas label, plastik PP. Sedangkan bahan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari kultivar padi gogo pulutauleru, pupuk NPK mutiara . :16:. dan pupuk Urea. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK yang terdiri dari 5 taraf yakni : Hasil dan Pembahasan Tinggi Tanaman Sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan berbagai dosis pupuk NPK dan urea berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 7 MST dan 9 MST. Sedangkan interaksi antara kedua perlakuan tdak memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman umur 3 MST, 5 MST, 7 MST, 9 MST, 11 MST dan 13 MST. Tabel 1. Rata-rata tinggi tanaman . padi gogo pada berbagai dosis pupuk NPK dan urea umur 3 MST, 5 MST, 7 MST, 9 MST, 11 MST dan 13 MST. Rata-rata Perlakuan 9 MST 11 MST Tanpa NPK 112,44 119,20a NPK 100 kg/ha 113,61b 123,19b NPK 200 kg/ha 124,24b 132,07b NPK 300 kg/ha 124,06 130,13b NPK 400 kg/ha 125,17b 132,22b BNT 5 % 1,82 1,87 Tanpa Urea 115,67 121,74a Urea 50 kg/ha 118,41 125,71b Urea 100 kg/ha 125,63b 134,63b BNT 5 % 1,82 1,87 Keterangan: Angka yang di ikuti oleh huruf yang sama masing-masing perlakuan, tidak berbeda pada uji BNT taraf 5%. Hasil uji BNT 5% (Tabel . menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK 400 kg/ha dan urea 100 kg/ha menghasilkan rata-rata tinggi tanaman paling e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 baik pada umur 9 MST dan 11 MST. Schulze Cadwell . Pemberian dosis pupuk NPK 400 kg/ha pada mengungkapkan bahwa pemberian pupuk urea umur 9 MST mengahasilkan rata-rata tinggi dengan dosis yang sesuai akan meningkatkan tanaman tertinggi, tidak berbeda dengan dosis NPK 300 kg/ha, 200 kg/ha, dan 100 kg/ha mengoptimalkan penyebaran nitrogen dengan tetapi berbeda nyata dengan tanpa NPK. merata dan merangsang Sedangkan pemberian dosis pupuk urea 100 penggunaan nitrogen secara efisien. kg/ha pada umur 9 MST mengahasilkan rataJumah Daun rata tinggi tanaman tertinggi, tidak berbeda Sidik ragam menunjukkan dengan dosis urea 50 kg/ha pa urea. NPK Pemberian dosis pupuk NPK 400 kg/ha tidak berpengaruh terhadap jumlah daun pada umur 11 MST mengahasilkan rata-rata pada umur 3 MST, 5 MST, 7 MST, 9 MST, tinggi tanaman tertinggi tidak berbeda dengan 11 MST dan 13 MST. Rata-rata jumlah daun dosis NPK 300 kg/ha, 200 kg/ha dan NPK 100 ditampilkan pada Gambar 1. kg/ha tetapi berbeda nyata dengan tanpa NPK. Pada Gambar 1. menunjukkan bahwa Sedangkan pemberian dosis pupuk urea 100 pupuk NPK 100 kg/ha dan tanpa kg/ha pada umur 11 MST mengahasilkan rataurea (P1N. pada umur 15 MST cenderung rata tinggi tanaman tertinggi, tidak berbeda terbaik dengan menghasilkan jumlah daun dengan dosis urea 50 kg/ha tetapi berbeda tertinggi yakni 5,61 dan cenderung terendah nyata dengan tanpa urea. terdapat pada pemberian tanpa NPK dan tanpa Hal ini dikarenakan bahwa pada urea (P0N. pada umur 5 MST yakni 1,89. Hal berbagai dosis pupuk NPK telah nyata ini diduga pemenuhan unsur hara NPK pada memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman. dosis pupuk yang sesuai dapat meningkatkan Pemupukan NPK pertumbuhan khususnya jumlah daun dan pertumbuhan terutama tinggi tanaman, diduga panjang daun. karena peranan masing-masing unsur hara N . P, dan K yang dapat merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman (Laili et al. , 2. Gambar 1. Rata rata jumlah daun padi gogo local dalam pemberian dosis pupuk NPK Mutiara dan Urea. Jumlah Daun 5 MST 7 MST 9 MST 11 MST 13 MST 15 MST Berbagai Dosis Pupuk NPK Mutiara dan Urea Menurut Rajak et al. Peningkatan jumlah daun akan mempengaruhi jumlah asimilat yang dihasilkan pada akhirnya berpengaruh pula pada pembentukan daun dan organ tanaman yang lainnya. pemberian pupuk NPK akan menambah jumlah daun tanaman (Feriawan et al. , 2. Berdasarkan unsur hara yang diserap oleh akar akan mempengaruhi jumlah bahan organik dan mineral yang ditransformasikan ke berbagai organ tanaman, termasuk daun untuk pembentukan daun. Panjang Helaian Daun Sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan pada dosis pupuk NPK mutiara dan dosis pupuk urea tidak berpengaruh nyata terhadap panjang helaian daun padi gogo lokal pada umur 15 MST. e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 Gambar 2. Rata-rata panjang helaian daun padi gogo lokal dalam pemberian dosis pupuk NPK mutiara dan urea. Panjang Helaian Daun P0 = Tanpa NPK P1 = 100 kg. P2 = 200 kg. Series1 P3 = 300 kg. P4 = 400 kg. N0 = Tanpa urea N1 = 50 kg. N2 = 100 kg. Berbagai Dosis Pupuk NPK mutiara dan urea Pada Gambar 2. menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK 300 kg/ha dan urea 100 kg/ha (P3N. cenderung terbaik dengan menghasilkan panjang helaian daun tertinggi yakni 70,22 cm dan cenderung terendah terdapat pada pemberian tanpa NPK dan tanpa urea (P0N. yakni 55,94 cm. Menurut Wuryaningsih dan Badriah . menyatakan bahwa panjang daun dengan nilai tertinggi dapat dihasilkan dengan penggunaan pupuk dengan unsur nitrogen yang lebih tinggi dibandingkan P dan K. jumlah anakan tertinggi yakni 9,50 dan cenderung terendah terdapat pada pemberian tanpa NPK dan tanpa urea (P0N. 7,89. Berdasarkan hasil penelitian pada jumlah anakan menunjukkan bahwa semakin tinggi dosis pupuk NPK cenderung jumlah anakan dan anakan produktif semakin banyak. Hal ini NPK menyediakan nutrisi bagi tanaman serta mampu membantu penyediaan hara yang dibutuhkan tanaman padi gogo sehingga pertambahan jumlah anakan dan anakan Menurut Yurnavira . pupuk NPK dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman padi . inggi tanaman dan jumlah anakan per rumpu. Diperkuat oleh Yetti . bahwa jumlah anakan akan maksimal apabila tanaman memiliki sifat genetik yang baik ditambah dengan keadaan lingkungan yang menguntungkanm atau sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan Jumlah Anakan Sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK mutiara dan urea tidak berpengaruh nyata terhadap jumah anakan pada umur 15 MST. Rata-rata jumlah anakan disajikan pada Gambar 3. Pada Gambar 3. menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK 100 kg/ha dan urea 100 kg/ha (P1N. cenderung menghasilkan Gambar 3. Rata-rata jumlah anakan pada pemberian dosis pupuk NPK mutiara dan urea. P0 = Tanpa NPK P1 = 100 kg. P2 = 200 kg. P3 = 300 kg. P4 = 400 kg. N0 = Tanpa urea N1 = 50 kg. Series1 N2 = 100 kg. Jumlah Anakan Berbagai Dosis Pupuk NPK mutiara dan urea e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 Nitrogen dan fosfor dari pupuk NPK adalah unsur hara utama untuk pertumbuhan vegetatif dan generatif yang berperan sebagai penyusun bahan dasar protein dan pembentukan klorofil yang membuat bagianbagian tanaman menjadi lebih hijau dan butir-butir membantu merangsang pembentukkan buah. Ketersedian unsur hara N yang tinggi akan meningkatkan laju fotosintesis sehingga mempercepat pertumbuhan jumlah anakan, penambahan unsur hara P menguatkan sistem perakaran tanaman sehingga dihasilkan jumlah anakan yang banyak (Hidayati, 100 kg/ha dan tanpa urea (P1N. yakni 5,78. Masdar et al. menyatakan bahwa peningkatan jumlah anakan dipengaruhi faktor pemberian pupuk yang sesuai sehingga membantu proses pergerakan siklus makanan bagi pertumbuhan anakan, akan tetapi apabila pertumbuhan anakan produktif. Bustami et al. , . , bahwa dipengaruhi faktor pemberian pupuk yang sesuai sehingga membantu proses pergerakan siklus makanan bagi pertumbuhan anakan, akan tetapi apabila pemberian berlebihan dapat menekan pertumbuhan anakan produktif. Menurut Atman dalam Ali et al. menyatakan penanaman bibit yang sesuai dan berinterasi positif terhadap pupuk yang diberikan akan meningkatkan jumlah anakan, karena tanaman dapat memanfaatkan secara maksimal unsur hara, air, oksigen. CO2 dan cahaya matahari. Ismunadji dan Roechan dalam Laila . pembentukan menyatakan bahwa anakan, tinggi tanaman, luas daun, dan jumlah gabah dipengaruhi oleh ketersediaan nitrogen. Jumlah Anakan Produktif Sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK dan urea tidak berpengaruh nyata terhadap jumah anakan produktif pada umur 15 MST. Rata-rata jumlah anakan produktif disajikan pasa Gambar 4. Pada Gambar 4. menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK 400 kg/ha dan tanpa urea (P4N. cenderung menghasilkan jumlah anakan produktif tertinggi yaitu 6,94 dan cenderung terendah terdapat pada pupuk NPK Gambar 4. Rata-rata jumlah anakan produktif padi gogo lokal dalam pemberian dosis pupuk NPK mutiara dan urea Jumlah Anakan Produktif P0 = Tanpa NPK P1 = 100 kg. P2 = 200 kg. P3 = 300 kg. P4 = 400 kg. N0 = Tanpa urea N1 = 50 kg. haSeries1 N2 = 100 kg. Berbagai Dosis Pupuk NPK mutiara dan urea memerlukan unsur hara untuk tumbuh dan Pupuk NPK mempunyai peranan dalam memacu dan meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman apabila aplikasinya tepat dan tidak berlebihan, karena dengan dosis yang tepat maka akan memberikan hasil optimal pada tanaman Menurut Triadiati et al. , bahwa pupuk merupakan salah satu usaha tani padi. Salah satu unsur hara yang penting dan harus tersedia bagi tanaman adalah nitrogen (N). Panjang Malai Sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan dosis pupuk urea berpengaruh nyata terhadap panjang malai pada umur 15 MST. Rata-rata panjang malai disajikan pada Tabel 3. Hasil uji BNT 5% Tabel 3 menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk urea 100 kg/ha menghasilkan rata-rata panjang malai tertinggi tidak berbeda dengan dosis urea 50 kg/ha tetapi berbeda nyata dengan tanpa urea. Menurut Sudjianto dan Krestiani, . setiap tanaman e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 Kebutuhan tanaman akan unsur hara N lebih tinggi dibandingkan dengan unsur hara Menurut Pringadi et al. menyatakan bahwa unsur N diserap tanaman dalam bentuk amonium dan nitrat. Tabel 2. Rata- rata panjang malai padi gogo lokal dalam berbagai dosis pupuk NPK dan Urea Perlakuan Rata-rata Tanpa Urea 21,95a Tabel 3. Rata- rata panjang malai padi gogo lokal dalam berbagai dosis pupuk NPK dan Urea Perlakuan Rata-rata Tanpa Urea 159,89a Urea 50 kg/ha 214,19b Urea 100 kg/ha 238,75b BNT 5 % Keterangan: Angka yang di ikuti oleh huruf masing-masing perlakuan, tidak berbeda pada uji BNT taraf 5% Urea 50 kg/ha 24,25b Urea 100 kg/ha 24,66b BNT 5 % 0,31 Keterangan: Angka yang di ikuti oleh huruf masing-masing perlakuan, tidak berbeda pada uji BNT taraf 5% Persentase Gabah Hampa Sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK dan urea tidak berpengaruh nyata terhadap persentase gabah hampa pada umur 15 MST. Rata-rata persentase gabah hampa disajikan pada Gambar Pada Gambar 5 menunjukkan bahwa pemberian tanpa pupuk NPK dan urea 100 kg/ha (P0N. menghasilkan persentase gabah hampa tertinggi yakni 30,88 g dan terendah terdapat pada pemberian pupuk NPK 100 kg/ha dan tanpa urea (P1N. 97 g. Kehampaan gabah dapat disebabkan Oleh faktor intenal atau faktor eksternal. Faktor internal antara lain genetik setiap tipe padi memiliki tingkat kehampaan berbeda. Faktor eksternal kehampaan adalah serangan walang sangit atau hama pengisap dan unsur hara. Jamilah dan Safridar . pada fase matang susu, gabah dihisap oleh hama penggangu dan banyak gabah hampa. Menurut Sugiyanta et al. menyatakan bahwa apabila serapan N. P dan K sedikit akan mengurangi hasil tanaman padi. Oleh karenanya, efisiensi pemberian pemupukan sangat tergantung pada dosis yang diberikan. Pertumbuhan tanaman sangat berkaitan dengan unsur hara yang dibutuhkan, apabila saat proses pengisian gabah tidak diimbangi dengan ketersediaan hara yang mencukupi akan banyak terbentuk gabah Semakin tinggi persentase gabah isi yang diperoleh menandakan varietas tersebut (Mahmud, 2. Makarim Suhartatik menyatakan bahwa untuk mencapai jumlah Jumlah Gabah Permalai Sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk urea berpengaruh nyata terhadap jumlah gabah permalai pada umur 15 MST. Rata-rata jumlah gabah permalai disajikan pada Tabel 4. Hasil uji BNT 5% Tabel 4 menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk urea 100 kg/ha menghasilkan rata-rata jumlah gabah permalai tertinggi tidak berbeda dengan dosis urea 50 kg/ha tetapi berbeda nyata dengan tanpa urea. Mahmud . kemampuan tanaman untuk menghasilkan jumlah gabah dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satu faktor terpenting adalah karakteristik panjang malai dan ketersedian hara. Adanya perbedaan panjang malai berpengaruh terhadap perbedaan jumlah bakal gabah dengan kecenderungan semakin panjang malai semakin banyak bakal gabah yang terbentuk. Hal ini mengindikasikan bahwa adanya keterkaitan yang sangat erat antara jumlah gabah permalai dengan kandungan nitrogen saat periode pembungaan, unsur hara N dalam tanaman berperan sebagai penyusun atau protein dan pembentukan Unsur hara N berfungsi membuat bagian-bagian tanaman menjadi lebih hijau, banyak mengandung butir-butir hijau untuk pertumbuhan serta memperbaiki kualitas tanaman dan gabah dalam menambah kadar protein beras, meningkatkan jumlah gabah per malai dan persentase jumlah gabah isi (Mawardiana et al. , 2. e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 gabah yang banyak dapat dilakukan dengan pemberian nitrogen atau bahan organik yang optimal sehingga dapat memenuhi kebutuhan tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Gambar 5. Rata-rata jumlah persentase gabah hampa padi gogo lokal dalam pemberian dosis pupuk NPK mutiara dan urea Persentase Gabah Hampa P0 = Tanpa NPK P1 = 100 kg. P2 = 200 kg. P3 = 300 kg. P4 = 400 kg. N0 = Tanpa urea Series1 N1 = 50 kg. N2 = 100 kg. Berbagai Dosis Pupuk NPK mutiara dan urea (P0N. yakni 29,90 g. Berdasarkan hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi dosis pupuk NPK cenderung menghasilkan bobot 1000 gabah semakin berat. Namun pada penelitian ini tidak terdapat pengaruh nyata terhadap berat 1000 gabah. Kandungan unsur hara yang cukup tersedia bagi tanaman merupakan kandungan hara yang dibutuhkan dan dapat diserap oleh tanaman (Nazira et al. Berat 1000 Gabah Sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK dan urea tidak berpengaruh nyata terhadap berat 1000 gabah pada umur 15 MST. Rata-rata berat 1000 gabah disajikan pada Gambar 6. Pada Gambar 6. menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK 300 kg/ha dan tanpa urea (P3N. cenderung terbaik dengan menghasilkan berat 1000 gabah tertinggi yakni 34,37 g dan cenderung terendah terdapat pada pemberian tanpa NPK dan tanpa urea Berat 1000 Gabah Gambar 6. Rata-rata berat 1000 gabah padi gogo lokal dalam pemberian dosis pupuk NPK mutiara dan urea P0 = Tanpa NPK P1 = 100 kg. P2 = 200 kg. P3 = 300 kg. P4 = 400 kg. Series1 N0 = Tanpa urea N1 = 50 kg. N2 = 100 kg. Berbagai Dosis Pupuk NPK mutiara dan urea Produksi Ton. Sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK dan urea berpengaruh nyata terhadap produksi ton ha-1 pada umur 15 MST. Rata-rata produksi ton ha-1 disajikan pada Tabel 5. Hasil uji BNT 5% Tabel 5 menunjukkan bahwa pemberian dosis pupuk NPK 400 kg/ha mengahasilkan rata-rata produksi ton ha-1 tertinggi berbeda dengan dosis NPK 300 kg/ha, 200 kg/ha, dan 100 kg/ha tetapi berbeda nyata dengan tanpa NPK. Sedangkan pemberian dosis pupuk urea 100 kg/ha mengahasilkan rata-rata produksi ton ha-1 e-ISSN : 2621-7236 p-ISSN : 1858-134X Jurnal Agrotech 13. Desember 2023 tertinggi tidak dengan dosis urea 50 kg/ha tetapi berbeda nyata dengan tanpa urea. Hal ini diduga pada dosis tersebut unsur hara yang di butuhkan untuk produksi tanaman berada dalam bentuk tersedia, seimbang dan dalam dosis yang optimum. Hal ini sesuai dengan penelitian Dede et al. yang menyatakan bahwa pemberian nutrisi mineral yang cukup memungkinkan daun mampu memenuhi fungsinya sebagai organ fotosintesis. Tabel 4. Rata-rata produksi ton ha-1 padi gogo lokal dalam berbagai dosis pupuk NPK dan Urea. Pupuk Urea Rata-rata BNT 5 % Pupuk NPK 50 kg/ha 100 kg/ha Tanpa Urea Tanpa NPK 1,81 3,35 3,85 3,00a 100 kg/ha 2,93 3,53 4,65 3,70b 200 kg/ha 3,22 3,94 3,78 3,65b 300 kg/ha 3,66 3,62 4,09 3,79b 400 kg/ha 4,36 3,85 4,22 4,14b Rata-rata 3,14a 3,66b 4,12b BNT 5 % 0,12 Nazirah . , tingginya produksi suatu varietas mungkin disebabkan oleh faktor genetik dan kultivar tersebut yang memang mempunyai potensi hasil yang lebih baik. Apabila genetik tanaman didukung oleh lingkungan yang baik dan sesuai, maka pertumbuhan dan hasil tanaman juga lebih Menurut Samudin et al. ( 2. bahwa Perbedaan produksi juga dipengaruhi oleh kemapuan suatu kultivar untuk beradaptasi dengan lingkungannya karena tidak semua kultivar memiliki daya adaptasi yang sama. Hasil gabah kering merupakan salah satu indikator produktivitas tanaman, semakin tinggi hasil gabah kering yang diperoleh suatu (Mahmud dan Purnomo, 2. 0,12 Daftar Pustaka