4399 JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 UPAYA GURU DALAM MENGHADAPI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI KELAS IV SDN MERJOSARI 3 KOTA MALANG Oleh Chusnul Chotimah1. Kardiana Metha Rozhana2. Alfonsia Anu Betekeneng3 1,2,3Universitas Tribhuwana Tunggadewi. Malang E-mail: 1Chusnul. chotimah@unitri. id, 2mem. rozhana@gmail. 3betekenenganu@gmail. Article History: Received: 23-05-2023 Revised: 17-06-2023 Accepted: 24-06-2023 Keywords: Teacher Effort. Implementation. Curriculum. Freedom Curriculum Abstract: The general objective of this study is to describe the efforts of grade IV teachers in dealing with the implementation of the independent curriculum. The benefit of this research is that it becomes a reference for other class teachers before implementing the independent curriculum in their classes. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach. The research subjects were class IV teachers and principals of SDN Merjosari 3 Malang City. Techniques in collecting data using interview techniques, observation, and documentation. Data analysis techniques use the theory of Milles and Huberman which starts with data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicate that grade IV teachers are ready to implement the independent curriculum by following various stages as an effort to deal with the implementation of the independent curriculum. Efforts made by grade IV teachers in dealing with the implementation of the independent curriculum are by finding out information personally in the news, asking questions or sharing with colleagues and participating in online and offline training. The obstacles faced were the unavailability of student books for the Pancasila Education subject and there was still some material about culture, namely new material that had to be learned a lot. Obstacles encountered can be overcome by developing their own learning materials in accordance with learning outcomes. This independent curriculum policy emphasizes the potential and talents of students. So the existence of the P5 program and the learning material presented emphasizes the skills and activeness of students. Therefore, before implementation, it is necessary to make efforts so that the implementation of the independent curriculum can run smoothly. Efforts were made to personally seek information on the news, take part in training organized by K3S and the Malang City Education Office, take part in online training on the independent learning platform which can be accessed using each study account, and share with a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 PENDAHULUAN Pemerintah Indonesia ingin mendukung warganya dalam menjalani kehidupan terbaik yang mereka bisa. Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk mewujudkan hal tersebut (Kemenag. DIY, 2. Pendidikan adalah proses utama dalam mendidik manusia untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Artinya setiap individu dididik, dibimbing, diarahkan dan diajarkan serta memberikan teladan dan contoh yang baik kepada sesama agar menjadi pribadi yang baik. Salah satu unsur penting untuk kelancaran proses pendidikan adalah Dibidang pendidikan, istilah "kurikulum" mengacu pada seperangkat pengetahuan atau kemampuan yang harus diperoleh atau diselesaikan peserta didik untuk mencapai tingkat tertentu secara formal dan mandiri (Sulfemi, 2. Kurikulum merupakan kompilasi cita-cita yang diinternalisasikan siswa dalam bentuk keterampilan kognitif, emosional, dan psikomotorik (Bahri, 2. Kurikulum menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 adalah seperangkat rencana dan kesepakatan mengenai tujuan, isi, materi dan tata cara yang menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Indonesia sudah menerapkan 10 kurikululum dan 1 kurikulum tambahan sampai saat Kurikulum tambahan tersebut adalah kurikulum merdeka belajar. Dikatakan kurikulum tambahan karena tidak semua kelas dalam satuan pendidikan di SD menerapkannya. Kurikulum ini diterapkan dikelas I dan IV SD (Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset. Kurikulum merdeka belajar merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Pendidikan. Bapak Nadiem Makarim pada tahun 2022. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang dirancang untuk mendorong pemulihan kerugian belajar akibat wabah Covid-19. Ini jauh lebih padat, lebih mudah, dan mudah beradaptasi, dan juga untuk mengejar ketertinggalan Pendidikan Indonesia dari negara-negara lain (Kemendikbud, 2. Dikatakan diimplementasikan secara bertahap selama tiga tahun yang dimulai dari tahun ajaran 2021/2022 untuk kelas I dan IV, tahun berikut untuk kelas II dan V, dan selanjutnya kelas i dan VI. Diimplementasikan secara bertahap karena kurikulum merdeka masih menjadi kurikulum percobaan yang akan dijadikan sebagai kurikulum Nasional pada tahun 2024. Berdasarkan penilaian yang dilakukan selama fase pemulihan pembelajaran, kebijakan kurikulum nasional akan ditinjau kembali pada tahun 2024 (Barlian, 2. Dengan dikeluarkan kebijakan tersebut, guru kelas I dan kelas IV tentunya memiliki banyak upaya dalam menghadapi implementasi kurikulum merdeka tersebut. Kurikulum merdeka bertujuan untuk mengejar ketertinggalan kurikulum 2013. Kurikulum 2013 yang diimplementasikan pada masa pandemi dan secara online mengakibatkan banyak materi pembelajaran yang tertinggal. Oleh karena itu, kebijakan kurikulum merdeka ditetapkan sebagai kurikulum penyempurna 2013. SDN Merjosari 3 Kota Malang merupakan salah satu sekolah yang menggunakan kurikulum merdeka saat ini. Karena merupakan kurikulum yang baru dan pertama kali diterapkan, maka dari itu tentu adanya persiapan yang dilakukan baik oleh kepala sekolah, guru kelas I dan IV, pengelola sekolah serta siswa kelas I dan IV beserta orang tua/walinya. Akhirnya, penulis termotivasi untuk melakukan penelitian yang lebih terfokus dengan judul. AuUpaya Guru dalam Menghadapi Implementasi Kurikulum Merdeka di Kelas IV SDN Merjosari 3 Kota MalangAy. Dari judul yang diangkat ini, penyusun secara khusus mengetahui a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 apakah upaya yang dilakukan oleh guru kelas IV dalam menghadapi implementasi kurikulum merdeka ini. LANDASAN TEORI Kurikulum Merdeka Konsep mereka belajar berkaitan dengan komitmen, independensi, dan kapasitas untuk bertindak. Akibatnya, ketiganya saling terkait dan tidak dapat dibedakan. Nilai dan tujuan UU Sisdiknas dimulai dengan komitmen untuk belajar. Strategi pencapaian tujuan juga dapat didasarkan pada pembelajaran mandiri, tetapi sulit untuk diterapkan jika tidak mempersiapkan diri dengan baik (Marisa, 2. Siswa dengan bebas mempelajari pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat dan bakat siswa. Kurikulum Merdeka Belajar memberikan siswa kesempatan untuk mencapai potensi mereka (Putri. Setiap siswa memiliki potensi, minat dan bakat yang berbeda yang sudah diperoleh sejak lahir. Bakat dan potensi tersebut merupakan anugerah dari Tuhan yang harus dikembangkan untuk kebutuhan hidupnya. Merdeka belajar adalah bebas dalam belajar. Bebas bukan berarti berbuat sesuka hati melainkan pembelajaran yang bebas untuk menjadikan suasana belajar yang menyenangkan sesuai bakat dan minatnya. (Winarni, 2. juga mengemukakan bahwa kurikulum merdeka adalah kurikulum yang ditujukan untuk mengembangkan minat dan bakat anak, fokus pada konten kritis, pembentukan karakter, dan kompetensi siswa. Karakteristik Kurikulum Merdeka Supini . merumuskan bahwa ada beberapa karakterstik kurikulum merdeka adalah sebagai berikut. Fokus terhadap materi yang esensial . iterasi dan numeras. Hal ini bertujuan agar guru lebih banyak menggunakan teknik pembelajaran interaktif dan Pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran berbasis masalah, misalnya. Lebih fleksibel artinya penerapan kurikulum merdeka baik oleh guru, peserta didik dan maupun sekolah lebih merdeka melakukan pembelajaran. Pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dengan membuat suatu karya atau proyek. Tersedianya perangkat ajar yang cukup banyak. Guru dibebaskan untuk menggunakan perangkat ajar seperti buku tes, asesmen literasi dan numerasi, modul ajar, serta aplikasi android dan website yang disiapkan kemendikbud sesuai keperluan guru. Sekolah dasar mengajarkan kurikulumnya sendiri, dan jumlah jam (JP) diputuskan setiap tahun. Pembagian waktu belajar dapat diatur secara fleksibel oleh lembaga pendidikan untuk memenuhi JP yang ditentukan. Lembaga pendidikan yang menerapkan kurikulum merdeka dapat menggunakan tema, organisasi pembelajaran berbasis mata pelajaran atau terpadu. Sains dan ilmu sosial digabungkan dalam mata kuliah IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosia. Bahasa Inggris dipilih sebagai topik berdasarkan kesiapan satuan pendidikan, . Musik, seni lukis, teater, atau tari merupakan empat disiplin ilmu seni budaya yang dapat dipilih masing-masing oleh unit pengajaran atau . Kurikulum pembelajaran mandiri sekolah dasar meningkatkan pembelajaran individual sesuai dengan tingkat pencapaian siswa. Melalui program pengembangan profil siswa Pancasila, kombinasi pembelajaran akademik . ekitar 70Ae80 persen waktu kela. dan pembelajaran ekstrakurikuler . Ae30 persen waktu kela. Dengan meningkatkan evaluasi formatif dan menggunakan temuan untuk mengembangkan pembelajaran sesuai dengan tingkat pencapaian siswa, kurikulum pembelajaran mandiri di sekolah dasar dievaluasi. Tidak ada perbedaan antara evaluasi sikap, pengetahuan, dan a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 Penguatan pelaksanaan genuine assessment, khususnya dalam program peningkatan profil siswa Pancasila. Tujuan Kurikulum Merdeka Juniardi . juga mengemukakan ada beberapa tujuan kurikulum merdeka belajar adalah sebagai berikut. Menguatkan pendidikan karakter melalui Profil Pelajar Pancasila Saat ini, setiap individu pada umumnya dinilai dari karakternya bukan dari berapa nilai kepintarannya. Oleh karena itu, peningkatan mutu pendidikan dapat ditempuh melalui pendidikan karakter sesuai profil pelajar pancasila. Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang memiliki prinsip dasar yang harus dijunjung tinggi dalam kehidupan sehari Ae hari dan ditanamkan sejak dini. Agar cita-cita bangsa Indonesia dapat terwujudkan. Reformasi kurikulum untuk memenuhi tuntutan pendidikan abad 21 Pendidikan telah berkembang dengan waktu dan perubahan sedang dilakukan untuk kurikulum untuk memungkinkan untuk bersaing secara internasional. Keberadaan kurikulum ini sangat menentukan tuntutan pendidikan abad 21 karena menekankan pentingnya literasi setiap individu. Meningkatkan standar sistem pendidikan Indonesia Pemerintah federal memiliki banyak kemajuan baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menerapkan kurikulum pembelajaran gratis. Tonggak sejarah ini termasuk beralih dari UN . jian nasiona. ke AKM (Penilaian Kompetensi Minimu. , sistem pendanaan BOS, dan sertifikat pendidikan. Selain kemajuan teknologi, pemerintah juga berupaya meningkatkan eleksi pK dan berbagai program pelatihan meningkatkan kualitas guru secara besar-besaran. Melalui pK, kami berharap dapat menghilangkan kesenjangan sosial antar guru dan memungkinkan guru untuk fokus mengembangkan potensi terbaiknya sendiri meningkatkan standar dan kualitas pengajaran di Indonesia. Mempercepat pencapaian tujuan pendidikan nasional Karena dengan adanya otoritas penyelenggaraan, tujuan pendidikan adalah untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkelas dunia dan berdaya saing Hal ini dicapai dengan memperkuat karakter siswa yang memiliki kemampuan intelektual tinggi baik dalam literasi maupun matematika. Membiarkan dewan pendidikan dan otoritas lokal mengawasi pendidikan sesuai dengan kebutuhan daerah Kewenangan yang dimaksud mencakup keleluasaan dan kemampuan beradaptasi yang diberikan kepada pemerintah daerah atau lembaga pendidikan dalam merancang, membuat, dan mengevaluasi prakarsa pendidikan di yurisdiksinya. Kita tentu harus beradaptasi dengan paradigma belajar mandiri pemerintah pusat. Hal ini mungkin berbeda dengan cara pembuatan kue, di mana pemerintah pusat hanya menyediakan bahan-bahannya dan pemerintah daerah serta lembaga pendidikan diizinkan untuk menyiapkan bahan-bahan tersebut sesuai keinginan mereka. Sekolah yang menerapkan kurikulumnya sendiri disesuaikan dengan kebutuhan setempat. Bahan yang disiapkan oleh pemerintah pusat diolah sesuai dengan budaya dan kebutuhan sekolah agar pendidikan dapat mencapai tujuan yang diharapkan. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 Prinsip-Prinsip Kurikulum Merdeka Susilowati . mengutip dari Menurut Keputusan Menteri Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi Nomor 162 Tahun 2021, kurikulum merdeka harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain pembelajaran sepanjang hayat, pendidikan holistik, relevansi, dan berkelanjutan. Kelebihan Kurikulum Merdeka Nata . mengemukakan beberapa kelebihan kurikulum merdeka, yaitu: Lebih sederhana dan mendalam Aplikasi kurikulum ini berfokus pada konten penting. sehingga siswa dapat mengembangkan minat dan bakatnya. Meskipun penyampaian pembelajaran tidak terburu, namun mendalam dan bermakna bagi perkembangan siswa. Lebih merdeka Dalam kegiatan pembelajaran, siswa bebas dan merdeka untuk memilih mata pelajaran yang diminatinya. Guru juga bebas memilih dan menggunakan metode dan strategi yang berbeda dan disesuaikan dengan minat dan bakat siswa serta tingkat pertumbuhan dan keberhasilan siswa. Lebih relevan dan menarik Kurikulum merdeka menghadirkan berbagai strategi pengajaran yang dapat dipilih oleh guru berdasarkan keterampilan siswanya. Diantaranya adalah pendidikan berbasis proyek. Siswa mungkin memiliki kesempatan untuk belajar menggunakan pendekatan ini mengeksplorasi topik yang berkaitan dengan masalah lingkungan, kesehatan, dan masalah lainnya. Jaminan waktu kelas dan tunjangan gaji untuk guru Instruktur tidak terkena dampak negatif dari perubahan struktur mata pelajaran, dan meskipun mengikuti kurikulum 2013, semua instruktur mendapatkan tunjangan . Menawarkan guru, administrator sekolah, dan pegawai pemerintah daerah pelatihan dan materi pendidikan. Pelatihan ini meliputi pelatihan mandiri bagi guru dan pengelola sekolah melalui aplikasi microlearning digital, aksesibilitas ke berbagai sumber untuk pelatihan kurikulum mandiri, aksesibilitas ke berbagai sumber belajar bagi guru dalam bentuk e-book, video, podcast, dll yang dapat diakses dan didistribusikan melalui media penyimpanan . lash dis. , dan kemampuan guru membentuk komunitas belajar untuk berbagi praktik terbaik dalam penerapan kurikulum mandiri. Kekurangan Kurikulum Merdeka Ngadiluwih . mengemukakan beberapa kekurangan kurikulum merdeka yaitu: Kurangnya persiapan Mengingat kurikulum merdeka baru diluncurkan dan dicanangkan oleh Kemendikbud beberapa bulan lalu. Tentu saja, penelitian dan evaluasi lebih lanjut diperlukan untuk penerapan yang akurat dan efisien. Jadwal pelatihan tidak dirancang dengan cermat. Langkah-langkah penerapan pembelajaran kurikuler otonom belum diperhatikan secara matang dalam upaya meningkatkan standar pendidikan di Indonesia. Kekurangan sumber daya manusia a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 Guru menjadi kuci utama tercapainya keberhasilan siswa dikelas. Jika tenaga guru kurang, dan kompetensi yang dimiliki masih kurang, maka pengimplementasian kurikulum merdeka yang merupakan kebijakan menteri pendidikan akan tidak Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 Perbedaan kurikulum merdeka dan kurikulum 2013 menurut Nuning . yang disajikan dalam tabel berikut. Tabel 1 Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013 Aspek Kurikulum 2013 Kurikulum Merdeka 1 Struktur Rancangan landasan utama Rancangan landasan utama adalah: Dasar tujuan Sistem Pendidikan tujuan Sistem Pendidikan Nasional. Nasional. Standar Nasional Pendidikan. Standar Nasional pengembangan profil pelajar Pendidikan Pancasila pada peserta didik 2 Kompete Empat Kompetensi Inti Hasil belajar dituangkan dalam nsi yang (KI)AiSikap Spiritual. Sikap paragraf yang mendefinisikan Sosial. Pengetahuan, dan pengetahuan, sikap, dan KeterampilanAiterdiri dari kemampuan untuk mencapai. Kompetensi Dasar (KD) memperkuat, dan mengembangkan berupa ruang lingkup dan kompetensi pada tingkat sekolah dasar atau yang sederajat. 3 Struktur Jenjang SD/sederajat: Jenjang SD/sederajat: Kurikulu Jam kelas mingguan (JP) Setiap tahun, jam pelajaran (JP) adalah tetap. Agar Untuk memenuhi JP mahasiswa mendapatkan yang ditargetkan, institusi tujuan pembelajaran untuk pendidikan dapat secara dinamis setiap topik selama setiap mengontrol distribusi waktu semester, unit ini secara rutin mengatur pembagian Kerangka kurikulum dipecah waktu pembelajaran setiap menjadi 2 . kegiatan pembelajaran utama, yaitu: pembelajaran teratur atau rutin, yang merupakan kegiatan proyek untuk meningkatkan profil siswa Pancasila. 4 Pembelaj Kegiatan pembelajaran yang Jenjang SD/sederajat: rutin, yang merupakan Tingkatkan instruksi yang kegiatan intrakurikuler, dan berbeda berdasarkan tingkat proyek peningkatan keberhasilan siswa. kesadaran siswa terhadap Menggabungkan prakarsa koPancasila menjadi kerangka kurikuler untuk mengembangkan profil siswa Pancasila dengan a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 Penilaia Jenjang SD/ sederajat: - Guru menggunakan penilaian sumatif dan formatif untuk melacak kemajuan belajar siswa, mengevaluasi hasil belajar, dan mengidentifikasi area untuk perbaikan - Dalam setiap topik, penilaian autentik harus diperkuat dan dipisahkan menjadi penilaian sikap, pengetahuan, dan pembelajaran intrakurikuler . ekitar 20Ae30% dari jam pelajara. mencapai sekitar 70Ae 80% dari jam pelajaran. Jenjang SD/ sederajat: - Meningkatkan penilaian formatif dan menyesuaikan instruksi dengan tingkat keberhasilan setiap siswa berdasarkan temuan penilaian - Meningkatkan penggunaan evaluasi autentik, khususnya dalam inisiatif peningkatan visibilitas mahasiswa Pancasila. -Evaluasi sikap, pengetahuan, dan kemampuan semuanya Implementasi Kurikulum Merdeka Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan Teknologi (Kemendikbudriste. memberikan tiga pilihan untuk mempraktekkan Kurikulum Otonom (IKM) yaitu mandiri belajar, mandiri berubah, dan mandiri berbagi. Kusfiatun . menyatakan bahwa opsi Implementasi Kurikulum Mandiri (IKM) Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi (Kemendikbudriste. menawarkan unit pendidikan pengambilan keputusan yang fleksibel berdasarkan Kuesioner Kesiapan IKM, yang mengukur tingkat kesiapan guru dan tenaga kependidikan untuk menerapkan kurikulum mandiri. Tidak ada pilihan yang tepat untuk pengumpulan data angket yang ditulis dan diisi oleh pendidik dan tenaga kependidikan dari Dinas Pendidikan yang semuanya menyesuaikan pekerjaannya dengan kesiapan Dinas Pendidikan. Survei Kesiapan memberikan pilihan yang paling tepat mengenai kesiapan unit pengajaran. Semakin baik implementasi Kurikulum Mandiri (IKM) di satuan pendidikan maka akan semakin efektif. Pilihan pertama adalah mandiri belajar. Hal ini merupakan pilihan yang memungkinkan satuan pendidikan dapat secara mandiri menerapkan komponen dan konsep kurikulum tanpa memodifikasi kurikulum satuan pendidikan yang dilaksanakan di satuan pendidikan SD pada Kelas I dan IV. Pilihan kedua adalah mandiri berubah. Hal ini menyediakan kebebasan untuk unit pengajaran untuk mengadopsi kurikulum mandiri dengan menggunakan materi yang diberikan di satuan pendidikan SD pada Kelas I dan IV. Dan pilihan ketiganya, mandiri berbagi, adalah pilihan yang memungkinkan penerapan kurikulum mandiri unit secara fleksibel dengan mengembangkan bahan ajar unik untuk satuan pendidikan SD di Kelas I dan Kelas IV (Kusfiatun, 2. Kurikulum merdeka merupakan kebijakan kemendikbud yang mengutamakan penerapan nilai-nilai luhur Pancasila. Dalam pelaksanaannya, kurikulum merdeka terdiri dari tiga komponen utama yakni kegiatan intrakurikuler . egiatan pembelajaran di sekola. , a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 kegiatan ekstrakurikuler dan proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Pelajaran disesuaikan untuk setiap jenis mata pelajaran, berdasarkan kegiatan pembelajaran di sekolah dan proyek yang menjadi landasan utama untuk membangun profil siswa Pancasila (Pangkat, 2. METODE PENELITIAN Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Guru kelas IV dan kepala sekolah SDN Merjosari 3 Kota Malang berperan sebagai sumber Menggunakan tiga metode pengumpulan data, yakni wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik wawancara dilakukan untuk mencari tahu informasi tentang upaya yang dilakukan oleh guru kelas IV dalam menghadapi implementasi kurikulum merdeka. Teknik dokumentasi dilakukan untuk mengambil dokumen-dokumen yang menjadi bukti nyata upaya yang dilakukan oleh guru kelas IV. Dan bservasi dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran di kelas IV dengan menerapkan kurikulum merdeka. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman dengan langkah-langkah yang terdiri atas. Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan adalah tiga analisis data. Teknik triangulasi digunakan untuk menilai kebenaran data. HASILDAN PEMBAHASAN Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pendekatan untuk analisis data deskriptif kualitatif untuk menggambarkan fenomena dan situasi, berfokus pada peristiwa yang terjadi pada objek penelitian. Berdasarkan hasil wawancara, guru kelas IV mengakui bahwa kebijkan kurikulum merdeka awalnya diketahui dari berita, kemudian disampaikan oleh Kepala Sekolah yang mendapatkan informasi dari Dinas Pendidikan. Setelah mengetahui kebijakan tersebut, upaya yang dilakukan guru kelas IV sebelum mengimplementasikan kurikulum merdeka adalah mencari informasi diberita secara personal, mengikuti pelatihan yang diadakan oleh K3S dan Dinas Pendidikan Kecamatan Lowokwaru, mengikuti pelatihan secara online pada platform yang disiapkan oleh kemendikbud dan melakukan sharing dengan teman sejawat. Guru Kelas IV mengatakan bahwa pelatihan yang diikuti berisi materi tentang apa itu kurikulum merdeka, apa saja isi materinya, bagaimana penerapan kurikulum merdeka, bagaimana membuat ATP (Alur Tujuan Pembelajara. dan modul ajar, bagaimana cara penilainnya, dan bagaiman program P5 (Projek Profil Penguatan Pelajar Pancasil. Dengan melakukan segala upaya tersebut dapat menjadi bekal untuk mengimplementasikan kurikulum merdeka. Guru kelas IV mengkaui bahwa pengenalan kurikulum merdeka kepada siswa kelas IV langsung dalam proses pembelajaran. Sedangkan kepada orang tua siswa dikenalkan dengan mengadakan rapat bersama di sekolah. Meskipun sudah melakukan segala upaya, namun ada saja kendala yang dihadapi. Guru kelas IV mengakui bahwa kendala yang dihadapi adalah tidak tersedianya buku siswa mata pelajaran Ppkn dan masih ada bebarapa materi tentang kebudayaan yang masih harus dilakukan banyak pembelajaran. Banyak kegiatan diluar kegiatan pembelajaran inti yakni program P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasil. yang membutuhkan banyak inspirasi dan inovasi. (Rohmadi, 2. mengungkapkan bahwa mengimplementasikan Ada beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang mungkin dilakukan sekolah selain kurikulum tersendiri. Guru a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 kelas IV mengakui bahwa kendala atas solusi tersebut adalah dengan mengembangkan sendiri materi pembelajaran sesuai dengan capaian pembelajaran dan terus belajar dan mencari informasi updetan terbaru tentang kurikulum merdeka serta sharing dengan teman sejawat tentang program P5. Profil siswa pancasila merupakan produk atau lulusan yang berintegritas dan terampil untuk mendukung prinsip-prinsip luhur pancasila (Bimrew Sendekie Belay, 2. Implementasi kurikulum merdeka ini. Kepala Sekolah mengakui harapan bahwa semoga dapat meningkatkan mutu pendidikan SDN Merjosari 3 Kota Malang khususnya dan mutu pendidikan Indonesia pada umumnya. Kepala Sekolah SDN Merjosari mengakui bahwa perubahan kurikulum tentunya memiliki tujuan yang baik. Oleh karena itu, dimanapun, kepada siapapun, untuk apapun sekolah SDN Merjosari 3 Kota Malang terbuka atas segala perubahan yang ada. KESIMPULAN Kurikulum merdeka merupakan kebijakan Menteri Pendidikan Bapak Nadiem Makarim yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki siswa. Kurikulum merdeka juga merupakan kurikulum penyempurna kurikulum 2013 yang diimplementasikan secara bertahap. Tahap pertama pada tingkat SD adalah kelas I dan kelas IV. Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang pertama kali diimplementasikan, maka Kepala Sekolah maupun Guru Kelas I dan kelas IV harus memiliki upaya sebelum mengimplementasikan kurikulum merdeka. Upaya Kepala Sekolah dan Guru Kelas IV SDN Merjosari 3 Kota Malang adalah mencari informasi tentang kurikulum merdeka diinternet, sharing dengan teman sejawat, dan ikuti berbagai sesi pelatihan, baik online maupun offline. Pelatihan yang diikuti berisi tentang pengenalan kurikulum merdeka, bagaimana penerapannya, apa saja isi materinya, bagaiman cara membuat ATP (Alur Tujuan Pembelajara. dan modul, bagaimana cara penilainnya, dan apa itu program P5. Pelatihan secara offline diadakan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) di Hotel Montana dan Dinas Pendidikan Kecamatan Lowokwaru di SDN Lowokwaru 3. Pelatihan secara online dilakuakn pada platform kurikulum merdeka yang disediakan oleh kemendikbud lewat akun belajar yang dimiliki oleh masing-masing guru. Karena kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang baru diimplementasikan sehingga ada saja kendala yang dialami. Kendala yang dialami adalah tidak tersedianya buku siswa kelas IV pada mata pelajaran Ppkn, banyak kegiatan diluar kegiatan pembelajaran inti atau program P5 yang perlu banyak belajar, assesmen penilaian yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing siswa dan terdapat beberapa materi pembelajaran yang belum sepenuhnya dikuasai oleh guru. Ada cara untuk mengatasi tantangan ini adalah Guru Kelas IV mengembangkan sendiri materi pembelajaran Ppkn dengan menyesuaikan capaian pembelajaran. Guru Kelas IV dan Kepala Sekolah SDN Merjosari 3 Kota Malang terus belajar dan mencari informasi terbaru di internet serta sharing dengan teman sejawat terkait program P5. Dengan perubahan kurikulum ini, diharapkan dapat meningkatkan mutu Melalui program P5 dapat menanamkan pada diri siswa nilai-nilai luhur Pancasila. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pemerintah dan Dinas Pendidikan segera mendatangkan buku siswa Ppkn kelas IV agar pembelajaran dapat dijalankan searah dengan capaian pembelajaran. Untuk program P5 diharapkan agar kemendikbud terus a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 mengadakan pelatihan agar menambah inspirasi dan wawasan bagi guru untuk menerapkan di sekolah masing-masing. Penelitian ini menyarankan kepada guru kelas yang akan mengimplementasikan kurikulum merdeka pada tahap selanjutnya dapat menjadi referensi upaya sebelum implementasi kurikulum merdeka. Kepada peneliti selanjutnya, jika meneliti hal yang serupa disarankan agar lebih baik lagi dan mendapatkan lebih banyak dokumentasi tentang upaya menghadapi implementasi kurikulum merdeka dari sumber penelitian. PENGAKUAN/ACKNOWLEDGEMENTS Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materiil sehingga skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik. Rasa syukur ini untuk: Prof. Ir. Eko Handayanto. Sc. Ph. D selaku Rektor Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Dr. RifaAoi. M selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Kardiana Metha Rozhana. Pd. Pd selaku Kepala Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar sekaligus dosen pembimbing I yang telah dengan baik membimbing saya selama penyusunan skripsi ini. Chusnul Chotimah. Pd. Pd selaku pembimbing II yang dengan sabar membimbing saya dalam penyusunan skripsi ini. Dosen PGSD yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat selama perkuliahan. Sri Sulastri. Pd selaku Kepala Sekolah SDN Merjosari 3 Kota Malang dan Gideon Edwin Rismawan. Pd selaku Guru Kelas IV SDN Merjosari 3 Kota Malang yang menjadi subjek penelitian yang telah memberikan bantuan berupa data, nasihat dan juga saran yanng baik sehingga penyusun dapat menyelesaikan skripsi ini. Bapa dan Mama serta adik dan keluarga yang selalu memberikan suport, dukungan dan doa selama proses penulisan skripsi. Diri sendiri yang selalu kuat dan sabar dalam menjalani proses hingga penyelesaian skripsi ini. Susan Lelangona dan Benyamin Sili yang penyusun anggap sebagai pengganti orang tua yang telah menginspirasi dan membimbing saya selama perkuliahan saya. Saudara-saudara seperjuangan yang tak henti-hentinya memberikan semangat kepada penulis untuk mengerjakan skripsi ini. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini dengan memberikan kritik dan saran yang bermanfaat. DAFTAR REFERENSI Bahri . Tujuan Pengembangan Kurikulum Dasar. 22373/jiif. 61 Jurnal Ilmiah Islam Futura, 11. , 15. Barlian . Penerapan kurikulum mandiri dalam peningkatan mutu pendidikan. jurnal penelitian linguistik dan pendidikan, 1. Bimrew Sendekie Belay. Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Abad 21 SD/MI: Konsep dan Implementasi. auA8. , 2005Ae2003. Juniardi. Mengenal Tujuan Kurikulum Merdeka Belajar yang Wajib Diketahui a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 Guru. Quipper. Com/Id. https://w. com/id/blog/info-guru/tujuankurikulum-merdeka-belajar/#::text=Kurikulum Merdeka Belajar?-,Apa Tujuan Kurikulum Merdeka Belajar?,tantangan global era revolusi 4. Kemenag. DIY. Mencerdasakan Kehuidupan Bangsa. Https://Diy. Kemenag. Go. Id/. https://diy. id/10277-mencerdaskankehidupan-bangsa. Kemendikbud. Luncurkan Kurikulum Merdeka. Mendikbudristek: ini lebih Ditpsd. Kemdikbud. Go. Id. https://ditpsd. id/artikel/detail/luncurkan-kurikulum-merdekamendikbudristek-ini-lebih-fleksibel . Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan T. Kebijakan pemerintah tentang pendidikan mandiri. URL: https://Pusatformasi. Guru. Kemdikbud. Go. Id/. URL: https://pusatformasi. id/hc/en-us/articles/6824815789465Kebijakan-Pemeritah-Terkait-Kurikulum-Merdeka . Kusfiatun. IMPLEMENTASI KURIKULUM MANDIRI DAN STRATEGI IMPLEMENTASI KURIKULUM JALUR MANDIRI PADA PAUD PROVINSI PAPUA. DIKDIK DASAR, DAN PENDIDIKAN MENENGAH. BPMP Papua. https://bpmppapua. id/13/implementasi-kurikulum-merdeka-danstrategi-implementasi-kurikulum-merdeka-jalur-mandiri-di-satuan-dinding-anakusia-dini-pendidikan-fundamental-dan-dik-menengah-di-provinsi-papua/ . Marisa. CURRICULUM INNOVATION Au INDEPENDENT LEARNING Ay IN THE ERA OF SOCIETY 5 . 0 Email : miramarisa97@gmail. , 66Ae78. https://doi. org/10. 36526/js. e-ISSN . Nata. 5 Kelebihan Kurikulum Merdeka dan Berbgai Informasi Menarik Lainnya. Duniamu. Id. https://duniamu. id/5-kelebihan-kurikulum-merdeka-danberbagai-informasi-menarik-lainnya/ . Ngadiluwih. Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Menggunakan Learning Management System LMS 65Ae79. https://doi. org/10. 30762/allimna. Nuning. Perbandingan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Https://Bbpmpjateng. Kemdikbud. Go. Id/. https://bbpmpjateng. id/perbandingan-kurikulum-2013-dankurikulum-merdeka/ . Putri. OENo Title No Title No Title. Angewandte Chemie International Edition, 6. , 951Ae952. Mi, 5Ae24. Rohmadi. Mewujudkan Pendidikan Holistik Melalui Kegiatan Ekstra Kurikuler Kurikulum Merdeka. Beritamagelang. Id. http://beritamagelang. id/kolom/mewujudkan-pendidikan-holistik-melalui-kegiatanekstra-kurikuler-dalam-kurikulum-merdeka . Sulfemi. Makalah Kurikulum Pendidikan. Stkip Muhammadiyah Bogor, . Supini, . Karakteristik Kurikulum Merdeka. Kejarcita. https://blog. id/karakteristik-kurikulum-merdeka/ . Susilowati. Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Miskawaih: Journal of Science Education, 1. , 115Ae132. http://bajangjournal. com/index. php/JCI JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. No. Juli 2023 https://doi. org/10. 56436/mijose. Winarni. Kurikulum Merdeka untuk Mengasah Minat. Bakat Anak Sejak Dini. Suarasumselnews. Co. Id. https://w. id/kurikulum-merdekauntuk-mengasah-minat-bakat-anak-sejak-dini/ a. http://bajangjournal. com/index. php/JCI