Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 24-30 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 24-30 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Pengaruh Celebrity Endorsement Di Media Sosial Instagram Dalam Promosi Produk Kecantikan Terhadap Minat Beli (Studi Kasus Pada Akun Instagram @Tasyafarasy. Wahyu Nurul Faroh1. Reza Adinda2 Manajemen dan Bisnis/ Universitas Pamulang 1 dosen01061@unpam. id 2 rizaadinda17@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Selebgram Tasya Farasya yang terdiri atas Attractiveness (Daya Tari. dan Expertise (Keahlia. pada minat beli konsumen secara online pada media sosial Instagram (Studi dilakukan dengan cara pengisian kuesioner secara online atau google for. Penelitian ini menggunakan metode Non-Probability Sampling yaitu dengan jumlah Sampel penelitian ini adalah followers akun instagram @Tasyafarasya sebanyak 100 responden dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Metode yang digunakan untuk menguji dan menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan dengan menggunakan analisis regresi, koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji t dan uji f. Pengujian hipotesis daya tarik (X. diperoleh nilai thitung -1,056 < ttabel 1,984 dan tingkat signifikan 0,294 > 0,05, dengan demikian Ho1 diterima dan Ha1 ditolak, berarti secara parsial variabel daya tarik tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Pengujian hipotesis keahlian (X. diperoleh nilai thitung sebesar 9,955 > ttabel 1,984 dan tingkat signifikan 0,000 < 0,05, dengan demikian Ha1 diterima dan Ho1 ditolak, berarti secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel keahlian terhadap minat Hasil uji simultan untuk keseluruhan variabel menunjukan nilai Fhitung sebesar 60,252 dengan tingkat signifikan 0,000 sedangkan Ftabel sebesar 3,09. Dengan demikian Fhitung 60,252 > Ftabel 3,09 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian Ha diterima dan Ho Artinya hipotesis yang menyatakan variabel Attractiveness (Daya Tari. dan Expertise (Keahlia. secara bersama-sama . memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli. Kata kunci, : Celebrity Endorser. Attractiveness. Expertise. Minat Beli Pendahuluan Era digital juga membuat sebuah perubahan pada bidang pemasaran untuk berfokus pada kinerja para celebrity endorser yang akan membantu dalam memasarkan produk. Bantuan celebrity endorser yang memiliki pengaruh dan citra yang baik dapat membangun bisnis semakin hidup dan semakin berkembang melalui kata-kata persuasif yang mereka berikan pada caption pada Instagram yang mereka upload. Daya Tarik (Attractivines. Celebrity Endorser Tasya Farasya Abel Cantika Atrractiveness (Daya Tari. Ekspresi Gaya Penamp Wajah Tubuh Follow AVG Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 24-30 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 24-30 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Sabrina C Nia Ingrid Source: Akun Instagram Dari data diatas tabel daya tarik menunjukan bahwa adanya ketertarikan yang muncul berdasarkan jumlah followers yang dimiliki oleh celebrity endoser serta adanya tampilan foto produk atau jasa yang diposting oleh celebrity endorser membuat calon pembeli merasa tertarik dan caption pada foto yang diunggah akan menarik perhatian followers akun Instagram tersebut. Dalam penyebaran kuesioner yang dilakukan oleh peneliti didapatkan hasil bahwa akun Instagram Tasya Farasya memiliki presentase yang tinggi terhadap variable daya tarik dengan rata-rata persentase 28%. Tabel 1. 2 Keahlian (Expertis. Celeb Endo Likes Prod Some Expertise (Keahlia. Penget Kemam Pengal Ketramp Tasya Faras Abel Canti Nia Ingri Source: Akun Instagram Sabri Berdasarkan tabel keahlian diatas celebrity endorser yang mendapatkan banyak likes dapat meningkatkan minat beli. Pengalaman yang dimiliki seorang celebrity endorser untuk mampu tampil dengan percaya diri mempromosikan produk atau jasa sangat Pengetahuan yang dimiliki seorang celebrity endorser dalam meyakinkan masyarakat untuk menggunakan produk atau jasa yang dipromosikannya juga berperan Dalam penyebaran kuesioner yang dilakukan oleh peneliti didapatkan hasil bahwa akun Instagram Tasya Farasya memiliki presentase yang tinggi terhadap variable keahlian dengan rata-rata persentase sebesar 29%. Tabel 1. 3 Minat Beli Celeb Endo Minat Beli Want to Interest to try Con Will have to AVG Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 24-30 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 24-30 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Tasy Fara Abel Canti Sabri Nia Ingri Source: Akun Instagram Berdasarkan informasi diatas keempat celebrity endorser tersebut dipilih perusahaan karena mereka terkenal, memiliki banyak pengikut, dan percaya bahwa celebrity tersebut dapat mempengaruhi konsumen agar tertarik dan dapat mendatangkan calon konsumenSelebgram sangat berpengaruh dalam memberikan informasi ataupun pesan produk kepada konsumen atau para penikmat informasi yang diberikan oleh selebgram dalam video atau foto yang diunggah yang pada akhirnya mampu mempengaruhi persepsi konsumen pada suatu produk. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Wahyuni . , menyatakan bahwa penggunaan selebriti dengan atribut daya tarik (Attractiv. , kepercayaan (Trustworthines. dan keahlian (Expertis. secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen. (Attractiv. Daya tarik. Kepercayaan (Trustworthines. dan Keahlian (Expertis. yang ditampilkan dalam suatu iklan akan menarik konsumen berkeinginan untuk membeli. Selebriti mampumempengaruhi seseorang untuk berhenti dan mengarahkan perhatian kepadanya. Tinjauan Endorsement Brand endorser merupakan pihak yang digunakan perusahaan untuk mengiklankan produknya. Brand endorser ini bisa berasal dari tokoh biasa atau tokoh terkenal . Brand endorser disini biasanya berperan sebagai opinion leader dimana tugasnya adalah memberikan informasi kepada orang lain dan berusaha mempengaruhinya. Celebrity Endorser sendiri menurut Shimp . adalah seorang aktor atau artis, entertainer atau atlet yang mana dikenal atau diketahui umum atas keberhasilannya di bidangnya masing-masing untuk mendukung sebuah produk yang di iklan. Menurut Sutisna . penggunaan opinion leader cukup efektif dalam membangun perasaan kesamaan bagi konsumen. Biasanya endorser yang sering digunakan perusahaan adalah berasal dari selebriti. Karena pesan yang dihantarkan oleh sumber yang menarik atau tokoh terkenal akan dapat menarik lebih banyak perhatian (Kotler & Keller, 2009:. Daya Tarik (Attractivenes. Menurut Shimp . , daya tarik bukan hanya pada daya tarik fisik, tetapi meliputi sejumlah karakteristik yang dapat dilihat khalayak dalam diri pendukung, kecerdasan, sifat-sifat Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 24-30 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 24-30 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 kepribadian, gaya hidup, bentuk tubuh, dan sebagainya. Menurut M Royan . , dalam penggunaan celebrity endorser ada dua hal penting yang harus diperhatikan jika dihubungkan dengan daya tarik, pertama yaitu tingkat kesukaan para audien terhadap selebriti . , yang kedua adalah tingkat kesamaan personality yang diinginkan oleh pengguna produk . , dimana keduanya tidak dapat dipisahkan dan selalu berdampingan. Solomon. Ashmore and Longo dalam Ishak . mengatakan bahwa spokesperson yang attractive lebih efektif dibandingkan dengan yang tidak attractive dalam iklan dan promosi. Keahlian (Expertis. Dalam memilih selebriti yang menjadi endorser diperlukan pertimbangan-pertimbangan karakteristik yang dapat mewakilkan produk yang bersangkutan, karena kecocokan karakter endorser terhadap produk diakui sangat berpengaruh dalam mengangkat citra produk, dan peningkatan penjualan. Menurut Shim . mengatakan expertise mengacu pada pengetahuan, pengalaman atau keahlian yang dimiliki oleh seorang endorser yang dihubungkan dengan merek yang didukung. Shimp . menyatakan bahwa keahlian seorang endorser mempengaruhi tingkat kepercayaan calon konsumen terhadap produk, sehingga hal ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektifitas proses penyampaian pesan pemasaran dari produsen . kepada calon konsumen melalui endorser sebagai mediator nya. Minat Beli Minat beli adalah tahap kecenderungan responden untuk bertindak sebelum keputusan membeli benar-benar dilaksanakan. Terdapat perbedaan antara pembelian aktual dan minat Bila pembelian aktual adalah pembelian yang benar- benar dilakukan oleh konsumen, maka minat pembelian adalah niat untuk melakukan pembelian pada kesempatan Meskipun merupakan pembelian yang belum tentu akan dilakukan pada masa mendatang namun pengukuran terhadap minat pembelian umumnya dilakukan guna memaksimumkan prediksi terhadap pembelian aktual itu sendiri. Pengertian minat beli menurut Howard yang dikutip dalam Durianto dan Liana . adalah minat beli merupakan sesuatu yang berhubungan dengan rencana konsumen untuk membeli produk tertentu serta berapa banyak unit produk yang dibutuhkan pada periode tertentu. Dapat dikatakan bahwa minat beli merupakan pernyataanmental dari konsumen yang merefleksikan rencana pembelian sejumlah produk dengan merek tertentu. Metode Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif merupakan salah satu jenis penelitian yang spesifikasinya adalah sistematis, terencana dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain Oleh karena itu penelitian ini dilakukan melalui penyebaran kuesioner dari peneliti secara langsung kepada responden. Sehingga peneliti dapat mengetahui respon dari responden mengenai masalah- masalah pertanyaan dalam kuesioner dan dapat mengungkapan pengaruh faktor- faktor yang dimiliki selebgram Tasya Farasya (Attractiveness . aya tari. Expertise . ) berpengaruh terhadap minat beli di media sosial Instagram. Metode penelitian kuantitatif, sebagaimana dikemukakan oleh Sugiyono . 1: . yaitu: AuMetode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkanAy. Objek dari penelitian ini adalah minat beli Produk kecantikan online di media sosial Instagram. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 24-30 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 24-30 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Untuk subjek dari penelitian ini adalah pengguna media sosial Instagram yang menjadi followers akun instagram Tasya Farasya. Hasil dan pembahasan Secara umum penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi penilaian responden terhadap variabel-variabel penelitian ini sudah baik. Hal ini dapat ditunjukkan dari banyaknya tanggapan setuju yang tinggi dari responden terhadap kondisi dari masing-masing variabel Dari hasil tersebut selanjutnya diperoleh bahwa dua variabel independen yaitu Attractiveness (Daya Tari. dan Expertise (Keahlia. Celebrity Endorsement Tasya Farasnya memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli dengan studi kasus pada followers akun Instagram @tasyafarasya. Kemudian penjelasan masing-masing variabel dijelaskan sebagai Pengaruh Attractiveness atau Daya Tarik (X. Terhadap Minat Beli Berdasarkan pada pembahasan sebelumnya diperoleh hasil bahwa Attractiveness atau Daya Tarik (X. memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Y). Karena daya tarik erupakan salah satufactor yang dipertimbangkan oleh para konsumen untuk melakukan Pengaruh Expertise atau Keahlian (X. Terhadpa Minat Beli (Y) Berdasarkan pada pembahasan sebelumnya diperoleh hasil bahwa Keahlian(X. memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (Y). Karena keahlian celebrity endorsement pada akhirnya mampu mempengaruhi niat konsumen dalam melakukan pembelian. merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan oleh para konsumen untuk tertarik atau berminat untuk membeli. Besarnya kontribusi keahlian seperti terlihat pada Tabel 19 terdapat nilai t-hitung untuk variabel keahlian sebesar 9,955 dan nilai sig 0,000. Ttabel di cari dengan tingkat kesalahan 0,05 . %) dan df = 100 . umlah responden Ae jumlah variabel Ae . Dengan ketentuan tersebut, t-tabel yang didapat adalah 1,984 dan nilai Sig. untuk variabel minat beli adalah sebesar 0,05. Karena nilai t-hitung lebih besar dari nilai t- tabel dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 dengan demikian variabel keahlian berpengaruh terhadap minat beli pada produk kecantikan. Pengaruh Secara Bersamaan dari Seluruh Variabel Daya Tarik dan Keahlian Terhadap Minat Beli Dari hasil uji F memperlihatkan bahwa pengaruh secara bersamaan dari seluruh variabel independen . aya Tarik dan keahlia. terhadap minat beli menunjukkan hasil yang signifikan. Hal tersebut ditunjukkan dari nilai F hitung > F tabel yaitu 60,252 > 3,09 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil temuan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan selebritas dalam sebuah iklan harus memenuhi beberapa kualifikasi yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang efektif. Pertama, selebritas tersebutharus memahami atau memiliki pengetahuan terhadap produk yang di Kedua, harus menggunakan produk tersebut. Ketiga, memiliki citra yang Keempat, memiliki kemampuan presentasi, serta harus relevan dengan produk Hal-hal tersebut sangat erat kaitannya dengan variabel expertise atau keahlian yang dimiliki oleh seorang selebritas yang hendak mempromosikan produk suatu merek. Kesimpulan Attractiveness . aya tari. (X. tidak berpengaruh siginifikan terhadap minat beli (Y) secara parsial. Hal ini dibuktikan melalui perhitungan yang telah dilakukan pada uji hipotesis secara parsial (Uji . diperoleh thitung -1,056 < ttabel 1,984 dan tingkat signifikan 0,294 > 0,05. Dengan demikian berarti secara parsial variabel daya tarik tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli. Expertise . (X. berpengaruh signifikan terhadap minat beli (Y) secara parsial. Hal Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 24-30 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 24-30 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 ini dinuktikan melalui perhitungan yang telah dilakukan pada uji hipotesis secara parsial (Uji . diperoleh thitung 9,955 > ttabel 1,984 dan tingkat signifikan 0,000 > 0,05. Dengan demikian berarti secara parsial variabel keahlian terdapat pengaruh yang signifikan terhadap minat beli. Attractiveness (X. dan Expertise (X. berpengaruh signifikan terhadap minat beli (Y) secara Hal ini dibuktikan melalui hasil perhitungan yang telah dilakukan pada uji hipotesis secara simultan diperoleh nilai Fhitung sebesar 60,252 dengan tingkat signifikan 0,000 sedangkan Ftabel sebesar 3,09. Dengan demikian Fhitung 60,252 > Ftabel 3,09 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya hipotesis yang menyatakan variabel Attractiveness (Daya Tari. dan Expertise (Keahlia. secara bersamasama . memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli. Nila R2 . djust R. sebesar 0,554 atau 55,4% yang berarti daya tarik dan keahlian dapat mempengaruhi minat beli sebesar 55,4%. Sisanya 44,6% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak dijelaskan dalam penelittian ini. Daftar pustaka Bilson. Simamora. Panduan Riset Perilaku Konsumen. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta Durianto. Darmadi . Sugiarto. dan Budiman. Lie Joko. Brand Equity Ten (Strategi memimpin pasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Ferdinand. Metode Penelitian Manajemen: Pedoman penelitian untuk Skripsi. Tesis, dan Desertasi Ilmu Manajemen. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Ghozali. Imam. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS Semarang: Badan Penerbit Kotler dan Keller. Manajemen Pemasaran. Jilid I. Edisi ke 13. Jakarta: Erlangga Muharto & Ambarita. Metode Penelitian Sistem Informasi. Yogyakarta: Deepublish. Rachbini. VIVO Ay. IOSR Journal of Business andManagement (IOSR-JBM) e-ISSN: 2278-487X, pISSN: 2319-7668. Royan. Marketing Selebritis. PT. Elex Media Komputerindo: Jakarta. Schiffman. Leon. dan Leslie Lazar Kanuk. Perilaku Konsumen. Edisi Ke7. Diterjemahkan oleh Zoelkifli Kasip. PT. Indeks. Jakarta. Shimp. Terence A. Advertising Promotion and Other Aspects of InteratedMarketing Communication 8th Edition. Canada: Nelson Education,Ltd Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta. CV. Sutisna. Perilaku Konsumen & Komunikasi Pemasaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Wiyono. Gendro. Merancang penelitian Bisnis dengan alat analisis SPSS 0 dan SmartPLS 2. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Abdiguna. , & Faroh. Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada PT MOB Tangerang. Jurnal Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 24-30 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 24-30 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajeme. , 3. , 779-792. doi:http://dx. org/10. 32493/jism. Faroh. Hastono. , & Irmal. Peningkatan Kualitas Perangkat Desa Dalam Meningkatkan Kualitas Umkm Dengan Digital Marketing di Desa Sukajadi Bogor. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen, 3. , 375378. Retrieved from http://openjournal. id/index. php/KMM/article/view/37155 Faroh. Lestari. , & Kustitik. Optimalisasi Penggunaan Internet Untuk Membuka Peluang Usaha Siswa Smk Sasmita Jaya 2. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat : Kreasi Mahasiswa Manajemen, 3. , 113-117. Retrieved from http://openjournal. id/index. php/KMM/article/view/30715 Putri. , & Faroh. Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Pengguna Aplikasi Shopee (Studi Kasus Toko Online Bobby Baker. Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajeme. , 3. , doi:http://dx. org/10. 32493/jism. Supriyani. , & Faroh. Pengaruh Promosi dan Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Xavier Marks Gading Serpong. Jurnal Ilmiah Swara MaNajemen (Swara Mahasiswa Manajeme. , 3. , 810-819. doi:http://dx. org/10. 32493/jism.