Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X PENTINGNYA SERVANT LEADERSHIP DIDUKUNG OLEH TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS MISI PELAYANAN GEREJA Mangatas Parhusip, 2Rayana Ripka Sitinjak, 3Rahel Anggreni Lirosi Siahaan. Listia Imelda Ginting, 5Widia Ramadani Sekolah Tinggi Teologi Gereja Methodist Indonesia Bandar Baru mangataspdt@gmail. Abstract This paper aims to understand the importance of Servant Leadership supported by technology, in improving the quality of the churchAos mission and ministry. The research method used in this study is a qualitative approach. The findings reveal that Servant Leadership, when supported by technology, plays a crucial role in enhancing the quality of church mission and ministry through various digital platforms such as mobile phones. YouTube. WhatsApp. Facebook. Instagram. Twitter, live streaming, and Tik-Tok. The study also found that Servant Leadership serves as a mission strategy to improve the quality and effectiveness of church ministry. Technological advancements can support the churchAos mission quality by utilizing digital contents and media such as mobile phones. YouTube. WhatsApp. Facebook. Instagram. Twitter, live streaming, and TikTok. Therefore. Servant Leadership needs to be supported by technology to enhance the quality and effectiveness of the churchAos mission and ministry. Keywords: leadership, servant leadership, technology, church ministry Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya Servant Leadership (Kepemimpinan yang menghamb. didukung oleh Teknologi dalam meningkatkan kualitas misi pelayanan gereja. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif. Dari hasil yang diperoleh diketahui bahwa servant leadership penting didukung oleh teknologi dalam meningkatkan kualitas misi pelayanan gereja seperti: Handphone, youtube, watsapp, facebook, instagram, twitter, live streaming, tik-tok. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa: Servant leadership adalah merupakan sebuah metode misi dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan gereja. Kemajuan teknologi dapat mendukung kualitas misi pelayanan gereja dengan memanfaatkan konten-konten seperti: Handphone, youtube, watsapp, facebook, instagram, twitter, live streaming, tik-tok. Servant leadership penting didujung oleh teknologi dalam rangka meningkatkan kualitas dan efektivitas misi pelayanan gereja. Kata Kunci: kepemimpinan, servant leadership, teknologi, pelayanan gereja PENDAHULUAN Servant leadership adalah merupakan salah satu bagian penting yang harus dimiliki seorang pemimpin dalam pelayanan gereja. Kepemimpinan gereja memiliki peran yang sangat krusial dalam membentuk suasana yang mendukung pertumbuhan spiritual dan keterlibatan jemaat. Di tengah perubahan zaman yang cepat, tantangan yang dihadapi oleh gereja juga semakin kompleks, mulai dari kebutuhan untuk menjangkau anggota jemaat yang lebih luas hingga meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan. Dalam hal ini, servant leadership atau kepemimpinan yang menghamba menjadi pendekatan yang relevan. Konsep ini, yang diperkenalkan oleh Robert K. Greenleaf, menekankan pentingnya melayani orang lain dengan penuh kasih dan perhatian, serta berfokus pada pengembangan individu dan komunitas. Seiring dengan perkembangan teknologi muncul sebagai alat yang dapat memperkuat implementasi servant leadership dalam pelayanan gereja. AI menawarkan berbagai kemudahan, seperti pengelolaan data jemaat Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X yang lebih efektif, peningkatan komunikasi, dan dukungan dalam kegiatan pengajaran. Dengan memanfaatkan teknologi, pemimpin gereja dapat lebih proaktif dalam memahami kebutuhan jemaat dan mengoptimalkan pelayanan yang diberikan. Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergi antara servant leadership dan teknologi dalam konteks pelayanan gereja. Dengan menggabungkan prinsip-prinsip kepemimpinan yang menghamba dengan teknologi, diharapkan gereja dapat menyediakan pelayanan yang lebih responsif, relevan, dan memenuhi kebutuhan spiritual jemaat secara lebih baik. Dalam kajian ini, akan dibahas bagaimana integrasi kedua elemen ini dapat memperkuat kualitas pelayanan gereja dan meningkatkan kepercayaan serta keterlibatan jemaat dalam komunitas gereja. II. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pendekatan ini dipilih untuk memahami secara mendalam mengenai pentingnya servant leadership didkung oleh teknologi dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas misi pelayanan gereja. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui Penelitian Terdahulu melalui Artikel, jurnal yang lain yang sudah kami baca. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya servant leadership didkung oleh teknologi dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas misi pelayanan gereja. PEMBAHASAN Servant Leadership (Kepemimpinan yang Menghamb. Kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai tindakan memengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan akhir yang diharapkan. Kepemimpinan juga melibatkan kemampuan untuk memotivasi, mengarahkan, dan menginspirasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. 1 kepemimpinan diartikan juga sebagai cara bagaimana seseorang memimpin. 2 Kepemimpinan yang menghamba adalah suatu pendekatan kepemimpinan yang menekankan pentingnya melayani orang lain, terutama pengikut dan anggota tim. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Robert K. Greenleaf pada tahun 1970 melalui esainya yang berjudul "The Servant as Leader". Greenleaf mengemukakan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang berorientasi pada pelayanan, yang berusaha untuk memenuhi kebutuhan orang lain sebelum kepentingan pribadi mereka. 3 Dalam pandangannya, kepemimpinan yang menghamba berfokus pada pengembangan individu dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan. Pemimpin yang menghamba memiliki beberapa karakteristik kunci yang membedakannya dari pendekatan kepemimpinan lainnya. Pertama, kemampuan mendengarkan secara aktif adalah salah satu ciri utama. Pemimpin harus mampu mendengarkan kebutuhan, aspirasi, dan kekhawatiran anggota tim mereka. Hal ini penting untuk membangun hubungan yang kuat dan saling percaya. 5 Kedua, empati adalah aspek penting lainnya. Pemimpin yang menghamba berusaha untuk memahami perasaan dan perspektif orang lain, menciptakan lingkungan yang inklusif dan suportif. Sousa & van Dierendonck seperti yang dikutip Adriani Gunawan menekankan bahwa indikator Servant Leadership ada 5 jenis yaitu:6 1 Huaini Usman. Kepemimpinan Efektif Teoris. Penelitian, & Praktek, (Jakarta Timur: PT. Bumi Aksara, 2. 2 I Luh Aqnez Sylvia, . Servant Leadership (Kepemimpinan Yang Menghamb. , (Indramayu: CV. Adanu Abimata, 2. 3 R. Greenleaf. The Servant as Leader. (New York: Greenleaf Center, 1. 4 L. Spears. Reflections on Leadership: How Robert K. GreenleafAos Theory of Servant Leadership Influences TodayAos Leaders. (New York: Wiley, 1. 5 D. Mulyana. Komunikasi Organisasi. (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. 6 Adriani Gunawan. Kepemimpinan Melayani Di Era Digital, (Yogyakarta: Selat media, 2. Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X Love (Kasih sayan. Segala kegiatan sernant-leader baik untuk tujuan sebuah organisasi baik secara bersama dan pengikut yang didasarkan dan dilaksanakan dengan kasih sayang dengan prinsip selalu melakukan hal yang benar dengan alasan mencapai yang dihasilkan dari Keputusan yang terbaik. Empowerment . Dalam menjalankan tugas, seorang pemimpin yang melayani . ervant-leade. memprioritaskan kemajuan dan pertumbuhan setiap anggota tim. Mereka memberikan tanggung jawab dan tugas kepada setiap anggota tim, baik secara individu maupun dalam kelompok. Selain itu, mereka juga terbuka untuk menerima saran dan umpan balik dari anggota tim. Visi Visi adalah tujuan yang ingin dicapai oleh sebuah organisasi di masa depan. Pemimpin yang melayani . ervant-leade. adalah orang yang membantu dan memberi arah kepada tim untuk mencapai tujuan tersebut. Mereka tidak hanya memberi arah, tetapi juga menginspirasi tim untuk bekerja sama dan mencapai tujuan dengan cara yang efektif. Humility ( Kerendahan Hat. Kerendahan hati bukan berarti merendahkan diri. Sebaliknya, kerendahan hati adalah sikap yang menunjukkan rasa hormat kepada orang lain dan mengakui kontribusi mereka. Pemimpin yang memiliki kerendahan hati akan selalu meminta maaf jika mereka salah dan tidak pernah menunjukkan diri sebagai yang lebih tinggi dari orang lain. Trust (Kepercayaa. Menjadi pemimpin yang melayani adalah sebuah kepercayaan. Pemimpin yang melayani harus memperlihatkan kepercayaan kepada tim dengan memberikan tanggung jawab dan kepercayaan kepada mereka. Dengan demikian, tim akan merasa dihargai dan akan bekerja sama untuk mencapai tujuan organisasi. Manfaat Teknologi di Era Society 5. Sebagaimana diketahui bahwa dalam dunia dewasa ini telah lahir sebuah revolusi baru sebagai pengembangan dari revolusi indistri 4. 0 yang dikenal dengan era revolusi society 5. Era ini adalah merupakan sebuah konsep yang menempatkan manusia sebagai pusat kehidupan masyarakat . uman centre. yang mengandalkan teknologi . echnology-base. Tentulah era society 5. 0 tidak muncul begitu saja, tetapi sudah didahului oleh era-era sebelumnya yang memiliki kehasan masing-masing. Era society 1. 0 yang ditandai dengan fokus kegiatan manusia pada era berburu dan mengenal tulisan. Era society 2. 0 ditandai dengan dimana manusia sudah mulai mengenal bercocok tanam. Era society 3. 0 yang ditandai dengan mulainya manusia memasuki era industry dimana manusia sudah mulai menggunakan mesin untuk membantu aktifitas mereka sehari-hari. Era 0 yang juga disebut era teknologi, dimana manusia dimungkinkan untuk mengakses dan membagikan informasi melalui internet. Era society 5. 0 adalah era dimana semua teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, internet tidak hanya sekedar media informasi, melainkan untuk menjalani kehidupan. Era 0 dirancang untuk menjawab tantangan-tantangan yang muncul akibat era industry 4. Pada intinya konsep society 5. 0 adalah konsep masyarakat yang terpusat pada manusia . uman centere. yang berbasis pada teknologi . echnology base. yang digagas oleh Jepang sebagai kelanjutaan dari revolusi industry 4. 0 yang diresmikan tanggal 21 Januari 2019 dan dibuat sebagai solusi atas revolusi industri 4. 0 yang ditakutkan akan mendegradasi umat manusia. Pada era society 5. 0 masyarakat dituntut untuk dapat menyelesaikan berbagai persoalan dan tantangan yang terjadi dalam masyarakat dengan memanfaatkan berbagai teknologi yang lahir di era industry 4. 0, seperti Internet on Things. Artifician Intelligence . ecerdasan buata. , big data . ata dalam Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X jumlah besa. , dan robot, semuanya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia sehingga tercipta dan terwujudlah masyarakat yang manusianya benar-benar menikmati hidup dan merasa nyaman. Peran teknologi juga sangat dirasakan dalam mendukung pertumbuhan gereja melalui sumbangsih positifnya dalam mewujudkan tugas panggilan gereja yang dapat dilihat dalam tiga aspek yaitu koinonis, kerygmatis, dan diakonis. Aspek koinonis merupakan wujud gereja dalam persekutuan . antara Kristus dengan jemat-Nya, dan antara gereja satu sama lain. Selanjutnya aspek kerygmatis merupakan wujud gereja dalam pemberitaan . ataupun kesaksian tentang kabar baik atas penggenapan janji Allah dalam Anak-Nya Yesus Kristus, sedangkan dari aspek diakonis merupakan wujud gereja yang mengarah kepada pelayanan, yang mana gereja bukan saja terpanggil untuk memberitakan Injil melalui perkataan, tetapi juga dalam bentuk tindakan kasih . Dengan demikian, gereja akan bertumbuh jika melakukan tugas panggilannya dengan seimbang yaitu koinonia, kerygma/marturia, dan diakonia dengan memanfaatkan dukungan teknologi di era Kualitas Pelayanan Gereja Kualitas merupakan suatu bentuk yang memberikan hasil, baik itu berupa kualitas layanan maupun kualitas 8 Sedangkan pelayanan dalam Kamus Bahasa Indonesia adalah perihal atau cara melayani. Istilah pelayan berasal dari kata dasar AulayanAy yang memiliki arti dimana dapat membantu mengurus atau menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan seorang yang meladeni. 9 Berdasarkan kedua pengertian tersebut, kualitas pelayanan dapat disimpulkan sebagai tingkat baik atau buruknya suatu cara dalam melayani, yang mencerminkan seberapa efektif dan efisien suatu layanan dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan penerima layanan. Destiana seperti yang dikutip Pantas Hm Silaban menyatakan kualitas pelayanan adalah dimana setiap tindakan atau suatu kegiatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepihak lain. sebagai contoh gereja berusaha memberikan pelayanan kepada jemaat, karna jemaat merasakan langsung begaimana pelayanan yang diberikan. Dalam konteks gereja, kualitas yang dimaksud adalah mengenai suatu tujuan kepuasan umat di dalam gereja tersebut, dimana kualitas pelayanan menjadi suatu keharusan yang dilakukan oleh gereja agar gereja dapat bertahan dan memperoleh kepercayaan dari warga jemaat. Pelayanan tidak hanya sekedar untuk melayani tetapi merupakan upaya untuk membangun suatu kerja sama dalam jangka panjang dengan prinsip yang memberikan Ada beberapa indikator pelayanan yang dikatakan berkualitas, antara lain: Pertumbuhan Spiritual Pertumbuhan spiritual jemaat adalah indikator lain yang sangat penting dalam menilai kualitas pelayanan Nurhadi dalam bukunya Pertumbuhan Gereja . menyatakan: "Partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran dan ibadah merupakan tanda dari pertumbuhan iman yang sehat. Gereja yang mampu menciptakan ruang bagi jemaat untuk belajar dan bertumbuh dalam iman akan melihat peningkatan kualitas rohani yang signifikan dalam komunitasnya. " Pertumbuhan spiritual dapat diukur melalui tingkat keterlibatan jemaat dalam kegiatan rohani seperti ibadah, doa bersama, dan pengajaran Alkitab. Gereja yang berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan iman akan melihat dampak positif dalam kehidupan rohani Keterlibatan Jemaat 7 Yossua Hartaya Adrianus Pasasa. AuPerubahan-Perubahan Paradigma Dan Praksis Misi Gereja Di Era Society 5. 0,Ay CaRAKA: Jurnal Teologi Biblika Dan Praktika Vol. 2 No. 8 Oklisman Gulo Pantas H Silaban Se Mba. Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Warga Jemaat Kepada Gereja, (Gunung Sitoli, ), (Gunung Sitoli, 2. 9 Priyantoro Widodo Yonatan Alex Arifanto. Studi Bliblikal Konsep Pelayanan Kisten, (Semarang: Sekolah Tinggi Teologi Babtisan Indonesia, 2. 10 Oklisman Gulo Pantas H Silaban Se Mba. Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Warga Jemaat Kepada Gereja (Gunung Sitoli, 2. 11 F. Nurhadi. Pertumbuhan Gereja. (Bandung: Mutiara, 2. Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X Keterlibatan jemaat dalam berbagai kegiatan gereja adalah indikator lain yang menunjukkan sejauh mana jemaat merasa terhubung dengan komunitas gereja. Dalam bukunya Kepemimpinan Pelayanan . Wibowo menyatakan, "Kepemimpinan yang melayani mampu mendorong partisipasi jemaat melalui penciptaan lingkungan yang inklusif dan memberdayakan. Ketika jemaat merasa dihargai dan diberikan kesempatan untuk terlibat, mereka akan lebih aktif berpartisipasi dalam kehidupan gereja. "A Penciptaan lingkungan yang inklusif dan memberdayakan akan mendorong jemaat untuk merasa terlibat dalam setiap aktivitas gereja. Kepemimpinan gereja yang baik memastikan bahwa setiap jemaat memiliki ruang untuk berpartisipasi, baik dalam pelayanan maupun dalam berbagai program yang diadakan oleh gereja. Kepuasan Jemaat Kepuasan jemaat merupakan indikator utama dalam menilai kualitas pelayanan gereja. Hal ini karena kepuasan mencerminkan seberapa baik gereja mampu memenuhi kebutuhan spiritual, sosial, dan emosional jemaat. Menurut Suyono dalam bukunya Manajemen Pelayanan Gereja . , "Kepuasan jemaat dapat diukur melalui umpan balik yang diberikan, dan ini menjadi dasar untuk perbaikan pelayanan di masa depan. Mengumpulkan umpan balik secara teratur memungkinkan gereja untuk mengetahui aspek mana yang perlu ditingkatkan dan mana yang sudah memadai. " Kepuasan jemaat bukan hanya terkait dengan kenyamanan dalam ibadah, tetapi juga mencakup pelayanan yang diberikan oleh gereja dalam berbagai aspek kehidupan jemaat. Oleh karena itu, gereja harus aktif dalam mengumpulkan umpan balik dari jemaat untuk mengetahui apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki. Konten yang dapat mendukung Pelayanan pada Era Society 5. Dalam dunia digital ada beberapa bentuk dampak kemajuan teknologi yang dipakai dalam berkomunikasi khususnya dalam meningkatkan kualitas misi pelayanan. Sejak kurang dari dua puluh tahun lalu ketika internet mulai muncul, saat ini sudah menghubungkan manusia sebanyak lebih dari dua milyar orang. Perkembangan telepon genggam di mana saat ini ada 5,9 milyar orang mempunyai telepon genggam (Handphone atau disingkat HP) dan itu berarti ada 87% populasi dunia punya alat ini. Awalnya telepon genggam ini hanya berfungsi berbicara dan mengirim teks, lalu ditambah beberapa permainan. Saat ini HP telah menjadi alat transaksi untuk semua bidang kehidupan mulai dari alat komunikasi, perbankan, bisnis, mendapatkan informasi, berita dan hiburan dan segala bentuk pengetahuan dan sains. Bahkan di negara-negara berkembang termasuk Indonesia sudah menjamur telepon pintar ini. Ini fakta bahwa saat telepon lama yang hanya berfungsi untuk menelpon dan mengirim SMS akan menjadi barang antik. Demikian juga dengan blog, terhusus blog gratis yang terkenal seperti wordpress atau blogspot yang diminati untuk berinteraksi baik untuk berbagi ilmu, seni, hobi bahkan sampai bisnis. Saat ini pengguna blog itu diakses 300 juta orang dan jumlah blog yang ada sekitar 2,5 milyar halaman blog dan itu bertambah tiap harinya. Hari ini mesin pencari google telah menjadi sumber segala-galanya bagi manusia. Untuk mencari makna kata tidak perlu ke kamus. Semua hal dapat dicari di google mulai dari kesehatan, kehidupan pribadi, pendidikan, dan semua hal. Semua informasi sudah tersedia di mesin pencari google. Selain itu yang berkembang saat ini adalah penggunaan media sosial, di mana yang paling menghebohkan adalah facebook dan twitter. Ini dimulai dari seorang bernama Mark Zuckerberg di tahun 2004 dan saat ini sudah 1 milyar manusia terkoneksi dengan Facebook. Dunia digital itu masiv sekali dan bersifat transformatif yaitu membawa perubahan. Media massa tradisional pun saat ini sudah menggunakan web atau situs internet, dan media sosial sudah merambah menggantikan telepon tradisional. Untuk menelpon, orang sudah menggunakan skype, line, whatsApps dan lain HP sudah menjadi komputer yang bisa menelepon dengan teknologi voice calls. Itu sebabnya membayar SMS dan telepon akan menjadi barang langka dan diganti dengan cukup membayar internet data. Maka dunia digital menjadi hutan rimba informasi dan diskusi/percakapan. Segalanya bisa ditemukan di internet hanya dengan mouse atau sentuhan layar lewat jari-jari. Internet dan teknologi digital telah menghubungkan manusia dan sekaligus pada saat yang sama memutuskan hubungan manusia. Ada istilah, dunia digital Aumendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekatAy yaitu persekutuan dalam keluarga dan pertemanan di dunia nyata. Ron Edmonson bersaksi: AuIt seems harder to get to know people today. 12 R. Wibowo. Kepemimpinan Pelayanan. (Yogyakarta: Kanisius, 2. 13 A. Suyono. Manajemen Pelayanan Gereja. (Jakarta: Alvabet, 2. Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X They are more guarded and less trusting. When I Tweet . hich updates my Faceboo. , people get a glimpse into the real me and I become more personal to the people in my church and online community. In turn, people are more likely to allow me into the deepest parts of their life when they see me as authentic and approachable. Ay14 Inilah masa bagi pemimpin untuk mengevaluasi diri karena dunia digital sudah tidak dapat lagi dihindari. Jika memimpin tanpa mengindahkan dunia digital maka pemimpin akan kehilangan efektivitasnya. Jika pemimpin ingin memengaruhi masa depan, maka pemimpin harus menghidupi dan merangkul dunia digital dan bukan sebaliknya dengan menjauhinya. Berikut ini beberapa konten yang dapat mendukung pelayanan penggembalaan kepada umat dalam dunia digital. Handphone Telepon genggam yang sering disebut handphone (HP) atau telepon selular . adalah perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa kemana-mana . ortabel, mobil. dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel. Ponsel atau handphone kini merupakan sahabat wajib yang tidak bisa lepas dari diri masyarakat. Selain sebagai alat komunikasi, handphone memiliki fungsi lain yaitu pertama Sebagai alat komunikasi agar tetap terhubung dengan teman ataupun keluarga, kedua sebagai simbol kelas masyakarat, ketiga sebagai penunjang, keempat sebagai pengubah batas sosial masyarakat, kelima sebagai alat penghilang stress. Youtube Di era digital, youtube adalah merupakan media komunikasi dan informasi yang populer di berbagai Sebagai salah satu platform video digital, youtube kini dimanfaatkan sebagai media publikasi kegiatan organisasi melalui fitur upload video maupun livestreaming. Youtube mempunyai lima karakteristik 17 yakni: Pertama, tidak ada batasan durasi untuk mengunggah video. Kedua, sistem pengamanan yang akurat. Ketiga. Keempat, sistem offline. Kelima. Tersedia editor sederhana. Menu yang ditawarkan adalah memotong video, memilah warna, atau menambahkan efek perpindahan video. Gereja sebagai organisasi keagamaan, juga turut memanfaatkan youtube sebagai media komunikasi dan pelayanan kepada jemaatnya. Untuk memberikan komunikasi dan pelayanan yang dibutuhkan oleh jemaat, penting bagi gereja untuk menyediakan channel youtube sebagai media pelayanan, khususnya dalam memberikan informasi terkait aktivitas, kegiatan dan pengumuman gereja. Beberapa konten di dalam kanal youtube mereka benar-benar sangat bermacam-macam, baik dalam bentuk renungan, ceramah, kesaksian, pengalaman ibadah, podcast, cover lagu rohani dan beragam jenis kegiatan yang memberikan dampak positif bagi semua orang untuk menerima berita baik. WhatsApp WhatsApp adalah sebuah aplikasi yang berfungsi sebagai alat komunikasi yang bisa memberikan fasilitas transisi pesan instan, gambar, video, dan panggilan suara lewat akses internet. Aplikasi whatsApp ini mudah untuk di operasikan hingga semua orang ( jemaa. dapat mengaksesnya. Aplikasi whatsApp ini merupakan sebuah alat komunikasi yang sangat mendukung dalam pengembangan pelayanan gereja dengan berbagai mode kegiatan yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dalam mewujudkan pertumbuhan gereja. Tidak hanya itu, pembelajaran dengan bantuan aplikasi online seperti whatsApp messenger dapat meningkatkan kolaborasi dalam pembelajaran, berbagi pengetahuan dan informasi yang berguna dalam proses pembelajaran19 dan mempertahankan kesenangan pembelajaran sepanjang masa. Facebook 14 Au Ron Edmondson. AuReasons You Need Social Media as a Christian LeaderAy. Diakses 1 Mei 2023. Https://w. Idisciple. Org/Post/7 Reasons You Needsocial Media Asachristian Leader,Ay n. 15 AuA. Zambrana. AoPengertian HandphoneAo, w. Mokletrpl2. Blogspot. Com, 23 April 2023,Ay n. 16 Dewa Langit. AuAoFungsi Handphone Bagi Masyarakat IndonesianAo, w. Dewalangit. Com, 23 Desember 2010. ,Ay n. 17 Yolanda Stellarosa. Sandra Jasmine Firyal, and Andre Ikhsano. AuPemanfaatan Youtube Sebagai Sarana Transformasi Majalah Highend,Ay LUGAS Jurnal Komunikasi 2, no. : 59Ae68. 18 Yusak Noven Susanto. AuEFEKTIVITAS PENYAMPAIAN KABAR BAIK MELALUI MEDIA JEMBER The Effectiveness Of Delivering The Good News Through Youtube Social Media Based On The View Of Seminary Theology Duta Panisal JemberAy,Ay AALUCIO DEI: Jurnal Teologi 5 No. : 107Ae118. 19 Avani Maniar and Aanal Modi. AuEducating Whatsapp Generation Rough AoWhatsapp,AoAy Zenith International Journal of Multidisciplinary Research. 4 No. : 23-38. 20 Avani Maniar and Aanal Modi. AuEducating Whatsapp Generation Rough AoWhatsapp,AoAy Zenith International Journal of Multidisciplinary Research. 4 No. : 23-38. Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X Facebook adalah situs jejaring sosial . ocial networkin. atau disebut juga layanan jaringan sosial secara online, yang memungkinkan penggunanya saling berinteraksi dan berbagi informasi di seluruh dunia. Facebook merupakan salah satu layanan jejaring sosial internet yang gratis dimana manusia dapat membentuk jaringan dengan mengundang teman. Melalui jaringan yang dibentuk. Dampak positif dari perkembangan internet khususnya facebook terhadap kehidupan manusia adalah mempermudah dalam mencari informasi dan menemukan teman baru walaupun berbeda tempat tinggal. Mahasiswa dapat dengan mudah mencari teman dan mendapatkan informasi tentang update status orang lain yang sudah menjadi temannya di facebook. 23 Dampak positif facebook yang dirasakan mahasiswa adalah bahwa facebook dapat menjadi sumber informasi. Manfaat facebook adalah sebagai media untuk promosi, untuk saling mengenal, dan tempat menemukan informasi. Instagram Instagram adalah merupakan flatform aplikasi gambar yang menyenangkan, di mana setiap orang dapat memposting foto dan video serta menambahkan filter dan bingkai agar menjadi konten yang menarik. 25 Instagram dapat memberikan inspirasi bagi penggunanya dan juga dapat meningkatkan kreatifitas, karena instagram mempunyai fitur yang dapat membuat foto menjadi lebih indah, lebih artistik dan menjadi lebih bagus. Twitter Twitter pertama kali diluncurkan pada Maret 2006 oleh Jack Dorsey. Evan Williams dan Biz Stone di San Fransisco. Ide awal pengembangan twitter dimulai dari Jack Dorsey. Pada twitter, pengguna bisa melakukan kicauan-kicauan . dan juga dapat memasukkan video/gambar melalui kolom kicauan . Melalui kicauan inilah para pengguna berkomunikasi dalam dunia twitter. Beberapa contoh manfaat twitter dalam proses pelayanan seperti yang dikatakan oleh Ennoch Sindang 27 dapat berguna menjadi papan buletin bagi komunitas atau persekutuan mengenai berita terakhir seperti kegiatan dibatalkan, selain itu pelayan juga dapat memantau keterlibatan anggota komunitas dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Selain itu dengan twitter, komunikasi dengan setiap anggota dapat terjalin. Live Streaming Pengertian online streaming dalam bentuk live streaming atau zoom adalah suatu komunikasi berbasis elektronik yang dilakukan secara langsung antara dua atau lebih peserta manusia . yang dihubungkan dengan suatu sistem telekomunikasi berupa jaringan internet, live streaming yang dimaksud adalah dalam bentuk audio visual dan bukan hanya audio. 29 Bagi sebagian orang, ibadah melalui live streaming tidak hanya berseberangan dengan model ibadah tradisional yang menekankan pertemuan langsung antara pengkhotbah dan umat, tetapi juga dinilai sebagai ide yang tidak Alkitabiah. Tik-Tok Aplikasi tik-tok adalah sebuah jaringan sosial dan platform video musik Tiongkok yang diluncurkan pada September 2016. Aplikasi ini adalah aplikasi pembuatan video pendek dengan didukung music yang memiliki durasi waktunya 2 sampai 5 menit yang sangat digemari oleh orang banyak dan telah menjadi aplikasi primadona bagi para milenial atau yang sering disebut dengan generasi Z. Saat ini media ini telah dipakai oleh sebagian orang 21 Asdani. Kindarto. Efektif Blogging Dengan Aflikasi Facebook (Jakarta: Elex Media Komputindo. , 2. 22 Angela Erma Setya. Pradani. Skripsi. Perpepsi Mahasiswa Stkip Widya Yuwana Madiun Tentang Penggunaan Facebook Sebagai Media Pewartaan. , 2014. 23 B. Olson. Matthew H & Hergenhahn. Pengantar Teori-Teori Kepribadian, (Jakarta: Pustaka Pelajar, 2. 24 Hafied Cangara, ed. Pengantar Ilmu Komunikasi (Jakarta: PT. Grafindo Persada. , 1. 25 A. Macarthy. Au500 Social Media Marketing Tips: Essential Advice. Hints and Strategy for Business: Facebook. Twitter. Pinterest. Google . YouTube. Instagram. LinkedIn, and More!. Google Book. ,Ay 2015. 26 Devi Afriani Barus. AuPENGARUH PENGGUNAAN INSTAGRAM DAN WHATSAPP TERHADAP KREATIVITAS BERMARTURIA MAHASISWA PRODI TEOLOGI IAKN TARUTUNG TAHUN 2019,Ay Areopagus: Jurnal Pendidikan Dan Teologi Kristen 18, no. : 50Ae58. 27 Ennoch Sindang. AuManfaat Media Sosial Dalam Ranah Pendidikan Dan Pelatihan,Ay Jakarta: Pusdiklat KNPK, 2013. 28 Sindang. 29 Suriawan Surna and Aji Suseno. AuPandangan Teologis Live Streaming Atau Zoom Sebagai Sarana Ibadah Bersama Di Masa Pandemi Covid 19,Ay Jurnal Teologi Praktika 1, no. : 137Ae52. 30 Andreas Handri Geradus. AuPelaksanaan Ibadah Live Streaming Di Masa Pandemi Covid 19 Dan Pengaruhnya Terhadap Kesetiaan Beribadah Jemaat Di Ibadah Umum Gereja POUK Kemang Pratama. Bekasi,Ay Coram Mundo:Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 3 No. : 76Ae85. Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X hamba Tuhan sebagai media pengajaran baik itu terkait dengan konseling, kotbah atau bicara berkenaan kesaksiankesaksian hidup, dan sekarang ini jadi tren peran gembala sidang dalam pelayanan pastoral terhadap jemaat di era 0 dalam meningkatkan pertumbuhan gereja. Pentingnya Servant Leadership Didukung oleh Teknologi dalam Meningkatkan Kualitas Misi Pelayanan Gereja Dalam pelayanan gereja, seorang pemimpin bukan hanya sekadar mengatur dan memberi arahan, tetapi juga melayani dengan penuh kasih, rendah hati, dan bertanggung jawab terhadap jemaatnya. Konsep kepemimpinan yang menghamba . ervant leadershi. menekankan bahwa seorang pemimpin harus mendengarkan, memahami kebutuhan jemaat, serta berusaha menciptakan lingkungan yang mendorong pertumbuhan spiritual. Namun, di era teknologi seperti sekarang, tantangan dalam melayani jemaat semakin kompleks. Hal inilah yang mengakibatkan kepemimpinan servant leadership penting didukung teknologi dalam meningkatkan kualitas dan efektifitas misi pelayanan gereja di era society 5. Teknologi dapat digunakan untuk mempermudah berbagai aspek pelayanan gereja. Misalnya, dengan adanya sistem berbasis Teknologi, gereja dapat mengelola data jemaat secara lebih rapi dan akurat. Pemimpin bisa melihat pola kehadiran jemaat, memahami siapa yang membutuhkan perhatian lebih, dan bahkan mengidentifikasi jemaat yang mungkin mulai jarang hadir agar dapat segera dijangkau. Dengan begitu, pelayanan gereja bisa lebih proaktif dan tidak hanya menunggu jemaat datang sendiri untuk menyampaikan kebutuhannya. Tentunya ini mendukung konsep pemimpin yang menghamba dalam memperhatikan para jemaatnya. Selain itu, teknologi juga bisa meningkatkan komunikasi antara gereja dan jemaat. Dengan adanya chatbot atau sistem pesan otomatis, jemaat bisa dengan mudah mendapatkan informasi tentang jadwal ibadah, mengikuti kelas bimbingan rohani, atau bahkan meminta doa secara online. Ini sangat membantu, terutama bagi mereka yang sibuk atau sulit datang langsung ke gereja. Pemimpin yang menghamba dapat menggunakan teknologi ini untuk tetap terhubung dengan jemaat dan memastikan bahwa tidak ada yang merasa terabaikan. Dalam hal pengajaran, teknologi juga bisa mendukung pemimpin gereja dalam menyusun khotbah dan materi bimbingan rohani. Dengan bantuan teknologi, pemimpin bisa mendapatkan referensi dari berbagai sumber Kecerdasan buatan . dapat berperan sebagai penyedia informasi dalam penyampaian eksposisi Alkitab. Teknologi dapat membantu menyajikan berbagai perspektif penafsiran serta menyediakan ilustrasi yang memperjelas pemahaman. Sementara itu, tugas penyampai eksposisi adalah merumuskan penerapan praktis dan menyampaikannya kepada jemaat. Bahkan, teknologi dapat membantu menerjemahkan materi ke berbagai bahasa agar lebih inklusif bagi jemaat dari latar belakang yang berbeda. Namun, meskipun teknologi bisa sangat membantu, tetap ada batasannya. Teknologi ini hanyalah alat, dan tidak bisa menggantikan peran manusia dalam memberikan kasih, perhatian, dan doa yang tulus kepada jemaat. Pemimpin yang menghamba harus tetap menjadi sosok yang hadir secara nyata, mendengarkan dengan hati, dan melayani dengan ketulusan. Teknologi hanya membantu agar pelayanan lebih efisien, tetapi inti dari kepemimpinan gereja tetaplah hubungan yang erat antara pemimpin dan jemaatnya. Dengan kombinasi servant leadership dan teknologi, gereja dapat memberikan pelayanan yang lebih responsif, relevan, dan menjangkau lebih banyak orang. Teknologi bukan untuk menggantikan kasih dalam pelayanan, tetapi justru untuk memperkuatnya agar semakin banyak jemaat yang merasakan dampak positif dari gereja dalam hidup mereka. IV. KESIMPULAN Dari uraian di atas dapat diambil beberapa kesimpulan sebagi berikut: 31 Nia Daniati. Eka Darliana, and Sakura Alwina. AuKorelasi Pengaruh Media Sosial Tik Tok Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Prodi Pendidikan IPS Semester V STKIP Al-Maksum Langkat,Ay Jurnal Berbasis Sosial 2, no. : 38Ae44. Jurnal Teologi Anugerah Vol. XIV No. 1 Tahun 2025 ISSN 2085-532X Servant leadership adalah merupakan sebuah metode misi dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pelayanan gereja. Kemajuan teknologi dapat mendukung kualitas misi pelayanan gereja dengan memanfaatkan kontenkonten seperti: Handphone, youtube, watsapp, facebook, instagram, twitter, live streaming, tik-tok. Servant leadership penting didujung oleh teknologi dalam rangka meningkatkan kualitas dan efektivitas misi pelayanan gereja. DAFTAR PUSTAKA