Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan Volume 13. No. April 2022 ISSN:2086-3861 E-ISSN: 2503-2283 Mikroplastik pada Rajungan (Portunus pelagicu. di Perairan Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura Microplastics in crabs (Portunus pelagicu. in Tebul Waters. Kwanyar District. Bangkalan Regency. Madura Atiqotul Fitriyah. Insafitri, dan Wahyu Andy Nugraha* Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura. Jalan Raya Telang Kamal. Bangkalan, 69162 *Penulis Korespondensi: Email: wahyuandy@trunojoyo. (Diterima April 2021/ Disetujui Januari 2. ABSTRAK Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran kecil (<5mm-330. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk, jumlah dan berat mikroplastik yang terdapat pada rajungan, sedimen dan air laut di perairan Desa Tebul Kwanyar. Pengambilan sampel menggunakan alat tangkap berupa jaring nelayan. Pengambilan sampel dilakukan 2 kali pengamatan dalam 1 bulan dengan jumlah sampel sebanyak 30 sampel. Identifikasi bentuk, jumlah dan berat mikroplastik pada rajungan, sedimen dan air laut dilakukan di Laboratorium Ilmu Kelautan Universitas Trunojoyo Madura. Indentifikasi mikroplastik pada rajungan menggunakan larutan basa KOH 10%, sedimen menggunakan larutan NaCl pekat sebanyak 150ml, dan air laut disaring 100ml menggunakan kertas saring. Pengamatan mikroplastik menggunaan mikroskop stereo. Hasil mikroplastik pada rajungan, sedimen dan air laut ditemukan 3 bentuk mikroplastik yaitu fiber, film dan fragmen. Rata-rata jumlah mikroplastik paling tinggi terdapat pada sedimen yaitu sebesar 58,7 Rata-rata jumlah mikroplastik pada air yaitu 41,2 partikel. Rata-rata jumlah mikroplastik pada rajungan yaitu 34,7 partikel. Bentuk mikroplastik yang paling tinggi ditemukan yaitu bentuk Kata Kunci: Mikroplastik. Rajungan. Fiber. Film ABSTRACT Microplastic is small plastic particles (<5mm-330. This study aims to determine the shape, number and weight of microplastic contained in crab, sediments and sea waters from Tebul. Kwanyar. Sampling was conducted using fishing nets. Sampling was carried out 2 times in 1 month observation with a sample size of 30 samples. Identification of shape, number and weight of microplastic on crab, sediments and seawater were conducted at the Laboratory of Marine Science Trunojoyo University. Identification of microplastic on crabs using an alkaline solution of KOH 10%, sediment using concentrated saline solution as much as 150ml, and 100ml of sea water is filtered using filter paper. Microplastic identification used a microscope stereo. Microplastic on crab, sea sediments and found three forms of microplastic namely fiber, films and fragments. The highest average number of microplastics was found in sediment, which was 58. 7 particles. The average number of microplastics in water is 41. 2 particles. The average number of microplastics in crabs is 7 particles. The highest form of microplastic found was in the form of fiber. Keywords: Microplastic. Crab. Fiber. Fragment. Film PENDAHULUAN Plastik memiliki sifat yang sangat sulit untuk terurai baik pada tanah maupun perairan, sehingga dengan sifat tersebut plastik dapat terakumulasi dalam waktu yang lama (Listiani et al. Sampah plastik yang telah terurai dalam perairan laut menjadi suatu partikel-partikel kecil plastik yang disebut mikroplastik. Mikroplastik memiliki ukuran kurang dari 5 mm (Thompson et al. To Cite this Paper Fitriyah. Insafitri. Nugraha. , 2022. Mikroplastik pada Rajungan (Portunus pelagicu. di Perairan Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 8-16 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Mikroplastik tidak dapat terlihat secara kasat mata, namun dapat berpotensi memberi dampak negatif terhadap biota dan perairannya. Terdapat penelitian yang membuktikan bahwa organisme laut seperti kepiting, ikan, kerang dan mamalia laut secara tidak langsung menelan mikroplastik (Von Moss et al. Salah satu binatang yang memiliki pergerakan aktif adalah rajungan, namun ketika tidak ada pergerakan, rajungan akan diam didasar perairan dan hidup membenamkan diri dalam pasir, tetapi sesekali dapat juga terlihat berenang dipermukaan (Indriyani 2. Kebiasaan makan . eeding habi. rajungan yang hidup aktif dalam perairan akan memakan mangsanya secara utuh. Sehingga ukuran mikroplastik yang kecil memungkinkan bahwa rajungan dapat menelan mikroplastik. Rajungan (Portunus pelagicu. merupakan jenis kepiting laut yang biasanya sering ditemukan pada perairan Indonesia (Setiyowati 2. Rajungan banyak dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan pangan dan salah satu sumber protein hewani, karena rajungan memiliki kandungan protein yang cukup tinggi (Ubaidillah dan Hersulistyorini 2. Rajungan merupakan salah satu komuditas perikanan Indonesia yang mempunyai nilai ekonomis dan nilai ekspor tinggi. dalam nilai ekspor menempati urutan ketiga setalah udang dan tuna yaitu sejumlah 21. 510 ton atau dengan nilai 170 juta dolar AS pada tahun 2007. Pada tahun 2011 nilai ekspor rajungan 411 ton dengan nilai 250 juta dolar AS dan akan mengalami peningkatan setiap tahunnya (Data Kementerian Kelautan dan Perikanan 2. Hasil tangkapan terbesar di Bangkalan salah satunya adalah rajungan (Syah 2. Desa Tebul kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu daerah yang menjadi tempat habitat rajungan. Masyarakat tersebut sangat bergantung pada hasil tangkapan rajungan. Namun kondisi perairan dilokasi tersebut tidak mendukung karena banyaknya sampah yang berserakan disekitar perairan. Sampah tersebut berasal dari pemukiman warga yang disebabkan karena berdekatan laut. Menurut Widianarko . mengatakan bahwa, semakin dekat pengambilan sampel dengan aktivitas masyarakat, maka cemaran akan semakin tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keberadaan mikroplastik pada rajungan (Portunus pelagicu. guna untuk keselamatan dan kesehatan konsumen. MATERI DAN METODE PENELITIAN Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2018 di perairan Desa Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura (Gambar . Sampel yang diambil yaitu berupa rajungan, sedimen dan air laut. Total pengambilan sampel rajungan sebanyak 10 sampel, sampel sedimen sebanyak 10 sampel, dan sampel air sebanyak 10 sampel dalam 2 kali pengulangan yaitu pada minggu ke-1 dan minggu kedua. Dimana masing-masing sampel diambil sebanyak 5 sampel dalam 1 kali pengulangan. Titik Sampling Gambar 1. Lokasi penelitian To Cite this Paper Fitriyah. Insafitri. Nugraha. , 2022. Mikroplastik pada Rajungan (Portunus pelagicu. di Perairan Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 8-16 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Pengambilan Sampel Rajungan Metode pengambilan sampel rajungan diambil secara langsung dilapang menggunakan alat tangkap jaring nelayan. Pengambilan sampel rajungan diambil secara acak disekitar perairan desa Tebul dan disesuaikan dengan keberadaan rajungan. Sampel rajungan yang diperoleh kemudian masukkan ke dalam toples. Sampel sedimen diambil pada titik lokasi disekitar keberadaan pengambilan sampel rajungan. Sedimen yang diperoleh kemudian dimasukkan ke dalam plastik yang tahan panas. Pengambilan sampel air diambil secara acak sesuai pengambilan sampel Sampel air diambil dengan menggunakan botol sampel. Identifikasi Mikroplastik Identifikasi mikroplastik pada rajungan Sampel rajungan yang telah diambil di perairan Desa Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan, selanjutnya pisahkan saluran pencernaannya dengan bagian tubuh yang tidak Kemudian menimbang saluran pencernaan rajungan tersebut, lalu letakkan saluran pencernaan rajungan kedalam gelas ukur dan ditambahkan larutan basa KOH 10% sebanyak 3x berat sampel . istem pencernaan rajunga. Sampel dicampurkan dan dipanaskan dengan suhu 60AC selama 24 jam. Kemudian menyaring larutan tersebut mengunakan kertas saring. Selanjutnya kertas saring yang berisi residu diletakkan dalam cawan petri yang telah steril dan dioven hingga kertas saring kering. Kemudian diamati menggunakan mikroskop stereo (Putri Identifikasi mikroplastik pada sedimen Sampel sedimen yang telah diambil kemudian di keringkan sampai kadar airnya hilang. Setelah sedimen kering, selanjutnya ditimbang sebanyak 50gram dan letakkan kedalam gelas ukur. Campurkan sampel sedimen tersebut dengan NaCl pekat sebanyak 150 ml, kemudian diaduk dan didiamkan sampai sedimen tersuspensi dan mengendap (Claessens et. al 2011, dalam Hapitasari Setelah sampel sedimen tersuspensi, lalu di saring menggunakan kertas saring dan di oven hingga kering. Kemudian diamati menggunakan mikroskop stereo (Putri 2. Identifikasi mikroplastik pada air laut Sampel air diambil sebanyak 100 ml. Kemudian letakkan dalam gelas ukur dan disaring menggunakan kertas. Setelah disaring, di oven hingga kering. Kemudian diamati menggunakan mikroskop stereo (Putri 2. Analisa data Analisa data mengenai hubungan antara mikroplastik pada rajungan dengan mikroplastik pada air laut, hubungan mikroplastik pada rajungan dengan mikroplastik pada sedimen dan hubungan mikroplastik pada air laut dengan mikroplastik pada sedimen diuji menggunakan korelasi. Uji korelasi tersebut menggunakan SPSS 16. SPSS 16 juga digunakan untuk mengetahui perbedaan rata-rata mikroplastik pada tiap sampel. HASIL DAN PEMBAHASAN Mikroplastik Pada Rajungan Berdasarkan hasil penelitian terhadap identifikasi mikroplastik di sampel saluran pencernaan rajungan didapatkan rata-rata jumlah mikroplastik paling tinggi yaitu bentuk fiber, pada mikroplastik bentuk fiber pada minggu ke-1 memperoleh rata-rata sebesar 14 partikel/ind dan minggu ke-2 memperoleh rata-rata sebesar 21. 4 partikel/ind (Gambar . Hasil tersebut sesuai dengan Haspitasari . yang menyatakan bahwa mikroplastik fiber paling banyak ditemukan pada saluran pencernaan ikan atau biota laut. Fiber merupakan mikroplastik yang biasanya berasal dari jaring ikan, tali serta serat sintetis dan biasanya fiber mengapung terbawa arus. Keberadaan fiber dalam saluran pencernaan rajungan diduga karena habitat rajungan di perairan. Rata-rata keseluruhan mikroplastik bentuk fragmen yang diperoleh yaitu pada minggu ke-1 memperoleh rata-rata sebesar 16 partikel/ind dan minggu ke-2 sebesar 4. 4 partikel/ind. Hasil tersebut sependapat dengan hasil penelitian Putri . , menyatakan bahwa mikroplastik bentuk fragmen paling banyak ditemukan setelah mikroplastik bentuk fiber. Sedangkan rata-rata jumlah mikroplastik paling sedikit ditemukan pada sampel saluran pencernaan rajungan yaitu bentuk mikroplastik film. To Cite this Paper Fitriyah. Insafitri. Nugraha. , 2022. Mikroplastik pada Rajungan (Portunus pelagicu. di Perairan Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 8-16 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Bentuk mikroplastik yang memiliki berat paling tinggi pada saluran pencernaan rajungan yaitu mikroplastik bentuk fragmen dengan rata-rata berat pada minggu ke-1 berat mikroplastik fragmen sebesar 0,01114 gr/ind dan minggu ke-2 dengan berat sebesar 0,00228 gr/ind (Gambar . minggu ke-1 minggu ke-2 Jumlah Mikroplastik . artikel/individ. Gambar 2. Jumlah partikel mikroplastik pada rajungan . artikel/in. Gambar 3. Berat mikroplastik pada rajungan . r/in. Berdasarkan hasil penelitian terhadap mikroplastik yang ditemukan pada sampel rajungan (Gambar . , mikroplastik bentuk fiber tersebut menyerupai seperti tali yang berasal dari jaring atau alat tangkap nelayan, dengan warna yang beragam. Mikroplastik bentuk fragmen dan film yang ada pada sampel rajungan, diketahui bahwa mikroplastik bentuk fragmen dan film memiliki bentuk yang hampir sama, namun fragmen memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan film. Sedangkan mikroplastik fragmen berbentuk seperti lembaran plastik tebal, namun dengan ukuran lebih kecil dibanding film. mikroplastik yang ditemukan pada pengamatan sampel saluran pencernaan Hasil yang diperoleh merupakan pengamatan dengan menggunakan mikroskop stereo. To Cite this Paper Fitriyah. Insafitri. Nugraha. , 2022. Mikroplastik pada Rajungan (Portunus pelagicu. di Perairan Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 8-16 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI . Gambar 4. mikroplastik bentuk fiber, . mikroplastik bentuk film, . mikroplastik bentuk Mikroplastik Pada Sedimen Nilai rata-rata jumlah mikroplastik yang ada di sampel sedimen yang paling tinggi yaitu terdapat pada mikroplastik bentuk fragmen dengan rata-rata pada minggu ke-1 sebesar 39 partikel/gr dan minggu ke-2 sebesar 21,4 partikel/gr (Gambar . Hasil tersebut sesuai dengan penelitian Dewi et . yang menyatakan bahwa pada analisa sedimen mikroplastik bentuk fragmen paling tinggi diperolah yaitu sebesar 193,92 partikel . edalaman 10c. dan 177,70 partikel . edalaman Gambar 5. Jumlah partikel mikroplastik pada sedimen . artikel/g. Berdasarkan identifikasi pada berat mikroplastik yang terdapat pada sampel sedimen nilai rata-rata paling tinggi yaitu mikroplastik bentuk fragmen dengan berat rata-rata fragmen pada minggu ke-1 sebesar 0,00972 gr/gr dan berat minggu ke-2 sebesar 0,00716 gr/gr (Gambar . kemasan yang memiliki densitas yang rendah. To Cite this Paper Fitriyah. Insafitri. Nugraha. , 2022. Mikroplastik pada Rajungan (Portunus pelagicu. di Perairan Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 8-16 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Gambar 6. Berat partikel mikroplastik pada sedimen . r/g. Mikroplastik Pada Air Laut Nilai rata-rata jumlah mikroplastik paling tinggi adalah bentuk fiber. Rata-rata mikroplastik fiber yang diperoleh pada minggu ke-1 yaitu sebesar 17,8 partikel/ml dan minggu ke-2 sebesar 31,2 partikel/ml (Gambar . Banyaknya fiber yang ditemukan dapat diduga bahwa mikroplastik bentuk fiber tersebut dapat berasal dari aktivitas nelayan dalam menangkap ikan menggunakan alat tangkap jaring, yang kemudian jaring tersebut mengalami kerusakan dan terurai menjadi partikel plastik dengan ukuran sangat kecil, setelah itu partikel tersebut terbawa oleh arus dan masuk dalam perairan laut. Hasil tersebut sesuai dengan Katsanevakis . , mengatakan bahwa fiber menyumbang sampah atau debris ke dalam perairan laut. Gambar 7. Jumlah partikel mikroplastik pada air laut . artikel/m. Mikroplastik yang memiliki nilai berat rata-rata paling tinggi yang terdapat pada sampel air laut yaitu mikroplastik bentuk fiber (Gambar . To Cite this Paper Fitriyah. Insafitri. Nugraha. , 2022. Mikroplastik pada Rajungan (Portunus pelagicu. di Perairan Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 8-16 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Gambar 8. Berat partikel mikroplastik pada air laut . r/m. Perbandingan Mikroplastik pada Rajungan dengan Sedimen dan Air Laut Terdapat perbedaan yang signifikan jumlah mikroplastik antara air, sedimen, dan rajungan . <0. ANOVA. Gambar . Berdasarkan hasil penelitian, pada sampel air laut paling tinggi ditemukan yaitu mikroplastik bentuk fiber sebesar 59%. Hal tersebut sesuai dengan penelitian Haspitasari . , mengatakan bahwa mikroplastik bentuk fiber paling banyak ditemukan disaluran pencernaan ikan. Selain pada sampel air laut, bentuk mikroplastik fiber juga paling tinggi ditemukan pada sampel saluran pencernaan rajungan sebesar 51% dan selanjutnya mikroplastik bentuk fragmen sebesar 26% (Gambar . Sedangkan pada sampel sedimen mikroplastik paling tinggi ditemukan yaitu bentuk fragmen sebesar 51%, namun bentuk fiber pada sampel sedimen hanya 32% (Gambar . Hasil tersebut tidak sesuai dengan penelitian Haspitasari . , menjelaskan bahwa mikroplastik bentuk fiber paling banyak ditemukan pada sampel pasir yaitu sebesar 97,10% dan fragmen hanya sebesar 1,75%. Mikroplastik bentuk film paling tinggi ditemukan yaitu pada sampel air laut sebesar 31% (Gambar . Gambar 9. Perbandingan mikroplastik pada sampel rajungan, sedimen, dan air laut. (Keterangan: huruf a dan b menunjukkan perbedaan rata rata mikroplasti. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil yang didapatkan, dapat disimpulkan bahwa mikroplastik yang ditemukan pada penelitian terdapat 3 bentuk yaitu bentuk fiber fragmen dan film. Jumlah rata-rata mikroplastik pada To Cite this Paper Fitriyah. Insafitri. Nugraha. , 2022. Mikroplastik pada Rajungan (Portunus pelagicu. di Perairan Tebul Kecamatan Kwanyar Kabupaten Bangkalan Madura. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 8-16 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI air sebesar 41,2 partikel/liter, pada sedimen sebesar 58,7 partikel/gr, dan pada rajungan sebesar 34,7 partikel/ind. Jumlah mikroplastik yang ada di rajungan dengan mikroplastik yang ada di air laut dan mikroplastik yang ada di sedimen dapat dikatakan bahwa terdapat perbedaan yang nyata. Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai jenis polimer mikroplastik yang ada di rajungan. DAFTAR PUSTAKA