1147 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENANAMAN TANAMAN TOGA DI RT. RW. GEBANG LOR. SURABAYA: STUDI KASUS PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT Oleh Jenny Caroline1. Felicia Tria N2. Dewi Pertiwi3. Siti Choiriyah4. Theresia Maria CA5. Kurnia Hadi P6. Diah Listyaningsih7. Ryanditama Pramudya8. Muhammad Risky Mahensa9. Nur Laelatul Fadiyah10. Rio Andri Ansyah11 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya Jl. Arief Rahman Hakim No. Klampis Ngasem. Kec. Sukolilo. Kota SBY. Jawa Timur Email: 1jennycar@itats. Article History: Received: 01-08-2025 Revised: 28-08-2025 Accepted: 03-09-2025 Keywords: TOGA. Program Pengabdian Kepada Masyarakat. Tanaman Obat Abstract: Indonesia merupakan negara megabiodiversitas yang kaya akan keanekaragaman hayati, termasuk tanaman obat keluarga (TOGA) yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun sebagai pengobatan alami. Namun, kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam membudidayakan serta memanfaatkan tanaman obat mulai menurun, termasuk di RT 01 RW 01 Gebang Lor. Kelurahan Gebang Putih. Kecamatan Sukolilo. Kota Surabaya. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi dan memberdayakan masyarakat dalam mengenali, menanam, dan memanfaatkan TOGA sebagai alternatif pengobatan yang aman, terjangkau, dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan koordinasi awal, perencanaan desain taman, pengadaan sarana, pelaksanaan penanaman, penyuluhan manfaat tanaman obat, hingga evaluasi dan serah terima taman TOGA kepada warga. Tanaman yang dibudidayakan antara lain jahe merah, serai merah, daun ungu, daun suji, hati ungu, dan song of India. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi dan pengetahuan warga tentang manfaat TOGA serta terciptanya taman obat keluarga yang berfungsi sebagai ruang hijau, sumber edukasi, dan penunjang kesehatan keluarga. Kesimpulannya, pengembangan TOGA di lingkungan ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan, pelestarian lingkungan, dan penguatan kearifan lokal secara berkelanjutan. PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara megabiodiversitas yang kaya akan keanakeragaman hayati, termasuk berbagai jenis tanaman obat. Salah satu bentuk pemanfaatan yang telah diwariskan secara turun temurun adalah TOGA (Tanaman Obat Keluarg. TOGA merupakan tanaman yang dibudidayakan dengan baik di pekarangan rumah sebagai bahan pengobatan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan ringan, seperti demam dan batuk. Keberadaan TOGA di lingkungan rumah sangat penting, dikarenakan menjadi salah satu alternatif yang http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 mudah untuk pertolongan pertama dan merupakan pengobatan alami yang aman. Namun, saat ini kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam membudidayakan serta memanfaatkan tanaman obat mulai menurun. Banyak keluarga lebih memilih obat farmasi karena kemudahan dalam mengakses. Hal ini terjadi di RT. 01 RW. Gebang Lor di mana masyarakat setempat mengalami kesulitan untuk mendapatkan obat-obatan herbal secara mandiri karena belum adanya pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya TOGA secara optimal. RT. RW. Gebang Lor merupakan salah satu desa yang terletak di Kelurahan Gebang Putih. Kecamatan Sukolilo. Kota Surabaya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah program yang mampu memberdayakan masyarakat dalam mengenali dan menanam tanaman herbal yang akan digunakan sebagai pengobatan alami. Beberapa tanaman obat yang memiliki potensi pertumbuhan yang baik di RT. 01 RW. Gebang Lor adalah jahe merah, serai merah, daun ungu, daun suji, hati ungu, dan song of India. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang sebagai upaya edukatif dan aplikatif untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di RT. 01 RW. Gebang Lor. Kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat setempat untuk memanfaatkan lingkungan sekitar yang menunjang kesehatan keluarga. Selain itu, program ini juga akan memberikan pembelajaran berkelanjutan yang dapat diakses oleh seluruh warga desa. METODE Kegiatan penanaman dan perbaikan taman TOGA dalam program ini diselenggarakan oleh dosen bersama mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil Ae Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS) yang bekerja sama dengan warga RT 01 RW 01. Kelurahan Gebang Putih. Kecamatan Sukolilo. Surabaya. Program ini mengusung topik AuProgram Pengabdian Kepada Masyarakat: Pemberdayaan Masyarakat melalui Penanaman Tanaman TOGA di RT 01 RW 01. Gebang LorAy sebagai bentuk kontribusi nyata dosen dan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat melalui pengembangan lingkungan hijau dan peningkatan akses terhadap tanaman obat keluarga Pelaksanaan program ini dilakukan dengan menggunakan metode kegiatan fisik, yaitu pendekatan langsung di lapangan berupa penanganan taman lingkungan dan penanaman berbagai jenis tanaman obat keluarga (TOGA). Kegiatan ini dibagi ke dalam beberapa tahapan pelaksanaan yang terstruktur, agar pelaksanaannya dapat berjalan efektif, efisien, dan memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Tahap Observasi dan Koordinasi Awal Tahap awal dimulai dengan kegiatan observasi langsung ke lokasi sasaran, yaitu taman di lingkungan RT 01 RW 01. Gebang Lor. Observasi ini dilakukan untuk menilai kondisi eksisting taman, luas lahan yang tersedia yaitu 80 cm x 240 cm, serta potensi dan kendala yang mungkin muncul dalam proses penanaman TOGA. Setelah itu, dilakukan koordinasi dan diskusi bersama pihak RT, warga sekitar, serta tokoh masyarakat setempat untuk menyampaikan maksud dan tujuan program. Koordinasi ini juga mencakup pembentukan tim kerja lokal sebagai mitra pelaksana program. Perencanaan dan Persiapan Sarana Setelah tahap koordinasi, tim kerja menyusun perencanaan teknis yang mencakup desain layout taman TOGA, jenis tanaman yang akan ditanam, serta pengadaan alat dan bahan yang diperlukan seperti cangkul, sekop, polybag, pupuk organik, dan bibit tanaman Tanaman TOGA yang dipilih antara lain jahe merah, serai merah, daun ungu, daun suji. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 hati ungu, dan song of India, yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan Pelaksanaan Fisik (Perbaikan dan Penanama. Pada tahap ini dilakukan kegiatan utama berupa perbaikan area taman, seperti pembersihan lahan dari sampah dan gulma, perataan tanah, serta pembuatan jalur tanam atau petak-petak kecil sesuai desain. Setelah taman siap, dilanjutkan dengan proses penanaman tanaman TOGA secara gotong royong antara dosen, mahasiswa dan warga. Setiap tanaman diberi penanda nama agar memudahkan identifikasi dan edukasi. Edukasi dan Penyuluhan Agar pemanfaatan TOGA tidak hanya sebatas penanaman, kegiatan ini juga disertai dengan penyuluhan singkat mengenai manfaat masing-masing tanaman obat, cara perawatan yang benar, serta metode sederhana pengolahan hasil tanaman menjadi obat Penyuluhan ini diberikan dalam bentuk diskusi langsung dan pembagian lembar informasi edukatif kepada warga. Evaluasi dan Serah Terima Hasil Kegiatan Setelah seluruh proses penanaman selesai, dilakukan evaluasi bersama dengan warga dan pihak RT mengenai hasil dan keberlanjutan program. Program ini kemudian ditutup dengan serah terima secara simbolis taman TOGA kepada warga setempat sebagai bentuk Diharapkan, warga dapat merawat dan memanfaatkan taman tersebut dalam jangka panjang. HASIL Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan bagian penting dari upaya pelestarian pengobatan tradisional berbasis kearifan lokal serta ketahanan kesehatan masyarakat. Taman tersebut sebenarnya memiliki potensi besar untuk dialihfungsikan menjadi Taman TOGA yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga sebagai sumber edukasi, pengobatan alternatif, dan ketahanan keluarga terhadap penyakit ringan. Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam menanam, merawat, dan memanfaatkan tanaman obat yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Selain meningkatkan kualitas kesehatan keluarga secara alami, kegiatan ini juga mendorong budaya gotong royong, pelestarian tanaman tradisional, serta penghijauan lingkungan yang bermanfaat dalam jangka panjang. Dengan Program Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut, maka kegiatan Pengembangan Taman TOGA di Lingkungan RT. 01/RW. Kelurahan Gebang Putih menjadi sangat relevan dan strategis untuk dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Kegiatan perbaikan dan penanaman tanaman TOGA diikuti oleh warga RT 01 RW 03 Kelurahan Gebang Putih, doasen dan mahasiswa ITATS. Berikut adalah beberapa tanaman yang ditanam di wilayah RT 01 RW 03 Kelurahan Gebang Putih: http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Gambar 1 Serai Merah Serai merah atau dikenal juga dengan nama serai wangi atau sereh adalah tanaman herbal yang termasuk dalam keluarga Poaceae . umput-rumputa. Tanaman ini memiliki batang tegak dengan daun panjang, sempit, dan meruncing serta dapat mencapai tinggi 1-1,5 Berikut beberapa kegunaan utamanya: Sebagai bahan masakan Obat tradisional alami Tanaman lanskap dan pengharum alami Pengusir nyamuk Gambar 2 Jahe Merah Jahe merah merupakan salah satu varietas dari tanaman jahe (Zingiber Officinal. yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae. Tanaman ini tumbuh dengan tinggi sekitar 40100 cm dan memiliki daun memanjang berwarna hijau. Berikut beberapa kegunaan Menghangatkan tubuh Meredakan batuk dan sakit tenggorokan Melancarkan peredaran darah Gambar 3 Daun Ungu Daun ungu atau dalam bahasa latin Graptophyllum Pictum adalah tamanan perdu yang termasuk dalam keluarga Acanthaceae. Tanaman ini memiliki ciri khas daun berwarna ungu tua hingga kehitaman, meskipun ada juga varietas dengan campuran warna hijau dan Tanaman ini dapat tumbuh hingga 1-2 meter dan sering dijadikan tanaman penghias. Berikut beberapa kegunaan utamanya: Mengatasi wasir . ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Mengobati bisul dan luka bakar Menurunkan tekanan darah Gambar 4 Daun Suji Daun suji adalah tanaman perdu yang termasuk dalamm keluarga Asparagaceae dan sering disamakan dengan daun pandan karena bentuk daunnya yang panjang dan runcing. Berikut beberapa kegunaan utamanya: Melancarkan haid Mengatasi batuk berdahak Antioksidan alami Gambar 5 Hati Ungu Hati ungu dikenal juga dengan nama Moses-in-the-cradle adalah tanaman hias berdaun indah yang berasal dari Amerika Tengah dan tropis. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Commelinaceae dan tumbuh sebagai tanaman semak rendah yang menyebar membentuk rumpun. Berikut beberapa kegunaan utamanya: Mengatasi radang tenggorokan dan sariawan Menurunkan demam Obat luka dan infeksi kulit http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 Gambar 6 Song of India Song of india adalah tanaman hias tropis yang berasal dari madagaskar dan kawasan Tanaman ini termasuk dalam keluarga Asparagaceae dan dikenal karena daunnya yang unik berbentuk runcing, memanjang, warna hijau di tengah, dan kuning cerah di bagian Berikut beberapa kegunaan utamanya: Meningkatkan kualitas udara Meningkatkan kesehatan pernapasan Mengurangi stress dan menyehatkan mental Gambar 7 Menanam Tanaman Toga Pelaksanaan penanaman tanaman toga oleh mahasiswa dan dosen dilaksanakan pada lahan-lahan kecil di RT. 01 RW. Gebang Lor Gambar 8 Serah Terima Hasil Penanaman Toga Setelah seluruh proses penanaman selesai, ditutup dengan serah terima secara simbolis Taman Toga kepada warga dan pihak RT RT. 01 RW. Gebang Lor. KESIMPULAN Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang sebagai upaya edukatif dan aplikatif untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di RT. 01 RW. Gebang Lor. Kegiatan ini tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat setempat untuk memanfaatkan lingkungan sekitar yang menunjang kesehatan Optimalisasi ini diharapkan agar masyarakat sekitar dapat menciptakan kemandirian dalam penyediaan obat herbal, serta mendukung program ketahanan kesehatan berbasis lokal. ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 DAFTAR REFERENSI Angela. Lia, et al. "Pemanfaatan Tanaman Toga Dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Keluarga dan Masyarakat di Nagari Tigo Sungai Inderapura. " RANGGUK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 3. : 19-22. Arofik. Handika Nur. Etnobotani dan profil Fitokimia tumbuhan obat oleh masyarakat kawasan Gunung Wilis Kabupaten Tulungagung. Diss. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, 2022. Hastuari. Fitria Alfiyah, et al. "Konservasi tanaman obat keluarga unggulan sebagai bahan jamu tradisional. " Jurnal Pemberdayaan Masyarakat 2. : 58-67. Marzuki. Marzuki, et al. "Pemanfaatan Potensi Lokal Menuju Ketahanan Ekonomi dan Sosial Berbasis Pemanfaatan Potensi Alam Berupa Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Pintoe: Pengabdian Teuku Umar 2. : 76-83. Purba. Sumarny Tridelpina, et al. "PENINGKATAN STUDI ETNOBOTANI DAN KONSERVASI TANAMAN OBAT BERBASIS KEANEKARAGAMAN HAYATI SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KONSERVASI BAGI MASYARAKAT DI DUSUN BATU KATAK KECAMATAN BAHOROK KABUPATEN LANGKAT. " Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei 4. : 381-389. Zulaika. Chusnul. Ambar Dwi Erawati, and Mona Tiorina Manurung. "PKM Optimalisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam Mendukung Kesehatan Masyarakat. " Health Care: Journal of Community Service 2. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 5 Oktober 2025 HALAMAN INI SENGAJA DIKOSONGKAN ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI