Jurnal Ipsikom Vol 13 no. 1 - Juni 2025 e-ISSN : 2686-6382 IMPLEMENTASI APLIKASI VBA UNTUK TRANSAKSI DI TOKO BANGUNAN (STUDI KASUS PADA UMKM TOKO BANGUNAN ABC DI KOTA CIMAHI) Dasimah Seftiani1*. Iis Rostiawati 2 Mahasiswa1. Politeknik TEDC Bandung. Indonesia Dosen Tetap2. Politeknik TEDC Bandung. Indonesia *Penulis Korespondensi: seftianidsmh@gmail. ABSTRAK Penelitian ini membahas penerapan sistem informasi berbasis Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) yang terintegrasi dengan Microsoft Excel untuk mendukung proses transaksi pada Toko Bangunan ABC. Latar belakang dari penelitian ini adalah masih digunakannya metode pencatatan manual yang sering menimbulkan kesalahan perhitungan, keterlambatan pelaporan, dan hambatan dalam pengambilan keputusan secara real-time. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan aplikasi yang mampu mencatat transaksi pembelian dan penjualan secara efisien. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, integrasi dan pengujian, serta operasi dan pemeliharaan. Analisis permasalahan dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja PIECES, sedangkan validasi fungsionalitas sistem dilakukan melalui black box testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menjalankan fungsi-fungsi utama seperti login pengguna, input data barang dan pemasok, pencatatan transaksi, serta pembuatan laporan pembelian dan penjualan secara otomatis, sehingga mampu menyederhanakan operasional toko secara keseluruhan. Keywords: Implementasi. Aplikasi Pembelian. Penjualan. Model Waterfall PENDAHULUAN Perkembangan teknologi informasi telah menjadi penggerak utama transformasi dalam operasional bisnis, termasuk di kalangan usaha micro kecil menengah (UMKM), dengan memicu kebutuhan akan Studi menunjukkan bahwa penerapan sistem akuntansi berbasis web mampu meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan Keputusan stategis (Rifani. Sari. Muzayanah, & Lutf, 2. Namun, meski infrastruktur digital telah tersedia, banyak UMKM termasuk sektor industri kreatif dan perdagangan masih mengalami kesenjangan hal adopsi teknologi. Faktor Seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, serta minimnya pendampingan dan dukungan eksternal menjadi penghambat signifikan (Pratamansyah, 2. Di Kota Cimahi, misalnya pelatihan digital marketing terus di galakkan di tingkat kecamatan untuk meningkatkan kesadaran teknologi UMKM . , dan Pemkot Cimahi juga rutin mengadakan sosialisasi literasi keuangan digital serta FURTIK TIK untuk mendukung transformasi digital lokal . Secara umum. UMKM di berbagai daerah Indonesia, termasuk cimahi masih bergantung pada metode manual untuk pencatatan keuangan menggunakan kertas, buku kas sederhana ataupun kalkulator. Praktik ini menyebabkan masalah serius dalam pengelolaan persediaan, ketepatan laporan keuangan serta hambatan dalam pengambilan keputusan bisnis secara cepat. Studi kasus di berbagai toko bangunan Seperti Toko Bangunan Tri putri di kabupaten bandung mengungkapkan masalah serupa yaitu pencatatan yang sederhana dan manual, minimnya pemahaman terhadap SAK EMKM SDM administrasi akuntansi (Ardila & Kurniawan. Di sisi lain banyak UMKM termasuk Toko Bangunan ABC belum memanfaatkan teknologi tersebut secara memadai, sehingga terjadi kesenjangan antara potensi teknologi dan praktik operasional di lapangan. Toko Bangunan ABC saat ini masih menggunakan metode manual untuk pencatatan penjualan, pembelian, dan stok barang, menggunakan Jurnal Ipsikom Vol 13 no. 1 - Juni 2025 e-ISSN : 2686-6382 kertas dan kalkuator. Akibatnya sering terjadi ketidaksesuaian stok, kesalahan perhitungan, serta waktu administrasi yang lama. Praktik manual ini menimbulkan risiko rendah dalam akurasi data, penundaan laporan, dan Keputusan Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pembelian dan penjualan berbasis VBA untuk Toko Bangunan ABC. Dengan menggunakan pemograman Microsoft Visual Application (VBA), laporan Microsoft Ecxel, analisis PIECES, perancangan DK,DFD serta pengujian Black Box Testing. membantu dalam mendefiinisikan arsitektur s ystem secara keseluruhan. Implemetation Pada tahap ini, sistem pertama kali dikembangkan di program kecil yang disebut unit, yang terintegrasi dalam tahap Setiap unit dikembangkan dan diuji untuk formalitas yang disebut sebagai unit testing. Integration & Testing Seluruh unit dikembangkan dalam implementasi diintegrasikan ke dalam system setelah pebgujian yang dilakukan masingmasing unit. Setelah integasi seluruh sistem diuji untuk mengecek setiap kegagalan maupun kesalahan. Operation & Maintenance Tahapan ini dalam metode waterfall yang sudah jadi, dijadikan perangkat lunak serta Pemeliharaan termasuk dalam memperbaiki kesalahan yang tidak ditemukan pada Langkah sebelumnya. Implementasi unit sistem dan peningkatan jasa sistem sebagai kebutuhan baru. Perancangan menggunakan Diagram konteks dan DFD Level 0. METODOLOGI PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jenis data kualitatif dan kuantitatif karena melibatk an observasi, wawancara serta buku dan jurnal sebagai penunjang,sedangkan pen gembangan menggunakan Waterfall. Menurut (Fathoroni. Fatonah. Andaryansyah. Riza, menjelaskan bahwa dalam pengembang-an metode Waterfall memiliki beberapa tahapan yang berurut yaitu : Gambar 1. Metode Waterfall Gambar 2. Diagram Konteks Requirement analysis Tahap diperlukan komuniksi yang bertujuan untuk memahami perangkat lunak yang diharapkan oleh pengguna dan batasan perangkat lunak Informasi ini biasanya dapat diperoleh melalui wawancara, diskusi atau survei langsung. Informasi dianalisis untuk mendapatkan data yang dibutuhkan oleh System Design Spesifikasi kebutuhan dari tahap sebelumnya akan dipelajari dalam fase ini dan desain sistem disiapkan. Design sistem membantu dalam menentukan perangkat keras . dan sistem persyaratan dan Gambar 3. DFD Level 0 HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini menghasilkan sebuah penjualan berbasis Visual Basic for Applicati ons (VBA) terintegrasi dengan Microsoft Excel, yang diterapkan pada Toko ABC Sistem dikembangkan melalui tahapan Jurnal Ipsikom Vol 13 no. 1 - Juni 2025 e-ISSN : 2686-6382 pendekatan sistematis Implementasi perangkat keras berupa laptop berprosesor AMD Athlon Silver 3050U. RAM 4 GB, dan perangkat lunak meliputi Windows 1 1. Microsoft Excel, serta pemrograman VBA. Sistem meliputi berbagai antarmuka . ser interfac. Gambar 6. Form Data Barang Data Supplier Form data Supplier digunakan untuk memasukan informasi pemasok barang yang nantinya akan dipakai dalam proses transaksi Login Form login berperan sebagai sistem keamanan aplikasi, di mana setiap pengguna diwajibkan memiliki username dan password untuk dapat masuk dan menggunakan Gambar 7. Form Data Supplier Data Transaksi Penjualan Form transaksi penjualan digunakan untuk mencatat data penjualan kepada pelanggan yang selanjutnya disimpan ke dalam database penjualan. Gambar 4. Form Login Menu Utama Form menu utama berperan sebagai pintu masuk utama yang menampilkan berbagai filtur yang digunakan untuk menjalankan Gambar 8. Form Transaksi Penjualan Data Transaksi pembelian Form transaksi pembelian digunakan untuk mencatat data pembelian yang kemudian akan disimpan ke dalam database Gambar 5. Form Menu Utama Data Barang Form data barang digunakan untuk memasukkan, mengedit data barang, serta melihat jumlah stok barang yang ada. Jurnal Ipsikom Vol 13 no. 1 - Juni 2025 e-ISSN : 2686-6382 dalam mendukung kebutuhan operasional toko secara lebih modern dan efisien. DAFTAR PUSTAKA