P-ISSN:Daun & E-ISSN: Edukasi Manfaat Asi Ekslusif Dan Pemberian Cookies Katuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Asi Di Posyandu Lewijambu Volume 4. Nomor 2. Juli 2025 EDUKASI MANFAAT ASI EKSLUSIF DAN PEMBERIAN COOKIES DAUN KATUK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS ASI DI POSYANDU LEWIJAMBU Alkhair1*. Nursahida2. Neneng Wahyuningsih3 . Nur Husnul Khatimah4 Aman MaAoarij4. Fathurrahman5 Universitas Muhammadiyah Bima. Indonesia1,2,3,4,5 Corresponding Author: Alkhair. ARTICLE INFO Article history: Received 21 April 2025 Revised 20 Juni 2025 Accepted 30 Juli 2025 alkhairumbima@gmail. ABSTRAK Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi paling ideal bagi bayi, karena mengandung berbagai zat gizi serta komponen pelindung penting yang berperan dalam menunjang proses tumbuh kembang secara optimal. Kandungan ASI yang sangat kaya dan kompleksAitermasuk ratusan senyawa bioaktifAi berkontribusi besar dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh Dengan pemberian ASI yang optimal, risiko bayi mengalami infeksi dapat dikurangi, sekaligus menurunkan angka kesakitan dan kematian pada masa awal kehidupan. Rendahnya tingkat keberhasilan program ASI eksklusif dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pemahaman ibu mengenai manfaat dan tujuan dari pemberian ASI eksklusif, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kegagalan dalam praktik pemberian ASI secara optimal. Oleh karena itu perlu kiranya dilakukan penanaman pemahaman tentang manfaat ASI Ekslusif Bayi Ibu dan Anak, serta manfaat Daun Katuk dalam produktifitas ASI. Adapun metode yang dilakukan dengan metode ceramah dan pengamatan secara langsung, serta tanya jawab, lalu dilanjutkan dengan pemberian Cookies Daun Katuk pada ibu menyusui. Setelah dilakukan kegiatan terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dan menyusui tentang manfaat kesehatan dari ASI eksklusif bagi bayi dan ibu, peningkatan pengetahuan ibu tentang teknik pospel yang benar dan peningkatan pengetahuan ibu hamil dan menyusui, serta ibu menyusui sangat menyukai produk Cookies Daun Katuk untuk dikonsumsi. Kata Kunci: Edukasi. ASI. Cookies. Daun Katuk : Alkhair. , et al. Edukasi Manfaat Asi Ekslusif Dan Pemberian Cookies Daun Katuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Asi Di Posyandu Lewijambu . Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4 . DOI : https://doi. org/10. 52266/taroa. Journal Homepage : https://ejournal. id/index. php/taroa This is an open access article under the CC BY SA license : http://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. How to Cite PENDAHULUAN ir Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi paling ideal bagi bayi, karena mengandung berbagai zat gizi serta komponen pelindung penting yang berperan dalam menunjang proses tumbuh kembang secara optimal. Kandungan ASI yang sangat kaya dan kompleks termasuk ratusan senyawa bioaktif yang berkontribusi besar dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi. Dengan pemberian ASI yang optimal, risiko bayi mengalami infeksi dapat dikurangi, sekaligus menurunkan angka kesakitan dan kematian pada masa awal kehidupan. Rendahnya tingkat keberhasilan program ASI TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. NO. JULI 2025 Edukasi Manfaat Asi Ekslusif Dan Pemberian Cookies Daun Katuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Asi Di Posyandu Lewijambu eksklusif dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kurangnya pemahaman ibu mengenai manfaat dan tujuan dari pemberian ASI eksklusif, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kegagalan dalam praktik pemberian ASI secara optimal. (Afrianty et al. Boediarsih. , 2. Minimnya pemberian ASI kepada bayi sering kali disebabkan oleh rendahnya jumlah ASI yang diproduksi oleh ibu. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kondisi hormonal. Dua hormon utama yang berperan dalam produksi dan pengeluaran ASI adalah prolaktin dan oksitosin. Hormon prolaktin berperan dalam menentukan banyaknya ASI yang dihasilkan, sementara oksitosin bertanggung jawab dalam proses pengeluarannya. Produksi prolaktin sangat berkaitan dengan asupan gizi semakin baik nutrisi yang dikonsumsi, maka produksi ASI juga akan (Dolang et al. Khotimah. , et al. , 2. Gambar 1. Pembuatan Cookies Daun Katuk Pemberian makanan atau minuman selain ASI secara dini seperti pemberian susu formula, akan menunjukan status gizi bayi yang kurang, hal tersebut berdampak terhadap kesehatan bayi diantaranya adalah gangguan pencernaan seperti diare, sulit BAB, muntah, serta bayi akan mengalami gangguan menyusui. salah satu yang dapat dilakukan untuk memperlancar produksi ASI pada ibu nifas adalah dengan mengkonsumsi rebusan dan ekstrak daun katuk. Penelitian yang dilakukan oleh Hayati bahwa salah satu manfaat dari daun katuk adalah memperlancar Air Susu Ibu (ASI). (Dolang et al. Daun katuk mengandung hampir 7% protein dan 19% serat kasar, vitamin K, pro-vitamin A . eta karotin Vitmin B dan C. Mineral yang dikandung adalah Kalsium . ,8%) zat besi, kalium, fisfor dan magnesium. Kandungan protein dalam daun katuk berkhasiat untuk menstimulasi pengeluaran air susu ibu. Sedangkan kandungan steroid dan polifenol didalamnya dapat berfungsi untuk menaikan kadar prolactin, dengan demikian produksi asi dapat meningkat. Daun Katuk mengandung polifenil dan steroid yang berperan dalam reflex prolactin atau merangsang alveoli untuk memproduksi ASI, serta merangsang hormone oksitosin untuk memacu pengeluaran dan pengaliran ASI dapat memperlancar pengeluaran ASI Daun katuk juga mengandung beberapa senyawa alifatik . Khasiat daun katuk sebagai peningkat produksi ASI, diduga berasal dari efek hormonal senyawa kimia sterol yang bersifat estrogenic. (Triananinsi. Andryani, and Basri 2. TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. NO. JULI 2025 Edukasi Manfaat Asi Ekslusif Dan Pemberian Cookies Daun Katuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Asi Di Posyandu Lewijambu Gambar 2. Edukasi ASI Ekslusif dan Pemberian Cookies Daun Katuk Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalahnya adalah masih minimnya pengetahuan ibu tentang manfaat Asi Ekslusif serta kurangnya pemahaman ibu menyusui dalam meningkatkan produktivitas ASI. Pengabdian ini sangatlah penting mengingat ibu menyusui minimal harus memiliki pengetahuan tentang ASI Ekslusif dan Upaya meningkatkan produktifitas ASI yang salah satunya melalui konsumsi daun katuk atau perasannya. Kegiatan pelaksanaan dilaksanakan di Posyandu Lewi Jambu Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima Prov. NTB. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah Untuk meningkatkan pengetahuan ibu menyusui tentang asupan nutrisi selama menyusui dan untuk mengetahui apakah dengan mengkonsumsi cookies daun katuk akan melancarkan ASI. TINJAUAN TEORITIS Pemberian ASI (Air Susu Ib. secara eksklusif adalah proses menyusui bayi tanpa memberikan makanan atau minuman tambahan apa pun sejak bayi lahir hingga usia enam ASI eksklusif memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan bayi secara maksimal. Menurut laporan UNICEF tahun 2023, hanya sekitar 44% bayi di dunia yang mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama Meskipun terjadi peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, capaian ini masih belum memenuhi target global sebesar 50% yang ditetapkan untuk tahun 2025 (UNICEF, 2023. Wijaya F. , 2. Di Indonesia. Kementerian Kesehatan mencatat pada tahun 2023 bahwa hanya sekitar 68,7% bayi menerima ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Meskipun angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, pencapaian tersebut masih belum memenuhi target nasional sebesar 80%. Rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurangnya pengetahuan ibu mengenai manfaat ASI eksklusif, maraknya promosi susu formula, serta minimnya dukungan dari lingkungan sekitar (Jasmine 2014. Pidiyanti. , & Hidayani. Pemberian ASI sejak awal kehidupan dan secara eksklusif sangat penting untuk menjamin kelangsungan hidup anak serta melindungi mereka dari berbagai penyakit serius, seperti diare dan pneumonia, yang dapat berujung fatal. Studi menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara pemberian ASI eksklusif dengan penurunan kejadian Selain itu, bukti ilmiah semakin banyak yang mendukung bahwa anak-anak yang diberi ASI cenderung memiliki skor kecerdasan yang lebih tinggi. Mereka juga memiliki risiko lebih rendah mengalami kelebihan berat badan, obesitas, maupun diabetes di masa Di tingkat global, peningkatan praktik menyusui berpotensi menyelamatkan lebih TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. NO. JULI 2025 Edukasi Manfaat Asi Ekslusif Dan Pemberian Cookies Daun Katuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Asi Di Posyandu Lewijambu 000 jiwa anak setiap tahunnya, dan mengurangi sekitar 20. 000 kasus kanker payudara pada wanita setiap tahun. (Afrianty et al. Aini. , et al. , 2025. Hutabarat. , et al. , 2. Daun katuk diketahui mengandung hampir 7% protein, 19% serat kasar, serta berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin K. C, kalsium . ekitar 2,8%), zat besi, kalium, fosfor, dan magnesium. Selain itu, daun ini juga mengandung senyawa papaverin, yaitu alkaloid yang juga ditemukan dalam opium. Karena itu, konsumsi daun katuk secara berlebihan tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan efek samping seperti keracunan akibat papaverin. Warna hijau gelap pada daunnya menandakan kandungan klorofil yang tinggi. Daun katuk memiliki rasa manis dan bersifat mendinginkan, serta dikenal memiliki khasiat sebagai penurun demam . dan pelancar ASI . Penggunaan daun katuk telah banyak diteliti sebelumnya untuk meneliti pemberian ekstrak daun katuk untuk meningkatkan ASI pada ibu menyusui. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak daun katuk terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui (Basaria and Safriana 2023. Khasan, et al. Menurut Sutomo . , konsumsi daun katuk hingga 170 gram per hari mampu meningkatkan produksi ASI hingga sebesar 45%. Sementara itu. Situmorang . juga menyatakan bahwa rebusan daun katuk memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Dalam penelitiannya, pemberian rebusan daun katuk sebanyak tiga kali sehari dengan takaran 150 cc terbukti dapat merangsang peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui (Dolang et al. METODE PENGABDIAN Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi: pengurusan izin kegiatan ke Puskesmas wilayah kerja lokasi PKM, 3 haru setelah pengurusan izin lalu kami melakukan uji coba pembuatan Cookies Daun Katuk dengan menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Setelah uji coba pembuatan cookies dianggap berhasil, maka langkah berikutnya kami melakukan koordinasi bersama pihak puskesmas untuk pelaksanaan kegiatan dan penentuan lokasi kegiatan, serta sasaran ibu hamil yang menjadi target edukasi dan pemberian cookies. Model kegiatan dilakukan dengan model ceramah selama 15 menit, lalu dilanjutkan dengan tanya jawab dengan satu sesi dalam tiga pertanyaan. Setelah sesi tanya jawab,moderator memberikan waktu pemateri untuk menjawab pertanyaan dengan durasi 20 menit. Setelah itu baru dilakukan pemberian Cookies Daun Katuk terhadap ibu menyusui. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada hari Selasa, 16 April 2024, di Posyandu Lewi Jambu Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima berjalan dengan sangat baik dan mendapat sambutan positif dari para ibu hamil dan menyusui. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, ditandai dengan tingginya jumlah kehadiran serta partisipasi aktif selama sesi edukasi berlangsung. Kegiatan ini memfokuskan dua hal penting, yakni edukasi manfaat ASI eksklusif dan pemberian cookies berbahan dasar daun katuk sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI. Pada sesi edukasi, terlihat bahwa sebagian besar peserta sebelumnya masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Hal ini tercermin dari jawaban-jawaban yang TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. NO. JULI 2025 Edukasi Manfaat Asi Ekslusif Dan Pemberian Cookies Daun Katuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Asi Di Posyandu Lewijambu muncul saat diskusi awal dilakukan. Banyak di antara mereka belum mengetahui manfaat menyusui tidak hanya bagi bayi tetapi juga bagi kesehatan ibu itu sendiri. Namun setelah mendapatkan penjelasan yang komprehensif dan interaktif, para ibu menunjukkan peningkatan pemahaman yang cukup signifikan. Mereka mulai menyadari bahwa ASI eksklusif berperan penting dalam membentuk sistem kekebalan bayi, mencegah penyakit infeksi, serta mendukung tumbuh kembang secara optimal. Selain itu, ibu juga memahami manfaat ASI dalam mempercepat pemulihan pasca melahirkan, mengurangi risiko kanker payudara, dan membangun ikatan emosional dengan bayi. Gambar. 3 Koordinasi Perizinan di Puskesmas Jatibaru Tidak hanya edukasi teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemberian cookies daun katuk kepada para ibu menyusui. Cookies ini dibuat dari bahan alami lokal yang kaya akan zat galaktagog, yang dikenal mampu merangsang produksi ASI. Daun katuk mengandung senyawa aktif seperti sterol, flavonoid, dan polifenol yang dapat merangsang hormon prolaktin dalam tubuh ibu. Pemberian cookies daun katuk ini menjadi langkah sederhana namun inovatif untuk membantu ibu meningkatkan produktivitas ASI secara alami dan aman. Respon para ibu terhadap cookies ini sangat baik. Mereka menilai rasanya enak, mudah dikonsumsi, dan menjadi camilan sehat yang mendukung proses Beberapa ibu juga melaporkan bahwa setelah mengonsumsi cookies, mereka merasa payudaranya lebih penuh, dan bayi tampak lebih puas setelah menyusu. Gambar 3. Pelaksanaan Edukasi Asi Ekslusif dan Cookies Daun Katuk TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. NO. JULI 2025 Edukasi Manfaat Asi Ekslusif Dan Pemberian Cookies Daun Katuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Asi Di Posyandu Lewijambu Gambar 4. Pelaksanaan Edukasi Asi Ekslusif dan Cookies Daun Katuk Kegiatan ini menjadi kombinasi yang ideal antara peningkatan pengetahuan dan penerapan langsung dalam bentuk intervensi gizi berbasis pangan lokal. Edukasi memberi pemahaman dan kesadaran, sementara cookies daun katuk menjadi dukungan nyata yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh ibu menyusui. Pendekatan seperti ini menjadi sangat relevan dalam konteks masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap suplemen mahal, namun kaya akan potensi pangan lokal yang dapat dimanfaatkan secara Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan ibu menyusui, tetapi juga mendorong perubahan sikap dan perilaku dalam praktik menyusui yang baik. Keberhasilan pelaksanaan di Posyandu Lewi Jambu ini menjadi bukti bahwa edukasi berbasis komunitas, jika dikombinasikan dengan intervensi praktis seperti cookies daun katuk, mampu memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan produktivitas ASI. Langkah ini menjadi kontribusi nyata dalam mendukung program ASI eksklusif nasional dan pencegahan stunting di tingkat akar rumput. Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari pendekatan yang menyeluruh dan bersifat humanis. Dalam pelaksanaannya, edukasi tidak hanya disampaikan secara satu arah, tetapi dilakukan dengan metode dialogis dan partisipatif. Peserta diajak untuk menceritakan pengalaman menyusui masing-masing, mengemukakan kendala yang dihadapi, serta berdiskusi tentang mitos atau kebiasaan lokal yang masih beredar di Beberapa ibu, misalnya, masih percaya bahwa jika bayi menangis terusmenerus, itu tandanya ASI kurang, sehingga perlu diberikan susu formula atau makanan tambahan sejak usia dini. Melalui pendekatan edukatif yang mengedepankan pemahaman ilmiah namun tetap mempertimbangkan kearifan lokal, peserta menjadi lebih terbuka untuk mengubah cara pandang mereka terhadap praktik menyusui. Dalam diskusi kelompok, banyak peserta yang menyampaikan rasa syukurnya karena baru pertama kali mendapatkan informasi secara lengkap mengenai manfaat ASI dan teknik menyusui yang benar. Mereka juga mengungkapkan bahwa edukasi semacam ini seharusnya dilakukan lebih rutin dan terjadwal, mengingat masih banyak ibu muda yang membutuhkan pendampingan dan arahan khusus selama masa menyusui. Keinginan untuk membentuk kelompok ibu menyusui berbasis Posyandu mulai muncul dari inisiatif warga sendiri, yang merupakan indikator keberhasilan kegiatan ini dalam membangun kesadaran kolektif dan rasa kepemilikan terhadap kesehatan ibu dan anak. Selain itu. TAROA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT. VOL. NO. JULI 2025 Edukasi Manfaat Asi Ekslusif Dan Pemberian Cookies Daun Katuk Untuk Meningkatkan Produktivitas Asi Di Posyandu Lewijambu pemberian cookies daun katuk tidak hanya dimaknai sebagai upaya untuk meningkatkan produksi ASI, tetapi juga sebagai simbol perhatian terhadap pemanfaatan bahan pangan lokal yang murah, mudah didapat, dan bergizi tinggi. Dalam sesi pengenalan cookies, fasilitator juga menjelaskan cara pembuatan cookies yang dapat dipraktikkan di rumah. Resep yang dibagikan melibatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar tradisional, seperti tepung, margarin, telur, gula, dan daun katuk segar yang telah dikeringkan dan dihaluskan. Pendekatan ini bertujuan agar para ibu tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga dapat memproduksi sendiri cookies tersebut sebagai usaha kecil rumahan atau bahkan kegiatan kelompok dasawisma. Melalui kegiatan ini, harapan besar disematkan agar edukasi ASI eksklusif dan inovasi berbasis pangan lokal seperti cookies daun katuk dapat menjadi gerakan berkelanjutan di tengah masyarakat. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, dan tokoh masyarakat, agar hasil positif yang telah dicapai tidak berhenti sebagai program sesaat, melainkan menjadi bagian dari kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini telah memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku ibu menyusui di Posyandu Lewi Jambu. Antusiasme peserta, perubahan pengetahuan, serta keterbukaan terhadap inovasi lokal merupakan modal penting untuk terus mendorong peningkatan kesehatan ibu dan bayi, khususnya dalam mendukung program ASI eksklusif dan upaya pencegahan stunting di wilayah Kota Bima dan sekitarnya. Model kegiatan seperti ini sangat potensial untuk direplikasi di Posyandu lain dengan penyesuaian konteks dan sumber daya yang dimiliki masing-masing wilayah. SIMPULAN Dari pembahasan yang telah disampaikan, dapat diambil beberapa kesimpulan penting mengenai edukasi gizi manfaat pemberian ASI eksklusif kepada ibu dan bayi serta pemberian cookies daun katuk untuk melancarkan ASI di Wilayah Puskesmas Jatibaru Kota Bima, diantaranya : . Edukasi tentang ASI eksklusif memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik menyusui yang baik, . Program edukasi memiliki dampak positif yang signifikan, terhadap peningkatan pengetahuan tentang manfaat ASI eksklusif, perubahan sikap, praktik menyusui yang baik dan benar, . Meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya pemberian makanan tambahan seperti cookies daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI. Perlu dilakukan program edukasi yang berkesinambungan kepada ibu menyusui, baik sebelum melahirkan, saat masa nifas, maupun setelah melahirkan. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih peneliti ucapkan kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Bima atas dukungan baik moral maupun materil. Dekan Fakultas Kesehatan Univeritas Muhammadiyah Bima. Ketua Prodi Gizi. Kepala Puskesmas Jatibaru, dan kader-kader posyandu yang juga sangat membantu selama pelaksanaan kegiatan. DAFTAR PUSTAKA