Sri Handayani KARAKTERISTIK KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM (HEG) DI RUMAH SAKIT PALEMBANG TAHUN 2021 Sri Handayani Program Studi Di Kebidanan STIKES AoAisyiyah Palembang Jl Kolonel H Burlian Lrg. M Husin No 907 Palembang Email : handayani. annisa84@yahoo. Abstrak Kematian Ibu menurut WHO (World Health Organization, 2. sekitar yaitu 830 wanita meninggal karena komplikasi kehamilan atau persalinan di seluruh dunia setiap hari. Hiperemesis Gravidarum adalah mual dan muntah yang berlebihan pada wanita hamil sampai mengganggu pekerjaan sehari-hari karena pada umumnya menjadi buruk karena terjadi dehidrasi. Tujuan mengetahui karakteristik Kejadian Hiperemesis Gravidarum di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021. Metode penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Retrospektif. Populasi adalah ibu hamil yang dirawat di ruang kebidanan sebanyak 828 orang dengan jumlah sampel sebanyak 270 orang yang diambil dengan cara Simple Random Sampling. Hasil penelitian berdasarkan Uji chi-square didapatlkan hasil bahwa terdapat hubungan antara kejadian hiperemesis dengan umur ibu . value = 0,. , paritas . value = 0,. , pendidikan . value = 0,. , dan pekerjaan . value = 0,. Saran bagi RS Muhammadiyah Palembang agar meningkatkan penyuluhan mengenai hiperemesis gravidarum pada ibu hamil sehingga ibu hamil bisa dengan mudah mengenal tanda dan gejala HEG. Kata kunci : Hiperemesis Gravidarum. Umur. Paritas. Pendidikan. Pekerjaan Abstract Maternal mortality according to WHO (World Health Organization, 2. is around 830 women die from complications of pregnancy or childbirth worldwide every day. Hyperemesis Gravidarum is excessive nausea and vomiting in pregnant women to the point of interfering with daily work because it generally becomes worse due to dehydration. The purpose of this study was to determine the characteristics of the incidence of hyperemesis gravidarum at Muhammadiyah Hospital Palembang in The research method used a quantitative research type that was descriptive analytic with a retrospective approach. The population is pregnant women who are treated in the obstetrics room as many as 828 people with a total sample of 270 people taken by means of Simple Random Sampling. The results of the study based on the chi-square test showed that there was a relationship between the incidence of hyperemesis with maternal age . value = 0. , parity . value = 0. , education . value = 0. and occupation . value = 0. Suggestions for Palembang Muhammadiyah Hospital to increase counseling about hyperemesis gravidarum in pregnant women so that pregnant women can easily recognize the signs and symptoms of HEG. Keywords: Hyperemesis Gravidarum. Age. Parity. Education. Occupation berpengaruh terhadap kesehatan ibu selama hamil. Ibu PENDAHULUAN Kehamilan yang sehat merupakan suatu hamil harus memberikan nutrisi yang cukup untuk kondisi sehat fisik dan mental ibu dan janin yang sang janin agar meminimaliskan kemungkinan kecil Status kesehatan ibu hamil juga terjadi komplikasi mual dan muntah secara berlebihan mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan khususnya pada kehamilan trimester I (Putri dkk, dan perkembangan janin yang dikandungnya. Jumlah kehamilan dan jarak kehamilan juga Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Handayani yang berlebihan sehingga menimbulkan gangguan sakit, untuk mendapatkan Aucairan penggantiAy sehingga aktivitas sehari-hari bahkan dapat membahayakan sirkulasi darah segera kembali, serta meningkatkan hidup ibu hamil. Hiperemesis gravidarum yang tidak metabolisme tubuh (Nugroho, 2. mendapatkan penanganan yang baik dapat pula Rumah Sakit Muhammadiyah adalah Rumah menyebabkan kematian pada Ibu hamil (Sumai dkk. Sakit yang melayani masyarakat umum, pemeriksaan hamil. Antenatal Care (ANC), keluarga berencana. Kematian Ibu menurut WHO (World Health Rawat jalan. Rawat inap dan lain-lain. Menurut data Organization, 2. adalah kematian selama Rekam Medik Rumah Sakit Muhammadiyah kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah Palembang, angka kejadian Hiperemesis Gravidarum berakhirnya kehamilan, akibat semua sebab yang pada tahun 2015 s. d 2019 sebanyak 51 kasus, 36 terkait atau diperberat oleh kehamilan atau kasus, 56 kasus, 62 kasus, dan 38 kasus. penanganannya, tetapi bukan disebabkan oleh Berdasarkan data diatas maka penulis merasa kecelakaan/cedera sekitar yaitu 830 wanita tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul meninggal karena komplikasi kehamilan atau AuKarakteristik Kejadian Hiperemesis Gravidarum persalinan di seluruh dunia setiap hari. Diperkirakan (HEG) di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tahun 2014 Angka Kematian Ibu (AKI) di Tahun 2021Ay. dunia yaitu 289. 000 jiwa sedangkan pada tahun 2015 000 wanita meninggal selama dan METODE PENELITIAN setelah kehamilan dan persalinan (Kemenkes, 2. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini termasuk dalam lingkup Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka konseling dan asuhan kebidanan pada ibu Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator pembangunan kesehatan dalam Rencana hamil Pembangunan Kesehatan Jangka Menengah Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif Nasional (RPJMN) 2015-2019 dan SDGs dengan pendekatan Retrospektif. (Sustainable Development Goal. Menurut data SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesi. Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada tanggal 05 s. Angka Kematian Ibu sudah mengalami penurunan pada periode tahun 1994-2012 yaitu pada tahun Januari 2021. 1994 sebesar 390 per 100. 000 kelahiran hidup. Tempat Penelitian tahun 1997 sebesar 334 per 100. 000 kelahiran hidup. Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dengan tahun 2002 sebesar 307 per 100. 000 kelahiran hidup, alamat Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 53, 14 Ulu, tahun 2007 sebesar 228 per 100. 000 kelahiran hidup. Seberang Ulu II. Kota Palembang. Sumatera Selatan Namun pada tahun 2012. Angka Kematian Ibu 30264. Indonesia. meningkat kembali menjadi sebesar 359 per 100. 000 Data Penelitian Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu kelahiran hidup dan pada tahun 2015 adalah 102 kematian per 100. 000 kelahiran (Laporan Tahunan data yang diperoleh atau dikumpulkan melalui rekam medik ibu hamil yang datang dengan kejadian Direktorat Kesehatan Keluarga, 2. Angka Kematian Ibu di Indonesia masih tinggi Hiperemesis Gravidarum (HEG) di Rumah Sakit di bandingkan dengan negara-negara ASEAN. Muhammadiyah Palembang Tahun 2020. Jumlah kematian ibu tahun 2014 di kota Palembang. Populasi dan Sampel Populasi penelitian ini adalah seluruh Ibu hamil berdasarkan laporan sebanyak 12 orang dari 29. kelahiran hidup sedangkan target MDGAos tahun 2015 yang dirawat di Ruang Kebidanan Rumah Sakit adalah 102 per 100. 000 kelahiran hidup (Profil Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 sebanyak 828 ibu hamil. Pengambilan sampel dalam penelitian ini Pelayanan Kesehatan Dasar, 2. Hiperemesis Gravidarum (HEG) sulit dirawat adalah simple random sampling dengan cara melotre. dengan pengobatan biasa dan perlu dirawat di rumah Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Handayani Berisiko Teknik Analisa Data Tidak Berisiko Analisa Data Jumlah Data yang diolah dan di analisis dengan Paritas Frekuensi (%) tehnik-tehnik tertentu, yaitu dengan menggunakan 1. Berisiko tehnik analisis kuantitatif, melalui proses 2. Tidak Berisiko Jumlah komputerisasi dengan program SPSS meliputi : Pendidikan Frekuensi (%) Analisis Univariat (Analisa Deskripti. Analisis univariat adalah analisis yang 1. Rendah Menengah dilakukan untuk melihat distribusi frekuensi baik 3. Tinggi dari variabel Independen (Umur. Paritas. Jumlah Pendidikan, dan Pekerjaa. maupun variabel Pekerjaan Frekuensi (%) Bekerja Dependen (Kejadian Hiperemesis Gravidaru. Tidak Bekerja Analisis Bivariat Jumlah Analisis Bivariat yang dilakukan terhadap dua (Sumber : Data penelitian 2. variabel yang diduga berhubungan atau berkorelasi. Dalam analisa ini dapat dilakukan pengujian statistik seperti Uji Chi Square dan akan disajikan dalam Berdasarkan Tabel 1 didapatkan hasil bahwa bentuk tabel silang dan narasi (Notoatmodjo, 2. sebagian besar ibu hamil tidak mengalami hiperemesis Analisis ini bertujuan untuk melihat hubungan gravidarum yaitu sebesar 234 ibu hamil . ,7%) anatara 2 variabel dengan menggunakan uji statistik Umur chi-square, bentuk uji hubungan menggunakan Umur ibu dikategorikan menjadi 2 kelompok komputerisasi dengan tingkat kepercayaan 95% pada yaitu berisiko apabila . mur ibu hamil <20 tahun dan 0,05, dalam melakukan uji statistik ini dengan atau >35 tahu. dan tidak berisiko apabila . mur ibu menggunakan bantuan SPSS. hamil Ou20 tahun s. d O35 tahu. Hasil analisis univariat dapat dilihat pada Tabel berikut : Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa dari HASIL DAN PEMBAHASAN 270 ibu hamil, jumlah ibu hamil dengan umur berisiko Analisa Univariat lebih banyak jika dibandingkan dengan umur ibu hamil Hiperemesis Gravidarum yang tidak berisiko yaitu sebanyak 181 ibu hamil Hiperemesis Gravidarum . ,0%). menjadi 2 kelompok yaitu : Hiperemesis Gravidarum apabila (Ibu hamil mual muntah Paritas berlebihan Ou10x per 24 ja. dan Tidak Hiperemesis Paritas dikategorikan menjadi 2 kelompok yaitu : Gravidarum apabila (Ibu hamil tidak mual muntah berisiko apabila (Ibu melahirkan anak 1 atau >. dan berlebihan <10x per 24 ja. hasil analisa univariat tidak berisiko apabila (Ibu melahirkan anak ke 2-. dapat dilihat pada tabel 1. Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa dari Tabel 1 270 ibu hamil, jumlah ibu hamil dengan paritas Distribusi Frekuensi Kejadian Hiperemesis berisiko lebih banyak jika dibandingkan dengan paritas Gravidarum Berdasarkan Umur. Paritas. Pendidikan ibu hamil yang tidak berisiko yaitu sebanyak 156 ibu dan Pekerjaan di Rumah Sakit Muhammadiyah hamil . ,8%). Palembang Tahun 2021 Hiperemesis Tidak Jumlah Umur Frekuensi Frekuensi (%) (%) Pendidikan Pendidikan dikategorikan menjadi 3 kelompok yaitu : Rendah apabila (OSD). Menengah apabila (SMP dan SMA), dan Tinggi apabila (>SMA). Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa dari Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Handayani 270 ibu hamil, jumlah ibu hamil dengan pendidikan Hiperemesis Gravidarum terbukti secara statistik. menengah lebih banyak jika dibandingkan dengan pendidikan ibu hamil yang rendah dan tinggi yaitu Hubungan antara Paritas Ibu dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum sebanyak 216 ibu hamil . ,0%). Penelitian ini dilakukan terhadap 270 ibu hamil dimana paritas ibu dikategorikan menjadi 2 kategori Pekerjaan Pekerjaan dikategorikan menjadi 2 kelompok yaitu berisiko dan tidak berisiko sedangkan yaitu : bekerja apabila . ekerja diluar rumah dan Hiperemesis Gravidarum dibagi menjadi 2 kategori Kejadian Hiperemesis Jumlah mend yaitu : Hiperemesis Gravidarum dan tidak Hiperemesis Paritas Gravidarum apatk Gravidarum. Tidak Berisiko 27 17,2 Tabel 3 0,043 Hubungan antara Paritas dengan Kejadian Tidak Hiperemesis Gravidarum di Rumah Sakit Jumlah 36 13,3 Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 (Sumber : Data penelitian 2. idak bekerja diluar rumah dan tidak mendapatkan uan. Berdasarkan Tabel 3 dapat dilihat bahwa dari Berdasarkan Tabel 1 dapat dilihat bahwa 157 ibu hamil dengan paritas berisiko yang mengalami dari 270 ibu hamil, jumlah ibu hamil yang tidak kejadian Hiperemesis Gravidarum sebanyak 27 ibu bekerja lebih banyak jika dibandingkan dengan ibu hamil . ,2%), sedangkan dari 113 ibu hamil dengan hamil yang bekerja yaitu sebanyak 153 ibu hamil paritas tidak berisiko yang mengalami kejadian . ,7%). Hiperemesis Gravidarum sebanyak 9 ibu hamil . ,0%). Analisis Bivariat Kejadian Hiperemesis Jumlah Hubungan antara Umur Ibu dengan Kejadian Umur Gravidarum Tidak Hiperemesis Gravidarum Berisiko 151 83,4 Tabel 2 0,041 Tidak Hubungan antara Umur dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di Rumah Sakit stat Jumlah 36 13,3 234 86,7 27 100 Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 k chi-square yang sudah dilakukan dalam penelitian ini (Sumber : Data penelitian 2. didapat p value . < . menunjukkan bahwa Berdasarkan Tabel 2 dapat dilihat bahwa dari ada hubungan yang bermakna antara paritas ibu 181 ibu hamil dengan umur berisiko yang dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum, sehingga mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum hipotesis awal yang menyatakan bahwa ada hubungan sebanyak 30 ibu hamil . ,6%), sedangkan dari 89 antara paritas ibu dengan kejadian Hiperemesis ibu hamil dengan umur tidak berisiko yang Gravidarum terbukti secara statistik. mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum Hubungan antara Pendidikan Ibu dengan Kejadian sebanyak 6 ibu hamil . ,7%). Hiperemesis Gravidarum Berdasarkan uji statistik chi-square yang Penelitian ini dilakukan terhadap 270 ibu hamil sudah dilakukan dalam penelitian ini didapat p value dimana pendidikan ibu dikategorikan menjadi 3 . < . menunjukkan bahwa ada kategori yaitu rendah, menengah dan tinggi, sedangkan hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan Hiperemesis Gravidarum dibagi menjadi 2 kategori Kejadian Hiperemesis Gravidarum, sehingga yaitu : Hiperemesis Gravidarum dan tidak Hiperemesis hipotesis awal yang menyatakan bahwa ada Gravidarum. hubungan antara umur ibu dengan Kejadian Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Handayani Tab Hiperemesis Gravidarum di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 Pendidikan (Sumber : Data penelitian 2. Tidak Berdasarkan Tabel 5 dapat dilihat bahwa dari Rendah Kejadian Hiperemesis Jumlah Menengah 23 10,6 0,022 Pekerjaan Gravidarum Tinggi Tidak Pen Jumlah 36 13,3 Bekerja Tidak 100 0,001 kan dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Jumlah di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 Hiperemesis (Sumber : Data penelitian 2. Berdasarkan Tabel 4 dapat dilihat bahwa dari Gravidarum sebanyak 25 ibu hamil . ,4%), 32 ibu hamil dengan pendidikan rendah yang sedangkan dari 153 ibu hamil yang tidak bekerja yang kejadian Hiperemesis Gravidarum mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum mengalami sebanyak 7 ibu hamil . ,9%), dari 217 ibu hamil sebanyak 11 ibu hamil . ,2%). Berdasarkan uji statistik chi-square yang sudah dengan pendidikan menengah yang mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum sebanyak 23 ibu dilakukan dalam penelitian ini didapat p value . ,6%), sedangkan dari 21 ibu hamil dengan < . menunjukkan bahwa ada hubungan yang pendidikan tinggi yang mengalami kejadian bermakna antara pekerjaan ibu dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum sebanyak 6 ibu hamil Hiperemesis Gravidarum, sehingga hipotesis awal yang menyatakan bahwa ada hubungan antara . ,6%). Berdasarkan uji statistik chi-square yang pekerjaan ibu dengan kejadian Hiperemesis sudah dilakukan dalam penelitian ini didapat p value Gravidarum terbukti secara statistik. < . menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu PEMBAHASAN Hasil analisis menunjukkan sebagian besar ibu dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum, sehingga yang dirawat inap tidak mengalami kejadian hipotesis awal yang menyatakan bahwa ada hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum yaitu sebanyak 234 ibu hamil . ,7%) dibandingkan jumlah ibu hamil yang Hiperemesis Gravidarum terbukti secara statistik. mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum yaitu sebanyak 36 ibu hamil . ,3%). Hubungan antara Pekerjaan Ibu dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Penelitian ini dilakukan terhadap 270 ibu Hubungan antara Umur Ibu dengan Kejadian hamil dimana pendidikan ibu dikategorikan menjadi Hiperemesis Gravidarum Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa 2 kategori yaitu bekerja dan tidak bekerja sedangkan Hiperemesis Gravidarum dibagi menjadi 2 kategori dari 181 ibu hamil dengan umur berisiko yang kejadian Hiperemesis Gravidarum yaitu : Hiperemesis Gravidarum dan tidak mengalami sebanyak 30 ibu hamil . ,6%), sedangkan dari 89 ibu Hiperemesis Gravidarum. hamil dengan umur tidak berisiko yang mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum sebanyak 6 ibu hamil . ,7%). Berdasarkan uji statistik chi-square yang sudah dilakukan dalam penelitian ini didapat p value . < . menunjukkan bahwa ada hubungan yang Tabel 5 Hubungan antara Pekerjaan dengan Kejadian bermakna antara umur ibu dengan kejadian Kejadian Hiperemesis Gravidarum Jumlah Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Handayani Hiperemesis Gravidarum, sehingga hipotesis awal tubuh serta berbagai penyakit yang sering menimpa di yang menyatakan bahwa ada hubungan antara umur usia ini (Walyani, 2. ibu dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terbukti secara statistik. peneliti di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Hal ini sejalan dengan penelitian yang Tahun 2021 dengan teori dan penelitian yang terkait dilakukan oleh Puriati dan Misbah . di Rumah maka peneliti berpendapat bahwa ada hubungan yang Sakit Umum Daerah Adjidarmo Rangkasbitung, signifikan antara umur dengan kejadian Hiperemesis berjudul Hubungan Paritas dan Umur Ibu dengan gravidarum karena pada kehamilan diusia O 20 tahun kejadian Hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit secara biologis belum optimal emosinya, cenderung Umum Daerah Adjidarmo Rangkasbitung. Hasil uji labil, mentalnya belum matang sehingga mudah statistik dengan menggunakan Chi Square pada mengalami keguncangan yang mengakibatkan Alpha . didapatkan nilai P value . < kurangnya perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan . yang berarti secara statistik terdapat hubungan zat-zat gizi selama kehamilanya, sedangkan pada usia yang bermakna antara umur ibu dengan kejadian >35 tahun terkait dengan kemunduran dan penurunan hiperemesis gravidarum di RSUD dr. Adjidarmo daya tahan tubuh serta berbagai penyakit yang sering Rangkasbitung tahun 2019. Begitupun dengan hasil menimpa di usia ini. Jadi dapat diambil kesimpulan penelitian yang dilakukan oleh Muliana . di bahwa ada hubungan yang bermakna antara umur Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum. Palemban, berjudul Hubungan Umur dan Paritas dengan kejadian Hiperemesis gravidarum di Rumah Hubungan antara Paritas Ibu dengan Kejadian Sakit Umum Pusat Dr. Mohammad Hoesin Hiperemesis Gravidarum Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa Palembang. Hasil uji statistik dengan menggunakan ibu hamil dengan paritas berisiko yang Chi Square menunjukkan ada hubungan yang kejadian Hiperemesis Gravidarum bermakna antara umur ibu dengan kejadian mengalami hamil . ,2%), sedangkan dari 113 Hiperemesis Gravidarum, dimana P value . lebih kecil dari . sehingga hipotesis ibu hamil dengan paritas tidak berisiko yang kejadian Hiperemesis Gravidarum menyatakan ada hubungan antara umur ibu dengan mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum terbukti secara sebanyak 9 ibu hamil . ,0%). Berdasarkan uji statistik chi-square yang sudah dalam penelitian ini didapat p value . Umur adalah lama waktu hidup atau sejak Umur sangat menentukan suatu < . menunjukkan bahwa ada hubungan yang kesehatan ibu, ibu dikatakan berisiko tinggi apabila bermakna antara paritas ibu dengan kejadian ibu hamil berusia di bawah 20 tahun dan di atas 35 Hiperemesis Gravidarum, sehingga hipotesis awal Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh yang menyatakan bahwa ada hubungan antara paritas Juwaher . cakupan yang memiliki umur 20-35 ibu dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum terbukti tahun . idak berisik. dan O 20 atau > 35 tahun secara statistik. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan . Kehamilan diusia kurang dari 20 tahun dan diatas 35 tahun dapat menyebabkan oleh Putri dkk . di RB AuNHAy Kuwaron Gubug Hiperemesis karena pada kehamilan diusia kurang Kabupaten Purwodadi yang berjudul Hubungan Paritas 20 secara biologis belum optimal emosinya, dan Status Nutrisi dengan Hiperemesis gravidarum cenderung labil, mentalnya belum matang sehingga pada ibu hamil trimester I di RB AuNHAy Kuwaron yang Gubug Kabupaten Purwodadi, didapatkan nilai p value mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap . < . menunjukkan bahwa ada hubungan pemenuhan kebutuhan zat-zat gizi selama yang signifikan antara paritas dengan Hiperemesis kehamilanya, sedangkan pada usia 35 tahun terkait Gravidarum di RB AuNHAy Kuwaron Gubug Purwodadi. dengan kemunduran dan penurunan daya tahan Begitupun dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Handayani Oktavia . yang berjudul Kejadian Hiperemesis Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa gravidarum ditinjau dari Jarak Kehamilan dan dari 32 ibu hamil dengan pendidikan rendah yang Paritas, didapatkan nilai Uji statistik chi-square di mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum dapatkan p value 0,002 ini menunjukkan ada sebanyak 7 ibu hamil . ,9%), dari 217 ibu hamil hubungan yang bermakna antara paritas dengan dengan pendidikan menengah yang mengalami hiperemisis gravidarum. kejadian Hiperemesis Gravidarum sebanyak 23 ibu Paritas dikategorikan menjadi 2 kelompok hamil . ,6%), sedangkan dari 21 ibu hamil dengan yaitu : resiko apabila (Ibu melahirkan anak 1 atau > pendidikan tinggi yang mengalami kejadian . dan tidak resiko apabila (Ibu melahirkan anak ke Hiperemesis Gravidarum sebanyak 6 ibu hamil 2-. Menurut Ramli . Paritas adalah keadaan . ,6%). wanita berkaitan dengan jumlah anak yang Berdasarkan uji statistik chi-square yang sudah Menurut Saifuddin . paritas anak dilakukan dalam penelitian ini didapat p value . kedua dan ketiga merupakan paritas paling aman < . menunjukkan bahwa ada hubungan yang ditinjau dari sudut kematian maternal. Paritas tinggi bermakna antara pendidikan ibu dengan kejadian lebih dari 3 mempunyai angka kematian maternal Hiperemesis Gravidarum, sehingga hipotesis awal lebih tinggi. (Walyani, 2. Wanita primigravida, yang menyatakan bahwa ada hubungan antara sebagian kecil belum mampu beradaptasi dengan pendidikan ibu dengan kejadian Hiperemesis hormon dan pada usia lebih tua juga cenderung lebih Gravidarum terbukti secara statistik. menderita karena jumlah hormon yang dikeluarkan Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan semakin tinggi, dan riwayat kehamilan sebelumnya oleh Umboh dkk . di Puskesmas Tompaso juga dapat mempengaruhi kehamilannya sekarang Kabupaten Minahasa pada bulan Juli 2019 sampai (Proverawati, 2. bulan Desember 2019, yang berjudul Faktor-faktor Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan yang berhubungan dengan kejadian Hiperemesis peneliti di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang gravidarum di Puskesmas Tompaso Kabupaten Tahun 2021 dengan teori dan penelitian yang terkait Minahasa, menunjukkan bahwa terdapat hubungan maka peneliti berpendapat bahwa ada hubungan anatara kedua variabel tersebut dengan nilai p . yang signifikan antara paritas dengan kejadian < . Hiperemesis gravidarum. Paritas 2-3 merupakan Pendidikan adalah lamanya sekolah atau tingkat paritas paling aman ditinjau dari sudut kematian sekolah yang telah diikuti oleh responden maternal paritas. Paritas 1 dan paritas tinggi . ebih (Notoatmodjo, 2. Menurut Walyani . mempunyai angka kematian maternal lebih pendidikan ibu sangat mempengaruhi bagaimana Hal ini dikarenakan Paritas 1 (Primipar. seseorang untuk bertindak dan mencari penyebab serta faktor psikologis Ibu hamil yang masih belum siap solusi dalam hidupnya. Orang yang berpendidikan dengan kehamilannya, masih menyesuaikan diri tinggi biasanya akan bertindak lebih rasional menjadi orang tua dengan tanggung jawab yang sedangkan orang berpendidikan rendah akan lebih lebih besar, dan sebagian kecil belum mampu mudah menerima gagasan baru. beradaptasi dengan hormon sehingga dapat memicu Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terjadinya kejadian Hiperemesis gravidarum, peneliti di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang sedangkan untuk Paritas yang lebih dari 3 Tahun 2021 dengan teori dan penelitian yang terkait . penurunan fungsi organ tubuh maka peneliti berpendapat bahwa ada hubungan yang yang menyebabkan berkurangnya daya tahan tubuh bermakna antara pendidikan dengan kejadian dapat menimbulkan berbagai faktor resiko selama Hiperemesis Pendidikan mempengaruhi seseorang termasuk juga perilaku terhadap pola hidup dalam memotivasi untuk siap Hubungan antara Pendidikan Ibu dengan berperan serta dalam perubahan kesehatan. Rendahnya Kejadian Hiperemesis Gravidarum pendidikan seseorang makin sedikit keinginan untuk Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Handayani memanfaatkan pelayanan kesehatan, dan sebaliknya Tahun 2021 dengan teori dan penelitian yang terkait makin tingginya pendidikan seseorang, makin maka peneliti berpendapat bahwa ada hubungan yang dan bermakna antara pekerjaan dengan kejadian memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada. Hiperemesis gravidarum karena faktor psikologi memegang peranan penting dalam penyakit ini. Hubungan antara Pekerjaan Ibu dengan misalnya beban pekerjaan yang berat, dapat Kejadian Hiperemesis Gravidarum menyebabkan konflik mental yang dapat memperberat Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat mual dan muntah sebagai pelarian kesukaran hidup. bahwa dari 117 ibu hamil yang bekerja yang mengalami kejadian Hiperemesis Gravidarum KESIMPULAN DAN SARAN sebanyak 25 ibu hamil . ,4%), sedangkan dari 153 Kesimpulan ibu hamil yang tidak bekerja yang mengalami Berdasarkan hasil penelitian yang telah kejadian Hiperemesis Gravidarum sebanyak 11 ibu dilakukan maka dapat diambil kesimpulan sebagai hamil . ,2%). Berdasarkan uji statistik chi-square yang 1. Distribusi Kejadian Hiperemesis sudah dilakukan dalam penelitian ini didapat p value Gravidarum di Rumah Sakit Muhammadiyah . < . menunjukkan bahwa ada Palembang Tahun 2021 dapat dilihat bahwa dari hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu 270 ibu hamil, jumlah ibu hamil yang tidak dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum, sehingga mengalami Kejadian Hiperemesis Gravidarum lebih hipotesis awal yang menyatakan bahwa ada banyak jika dibandingkan dengan ibu hamil yang hubungan antara pekerjaan ibu dengan kejadian mengalami Kejadian Hiperemesis Gravidarum yaitu Hiperemesis Gravidarum terbukti secara statistik. sebanyak 234 ibu hamil . ,7%). Hal ini sejalan dengan penelitian yang 2. Distribusi Kejadian Hiperemesis dilakuka Juwaver . Pekerjaan memiliki Gravidarum berdasarkan umur di Rumah Sakit hubungan yang bermakna dengan kejadian Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 dapat hiperemesis gravidarum. Hal ini sejalan dengan dilihat bahwa dari 270 ibu hamil, jumlah ibu hamil penelitian yang dilakukan oleh Anasari, . yang dengan umur berisiko lebih banyak jika mengungkapkan bahwa ibu yang bekerja lebih besar dibandingkan dengan umur ibu hamil yang tidak risikonya terhadap kejadian hiperemesis gravidarum berisiko yaitu sebanyak 181 ibu hamil . ,0%). dibandingkan dengan ibu yang tidak bekerja. Distribusi Kejadian Hiperemesis Pekerjaan dikategorikan menjadi 2 kelompok Gravidarum berdasarkan paritas di Rumah Sakit yaitu : bekerja apabila . ekerja diluar rumah dan Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 dapat mendapatkan uan. dan tidak bekerja apabila . idak dilihat bahwa dari 270 ibu hamil, jumlah ibu hamil bekerja diluar rumah dan tidak mendapatkan uan. dengan paritas berisiko lebih banyak jika Seorang wanita hamil boleh melakukan pekerjaan dibandingkan dengan paritas ibu hamil yang tidak sehari-hari asal hal tersebut tidak memberikan berisiko yaitu sebanyak 156 ibu hamil . ,8%). gangguan rasa tidak enak. Pekerjaan jangan sampai 4. Distribusi Kejadian Hiperemesis dipaksakan sehingga istirahat yang cukup selama Gravidarum berdasarkan pendidikan di Rumah kurang lebih 8 jam sehari (Walyani, 2. Wanita Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 hamil boleh bekerja tapi jangan terlalu berat. dapat dilihat bahwa dari 270 ibu hamil, jumlah ibu Menurut UU Perburuhan, wanita hamil berhak hamil dengan pendidikan menengah lebih banyak mendapat cuti hamil selama 3 bulan, yaitu 1,5 bulan jika dibandingkan dengan pendidikan ibu hamil sebelum bersalin dan 1,5 bulan sesudah bersalin yang rendah dan tinggi yaitu sebanyak 216 ibu (Nugroho dkk, 2. ,0%). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan 5. Distribusi Kejadian Hiperemesis peneliti di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Gravidarum berdasarkan pekerjaan di Rumah Sakit Jurnal Kesehatan dan Pembangunan. Vo. No. Juli 2022 Sri Handayani Muhammadiyah Palembang Tahun 2016 dapat mengingat masih banyaknya variabel yang perlu dilihat bahwa dari 270 ibu hamil, jumlah ibu diteliti. hamil yang tidak bekerja lebih banyak jika DAFTAR PUSTAKA dibandingkan dengan ibu hamil yang bekerja Anasari. Tri. Beberapa Determinan Penyebab yaitu sebanyak 153 ibu hamil . ,7%). Kejadian Hiperemesis Gravidarum di RSU Ada hubungan yang bermakna antara umur Ananda Purwokerto. Jurnal Involusi Kebidanan dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di Volume 2. No. Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun . ttp://w. id/url?sa=t&rct=j&q= 2021 yaitu p value . < . &esrc=s&source=web&cd=8&cad=rja&uact= Ada hubungan yang bermakna antara paritas 8&ved=0ahUKEwiQq8rayOvYAhWDvo8KH dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di Q3DBDQQFghaMAc&url=http:/%2 Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun Fejournal. id/index. 2021 yaitu p value . < . Finvolusi/article/download/36%2 Ada hubungan yang bermakna antara pendidikan F32&usg=AOvVaw1L2SlQ9Dlbxa745wcc dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di gz, di akses pada tanggal 28 Oktober 2. Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021 yaitu p value . < . Ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan Ayu Niwang. Patologi dan Patofisiologi Kebidanan. Yogyakarta : Nuha Medika. dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun Dinkes . Profil Kesehatan Palembang. ttp://w. id/resources/download/ 2021 yaitu p value . < . profil/PROFIL_KAB_KOTA_2014/1671_Sum sel_Kota_Palembang_2016. pdf, di akses pada Saran