Jurnal Pendiidkan Indonesia: Teori. Penelitian dan Inovasi ISSN (Onlin. : 2807-3878 DOI: 10. 59818/jpi. Vol. No. September 2025 MODEL PENDIDIKAN LITERASI KEUANGAN SYARIAH BAGI KELUARGA DAN GENERASI MUDA MUSLIM Aslamuddin Lasawedy Perencana Keuangan Independen Email: aslamuddin@gmail. RIWAYAT ARTIKEL Received : 2025-09-08 Revised : 2025-09-28 Accepted : 2025-09-30 KEYWORDS Amanah. Financial Literacy. Islamic Finance. Maqashid Shariah. Sharia Financial Planning KATA KUNCI Amanah. Keuangan Islami. Literasi Keuangan. Maqashid Syariah. Perencanaan Keuangan ABSTRAC The model of sharia financial literacy education plays a crucial role in fostering healthy, sustainable financial awareness rooted in Islamic values. This study aims to formulate a relevant model of sharia financial planning literacy education for Muslim families, school students, and university learners through a literature review. The research method applied is library research by analyzing academic articles, books, and scientific publications published between 2019 and The findings reveal that sharia financial literacy encompasses not only technical skills such as cash flow management, debt control, emergency funds, takaful, halal investment, and wealth distribution through zakat, hibah, waqf, and inheritance, but also character building and the internalization of Islamic values in financial decision-making. This educational model is expected to enhance literacy, awareness, and competence among Muslim families and the younger generation in managing finances according to sharia principles, thereby achieving financial well-being aligned with spiritual and social sustainability. Thus, sharia financial literacy can serve as a strategic instrument to strengthen the economic resilience of the Muslim community while reinforcing Islamic values in daily life. ABSTRAK Model pendidikan literasi keuangan syariah memiliki peran penting dalam membangun kesadaran finansial yang sehat, berkelanjutan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan merumuskan model pendidikan literasi perencanaan keuangan syariah yang relevan bagi keluarga Muslim, siswa, dan mahasiswa melalui kajian literatur. Metode penelitian menggunakan library research dengan penelusuran artikel akademik, buku, dan publikasi ilmiah pada periode 2019Ae2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah tidak hanya mencakup keterampilan teknis, seperti pengelolaan arus kas, pengendalian utang, dana darurat, takaful, investasi halal, serta distribusi kekayaan melalui zakat, hibah, wakaf, dan warisan, tetapi juga pembentukan karakter dan internalisasi nilai Islami dalam pengambilan keputusan finansial. Model pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi, kesadaran, dan kompetensi keluarga Muslim serta generasi muda dalam mengelola keuangan sesuai syariah, sehingga tercapai kesejahteraan finansial yang selaras dengan keberlanjutan spiritual dan sosial. Dengan demikian, literasi keuangan syariah dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi umat sekaligus meneguhkan nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. 161 | JPI. Vol. No. September 2025 Pendahuluan Tinjauan Literatur Pendidikan literasi keuangan syariah merupakan aspek penting dalam membekali keluarga Muslim, siswa, dan mahasiswa dengan pengetahuan serta keterampilan finansial Islami untuk mendukung kesejahteraan jangka panjang. Dalam konteks modern, generasi muda menghadapi tantangan finansial yang kompleks, mulai dari meningkatnya biaya pendidikan, kebutuhan teknologi, gaya hidup ketidakpastian masa depan. Ketidakmampuan dalam mengelola keuangan secara efektif dapat menimbulkan masalah serius, seperti ketidakstabilan arus kas, akumulasi utang konsumtif, dan perilaku finansial yang tidak sehat (Purwanti & Yani, 2. Dalam perspektif Islam, harta dipandang sebagai amanah yang harus dikelola secara bertanggung jawab sesuai prinsip syariah. Pengelolaan keuangan tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan material, tetapi juga spiritual dan sosial. Prinsip keseimbangan . , tanggung jawab . , dan keberkahan . menjadi landasan manajemen keuangan Islami, sejalan dengan maqashid syariah yang mencakup pemeliharaan agama . ifz al-di. , jiwa . ifz al-naf. , akal . ifz al-Aoaq. , keturunan . ifz alnas. , dan harta . ifz al-ma. (Mohammed et al. Namun, masih terdapat kesenjangan antara konsep manajemen keuangan Islami dan penerapannya di tingkat keluarga maupun Penelitian sebelumnya lebih banyak menitikberatkan pada lembaga keuangan syariah dan instrumen perbankan, sementara kajian mengenai model pendidikan literasi keuangan syariah untuk keluarga, siswa, dan mahasiswa relatif terbatas (UUM International Journal of Islamic Business. Padahal, keluarga sebagai unit terkecil masyarakat dan generasi muda sebagai penerus bangsa memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan ekonomi umat. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan merumuskan model pendidikan literasi perencanaan keuangan syariah bagi keluarga Muslim, siswa, dan mahasiswa melalui kajian Penelitian dilakukan dengan pendekatan library research menggunakan sumber primer dari Al-QurAoan. Hadis, serta literatur akademik terkini. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan literatur ekonomi Islam sekaligus panduan praktis untuk meningkatkan kesejahteraan finansial yang berkelanjutan sesuai prinsip syariah. Penelitian terkini mengenai pendidikan literasi keuangan syariah menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Islamic finance ke dalam praktik Prinsip anti-riba, pengelolaan risiko melalui takaful, investasi halal, dan distribusi kekayaan merupakan bagian integral dari literasi keuangan Islami yang perlu diajarkan secara sistematis dalam konteks siswa dan mahasiswa. Kajian literatur menunjukkan bahwa praktik akuntansi sederhana, seperti pencatatan, penyusunan anggaran, dan pengelolaan arus kas, memiliki korelasi positif dengan kemampuan peserta didik dalam mengelola keuangan secara sehat. Penerapan keterampilan tersebut dalam pendidikan literasi keuangan terbukti mampu membantu memitigasi perilaku konsumtif serta mengurangi ketergantungan pada utang berbasis riba (Purwanti & Yani, 2. Sejumlah penelitian juga menempatkan maqashid syariah sebagai kerangka evaluatif dalam pengambilan keputusan finansial. Lima tujuan utama syariah, yaitu hifz al-din, al-nafs, al-Aoaql, al-nasl, dan al-mal, menjadi dasar dalam menentukan prioritas kebutuhan, mengelola kas, hingga membangun mekanisme perlindungan finansial. Literatur mutakhir bahkan menghubungkan maqashid syariah dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG. , sehingga pendidikan literasi keuangan bagi siswa dan mahasiswa tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan ekonomi, tetapi juga pada etika distribusi dan keberlanjutan sosial (International Journal of Islamic Economics and Finance, 2. Hubungan penting yang teridentifikasi dalam literatur adalah peran literasi keuangan Islami sebagai instrumen pendidikan. Pertama, literasi keuangan Islami terbukti meningkatkan kebiasaan menabung dan mendukung pengambilan keputusan investasi yang lebih sehat. Kedua, pengetahuan peserta didik mengenai takaful dan produk keuangan syariah memperkuat manajemen risiko individu. Ketiga, dimensi spiritual dalam literasi keuangan membantu memoderasi perilaku finansial sehingga lebih berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang (UUM International Journal of Islamic Business. Impact of Islamic Financial Literacy, 2. Kekuatan literatur yang ada terletak pada pendekatan interdisipliner, di mana akuntansi, manajemen keuangan, dan studi Islam digabungkan untuk menghasilkan konsep perencanaan keuangan syariah yang komprehensif. Namun, kelemahannya adalah dominasi kajian konseptual dibandingkan uji empiris longitudinal, keterbatasan fokus geografis Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan. Inovasi dan Perubahan JPI. Vol. No. September 2025 | 162 pada negara tertentu, serta minimnya variabel perilaku seperti self-control dan norma sosial yang diintegrasikan secara konsisten (Mohammed et al. Selain itu, terdapat temuan yang saling bertentangan dalam studi mengenai family takaful. Beberapa penelitian menegaskan manfaat proteksi dan tabungan berbasis tabarruAo, namun terdapat pula diskursus mengenai risiko operasional yang dihadapi operator takaful, seperti tantangan dalam penetapan harga premi dan transparansi manfaat bagi peserta (Risks and Risk Management in Family Takaful. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan akan literasi dan transparansi yang lebih baik, terutama pada tingkat peserta didik, melalui pendekatan pendidikan yang terstruktur. Dari tinjauan literatur tersebut dapat disimpulkan bahwa masih terdapat kesenjangan penelitian, khususnya dalam pengembangan model pendidikan literasi perencanaan keuangan syariah bagi siswa dan mahasiswa yang bersifat aplikatif. Model ini perlu dirancang dengan mengintegrasikan maqashid syariah, literasi keuangan Islami, perilaku keuangan, serta perangkat manajemen risiko seperti takaful dan dana darurat. Celah penelitian ini memberikan landasan yang kuat untuk merumuskan kerangka konseptual yang relevan bagi siswa dan mahasiswa Indonesia, baik sebagai kontribusi akademis maupun sebagai panduan praktis dalam pendidikan literasi Metode Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur . ibrary Paradigma yang digunakan adalah interpretivisme, karena tujuan penelitian adalah memahami makna, prinsip, serta kerangka konseptual literasi dan manajemen keuangan Islami yang dapat dijadikan dasar dalam merumuskan model pendidikan. Sumber Data Literatur ditelusuri dari basis data nasional dan internasional, seperti Scopus. Web of Science. Google Scholar. DOAJ. Garuda, dan Moraref. Kata kunci yang digunakan antara lain Islamic financial literacy. Islamic financial planning, household finance, student finance, youth financial literacy, takaful, maqashid shariah, dan Islamic wealth Publikasi difokuskan pada periode 2019Ae2024 agar tetap relevan dan terkini. Kriteria Inklusi dan Eksklusi . Inklusi: Artikel ilmiah, prosiding, atau buku . Menerbitkan dalam 5 tahun terakhir . ecuali sumber klasik yang fundamenta. Membahas literasi keuangan Islami atau perencanaan keuangan syariah pada konteks keluarga atau pendidikan. Menggunakan perspektif syariah baik konseptual maupun aplikatif. Eksklusi: Publikasi non-akademik . pini populer, berita, artikel we. Teknik Analisis Data dianalisis dengan thematic analysis. Tahapannya meliputi: . membaca literatur secara mendalam, . mengidentifikasi konsep kunci, . menemukan pola hubungan antar konsep, dan . membandingkan temuan antar studi. Analisis juga mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, serta kesenjangan penelitian terdahulu. Validitas Untuk meningkatkan validitas, dilakukan triangulasi sumber dengan membandingkan hasil dari berbagai literatur yang memiliki fokus serupa. Variabel Penelitian Fokus utama penelitian ini mencakup: Literasi keuangan Islami . Manajemen arus kas . Pengelolaan utang . hususnya pencegahan utang konsumti. Manajemen risiko melalui dana darurat dan . Investasi halal . Distribusi kekayaan . akat, hibah, wakaf, wari. Variabel kontrol meliputi latar belakang sosialekonomi keluarga maupun peserta didik, seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan akses terhadap produk keuangan syariah. Hasil Berdasarkan kajian literatur, ditemukan enam komponen utama yang menjadi fondasi pendidikan literasi perencanaan keuangan syariah bagi keluarga Muslim, siswa, dan mahasiswa. Komponen ini menggambarkan integrasi antara prinsip manajemen keuangan modern dengan nilai-nilai maqashid Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan. Inovasi dan Perubahan 163 | JPI. Vol. No. September 2025 Tabel 1. Komponen Utama Pendidikan Literasi Perencanaan Keuangan Syariah Komponen Manajemen Arus Kas Manajemen Utang Manajemen Risiko Investasi Syariah Dana Pensiun Islami Distribusi Kekayaan Deskripsi Pencatatan pemasukan dan pengeluaran, penyusunan anggaran bulanan, serta evaluasi kondisi keuangan. Penghindaran utang berbasis riba, fokus pada utang produktif yang mendukung peningkatan aset halal. Penyediaan dana darurat dan pemanfaatan instrumen takaful sebagai perlindungan Penempatan dana pada instrumen halal seperti emas, saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah. Perencanaan jangka panjang untuk masa tua dengan prinsip keberlanjutan sesuai syariah. Pelaksanaan zakat, hibah, wakaf, dan waris sebagai instrumen kesejahteraan sosial Kajian literatur menunjukkan bahwa enam komponen tersebut konsisten ditemukan dalam penelitian sebelumnya. Misalnya. Purwanti dan Yani . menekankan pencatatan keuangan rumah tangga sebagai fondasi stabilitas finansial, sementara Mohammed et al. menyoroti peran maqashid syariah dalam kerangka perencanaan keuangan Islami. Selain itu. UUM International Journal of Islamic Business . melaporkan bahwa literasi keuangan Islami berkorelasi positif dengan perilaku menabung dan pemahaman investasi halal. Dengan demikian, enam komponen tersebut dapat diposisikan sebagai temuan utama yang mendasari model pendidikan literasi perencanaan keuangan syariah. Hasil ini menegaskan pentingnya integrasi dimensi teknis . anajemen kas, utang, risiko, investasi, dan pensiu. dengan dimensi spiritual . istribusi kekayaan sesuai syaria. dalam pendidikan keuangan Islami. Diskusi Hasil penelitian ini menegaskan bahwa literasi perencanaan keuangan syariah bagi keluarga Muslim, siswa, dan mahasiswa dapat dibangun melalui enam komponen utama, yaitu manajemen arus kas, manajemen utang, manajemen risiko, investasi syariah, dana pensiun Islami, serta distribusi kekayaan. Temuan ini memperlihatkan adanya keseimbangan antara keterampilan teknis dalam mengelola keuangan dengan internalisasi nilai spiritual Islam melalui maqashid syariah. Model ini sekaligus menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah tidak hanya bersifat fungsional, tetapi juga normatif, karena menghubungkan keputusan finansial dengan aspek moral, sosial, dan religius. Temuan tersebut konsisten dengan penelitian Purwanti dan Yani . yang menekankan pencatatan dan penganggaran keuangan sebagai pondasi stabilitas finansial rumah tangga. Demikian pula, kajian Mohammed et al. dan International Journal of Islamic Economics and Finance . menegaskan pentingnya maqashid syariah dalam membingkai tujuan keuangan agar tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan ekonomi, melainkan juga keberlanjutan sosial. Namun, penelitian ini menawarkan kebaruan dengan memasukkan aspek perencanaan jangka panjang seperti dana pensiun Islami dan distribusi kekayaan ke dalam kerangka literasi. Kedua aspek ini relatif kurang mendapat perhatian dalam literatur sebelumnya yang cenderung berfokus pada tabungan dan investasi jangka pendek. Meskipun demikian, sejumlah keterbatasan perlu Pertama, sebagian besar penelitian terdahulu lebih menekankan pada lembaga keuangan syariah dan produk perbankan, sementara kajian empiris mengenai penerapan literasi keuangan di tingkat keluarga dan pendidikan masih sangat terbatas. Kedua, masih terdapat kesenjangan dalam pengendalian diri, norma sosial, dan pengaruh budaya, yang sesungguhnya memiliki pengaruh besar terhadap praktik keuangan sehari-hari. Ketiga, banyak instrumen penelitian menggunakan definisi yang bervariasi tentang literasi keuangan Islami, sehingga membatasi perbandingan antar studi. Dengan tersebut, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengintegrasikan maqashid syariah dalam kerangka literasi keuangan, serta kontribusi praktis melalui usulan model pendidikan yang dapat diimplementasikan pada keluarga, sekolah, dan perguruan tinggi. Model ini berpotensi menjadi instrumen strategis untuk membangun ketahanan ekonomi umat, sekaligus memperkuat kesadaran religius generasi muda dalam pengelolaan keuangan. Namun demikian, diperlukan penelitian lanjutan yang lebih aplikatif, seperti studi kuantitatif longitudinal atau uji coba program pendidikan literasi keuangan syariah, guna menilai efektivitas model ini dalam mengubah perilaku finansial secara Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan. Inovasi dan Perubahan JPI. Vol. No. September 2025 | 164 Kesimpulan Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan literasi perencanaan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran finansial yang sehat, berkelanjutan, serta berlandaskan nilai-nilai Islam. Kajian literatur menunjukkan enam komponen utama yang menjadi fondasi literasi keuangan syariah, yaitu manajemen arus kas, manajemen utang, manajemen risiko melalui dana darurat dan takaful, investasi halal, perencanaan dana pensiun Islami, serta distribusi kekayaan melalui zakat, hibah, wakaf, dan waris. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan Islami tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga mengintegrasikan aspek moral, spiritual, dan sosial sesuai dengan maqashid syariah. Kontribusi teoretis penelitian ini terletak pada pengembangan model pendidikan literasi keuangan syariah yang lebih komprehensif dengan memasukkan aspek perencanaan jangka panjang dan distribusi kekayaan sebagai bagian integral dari literasi keuangan Islami, sesuatu yang masih jarang dibahas dalam literatur sebelumnya. Sementara itu, secara praktis, model ini dapat dijadikan panduan bagi keluarga, sekolah, dan perguruan tinggi untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam mengelola keuangan secara Islami, sehingga tercipta kesejahteraan finansial yang seimbang dengan keberlanjutan spiritual dan sosial. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan karena masih berbasis kajian literatur. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan pendekatan empiris untuk menguji efektivitas model yang ditawarkan, pengembangan instrumen pengukuran literasi keuangan syariah yang valid, serta studi longitudinal lintas budaya guna menilai dampaknya terhadap ketahanan ekonomi keluarga Muslim dalam jangka panjang. Impact of Islamic financial literacy on saving and investment decision. Journal of Islamic Economics and Finance Studies. Integrating maqasid al-shariah and sustainable development goals in Islamic financial planning. International Journal of Islamic Economics and Finance. Kamba. Kids zaman now menemukan kembali Islam. Tangerang Selatan: Pustaka IIMaN. Lasawedy. Bijak kelola keuangan keluarga sesuai syariah Islam. [Publisher not Mohammed. , et al. A scientometric study of maqasid al-shariah research. Humanities & Social Sciences Communications. Purwanti. , & Yani. Optimizing family financial stability through Islamic household accounting practices: A literature review. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 3. , 1721Ae1732. Risks and risk management in family takaful. Journal of Risk and Islamic Insurance Studies. The role of Islamic financial literacy from the perspective of rural communities. UUM International Journal of Islamic Business. A 2025 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution Share Alike (CC BY SA) license . ttps://creativecommons. org/licenses/bysa/4. 0/). Referensi