JPn e-ISSN 2723-0503 Jurnal Pendidikan. Volume 23. Nomor 1 Juni 2022, 10 - 18 ISSN 1411-481X Upaya Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi ISSN 1411-481X di SMAN 1 Laung Tuhup Oleh: Piramida Yunita1. Fendy Hariatama2. Rinto Alexandro3. Sri Rohaetin4. Tonich Uda5. Rahman6 Email: fendyhariatama@fkip. , rinto. alexandro@fkip. doi: https://doi. org/10. 52850/jpn. Received: 28 Maret 2022 History article Accepted: 08 Juni 2022 Published: Juni 2022 Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru ekonomi dalam memotivasi belajar siswa di SMA Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif bertujuan memperoleh gambaran seutuhnya mengenai suatu hal menurut pandangan manusia yang diteliti. Dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, 1 orang guru dan 12 orang siswa SMA Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup. Data di dapat melalui wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru ekonomi dan siswa kelas XI. Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara menunjukkan bahwa guru Ekonomi berupaya cukup baik didalam kegiatan belajar mengajar, sehingga siswa cukup termotivasi di dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Ekonomi. Motivasi siswa sudah berjalan dengan baik. Ini dapat di lihat dari motivasi yang berasal dari dalam diri siswa yaitu dari keinginan siswa untuk belajar, sikap senang terhadap mata pelajar ekonomi yang menunjukkan bahwa siswa memiliki hasrat dan keinginan berhasil serta siswa memiliki harapan dan cita-cita di masa depan yang menggerakkan mereka untuk selalu giat dalam belajar agar harapan dan cita-cita mereka bisa terwujud. Kata kunci: upaya guru, motivasi belajar, ekonomi Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Palangka Raya Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Palangka Raya Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Palangka Raya Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Palangka Raya Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Palangka Raya Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Palangka Raya Yunita, dkk: Upaya Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Teacher's Efforts in Motivating Student Learning in Economics Subjects at SMAN 1 Laung Tuhup Abstract The purpose of this research is to find out the efforts made by economics teachers in motivating students to study at SMA Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup Murung Raya Regency. This research was conducted using qualitative approach. Qualitative research aims to obtain a complete picture of a thing according to the human view studied. By involving the principal, deputy principal, 1 teacher and 12 students of Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup High School. The data can be through interviews with principals, vice principals, economics teachers and grade XI Based on the results of research and interviews showed that Economics teachers strive quite well in teaching and learning activities, so that students are quite motivated in participating in economic learning The motivation of the students has gone well. This can be seen from the motivation that comes from the students, namely from the desire of students to learn, a happy attitude towards the eyes of economic students that shows that students have a desire and desire to succeed and students have hopes and ideals in the future that move them to always be active in learning so that their hopes and ideals can be realized. Keywords: teacher efforts, learning motivation, economic Pendidikan merupakan suatu yang universal dan berlangsung secara terus menerus dan tidak putus asa dari generasi ke generasi. Melalui pendidikan akan diterapkan langkahlangkah yang dipilih masa kini sebagai upaya mewujudkan aspirasi dan harapan masa depan. Melalui pendidikan diharapkan mutu sumber daya manusia makin lama semakin meningkat dengan ditandai adanya peningkatan prestasi belajar. Dalam upaya meningkatkan prestasi belajar perlu partisipasi dan tanggung jawab dari berbagai pihak yaitu orang tua dan guru dalam memberikan memotivasi belajar kepada anak/siswa. Hal ini sesuai dengan tujuan dari pada pendidik harkat dan martabat manusia sebagaimana tercantum dalam tujuan pendidikan Menurut Tafsir . upaya guru adalah usaha yang dilakukan guru sebagai pendidik professional dalam mendidik, membimbing, mengarahkan, serta mengevaluasi peserta didik, dengan mengembangkan segala potensi yang ada pada diri peserta didik, baik dari segi kognitif . , afektif . , dan psikomotorik . mulai pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Menurut Jurnal Pendidikan. Volume 23. Nomor 1 Juni 2022, 10 - 18 Uno . bahwa motivasi belajar merupakan dorongan internal dan eksternal pada siswasiswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku, pada umumnya dengan beberapa indicator atau unsur yang mendukung. Upaya guru dalam memotivasi bisa dengan memberi angka dalam hal ini simbol dari hasil kegiatan belajar, hadiah untuk motivasi yang kuat, kompetensi persaingan baik individu maupun kelompok, ego-involvement menumbuhkan merasakan pentingnya tugas, memberikan ulangan pada siswa untuk siswa agar mengetahui hasil belajar, memberikan pujian apabila siswa berhasil menyelesaikan tugasnya. Dalam prakteknya pengajaran merupakan suatu proses yang kompleks, khususnya bagi Guru Ekonomi. Agar dapat mencapai hasil sesuai dengan tujuan yang direncanakan, guru harus mempertimbangkan usaha belajar mengajar yang efektif. Di desa Muara Tupuh Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya, banyak anak usia sekolah yang kurang berminat mengikuti proses pembelajaran di dalam kelas dan dapat di kemukakan bahwa siswa-siswi SMA Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya minat untuk belajar kurang serius, karena adanya siswa yang kurang aktif dalam mengikuti proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan terdapat anak yang kurang memiliki motivasi dalam belajar. Selain itu, upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pelaksanaannya belum maksimal hal ini terlihat dari adanya langkah-langkah dari pembelajaran belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Ketika guru menyampaikan materi sebagian siswa tidak memperhatikan dan ketika guru memberikan tugas sebagian dari siswa ada yang ribut, ada yang asyik mencari kesibukan sendiri, tidur-tiduran di meja dan sering keluar kelas ketika pelajaran berlangsung. Kondisi yang dikhawatirkan nilai siswa kurang baik dan banyak mendapatkan nilai di bawah KKM. Sehingga dalam penelitian ini terdapat masalah yang perlu untuk mendapat perhatian lebih, yakni masalah motivasi siswa dan upaya yang dilakukan guru dalam memberikan motivasi kepada siswanya. Supriyanto . motivasi belajar diperlukan untuk meningkatkan prestasi Meskipun motivasi belajar tidak hanya datang dari guru namun ada juga pengaruhnya dari latar belakang ekonomi orang tua Samrin et al . , namun dalam hal ini yang dilihat adalah upaya yang dilakukan oleh guru. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana motivasi belajar siswa dan upaya yang telah dilakukan guru dalam memberikan motivasi. Oleh karen itu penulis merasa tertarik untuk melakukan sebuah Yunita, dkk: Upaya Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA penelitian terhadap upaya yang dilakukan guru dalam memberikan motivasi kepada peserta didiknya khususnya pada mata pelajaran ekonomi. Metode Penelitian Pada penelitian ini pendekatan yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan Pendekatan kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dengan menggambarkan suatu peristiwa, perilaku maupun keadaan pada tempat tertentu dengan berlandaskan teori. Dengan adanya teori maka dapat memandu peneliti agar fokus penelitian yang dilakukan sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Menurut Wiratna . bahwa AuPenelitian kualitatif adalah salah satu prosedur penelitian yang menghasilkan data dekriptif berupa ucapan atau tulisan dan perilaku orang-orang yang diamatiAy. Lokasi penelitian dilakukan di SMA Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya. Pada penelitian kualitatif digunakan dua sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Menurut Sugiyono . Sumber Data Primer adalah pengambilan data dengan instrumen pengamatan, wawancara, catatan lapangan dan penggunaan dokumen. Sumber data primer merupakan data yang diperoleh langsung dengan teknik wawancara informan atau sumber langsung. Sumber primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Adapun dalam penelitian ini sumber data primer adalah Kepala Sekolah. Wakil Kepala Sekolah. Guru Ekonomi dan siswa kelas XI di SMA Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya. Menurut Sugiyono . Sumber Data Sekunder adalah data yang digunakan untuk mendukung data primer yaitu melalui studi kepustakaan, dokumentasi, buku, majalah, koran, arsip tertulis yang berhubungan dengan obyek yang akan diteliti pada penelitian ini. Prosesdur pengumpulan data bertujuan untuk memperoleh data yang relavan, akurat, dan reliabel. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi,wawancara, dokumentasi. Menurut Sukmadinata . Observasi adalah suatu teknik atau cara mengumpulkan data dengan jalan mengadakan pengamatan terhadap kegiatan yang sedang berlangsung. Menurut Narbuko dan Achmadi . Wawancara adalah alat pengumpulan data dengan proses Tanya jawab yang berlangsung secara lisan oleh 2 . orang atau lebih tertatap, maka mendengarkan secara langsung informasi-informasi atau keterangan-keterangan dari objek yang diteliti. Menurut Sukmadinata Jurnal Pendidikan. Volume 23. Nomor 1 Juni 2022, 10 - 18 Dokumentasi merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, gambar maupun elektronik. Penerapan prosedur tersebut dalam pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi sebelum memulai penelitian, melakukan wawancara dengan informan serta melakukan dokumentasi dalam rangka menunjang data dan meyakinkan peneliti sebelum data tersebut di analisis kemudian mendapatkan kesimpulan. Analisis data dilakukan dengan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain. Hasil Penelitian dan Pembahasan Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh penulis dengan guru ekonomi, kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan siswa kelas XI, tentang upaya guru dalam memotivasi belajar siswa di SMA Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup. Selama penelitian ini dilakukan hasil penelitian menunjukan bahwa: Motivasi Belajar Siswa Adanya hasrat dan keinginan berhasil Siswa yang memiliki motivasi baik secara internal maupun eksternal dalam sebuah kegiatan, akan memiliki hasrat dan keinginan berhasil dalam meraih prestasi belajar. Dengan cara giat dalam belajar dan mampu mencari ilmu dari sumber-sumber Referensi lain, yang tidak hanya mengandalkan ilmu yang diberikan oleh guru. Adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar Adanya kebutuhan dalam belajar maka akan membuat siswa memiliki dorongan yang kuat untuk mendapatkan apa yang menjadi kebutuhan dalam belajar sehingga motivasi belajarnya pun ikut tinggi dalam melakukan kegiatan tersebut. Kemudian dengan dorongan karena ingin berhasil dan sukses maka siswa akan selalu memperhatikan penjelasan guru dalam menerangkan materi yang diberikan, karena perasaan akan kebutuhan terhadap pengetahuan dapat diperolehnya dari guru. Adanya harapan dan cita-cita masa depan Yunita, dkk: Upaya Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Siswa yang memiliki motivasi terhadap sesuatu pasti memiliki tujuan atau cita-cita tertentu yang menggerakkannya untuk selalu melakukan kegiatan tersebut sampai citacitanya benar-benar terwujud, dan hasil penelitian dari beberapa informan bahwa semua siswa memiliki harapan atau cita-cita masa depan yang berbeda-beda tetapi dalam proses pencapaiannya sama, yaitu dengan cara siswa harus giat dalam belajar, dan berusaha untuk selalu aktif pada saat pembelajaran berlangsung. Adanya penghargaan dalam belajar Siswa yang memiliki motivasi pada suatu pencapaian belajar akan memiliki rasa kebanggaan tersendiri dalam dirinya, saat siswa sukses dalam mencapai prestasi. Dan hasil penelitian bahwa ada beberapa siswa yang menginginkan penghargaan dalam belajar seperti sebuah piagam penghargaan untuk siswa yang berprestasi karena itu akan membuat nilai lebih bagi siswa yang memperolehnya. Ada pula siswa yang menginginkan penghargaan hanya dengan apresiasi ucapan selamat dari guru dan teman-teman agar dapat mendorong untuk lebih bersemangat lagi dalam belajar, dan harapannya siswa yang belum mencapai prestasi belajar dapat terdorong dan termotivasi. Adanya kegiatan menarik dalam belajar Guru ekonomi memberikan metode pembelajaran yang bervariasi, dengan adanya metode pembelajaran yang bervariasi maka akan membuat siswa lebih mudah memahami p pelajaran yang diajarkan oleh guru dan siswa tidak bosan pada saat pembelajaran Dengan adanya metode pembelajaran yang bervariasi di setiap pertemuan membuat siswa lebih bersemangat untuk belajar, dengan terciptanya pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, maka akan membuat siswa lebih termotivasi dan bersemangat untuk mengikuti pembelajaran. Adanya lingkungan belajar yang kondusif, sehingga memungkinkan seseorang siswa dapat belajar dengan baik. Siswa yang memiliki motivasi belajar akan dapat dengan mudah menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, karena adanya niat yang serius dalam mencapai Dengan lingkungan belajar yang kondusif tersebut maka konsentrasi siswa akan penuh dengan cepat dan mudah menyerap ilmu yang siswa pelajari. Upaya yang di lakukan Guru Ekonomi dalam memotivasi belajar siswa Memberikan Pujian Jurnal Pendidikan. Volume 23. Nomor 1 Juni 2022, 10 - 18 Guru ekonomi selalu memberikan pujian kepada siswa yang memiliki sikap atau perilaku yang baik pada saat pembelajaran, dengan begitu siswa lebih bersemangat dan bergairah untuk mengikuti pembelajaran. Mengadakan Kompetensi di kelas Guru ekonomi selalu mengadakan kompetesi di dalam kelas tujuan diadakannya kompetensi yaitu untuk memotivasi siswa agar lebih giat dan lebih rajin dalam belajar serta agar siswa mampu bersaing dengan teman sekelasnya dan bisa mengembangkan potensinya serta bisa menjadi siswa terbaik di kelas. Memberikan dorongan untuk bekerjasama Guru ekonomi selalu memberikan arahan atau dorongan kepada siswa yang mengalami kesulitan pada saat pembelajaran untuk bekerjasama dengan temannya yang sudah memahami materi yang diajarkan. Karena kebanyakan siswa lebih enak bertanya dengan temannya apabila dia tidak memahami materi yang diajarkan oleh guru dan kadangkadang siswa juga lebih mudah memahami penjelasan dari temannya. Maka dari itu guru ekonomi selalu mengingatkan mereka untuk selalu bekerjasama dengan teman sekelasnya. Memberikan metode pembelajaran yang bervariasi Guru ekonomi memberikan metode pembelajaran yang bervariasi pada setiap pertemuan, ini di lakukan agar siswa dapat dengan mudah memahami pembelajaran yang diajarkan guru ekonomi dan agar siswa tidak bosan pada saat pembelajaran berlangsung. Memberikan nasehat Guru ekonomi selalu memberikan nasehat kepada siswa agar jangan bermalas- malasan dalam belajar dan lebih rajin dalam belajar supaya bisa bersaing dengan siswa yang Guru ekonomi juga memberikan semangat kepada siswa agar lebih giat lagi belajar dirumah supaya cita-cita yang siswa impikan bisa tercapai. Sehingga dalam penelitian ini guru telah mengupayakan yang terbaik untuk siswa didiknya, dengan memberikan dorongan dan motivasi baik secara lisan maupun dalam bentuk Hal ini juga seirama dengan pernyataan dari pihak sekolah yang menyampaikan bahwa setiap guru yang bersedia memotivasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar akan memberikan nilai positif kepada siswa didiknya, baik dalam keseharian mereka disekolah yang selalu sopan dan santun kepada guru yang bersangkutan serta dalam hal akademik yang Yunita, dkk: Upaya Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA mana nilai-nilai siswa khususnya mata pelajaran pendidikan ekonomi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa berjalan dengan baik, ini dapat di lihat dari motivasi yang berasal dari dalam diri siswa yaitu dari keinginan siswa untuk belajar, sikap senang terhadap mata pelajaran ekonomi yang menunjukkan bahwa siswa memiliki hasrat dan keinginan berhasil serta siswa memiliki harapan dan cita-cita di masa depan yang menggerakkan mereka untuk selalu giat dalam belajar agar harapan dan cita-cita mereka bisa terwujud. Selanjutnya, guru ekonomi telah berupaya memberikan motivasi dengan baik dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga siswa cukup termotivasi di dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Ekonomi. Dengan upaya yang telah dilakukan tersebut, guru telah berupaya memberikan motivasi belajar kepada siswa pada mata pelajaran ekonomi di SMA Muara Tupuh Filial SMAN 1 Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya yaitu dengan cara memberikan angka atau nilai, memberikan ulangan, memberikan pujian, memberikan dorongan kepada siswa untuk bekerjasama, dan memberikan metode pembelajaran yang bervariasi, upaya-upaya tersebut nyatanya memberikan nilai yang baik kepada siswa dan meningkatkan semangat dan motivasi mereka dalam belajar dan beraktifitas di lingkungan sekolah. Daftar Pustaka