Volume 1 Nomor 1 . Pages 69 Ae 74 JHN : Jurnal Hukum Nusantara Email Journal : pen. jhn@gmail. Web Journal : http://onlinejournal. com/index. php/jhn Transformasi Pancasila Dalam Era Digital Hassya Andika Devandra1. Nia Ismaful Hawa2. Akhmad Ghani Kharir3. Zakiah Ramadhani4 Hukum Ekonomi Syariah. Fakultas Syariah. Universitas Islam Negri Siber Syekh Nurjati Cirebon Email : hasdikdev1@gmail. com1, ismafulhawania@gmail. com2, ghani. kharir017@gmail. ramadhanizakiah4@gmail. Received : 2024-12-11. Accepted : 2025-01-11. Published : 2025-02-01 Kata Kunci: Pancasila. era digital. literasi digital Abstrak Transformasi Pancasila dalam era digital menjadi urgensi untuk menjaga relevansi ideologi bangsa Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi. Artikel ini membahas bagaimana nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Persatuan Indonesia. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan, serta Keadilan Sosial, dapat diintegrasikan ke dalam berbagai aspek teknologi digital guna menghadapi tantangan seperti hoaks, ujaran kebencian, dan polarisasi sosial yang mengancam persatuan bangsa. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur, artikel ini menyoroti pentingnya literasi digital yang berbasis nilai-nilai Pancasila untuk membangun masyarakat yang lebih bijak dan inklusif, serta peran teknologi dalam memperkuat solidaritas dan identitas nasional. Transformasi ini tidak hanya bertujuan menjaga eksistensi Pancasila, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi sebagai sarana memajukan bangsa, membangun ekosistem digital yang beretika, dan menciptakan harmoni sosial yang berkelanjutan. Dengan demikian. Pancasila tetap menjadi pedoman utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus beradaptasi secara dinamis untuk menjawab tantangan era digital. Available at : http://onlinejournal. com/index. php/jhn 70 | Transformasi Pancasila Dalam Era Digital Keywords: Pancasila. digital literacy Abstract The transformation of Pancasila in the digital era is an urgency to maintain the relevance of Indonesia's ideology amidst the rapid development of technology and globalization. This article discusses how Pancasila values, such as Belief in One God. Fair and Civilized Humanity. Indonesian Unity. Democracy Led by Wisdom, and Social Justice, can be integrated into various aspects of digital technology to face challenges such as hoaxes, hate speech, and social polarization that threaten national unity. Through a qualitative approach with a literature study, this article highlights the importance of digital literacy based on Pancasila values to build a wiser and more inclusive society, as well as the role of technology in strengthening national solidarity and identity. This transformation not only aims to maintain the existence of Pancasila, but also encourages the use of technology as a means to advance the nation, build an ethical digital ecosystem, and create sustainable social Thus. Pancasila remains the main guideline in the life of the nation, while adapting dynamically to answer the challenges of the digital era. Available at : http://onlinejournal. com/index. php/jhn 71 | Transformasi Pancasila Dalam Era Digital PENDAHULUAN Pancasila, sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia, memainkan peran mendasar dalam membentuk identitas nasional, arah kebijakan, serta tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara (Oktarina, 2. Namun, era digital yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi menghadirkan tantangan baru yang signifikan bagi eksistensi nilai-nilai Pancasila. Perubahan pola pikir, perilaku, dan gaya hidup masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, menjadi permasalahan yang mendesak untuk ditangani. Derasnya arus informasi global yang tidak terfilter dengan baik, maraknya penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga potensi perpecahan sosial merupakan ancaman serius yang dapat menggoyahkan penerapan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Masalah ini semakin kompleks ketika generasi muda, sebagai garda depan penerus bangsa, dihadapkan pada pengaruh budaya asing yang sering kali bertentangan dengan identitas kebangsaan. Oleh karena itu, transformasi nilai-nilai dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari adalah salah satu solusi dari permasalahan tersebut. Namun, untuk mencapai transformasi tersebut, diperlukan integrasi nilai-nilai Pancasila dalam segala aspek kehidupan agar Pancasila tetap relevan dengan perkembangan zaman (Hulu, 2. Sehingga, diperlukan upaya atau strategi yang tepat seperti penguatan literasi digital sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam menyaring informasi, menghindari dampak negatif teknologi, serta memanfaatkan teknologi secara bijak. Selain itu, pendekatan ini juga bertujuan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral dan etika dalam berinteraksi di ruang digital. Rencana pemecahan masalah ini melibatkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan penyedia teknologi untuk menciptakan ekosistem digital yang mendukung harmoni sosial dan memperkuat identitas nasional. Dalam hal ini, pengintegrasian nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial dalam teknologi digital menjadi langkah konkret untuk mengatasi tantangan globalisasi dan modernisasi (Ramadhani et al. , 2. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat ditransformasikan ke dalam era digital guna menjaga identitas dan keutuhan bangsa Indonesia. Lebih spesifik, artikel ini akan membahas upaya atau strategi mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam literasi digital dan pemanfaatan teknologi untuk mengurangi dampak negatif globalisasi, seperti polarisasi sosial dan radikalisme. Dengan pendekatan ini, diharapkan artikel ini dapat memberikan wawasan yang dapat digunakan oleh berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, maupun masyarakat umum, dalam merumuskan kebijakan dan langkah-langkah konkret untuk mendukung keberlanjutan nilai-nilai Pancasila di tengah era digital. Artikel ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan literatur terkait transformasi ideologi Pancasila dalam menghadapi tantangan modern. Selain itu, harapan dari artikel ini adalah terciptanya pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya transformasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi era digital. Manfaat yang diharapkan tidak hanya terbatas pada penguatan identitas kebangsaan, tetapi juga peningkatan kualitas interaksi masyarakat di ruang digital yang lebih etis, inklusif, dan harmonis. Artikel ini juga diharapkan mampu memberikan panduan bagi generasi muda untuk tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila, sehingga mereka dapat berperan sebagai agen perubahan yang Available at : http://onlinejournal. com/index. php/jhn 72 | Transformasi Pancasila Dalam Era Digital memperkuat persatuan bangsa di tengah derasnya pengaruh globalisasi. Dengan demikian, transformasi Pancasila tidak hanya menjadi solusi bagi tantangan era digital tetapi juga menjadi kekuatan utama yang memperkokoh posisi Indonesia dalam percaturan dunia modern. METODOLOGI PENELITIAN Penulisan artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang berfokus pada studi literatur dari berbagai sumber yang relevan. Data diperoleh melalui tinjauan terhadap literatur dan artikel terdahulu yang memiliki keterkaitan dengan topik pembahasan. Proses pengumpulan data ini dilakukan secara sistematis dengan menelaah berbagai kajian yang membahas isu serupa sehingga dapat memberikan gambaran yang komprehensif terkait topik yang diangkat. Dalam hal ini, kajian yang dipilih berhubungan erat dengan judul AuTransformasi Pancasila dalam Era Digital,Ay di mana literatur yang dikumpulkan dan dianalisis berfungsi sebagai landasan teoritis dalam memahami bagaimana nilai-nilai Pancasila mengalami perubahan, adaptasi, atau transformasi seiring perkembangan teknologi dan digitalisasi di berbagai aspek kehidupan. HASIL DAN PEMBAHASAN Transformasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Era Digital Transformasi nilai-nilai Pancasila di era digital menjadi esensial untuk menjaga relevansi dan keberlanjutan ideologi bangsa di tengah perkembangan teknologi yang Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, misalnya, dapat diadaptasi untuk menanamkan etika digital yang berlandaskan pada spiritualitas dan moralitas. Dalam ruang digital, prinsip ini diwujudkan melalui promosi konten yang positif, edukatif, dan beretika, sekaligus menekan penyebaran ujaran kebencian dan hoaks yang berpotensi merusak keharmonisan sosial (Syahputra, 2. Di sisi lain, nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab memberikan dasar untuk mengatasi dilema etika di dunia digital, seperti masalah privasi data, kesetaraan akses teknologi, dan perlindungan hak asasi manusia. Upaya ini dapat dilakukan melalui regulasi yang adil serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan penyedia layanan digital. Dengan demikian. Pancasila berfungsi sebagai landasan moral untuk mengelola dampak teknologi secara inklusif dan berkelanjutan (Ramadhani et al. , 2. Peran Pancasila dalam Menghadapi Tantangan Digitalisasi Era digital membawa berbagai tantangan, termasuk derasnya arus informasi global yang sering kali tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa. Tantangan ini mengharuskan generasi muda memiliki literasi digital yang baik untuk menyaring informasi serta menghindari dampak negatif seperti radikalisme, penyebaran hoaks, dan ujaran kebencian (Ramadhani et al. , 2. Di sinilah nilai Persatuan Indonesia menjadi penting untuk menjaga kohesi sosial, terutama di ruang digital yang sering kali memperbesar potensi perpecahan. Dengan mendorong dialog yang inklusif dan menghargai keberagaman, nilai ini dapat mengurangi polarisasi serta meningkatkan solidaritas Selain itu, nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan juga Available at : http://onlinejournal. com/index. php/jhn JHN : Jurnal Hukum Nusantara. Volume x . Tahun 20xx | E-ISSN : 2746-7x | 73 menjadi panduan dalam melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan digital, seperti pengembangan kebijakan berbasis teknologi yang adil dan berpihak pada kepentingan rakyat (Syahputra, 2. Integrasi Nilai-Nilai Pancasila ke Dalam Pemanfaatan Teknologi Digital Integrasi nilai-nilai Pancasila dalam teknologi digital tidak hanya penting untuk menjaga identitas bangsa, tetapi juga untuk membangun tatanan kehidupan yang lebih baik di era modern. Gotong royong, sebagai salah satu wujud nilai-nilai Pancasila, dapat diimplementasikan dalam berbagai inovasi teknologi yang mendukung kolaborasi masyarakat, seperti platform crowdfunding atau aplikasi berbasis komunitas. Nilai Keadilan Sosial juga dapat dijadikan prinsip dalam mengembangkan teknologi yang inklusif, dengan memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang sama terhadap manfaat teknologi (Syahputra, 2. Selain itu, platform digital dapat dimanfaatkan untuk menyosialisasikan nilai-nilai Pancasila melalui kampanye edukatif dan interaktif, sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami pentingnya menginternalisasi nilai-nilai luhur ini dalam kehidupan sehari-hari. Dengan langkah ini. Pancasila tidak hanya bertahan, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang (Ramadhani et , 2. KESIMPULAN Transformasi Pancasila dalam era digital merupakan kebutuhan yang mendesak untuk memastikan bahwa ideologi bangsa tetap relevan dan mampu menjadi pedoman moral bagi masyarakat di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Nilai-nilai Pancasila, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Persatuan Indonesia. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan, serta Keadilan Sosial, memiliki fleksibilitas untuk diadaptasi ke dalam aspek digital. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai ini ke dalam pemanfaatan teknologi. Indonesia dapat menjawab tantangan seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan perpecahan sosial yang kerap terjadi di ruang digital. Selain itu, literasi digital yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila mampu membangun masyarakat yang lebih bijak dalam menggunakan teknologi untuk kebaikan bersama. Upaya ini memerlukan partisipasi aktif dari pemerintah, masyarakat, dan penyedia teknologi untuk menciptakan ekosistem digital yang mendukung harmoni, keadilan, dan keberlanjutan. Dengan demikian. Pancasila tidak hanya tetap menjadi landasan utama bangsa, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi kekuatan besar dalam menghadapi era digital, menjaga identitas nasional, dan memperkokoh persatuan bangsa Indonesia. DAFTAR PUSTAKA