Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan Volume 13. No. April 2022 ISSN:2086-3861 E-ISSN: 2503-2283 Identifikasi Keanekaragaman Jenis Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu Diversity Species Identification Of Fish Catched By Fishermen Tapak Paderi Bengkulu City Ayub Sugara1*. Ami Nolisa1. Ari Anggoro1. An Nisa Nurul Suci1. Risnita Tri Utami2. Yudho Andika3 . Feri Nugroho4 dan Rifi Suhendri5 . Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Bengkulu . Program Studi Akuakultur. Fakultas Pertanian. Universitas Prof. Dr. Hazairin. SH. Bengkulu . Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Aceh . Jurusan Digital Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Global Jakarta. Jakarta . Lembaga Lestari Alam Laut Untuk Negeri (LATUN). Bengkulu *Penulis Korespondensi: E-mail: ayubsugara@unib. (Diterima Januari 2022/ Disetujui April 2. ABSTRAK Perairan umum daratan Indonesia memiliki keanekaragaman jenis ikan yang tinggi, sehingga tercatat sebagai salah satu perairan dengan mega biodiversity di Indonesia. Salah satu upaya dalam pengelolaan sumberdaya perikanan secara lestari sebagaimana diamanatkan dalam UU No 31 Tahun 2009 tentang Perikanan, maka diperlukan data dan informasi tentang jenis dan morfologi ikan di suatu perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengidentifikasi jenis dan morfologi ikan hasil tangkapan nelayan Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai jenis-jenis dan morfologi ikan hasil tangkap nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu metode pengumpulan sampel yang digunakan adalah Random sampling, sampel ikan laut diambil secara acak langsung dari Nelayan Tapak Paderi. Identifikasi yang dilakukan adalah menghitung panjang total, panjang baku, identifikasi diawali dengan memperhatikan dan mencatat bagian morfologi ikan laut antara lain: warna, posisi mulut, bentuk tubuh, tipe sisik, bentuk sirip ekor, jenis dan jumlah duri pada masing-masing sirip. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh berhasil menginventarisasi 12 jenis ikan laut hasil tangkapan nelayan di Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu Kata kunci: morfologi, nelayan. Tapak Paderi, random sampling ABSTRACT Indonesian mainland waters have a high diversity of fish species, so they are listed as one of the waters with mega biodiversity in Indonesia. One of the efforts in managing fishery resources in a sustainable manner as mandated in Law No. 31 of 2009 concerning Fisheries, requires data and information about the types and morphology of fish in a waters. The purpose of this study was to determine and identify the type and morphology of fish caught by fishermen from Tapak Paderi Beach. Bengkulu City. The benefit of this research is to provide information about the types and morphology of fish caught by the Tapak Paderi fishermen in Bengkulu City. The technique used in sampling is the method of sample collection used is random sampling, marine fish samples are taken at random directly from the fishermen of Tapak Paderi. Identification is carried out by calculating the total length, standard length, identification begins with observing and noting the morphology of marine fish, including: color, mouth position, body shape, scale type, tail fin shape, type and number of spines on each fin. Based on the results of the research obtained, it was successful to take an inventory of 12 types of marine fish caught by fishermen at Tapak Paderi Beach. Bengkulu City Keywords: morphology, fishermen. Tapak Paderi, random sampling To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI PENDAHULUAN Sumberdaya ikan yang hidup di wilayah perairan Indonesia dinilai memiliki tingkat keragaman hayati . paling tinggi. Sumberdaya ini paling tidak mencakup 37% dari jenis ikan di dunia. Menurut (Agus, et al. , 2. , sumberdaya ikan ialah jenis ikan termasuk biota perairan laut lainnya yang merupakan sumber kekayaan alam yang memiliki daya pulih kembali secara alami, kedepan pemanfaatannya dapat dilakukan secara berkelanjutan sepanjang pemanfaatannya dengan kaidah yang benar. Wilayah perairan laut Indonesia memiliki berbagai macam jenis ikan bernilai ekonomis tinggi diantaranya yaitu tuna, cakalang, udang, tongkol, tenggiri, kakap, cumi-cumi, ikan-ikan karang . erapu, baronang, udang barong/lobste. , ikan hias dan kekerangan termasuk rumput laut (Barani. Salah satu upaya dalam pengelolaan sumberdaya perikanan secara lestari yakni inventarisasi data dan informasi tentang kondisi stok ikan pada suatu perairan sebagaimana diamanatkan dalam UU No 31 Tahun 2009 tentang Perikanan. Pantai Tapak Paderi ini berada di Bengkulu dan terletak diantara Pantai Panjang dan Pantai Jakat. Lokasi Pantai Tapak Paderi cukup strategis dengan membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit dari pusat Kota Bengkulu. Pantai Tapak Paderi merupakan salah satu tempat pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan di Kota Bengkulu. Ikan hasil tangkapan nelayan yang ada di tempat perikanan berperan sebagai salah satu sumber pendapatan bagi daerah setempat. Semakin tinggi jumlah produksi ikan hasil tangkapan nelayan, maka secara tidak langsung kesejahteraan nelayan, tempat aktivitas nelayan dan pendapatan pemerintah daerah setempat akan ikut meningkat (Khaeruddin. Biasanya nelayan yang ada di Pantai Tapak Paderi menjual hasil tangkapan nya langsung pada konsumen dan juga sebagian langsung menjual ke melalui pengepul. Identifikasi ikan dapat dilakukan dengan 2 . cara, yaitu identifikasi ikan secara ex-situ dan in-situ. Identifikasi ikan secara ex situ atau secara taksonomi adalah suatu usaha untuk mengidentifikasi ikan dengan mengambil sampel ikan, dilihat ciri-ciri meristik dan morfometriknya . tau dilihat sampel DNA ny. serta mencocokannya dengan kunci identifikasi dan taksonomi. Identifikasi ikan secara in-situ atau secara hidroakustik adalah suatu usaha untuk mengenali atau mengidentifikasi ikan dengan gelombang suara pada suatu area tertentu, dan waktu tertentu tanpa menyentuh ikan tersebut (Fauziyah, 2. Keberadaan berbagai jenis ikan di suatu perairan menunjukkan kualitas serta kondisi ekologis perairan tersebut (Luzenczyk 2017. Castillo-Rivera et al. , 2. Dalam mengetahui keberagaman ikan yang ada disuatu perariran perlu diadakannya identifikasi ikan dengan kunci determinasi. Kunci determinasi ialah kunci yang digunakan untuk menetapkan identitas suatu individu. Identifikasi ialah kegiatan untuk mencari dan mengenal ciri-ciri yang beraneka ragam dari individu-individu serta, mencari perbedaan-perbedaan yang menjadi ciri khas diantara individu-individu yang nampaknya Kegiatan identifikasi bertujuan untuk mencari dan mengenali ciri taksonomi yang sangat bervariasi dan memasukkannya ke dalam takson. Identifikasi Ikan hanya mengandalkan pola warna . olour patter. hal ini tidak dapat dijadikan sebagai acuan, mengingat warna dapat saja berubah berdasarkan atas umur individu, maupun kondisi phisiologis dari ikan tersebut. Selain itu, untuk mengetahui suatu identitas nama spesies ikan dengan cara mengamatai beberapa karakter atau ciri morfologi spesies tersebut dengan membandingkan ciri-ciri yang ada sesuai dengan kunci Karakter penting untuk identifikasi ikan juga meliputi jumlah dari spine dan rays pada sirip yang berbeda, jumlah sisik sepanjang linea lateralis, bentuk kepala, bentuk sirip, dan lain sebagainya (DKP, 2. Beberapa penelitian tentang identifikasi jenis-jenis ikan hasil tangkapan nelayan seperti (Primawati et al. , 2. di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Tuha Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya, (Elista, 2. di Bangsal Ikan Kelurahan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Khaerudin et al. , . di Kecamatan Tungkai Ilir kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi dan (Katarina et al. , 2. di Kelurahan Tanjung Solok Tanjung Jabung Timur. Sampai saat ini, belum adanya informasi terkait jenis dan morfologi kan hasil tangkapan nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Hal ini yang melatarbelakangi peneliti ini melakukan penelitian terkait jenis dan morfologi ikan hasil tangkapan nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Manfaat penelitian ini yaitu untuk memperoleh informasi ilmiah tentang jenis-jenis ikan hasil tangkapan nelayan dan sejauh mana potensi sumber daya perikanan di Tapak Paderi Kota Bengkulu. To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI METODOLOGI PENELITIAN Penelitian dilakukan pada bulan September Ae November 2021 di Tapak Paderi Kota Bengkulu. Pengambilan data lapang dilakukan secara survei langsung di lokasi pendaratan ikan hasil tangkapan nelayan di Tapak paderi Kota Bengkulu dengan purposive sampling. Gambar 1. Peta lokasi penelitian Data yang dikumpulkan adalah data primer dan sekunder terkait ikan hasil tangkapan nelayan Tapak Paderi pada pagi hari selama penelitian. Data primer ialah data yang diperoleh atau dikumpulkan langsung di lapangan. Data ini didapat secara langsung dengan mengoleksi ikan sampel dari nelayan yang mendarat di Pantai Tapak Paderi. Sedangkan, pengumpulan data sekunder peneliti diperoleh dari sumber-sumber/referensi perpustakaan, data Dinas Kelautan dan Perikanan. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian, yaitu: Kamera, penggaris, alat tulis dan laptop. Sedangkan, bahan yang digunakan adalah ikan hasil tangkapan nelayan Tapak Paderi. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu merupakan salah satu kota yang berada di wilayah pesisir, sehingga secara tidak langsung banyak masyarakat Kota Bengkulu yang berprofesi sebagai nelayan khususnya yang berada disekitar Pantai Tapak Paderi. Pantai Tapak Paderi merupakan pantai yang terletak di Kelurahan Kebun Keling dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Gambar 2. Kegiatan Botoi-Botoi Alat tangkap di Provinsi Bengkulu berjumlah 17. 267 dengan 39 jenis alat dan jumlah kapal 3. dengan hasil tangkapan yang sangat bervariasi pula dari mulai jenis demersal sampai ke pelagis besar seperti tuna (DKP, 2. Selain menjadi area pendaratan kapal nelayan. Pantai Tapak Padari menjadi area surfing dan wisata masyarakat lokal maupun domestik. Nelayan Tapak Paderi memiliki teradisi dengan nama AoBotoi-BotoiAy yaitu gotong-royong dalam mendaratkan kapal nelayan ke Pantai tempat bersandarnya kapal. Kegiatan Botoi-Botoi dan tempat kapal bersandar dapat dilihat pada Gambar 2 dan 3 berikut ini. Gambar 3. Tempat Pendaratan Kapal Kota Bengkulu merupakan salah satu kota yang berada di wilayah pesisir, sehingga secara tidak langsung banyak masyarakat Kota Bengkulu yang berprofesi sebagai nelayan khususnya yang berada disekitar Pantai Tapak Paderi. Pantai Tapak Paderi merupakan pantai yang terletak di Kelurahan Kebun Keling dengan mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Alat tangkap di Provinsi Bengkulu berjumlah 17. 267 dengan 39 jenis alat dan jumlah kapal 3. 799 dengan hasil tangkapan yang sangat bervariasi pula dari mulai jenis demersal sampai ke pelagis besar seperti tuna (DKP, 2. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil tangkapan nelayan Tapak Paderi memiliki jenis ikan yang bervariasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 12 jenis ikan hasil tangkapan nelayan Tapak Paderi. Ikan hasil tangkapan nelayan Tapak paderi menggunakan alat tangkap jaring . ill Alat jenis ikan pelagis kecil dan besar, dimana jaring insang memilki mata berukuran 1 - 4 inchi. Menurut (Genisa, 2. , jaring insang ialah alat tangkap yang selektif dengan ukuran mata pancing dapat disesuaikan dengan ukuran ikan yang ditangkap. Selain itu, terdapat juga nelayan yang menggunakan tambahan alat tangkap seperti rawai dalam mencari ikan. Jenis ikan yang ditemukan dapat dilihat pada Tabel 1 berikut ini. To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI No Tabel 1. Jenis ikan hasil tangkapan Nama spesies Nama lokal Trichiurus lepturus Polynemus tetradactylus Sardinella albella Pentaprion longimanus Leiognathidae equulus Leiognathus splendens Drepane punctate Johnius borneensis Johnius trachycephalus Sardinella fimbriata Eleutheronema tetradactylum Epinephelus fuscoguttatus Layur Senangin Tembang Kape-Kape Maco Golek-golek Daun Baru Kerong Galama Tamban Kuro/Kurau Kerapu Macan Famili Trichiuridae Polynemidae Clupeidae Gerreidae Leiognathidae Leiognathidae Drepanidae Sciaenidae Sciaenidae Clupeidae Polynemidae Seranidae Adapun deskripsi karakteristik morfologi jenis ikan hasil tangkapan nelayan di Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu yaitu sebagai berikut: Ikan Layur (Trichiurus lepturu. Ikan Layur (Trichiurus lepturu. memiliki mulut bertipe superior, bentuk tubuh anguilliform/ular dengan panjang baku pada sampel 47 cm dan panjang total 53,9 cm. Tubuh berwarna abu-abu, tidak memiliki sisik dan bentuk ekor meruncing. Ikan layur (Trichiurus lepturu. adalah jenis ikan yang mempunyai nilai ekonomis penting. Menurut (Herianti et al. , 1. , ikan layur ialah ikan demersal yang masuk ke dalam kelompok ikan komersial kedua terbesar di seluruh perairan pantai Indonesia. Gambar 2. Ikan Layur (Trichiurus lepturu. Jenis ikan ini merupakan salah satu sumber daya ikan yang sangat penting karena potensinya cukup besar dan mempunyai prospek pemanfaatan yang baik. Ikan Layur (Trichiurus lepturu. mempunyai ciri-ciri morfologi sebagai berikut: badan sangat panjang, gepeng, ekornya panjang bagai cemeti. Kulitnya tidak bersisik, warnanya putih seperti perak, sedikit kekuningan. Sirip perut tidak ada, sedangkan sirip duburnya terdiri dari sebaris duri-duri kecil. Rahang bawah lebih panjang daripada rahang atasnya. Mulutnya lebar dan kedua rahangnya bergigi yang kuat dan tajam. Ikan ini bersifat Ukuran panjangnya bisa sampai lebih 100 cm (Nontji, 2. Super famili Trichiuroidea terdiri dari dua famili yaitu Trichiuridae dan Gempylidae. Ikan-ikan dari superfamili ini memiliki ciriciri tubuh memanjang, pipih, dan semifusiform. Mulut besar dengan rahang bawah lebih panjang dari rahang atas. Memiliki satu atau dua lubang hidung pada kedua sisi kepala. Sirip dorsalnya tumbuh sepanjang punggung sedangkan sirip pektoralnya pendek dan sirip ventralnya kecil atau tidak ada (Nakamura dan Parin, 1. To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Ikan Senangin (Polynemus tetradactylu. Gambar 3. Ikan senangin (Polynemus tetradactylu. Ikan senangin (Polynemus tetradactylu. memiliki mulut bertipe sub terminal, bentuk tubuh sagittiform/panah dengan panjang baku pada sampel 15,3 cm dan panjang total 17 cm. Tubuh berwarna putih kekuningan, memiliki sisik tipe stenoid dan bentuk sirip ekor bulan sabit (Singkam et , 2. Ikan senangin (Polynemus tetradactylu. ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: bentuk mulut non proctractile, ukuran mulut lebar, posisi mulut didepan bola mata, ukuran bibir tipis dan tidak memiliki sungut. Bentuk tubuh dari ikan senangin adalah dengan badan yang panjang dan sedikit gepeng. Tubuh ditutupi oleh sisik yang besar-besar. Sedangkan tutup insang, moncong dan bagian sirip ditutupi oleh sisik yang halus. Pengenalan struktur ikan senangin tidak lepas dari morfologi ikan yaitu bentuk luar ikan yang merupakan ciri-ciri yang mudah dilihat dan diingat dalam mempelajari jenisjenis ikan. Morfologi ikan sangat berhubungan dengan habitat ikan tersebut di perairan. Bentuk luar ikan seringkali mengalami perubahan dari sejak larva sampai dewasa, misalnya dari bentuk bilateral simetris pada saat masih larva berubah menjadi asimetris pada saat dewasa. Bentuk tubuh ikan merupakan suatu adaptasi terhadap lingkungan hidupnya atau merupakan pola tingkah laku yang khusus (Rajabnadia, 2. Ikan Senangin (Polynemus tetradactylu. adalah sejenis ikan laut yang tergolong ke dalam suku Polynemidae. Ikan yang bernilai komersial penting ini menyebar terutama di perairan paparan benua Asia, mulai dari Teluk Persia ke timur hingga Australia dan Jepang Dalam bahasa Inggris senangin dikenal dengan nama Fourfinger threadfin. Giant threadfin, atau Indian Salmon. Ikan Tembang (Sardinella albell. Gambar 4. Ikan Tembang (Sardinella albell. Ikan Tembang (Sardinella albell. memiliki mulut bertipe terminal, bentuk tubuh fusiform/torpedo dengan panjang baku pada sampel 14,15 cm dan panjang total 17,13 cm. Tubuh berwarna putih dengan sirip ekor berwarna kehitaman. Tidak memiliki sisik dan bentuk ekor bercagak. To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Ikan Kape-Kape (Pentaprion longimanu. Gambar 5. Ikan Kape-Kape (Pentaprion longimanu. Ikan Kape-Kape (Pentaprion longimanu. memiliki mulut bertipe superior, bentuk tubuh fusiform/torpedo dengan panjang baku pada sampel 10 cm dan panjang total 17,2 cm. Tubuh berwarna warna abu-abu kecoklatan dengan sirip dubur berwarna putih kekuningan, tidak memiliki sisik dan bentuk ekor bercagak (Singkam et al. , 2. Ikan Maco (Leiognathidae equulu. Gambar 6. Ikan Maco (Leiognathidae equulu. Ikan Ikan Maco (Leiognathidae equulu. memiliki mulut bertipe inferior, bentuk tubuh fusiform/torpedo dengan panjang baku pada sampel 9,73 cm dan panjang total 11,89 cm. Tubuh berwarna putih, tidak memiliki sisik dan bentuk ekor bercagak. Menurut Peristiwady . ikan dari famili Leiognathidae memiliki ciri-ciri badan agak pipih sampai sangat pipih, pada kepala bagian atas tengkuk kepala berduri. Ikan ini memiliki sirip punggung dengan 8 jari-jari keras . arang 7 atau . dan 16-17 jari-jari lemah, sirip dubur dengan 3 jari-jari keras dan 14 jari-jari lemah. Jarijari keras ke-2 selalu paling panjang. Badan tertutup sisik dan lingkaran kecil yang halus. To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Ikan Golek-golek (Leiognathus splenden. Gambar 7. Ikan Golek-golek (Leiognathus splenden. Ikan Golek-golek (Leiognathus splenden. memiliki mulut bertipe superior, bentuk tubuh fusiform/torpedo dengan panjang baku pada sampel 9 cm dan panjang total 17 cm. Tubuh berwarna putih, tidak memiliki sisik dan bentuk ekor bercagak (Singkam et al. , 2. Ikan Daun Baru (Drepane punctat. Gambar 8. Ikan Daun Baru (Drepane punctat. Ikan Daun Baru (Drepane punctat. memiiki mulut bertipe terminal, bentuk tubuh compressed/pipih dengan panjang baku pada sampel 11,3 cm dan panjang total 14,1 cm. Tubuh berwarna putih dengan garis-garis hitam vertikal, memiliki sisik tipe stenoid dan bentuk ekor membulat (Singkam et , 2. Ikan Kerong (Johnius borneensi. Gambar 8. Ikan Kerong (Johnius borneensi. To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Ikan Kerong (Johnius borneensi. memiliki mulut bertipe terminal, bentuk tubuh fusiform/torpedo dengan panjang baku pada sampel 12,6 cm dan panjang total 16 cm. Tubuh berwarna abu-abu dengan dengan bercak kehitaman dibagian punggung, memiliki sisik tipe stenoid dan bentuk ekor berlekuk tunggal (Singkam et al. , 2. Ikan Galama (Johnius trachycephalu. Gambar 1. Ikan Galama (Johnius trachycephalu. Ikan Galama (Johnius trachycephalu. memiliki mulut bertipe sub terminal, bentuk tubuh fusiform/torpedo dengan panjang baku pada sampel 10,5 cm dan panjang total 13,2 cm. Tubuh berwarna abu-abu dengan bagian sirip berwarna hitam, memiliki tipe sisik stenoid dan bentuk ekor membulat (Singkam et al. , 2. Ikan Tamban (Sardinella fimbriat. Gambar 2. Ikan Tamban (Sardinella fimbriat. Ikan Tamban (Sardinella fimbriat. memiliki mulut bertipe terminal, bentuk tubuh sagittiform/panah dengan panjang baku pada sampel 11,2 cm dan panjang total 14,3 cm. Tubuh berwarna putih pada bagian dorsal berwarna emas, biru muda dan biru tua, tidak memiliki sisik dan bentuk ekor bercagak (Singkam dkk. , 2. Ikan Kuro/kurau (Eleutheronema tetradactylu. To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Gambar 3. Ikan Kuro/kurau (Eleutheronema tetradactylu. Ikan Kuro/kurau (Eleutheronema tetradactylu. umumnya bertubuh memanjang serupa torpedo, dengan tipe mulut inferior, berada di bawah moncong. Sirip punggung dengan jari-jari keras . terletak di depan, terpisah dari sirip punggung berjari-jari lunak di sebelah belakangnya dengan Panjang baku sampel 13,9 cm dan Panjang total 17 cm (Singkam dkk. , 2. Ikan Kuro/kurau (Eleutheronema tetradactylu. merupakan salah satu ikan demersal, ikan ini dipasarkan dalam bentuk segar maupun diasinkan. Ikan ini juga berperan dalam struktur trofik sebagai konsumen tingkat dua yaitu sebagai karnivora yang memakan ikan-ikan kecil, crustacea, moluska, polychaeta, dan echinodermata. Ikan Kuro/Kurau (Eleutheronema tetradactylu. menurut Saanin . ciriciri Ikan Kuro/Kurau (Eleutheronema tetradactylu. mempunyai empat filamen pada bagian sirip Bentuk tubuhnya bulat panjang, ukuran mulut lebar dan mempunyai sirip dada, sisip punggung serta ekor berlekuk dalam. Tubuhnya ditutupi oleh sisik, warna perak keabu-abuan. Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatu. Gambar 4. Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatu. Identifikasi ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatu. pertama kali dilakukan oleh (Weber dan Beaufort, 1. dengan mendeskripsikan morfologi ikan Kerapu Macan dengan bentuk badan memanjang gepeng . atau agak membulat, mulut lebar serong ke atas dengan bibir bawah menonjol keatas. Rahang bawah dan atas dilengkapi dengan gigi-gigi geratan berderet dua baris, lancip dan kuat serta ujung luar bagian depan adalah gigi-gigi yang terbesar. Sirip ekor umumnya membulat . , sirip punggung memanjang dimana bagian jari-jarinya yang keras berjumlah kurang lebih sama dengan jari-jari lunaknya. Jari-jari sirip yang keras berjumlah 6 Ae8 buah, sedangkan sirip dubur berjumlah 3 buah, dan jari-jari sirip ekor berjumlah 15 Ae17. Panjang baku sampel ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatu. yaitu 13,9 cm dan Panjang total 17 Warna dasar adalah sawo matang, perut bagian bawah agak keputihan dan pada badannya terdapat titik berwarna merah kecoklatan serta tampak pula 4 Ae6 baris warna gelap yang To Cite this Paper Sugara. Nolisa. Anggoro. Suci. ANN. Suhendri. Identifikasi Jenis dan Morfologi Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tapak Paderi Kota Bengkulu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 1-7 Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI melintang hingga ke ekornya. Badan ditutupi oleh sisik kecil, mengkilat dan memiliki ciri-ciri Panjang standar untuk ikan dewasa 11 Ae55 cm. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 12 jenis ikan laut hasil tangkapan nelayan Pantai Tapak Paderi Kota Bengkulu. Jenis yang ditemukan di oleh nelayan Pantai Tapak Paderi adalah ikan layur (Trichiurus lepturu. , ikan senangin (Polynemus tetradactylu. , ikan tembang (Sardinella albell. , ikan kape-kape (Pentaprion longimanu. , ikan maco (Leiognathidae equulu. , ikan golek-golek (Leiognathus splenden. , ikan daun baru (Drepane punctat. , ikan kerong (Johnius borneensi. , ikan galama (Johnius trachycephalu. , ikan tamban (Sardinella fimbriat. , ikan kuro/kurau (Eleutheronema tetradactylu. dan ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatu. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih untuk Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu. Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Bengkulu dan Lembaga Lestari Alam Laut Untuk Negeri (LATUN). DAFTAR PUSTAKA