Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara ALAMTARA. JSI by IAI TABAH is licensed under a Creative CommonsAttribution- NonCommercial 4. 0 International License Naskah masuk Direvisi Diterima Diterbitkan 05 Pebruari 2024 03 Maret 2024 28 Maret 2024 15 April 2024 DOI : https://doi. org/10. 58518/alamtara. PENYIARAN DAN KETAHANAN NASIONAL (Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 Dalam Menjaga Integrasi Bangsa Pada Talkshow Ros. Ach. Ilham Zubairi. Moh. Khoirul Fatih Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah Lamongan. Indonesia Email: ilhamzubairi@gmai. com Khoirulfatih12@gmail. ABSTRAK: Landskap pertelevisian Indonesia telah mengalami transformasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, berkembang dari hanya satu saluran milik negara. Televisi Republik Indonesia (TVRI), menjadi sebelas stasiun. Perkembangan ini menyebabkan lonjakan keragaman program, dengan talkshow sebagai genre yang populer. Di antara talkshow tersebut. Rosi, yang ditayangkan di Kompas TV, saluran berita nasional terkemuka, telah menarik perhatian publik yang besar. Kompas TV berperan sebagai platform untuk berita dan urusan terkini, yang mencerminkan perspektif media tentang pemilihan umum dan ketahanan Rosi, sebuah produksi Kompas TV, menawarkan wawasan dan perspektif tentang pemilu dalam konteks integrasi nasional. Talkshow ini menggarisbawahi peran pemilu sebagai alat untuk mendorong kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kohesi. Kata Kunci: Penyiaran. Ketahanan Nasional. Rosi ABSTRACT: The Rise of Talk Shows and Their Role in Shaping Public Discourse: A Case Study of Rosi on Kompas TV. The Indonesian television landscape has undergone significant transformation in recent years, expanding from a single stateowned channel. Televisi Republik Indonesia (TVRI), to encompass eleven stations. This proliferation has led to a surge in programming diversity, with talk shows emerging as a popular genre. Among these. Rosi, a talk show aired on Kompas TV, a leading national news channel, has garnered notable public attention. Kompas TV's broadcasting serves as a platform for news and current affairs, reflecting the media's perspectives on general elections and national resilience. Rosi, a Kompas TV production, offers insights and perspectives on elections within the context of 11 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara national integration. It underscores the role of elections as a tool for fostering collaboration among diverse elements of society to safeguard unity and cohesion. Keyword: Broadcasting. National Resilience. Rosi PENDAHULUAN Pemilihan umum merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang Pemerintahan yang dihasilkan dari pemilu diharapkan menjadi pemerintahan yang mendapat legitimasi yang kuat dan amanah. Pemilu pun menjadi tonggak tegaknya demokrasi, dimana rakyat secara langsung terlibat aktif dalam menentukan arah dan kebijakan politik negara untuk satu periode pemerintahan ke depan. Menurut Putri keberhasilan pemilu tentunya sangat dipengaruhi oleh seberapa besar tingkat kesadaran politik warga negara yang bersangkutan. Kesadaran politik ini terefleksi dari seberapa besar partisipasi dan peran masyarakat dalam proses pemilu, dengan memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memberikan suara dukungannya dalam proses penetapan pemerintah baik di eksekutif maupun legislatif selaku pemangku kebijakan. Pada dasarnya partisipasi politik masyarakat dalam pemilu dapat menjadi sarana bagi masyarakat dalam mengontrol jalannya pemerintah yang akan terpilih. Masyarakat berhak untuk menentukan dan menyerahkan amanahnya kepada mereka yang layak dan dipercaya untuk menjalankan roda pemerintahan ke depan. Selain itu partisipasi politik masyarakat juga dapat menjadi alat untuk mengekspresikan eksistensi individu atau kelompok sosial di masyarakat dengan mempengaruhi pemerintah melalui mekanisme politik. Dalam penyelenggaraan pemilu di banyak negara, partisipasi pemilih sering menjadi isu bersama karena berkaitan dengan seberapa banyak warga negara hadir untuk memberikan suara mereka di tempat pemberian suara. Menurut Putra partisipasi politik berpengaruh terhadap legitimasi masyarakat terhadap jalannya suatu pemerintahan. Partisipasi politik berpengaruh terhadap legitimasi masyarakat kepada pasangan calon yang terpilih. Setiap masyarakat memiliki preferensi dan kepentingan masing-masing untuk menentukan pilihan mereka dalam pemilu. Bisa dikatakan bahwa masa depan pejabat publik yang terpilih dalam suatu pemilu tergantung pada preferensi masyarakat sebagai pemilih. Pada 1 Putri. Maslekah Pratama. Peran Komisi Pemilihan Umum Dalam Sosialisasi Pemilu sebagai upaya Untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilu Presiden 2014 di Kalimantan Timur. Journal Ilmu-Komunikasi, 2016. 12 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara konteks yang lain, partisipasi pemilih juga berkaitan dengan kepercayaan warga negara pada demokrasi, sistem politik, penyelenggara pemilu dan pihak-pihak yang akan mewakili mereka untuk memerintah dan menjadi perwakilan warga di Sebagaimana yang tertuang pada Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2017 mengatakan bahwa partisipasi masyarakat adalah keterlibatan perorangan dan/atau kelompok masyarakat dalam penyelenggaraan pemilihan. Dari sini kemudian dapat dipahami bahwa proses pemilu melibat masyarakat secara langsung untuk tujuan pemilu yang berorientasi pada integrasi bangsa, dan ketahanan nasional. Pemilihan Presiden . dan Wakil Presiden secara langsung,pertama kali digagas ketika era Presiden Megawati pada tahun 2004. Presiden pertama. Soekarno terpilih melalui sidang musyawarah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 18 agustus 1945 satu hari setelah proklamasi Indonesia dibacakan. Pada tahun 1967. Soekarno menyerahkan jabatannya kepada Soeharto yang menjadi Presiden kedua melalui sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Pada zaman Soeharto, pemilihan presiden dilaksanakan melalui sidang umum MPR dengan cara pemungutan suara oleh anggota fraksi-fraksi yang ada. Mayoritas fraksi di MPR saat itu adalah fraksi Golongan Karya dan Fraksi ABRI yang mendukung dan mengantarkan Soeharto hingga lengser pada tahun 1998. Soeharto digantikan oleh BJ. Habibie yang awalnya sebagai wakil presiden, diangkat menjadi presiden ketiga yang hanya bertahan sampai tahun 1999. Tahun 2000, merupakan pemilihan presiden pasca reformasi, walaupun pemungutan suara masih di sidang paripurna MPR, namun fraksi Golongan Karya dan ABRI sudah tidak lagi mendominasi. Adurrahman Wahid atau yang sering disapa Gus Dur terpilih menjadi presiden dan Megawati menjadi wakil presiden. Tahun 2001, karena adanya pergolakan politik. Gus Dur digantikan oleh Megawati sebagai presiden dan wakilnya adalah Hamzah Haz hingga tahun 2004. Pesta demokrasi pada gelaran pemilihan presiden secara langsung, dimulai tahun 2004 adalah yang pertama dengan melibatkan suara rakyat dan mulai bermunculan kebebasan dalam menyampaikan aspirasi, terutama melalui media audio visual . baik di layar televisi maupun di layar media online. Dibalik kebebasan demokrasi terutama pada media layar tersebut, melahirkan berbagai kreatifitas komunikasi politik yang dibangun secara positif. Rauf dan Nasrun, menyebutkan bahwa komunikasi politik merupakan sebuah kegiatan politik yang Putra. Arry Dharmawan Trissatya. Inovasi Model Sosialisasi Peran Serta Masyarakat Dalam Pemilu. Wacana Politik. Vol. 1 No. 2 Oktober, 2016, 139-151. 13 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara cara penyampaian pesan pesannya bercirikan politik oleh aktor-aktor politik kepada pihak lain. Pusat pemerintahan Indonesia saat ini berada di Jakarta dan sedangkan wilayah Indonesia sangat luas, artinya tidak setiap hari calon presiden dan calon wakil presiden mampu bertatap muka, bertemu secara langsung dengan masyarakat Indonesia di setiap daerah. Oleh karenanya selain melalui tim sukses kampanye yang berada di setiap daerah, media layar merupakan salah satu bagaimana calon presiden dan wakil presiden menyampaikan pesan-pesan yang berciri ajakan kepada masyarakat untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden melalui audio visual yang dibuat dan kemudian dipromosikan melalui layar televisi maupun media online youtube. Pemilihan calon Presiden dan calon Wakil Presiden pada tahun 2004, tidak semua calon memiliki kesadaran penuh dalam membuat citra diri dalam layar yang akan ditunjukkan kepada penonton media online dalam hal ini adalah melalui Masih ada juga dari para calon presiden dan calon wakil presiden yang menggunakan pencitraan dengan cara konvensional yaitu memasang atribut bendera maupun memasang baliho ataupun spanduk di pinggir jalan dan tempat strategis lainnya di persimpangan jalan. Hal ini menunjukkan adanya era transisi komunikasi politik, bagaimana cara pencitraan yang dilakukan oleh calon Presiden dan calon Wakil Presiden tersebut ditampilkan kepada khalayak luas. Calon Wakil Presiden yang melakukan komunikasi politik melalui layar media termasuk media televisi, hal tersebut akan dimulai dari citra pemilihan calon Presiden dan calon Wakil Presiden pada tahun 2004 sampai 2024. Perkembangan politik di Indonesia berjalan dengan pesat, hal ini terlihat dari munculnya partai-partai politik pasca orde baru yang sering disebut Auera multipartaiAy, merupakan akibat langsung dari euforia elite politik yang di masa orde baru terbatasi ruang dan ekspresi politiknya. Era tiga partai sudah berakhir, dan kini berganti era multipartai dengan ragam ideologi dan asasnya. Jika pada masa orde baru partai harus mencantumkan pancasila sebagai ideologi dan asas partai, yang popular dengan sebutan Aupancasila sebagai asas tunggalAy, kini partaipartai politik bebas menggunakan ideologi politiknya baik ideologi keagamaan, kebangsaan maupun kerakyatan. Berdasarkan fungsi media massa dalam hal ini televisi berperan sebagai penyampai informasi, hiburan, persuasi sosial, pengawasan, korelasi, dan pewaris 5 Oleh sebab itu sebuah stasiun televisi sudah seharusnya memproduksi Rauf. Maswadi. Nasrun. Mappa. Indonesia dan Komunikasi Politik. Jakarta: Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) dan Gramedia Pustaka Utama, 1993, 132. Akhmad Denial. Iklan Politik TV Modernisasi Kampanye Politik Pasca Orde Baru. Yogyakarta. LKiS, 2009, 6. 5 Nurdin. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta. PT. Raja Grapindo Perada, 2007, 66-87. 14 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara program-program yang berkualitas dan sesuai dengan fungsinya, agar pemirsa merasakan manfaat positif dari sebuah program yang dihasilkan oleh sebuah stasiun televisi. Pertelevisian di Indonesia saat ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun belakangan. Karena pada awalnya Indonesia hanya memiliki satu stasiun televisi saja, yaitu Televisi Republik Indonesia (TVRI). Perkembangan yang terjadi yaitu sudah tayangnya sebelas stasiun televisi. Dari sebelas stasiun televisi tersebut salah satunya adalah TVRI, dan sepuluh stasiun televisi swasta. Pada tahun 1989 lahir stasiun televisi Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), yaitu stasiun televisi swasta pertama di Indonesia. Setelah itu munculah Surya Citra Televisi (SCTV). Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) Indosiar dan Andalas Televisi (ANTV). Setelah era reformasi bergulir, televisi swasta pun semakin ramai bermunculan. Saat itu lahir Metro TV. Transformasi Televisi (TRANS TV). TV7 yang sekarang berganti nama menjadi Trans 7. Lativi yang kini menjadi TVOne, serta Global TV. Hingga tahun 2013 televisi swasta semakin bertambah banyak dengan hadirnya beberapa stasiun swasta baru seperti Net. TV. Kompas TV. B Channel dan banyak lagi. Dengan banyaknya stasiun televisi baru, saat ini banyak bermunculan program acara di televisi, salah satunya adalah program berita. Program-program acara tersebut muncul dengan konsep acara berita yang tetap menjaga konsistensi dengan menyuguhkan berbagai informasi yang tetap mengedepankan berita-berita yang faktual. Dan elegan serta kekhasan acara berita. Namun seiring perkembangan zaman, kemasan program khususnya program berita di era hiburan seperti saat initampaknya kian penting, bahkan bisa sama pentingnya dengan berita yang disajikan. Inilah yang mendorongpara produser terus mencari bentuk baru penyajian program berita yang lebih inovatif, agar bisa diterima di masyarakat dan meraih segmen yang lebih luas seperti halnya program hiburan. Televisi merupakan jenis media massa yang hingga hari ini masih diminati masyarakat karena sifatnya yang audio visual. Media televisi menyediakan kebutuhan manusia secara menyeluruh, seperti berita cuaca, informasi finansial dan periklanan. Di Indonesia, ranah siarannya dipandang sebagai salah satu media informasi yang mempunyai banyak penonton tanpa mengenal umur, jenis kelamin, status sosial dan pendidikan. Perkembangan pertelevisian yang cukup cepat akibat hadirnya era keterbukaan media massa, telah memberikan kebebasan stasiunstasiun televisi untuk berkreasi dalam menayangkan program acara yang menarik. 6 Askurifai Baksin. Jurnalistik Televisi: Teori dan Praktik. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2006, 15 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara Perkembangan pertelevisian,yang cukup cepat akibat hadirnya era keterbukaan media massa, telah memberikan kebebasan stasiunAestasiun televisi untuk berkreasi dalam menayangkan acara-acara menarik. Dan program talk show sebuah program televisi atau radio dimana seseorang ataupun group berkumpul bersama untuk mendiskusikan berbagai hal topik dengan suasana santai tapi serius yang dipandu oleh seorang moderator. Tayangan yang disiarkan di televisi yang mampu menarik perhatian publik salah satunya yaitu acara talk show Rosi. Rosi merupakan suatu program acara yang ditayangkan pada salah satu stasiun televisi swasta berita nasional di Indonesia, yaitu Kompas TV. Acara Rosi disiarkan pada setiap hari Kamis pada 30 WIB sampai dengan pukul 21. 00 WIB di Kompas TV dan dibawakan oleh seorang pewawancara yaitu Rosi Silalahi. Program ini selalu menghadirkan tema yang sesuai dengan isu-isu yang terbaru, sehingga setiap episode topik selalu Isi dari topik dalam acara talk show Rosi tersebut yaitu ada membahas bidang politik, sosial, ekonomi, dan budaya. Selain itu, tayangan ini juga menampilkan suatu perdebatan, suka cita, hingga haru biru. Acara Rosi dibawakan oleh salah seorang pewawancara, yaitu Rosianna Magdalena Silalahi atau lebih dikenal dengan Rosianna Silalahi. Beliau juga akrab dipanggil dengan nama Rosi. Pertanyaan Rosi dalam acara talk show yang kritis dan mendalam terkadang menjadikan narasumber yang diundang berfikir panjang untuk memberikan jawaban yang detail dan sesuai dengan konteks yang sedang didiskusikan. Isu isu pemilu dan ketahanan nasional juga tidak terlepas dari sorotan dan bahan topik talk show Rosi. Tulisan ini memiliki fokus pada beberapa topik pemilu dan ketahanan nasional yang pernah tayang di talk show Rosi khususnya antara tahun 2023 dan 2024. METODE Pemilihan umum merupakan suatu mekanisme demokrasi untuk menentukan pergantian pemerintahan dimana rakyat dapat terlibat dalam proses pemilihan wakil mereka di parlemen dan pemimpin nasional maupun daerah yang dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan aman. Wolhoff memberikan pengertin bahwa pemilu adalah mekanisme dalam demokrasi tidak langsung untuk memilih wakil rakyat yang akan menjalankan pemerintahan, dimana para wakil rakyat tersebut menjalankan amanat 7 Napitupulu. Halen NM dan Sagala. Ade Irma, . Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Partisipasi Pemilih Pemula Pada Pemilihan Umum (Studi Kasus:Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018. Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan sosial Budaya. Vol. No. 1, 188-189 16 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara pemerintahan berdasarkan mandat dari rakyat, oleh sebab itu, tidak memungkinkan semua rakyat terlibat secara langsung dalam pemerintahan. Surbakti mengemukakan bahwa pemilu merupakan sebagai sebuah instrument dirumuskan sebagai: Tata cara pendelegasian sebagian kedaulatannya oleh rakyat untuk peserta pemilu atau calon anggota DPR. DPD. DPRD. Presiden/Wakil Presiden, dan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah guna membuatkan dan menjalankan sebuah keputusan politik yang sesuai dengan keinginan rakyat. Mekanisme perubahan politik mencakup pola dan arah kebijakan publik, dan/atau mengenai sirkulasi elite, secara periodik dan tertib. Mekanisme pemindahan berbagai macam perbedaan dan pertentangan kepentingan dari masyarakatnya ke dalam sebuah lembaga legislatif dan eksekutif untuk membahas dan memutuskan secara terbuka dan Televisi sebagai media siaran telah menjadi alat bantu efektif dalam siaran khususnya pemilu yang perperan membantu menyampaikan secara lebih luas informasi seputar pemilu sehingga membentuk pemahaman tentang para calon yang akan dipilih Masyarakat. Dewasa ini, terlihat jelas bahwa emosional dan perilaku masyarakat yang dipengaruhi oleh media televisi sangat besar. Dengan demikian, televisi menjadi media siaran yang paling efektif diaplikasikan selama proses pemilu. Keberadaan siaran pemilu melalui media televisi diakui memiliki efektivitas tinggi dibandingan dengan format lama seperti melakuan pertemuan secara langung yang tentunya membutuhkan dana yang lebih besar. Televisi memiliki jangkauan siaran yang luas sehingga memungkinkan dimanfaatkan untuk kepentingan siaran pemilu. Analisa wacana dalam tulisan ini menggunakan model yang dipakai oleh Van Djik yang sering disebut dengan Aukognisi sosialAy, nama pendekatan semacam ini tidak terlepas dari karakteristik pendekatan yang diperkenalkan oleh Van Djik. Menurut Van Djik, penelitian atas wacana tidak cukup hanya didasarkan pada analisis atas teks semata, karena teks hanya hasil dari suatu praktik produksi yang harus juga diamati. Sehingga kita memperoleh suatu pengetahuan kenapa teks bisa semacam itu. Dalam proses produksi itu, istilah kognisi sosial sebenarnya diadopsi dari pendekatan dari lapangan psikologi sosial, terutama untuk menjelaskan struktur dan proses terbentuknya suatu teks. Teks bukan suatu yang datang dari langit, 8 Jurdi, 2018, 2. 17 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara bukan juga suatu ruang hampa yang mandiri. Akan tetapi, teks dibentuk dalam suatu praktik diskursus, suatu praktik wacana. Kognisi sosial mempunyai dua arti, di satu sisi ia menunjukkan bagaimana proses teks tersebut diproduksi oleh wartawan/media, di sisi lain ia menggambarkan bagaimana nilai-nilai masyarakat yang patriarkal itu menyebar dan diserap oleh kognisi wartawan, dan akhirnya digunakan untuk membuat teks berita. Wacana oleh Van Djik digambarkan memiliki tiga dimensi/bangunan, yaitu teks, kognisi sosial dan kontek sosial. Inti analisis Van Djik adalah menggabungkan tiga dimensi wacana tersebut kedalam suatu kesatuan analisis. Dalam dimensi teks, yang diteliti adalah bagaimana struktur teks dan strategi wacana yang dipakai untuk menegaskan suatu tema tertentu. Pada level kognisi sosial, dipelajari proses produksi teks berita yang melibatkan kognisi individu dari wartawan. Sedangkan aspek ketiga mempelajari bangunan wacana yang berkembang dalam masyarakat akan suatu masalah. Analisis Van Djik disini menghubungkan analisis tekstual yang memusatkan perhatian pada teks kearah analisis yang komprehensif bagaimana teks berita itu di produksi baik dalam hubungannya dengan individu wartawan maupun masyarakat. Van Djik melihat suatu teks terdiri atas beberapa struktur/tingkatan yang masing-masing bagian saling mendukung. ia membaginya kedalam tiga tingkatan. Struktur Makro Superstruktur Struktur Mikro Merupakan makna global dari suatuteks yang diamati dari topik/tema yang diangkatoleh suatu Merupakan kerangka suatu teks,seperti bagian pendahuluan, isi, penutup,dan Merupakan makna lokal dari suatuteks yang dapat diamati dari pilihan kata, kalimat, dan gaya yangdipakai oleh suatu teks. Struktur wacana adalah cara yang efektif untuk melihat proses retorika dan persuasi yang dijalankan ketika seseorang menyampaikan pesan. Kata-kata tertentu mungkin dipilih untuk mempertegas pilihan dan sikap, membentuk 9 Eriyanto. Analisis Wacana: Pengantar Teks Media. Yogyakarta. LKiS, 2001, 221 18 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara kesadaran politik dan sebagainya. Berikut akan diuiraikan satu persatu elemen wacana Van Djik tersebut10. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan pragmatik dengan data deskriptif, yaitu dengan memaparkan data, menganalisis data, mengklasifikasikan data yang diperoleh, dan mendeskripsikan data. Tahapantahapan tersebut yaitu dengan mengumpulkan data dengan cara menyimak dan mencatat, analisis data, dan penyajian data. Data yang dideskripsikan berasal dari rekaman video acara Rosi di Kompas TV yang kaitanya dengan topik pemilu dan ketahanan nasional. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang menghasilkan data berupa katakata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Data dalam penelitian ini berupa dokumen transkip berupa percakapan antara penutur dan lawan tutur dalam talk show Rosi di Kompas TV. Sumber data penelitian ini berupa data unduhan dari youtube yaitu talk show Rosi di tahun 2023 Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik catat, setelah itu menandai setiap tuturan yang mengandung pelanggaran prinsip kerja sama, kemudian dikaitkan dengan konteks, dan dianalisis berdasarkan teori Analisa wacana Van Djik. HASIL DAN PEMBAHASAN Terminologi Penyiaran dan Ketahanan Nasional Penyiaran Broadcasting berasal dari kata kerja to broadcast yang dapat diartikan sebagai alat berbicara atau menampakkan diri di radio atau televisi. Disamping itu, broadcaster . rang yang bekerja di penyiara. merupakan sebutan professional untuk orang yang bertugas mengirim program di radio dan televisi. Dengan demikian, menyebut media penyiaran maka yang dimaksudnya adalah radio dan televisi, yaitu dua media komunikasi yang menggunakan spektrum frekuensi untuk menyampaikan program dalam bentuk gabungan suara atau suara saja. Penyiaran adalah kegiatan penyelenggaraan siaran radio maupun televisi, yang diselenggarakan oleh organisasi penyiaran radio atau televisi. Arti istilah . penyiaran menurut J. Wahyudi . adalah proses komunikasi suatu titik ke audiens, yaitu suatu proses pengiriman Eriyanto, 225. 11 Masduki, 2007, 1 19 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara informasi dari seseorang atau produser . kepada masyarakat melalui proses pemancaran elektromagnetik atau gelombang yang lebih Penyiaran yang merupakan padanan kata broadcasting yaitu semua kegiatan yang memungkinkan adanya siaran radio dan televisi yang meliputi segi ideal, perangkat keras dan lunak yang menggunakan sarana pemancaran atau transmisi, baik di darat maupun di antariksa dengan menggunakan gelombang elektromagnetik atau gelombang yang lebih tinggi untuk dipancarkanluaskan dan dapat diterima oleh khalayak melalui pesawat penerima radio atau televisi dengan atau tanpa alat bantu (Abdul Rachman, 2. Dalam penyiaran/broadcasting terdapat beberapa ruang lingkup, ruang lingkup yang dimaksud adalah : Produser, menurut12 penanggung jawab atas keseluruhan pelaksanaan kegiatan produksi. Melaklukan koordinasi pelaksanaan pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Dalam menjalankan tugasnya produser diawasi oleh exective produser atau program . Sutradara, masih banyak lagi keahlian yang di butuhkan untuk menjalankan sebuah stasiun radio atau televisi. Profesi yang sangat popular adalah penyiar radio, presenter televisi, dan produser, maka dari itu industri penyiaran akan sangat membutuhkan orang-orang yang kreatif, inovatif, dan produktitf. Wartawan media adalah sebutan lain dari para pemburu berita. Juruwarta, reporter, news gatter, dan lainnya, yang mampu bekerja dengan memadukan kemampuan antara konsep wartawannya dengan perkembangan tentang media terkini. Presenter/penyiar adalah orang yang dapat menunaikan tugas sebagai komunikator yang wajib menyampaikan pesan sampai ketujuan, yaitu permisa secara efektif dan efisien. Ketahanan Nasional Ketahanan nasional . ational resilienc. merupakan salah satu konsepsi kenegaraan Indonesia. Ketahanan sebuah bangsa pada dasarnya dibutuhkan guna menjamin serta memperkuat kemampuan bangsa yang bersangkutan baik dalam rangka mempertahankan kesatuannya, menghadapi ancaman yang datang maupun mengupayakan sumber daya 12 Latief. Rusman. Yusiatie Utut, . Kreatif Siaran Televisi. Jakarta. Prenadamedia Group, 2017, 20 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara guna memenuhi kebutuhan hidup. Dengan demikian, ketahanan bangsa merupakan kemampuan suatu bangsa untuk mempertahankan persatuan dan kesatuannya, memperkuat daya dukung kehidupannya, menghadapi segala bentuk ancaman yang dihadapinya sehingga mampu melangsungkan kehidupannya dalam mencapai kesejahteraan bangsa Konsepsi ketahanan bangsa ini dalam konteks Indonesia dirumuskan dengan nama Ketahanan Nasional disingkat Tannas. Upaya menyelenggarakan ketahanan nasional ini dapat diwujudkan dengan bela Secara etimologi, ketahanan berasal dari kata AutahanAy yang berarti tabah, kuat, dapat menguasai diri, gigih, dan tidak mengenal menyerah. Ketahanan memiliki makna mampu, tahan, dan kuat menghadapi segala bentuk tantangan dan ancaman yang ada guna menjamin kelangsungan Sedangkan kata AunasionalAy berasal dari kata nation yang berarti bangsa sebagai pengertian politik. Bangsa dalam pengertian politik adalah persekutuan hidup dari orangAeorang yang telah menegara. Ketahanan nasional secara etimologi dapat diartikan sebagai mampu, kuat, dan tangguh dari sebuah bangsa dalam pengertian politik. Secara Terminologi Basrie bahwa ketahanan nasional itu memiliki wajah sebagai berikut: sebagai Kondisi. Tannas sebagai kondisi adalah sesuai dengan rumusan ketahanan nasional pada umumnya. sebagai Doktrin. Tannas sebagai doktrin berisi pengaturan penyelenggaraan keamanan dan kesejahteraan dalam kehidupan . sebagai Metode. Tannas sebagai metode adalah pendekatan pemecahan masalah yang bersifat integral komprehensif menggunakan ajaran Asta Gatra. Astagatra delapan aspek/unsur yang mencakup geografi, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial, kebudayaan, dan pertahanan dan keamanan (Haka. Berdasarkan Pasl 27 ayat 3 UUD NRI 1945 tersebut dapat disimpulkan bahwa usaha pembelaan negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara Indonesia. Hal ini berkonsekuensi bahwa setiap warga negara berhak dan wajib untuk turut serta dalam menentukan kebijakan tentang pembelaan negara melalui lembagalembaga perwakilan sesuai dengan UUD 1945 dan perundang-undangan yang berlaku termasuk pula aktifitas bela negara. Selain itu, setiap warga 21 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara negara dapat turut serta dalam setiap usaha pembelaan negara sesuai dengan kemampuan dan profesi masing- masing. Dari uraian di atas dapat dipahami bahwa brocanting atau penyiaran dan ketahanan nasional merupakan dua hal yanh tidak Penyiaran sebagai alat menyampaikan informasi kepada public seluas luasnya agar dapat diketahui memiliki fungsi penting khsususnya dalam upaya menyampaikan semangat bela negara menjaga kesatuan dan persatuan bangsa. Media penyiaran menjadi sarana efektif era sekarang, hal demikian menjadikan penyiaran dan ketahanan nasional tidak dapat terpisahkan. Seyogyanya kondisi sekarang, media penyiaran perluh membuat siaran berita/talkshow/dialog yang berorientasi pada integrasi bangsa, sehingga pesan yang disampaikan melalui media penyiaran akan dapat diterima oleh masyarakat dan harapannya dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Analisis Talk Show Rosi: Pemilu Dalam Menjaga Integrasi Bangsa Kompas TV adalah salah satu stasiun televisi swasta berita nasional di Indonesia. Kompas TV dimiliki oleh Kompas Gramedia dengan banyak program acara berita, features, talk show, variety show, dan penjelajahan, hiburan, olahraga, otomotif, ramadhan, dan banyak program acara talk show tentang politik yang menjadi trending di masyarakat. Kompas TV adalah independen terpercaya dengan berita video terkini Sebagai televisi Berita dan Inspirasi Indonesia. Kompas TV menghadirkan Rosi, sebuah program talkshow semi investigatif yang menghadirkan sejumlah narasumber yang unik dan tidak biasa dari berbagai latar belakang profesi, jabatan, ekonomi, sosial dan budaya. Mulai dari polotisi, pejabat publik, orang-orang biasa yang punya kisah tak biasa, hingga kalangan selebritas, dengan kemasan sensasional namun tetap menghibur dan mendidik. Rosi dipandu langsung oleh pemimpin Redaksi Kompas TV. Rosianna Silalahi. Rosi hadir setiap senin sampai jumAoat jam 30 WIB. Tanggal 4 Januari 2024 pukul 20. 30 WIB spesial mengundang narasumber Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dengan judul episode Penganiayaan Relawan. Netralitas TNI Dipertanyakan. Topik ini dibahas karena telah terjadi penganiayaan yang diduga dilakukan anggota TNI kepada relawan pasangan Ganjar-Mahfud yang pulang dari kampanye di Kabupaten Boyolali. Di banyak berita media disampaikan bahwa kejadian ini bermula dari aksi relawan yang melakukan Augeber-geberAy nalpot dengan volume tinggi sehingga menganggu masyarakat. Menurut Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, 22 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara peristiwa tersebut terjadi karena adanya aksi dan reaksi. Ia membantah isu adanya rencana pencegatan para relawan tersebut di tengah kondisi hiruk pikuk bising suara kendaraan berknalpot brong. Mereka sudah diperingatkan untuk tidak berkampanye dengan mengganggu ketertiban ketika mengendarai sepeda motor berknalpot brong. Relawan dinilai dalam posisi mabuk, namun Kepala Staf TNI Angkatan Darat tetap menilai salah Ketika anggota TNI melakukan tindak kekerasan kepada masyarakat sipil. Maruli Simanjuntak mengatakan ada pihak-pihak yang membantu melerai saat terjadi peristiwa penganiayaan relawan oleh oknum anggota TNI. Enam anggota TNI telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Denpom Surakarta. Dengan tegas Maruli mengatakan bahwa aksi penganiayaan adalah tindakan salah. Namun dari informasi yang diperolehnya, tujuh relawan yang dianiaya tersebut saat kejadian dalam kondisi mabuk. Maruli mengajak seluruh pihak harus mengevaluasi dari kejadian ini. Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan tidak membenarkan tindakan anggotanya yang melakukan penganiayaan terhadap relawan Ganjar-Mahfud di Boyolali. Jawa tengah pada 30 Desember 2023 lalu. AuNamanya pemukulan, jelas salah. Ay Jenderal Maruli merasa terganggu ketika TNI disebut tidak netral dan menjadi simpatisan pasangan calon presiden tertentu. Jenderal Maruli membantah jika dikaitkan dengan dukungan TNI kepada salah satu paslon, khususnya pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Kepala Staff Angakatan Darat menegaskan TNI adalah institusi yang bisa dipercaya dan netral di Pilpres 2024. Hal yang menarik dari episode ini adalah Rosi dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengajak para pemirsa untuk sama-sama menjaga pemilu damai untuk menjaga integrasi bangsa, dan berharap setiap peristiwa tidak dikaitkan dengan agenda politik dan meragukan netralitas TNI. Analisis Wacana Pada Talk Show Rosi: Pemilu Dalam Menjaga Integrasi Bangsa Analisis wacana adalah studi tentang struktur pesan dalam Lebih tepatnya lagi, analisis wacana adalah telaah mengenai aneka fungsi . Bahasa. Analisa wacana secara fungsional berusaha melakukan telaah mendalam dalam memahami dan menjelaskan struktur pesan dalam komunikasi. Van Dick membagi teori analisa wacana 23 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara kedalam tiga bagian yaitu struktur makro, superstruktur dan struktur Acara talk show Rosi Kompas TV merupakan salah satu siaran yang diminati penonton, sebagai televisi berita dan Insprirasi Indonesia Talkshow Rosi hadir sebagai sebuah talkshow yang menghadirkan narasumber yang unik yang kaya akan informasi yang menginspirasi dan membahas isu-isu berita hangat yang dikemas secara ringan. Pada talkshow Rosi, yaitu talkshow yang penuh analisis. Dimana dalam talkshow Rosi mengungkap sebuah fakta dan Informasi dari narasumber yang mendidik dan mencerahkan, karena audiens bukan hanya melihat saja namun juga mendapat pengetahuan baru ketika host maupun narasumber menyampaikan sesuatu dan memberikan keterangan secara sistematis kejadian kejadian yang dijadikan bahan pembicaraan. Pesan pemilu dalam integrasi bangsa dari struktur Makro, sesuai dengan topik di atas adalah berusaha menghargai budaya santun Indonesia, serta berpegang pada prinsip dan aturan yang telah ada. Tentara Nasional Indonesia memiliki sumpah prajurit yang wajib dipatuhi oleh semua anggota sebagaimana yang disampaikan Jenderal Maruli Simanjuntak. Budaya santun dan semangat persatuan kesatuan Indonesia telah banyak dicontohkan oleh para pejuang dan tokoh tokoh bangsa. Jangan sampai hanya karena kepentingan pribadi dan kelompok kemudian melakukan adu domba, sehingga jika hal tersebut dilakukan, maka akan terjadi konflik di masyarakat. Pemilu perluh dijadikan sebagai momentum demokrasi yang damai dan memberikan rasa ketenangan dan kebahagian bagi masyarakat. Struktur Makro pada episode talk show Rosi juga terdapat pada pesan yang disampaikan seperti, kembali pada aturan hukum, dan institusi yang ada di Indonesia serta budaya adat yang ada pada kehidupan masyarakat. Sejarah telah membuktikan bahwa negara Indonesia terbentuk dan Merdeka karena kerjasama baik antar sesama, hal demikian dapat dijadikan sebagai pembelajaran bahwa integritas bangsa dapat diimplementasikan dengan menjalin kerjasama baik antar sesama. Superstruktur menggambarkan bentuk umum dari suatu teks, teks atau wacana mempunyai alur atau skema dari pendahuluan sampai akhir sebagai upaya penataan mana yang harus didahulukan dan bagian mana yang bisa dikemudiankan. Bentuk umum itu disusun dengan sejumlah 13 Alex Sobur. Analisis Teks Media. Bandung. PT Remaja Rosdakarya Offset, 2009, 73. 24 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara kategori pembagian umum seperti pendahuluan, isi kesimpulan, pemecahan masalah, penutup dan sebagainya. Analisa superstruktur pada talks show Rosi berada pada penataan skema acara yang disusun secara sistematis oleh Kompas TV, mulai adanya tayangan pendahuluan, pelaksanaan obrolan dengan narasumber, dan closing statement dari narasumber. Pada obrolan bersama Jenderal Maruli Simanjutkan dapat ditonton dan dipahami bahwa Rosi telah menata setiap pertanyaan secara sistematis yang kemudian dijawab juga oleh narasumber secara sistematis dan fokus pada topik yang dibahas. Struktur Mikro dalam teori Van Dick dapat dilihat pada empat hal yakni Semantik. Sintaksis. Stilistik. Retoris. Semantik makna yang ingin ditekankan atau bisa disebut kontrol terhadap informasi yang ingin ditampilkan, dalam penggunaan strategi semantik dalam skema Van Dijk disebut hubungan antar kalimat, hubungan antar proposisi yang membangun makna tertentu dalam struktur wacana, tetapi juga mengiring ke arah sisi tertentu dari suatu wacana. Sintaksis pertalian atau jalinan antar kata, proposisi atau kalimat. Dua buah kalimat yang menggambarkan fakta yang berbeda dapat dihubungkan sehingga tampak koheren. Stilistik merupakan gaya atau style, yaitu cara yang digunakan seorang pembicara atau penulis untuk menyatakan maksudnya dengan menggunakan bahasa sebagai sarana. Dengan demikian style dapat diterjemahkan sebagai gaya Bahasa. Retoris gaya yang diungkapkan ketika seorang berbicara atau Misalnya, dengan pemakaian kata yang berlebihan . Retoris memiliki fungsi persuasif dan berhubungan dengan bagaimana pesan itu ingin disampaikan kepada khalayak, sebagai suatu strategi untuk menarik perhatian, atau menekankan sisi tertentu agar diperhatikan oleh Pada posisi struktur mikro talk show Rosi yang berkaitan dengan topik pemilu dalam integrasi bangsa terdapat pada kontrol informasi yang dilakukan Rosi sebagai presenter. Rosi mampu memberikan pertanyaan yang terstruktur sehingga obrolan yang dilakukan dengan narasumber dapat dilakukan secara teratur dan sesuai dengan konteks sedang terjadi, seperti, peristiwa ketegangan antara anggota TNI dan relawan GanjarMahfud yang diklarifikasi secara baik oleh Kepala Staff Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak. Gaya Bahasa, hubungan antar kalimat, dan pesan yang disampaikan dapat dengan mudah dipahami oleh publik. Melalui Talk show Rosi, publik diberikan informasi yang terstuktur dan sistematis, sehingga dengan menonton dan memahami setiap proposisi yang disampaikan narasumber, publik kemudian mendapatkan informasi yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam menyikapi peristiwa yang 25 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara Berdasarkan pembahasan di atas, ditemukan hasil berupa deskripsi pelanggaran prinsip kerjasama dalam acara talk show Rosi Kompas TV. Talk show Rosi yang dimiliki Kompas TV merupakan salah satu talk show yang masih eksis tayang di televisi sampai sekarang. Konsep talk show yang ditampilkan pada acara Rosi menjadi yang diminati publik selain acara talk show AuMata NajwaAy. Rosi presenter yang memandu acara talk show Rosi memiliki kelebihan di bidang jurnalistik, sehingga akan dengan mudah melakukan interview dengan narasumber yang diundang. Akan tetapi, pada faktanya, talk show Rosi memiliki potensi pelanggaran prinsip Kerjasama hal itu disebabkan karena lawan tutur mempunyai maksud atau tujuan tertentu dari pelanggaran itu untuk mengutarakan maksudnya secara halus, dan menggunakan retorika yang terstruktur rapi. Peserta komunikasi juga rentan memberikan informasi tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan dan konteks serta bertele-tele dan panjang lebar dalam menyampaikan informasi. Pertanyaan yang diajukan Rosi kepada narasumber terkadang memicu narasumbernya untuk melakukan pelanggaran prinsip kerja sama, sehingga dari tuturan tersebut dapat memancing argumen dari narasumber, sehingga tercipta tanggapan dan pembahasan yang panjang dari tuturan itu. Hal tersebut disebabkan lawan tutur mempunyai maksud atau tujuan tertentu dari pelanggaran tersebut, sehingga hal itu dapat menyebabkan meluasnya topik pembahasan serta komunikasi tidak dapat berjalan dengan baik dan tidak Secara sosiologis, bahasa memiliki peranan yang sangat penting bagi manusia, karena dengan adanya bahasa manusia dapat menyampaikan pesan atau gagasan yang dipikirkan kepada lawan tuturnya. Bahasa haruslah dapat dipahami antara penutur dan mitra lawan tutur, karena proses komunikasi dapat berjalan dengan baik apabila kedua belah pihak dapat mematuhi prinsip kerja sama saat berkomunikasi. Oleh karena itu, jika Bahasa tidak dapat dipahami dan dinilai terlalu melebar dari topik pembicaraan dan mengandung unsur subjektivitas, maka dapat dikatakan bahwa di dalam komunikasi tersebut sedang terjadi pelanggaran prinsip kerjasama. KESIMPULAN Kompas TV merupakan program siaran terkemuka di Indonesia, penyiaran dalam Kompas TV sebagai sarana pemberitaan yang ada merupakan gambaran atas pandangan media massa terhadap pemilihan umum dan ketahanan nasional. Program tayangan ROSI, yang dimiliki Kompas TV memberikan informasi dan perspektif tentang pemilu dalam integrasi bangsa. Pemilu perluh menjadi sarana dalam menjalin kerjasama baik antar elemen bangsa untuk menjaga kesatuan dan 26 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara Beberapa episode yang berisi tentang obrolan seputar pemilu dan ketahanan nasional yang tayang di Talk Show Rosi setidaknya dapat dijadikan sebagai refereensi dalam menambah informasi terhadap situasi dan wacana yang sedang berkembang. Struktur Makro, sesuai dengan topik di atas adalah berusaha menghargai budaya santun Indonesia, serta berpegang pada prinsip dan aturan yang telah ada. Superstruktur pada talks show Rosi berada pada penataan skema acara yang disusun secara sistematis oleh Kompas TV, mulai adanya tayangan pendahuluan, pelaksanaan obrolan dengan narasumber, dan closing statement dari narasumber. Struktur mikro talk show Rosi yang berkaitan dengan topik pemilu dalam integrasi bangsa terdapat pada kontrol informasi yang dilakukan Rosi sebagai presenter. Rosi mampu memberikan pertanyaan yang terstruktur sehingga obrolan yang dilakukan dengan narasumber dapat dilakukan secara teratur dan sesuai dengan konteks sedang terjadi. Talk show Rosi memiliki potensi pelanggaran prinsip kerjasama, hal itu disebabkan karena lawan tutur mempunyai maksud atau tujuan tertentu dari pelanggaran itu untuk mengutarakan maksudnya secara halus, dan menggunakan retorika yang terstruktur rapi. Peserta komunikasi juga rentan memberikan informasi tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan dan konteks serta bertele-tele dan panjang lebar dalam menyampaikan informasi. REFRENSSI Askurifai Baksin, . Jurnalistik Televisi: Teori dan Praktik. Bandung: Simbiosa Rekatama Media. Akhmad Denial, . Iklan Politik TV Modernisasi Kampanye Politik Pasca Orde Baru. Yogyakarta. LKiS, 2009. Alex Sobur, . Analisis Teks Media. Bandung. PT Remaja Rosdakarya Offset. Abdul Rachman, . Dasar-dasar Penyiaran. Unri Press. Agus. A, . Urgensi Ketahanan Nasional Sebagai Geostrategi Indonesia. Jurnal Integrasi PIPS Pascasarjana UNM. Volume 1 Edisi 2. Eriyanto, . Analisis Wacana: Pengantar Teks Media. Yogyakarta. LKiS. Fajlurrahman Jurdi, . Pengantar Hukum Pemilihan Umum. Kencana. Makassar. Latief. Rusman. Yusiatie Utut, . Kreatif Siaran Televisi. Jakarta. Prenadamedia Group. Morissan, . Manajemen Media Penyiaran Strategi Mengelola Radio & Televisi AuEdisi RevisiAy. Kencana. Jakarta. Nurdin, . Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta. PT. Raja Grapindo Perada. Napitupulu. Halen NM dan Sagala. Ade Irma, . Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan Terhadap Partisipasi Pemilih Pemula Pada Pemilihan Umum (Studi Kasus:Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Tahun 2018. Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan sosial Budaya. Vol. 3 No. 27 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional Alamtara : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam ISSN : 2621-4881 (Printe. ,: 2656-8543 (Onlin. Volume 8. Nomor 1. Juni 2024 https://ejournal. iai-tabah. id/index. php/Alamtara Putra. Arry Dharmawan Trissatya, . Inovasi Model Sosialisasi Peran Serta Masyarakat Dalam Pemilu. Wacana Politik. Vol. 1 No. 2 Oktober. Putra. Reza Aulia. Muchid, . Efektivitas Sosialisasi KPU dalam Pemilukada. Jurnal Demokrasi & Otonomi Daerah. Volume 10. Nomor 2 Desember. Putri. Maslekah Pratama, . Peran Komisi Pemilihan Umum Dalam Sosialisasi Pemilu sebagai upaya Untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilu Presiden 2014 di Kalimantan Timur. Journal Ilmu-Komunikasi. Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Perguruan Tinggi, . Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset. Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Rauf. Maswadi. Nasrun. Mappa, . Indonesia dan Komunikasi Politik. Jakarta: Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) dan Gramedia Pustaka Utama. 28 Ach. Ilham Zubairi dan Moh. Khoirul Fatih Penyiaran Dan Ketahanan Nasional