Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto ANALISIS PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PEDESAAN DI PROPINSI JAWA TENGAH DAN JAWA TIMUR Sudarmadi Sudarmadi60@gmail. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Atma Bhakti Guntur Riyanto Gun_riyan@yahoo. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret Surakarta ABSTRACT The purpose of this research is to know the procedure of PNPM Mandiri Rural fund distribution in two regencies in Central Java region namely Sragen regency. Sukoharjo regency, while East Java region is represented by Madiun Regency and Ngawi Regency. Second year research objective: to find out whether PNPM Mandiri Rural needs to proceed and if continued what needs to be added. The research method used is quantitative research with data collection through questionnaire, indef interview, observation using area sampling and snowball sampling. The result of the research is the distribution procedure has been run well. The occurrence of irregularities due to difficult field conditions to meet the criteria of the program, the performance of UMKM beneficiaries both in Central Java and East Java became better than before and the performance of MSMEs in Central Java better than MSMEs in East Java after receiving business capital assistance from PNPM. PNPM Mandiri program should be resumed even with different names. Key words: Poverty. PNPM Mandiri ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mengetahui prosedur penyaluran dana PNPM Mandiri Pedesaan di dua Kabupaten di wilayah Jawa Tengah yaitu Kabupaten Sragen. Kabupaten Sukoharjo, sedangkan wilayah Jawa Timur diwakili Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi. Tujuan penelitian tahun kedua : mengetahui apakah PNPM Mandiri Pedesaan perlu dilanjutkan dan jika dilanjutkan perbaiakan apa yang perlu ditambahkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner, indef interviu, observasi menggunakan tektik area sampling dan snowball sampling. Hasil penelitian adalah prosedur penyaluran sudah dijalankan dengan baik. Terjadinya penyimpangan karena kondisi lapangan yang sulit untuk memenuhi kriteria program, kinerja UMKM penerima modal usaha baik di Jawa Tengah maupun Jawa Timur menjadi lebih baik dibandingkan sebelumnya dan kinerja UMKM di Jawa Tengah lebih baik dibanding UMKM di Jawa Timur setelah menerima bantuan modal usaha dari PNPM. Program PNPM Mandiri selayaknya dilanjutkan kembali walaupun dengan nama yang berbeda . Kata-kata kunci: Kemiskinan. PNPM Mandiri PENDAHULUAN Dampak pertumbuhan menimbulkan kesenjangan Dampak terhadap jumlah penduduk miskin pendapatan nasional yang sangat timpang, atau hampir miskin cukup parah (Arsyad: dimana jumlah penduduk sebanyak 20% 2010 ). Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Kemiskinan merupakan masalah klasik (PNPM) Pedesaan yang hamper dialami semua Negara bahkan Negara maju sekalipun. Indonesia sebagai Negara sedang berkembang dengan jumlah parah tersebut. PNPM Pedesaan memiliki penduduk yang sangat besar tentu juga dua skim bantuan yaitu bantuan hibah dan bantuan kemitaan. Dua skim bantuan ini persebaran penduduk Indonesia yang tidak saling kait mengkait sehingga kegagalan merata di berbagai pulau di Indonesia. program kemitraan yaitu bantuan dana Strategi . injaman dengan Negara lainnya. yang sangat UMKM pedesaan akan berdampak terhadap hibah ke pedesaan yang bersangkutan. Strategi ini Kemiskinan merupakan masalah yang pengembalian pinjaman kemitraan sangat terutama daerah yang padat penduduknya tinggi, hal ini juga sebagai akibat paket dan daerah yang memiliki sumber daya alam yang terbatas. Persoalan kemiskinan pendampingan yang baik. bukan hanya berdimensi ekonomi tetapi juga sosial, budaya, politik bahkan juga METODE PENELITIAN Secara umum kondisi kemiskinan Populasi dan Sampel Penelitian Strategis Departemen (Rencana Pemukiman Prasarana Wilayah, 2. Penelitian Propinsi Jawa Tengah dengan 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Sragen dan Kabupaten Sukoharjo dan Propinsi Jawa Timur dengan 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Langkah prioritas Pemerintah dalam Madiun. Penelitian direncanakan selama jangka pendek, pertama, untuk mengurangi dua tahun, tahun pertama dengan fokus kesenjangan antar daerah. Kedua, untuk perluasan kesempatan kerja dan berusaha. JUKNIS Ketiga, khusus untuk pemenuhan hak dasar penduduk miskin secara langsung. Pemerintah dengan program Program Nasional Pemberdayan Masyarakat Mandiri JUKLAK. Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto kemiskinan penerima bantuan dana PNPM PNPM Pedesaan. Pedesaan dengan baik. Sedangkan data Pengambilan sampel dalam penelitian primer tahun kedua hanya terfokus pada ini menggunakan non random sampling ekspert yang memahami PNPM Pedesaan yaitu teknik area dengan baik melalui indef interview. sampling untuk tahun pertama, yaitu cara pengambilan sampel berdasarkan salah satu area yang terdapat Snow Ball Pengujian Data Penelitian Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxcoon Signed Rank Test (Ghozali Sampiling untuk Tahun kedua. Jumlah sampel diambil dari anggota :2006: . , yaitu uji beda dua mean dari penerima dana bantuan PNPM Mandiri untuk 2 Kecamatan sebagai wakil daerah Pedesaan yang mendapat bantuan dana yang maju dan terbelakang untuk masing- baik jangka pendek . urang satu tahu. dan menengah . ebih satu tahun kurang dari 5 memperoleh data yang akurat dan kredibel Keuntungan usaha tentu harus juga konperehensif ditempuh dengan cara: Desk Studi. Studi komparasi. Focus Group menggunakan angka indek. Dalam discussion (FGD). Fild Studi dan inef Analisis . embentukan UMKM Sedangkan Mandiri menghitung alat analisis apakah UMKM model, pengolahan data, analisis data. PNPM kesimpulan dan rekomendas. Mandiri Pedesaan sudah dapat hidup diatas garis kemiskinan, digunakan alat analisis non-parametrik Teknik Pengumpulan Data Jenis data yang dikumpulkan dalam Kolmogorof-Smirnof One Ae Sample Test. Penelitian ini adalah data sekunder dan Siegel . Alat analissis tahun kedua data primer. Data sekunder diperoleh dari kompilasi data pencatatan administrasi atau berdasarkan persepsi para ekpert yang dokumen-dokumen yang terkait dengan memahami PNPM Pedesaan. Berdasarkan kajian penelitian. Data sekunder ini dijaring persepsi para pakar akan ketemu faktor dengan menggunakan instrumen pedoman review document. Data Primer diambil kelemahan, peluan, dan ancaman. PNPM Pedesaan SWOT dengan kuesioner kepada anggota UMKM penerima program di 4 kabupaten Teknik Pengumpulan Data Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Pengumpulan data dilakukan dengan Kabupaten memang di daerah maju sulit menggunakan metode survey, dengan me- mendapatkan UMKM yang hidup di bawah ngirim kuesioner kepada subjek penelitian, garis kemiskinan. Pendamping PNPM dan yaitu responden auditor yang bekerja pada pengelola yang aktif akan selalu melakukan KAP. Dengan terlebih dahulu meminta izin pelantikan yang sesuai dengan kondisi di dan bantuan kepada pimpinan KAP, kuesi- lapangan terhadap keluarga miskin. oner dikirim kepada staf auditor melalui Hasilnya pimpinan KAP. Kuesioner yang telah diisi pendamping yang kreatif tidak pernah kemudian dikirim melalui pos ke alamat kekurangan UMKM yang akan dibantu. peneliti atau diserahkan langsung kepada Penyaluran dana terhadap UMKM juga peneliti/pihak-pihak yang telah dimintai dapat tersalur 100 % bahkan banyak UMKM bantuan oleh peneliti untuk mengumpulkan atau menerima kuesioner yang telah diisi bantuan modal. Sebaliknya bagi pengelola Pengiriman kuesioner dilakukan dana PNPM yan tidak kreatif masih banyak secara langsung oleh peneliti dengan men- dana yang tidak tersalurkan. datangi KAP-KAP, pengiriman melalui pos, atau melalui bantuan pihak-pihak lain. Ketidaksesuaian yang kedua terletak pada pelibatan aktif UMKM penerima PNPM Mandiri Pedesaan. ANALISIS DAN PEMBAHASAN Berdasarkan analisa data 200 responden Analisa Data Utama terdapat 19 % responden yang tidak terlibat Secara umum penyaluran modal PNPM aktif mulai dari perencanaan secara umum. Mandiri Pedesaan sudah sesuai dengan UMKM prosedur yang tertuang dalam juklak dan kewajiban sebagai penerima bantuan dana Prosedur yang dilanggar 39 % PNPM Mandiri Pedesaan. Pengembalian bantuan modal PNPM program bukan UMKM yang berada di Mandiri Pedesaan berdasarkan data dan bawah garis kemiskinan. Kondisi ini terjadi informasi pengelola secara keseluruhan karena daerah yang maju UMKM yang NPLnya kurang dari 4,5 %. Angka tersebut miskin itu sedikit jumlahnya. Modal dari berdasarkan kriteria perbankan. Lembaga PNPM sebagian tersalur pada UMKM yang berada diatas garis kemiskinan. Menurut ketua kelompok dan petugas PNPM baik tingkat Kecamatan maupun sebelumnya yang merupakan kebijakan NPL program ini sudah sangat bagus. Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto menunjukan bahwa rataAerata keuntungan Analisis Kondisi Sebelum Dan Sesudah sebelum dan sesudah menerima bantuan Penerimaan Bantuan mengalami perbedaan ( -1,953 < 2,010 ). Rata Ae rata keuntungan yang diperoleh Kecamatan Pulokarto Kabupaten Kecamatan Kabupaten Sragen Sumberlawang Sukoharjo sebelum mendapatkan bantuan perbedaan sebelum dan sesudah menerima PNPM bantuan PNPM ( -4,001 < 2,010 ), pada saat PNPM sebelum menerima bantuan PNPM rata-rata Berdasarkan hasil uji pada Tabel 1 keuntungan sebesar 996. 211 dan sesudah menunjukan bahwa di daerah ini memiliki menerima bantuan rataAerata keuntungan perbedaan rata Ae rata keuntungan pada saat sebelum dan sesudah menerima bantuan Berdasarkan dari Tabel 1 dan Grafik 1 PNPM ( -11,023 < 2,010 ). Sehingga rata Ae rata keuntungan sebelum lebih rendah Kabupaten Sukoharjo daripada rata Ae rata sesudah mendapatkan Pulokarto bantuan PNPM. Kecamatan Tangen dan Sumberlawang di Begitu pula yang terjadi di Kecamatan Weru Kabupaten Kecamatan Kecamatan Weru Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah Sukoharjo, rataAerata keuntungan yang lebih tinggi pada saat rataAerata menerima bantuan PNPM dengan sesudah menerima bantuan juga memiliki perbedaan dibandingkan saat sebelum mendapatkan ( -8,281 < 2,010 ). Hal ini ditunjukan dengan bantuan PNPM. rataAerata PNPM 465 lebih rendah daripada rata rata sesudah menerima bantuan PNPM Sragen Kecamatan Tangen Kabupaten rataAerata menerima bantuan PNPM sebesar 1. dan sesudah menerima bantuan PNPM Hasil Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Tabel 1 Hasil Uji Beda Mean Kecamatan Pulokarto dan Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Kecamatan Tangen dan Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah Mean DAERAH Sig Hitung Tabel Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Pulokarto -11,023 2,010 0,000 Weru -8,281 2,010 0,000 Tangen -1,953 2,010 0,057 Sumberlawang -4,001 2,010 0,000 Sumber: Olah Data Primer . Gambar 1 Grafik Hasil Uji Beda Mean Kecamatan Pulokarto dan Kecamatan Weru Kabupaten Sukoharjo. Kecamatan Tangen dan Kecamatan Sumberlawang Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah Rata Ae rata keuntungan di Kabupaten perbedaan ( -5,725 < 2,010 ), rata Ae rata Ngawi 1 sebelum menerima bantuan PNPM keuntungan sesudah menerima bantuan dan sesudah menerima bantuan PNPM lebih tinggi daripada sebelum menerima mengalami perbedaan ( -11,487 < 2,010 ). PNPM sebesar 362. 719 sebelum menerimma Pada saat sebelum PNPM rata Ae rata bantuan meningkat menjadi sebesar 817. keuntungan sebesar 221. 346 dan sesudah sesudah menerima bantuan PNPM. menerima bantuan PNPM sebesar 971. Kondisi Kabupaten Ngawi Kabupaten Madiun menerima bantuan PNPM mempunyai rata Ae rata keuntungan sebesar 673. 424 dan Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto mengalami peningkatan sesudah menerima Berdasarkan uraian Tabel 2 dan Grafik bantuan menjadi sebesar 773. Sehingga 2 diatas menunjukan bahwa di Kabupaten ada perbedaan rata Ae rata keuntungan yang Ngawi 1. Ngawi 2. Madiun 1 dan Madiun 2 diperoleh sebelum dan sesudah menerima Propinsi Jawa Timur mengalami perbedaan bantuan PNPM ( -1,668 < 2,010 ). Rata Ae rata rata Ae rata keuntungan yang lebih tinggi pada saat sesudah menerima bantuan menerima bantuan PNPM berbeda juga PNPM dibandingkan dengan rata Ae rata dialami di Kabupaten Madiun 2 dengan rata Ae rata keuntungan sebelum PNPM sebesar menerima bantuan PNPM. 980 dan sesudah PNPM menjadi sebesar Tabel 2 Hasil Uji Beda Mean Kabupaten Ngawi 1 dan Ngawi 2. Kabupaten Madiun 1 dan Madiun 2 Propinsi Jawa Timur Mean Daerah Sig Hitung Tabel Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Ngawi 1 -11,487 2,010 0,000 Ngawi 2 -5,725 2,010 0,000 Madiun 1 -1,668 2,010 0,102 Madiun 2 -1,670 2,010 0,101 Sumber: Olah Data Primer . Grafik 2 Hasil Uji Beda Mean Kabupaten Ngawi 1 dan Ngawi 2. Kabupaten Madiun 1 dan Madiun 2 Propinsi Jawa Timur Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Berdasarkan Tabel 3 dan Grafik 3 diatas perbedaan rata Ae rata keuntungan sebelum menunjukan bahwa terdapat perbedaan dan sesudah menerima bantuan PNPM. Akan Ae rata keuntungan sebelum dan PNPM Propinsi rataAerata Jawa Tengah Propinsi Jawa Tengah dan di Propinsi Jawa dibandingkan di Propinsi Jawa Timur. Timur. Di Propinsi Jawa Tengah, sebelum Sebelum menerima bantuan PNPM rataAe rata keuntungan di Propinsi Jawa Tengah rataAerata PNPM 809 lebih tinggi dibandingkan rata Ae rata keuntungan di Propinsi Jawa PNPM rata Ae rata keuntungan lebih tinggi Timur sebesar 504. Hal ini juga terjadi menjadi sebesar 1. pada saat sesudah menerima bantuan Propinsi Jawa Timur. PNPM. Propinsi Jawa Tengah memiliki menerima bantuan PNPM rata Ae rata rataAerata keuntungan yang diperoleh sebesar 504. lebih tinggi daripada rata Ae rata keuntungan dan sesudah menerima bantuan PNPM Propinsi Jawa Timur sebesar 889. rataAerata Sehingga pada Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur berada pada Tabel 3 Hasil Uji Beda Mean Sebelum dan Sesudah Menerima Bantuan PNPM Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi Jawa Timur Mean Propinsi Sig Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Hitung Tabel Jateng -8,812 1,972 0,000 Jatim -7,873 1,972 0,000 Sumber: Olah Data Primer . Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Grafik 3 Hasil Uji Beda Mean Sebelum dan Sesudah Menerima Bantuan PNPM Propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur Analisis SWOT Analisis UMKM Data penelitian diambil secara umumnya masih dalam kendali manajemen Hasil wawancara dari para dan lingkungan eksternal yang umumnya sulit dikendalikan manajemen. Dilakukan bantuan Program PNPM Mandiri yang dengan memaksimalkan kekuatan (Strengt. meliputi : Kekuatan. Kelemahan. Peluang dan Ancaman tersaji seperti dibawah ini : (Opportunitie. UMKM meminimalkan kelemahan (Weaknes. dan (Threat. Analisis Kekuatan (Strengt. strategis merupakan bagian dari komponen Dari perencanaan strategis dan merupakan suatu Pedesaan tersebut diatas dapat disimpulkan PNPM Mandiri perusahaan pada posisi strategis, sehingga sebagai berikut : di dalam perkembangannya akan selalu Melibatkan masyarakat secara langsung. berada pada posisi yang menguntungkan. Peran serta aktip masyarakat. Narasumber keperluan analisis SWOT ini terdiri dari orang-orang yang terlibat langsung didalam PNPM Mandiri Pedesaan yaitu para pengelola program Mampu menciptakan wirausaha baru. Tim UMKM bantuan program aktip membantu. Tidak ada potongan uang bagi UMKM penerima bantuan program. Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Persyaratan untuk peminjaman atau Banyaknya pemberian bantuan program mudah dan Koperasi. Adanya pelatihan bagi UMKM penerima Perbankan. Bunga PNPM lebih tinggi dari Bank bantuan program. Tidak maupun koperasi. Peluang (Opportunit. Dari bantuan program. peluang program PNPM Mandiri Pedesaan tersebut diatas dapat disimpulkan sebagai Kelemahan (Weaknes. Dari PNPM Mandiri Banyaknya Rumah Tangga Menengah Pedesaan tersebut diatas dapat disimpulkan sebagai berikut : Mandiri Pedesaan. Kurangnya masyarakat miskin calon Bergulirnya Program Dana Desa dari Pemerintah Pusat. Tingginya Perguliran dana bantuan PNPM Mandiri Pedesaan harus menunggu pembayaran dana PNPM Mandiri Sistem Tanggung renteng sebagai cara pelunasan angsuran UMKM. Makin luasnya pemasaran hasil produksi pencairan bantuan memerlukan waktu UMKM penerima bantuan. yang lama. Dari Ancaman (Treat. Dari Pedesaan. Proses PNPM UMKM penerima bantuan dana. Sulit mencari UMKM miskin Birokrasi Munculnya plasma baru sebagai calon PNPM Mandiri Pedesaan. ancaman kemudian dibuat matrik SWOT sehingga akan diketahui strategi yang ancaman program PNPM Mandiri Pedesaan memanfaatkan kekuatan untuk merebut tersebut diatas dapat disimpulkan sebagai peluang, menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman seperti tabel dibawah Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. IFAS EFAS Opportunities (O) Banyaknya RTM yang membutuhkan Plasma baru sebagai calon UMKM Bergulirnya Program Dana Desa. Tingginya minat masyarakat akan dana PNPM. Sistem Tanggung Luasnya pemasaran hasil produksi UMKM Treaths (T) Banyaknya pesaing dari Perbankan. Koperasi. Bunga PNPM lebih tinggi dari Bank Sudarmadi dan Guntur Riyanto Tabel 4 Matrik SWOT Strength (S) Melibatkan Peran serta aktip Tim UMKM Tidak ada potongan Persyaratan mudah Pelatihan UMKM Tidak ada agunan Strategi SO Melibatkan masyarakat / RTM langsung yang membutuhkan dana Peran serta masyarakat membentuk plasma baru sebagai UMKM Adanya tim pendamping untuk bergulirnya progran dana desa. Tidak ada potongan, agunan dan persyaratan yang mudah sebagai antisipasi tingginya minat masyarakat akan dana PNPM. Strategi ST Meningkatkan peran serta masyarakat dan tim pendampingan UMKM. Meningkatkan persyaratan yang mudah dan tidak adanya potongan dan tidak ada agunan Adanya pelatihan bagi UMKM penerima dana Weaknesses (W) Kurangnya masyarakat miskin. Sulit mencari UMKM Birokrasi panjang. Perguliran dana menunggu angsuran Pencairan bantuan waktu lama Strategi WO Memanfaatkan rumah tangga menengah yang membutuhkan dana. Membentuk plasma sebagai UMKM baru. Memangkas birokrasi pengurusan proposal pengajuan dana. Dengan sistem tanggung renteng angsuran lancar Strategi WT Mengurangi birokrasi pengurusan proposal pengajuan dana PNPM. Mempersingkat pencairan bantuan dana PNPM dengan mempercepat proses pengurusan proposal Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Hasil analisis dengan menggunakan SWOT Peran plasma baru sebagai UMKM baru. Salah Mandiri Pedesaan satu upaya pemerintah memberdayakan mempunyai beberapa keunggulan yang ekonomi masyarakat pedesaan adalah menjadi kekuatan program tersebut yang dengan membentuk plasma Ae plasma mampu digunakan untuk merebut peluang sebagai cikal bakal terbentuknya UMKM yang ada. Implikasi dari kekuatan dan yang mandiri. Terbentuknya plasma baru merupakan upaya yang dilakukan Ketua program PNPM Mandiri untuk Program PNPM PNPM dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja program PNPM Mandiri dalam membantu PNPM akan lebih banyak diserap oleh UMKM yang membutuhkan modal. Strategi (Strategi SO) Adanya UMKM Keberadaan tim pendamping sangat diperlukan karena adanya keterbatasan Melibatkan masyarakat / RTM langsung pengetahuan dalam pengelolaan usaha yang membutuhkan dana. Banyaknya maupun dalam tata cara pengajuan masyarakat yang membutuhkan dana proposal kegiatan. Tim pendamping akan selalu mendampingi setiap UMKM PNPM produktif bahkan membimbing sampai (UMKM) ditiap desa dengan membentuk UMKM. kelompok, dimana tiap kelompok terdiri Tidak merupakan UMKM ini sangat membantu antisipasi tingginya minat masyarakat akan dana PNPM. Masyarakat yang Pedesaan Mandiri dari 5 anggota. Pelibatan kelompok yang PNPM tergabung dalam tiap kelompok UMKM sangat memerlukan bantuan permodalan dengan kebutuhan tiap kelompok. Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Program PNPM sangan disukai olek kelompok UMKM karena tidak ada masyarakat ikut berpartisipasi dalam UMKM PNPM menerima uang sesuai dengan jumlah peryaratan yang mudah serta tidak pengajuan di proposal. Tidak adanya agunan akan mampu merangsang tiap pencairan pinjaman sehingga masyarakat dapat menerima uang pinjaman secara Persyaratan yang mudah akan berdampak pada semakin banyaknya Adanya pelatihan bagi UMKM penerima pengajuan proposal bantuan yang masuk dana bantuan. Program pelatihan bagi ke Pelaksana Progran PNPM Mandiri kelompok UMKM dilakukan oleh UPT Pedesaan di tingkat Kecamatan. Program PNPM ditingkat kecamatan dengan mendatangkan instruktur dari Strategi luar ataupun instruktur yang diambil dari anggota kelompok yang mempunyai Program PNPM Mandiri Pedesaan adalah sebagai berikut : Meningkatkan peran serta masyarakat pembuatan roti. Program pelatihan ini dan tim pendampingan UMKM. Peran serta masyarakat sangat diperlukan demi suksesnya Porgram PNPM ini, dalam hal kelompok maupun sebagai media tukar ini campur tangan pihak terkait seperti pengalaman diantara anggota kelompok. kelurahan, kecamatan sampai ditingkat yang dalam hal ini adalah Keberadaan Program PNPM Mandiri Baperdes. Peran serta pihak terkait ini Pedesaan ini sangat diperlukan untuk perlu sebagai payung dari pelaksana meningkatkan usaha ekonomi produktif dari masyarakat pedesaan. Terbukti dari PNPM mengembangkan program ini. hasil wawancara banyak narasumber yang Meningkatkan persyaratan yang mudah menyayangkan apabila program PNPM dan tidak adanya potongan dan tidak Mandiri dibubarkan dan diganti dengan ada agunan. Usaha untuk menarik minat munculnya Program baru yaitu Dana Desa. Jurnal Riset Manajemen & Akuntansi Volume 9 Nomor 1 Edisi Mei 2018 Analisis Program. Sudarmadi dan Guntur Riyanto Dari hasil wawancara dapat diambil Program PNPM Pedesaan UMKM penerima modal usaha baik di Jawa Tengah maupun Jawa Timur menjadi lebih Mandiri baik dibandingkan sebelumnya. Ketiga, kinerja UMKM di Jawa Tengah lebih baik dibanding UMKM di Jawa Timur setelah pedesaan dan khususnya bagi UMKM yang PNPM. Terakhir, penghentian Program ada ditiap desa. Sehingga program ini PNPM Mandiri seharusnya ditinjau kembali hendaknya dilanjutkan lagi walaupun pada karena mampu meningkatkan ekonomi kenyataannya program PNPM Mandiri masyarakat pedesaan. Pedesaan sudah dihentikan pada Desember Dengan hasil penelitian yang diperoleh, tahun 2014 tetapi dilapangan kenyataannya disarankan bahwa. Pertama, juklak dan juknis PNPM harus direvisi terutama pada dibeberapa kecamatan didaerah penelitian sasaran UMKM. Kedua, juklak dan juknis masih ada dana yang sudah terserap di antara Kecamatan yang maju dan kurang massyrakat dalam bentuk dana bergulir yang jumlahnya mencapai Rp. 9 milyard. Program Dana Desa sampai saat ini . aat PNPM Pemerintah Terakhir. Mandiri pelaksana program yang khusus menangani program tersebut . SIMPULAN DAN SARAN DAFTAR PUSTAKA