The current issue and full text archive of this journal is available on Tarbawi at: https://doi. org/10. 62515/staf E-ISSN : 2828-318X Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto STITNU Al-Farabi Pangandaran . dalovezdaris2001@gmail. JSTAF : Siddiq. Tabligh. Amanah. Fathonah Vol 04 No 2 July 2025 Hal : 280-290 https://doi. org/10. 62515/staf. Received: 10 July 2025 Accepted: 22 July 2025 Published: 31 July 2025 PublisherAos Note: Publisher: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STITNU Al-Farabi Pangandaran. Indonesia stays neutral with regard to jurisdictional claims in published maps and institutional affiliations. Copyright: A 2023 by the authors. Submitted publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) . ttps://creativecommons. org/licenses/by Abstract . Babakan Jamanis Islamic Boarding School has developed an agricultural programme that aims to improve santri's knowledge in With the construction of the Greenhouse, it is hoped that santri will not only understand religious knowledge, but also be able to develop agriculture in their respective areas after they return This programme is a strategic step to create independent santri and contribute to the development of local agriculture, so as to improve community welfare. The research method used in this study is a qualitative approach, which involves collecting primary and secondary data through interviews, observation, and documentation. This research focuses on the Agricultural Management at Pondok Pesantren Babakan Jamanis as the research subject. Data analysis techniques are carried out systematically to understand the meaning of the data obtained, with the aim of providing a clear picture of the sustainability of the agricultural business being run. The results showed that Bank Indonesia's Corporate Social Responsibility (CSR) programme had a significant positive impact on the development of agricultural businesses at the Babakan Jamanis Islamic Boarding School. Through the assistance of modern agricultural facilities and infrastructure, as well as training to increase the capacity of human resources, this programme has helped farmers improve agricultural efficiency and productivity. Thus, this initiative has not only reduced dependence on human labour, but also significantly increased crop yields, contributing to the sustainability of the farming business in the Keywords . Agricultural Business. CSR. Boarding School. -sa/4. Abstrak . Pondok Pesantren Babakan Jamanis telah mengembangkan program pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan santri dalam bidang pertanian. Dengan pembangunan Greenhouse, diharapkan santri tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu mengembangkan pertanian di daerah masing-masing setelah mereka kembali ke rumah. Program ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan santri yang mandiri dan berkontribusi terhadap pengembangan pertanian lokal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif, yang melibatkan pengumpulan data primer dan sekunder melalui wawancara, observasi, dan Vol 04 No 2 July 2025 | 280 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto Penelitian ini berfokus pada Pengurus Pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis sebagai subjek penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara sistematis untuk memahami makna dari data yang diperoleh, dengan tujuan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai keberlanjutan usaha pertanian yang dijalankan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Melalui bantuan sarana dan prasarana pertanian modern, serta pelatihan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, program ini telah membantu petani meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian. Dengan demikian, inisiatif ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada tenaga manusia, tetapi juga meningkatkan hasil panen secara signifikan, yang berkontribusi pada keberlanjutan usaha pertanian di pesantren. Kata Kunci . Usaha Pertanian. CSR. Pondok Pesantren. Pendahuluan Pondok Pesantren Babakan Jamanis, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan memberdayakan Seiring dengan semakin berkembangnya kebutuhan ekonomi pesantren, keberlanjutan usaha pertanian menjadi aspek krusial. Dalam hal ini, peran Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia diharapkan mampu memberikan dorongan positif terhadap pengembangan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Pondok Pesantren Babakan Jamanis, sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tradisional yang mementingkan nilai-nilai keislaman telah bertransformasi menjadi pusat pengembangan ekonomi yang keberlanjutan. Dalam hal ini, pengembangan usaha pertanian menjadi sebuah elemen penting untuk mendukung kemandirian pesantren. Disinilah peran Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia menjadi krusial dalam memberikan dukungan yang positif secara lebih luas dan berkelanjutan dalam bidang usaha di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. CSR Bank Indonesia telah menjadi instrumen penting dalam mendukung pengembangan dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan lingkungan (Rini et , 2. Dalam konteks pertanian, kontribusi CSR Bank Indonesia dapat mencakup penyediaan modal, pelatihan, serta infrastruktur yang mendukung peningkatan Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini akan menggali bagaimana peran CSR Bank Indonesia dalam pengembangan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. CSR didefinisikan sebagai suatu tanggung jawab yang harus di penuhi oleh setiap manusia (Amalia & Suprapti, 2. Dalam konteks islam. Tanggung jawab manusia dibagi menjadi empat bagian yaitu. tanggung jawab kepada allah, tanggung jawab 281 | Vol 04 No 2 July 2025 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto kepada diri sendiri, tanggung jawab kepada masyarakat, dan tanggung jawab kepada alam sekitar (Azlinda Boheran Nudin et al. , 2. Dalam pandangan al-Quran, terdapat banyak ayat yang membahas tentang tanggung jawab sosial yang harus dijalankan dengan seksama. Surat Al-Mukminun ayat 115 menyatakan bahwa manusia merupakan makhluk yang fungsional dan bertanggung jawab atau dengan kata lain penciptaan manusia bukanlah sebuah kesia-siaan (Badruddin, 2. Dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Sachs mengemukakan konsep "SDGs" (Sustainable Development Goal. sebagai panduan utama untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di tingkat global (Sachs, 2. sedangkan Levett dalam penelitiannya mengenai efektivitas CSR dalam sektor perbankan menekankan bahwa suksesnya program CSR tidak hanya terletak pada sumbangan finansial, tetapi juga pada keterlibatan aktif dan partisipatif dalam proyek-proyek lokal (Levett, 2. Usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga sarana untuk mendidik santri dalam praktik-praktik kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pemahaman dan dukungan dari pihak luar, seperti CSR Bank Indonesia, dapat memperkuat tidak hanya aspek ekonomi tetapi juga pendidikan dan keberlanjutan lingkungan (Pranoto & Yusuf, 2. Dalam kerangka ini, peran CSR Bank Indonesia dalam mendukung usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis dapat diartikulasikan sebagai bentuk penciptaan nilai bersama antara sektor perbankan dan masyarakat. Pondok Pesantren Babakan Jamanis merupakan sebuah lembaga pendidikan non-formal yang bertajuk salafi, dimana para murid mempelajari setiap mata pelajaran dari kitab kuning. Sebagai lembaga non-formal swasta. Pondok Pesantren Babakan Jamanis mengandalkan dana yang berasal dari para santri dan donatur perorangan atau lembaga /perusahaan untuk mengembangkan lembaga tersebut. Disamping donatur. Pondok Pesantren Babakan Jamanis juga memberi peluang kepada lembaga-lembaga yang ingin mengadakan kemitraan dalam berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, dan sosial. Dalam penguaatan pangan dan ekonomi. Pondok Pesantren Babakan Jamanis mengadakan suatu mitra dengan Bank Indonesia dalam bidang pertanian berupa pembangunan Greenhouse Babakan Jamanis yang dikelola oleh para santri. Greenhouse ini menjadi sebuah modal bagi lembaga pondok pesantren untuk bisa mengembangkan pertanian dan juga keterampilan para santri yang berminat dan memiliki kemampuan Vol 04 No 2 July 2025 | 282 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto dalam bidang pertanian. Tujuan dari pembangunan Greenhouse tersebut adalah untuk menambah wawasan para santri di bidang pertanian supaya ketika mereka pulang kerumah masing-masing diharapkan tidak hanya mampu memahami ilmu agama saja, akan tapi juga mampu mengembangkan pertanian yang ada di daerahnya masingmasing. Bahan dan Metode Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah suatu pendekatan yang menggunakan mekanisme kerja uraian deskriptif, ilmiah, di susun secara tertata dan sistematis dari mulai menghimpun data, hingga menafsirkan dan menyajikan hasil laporan penelitian (Ibrahim, 2. Pendekatan kualitatif memiliki paradigma yang di mulai dari lapangan dan brakhir dengan pernyataan hipotesis dan teori lapangan, peneliti sebagai instrumen utama, pluralisme, serta kompleksitas yang di oleh secara naratif deskriptif (Ibrahim, 2. Naratif berarti pemaparan atau penjelasan dengan menggunakan kata-kata, bukan pointer atau numeric, atau angka-angka. Sedangkan deskriptif memiliki makna pemaparan sedetail mungkin dan secara lengkap mungkin sesuai dengan realitas yang di teliti. Jenis data penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data skunder. Data primer merupakan data yang di dapat secara langsung dari subjek penelitian, data tersebut di ambil dengan melakukan proses wawancara secara individual terhadap subjek penelitian. Sedangkan data primer merupakan data yang di ambil secara tidak langsung, data ini di dapatkan dengan mengumpulkan informasi melalui berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, web internet, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Objek penelitian merupakan isu masalah yang diteliti yaitu, keberlanjutan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis melalui program CSR Bank Indonesia. Sedangkan subjek penelitian merupakan batasan peneliti dimana peneliti menentukan benda, atau orang yang dapat menjawab rumusan masalah, dalam penelitian ini subjeknya adalah Pengurus Pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. 283 | Vol 04 No 2 July 2025 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto Diskusi dan Pembahasan Corporate Social Responsibility Bank Indonesia Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Bank Indonesia adalah komitmen Bank Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat (Sofyanty et , 2. Sebagai lembaga keuangan sentral. Bank Indonesia tidak hanya berfokus pada stabilitas moneter dan sistem keuangan, tetapi juga peduli terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia merupakan manifestasi nyata dari komitmen lembaga ini untuk tidak hanya berperan sebagai regulator moneter, tetapi juga sebagai bagian integral dari masyarakat yang senantiasa berupaya memberikan kontribusi positif. Melalui berbagai program dan inisiatif. Bank Indonesia melestarikan lingkungan, dan memperkuat reputasi institusi. Tujuan utama CSR Bank Indonesia adalah multidimensi. Pertama. Bank Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang berada di lapisan bawah. Ini diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, seperti pelatihan kewirausahaan, akses terhadap pembiayaan, dan pengembangan produk lokal. Selain itu. Bank Indonesia juga fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program kesehatan, pendidikan, dan sanitasi. Dengan demikian. Bank Indonesia tidak hanya sekedar memberikan bantuan, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mencapai kemandirian. Kedua. Bank Indonesia memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian Melalui berbagai program. Bank Indonesia berupaya menjaga kelestarian sumber daya alam, seperti air, tanah, dan hutan. Ini diwujudkan melalui programprogram konservasi, reboisasi, dan pengelolaan limbah. Selain itu. Bank Indonesia juga berperan aktif dalam upaya mitigasi risiko bencana alam dan promosi gaya hidup Dengan demikian. Bank Indonesia berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan hidup generasi mendatang. Ketiga, melalui program CSR. Bank Indonesia berupaya memperkuat reputasi institusi sebagai lembaga yang terpercaya, kredibel, dan peduli terhadap masyarakat. Dengan menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Bank Indonesia mampu Vol 04 No 2 July 2025 | 284 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto membangun kepercayaan publik dan memperkuat hubungan dengan berbagai Selain itu, program CSR yang transparan dan akuntabel juga dapat meningkatkan citra positif Bank Indonesia di mata masyarakat internasional. Selain ketiga tujuan utama di atas. CSR Bank Indonesia juga memiliki tujuan tambahan, seperti mendorong inovasi sosial, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG. Usaha Pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis Usaha Pondok Pesantren Babakan Jamanis perkembangan pesat setelah adanya program CSR Bank Indonesia. Awalnya, usaha pernatian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis ini masih keterbatasan sarana dan prasarana, serta mengandalkan metode tradisional. Namun, melalui program CSR bank indonesia ini Pondok Pesantren Babakan Jamanis telah berhasil mengintegrasikan praktik pertanian modern dan berkelanjutan. Kondisi Awal Usaha Pertanian Sebelum adanya intervensi bank indonesia, usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis masih menggunakan metode tradisional dengan sarana dan prasarana yang sangat terbatas. Sistem irigasi masih manual, bergantung pada tenaga manusia dan cuaca, sehingga kurang efisien dan rentan terhadap perubahan iklim. Peralatan pertanian yang digunakan juga masih sangat sederhana dan kurang produktif. Selain itu, minimnya fasilitas pasca panen menyebabkan hasil panen cepat rusak atau cacat sehingga tidak dapat diolah lebih lanjut dan mengurangi nilai jual hasil produksi Kondisi awal pertanian di ponok pesantern ini bisa digambarkan sebagai pertanian subsisten dengan produktivitas terbatas. Lahan pertanian yang tersedia belum bisa dimanfaatkan secara optimal, dan metode pertanian yang digunakan masih Hal ini disebabkan oleh beberapa paktor, antara lain. Keterbatasan sarana dan prasarana. podok peantren babakan jamanis memiliki ketarbatasan dalam hal sarana dan prasarana pertanian. Sistem irigasi yang digunakan masih berupa irigasi manual yang bergantung pada tenaga manusia dan cuaca yang tidak menentu. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan. petani di Pondok Pesantren Babakan Jamanis merupakan santri yang memiliki pengetahuan dan keterampilan terbatas dalam bidang pertania. Mereka belum mengenal teknik-teknik budidaya tanaman 285 | Vol 04 No 2 July 2025 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto yang lebih baik, pengelolaan hama dan penyakin yang efektif, serta pemasaran hasil pertanian yang menguntugkan. Keterbatasan modal. Pondok Pesantren Babakan Jamanis juga menghadapi keterbatasan modal untuk bisa mengembangkal usaha pertanian. Modal yang terbatas ini menghambat investasi dalam sarana dan prasarana pertanian yang lebih baik serta pengadaan teknologi pertanian modern. Keterbatasan akses pasar. akses pasar menjadi kendala lain dalam pengembangan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Kurangnya informasi pasar, jaringan pemasaran yang terbatas, tingginya biaya transportasi membuat petani kesulitan dalam memasarkan hasil panen dengan harga yang lebih menguntungkan bagi petani. Kondisi awal usaha pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis ini menunjukan bahwa terdapat potensi yang belum bisa dimanfaatkan secara optimal. Dengan adanya intervensi dari bank indonesia melalui progran Corporate Social Responsibility (CSR), diharapkan potensi tersebut dapat dikembangkan sehingga usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis dapat terus maju, berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Transpormasi Usaha Pertanian Program CSR bank indonesia telah membawa perubahan signifikan dalam usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Bantuan yang diberikan oleh bank indonesia berupa pengadaan sarana dan prasarana pertanian modern seperti sistem irigasi pertanian otomatis, bangunan Greenhouse, dan fasilitas pasca panen. Sistem irigasi otomatis memungkinkan penggunaan air secara efisien dan terukur, sehingga minimalisir resiko kekeringan pada tanaman dan meningkatkan hasil panen. Alat pertanian modern ini dapat mempercepat proses produksi dan mengurangi penggunaan tenaga manusia. Transformasi pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis tidak hanya melalui pengadaan sarana dan prasarana modern, tetapi juga melalui adopsi teknologi pertanian inovatif. Dengan adanya pelatihan dan transfer ilmu yang dilakukan oleh bank indonesia, petani di Pondok Pesantren Babakan Jamanis telah mengembangkan pertanian modern dengan membangun sistem pertanian hidroponik. Sistem hidroponik memungkinkan budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, sehingga lebih efektif dan efisien dalam penggunaan lahan dan air. Selain itu, sistem hidroponik juga Vol 04 No 2 July 2025 | 286 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto memungkinkan pengendalian dalam pemberian dan takaran nutrisi tanaman yang lebih presisi yang dapat meningkatkan kualitan tanaman dan meningkatkan hasil panen. Pengembangan sisitem hidroponik ini menjadi bukti nyata dari keberhasilan program CSR bank indonesia dalam meningkatkan pengetahua dan keterampilan petani di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Petani tidak hanya mendapat manfaat secara langsung dari bank indonesia saja, tetapi juga secara tidak langsung dengan cara mampu mengembangkan pengetahuan tenyang pertanian modern yang telah di berikan oleh bank indonesia. Hal ini menunjukan bahwa program CSR bank indonesia tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga ikut membangun kapasitas kemandirian keberlanjutan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Dengan demikian, transformasi usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis merupakan hasil dari sinergi antara dukungan dari bank indonesia melalui program CSR dan inisiatif dari para petani di Pondok Pesantren babakan jamani. Kolaborasi ini menciptakan model pertanian modern yang berkelanjutan, efisien, dan produktif, serta memberikan manfaat, ekonomi, sosial, dan ketahanan pangan bagi masyarakat Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Peran CSR Bank Indonesia dalam pengembangan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis CSR bank indonesia memiliki peran yang sangat krusial dalam mendorong transformasi usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Berbagai inisiatif dan program yang di jalankan telah memberikan dampak positif yang signifikan, peningkatan ini tidak hanya dari segi peningkatan produksi dan pendapatan saja, tetapi juga dalam hal pemberdayaan masyarakat dan keberlanjutan usaha pertanian. CSR bank indonesia juga memiliki peran Multi-Faceted dengan mencakup berbagai aspek yang salit terkait dan mendukung satu sama lain dalam upaya meningkatkan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis (Hidayati, 2. Peran ini meliputi. Pemberdayaan Ekonomi Program CSR bank indonesia tidak hanya memberikan bantuan secara finansial semata, tetapi juga memberdayakan petani dan masyarakat yang ada di Pondok Pesantren dalam bidang ekonomi. Melalui pelatihan yang di lanjutkan dengan pendampingan, petani memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mampu mengelola usaha pertanian di Pondok Pesantren secara mandiri dan 287 | Vol 04 No 2 July 2025 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto Hal tersebut akan memungkinkan petani untuk bisa meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan pendapatan petani. Pengembangan Sosial Selain pemberdayaan ekonomi, program CSR bank indonesia juga memberikan dampak positif pada pengembangan sosial di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Dengan meningkatnya pendapatan serta kesejahteraan petani, kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, program CSR ini juga mendorong partisifasi aktif masyarakat Pondok Pesantren dalam pembangunan pertanian sehingga terjadi keberlanjutan dalam pertanian. Pemanfaatan Teknologi CSR bank indonesia mendorong penggunaan teknologi modern dalam pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Hal ini meliputi pengadaan dan dan pelatihan penggunaan alat-alat pertanian modern, sistem irigasi otomatis, aplikasi pertanian digital, dan teknologi tepat guna lainnya. Pemanfaatan teknoligi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian saja, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan seperti sistem irigasi tets yang mampu menghemat air hingga 50% jika dibandingkan dengan alat perairan manual. Peningkatan Kapasitas Melalui pelatihan dan transfer pengetahuan. CSR bank indonesia membantu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Petani tidak hanya diajarkan tentang teknik budidaya tanaman saja, tetapi juga tentang manajemen usaha, pemasaran, pemasaran, keuangan, dan teknologi pertanian. Hal ini di tujukan untuk mempersiapkan petani dalam menghadapi tantangan dan peluang di era pertanian modern. Kemitraan Strategis dan Akses Pasar CSR bank indonesia juga membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak terkait pertanian seperti prusahaan swasta, dan lembaga-lembaga pertanian swasta. Kemitraan ini bertujuan untuk memperluas jaringan dan sumber daya yang dapat di akses oleh petani di Pondok Pesantren agar dapat mengembangkan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Selain itu, kemitraan yang dilakukan juga akan meningkatkan akses pasar yang lebih baik dengan jaringan yang luas(Pranoto & Yusuf. Vol 04 No 2 July 2025 | 288 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto Peningkatan Akses Pasar Dengan peran Multi-Faceted ini. CSR bank indonesia telah menjadi pemicu dan penggerak dalam transformasi usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Program ini tidak hanya memberikan bantuan sesaat tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk pertanian yang berkelanjutan dan mandiri di masa depan. Kesimpulan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis. Melalui bantuan dalam bentuk sarana dan prasarana pertanian modern, seperti sistem irigasi otomatis dan bangunan greenhouse. Bank Indonesia telah membantu petani meningkatkan efisiensi dan produktivitas Inisiatif ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada tenaga manusia, tetapi juga meminimalkan risiko kekeringan, sehingga hasil panen dapat meningkat secara signifikan. Selain pengadaan sarana dan prasarana, program CSR juga berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan transfer Petani di Pondok Pesantren Babakan Jamanis kini memiliki akses kepada teknik-teknik budidaya modern dan manajemen usaha yang lebih baik. Dengan pengetahuan yang diperoleh, mereka dapat mengelola usaha pertanian secara mandiri dan berkelanjutan, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di sekitar pesantren. Terakhir, kolaborasi antara Bank Indonesia dan para petani di Pondok Pesantren Babakan Jamanis menciptakan model pertanian yang berkelanjutan dan produktif. Program CSR ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. Dengan membangun kemitraan strategis dan akses pasar yang lebih baik, diharapkan usaha pertanian di Pondok Pesantren Babakan Jamanis dapat terus berkembang, memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, serta berkontribusi pada ketahanan pangan di daerah tersebut. 289 | Vol 04 No 2 July 2025 Peran Corporate Social Responsibility Bank Indonesia dalam Pengembangan Usaha Pertanian Pondok Pesantren Babakan Jamanis Daris Susanto Referensi