Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. ISSN: 2809-0616 . edia onlin. PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG LIFESTYLE PADA PENDERITA HIPERTENSI 1Sri SudarsihA , 1Windu Santoso, 2Muhammad Hafidh Taqiuddin, 3Khoirunnisa Nurul Fadhilah Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Bina Sehat PPNI. Mojokerto. Indonesia Fakultas Keperawatan. Universitas Padjadjaran. Bandung. Indonesia Fakultas Psikologi. Universitas Indonesia. Depok. Indonesia Email: srisudarsih. ws@gmail. DOI: https://doi. org/10. 46880/methabdi. Vol4No1. ABSTRACT Hypertension sufferers need to be fully aware of the importance of lifestyle modification in controlling high blood pressure as well as the need for comprehensive health education and health promotion programs for hypertension sufferers. This community service activity aims to apply therapeutic communication through health education about lifestyle for hypertension sufferers. Community service activities were carried out by the team on July 22 2023 regarding the implementation of therapeutic communication through lifestyle education for hypertension sufferers at Posbindu in the Kedungsari area. Mojokerto City. This community service activity is in collaboration with cadres and people in charge of the Kedundung Community Health Center. Mojokerto City. Most of the participants' knowledge increased in the good category, 16 participants . %) and the sufficient category, 33 participants . %). This community service activity is an implementation of therapeutic communication through education that goes according to plan and the evaluation results show an increase in participants' knowledge after being provided with education. Educational activities implementing therapeutic communication need to be continued and programmed for students as an effort to improve their ability to apply therapeutic communication. Keyword: Therapeutic Communication. Health Education. Lifestyle of Hypertensive Sufferers. ABSTRAK Penderita hipertensi perlu menyadari sepenuhnya tentang pentingnya modifikasi gaya hidup dalam mengendalikan tekanan darah tinggi serta perlunya pendidikan kesehatan yang komprehensif dan program promosi kesehatan bagi penderita hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengaplikasikan komunikasi terapeutik melalui pendidikan kesehatan tentang lifestyle pada penderita hpertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh tim pada tanggal 22 Juli 2023 tentang implementasi komunikasi terapeutik melalui edukasi lifestyle pada penderita hipertensi di Posbindu wilayah Kedungsari Kota Mojokerto. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bekerja sama dengan kader dan penanggung jawab dari puskesmas Kedundung Kota Mojokerto. Sebagian besar pengetahuan peserta meningkat pada kategori baik16 peserta . %) dan kategori cukup 33 peserta . %). Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan implementasi komunikasi terapeutik melalui edukasi berjalan sesuai perencanaan dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Kegiatan edukasi dengan implementasi komunikasi terapeutik perlu dilanjutkan dan diprogramkan untuk mahasiswa sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan aplikasi komunikasi terapeutik. Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik. Pendidikan Kesehatan, lifestyle Penderita Hipertensi. Halaman 1 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. PENDAHULUAN Hipertensi merupakan salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang menjadi masalah utama dimasyarakat dan salah satu ancaman terbesar penyebab kematian yang signifikan di seluruh dunia termasuk negara dengan penghasilan rendah dan menengah (Blacher et al. (Unger et al. , 2. (Mohammed Nawi et al. (Ghaddar et al. , 2. Salah satu faktor penyebab hipertensi adalah gaya hidup yang tidak sehat (Van Oort et al. , 2. Buruknya pengendalian hipertensi berhubungan dengan kurangnya pengetahuan pasien tentang hipertensi dan modifikasi gaya hidup sehat . Manajemen hipertensi telah menunjukkan pentingnya modifikasi lifestyle. Kurangnya pengetahuan mengenai hipertensi dan penerapan lifestyle yang baik merupakan tantangan penting dalam sistem perawatan kesehatan. Perlunya menyampaikan pengetahuan tentang hipertensi dan lifestyle bagi pasien. Semua praktisi kesehatan harus memberikan pendidikan kesehatan dan promosi kesehatan (Rahimi & Nkombua, 2. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan profesional tidak berhasil pentingnya manajemen gaya hidup . dan sebagian besar belum pernah mendapatkan informasi tentang gaya hidup sehat (Ryan et al. Sebuah hasil penelitian menunjukkan pengetahuan maupun praktik kepatuhan terhadap modifikasi gaya hidup dan penatalaksanaan hipertensi kurang baik (Tesema & Disasa, 2. Penelitian yang lain juga menunjukkan hasil bahwa penggunaan terapi obat rutin dan dilengkapi dengan terapi nondrug . odifikasi gaya hidu. dapat mengontrol tekanan darah sebesar 72% setelah satu tahun (Adler et al. , 2. Penderita hipertensi perlu menyadari sepenuhnya tentang pentingnya modifikasi gaya hidup dalam mengendalikan tekanan darah tinggi serta perlunya pendidikan kesehatan yang komprehensif dan program promosi kesehatan bagi penderita hipertensi. Selain itu tenaga kesehatan seperti perawat, dokter, dan profesional kesehatan lainnya disarankan untuk memberikan konseling terbaru selama setiap kunjungan pasien ISSN: 2809-0616 . edia onlin. di rawat jalan rumah sakit. Penderita hipertensi harus mendapat informasi yang lebih baik tentang modifikasi gaya hidup untuk menambah pengetahuan sehingga penyakit hipertensi dapat terkontrol (Kebede et al. , 2. Modifikasi gaya hidup memiliki peran kunci dalam melengkapi farmakoterapi dalam pengendalian hipertensi dan harus menjadi bagian integral dari manajemen pasien dengan hipertensi (Modey Amoah et al. (Xie et al. , 2. Pendidikan kesehatan berkaitan dengan manusia sehingga kompetensi berkomunikasi merupakan hal yang penting dan komunikasi efektif merupakan kompetensi penting karena perlunya memahami bagaimana masyarakat menerima informasi dan belajar (McMahon, 1. TUJUAN DAN MANFAAT Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan informasi melalui edukasi tentang lifestyle pada penderita hipertensi . Manfaat kegiatan pengabdian adalah menambah informasi dan meningkatkan pengetahuan tentang lifestyle pada penderita hipertensi. METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan masyarakat yang dilakukan oleh tim pada tanggal 22 Juli 2023 yang bertembpat di Posbindu wilayah Kedungsari Kota Mojokerto. Bentuk kegiatan yaitu memberikan edukasi tentang lifestyle pada penderita hipertensi. Tahapan Pelaksanaan Program Tahap persiapan Koordinasi dengan tim pengabdi Menyiapkan materi edukasi Menyiapkan media yang akan digunakan untuk kegiatan edukasi Menyiapkan kuesioner / instrumen Menyiapkan / berkoordinasi dengan peserta yang akan diberikan edukasi Tahap pelaksanaan Membuka kegiatan edukasi Memberikan kuesioner kepada peserta untuk mengukur pengetahuan tentang lifestyle sebelum diberikan edukasi Halaman 2 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. Memberikan edukasi tentang lifestyle penderita hipertensi Memberikan kuesioner kepada peserta untuk mengukur pengetahuan tentang lifestyle setelah diberikan edukasi Menutup kegiatan edukasi HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pada tanggal 22 Juli 2023 tentang implementasi komunikasi terapeutik melalui edukasi lifestyle pada penderita hipertensi di Posbindu wilayah Kedungsari Kota Mojokerto. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bekerja sama dengan kader dan penanggung jawab dari Kedundung Kota Mojokerto. Berdasarkan kegiatan yang dilakukan didapatkan hasil sebagai berikut : Pelaksanaan edukasi dengan menerapkan tahapan dalam komunikasi efektif : Tahap Persiapan Tim pengabdian yang akan memberikan edukasi mempersiapkan diri sebelum bertemu dengan peserta yang akan diberikan edukasi. Tim pengabdian . im edukato. mencari informasi atau identifikasi penderita hipertensi yang akan diberikan edukasi melalui kader dan petugas puskesmas. Tim pengabdian yang akan memberikan (Mengeksplorasi perasaan, menganalisis kekuatan profesional diri dan keterbatasa. Merencanakan pertemuan dengan penderita hipertensi yang akan diberikn edukasi Tahap Kerja Tim yang akan memberikan edukasi memberi salam Memperkenalkan diri Menyepakati pertemuan . ontrak waktu untuk melakukan edukasi kurang lebih 20 Menyepakati permasalahan peserta yang akan diedukasi . ermasalahan yang ditemukan yaitu tentang penerapan lifestyle yang sehat pada penderita hipertens. Mengakhiri perkenalan ISSN: 2809-0616 . edia onlin. Memberikan penjelasan tentang lifestyle yang sehat pada penderita hipertensi menggunakan bahasa dan kata Ae kata yang dapat difahami oleh peserta. Pada tahap ini ada feedback dari peserta saat tim Kesempatan untuk bertanya juga diberikan pada peserta. Tahap Akhir Kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian yang memberikan edukasi pada tahap ini adalah mengakhiri pertemuan dengan peserta. Sebelum kegiatan diakhiri melakukan evaluasi pada peserta dengan hasil sebagai berikut : Tabel 1. Pengetahuan Penderita Hipertensi Sebelum dan Sesudah Edukasi Sebelum Sesudah No Pengetahuan Baik Cukup Kurang Jumlah Berdasarkan tabel 1 diketahui bahwa sebagian besar pengetahuan peserta meningkat pada kategori baik16 peserta . %) dan kategori Gambar 1. Kegiatan Edukasi Gambar 2. Kegiatan Edukasi Halaman 3 Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol. 4 No. 1 (Juni 2. Tenaga kesehatan selalu berinteraksi baik antara individu maupun dengan masyarakat. Berbagai bentuk pola interaksi dilakukan salah satunya interaksi dalam memberikan informasi Tenaga kesehatan yang memberikan informasi kesehatan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat berarti telah melakukan komunikasi yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan baik individu maupun masyarakat. Salah satu bentuk memberikan informasi pada kelompok atau masyarakat yaitu melalui pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu upaya dalam promosi kesehatan sebagai sarana menyampaikan informasi kesehatan kepada masyaraka (Hulu et al. , 2. Penyampaian informasi diharapkan akan menghasilkan suatu perubahan perilaku termasuk pengetahuan dan sikap (Baroroh et al. , 2. Individu, keluarga dan masyarakat yang memiliki masalah kesehatan atau dalam keadaan sakit maka akan berupaya perawatan dan pengobatan atas masalah Dalam hal ini terjadilah komunikasi terafeutik antara tenaga profesi kesehatan dengan individu, keluarga atau masyarakat yang memiliki masalah kesehatan tersebut (Pertiwi et al. , 2. Komunikasi terapeutik merupakan pendekatan yang sangat berharga untuk interaksi dengan pasien atau penderita yang berlaku di berbagai disiplin ilmu (Gupta. , 2. Komunikasi terapeutik telah diadopsi terutama untuk menerapkan komunikasi dalam interaksi dokter, keperawatan, kesehatan mental, dan pekerjaan sosial (Moudatsou et al. , 2. Implementasi komunikasi terapeutik perlu memperhatikan langkah - langkah tertentu yang terdiri dari fase pra interaksi, fase orientasi,fase kerja dan fase terminasi (Erb et al. , 2. Aplikasi kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh tim dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada penderita hipertensi tentang lifestyle penderita hipertensi dan disertai dengan pengukuran pengetahuan penderita Hasil pengukuran pengetahuan penderita hipertensi menunjukkan bahwa setelah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar ISSN: 2809-0616 . edia onlin. pengetahuan meningkat menjadi baik. Informasi yang diberikan oleh tim pengabdian dengan menggunakan langkah Ae langkah atau fase Aefase yang ada dalam komunikasi terapeutik yaitu fase prainteraksi, fase orientasi, fase kerja dan fase Pendidikan kesehatan dengan menerapkan komunikasi terapeutik diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran individu dan masyarakat terhadap isu-isu kesehatan, masalah kesehatan, resiko kesehatan serta solusi kesehatan. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan implementasi komunikasi terapeutik melalui edukasi berjalan sesuai perencanaan dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. DAFTAR PUSTAKA