UNES Journal of Education Scienties Volume 7. Issue1. May 2023 P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 Open Access at: https://ojs. org/index. php/UJES EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PERTANIAN UNTUK TANAMAN PADI LADANG DI KAMPUNG WERI DISTRIK FAKFAK TIMUR KABUPATEN FAKFAK PROVINSI PAPUA BARAT EVALUATION OF THE SUITABILITY OF AGRICULTURAL LAND FOR FIELD RICE IN KAMPUNG WERI. FAKFAK EAST DISTRICT. FAKFAK DISTRICT. WEST PAPUA PROVINCE Samsuri1 . Endang Tofir2 12 Program Studi Pendidikan Geografi. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nuuwar Fakfak (STKIP Nuuwar Fakfa. Email: Samsuri. plh@gmail. INFO ARTIKEL ABSTRAK Koresponden Kurangnya pengetahuan dan pemahaman petani akan karakteristik lahan yang akan diolah dan jenis tanaman pangan yang akan ditanam serta sulitnya memperoleh da ta yang benar tentang karakteristik lahan sehingga membuat petani kesulitan dalam menentukan kesesuaian lahan. Metode Penelitian deskritif dengan menggunakan kualitatif. Hasil penelitian Permasalahan pada faktor pembatas tersebut Lahan Pertanian untuk tanaman padi di Kampung Weri Distrik Fakfak Timur. dapat diperbaiki pada kelas kesesuaian lahan potensial dengan sistem irigasi/ pengairan, pengapuran atau penambahan bahan organik, pengaturan sistem tata air tanah, pembuatan saluran drainase. Samsuri Samsuri. plh@gmail. Kata kunci Kesesuaian Lahan Pertanian Kampung Weri Open Access at: https://ojs. org/inde php/UJES Hal: 149 - 167 Copyright A 2023 UJES. All rights reserved. P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 ARTICLE INFO ABSTRACT Corresponden The lack of farmers' knowledge and understanding of the characteristics of the land to be cultivated and the types of food crops to be planted and the difficulty of obtaining correct data about land characteristics makes it difficult for farmers to determine land suitability. Descriptive research method using The results of the research on the problem of the limiting factor are Agricultural Land for rice plants in Weri Village. East Fakfak District. can be improved in the potential land suitability class with an irrigation/irrigation system, liming or addition of organic matter, regulation of the groundwater system, construction of drainage channels. Samsuri Samsuri. plh@gmail. Keyword Suitability of Weri Village Agricultural Land Open Access at: https://ojs. org/inde php/UJES page: 149 - 167 Copyright A 2023 UJES. All rights reserved. PENDAHULUAN Lahan adalah suatu luasan di permukaan bumi dengan sifat-sifat tertentu yang di pengaruhi oleh biosfer, atmosfer, tanah, lapisan geologi, hidrologi, serta hasil kegiatan manusia masa lalu, sekarang sampai tingkat tertentu mempunyai pengaruh yang berarti terhadapap penggunaan lahan oleh manusia masa kini dan manusia masa yang akan datang (FAQ, 1976 dalam Taryono, 1. Selanjutnya pada perencanaan penggunaan lahan pertanian harus dilakukan proses penaksiran potensi lahan untuk tujuan pemanfaatan, yang meliputi interpretasi dan survey bentuk lahan, tanah, vegetasi, iklim dan aspek-aspek lainya, sampai tingkatan mengindetivikasi dan membuat perbandingan jenis tanaman yang di perbolehkannya. Lahan merupakan sumber daya fisik yang penting untuk perencanaan tata guna lahan. Lahan mempunyai potensi tersendiri untuk berbagai jenis penggunaan. Kesesuaian lahan adalah gambaran tingkat kecocokan lahan terhadap pengunaan tertentu (FAO,1976 dalam Taryono,1. Kurangnya pengetahuan dan pemahaman petani akan karakteristik laha n yang akan diolah dan jenis tanaman pangan yang akan ditanam serta sulitnya memperoleh data yang benar tentang karakteristik lahan sehingga membuat UNES Journal of Education Scienties (UJES). Vol. Issue 1. May 2023: 149-167 petani kesulitan dalam menentukan kesesuaian lahannya (Sevani, 2. Kesesuaian lahan adalah suatu kegiatan pencocokan antara keadaan tempat atau suatu wilayah dengan persyaratan tumbuh tanaman yang akan ditanam. Kegiatan ini perlu diperhatikan agar dapat menghasilkan pertumbuhan tanaman yang optimal, walau tanaman terlihat dapat tumbuh bersama dalam suatu wilayah namun jenis tanaman memiliki persyaratan tumbuh yang berbeda-beda. Oleh karena itu dalam perencanaan penggunaan lahan, kesesuaian lahan sangat penting karena sebagai salah satu syarat untuk berhasilnya suatu usaha pertanian. Yustiani . menjelaskan bahwa evaluasi kesesuaian lahan dapat menjawab kesesuaian lahan untuk pengembangan suatu komoditi dan secara ekonomi akan menjawab kelayakan usaha tani. Tujuan daripada evaluasi kesesuaian lahan adalah untuk memberikan penilaian kesesuaian lahan untuk tujuan-tujuan yang telah dipertimbangkan. Manfaat evaluasi kesesuaian lahan adalah memberikan pengertian tentang hubungan-hubungan antara kondisi lahan dan penggunaannya, serta memberikan kepada perencana berbagai perbandingan dan alternatif pilihan penggunaan yang diharapkan dapat Oleh karena itu Lahan merupakan salah satu faktor produksi yang sangat penting, karena lahan merupakan media tumbuh bagi tanaman. Pemanfaatan sumber daya lahan perlu disesuaikan dengan kondisi agroekologinya, agar usaha pertanian dapat berkelanjutan. Untuk mendukung pemanfaatan sumber daya lahan yang efisien diperlukan pengetahuan tentang karakteristik Kemudian Evaluasi lahan merupakan proses penilaian potensi suatu lahan untuk penggunaan-penggunaan tertentu. Penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan kemampuannya akan menimbulkan kerusakan lahan dan juga akan menimbulkan masalah kemiskinan serta masalah sosial lainya, bahkan dapat menghancurkan kebudayaan yang sebelumnya telah berkembang. Penilaian kesesuaian lahan akan dilakukan saat survey lapangan sedangkan penelitian kondisi potensi dilakukan saat survey lapangan sedangkan penelitian kondisi potensial dilakukan setelah perbaikan adalah ketika lahan telah di pupuk oleh pengelolah kebun. Kesesuaian lahan adalah tinggkat kecocokan sebidang lahan untuk penggunaan tertentu. Surey tanah adalah suatu cara atau metode untuk mengevaluasi lahan guna mendapatkan data langsung dari lapangan. menggunakan tanah untuk berbagai keperluan yang didasari untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada kawasan perdesaan kegiatan pertanian adalah penunjang ekonomi masyarakat desa dimana mayoritas penduduk berkerja sebagai petani. Hal ini disebabkan oleh Mayoritas masyarakat kampung weri distrik Fakfak timur hidup harian dari pertanian dan hasil hutan jenis lahan pertanian yang umum adalah tanaman Padi luas lahan sering kering dan tanah yang terdapat di kampung weri jenis tanah grumosol dengan kemiringan lereng 0-3% datar. masyarakat di kampung weri distrik fakfak timur membudidayakan tanaman perkebunan yaitu tanaman padi. Karena salah satu Padi merupakan satu tanaman penting dari serealia yang mempunyai peranan besar dalam pertanian. Tanaman yang diusahakan oleh P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 penduduk berupa tanaman padi saat musim penghujan dan cabai merah pada musim kemarau. Padi merupakan salah satu dari bagian tanaman pangan yang memliki peminat paling tinggi di Indonesia dan juga merupakan salah satu sumber karbohidrat utama bagi mayoritas penduduk dunia. Dalam pengolahannya padi memerlukan banyak air sehingga lahan rawa lebak cocok untuk membudidayakan tanaman padi. Padi yang ditanam di lahan raw a lebak hanya memiliki satu kali musim tanam yaitu Maka masyarakat Kampung sangat antuias dalam membudiyakan tanaman padi yang di distrik Fakfak timur Kampung Weri. Berdasarkan pengamatan sementara penulis pada Kampung Weri menyimpulkan bahwa perlu ada evaluasi lahan kesesuaian yang harus laksanakan oleh pemerintah setempat untuk meningkatkan budidaya masyarakat kampung Weri sehingga bisa menjadi potensi keunggulan hasil masyarakat yang di Fakfak Timur. Sehubungan dengan uraian latar belakang masalah di atas, maka penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul :: Evaluasi kesesuaian lahan pertanian untuk tanaman padi ladang di kampung weri distrik fakfak timur kabupaten fakfak. METODOLOGI PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis Penelitian ini mengunakan Penelitian deskritif dengan menggunakan kualitatif adalah Metode survey, wawancara. Sugiyono . , mengemukakan bahwa metode survey adalah penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang di pelajari data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut sehingga ditemukan kejadian-kejadian realtif, distribusi dan hubungan-hubungan antara variabel. Penelitian petani tentang bagaimana pengelolahan evaluasi kesesuian lahan hal ini di lakukan Meliputi Pengamatan, pengukuran, pencatan secara sistematik terhadap kajian yang menjadi objek penelitian dan jenis penelitian ini adalah metode kualitati. Tempat, waktu, dan Penelitian Penelitian yang dilakukan di Kampung Weri Distrik Fakfak timur Kabupaten Fakfak. Dengan judul yang diambil adalah: Evaluasi Kesesuaian Lahan Pertanian Untuk Tanaman Padi Di Kampung Weri Distrik Fakfak Timur Kabupaten Fakfak. Tempat Penelitian ini akan dilaksanakan di kampung weri distrik fakfak timur Kabupten Fakfak. Waktu penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan selama dua bulan dari januari- Februari 2021. Alat dan Bahan Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah meter, tanah, pH meter sedangkan bahan yang digunakan Plastik. UNES Journal of Education Scienties (UJES). Vol. Issue 1. May 2023: 149-167 Sumber Data Yang menjadi sumber data dari penelitian ini yaitu data primer adalah data yang sudah tersedia dan data sekunder adalah penelitian langsung. Ruang Lingkup Penelitian Ruang Lingkup dalam penelitian ini meliputi ruang lingkup materi dan ruang lingkup Wilayah. Ruang Lingkup Materi Ruang Lingkup materi dalam melakukan kajian tentang lahan pertanian maupun tanaman padi yang di Kampung Weri Distrik Fakfak Timur Kabupaten Fakfak dibatasi pada hal-hal sebagai berikut: Evaluasi lahan yang yang harus disesauikan dengan kondisi georafis yang ada di wilayah tersebut. Upaya bagaimana penanaman padi yang harus dibidayakan oelh masyarakat setempat. Perlu ada evaluasi kembali oleh pemerintah daerah dan masyarakat yang punya hak wilayah. Ruang Lingkup Wiayah Ruang lingkup Wilayah yang diambil dalam penelitian adalah lahan pertanian untuk tanaman padi. Lokasi Penelitian Penelitian yang dilakukan Kampung Weri Distrik Fakfak Timur Kabupaten Fakfak. yang jelaskan ada beberapa faktor yang menjadi dampak buruk yang peneliti disaat melakukan survey yang terkait dengan lahan yang ada di tempat tidak menjadi perhatian baik oleh pemerintah daerah. Populasi dan Sampel Populasi Penelitian Pengertian Populasi menurut Robert B. Burns dalam DjamAoan Satori dan Aan Komariah . AuPopulasi dapat berupa organisme, orang atau sekelompok, masyarakat, organisasi, benda, objek, peristiwa atau laporan yang semuanya memiliki ciri dan harus didefinisikan secara spesifik dan tidak secara menduaAy. Berdasarkan pengertian populasi tersebut, maka penulis menetapkan populasi pada penelitian ini adalah 10 orang. Sampel Sampel Penelitian Pengertian Sampel menurut DjamAoan Satori dan Aan Komariah . 9:46-. adalah sampel yang diambil dari populasi yang benar-benar representative . , agar apa yang akan dipelajari dapat diberlakukan untuk populasi. Dengan demikian dari jumlah populasi diatas, maka penulis mengambil sampel sebanyak 7 . orang yang kemudian dijadikan sebagai responden, yang terdiri dari P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 Aparatur Petani kampung weri 7 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik secara Purposives Sampling. Hal ini merujuk pada pendapat Burhan Bungin . , yang mengemukakan bahwa Purposive Sampling adalah : Ayteknik sampling ini digunakan pada penelitian-penelitian yang lebih mengutamakan tujuan penelitian daripada sifat populasi dalam menentukan sampel penelitian. Walaupun demikian, untuk menggunakan teknik ini peneliti seharusnya orang yang pakar terhadap karakteristik populasi. Berdasarkan pengetahuan yang jeli terhadap populasi, maka unit-unit populasi yang dianggap AykunciAy, diambil sebagai sampel penelitianAy. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan cara : Studi Lapangan (Field Researc. Yaitu cara untuk memperoleh data dengan cara terjun secara langsung atau meneliti secara langsung pada lokasi penelitian. Sehingga data yang diperoleh adalah berupa data-data primer, yaitu data yang diperoleh dari obyek yang diteliti secara langsung. Adapun teknik pengumpulan data primer ini dilakukan dengan cara : Observasi Observasi atau pengamatan merupakan teknik pengumpulan data yang paling utama dalam penelitian kualitatif, observasi berbeda dengan interviu, observ asi tidak terbatas hanya hanya pada manusia saja, benda-benda kecil apapun dalam bentuk apapun dapat diamati melalui observasi langsung ke lapangan. Menurut Margono dalam DjamAoan Satori dan Aan Komariah . mengungkapkan bahwa, observasi merupakan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Angket / kuesioner Menurut Sugiyono . 9 : . menjelaskan bahwa : Aykuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang efisiensi bila peneliti tahu dengan pasti v ariabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari respondenAy. Metode angket ini dengan memberikan daftar pertanyaan sebagai instrumennya kepada responden tentang hal-hal yang berkaitan dengan Evaluasi Kesesuaian Lahan Pertanian Untuk Tanaman Padi Di Kampung Weri Distrik Fakfak Timur Kabupaten Fakfak. Wawancara Menurut Sutrisno Hadi dalam Sugiyono . mengemukakan bahwa. AySubjek . adalah orang yang paling tahu tentang dirinya sendiri. Apa yang dinyatakan oleh subjek kepada peneliti adalah benar dan tepat Interprestasi subjek tentang pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peneliti kepadanya adalah sama dengan apa yang dimaksudkan oleh UNES Journal of Education Scienties (UJES). Vol. Issue 1. May 2023: 149-167 Studi Kepustakaan (Library Researc. Untuk studi pustaka, alat pengumpulan datanya disebut form pencatatan dokumen sedangkan sumber datanya berupa catatan atas dokumen yang Adapun Contoh-contoh, bisa termasuk data yang berupa catatan resmi atau official of formal record. Selain itu, yang disebut sumber data sekunder . econdary resource. , seperti biografi, autobiografi, surat-surat dan buku harian termasuk juga laporan media massa . ass media respont. baik surat kabar, majalah, radio, televisi, maupun media cetak dan elektronik lainnya dan intinya kesemuanya ini akan menjadi bahan-bahan untuk penyusunan penelitian ini. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian adalah pengumpulan data melalui studi refensi serta menggunakan data yang di meliki oleh masyarakat setempat dalam hal ini adalah masyarakat Kampung Weri Distrik Fakfak Timur . Teknik Analisis data Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknis analisa data secara Deskriptif Kualitatif. Menurut Susan Stainback dalam Sugiyono . 8 : . , mengatakan bahwa : AyAnalisa data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain sehingga dapat mudah difahami, dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lainAy. Langkah-langkah dalam pengolahan data menurut Nasir dalam Moleong . adalah sebagai berikut : Reduksi Data Adalah proses pemilihan, penyederhanaan, pengabstraksian, dan trasformasi data AokasarAo yang muncul dari catatan data-data lapangan sehingga data yang terkumpul baik yang berasal dari wawancara, observasi, dokumentasi direduksi berupa pokok-pokok temuan penelitian-penelitian yang relevandengan permasalahan dengan penelitian. Tabulasi Data Adalah proses yang digunakan untuk menghitung dan mengetahui frekuensi tiap-tiap alternatif jawaban dengan responden. DisplayData Adalah data yang diperoleh, dikelompokkan berdasarkan bentuk atau pola kualitas sehingga dapat ditulis berupa pernyataan agar dapat dilihat secara keseluruhan untuk pengambilan keputusan. Kesimpulan Setelah data diperoleh tersaji atau tersusun dengan baik maka dapat ditarik suatu kesimpulan dari data tersebutAy. Metode Evaluasi Lahan untuk Padi Dalam evaluasi lahan, suatu daerah yang akan dievaluasi, harus dibagi kedalam beberapa satuan peta lahan (SPL) yang merupakan daerah yang dipetakan dengan karakteristik tertentu. Biasanya SPL ini, didasarkan atas satuan peta P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 tanah (SPT) dari hasil survei tanah. Seperti halnya satuan peta tanah, maka satuan peta lahan (SPL) jarang yang benar Ae benar homogen, oleh karena itu dibedakan atas: A SPL tunggal: mengandung hanya satu jenis lahan. A SPL majemuk: mengandung lebih dari satu jenis lahan. ( Rayes, 2. Prosedur evaluasi lahan meliputi beberapa tahap yaitu: Konsultasi awal, menjabarkan tujuan evaluasi, data yang tersedia sebagai dasar evaluasi. A apa tujuan evaluasi A data dan asumsi yang dipakai sebagai dasar evaluasi A luas dan batas daerah yang dievaluasi A macam penggunaan yang direncanakan A pendekatan yang digunakan A jenis klasifikasi yang digunakan A intensitas dan skala penelitian A pentahapan proses evaluasi Penggunaan lahan . ersyaratan dan pembata. , menginventarisir Persyaratan penggunaan lahan yang telah ditetapkan dan mengidentifikasi pembatas penggunaan lahan yang ada. Satuan lahan dan kualitas lahan, pada tahap ini ditentukan satuan lahan yang akan digunakan sebagai batas satuan evaluasi. Satuan lahan ditentukan berdasarkan karakteristik tanah, produksi, penggunaan saat ini dan lain-lain. Setelah itu baru diikuti dengan perincian sifat dan kualitas lahan masingmasing satual evaluasi. Kualitas lahan dan persyaratan penggunaan lahan harus dalam intensitas atau skala yang Pembandingan Penggunaan Lahan dan Kualitas Lahan, evaluasi lahan pada dasarnya adalah penggabungan dan pembandingan berbagai data yang terkumpul dengan persyaratan penggunaan untuk menghasilkan klasifikasi kesesuaian lahan. Data yang digabungkan adalah: A Penggunaan lahan, persyaratan dan pembatasnya. A Satuan lahan dan kualitas lahan A Kondisi sosial dan ekonominya Penutup, dalam prosedur ini yang dilakukan adalah: A Analisa sosial ekonomi . erhitungan sistem usaha tani/studi A Klasifikasi kesesuaian lahan A Penulisan laporan (Siswanto, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Kondisi Geografi Wilayah Kampung Weri merupakan salah satu kampung yang berada di wilayah pemerintahan Distrik Fakfak Timur kabupaten Fakfak, terletek pada 132 derajat 41Ao36 E dan 3 derajat 11Ao16AoAoS. Distik fakfak Timur secara administrasi memiliki batasan wilaya: UNES Journal of Education Scienties (UJES). Vol. Issue 1. May 2023: 149-167 Sebelah Utara Sebelah Selatan Sebelah Barat Sebelah Timur : Distrik Fakfak Tengah & Bombaray : Distrik Karas & Laut : Distrik Fakfak Tengah & laut : Distrik Karas Luas Wilayah Desa Weri Mimiliki 100x100 Km2, secara administrasi Kampung Weri terdiri dari 1 Dusun 3 RT. Keadaan topografi Kampung Weri Secara Umum Merupakan Daera Dataran Dan Berjauhan dengan bibir pantai, desa Weri Memiliki Sumur tidak memiliki sumber air bersi yang bisa gunakan. Kampung Weri Dengan jumlah pendududuk 215 jiwa /44 KK dan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani subsisten yang mengumpulkan buah pala dan durian bila musim panen, serta berkebun dengan membuka lahan hutan. Tabel 1. Data Penduduk Kampung Weri Nama Wilayah Jumlah KK Jumlah (Jiw. RT 01 RT 02 RT 03 Total Mata Pencarian Kampung Weri Memiliki sumber daya alam laut hutan yang sangat kaya. Potensi sumber daya laut dijadikan warga sebagai mata pencaharian, sehingga profesi sebagai nelayan dapat menompang kehidupan warga sehari-hari. Pola yang dipakai nelayan dalam mengekspor kekayaan laut masi sangat tradisoanal, dapat dilihat dengan dayung yang masih sangat sederhana. Sehingga dan perhatian pemerintah masih sangat dibutuhkan Potensi pertanian warga Kampung Weri antara lain Tanaman Pala dan padi. Sebagian warga juga menjadikan pala sebagai komoditi unggulan yang dapat memberikan keuntungan dan kesejatraan. Tanaman Pala yang dapat dipanen dua kali dalam satu tahun ini di olah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman yang siap dipasarkan. Manisan, sirup, permen, dan masih sebatas industry rumahan yang memiliki tingkat produksi terbatas. P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 Gambar 1. Jumlah grafik Penduduk Menurut Jenis Mata Pencarian KampungWeri Mata Pencarian Sosial Budaya Pendidikan Pendidikan adalah satu cara kita mengukur potensi sumber daya yang memiliki oleh setiap wilayah. Hampir semua kita sepakat bahwa pendidikan yang berkualitas merupakan kebutuhan dasar bagi satu bangsa yang ingin maju berkembang. Pendidikan dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan ketrampilan tenaga kerja dan pada giliran dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Adapun tingkat pendidikan dan prasarana pendidikan di Kampung Weri dapat di lihat pada tabel sebagai berikut : Tabel 2. Tingkat Pendidikan di Desa Weri Pendidikan Jumlah Total 36 orang 29 Orang 10 Orang 65 Orang SMP SMA Adapun beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah terkait uapaya peningkatan mutu Pendidikan masyarakat di wilayah tersebut antara lain seperti : Terbatas jumlah dan kualitas tenaga pendidik Masih Rendahnya tingkat kesejatraan tenaga pendidik. Kurangnya Peran Komite sekolah dalam melaksanakan pengawasan dan pengembangan pendidikan. Rendahnya peran dan partisipasi masyarakat dalam Pengembangan Beberapa permasalahan di atas tentu harus mendapatkan perhatian dari pemerintah Daerah setempat untuk meningkatkan mutu UNES Journal of Education Scienties (UJES). Vol. Issue 1. May 2023: 149-167 pendidikan di Kampung Weri maupun diseluruh wilayah Kabupaten Fakfak secara merata. Kesehatan Pemerintah Kampung Weri berusaha dan memberikan pelayanan kesehatan dengan tujuan meningkatkan kesejatraan dan kesehatan Kampung weri. Pemeliharaan kesehatan memerlukan penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai. Berdasarkan data dari profil Desa weri tahun 2020. Prasarana kesehatan Desa Weri terdiri atas 1 . Unit Puskesmas. Keagamaan Keagamaan merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan dan pengembangan warga kampung Weri dalam imam dan tagwa kepada tuhan Yang Maha Esa. Warga kampung Weri sendiri tidak semuanya berasal dari papua asli, warga yang berasal dari suku-suku lain seperti suku Jawa. Buton. Bugis. Ambon. Tanimbar, key dan Timur juga tinggal dan menetap bersama sama penduduk asli, sehingga keagamaan di Kampung Weri menjadi beragam. Di Kampung Weri terdapat 3 . agama yang dianut oleh warga Kampung Weri yakni Islam. Kristen Protestan dan Kristen Khatolik. Pemerintahan Kampung Pemerintahan Desa atau dengan nama lain disebut Kampung (Papua dan Papua Bara. merupakan tingkat pemerintahan paling rendah dalam sistem pemerintahan di Indonesia Desa dan daftar nama aparat pemerintahan Kampung berdasarkan jabatan dan tingkat pendidikannya sebagai berikut : Tabel 3. Daftar Nama Aparat Pemerintahan Kampung Berdasarkan Jabatan dan Tingkat Pendidikannya Jenis Nama Jabatan Pendidikan (L/P Marten Sutadi Fuad Kepala Desa STLA Sederajat Hengki Fuad Sekertaris Desa STLA Sederajat Susana Fuad Bendahara Desa STLA Sederajat Riki Fuad Kaur Pemerintahan SLTA Sederajat Mince Kaur Kesra SLTA Sederajat Agus Kaur Umum SLTA Sederajat Andi Kaur Pembangunan SLTA Sederajat Sebagai langkah untuk mewujudkan kondisi masyarakat yang tenteram dan kondusif dalam menjalankan dalam menjalankan pemerintahan Kampung, aparat pemerintahan tidak bekerja Sendiri dan di bantu oleh lembanga-lembaga maupun organisasi yang ada di Kampung weri. Lembaga-lembanga maupun organisasi yang ada di Kampung Weri. Lembagalembaga kemasyarakatan kemasyarakatan. Sarana dan Prasarana Pemerintahan kampung Weri Tugas dan fungsi kampung Weri sebagai suatu organisasi pemerintah tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya pemerintah Kampung Weri didukung dengan Fasilitas-fasilitas Berikut : P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 Tabel 4. Sarana Prasarana Fasilitas Kampung Urauian Gedung Kantor Meja kerja Kursi Rapat Komputer Leptop Printer Soundsistem Papan Pengumuman Mesin Babat Rumput Jumlah . Kepala Kampung bertugas sebagai : Kepala Kampung pemengang kekuasaan pengelolahan keuangan Kampung dan mewakili pemerintahan Kampung dalam kepimilikan kekayaan muilik Kampung yang Menetapkan kebijakan tentang pelakasnakan APBK. Menetapkan PTPKK. Menetapkan petugas yang melakukan pemungutan penerimaan Kampung. Menyetujui pengeluaran atas kegiatan yang di tetapkan dalam APBK dan . Melakukan tindakan yang mengakibatkan pengeluaran atas beban APBK. Sekertaris bertugas sebagai : Menyusun dan melaksanakan kebijakan pengelolahan Kampung. Menyusun rangcangan Peraturan Kampung Tentang APBK dan Pertanggungjawaban Pelaksanakan APBK. Melakukan pengendalikan terhadap pelakasanaan kegiatan yang telah ditetapkan dalam ABPK. Melakukan Cerifikasi terhadap bukti-bukti Penerimaan dan Pengeluaran ABPK. Bendahara bertugas sebagai Menerima. Menyimpan. Menyetor. Membayar. Menatausahakan, dan Mempertanggungjawabkan Penerimaan. Pendapatan Kampung dan Pengeluran Kampung dalam Rangka Pelaksanaan APBK . Kepala Urusan mempunyai tugas . Menyusun rencana kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya . Melaksanakan kegiatan bersama dengan lembanga kemasyarakatan Kampung yang telah di tetapkan APBK. Melakukan tindakan pengeluaran yang menyembabkan pembayaran atas beban anggaran belanja kegiatan. Mengendalikan pelaksanaan kegiatan. UNES Journal of Education Scienties (UJES). Vol. Issue 1. May 2023: 149-167 . Melaporkan Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan Kepada Kampung. Menyiapkan dokumen anggaran atas Pengeluaran Pelaksaan Kegiatan . Kaur Pemerintahan Mempunyai Tugas : Mengumpulkan, mengelolah dan menyiapkan data di bidang pemerintahan Kampung Ketetraman, ketertiban dan perlindungan masyarakat. Mengumpulkan dan menyiapkan bahan dalam rangka pembinaan wilaya termaksud rukun warga dan rukun tentangga serta masyarakat. Melaksakan administrasi pelaksanaa pemilihan umum, pemilihan presin, pemelihan gubernur, pemilihan bupati, pemilihan kepala Kampung dan kegiatan Sosial Politik. Melaksanakan administrasi kependudukan, catatan sipil dan . Melaksanakan tugas dibidang pertahanan. Melakukan administrasi peraturan Kampung, peraturan Kepala Kampung, dan keputusan kepala Kampung. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Kampung. Kaur Pembangunan . Mengumpulkan, mengolah dan menyiapkan data dibidang ekonomi dan pembangunan. Mengumpulkan dan menyiapkan bahan dalam pembinaan dan pengembangan serta koordinasi kegiatan dibidang ekonomi dan pembangunan. Melakukan administrasi dan membantu pelayanan dibidang tera ulang, permohonan izin usaha, izin bangunan dan lainlain. Menghimbau data potensi di desa serta menganalisa dan memelihara untuk dikembangkan lainnya. Melakukan administrasi hasil swadaya masyarakat dalam pembangunan dan hasil pembangunan lainnya. Melakukan administrasi dan mempersiapkan bahan untuk pembuatan daftar usulan rencana dan proyek dan usulan kegiatan, daftar isian proyek. Daftar usulan kegiatan, daftar isian proyek maupun daftar isian kegiatan. Membantu pelaksanaan kegiatan teknis organisasi dan administrasi lembaga pemberdayaan masyarakat Kampung maupun lembaga-lembaga di bidang pertanian, perindustrian dan pembangunan lainya. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh kepala Kampung. Kepala Dusu memiliki tugas dan Fungsi Membantu pelaksanaan tugas kepala Kampung dalam wilaya P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 Melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan swadaya dan gotong royong masyarakat. Melakukan kegiatan penerangan tentang program pemerintah kepada masyarakat. Membantu Kepala Kampung dalam pembinaan. Mengkoordinasikan kegiatan RW dan RT di wilayah kerjanya. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh kepala Kampung, pelaksaan pembangunan dan pembinaan masyarakat diwilayah dusun. Melakukan tugas dibidang pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan yang menjadi tanggung jawabnya. Melakukan tugas dibidang pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan yang menjadi tanggung jawabnya. Melakukan usaha dalam rangka meningkatan partisipasi dan gotong royong masyarakat dan melakukan pembinaan . Melakukan kegiatan dalam rangka pembinaan dan pemeliharaan ketrentaman dan ketertiban masyarakat. Melakukan fungsi-fungsi lain yang dilimpahkan oleh Kepala Kampung. Hasil Penelitian Yang di Evaluasi Kessesauain Lahan Penelitian yang saya lakukan di kampung weri distrik Fakfak Timur dalam penelitian ini di lakukan untuk mengetahui dan mengevaluasi kesesuian lahan untuk tanaman padi, disini saya membuat 5 titik penelitian yaitu mengukur pH kelembapan tanah, mengukur cahaya, material, kemiringan lereng, dan jenis luas lahan tanaman padi sekitar 1 hektar. Panjang 50m lebar 30m dengan kemirikan lereng . -3%) Datar. Parameter penyusun satuan lahan berdasarkan hasil penelitian di kampung weri pada lahan padi Memiliki pH tanah 7 bereaksi netral. intensitas cahaya pada tanaman padi 200 jenis material yang terdapat di lahan padi 10 Tabel 5. Evaluasi Kesesuian Lahan Persyaratan Pengunana kualitas Lahan Cahaya Material Kelas Kesesuian lahan Krakteritis Lhn/ nilai data Kes. Lahan Usaha Perbaikan Kes. Lahan Potensi UNES Journal of Education Scienties (UJES). Vol. Issue 1. May 2023: 149-167 Persyaratan Pengunana kualitas Lahan Lereng Jenia Tanah Kelas Kesesuian lahan Krakteritis Lhn/ nilai data 0-3% aluvial Coklat grumosol tua Ketersedian Air Cukup Baik Keterangan : S1 . angat sesua. Kes. Lahan Usaha Perbaikan Kes. Lahan Potensi Tabel 6. Jenis usaha perbaikan karakteristik lahan aktual . aat in. untuk menjadi potensial menurut tingkat pengelolaannya: Kualitas/ Karakteristik Lahan Rezim radiasi Panjang/lama Penyinaran Matahari Rezim suhu Suhu rerata tahunan Suhu rerata bulan terdingin Suhu rerata bulan terpanas Rezim kelembaban udara Kelembaban nisbi Ketersediaan air Bulan kering Curah hujan Media perakaran Drainase Tekstur Kedalaman efektif Tingkat Pengelolaan Jenis Usaha Perbaikan Tidak dapat dilakuakan perbaikan Tidak dapat dilakukan perbaikan Tidak dapat dilakukan perbaikan Tidak dapat dilakukan perbaikan Tidak dapat dilakukan perbaikan Sisitem irigasi/pengairan Sisitem irigasi/pengairan Sedang, tinggi Sedang, tinggi Perbaikan Sistem drainase, pembuatan saluran drainase Tidak dapat dilakukan perbaikan Umumnya tidak dapat dilakukan perbaikan kecuali pada lapisan padas lunak dan tipis Dengan membongkarnya saat pengolahan Sedang, tinggi Tinggi Retensi hara KTK Ketersediaan hara N total P2 O5 tersedia K2 O dapat ditukar Pengapuran Atau penamba ha n bahan Organic Pengapuran Pengapuran Pemupukan Pemupukan Pemupukan Sedang, tinggi Sedang, tinggi P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 Kualitas/ Karakteristik Lahan Jenis Usaha Perbaikan Tingkat Pengelolaan Pembuatan tanggul penahan banjir serta pembuatan Saluran drainase untuk mempercepat pengaturan air Tinggi Bahaya banjir Periode frekuensi Kegaraman Salinitas Toksisitas Kejenuhan aluminium Lapisan pirit Kemudahan Terrain/potensi Bahaya erosi Reklamasi Sedang, tinggi Pengapuran Pengaturan sisitem tata air tanah, tinggi permukaan air tanah harus di atas lapisan bahan sulfidik Pengaturan kelembaban tanah untuk mempermudah pengolahan tanah. Tidak dapat dilakukan Usaha pengurangan laju erosi, pembuatan teras. Peneneman sejajar kontur, penanaman tanaman penutup Sedang, tinggi Sedang, tinggi Sedang, tinggi Sedang, tinggi Kesesuian lahan daerah penelitian dari cukup sesuai (S. , dapat ditingkatkan menjadi sesuai (S. Lahan daerah penelitian kampung weri distrik fakfak timur berpotensi cukup sesuai untuk tanaman padi, adapun faktor pembatas adalah P, tekstur, kesuburan terdapat di kampung weri beberapa faktor pembatas yang mudah di atasi terutama rendahnya unsur hara dapat di perikan pupuk, dengan melakukan evaluasi lahan padi di kampung weri maka akan di peroleh hasil penelitian yang berupa kelas kesesuian lahan aktual dan kelas kesesuian lahan Dalam penelitian potensi suatu lahan yang di perhatikan adalah asumsi-asumsi yang akan digunakan mencakup tingkat pengelolahan. Faktor pembatas adalah kejenuhan basah yang dapat di perbaiki dengan cara memberi Pembahasan Berdasarkan pencocokan hasil penelitian yang dievaluasi kesesauain Lahan pertanian untuk tanaman padi di Kampung Weri Distrik Fakfak Timur . karakteristik tanah dengan tanaman padi maka diperoleh kelas kesesuaian lahan aktual pada lahan padi menunjukan S1 dengan faktor pembatas retensi hara yaitu kejenuhan basa dan pH dan bahaya sulfidik. Permasalahan pada faktor pembatas tersebut dapat diperbaiki pada kelas kesesuaian lahan potensial. Permasalahan pada faktor pembatas retensi hara yaitu kejenuhan basa dan pH dapat dilakukan upaya perbaikan seperti penambahan bahan organik, dimana dengan penambahan bahan organik dalam tanah dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Hal ini didukung oleh Winarso . yang menyatakan bahwa penambahan bahan organik lebih kuat pengaruhnya kearah perbaikan sifat-sifat tanah baik UNES Journal of Education Scienties (UJES). Vol. Issue 1. May 2023: 149-167 sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Sehingga diperoleh kelas kesesuian lahan potensial padaadalah cukup sesuai /S2. Berdasarkan hasil pencocokan data karakteristik tanaman padi sawah maka diperoleh kelas kesesuaian lahan aktual pada lahan padi adalah sesuai marjinal S1 . engan faktor pembatas retensi hara yaitu kejenuhan basa dan pH, dan kedalaman sulfidik. Permasalahan pada faktor pembatas tersebut dapat diperbaiki pada kelas kesesuaian lahan potensial. Yang ada di Kampung Weri Distrik Fakfak TimurKabupaten Fakfak terdapat dari Retensi hara dapat dilakukan usaha perbaikan dengan pemberian kapur, bahan organik, dan pemupukan, sedangkan keracunan sulfidik dapat dilakukan usaha perbaikan dengan pengaturan sistem tata air tanah. Hal ini sesuai dengan literatur Rayes . yang menyatakan bahwa tingkat pengelolaan sedang dapat dilakukan pada tingkat petani menengah, memerlukan modal yang cukup besar dan teknik pertanian sedang, sedangkan tingkat pengelolaan tinggi pengelolaan hanya dilakukan dengan modal yang relatif besar atau menengah. Sehingga diperoleh kelas kesesuian lahan potensial padi ladang pada lahan padi adalah sangat Sesuai/ S1. Permasalahan pada faktor pembatas tersebut Lahan Pertanian untuk tanaman padi di Kampung Weri Distrik Fakfak Timur. dapat diperbaiki pada kelas kesesuaian lahan potensial dengan sistem irigasi/ pengairan, pengapuran atau penambahan bahan organik, pengaturan sistem tata air tanah, pembuatan saluran drainase. Dengan faktor pembatas kelembaban udara yang tidak dapat dilakukan usaha perbaikan sehingga ini bisa menyebabkan faktor yang diperoleh diperoleh kelas kesesuian lahan potensial pada SPL 2 dan SPL 3 adalah S2 . a, nr, xs, f. Hal ini sesuai dengan literature Rayes . yang menyatakan bahwa asumsi tingkat perbaikan kualitas lahan aktual untuk menjadi potensial menurut tingkat pengelolaannya dapat menaikkan kelas satu kelas tingkat lebih tinggi (S2 menjadi S. Tekstur tanah pada lokasi penelitian alluvial coklat kelabuan dan Grumosol Tanah dengan tekstur demikian baik untuk tanaman karena kemampuan dalam meloloskan air sangat baik. Buila didentivikasi kedalam kelas kesesuian lahan dengan syarat tumbuh tanaman padi maka tekstur tanah pada lokasi penelitian bila di kategorikan kedalam kelas kesesuian lahan maka termaksud pada kelas kesesuian sangat sesuai (S. Krakteritis lahan yang digunakan untuk melihat ketersediaan air pada tanaman padi ladang tidak banyak membutuhkan air padi ladang hanya bergantungan pada air hujan saja. Dalam Melihat Medan di kualitas lahan dari aspek yang dilihat yaitu kemiringan lereng dalam menentukan kelas kesesuian lahan dengan varibel medan berdasarkan pada klarifikasi yang di temukan oleh djaenudin. Pada lokasi penelitian di kampung weri distrik fakfak timur kemiringan lereng beragam yang di gunakan para petani untuk menanam padi, penenanaman padi yang berate pada kemiringan lereng berkisar 0-3% (Data. memiliki kelas kesesuian sangat sesuai (S. P-ISSN 2598-4985 E-ISSN 2598-4993 SIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang evaluasi kesesuian lahan pertanian untuk tanaman padi ladang di kampung weri distrik Fakfak Timur dapat disimpulkan Bahwa : Lahan yang terdapat diKampung Weri Distrik Fakfak Timur pH 7 cahaya 200 material 10 jenis tanah alluvial coklat kelabuan dan Grumosol tua lereng 0-3% ketersedian air cukup baik dan perencanaan pengelohan usahan perbaikan dapat dilakukan dengan penambahkan bahan organic serta pengaturan sistem tata air tanah. Kesesuian lahan pada tanaman Padi di Kampung Weri distrik Fakfak timur sudah sangat Sesuai (S. Saran . Disaran agar Sebaiknya menanam padi di Fakfak Kampung Weri distrik timur Kabupaten Fakfak, menggunakan pengembangan teknik pengairan atau irigasi, pemberian bahan organik yang cukup, serta pengelolan sistem tata air, . Disaran agar Pemerintah Daerah dan Masyarakat untuk mengevaluasi kembali lahan pertanian sehingga bisa di gunakan dengan semaksimal hal ini bisa diperlukan penelitian lebih lanjut tentang komoditi tanaman padi lain yang juga cocok dibudidayakan di Kampung Weri distrik timur Kabupaten Fakfa. DAFTAR PUSTAKA