Jurnal Pendidikan Sultan Agung Volume 3 Nomor 3. O k t o b e r Tahun 2023 Hal. 261 Ae 268 Nomor E-ISSN: 2775-6335 SK No. 27756335/K. 4/SK. ISSN/2021. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sultan Agung JP-SA Jl. Kaligawe Raya KM. 4 Kecamatan Genuk Semarang 50112 Jawa Tengah Indonesia Alamat website: http://jurnal. id/index. jpsa/index ========================================================================= MANIFESTASI PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING BERBASIS MAKE A MATCH TERHADAP LITERASI NUMERASI SISWA 1, 2, 3 Mujiati Rahayu1*. Hevy Risqi Maharani2. Nila Ubaidah3 Program Studi Pendidikan Matematika. Universitas Islam Sultan Agung Email: mujiatirahayu@std. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match dan apakah efektif meningkatkan literasi numerasi siswa. Metode yang digunakan yaitu metode campuran berbasis sequential exploratory design. Sampel yang dilibatkan sebanyak 21 siswa kelas Vi A SMP Al-Fattah Semarang. Teknik analisis uji hipotesis dengan one sample t-test, rumus statistic z, serta uji N-gain. Hasil penelitian ini dilihat dari pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match dapat diterapkan dalam meningkatkannya literasi numerasi siswa. Analisis dari perhitungan uji hipotesis pencapaian rata-rata KKM individu menggunakan one sample t-test didapatkan nilai sig. -taile. adalah 0,000 < 0,05. Uji ketuntasan klasikal memakai rumus statistic z diperoleh nilai Zhitung = 2,1461 Ou Ztabel = 0,1765. Hasil pengujian N-gain terdapat skor rata-rata N-gain 0,7142 menunjukkan bahwa efektifitas pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match berada pada rentang g Ou 0,70 sehingga simpulannya adalah skor rata-rata N-gain memiliki tingkat efektifitas yang efektif. Jadi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match efektif meningkatkan literasi numerasi siswa. Kata kunci: student facilitator and explaining, literasi numerasi Abstract The aim of this research is to find out how student facilitator and explain-based learning manifests in making a match and whether it is effective in increasing students' numeracy literacy. The method used is a mixed method based on sequential exploratory design. The samples involved were 21 students in class Vi A of Al-Fattah Middle School. Semarang. Hypothesis testing analysis techniques using one sample t-test, z statistical formula, and N-gain test. The results of this research can be seen from the use of a match-based student facilitator and explaining learning which can be applied in increasing students' numeracy literacy. Analysis of the hypothesis test calculation of the average achievement of individual KKM using one sample t-test obtained a sig . -taile. 000 < 0. The classical completeness test using the z statistical formula obtained a value of Zcount = 2. 1461 Ou Ztabel = 0. The results of the N-gain test show an average N-gain score of 0. 7142, indicating that the effectiveness of student facilitator and explainer learning based on make a match is in the range g Ou 0. 70, so the conclusion is that the average N-gain score has a level of effectiveness. So student facilitators and explain learning based on make a match is effective in increasing students' numeracy literacy. Keywords: student facilitator and explaining numeracy literacy PENDAHULUAN Pendidikan matematika adalah suatu cara untuk mendapatkan pengetahuan matematika yang dilakukan oleh semua orang selama masih hidup. Pendidikan matematika dianggap penting bagi Berkembangnya pendidikan bisa melalui kurikulum, strategi, media, serta model Berkembangnya teknologi adalah suatu unsur untuk mengejar pengetahuan yang luas dan terkini. Persaingan era globalisasi ini kecakapan literasi harus dikembangkan. Ada enam Rahayu, dkk. Manifestasi Pembelajaran Student Facilitator And Explaining A. keterampilan literasi awal yang dibahas oleh World Economic Forum tahun 2015 yang bisa dimanfaatkan oleh semua orang yakni literasi, literasi budaya dan kewarganegaraan, literasi digital, literasi keuangan, literasi ilmiah, serta yang akan dibahas oleh peneliti yakni literasi numerasi (Salsabilah dan Kurniasih 2. Pembelajaran yang menyangkutkan siswa secara aktif ketika pembelajaran dengan mencari pasangan kartu antara soal dan jawaban yaitu pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match. Pembelajaran sebagai membangun keaktifan siswa ketika pembelajaran yakni dengan mengkomunikasikan pendapatnya terhadap siswa yang lain, hal ini maksud dari pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match (Sari, dkk. , 2. Pembelajaran tersebut merupakan pembelajaran yang dimanfaatkan siswa buat mengungkapkan pendapatnya terhadap siswa yang lain (Mulyono, dkk. , . Pembelajaran ini tentu dapat membawa dampak yang baik untuk kemampuan literasi numerasi siswa. Pembelajaran yang inovatif dan signifikan adalah yang dimaksud dari pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match. Kelebihan pembelajaran tersebut yakni . siswa diharuskan untuk menjelaskan ulang materi yang sudah dijelaskan oleh peneliti, . siswa dapat mengungkapkan pendapatnya, . menjadikan materi yang diterangkan lebih mudah dan konkret, . mengembangkan kepahaman siswa karena belajar mengajarnya dilaksanakan dengan demonstrasi. Sedangkan kelemahan dari pembelajaran ini yakni . peserta didik yang sifatnya tidak percaya diri merasa sulit untuk menjelaskan kembali materi yang sudah didapat, . minimnya waktu pembelajaran menyebabkan beberapa siswa tidak memiliki waktu yang sama untuk menerangkan ulang kepada siswa yang lain, . terdapat pendapat yang sama sehingga cuma beberapa siswa yang maju ke depan, . sulit bagi siswa menjelaskan materi secara singkat (Suardipa, dkk. , 2. Solusi yang bisa diterapkan oleh guru untuk meningkatkan literasi numerasi siswa yaitu pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match (Yenti, 2. Literasi numerasi adalah kemampuan menggunakan pemikiran absah seseorang untuk menelaah dan memahami literasi yang diutarakan dalam bentuk tabel, grafik, gambar, bagan, dan lainnya dan bermakna unsur matematika sehingga bisa membuat seseorang paham dalam penggunaan matematika di kehidupan setiap harinya (Kementrian Pendidikan & Kebudayaan, 2. Menurut Hendrawati, dkk. literasi numerasi berarti keterampilan yang perlu memanfaatkan pikiran buat menelaah serta mendalami proposisi, melewati kegiatan memanipulasi bahasa matematika yang terdapat di kehidupan nyata. Literasi numerasi dapat dimanfaatkan ketika masalah yang ditemukan dalam kehidupan setiap harinya tidak teratur, ada banyak solusi atau tidak ada solusi lengkap, dan memiliki hubungan dengan faktor non-matematis. Harus dipahami, literasi numerasi memerlukan ilmu matematika yang ada pada kurikulum sekolah. Tetapi, pembelajaran matematika belum pasti dapat meningkatkan literasi numerasi jika materi pelajarannya tidak dirancang dengan baik (Pangesti 2. Masalah yang ditemukan oleh peneliti ketika observasi yaitu kemampuan literasi numerasi siswa masih rendah karena pada saat guru memberikan pertanyaan tentang literasi, siswa tidak bisa menginterpretasikannya, dan cuma siswa tertentu yang mau maju ke depan untuk presentasi pada saat guru memerintahnya. Solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa, salah satunya berupa manifestasi pembelajaran yang dapat merubah kearah positif serta siswa lebih aktif ketika proses pembelajaran. Pemilihan model pembelajaran perlu disamakan dengan tujuan pembelajaran, kemahiran guru, kesanggupan siswa serta sarana dan prasarana di SMP Al-Fattah Semarang. Pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi numerasi siswa yaitu salah satunya pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match. Jadi tujuan penelitiannya, buat mengetahui bagaimana manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match dan apakah efektif meningkatkannya literasi numerasi siswa kelas Vi. Jurnal Pendidikan Sultan Agung. Vol. 3 No. 3 Oktober 2023 Tujuan dari pembelajaran ini yaitu bisa memudahkan siswa ketika menelaah konsep pembelajaran, lebih berani untuk berpendapat, serta meningkatkan literasi numerasi siswa. Tujuan tersebut searah dengan penelitian yang dilaksanakan oleh Fidian Arahmah. Chrisnaji Banindra Yudha, & Maria Ulfa . Meningkatnya Kemampuan Literasi Numerasi dalam Matematika melalui Manifestasi Metode Pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Pembelajaran tersebut menyiratkan bahwa peneliti dapat mempraktekkan materi dihadapan siswa, kemudian peneliti menyisihkan waktu buat siswa menerangkan ulang materi terhadap siswa lain. METODE Penelitian ini menggunakan desain penelitian sequential exploratory design . esain sekuensial eksplorator. dengan mixed method. Penelitian ini untuk mengetahui bagaiamana manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match dan apakah efektif meningkatkannya literasi numerasi siswa kelas Vi SMP Al-Fattah Semarang. Penelitian yang diselenggarakan di SMP Al-Fattah Semarang, bulan Maret 2023, menggunakan siswa kelas Vi A sebagai sampel sebanyak 21 siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara individu, dan tes tertulis yakni pretest dan posttest untuk membandingkan antara sebelum dan sesudah dilakukan treatment. Teknik analisa data kualitatif yaitu observasi serta wawancara, sedangkan teknik analisa data kuantitatif yaitu uji normalitas data, uji hipotesis keberhasilan belajar, dan uji N-gain. Rancangan penelitian yaitu siswa diberikan soal pretest kemampuan literasi numerasi materi bangun ruang sisi datar, kemudian siswa dikasih treatment berupa manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match, selanjutnya siswa diberi soal posttest kemampuan literasi numerasi materi tersebut. Instrument yang dipakai dalam penelitian ini yaitu pedoman observasi aktivitas siswa, pedoman observasi aktivitas guru, pedoman wawancara siswa, dan tes. Instrument soal tes dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, daya pembeda, indeks kesukaran soal dan uji normalitas memakai uji Kolmogorov-Smirnov sebelum dipakai buat penelitian. Hasil dari meneliti datanya diolah dengan uji t satu sampel, uji t berpasangan serta uji N-gain buat menunjukkan adanya perubahan dan peningkatan skor rata-rata pretest-posttest. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Manifestasi Pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbasis Make a Match Pembelajaran yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match terhadap literasi numerasi siswa. Pembelajaran ini dipakai berdasarkan petunjuk yang telah ditentukan yaitu: Siswa menerima keterampilan dasar yang ingin digapai, siswa memperhatikan peneliti memberikan materi bangun ruang sisi datar, siswa menjelaskan ulang materi tersebut kepada siswa yang lain, siswa lain bertanya tentang pelajaran yang belum dimengerti, siswa yang menjelaskan memberikan umpan balik yang diajukan oleh siswa lain. Langkah selanjutnya semua siswa menerima kartu indeks, berisi kartu soal dan jawaban yang mereka gunakan untuk mencocokan dalam pembelajarannya, siswa menyelesaikan dengan petunjuk kartu pasangan dan menelaah arti soal literasi numerasi dan jawaban pada kartu pasangan. Siswa mencari kartu pasangan yang cocok, siswa membacakan isi kartu pasangan, siswa lain memberi umpan balik dan menyanggah isi kartu pasangan yang dibacakan, siswa bersama peneliti mengambil kesimpulan materi yang telah dipelajari, siswa mengakhiri pembelajaran (Yenti, 2. Proses pembelajaran ini dilaksanakan selama dua kali pertemuannya yaitu 2 x 45 menit. Rahayu, dkk. Manifestasi Pembelajaran Student Facilitator And Explaining A. Pertemuan pertama, peneliti sebagai pengajar melaksanakan pembelajaran menggunakan petunjuk modul ajar yang sudah dibuat. Peneliti dalam mengawali pembelajaran memberikan salam, doa sebelum belajar, dan memeriksa presensi siswa. Peneliti juga bertanya bentuk benda di sekitar kelas, seperti Aubagaimana cara menentukan luas permukaan ruang kelas jika sudah diketahui sisisisinya?Ay. Pertanyaan tersebut bisa mengakomodasi siswa ketika menelaah materi tersebut yang akan mereka pahami. Pengajar kemudian menyampaikan kompetensi yang ingin digapai dan memberikan materi bangun ruang sisi datar. Semua siswa diminta mendengarkan dan memahami materi yang diterima. Siswa yang ditunjuk sebagai student facilitator maju kedepan untuk menerangkan kembali materi bangun ruang sisi datar kepada siswa lain. Student facilitator dapat memberikan sesi tanya jawab kepada siswa yang lainnya, dan jika ada materi yang masih dibingungkan, siswa diberikan waktu untuk memberi pertanyaan kepada student facilitator tersebut. Materi bangun ruang sisi datar telah disampaikan semua, siswa dan peneliti sebagai guru menyimpulkan materi yang sudah dipelajari, agar semua siswa paham tentang materi bangun ruang sisi datar. Pertemuan berikutnya, sebagian siswa dikasih kartu soal dan sebagian siswa yang lainnya diberikan kartu jawaban. Kartu pasangan tersebut berisikan soal literasi yang bersangkutan dengan materi tersebut. Siswa diharapkan bisa menemukan setiap pasangan kartu, dengan cara mengerjakan soal dan jawaban dalam kartu, kemudian mencocokan pasangan kartu antara soal dan jawaban. Satu pasangan tersebut duduk saling hadapan setelah pasangan kartu yang cocok bertemu. Setiap pasangan maju untuk membacakan soal yang ada di kartu dan siswa yang lainnya dapat menjawabnya. Pembelajaran matematika tentang materi bangun ruang sisi datar kelas Vi A SMP Al-Fattah Semarang dengan manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match, dapat meningkatkan literasi numerasi siswa. Pembelajaran tersebut adalah solusi yang bisa dimanfaatkan oleh pengajar ketika mengajar di kelas. Pembelajaran ini pengajar menyisihkan waktu buat semua siswa agar bisa mengungkapkan pendapatnya. Siswa bisa juga memberi sanggahan terhadap kelompok lain, hal ini bisa mengaktifkan siswa ketika belajar materi bangun ruang sisi datar dengan cara mencari kartu pasangan. Keefektifan Pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbasis Make a Match Instrument tes telah diuji cobakan dengan 5 siswa kelas Vi B SMP Al-Fattah sebelum dilakukannya penelitian. Instrument tes berupa 3 soal uraian telah melalui uji validitas, uji reliabilitas, daya pembeda serta indeks kesukaran soal, yang didapatkan kesimpulan bahwa ketiga soal tersebut layak digunakan untuk penelitian. Hasil nilai posttest 21 siswa kelas Vi A SMP Al-Fattah telah diuji normalitas dengan menggunakan metode Kolmogorov-smirnov melalui software SPSS 23. Berdasarkan uji Kolmogorov-smirnov diperoleh keputusan data posttest telah berdistribusi normal. Sesuai dengan kriteria pengambilan keputusan nilai sig data tersebut adalah 0,076 yang artinya nilai tersebut > 0,05. Uji hipotesis pencapaian rata-rata individu digunakan untuk menentukan seberapa baik prestasi seorang siswa, memakai uji rata-rata sepihak. Kriteria pengujian yang dipakai yaitu H0 ditolak jika nilai sig. -taile. < 0,05 dan H0 diterima jika nilai sig. -taile. > 0,05. Pengolahan data dengan uji t satu sampel berbantuan software SPSS 23 memperoleh thitung = 7,498 dan sig. -taile. adalah 0,000. Sesuai dengan kriteria ketetapan yang digunakan maka H0 ditolak, karena sig. -taile. = 0,000 < 0,05. Simpulannya adalah Ha diterima yang memiliki arti bahwa rata-rata KKM kemampuan literasi numerasi siswa melalui pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match lebih Uji proporsi satu pihak tujuannya untuk menunjukkan ketuntasan belajar siswa secara klasikal. Berdasarkan data distribusi normal baku dengan s = 0,5 didapatkan Z0,5-0,05 = Z0,45, dan Z0,45 = 0,1765. Jurnal Pendidikan Sultan Agung. Vol. 3 No. 3 Oktober 2023 Kriteria pengambilan keputusan yang digunakan H0 ditolak jika Zhitung Ou Ztabel. Hasil perhitungan uji ketuntasan klasikal Zhitung = 2,1461 Ou Ztabel = 0,1765. Simpulannya adalah Ha diterima yang memiliki arti bahwa proporsi siswa yang sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal lebih dari 75%. Uji N-gain adalah uji statistik yang tujuannya untuk menunjukkan peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa sebelum dan sesudah treatmen. Hasil pengujian N-gain ditunjukkan melalui skor rata-rata N-gain = 0,7142. Berdasarkan kategori pengujian N-gain menunjukkan bahwa hasil pengujian berada pada rentang g Ou 0,70. Jadi simpulannya adalah nilai rata-rata N-gain memiliki tingkat efektifitas yang efektif. Pembahasan Manifestasi Pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbasis Make a Match Manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match memudahkan siswa ketika menelaah materi bangun ruang sisi datar. Pertemuan awal peneliti memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk interaksi dengan siswa ketika membahas materi yang belum dipahami, sehingga menjadikan pembelajarannya efektif dan menjadikan siswa lebih aktif dalam pembelajaran. Manifestasi pembelajaran ini peneliti membagi siswa menjadi 10 kelompok, dari kegiatan ini siswa dapat berpartisipasi aktif ketika melakukan pembelajaran sebab siswa harus mencari kartu pasangan yang cocok dan menyampaikan isi kartu pasangan tersebut. Tahap selanjutnya peneliti memberikan kartu pasangan yang isinya soal literasi numerasi dan jawabannya untuk setiap siswa. Siswa yang sudah menerima kartu, selanjutnya menemukan kartu pasangan yang pantas antara soal dan jawaban. Suasana kelas menjadi kurang kondusif pada saat mencari kartu pasangan, namun dengan cara ini dapat menyebabkan semua siswa aktif dalam pembelajaran, yang awalnya ada siswa tidur menjadi bangun untuk mengikuti pembelajaran. Siswa telah menemukan masing-masing pasangan kartu kemudian siswa duduk bersama dengan Setiap pasangan ke depan untuk menyampaikan isi kartu tersebut dan siswa lainnya memberikan pertanyaan yang ditujukan kepada siswa yang mendapatkan kartu soal Aubagaimana cara kamu memahami soal tersebut?Ay kemudian siswa tersebut menjawab Aucara memahami soal literasi ini hampir sama memahami soal seperti biasanya, pertama memahami pertanyaan kemudian mencari jawaban yang cocok dengan pertanyaan iniAy. Setiap pasangan selesai maju semua, selanjutnya peneliti mengakhiri pembelajaran dengan membaca doa setelah belajar dan mengucapkan terima kasih serta Tahap selanjutnya peneliti memberikan posttest kepada siswa untuk menentukan bagaimana manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match terhadap literasi numerasi siswa dan apakah efektif pembelajaran tersebut untuk meningkatkan literasi numerasi siswa kelas Vi SMP Al-Fattah Semarang. Hasil posttest inilah dipakai peneliti untuk mengetahui literasi numerasi siswa, sesudah adanya treatmen di kelas eksperimen. Perlakuan tersebut diberikan ketika pelajaran matematika. Variable yang dipakai yaitu pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match dan variable terikatnya yaitu literasi numerasi. Keefektifan Pembelajaran Student Facilitator and Explaining berbasis Make a Match Hasil analisa yang sudah didapatkan menunjukkan bahwa pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match efektif dalam meningkatkannya literasi numerasi siswa. tersebut sama dengan yang disampaikan oleh Yenti, dkk. bahwa adanya penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match, kemampuan komunikasi matematis tulisan siswa telah meningkat. Pembelajaran ini juga dapat menjadikan siswa lebih aktif dan lebih percaya diri untuk terampil di depan. Manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match ini siswa memiliki waktu lebih dalam berlatih menjadi pengajar dan siswa dapat pengalaman menerangkan Rahayu, dkk. Manifestasi Pembelajaran Student Facilitator And Explaining A. materi kepada siswa lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa siswa dapat menelaah materi yang diterima menggunakan pembelajaran tersebut (Sari, dkk. , 2. Dilihat dari hasil skor rerata siswa yang belajar dengan pembelajaran tersebut adalah 7,498 ini berarti literasi numerasi siswa yang didapatkan siswa sudah menggapai kriteria ketuntasan minimal yang dipastikan oleh pengajar matematika. Hasil penelitian ini sama dengan penelitian Sonia Andam Sari. Eline Yanty Putri Nasution, & Laswadi. Penerapan Model Student Facilitator and Explaining (SFE) berbasis Media Poster untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematis Siswa. Data kemampuan representasi siswa didapatkan dari lembar observasi ketika menggunakan pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan representasi siswa meningkat, jadi hipotesis penelitian diterima. Kesimpulannya adalah terjadi peningkatan kemampuan representasi siswa dengan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining (SFE) dengan media poster (Sari, dkk. , 2. Manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match di kelas menyisihkan waktu terhadap siswa untuk bersikap proaktif dalam pembelajarannya. Siswa dapat memahami soal literasi dengan mudah, siswa lebih aktif ketika belajar matematika, dan siswa kompak dalam kerja kelompok. Hal tersebut terbukti melalui pengujian N-gain yang sudah ditelaah, memperlihatkan hasil N-gain yaitu 0,7142 > 0,70, jadi simpulannya adalah pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match efektif meningkatkan literasi numerasi siswa SMP Al-Fattah Semarang. SIMPULAN Simpulan dari penelitian serta pembahasan yang sudah dilaksanakan oleh peneliti yaitu manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match terhadap literasi numerasi siswa dapat dilakukan dengan baik, semua siswa lebih aktif dan menjadi berani untuk bicara didepan kelas, serta literasi numerasi siswa mengalami peningkatan. Keefektifan pembelajaran ini bisa dilihat dari uji pencapaian rata-rata KKM individu lebih dari 70, serta dapat dilihat juga dari proporsi siswa yang sudah memenuhi kriteria ketuntasan minimal lebih dari 75%. Hasil uji N-gain didapat ratarata 0,7142 yang menunjukkan bahwa manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match efektif untuk meningkatnya literasi numerasi siswa. SARAN Saran peneliti terhadap pihak berikutnya yang ingin melaksanakan penelitian seperti ini yaitu: Guru di SMP Al-Fattah Semarang disarankan manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match supaya bisa meningkatkan literasi numerasi siswa. Bagi peneliti berikutnya yang ingin manifestasi pembelajaran student facilitator and explaining berbasis make a match perlu mencermati pengelolaan waktu saat melakukan pembelajarannya, sebab pembelajaran ini membutuhkan waktu yang tidak singkat. Peneliti sadar bahwa penelitian ini belum sempurna, sebab masih ada hal-hal yang kurang dicermati dengan teliti. Maka dari itu, peneliti berharap ada yang melakukan penelitian berikutnya untuk mengembangkan penelitian ini, sehingga pembelajaran tersebut bisa berkembang di dunia pendidikan sekarang. DAFTAR PUSTAKA