Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi informasi Volume 8. Nomor 2. Oktober 2024, hal. 69 - 79 ISSN 2598-2079 . | ISSN 2597-9671 . IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS ANDROID UNTUK PROMOSI DAN PEMASARAN UMKM JAMUR TIRAM Chaulina Alfianti Oktavia. Risky Dewantara Program Studi Sistem Informasi. Sekolah Tinggi Informatika & Komputer Indonesia. Malang, 65146. Indonesia Program Studi Informatika. Sekolah Tinggi Informatika & Komputer Indonesia. Malang, 65146. Indonesia E-mail: chaulina@stiki. Abstract Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. are independent businesses owned by individuals or business entities. In Sumberjo Village, most residents are engaged in mushroom farming. The use of communication and information technology facilitates better access and convenience for the community and MSME actors in their marketing activities through electronic commerce (E-commerc. However, the MSMEs of Oyster Mushroom Farmers in Sumberjo Village face challenges with product marketing, as visitors often have difficulty locating the mushroom farms. This finding is based on interviews with several visitors. The village is known for producing a variety of mushrooms. The purpose of this Information System is to facilitate the media for information and promotion for MSMEs of Oyster Mushroom Farmers in Sumberjo Village, and to help market mushroom products, mushroom baglog seeds, and dried mushroom food preparations effectively and easily, both to the general public and online. This system also aids visitors in reaching the mushroom farms. The application was successfully developed using the native Java Android framework and CodeIgniter. It utilizes an API from Raja Ongkir for calculating shipping costs and includes Google Maps to assist visitors in finding the mushroom farms. This application successfully displays product information from the mushroom farmers, enabling them to use this application as a medium for information and promotion effectively. Keywords: central borneo culture. augmented reality. Abstrak Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah bisnis independen yang dimiliki oleh individu atau entitas bisnis. Di Desa Sumberjo, sebagian besar penduduk berkecimpung dalam budidaya jamur. Penggunaan teknologi komunikasi dan informasi memfasilitasi akses yang lebih baik dan kemudahan bagi komunitas dan pelaku UMKM dalam aktivitas pemasaran mereka melalui perdagangan elektronik (E-commerc. Namun. UMKM Petani Jamur Tiram di Desa Sumberjo menghadapi tantangan dalam pemasaran produk, karena pengunjung sering kesulitan menemukan lokasi peternakan jamur. Temuan ini didasarkan pada wawancara dengan beberapa pengunjung. Desa ini dikenal sebagai produsen berbagai jenis jamur. Tujuan dari Sistem Informasi ini adalah untuk memfasilitasi media informasi dan promosi bagi UMKM Petani Jamur Tiram di Desa Sumberjo, dan membantu memasarkan produk jamur, bibit baglog jamur, dan persiapan makanan jamur kering secara efektif dan mudah, baik kepada masyarakat umum maupun secara online. Sistem ini juga membantu pengunjung dalam mencapai IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS ANDROID UNTUK PROMOSI DAN PEMASARAN UMKM JAMUR TIRAM peternakan jamur. Aplikasi ini berhasil dikembangkan menggunakan kerangka kerja Java Android native dan CodeIgniter. Ini menggunakan API dari Raja Ongkir untuk menghitung biaya pengiriman dan mencakup Google Maps untuk membantu pengunjung menemukan peternakan jamur. Aplikasi ini berhasil menampilkan informasi produk dari petani jamur, memungkinkan mereka menggunakan aplikasi ini sebagai media informasi dan promosi secara efektif. Kata Kunci: jamur, mobile, sistem informasi, android. Introduction Di era globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah memainkan peranan penting dalam perekonomian banyak negara, termasuk Indonesia. UMKM tidak hanya berkontribusi dalam peningkatan produk domestik bruto, tetapi juga dalam penciptaan lapangan kerja dan distribusi Keberhasilan UMKM sangat krusial bagi stabilitas ekonomi sosial di banyak wilayah, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Sumberjo, yang mayoritas penduduknya bergantung pada budidaya jamur. Di Desa Sumberjo, sebagian besar masyarakat menggantungkan kehidupannya pada budidaya jamur, yang telah berkembang menjadi kegiatan ekonomi utama. Meskipun potensi ekonomi dari budidaya jamur ini besar, para petani menghadapi kendala serius dalam pemasaran produk mereka. Masalah ini diperparah oleh lokasi yang terpencil dan minimnya akses ke pasar yang lebih Selain itu, metode pemasaran yang masih tradisional, seperti penjualan dari mulut ke mulut dan penitipan produk di kios-kios lokal, seringkali tidak efektif dan tidak mampu menjangkau konsumen potensial di luar desa . Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membuka peluang baru untuk UMKM dalam memperluas jangkauan pasar mereka melalui pemanfaatan ecommerce . Platform e-commerce memungkinkan transaksi jual beli produk secara online, menawarkan sebuah solusi inovatif yang dapat mengatasi beberapa hambatan tradisional dalam pemasaran dan distribusi. Namun, di Desa Sumberjo, pemanfaatan teknologi ini masih terbatas. Banyak petani jamur tidak memiliki akses ke teknologi yang memadai atau keterampilan yang diperlukan untuk mengelola kehadiran online yang Oleh karena itu, pengembangan sistem informasi yang dirancang khusus untuk memudahkan petani jamur tiram di Desa Sumberjo dalam memasarkan dan mendistribusikan produk mereka sangat dibutuhkan. Sistem ini diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi informasi yang ada dengan kebutuhan spesifik petani, mengadopsi fitur seperti lokasi GPS untuk memudahkan pembeli menemukan sumber produk, dan platform digital untuk memfasilitasi transaksi e-commerce. Selain itu, sistem ini akan menyediakan pelatihan bagi petani untuk mengembangkan keterampilan digital mereka, sehingga mereka dapat secara efektif memanfaatkan platform untuk meningkatkan penjualan. Untuk menjawab tantangan yang dihadapi petani jamur tiram di Desa Sumberjo, pengembangan sistem informasi berbasis Android menjadi solusi yang tepat. Sistem informasi ini dirancang dengan fokus utama untuk memudahkan promosi dan penjualan produk petani jamur tiram secara online, memungkinkan akses yang lebih luas ke pasar regional maupun nasional . Aplikasi berbasis Android dipilih karena banyaknya pengguna perangkat seluler di Indonesia, sehingga memungkinkan petani dan pembeli untuk saling terhubung dengan cepat dan efisien . Aplikasi ini mencakup beberapa fitur penting yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memastikan kelancaran transaksi. Fitur-fitur tersebut meliputi tampilan katalog produk yang menarik Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 70 Chaulina Alfianti Oktavia. Risky Dewantara dan terorganisir dengan baik, sehingga pelanggan dapat melihat berbagai produk jamur yang ditawarkan oleh petani, dilengkapi dengan deskripsi, harga, dan foto yang jelas . Integrasi Google Maps memungkinkan pembeli untuk menemukan lokasi petani jamur dengan mudah melalui fitur navigasi terintegrasi, sehingga memudahkan kunjungan langsung ke lokasi petani. Fitur Keranjang Belanja dan Checkout memungkinkan pelanggan menambahkan produk ke keranjang belanja mereka dan menyelesaikan pembelian dengan proses checkout yang sederhana dan aman. Manajemen Transaksi dan Pembayaran memungkinkan pelanggan mengunggah bukti pembayaran yang akan diverifikasi oleh admin atau petani, memastikan proses transaksi yang transparan dan efisien. Modul Pelatihan dan Panduan Digital membantu petani memahami cara memanfaatkan aplikasi secara optimal, termasuk mengelola katalog produk, menanggapi pesanan, dan memanfaatkan analitik data untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Terakhir, fitur Laporan Penjualan dan Analitik memberikan admin dan petani akses ke laporan penjualan terperinci dan analitik data yang membantu mereka memahami tren pasar dan kinerja produk mereka. Pengembangan aplikasi ini menggunakan kerangka kerja Java Android dan framework CodeIgniter untuk bagian Penggunaan API dari Raja Ongkir juga memudahkan perhitungan biaya pengiriman, sementara integrasi Google Maps membantu pelanggan menemukan lokasi petani dengan mudah. Selain itu, keamanan aplikasi diperkuat melalui enkripsi data dan autentikasi pengguna yang ketat. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan UMKM petani jamur tiram di Desa Sumberjo dapat meningkatkan efisiensi pemasaran dan penjualan produk mereka secara signifikan. Selain memperluas pasar mereka, aplikasi ini juga akan memberikan transparansi yang lebih baik dalam transaksi, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup para petani dan masyarakat sekitar. Pendekatan ini menjadi contoh bagaimana teknologi dapat diadopsi secara efektif untuk memecahkan masalah pemasaran dan distribusi di tingkat lokal, dan dapat direplikasi oleh UMKM lain di berbagai wilayah di Indonesia. Metodologi Penelitian Peneliti memiliki prosedur penelitian untuk dapat dilakukan penelitian. Diagram di bawah ini merupakan tahapan prosedur yang akan digunakan. 71 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS ANDROID UNTUK PROMOSI DAN PEMASARAN UMKM JAMUR TIRAM Gambar 1. Metode Penelitian Perencanaan penelitian ini melibatkan definisi tujuan utama, penetapan sumber daya yang diperlukan, dan pembuatan jadwal kegiatan. Tujuannya adalah untuk mengembangkan sistem informasi yang dapat meningkatkan efisiensi pemasaran dan distribusi produk bagi UMKM petani jamur tiram di Desa Sumberjo. Penelitian ini diawali dengan identifikasi masalah yang dihadapi oleh petani jamur dalam pemasaran dan distribusi produk mereka. Keterbatasan akses ke pasar luas dan minimnya pengetahuan digital menjadi fokus utama yang perlu ditangani. Data dikumpulkan melalui metode kualitatif dan kuantitatif, termasuk wawancara, survei, dan observasi langsung di lapangan. Ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang proses bisnis saat ini, kebutuhan pengguna, dan tantangan operasional yang dihadapi oleh petani. Data yang terkumpul dianalisis untuk memahami pola-pola yang muncul dan untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik pengguna. Analisis ini Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 72 Chaulina Alfianti Oktavia. Risky Dewantara membantu dalam merumuskan persyaratan fungsional dan non-fungsional dari sistem yang akan dikembangkan. Berdasarkan analisis data, kebutuhan sistem dirumuskan. Ini termasuk kebutuhan untuk integrasi e-commerce, manajemen data produk, navigasi berbasis lokasi, dan antarmuka yang user-friendly. Desain prototipe sistem dikembangkan berdasarkan kebutuhan yang telah diidentifikasi. Prototipe ini mencakup desain antarmuka pengguna, arsitektur sistem, dan alur kerja proses bisnis yang akan diadopsi oleh sistem. Prototipe yang dirancang diuji untuk mengevaluasi kegunaan, fungsionalitas, dan efektivitas dalam memenuhi kebutuhan yang telah diidentifikasi. Pengujian ini melibatkan petani jamur dan pengguna potensial lainnya untuk memastikan sistem dapat beroperasi sesuai dengan harapan di lingkungan nyata. Setelah pengujian berhasil, sistem diterapkan secara penuh di Desa Sumberjo. Implementasi melibatkan pelatihan pengguna, penyebaran sistem, dan monitorisasi awal untuk memastikan operasi yang lancar. Penelitian ini mendokumentasikan hasil yang dicapai, termasuk peningkatan akses pasar dan efisiensi Selain itu, direkomendasikan strategi untuk pemeliharaan dan peningkatan sistem berkelanjutan, serta potensi replikasi model ini di desa-desa lain yang serupa. Dalam sistem informasi UMKM Petani Jamur Tiram, terdapat tiga jenis pengguna: admin, customer, dan petani. Admin memiliki kemampuan untuk melakukan operasi Create. Read. Update, dan Delete (CRUD) pada enam menu yang tersedia: Login. Petani. Katalog. Transaksi. Laporan. Pengaturan, dan Profil. Sebaliknya, customer hanya memiliki akses untuk melihat dan membaca informasi pada lima menu yang disediakan: Petani. Keranjang. Transaksi. Produk. Laporan, dan Profil. Petani memiliki akses yang sama seperti admin. Dalam penggunaan aplikasi, customer dapat membeli produk dari petani dan melihat lokasi petani menggunakan Google Maps. Jika customer ingin membatalkan pesanan, mereka dapat menghapusnya melalui menu Keranjang. Setelah pembelian, customer harus melakukan pembayaran dan mengunggah bukti pembayaran, yang kemudian akan divalidasi oleh admin. Di sisi lain, petani bertanggung jawab atas pengelolaan produk dan transaksi di aplikasi, termasuk mengirimkan bukti pengiriman kepada admin untuk validasi dan pengiriman barang yang telah dipesan. of the software system to enhance user satisfaction and engagement. Hasil dan Pembahasan Dalam penelitian pengembangan sistem informasi UMKM Petani Jamur Tiram, hasil pembahasan dapat dibagi menjadi beberapa segmen penting, mulai dari desain antarmuka aplikasi hingga pengujian blackbox. Desain antarmuka pengguna dalam aplikasi sistem informasi UMKM Petani Jamur Tiram dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik tiga aktor utama: admin, customer, dan petani. Fokus utama desain ini adalah untuk menciptakan kegunaan yang optimal dengan menyederhanakan navigasi dan interaksi. sehingga setiap pengguna dapat menyelesaikan tugas mereka dengan efisien dan intuitif. Bagi admin dan petani, antarmuka aplikasi menyediakan fungsi-fungsi CRUD (Create. Read. Update. Delet. yang sangat penting untuk pengelolaan database. Melalui antarmuka ini, admin dan petani dapat dengan mudah memasukkan data baru ke dalam sistem, membaca dan mengakses data yang tersimpan, memperbarui informasi yang sudah ada, serta menghapus data yang tidak lagi diperlukan. Ini mencakup pengelolaan produk, pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan yang diperlukan untuk analisis dan penilaian kinerja UMKM. Penggunaan teknologi antarmuka yang responsif dan mudah diakses ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan kontrol yang lebih baik atas 73 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS ANDROID UNTUK PROMOSI DAN PEMASARAN UMKM JAMUR TIRAM informasi yang dikelola. Dengan antarmuka yang dirancang dengan baik, admin dan petani dapat mengoptimalkan waktu yang dihabiskan untuk administrasi, memungkinkan mereka lebih banyak waktu untuk fokus pada aspek-aspek penting lainnya dari bisnis mereka, seperti peningkatan kualitas produk dan strategi pemasaran yang efektif. Dalam pengembangan antarmuka, diperhatikan juga aspek keamanan dan privasi data, mengingat sensitivitas informasi yang ditangani. Hal ini memastikan bahwa semua data yang dimasukkan ke dalam sistem aman dari akses tidak sah, dan pengelolaan data dapat dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Gambar 2. Menu Detail Petani Desain setiap menu dalam aplikasi sistem informasi UMKM Petani Jamur Tiram difokuskan pada kemudahan penggunaan dan intuitivitas, memungkinkan pengguna untuk navigasi yang mulus antara berbagai fungsi tanpa kesulitan. Dengan pendekatan yang user-friendly, aplikasi ini dirancang untuk meminimalisir rasa bingung pengguna saat beralih dari satu tugas ke tugas lainnya, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas mereka. Sebagai contoh, menu keranjang belanja untuk customer dirancang dengan sangat intuitif, di mana pengguna dapat dengan mudah menghapus item yang tidak diinginkan atau mengubah jumlah produk sesuai kebutuhan. Selain itu, menu ini juga memfasilitasi pembuatan dan konfirmasi pesanan dengan cepat, yang sangat membantu dalam mempercepat proses pembelian, memungkinkan pengalaman belanja yang lebih lancar dan menyenangkan. Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 74 Chaulina Alfianti Oktavia. Risky Dewantara Selanjutnya, menu transaksi dalam aplikasi ini memberikan kemampuan yang kritis dalam menyajikan informasi terperinci tentang aktivitas pembelian, termasuk status validasi pembayaran yang sangat penting bagi customer untuk mengetahui progres pesanan mereka. Hal ini tidak hanya membantu customer dalam melacak status pembelian secara real-time tetapi juga memberikan transparansi dalam proses transaksi. Dengan menyediakan rangkuman lengkap dari setiap pembelian dan pembayaran, menu ini mengurangi kemungkinan kesalahpahaman atau kebingungan mengenai status pesanan, yang pada gilirannya meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Fungsi ini juga sangat membantu admin dan petani dalam mengelola catatan transaksi secara efektif, memastikan semua data pembelian dan mudah diakses Gambar 2. Menu Lokasi Petani Integrasi Google Maps dalam aplikasi sistem informasi UMKM Petani Jamur Tiram menawarkan fitur vital yang memperkaya pengalaman pengguna dengan memberikan visualisasi lokasi fisik petani jamur secara langsung. Fitur ini sangat penting, terutama dalam konteks bisnis di mana pembeli seringkali ingin memverifikasi keberadaan dan keaslian sumber produk sebelum melakukan pembelian. Dengan menyediakan peta yang dapat diakses melalui aplikasi, customer dapat dengan mudah melihat dan mengunjungi lokasi petani jika diinginkan, yang tidak hanya memperkuat kepercayaan dalam transaksi online tapi juga membantu dalam memahami asal usul produk. Selain itu, fungsi ini memudahkan pembeli untuk mendapatkan arah menuju ke lokasi petani, yang bisa sangat bermanfaat bagi mereka yang berencana mengunjungi langsung untuk pembelian atau Dari sisi logistik, integrasi Google Maps juga memainkan peran strategis. Menyediakan informasi lokasi yang akurat dan mudah diakses memfasilitasi perencanaan rute dan distribusi logistik yang lebih efisien, baik bagi petani dalam mengirimkan barang ke pelanggan atau bagi pelanggan yang ingin mengambil produk langsung dari Ini tidak hanya mengurangi kemungkinan kesalahan pengiriman tetapi juga membantu dalam mengoptimalkan waktu dan biaya transportasi. 75 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS ANDROID UNTUK PROMOSI DAN PEMASARAN UMKM JAMUR TIRAM Gambar 3. Katalog Produk Dalam jangka panjang, efisiensi logistik ini dapat berkontribusi pada penurunan biaya operasional dan peningkatan kepuasan pelanggan, membuat fungsi ini menjadi komponen kunci dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha petani jamur dalam pasar yang kompetitif. TABEL I. Pengujian Fungsional Skenario Pengujian Halaman Splashscreen Kasus Pengujian Hasil Membuka aplikasi Dapat membuka kemudian masuk ke aplikasi splash menampilkan halaman splash Menampilkan Mengisi formulir Dapat halaman Login yang tersedia dan formulir tekan tombol login berhasil tekan tombol login Membuka Membuka Dapat Menu Petani daftar petani daftar petani Halaman Petani Klik nama petani Dapat atau foto petani petani beserta lokasi petani Menampilkan Tekan menu Dapat halaman transaksi transaksi akan menampilkan transaksi halaman dan transaksi dan selesai Uji semua tombol Memilih salah satu Berhasil menu produk dalam menampillkan aplikasi dengan klik deskripsi gambar produk Uji transaksi Klik detail transaksi Berhasil data yang sudah Hasil Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Sesuai Uji tombol dalam menu produk Uji transaksi Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi | 76 Chaulina Alfianti Oktavia. Risky Dewantara Pengujian fungsionalitas aplikasi merupakan tahap kritis dalam proses pengembangan untuk memastikan bahwa setiap aspek sistem beroperasi sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan pengguna sebelum aplikasi diluncurkan secara luas. Proses pengujian ini mencakup serangkaian tes menyeluruh yang dirancang untuk mengevaluasi semua modul aplikasi, mulai dari pendaftaran dan proses login, yang merupakan pintu gerbang pengguna masuk ke dalam sistem. Selanjutnya, pengujian meluas ke manipulasi dataAi mencipta, membaca, mengupdate, dan menghapus dataAipada semua menu CRUD yang merupakan inti dari interaksi admin dan petani dengan sistem. Pengujian ini memastikan bahwa operasi database berjalan dengan lancar dan sesuai dengan peraturan keamanan data yang ketat. Selain itu, proses checkout di keranjang belanja juga diuji untuk memverifikasi bahwa alur pembelian produk berfungsi tanpa hambatan, dari seleksi produk hingga Tes ini sangat penting karena melibatkan transaksi finansial dan harus dijamin keamanan serta keakuratannya. Dengan melakukan pengujian ini, tim pengembang dapat mengidentifikasi dan memperbaiki bug atau isu yang mungkin muncul, sehingga meminimalisir potensi masalah yang dapat dihadapi pengguna setelah aplikasi dijalankan secara publik. Pengujian fungsionalitas yang efektif tidak hanya menjamin keandalan operasional aplikasi tetapi juga membantu dalam meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap sistem yang baru dikembangkan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi sistem informasi berbasis Android bagi UMKM petani jamur tiram di Desa Sumberjo guna mempermudah promosi dan penjualan produk Aplikasi ini mencakup fitur-fitur penting seperti katalog produk, integrasi Google Maps, keranjang belanja dan checkout, manajemen transaksi dan pembayaran, pelatihan digital, serta laporan penjualan dan analitik. Pengujian fungsionalitas dan blackbox menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu menyediakan alur kerja yang efisien dan userfriendly bagi admin, petani, dan pembeli, sehingga efektif dalam meningkatkan pemasaran produk jamur tiram. Analisis kebutuhan dilakukan melalui wawancara mendalam, survei, dan observasi lapangan untuk memahami tantangan pemasaran yang dihadapi petani. Perancangan sistem mencakup antarmuka pengguna, arsitektur sistem, dan alur kerja bisnis yang intuitif. Pengujian memastikan semua modul berfungsi seperti yang diharapkan, dari pendaftaran, login, hingga proses checkout dan validasi Aplikasi ini mendukung model pemasaran UMKM berbasis TIK dengan integrasi katalog produk digital, pembayaran online, dan laporan analitik. Integrasi Google Maps dan transparansi transaksi pembayaran meningkatkan kepercayaan pelanggan dalam e-commerce lokal, memberikan contoh bagaimana teknologi dapat memberdayakan UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. 77 | Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS ANDROID UNTUK PROMOSI DAN PEMASARAN UMKM JAMUR TIRAM Kesimpulan Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi sistem informasi berbasis Android bagi UMKM petani jamur tiram di Desa Sumberjo. Aplikasi ini mencakup berbagai fitur penting, seperti katalog produk, integrasi Google Maps, keranjang belanja dan checkout, manajemen transaksi dan pembayaran, pelatihan digital, serta laporan penjualan dan analitik. Hasil pengujian fungsionalitas dan blackbox menunjukkan bahwa aplikasi ini efektif dalam membantu petani jamur mempromosikan dan menjual produk mereka secara online, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi Integrasi Google Maps memudahkan pembeli menemukan lokasi petani, sedangkan fitur pelatihan digital memberikan panduan bagi petani dalam memanfaatkan aplikasi secara optimal. Untuk memastikan penggunaan aplikasi secara maksimal, pelatihan dan sosialisasi perlu ditingkatkan, baik melalui modul pelatihan digital dalam aplikasi maupun sesi tatap muka. Petani jamur perlu memahami cara menggunakan aplikasi secara efektif dan mendapatkan keterampilan pemasaran digital yang lebih baik. Referensi