Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Analisis Perbandingan Top 10 Best-Value dan Top 10 TravelerRanked Hotel Menggunakan MOORA Yerik Afrianto Singgalen* Fakultas Ilmu Administrasi Bisnis dan Ilmu Komunikasi. Program Studi Pariwisata. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Jakarta. Indonesia Correspondence Author Email: yerik. afrianto@atmajaya. Submitted: 11/08/2023. Accepted: 25/08/2023. Published: 25/08/2023 AbstrakOeTamu hotel memiliki pertimbangan tersendiri dalam pengambilan keputusan menginap di hotel. Pertimbangan pertama berhubungan dengan ruangan dan amenitas, kemudian pertimbangan kedua berhubungan dengan penilaian tamu Tripadvisor merupakan platform yang sering digunakan sebagai rekomendasi layanan akomodasi dan amenitas di berbagai daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan top 10 best value hotel dan top 10 traveler-ranked hotel di Kota Ternate, menggunakan model pendukung keputusan MOORA. Tahapan penelitian ini terdiri dari empat tahapan sebagai berikut : tahap pengumpulan data. tahap analisis data. tahap interpretasi data. dan tahap pelaporan. Hasil pengolahan data menggunakan model pendukung keputusan MOORA pada data top 10 best value hotel di Kota Ternate, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan hasil perankingan Tripadvisor berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas serta penilaian tamu. Perankingan berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas menunjukkan bahwa Muara Hotel Ternate yang memiliki total yi sebesar 0,491. Sedangkan, perankingan berdasarkan kriteria penilaian tamu perlu disesuaikan, apabila jumlah data ulasan dimasukan dalam pertimbangan maka Bela International Hotel menempati urutan pertama karena jumlah ulasan di atas 100. Hal serupa diidentifikasi dari hasil pengolahan data top 10 traveler-ranked hotel di Kota Ternate, dimana hasil perankingan berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas merujuk pada Ternate City Hotel dengan total nilai yi sebesar 0,79. Selanjutnya, hasil perankingan berdasarkan kriteria penilaian tamu juga perlu disesuaikan, apabila jumlah data ulasan dimasukan dalam pertimbangan maka Bela International Hotel dapat menempati urutan pertama karena jumlah ulasan di atas Hal ini menunjukkan bahwa informasi tentang ruangan dan amenitas hotel, serta jumlah penilaian tamu . di website Tripadvisor dapat menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan menginap tamu hotel. Kata Kunci: MOORA. Pengambilan Keputusan. Best Value. Traveler-Ranked. Hotel. Ternate AbstractOeThere are a variety of factors that influence hotel visitors' decisions. The first consideration pertains to the room and amenities, while the second comprises prior guest ratings. Tripadvisor is frequently used to propose lodging and amenity services in different places. Using the MOORA decision support model, this study aims to compare the top 10 best-value hotels in Ternate City to the top 10 most recommended hotels by travelers. This research consists of four phases: the data gathering phase, the data analysis phase, the data interpretation phase, and the reporting phase. The data processing results utilizing the MOORA decision support model on the top 10 best-value hotels in Ternate City revealed a considerable disparity with the Tripadvisor rankings based on room and amenity criteria and guest reviews. Muara Hotel Ternate has a total scale of 0. 491% based on parameters related to its rooms and amenities. Additionally, the order is dynamic and dependent on guest rating criteria. The Bela International Hotel ranks #1 if review data is considered because its reviews The same conclusion was drawn from the data processing findings of the top 10 traveler-ranked hotels in Ternate City, where the ranking results based on room and amenities criteria refer to the Ternate City Hotel with a total yi value of The ranking results are also dynamic and dependent on guest rating criteria. If the number of reviews is considered, the Bela International Hotel will be ranked #1 because its number of studies is more significant than 100. This implies that information about rooms and hotel amenities and the number of guest evaluations on the Tripadvisor website can be crucial in influencing hotel guests' decisions regarding their stay. Keywords: MOORA. Decision Making. Best Value. Traveler-Ranked. Hotel. Ternate PENDAHULUAN Pariwisata Maluku Utara mengalami perkembangan dengan adanya penetapan kebijakan destinasi prioritas nasional, sejak Kabupaten Pulau Morotai telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Destinasi Prioritas Nasional (DPN). Latief et al. mengemukakan sejumlah potensi ekonomi Kabupaten Pulau Morotai yang perlu dioptimalkan melalui sektor pariwisata . Mustakim et al. berpendapat bahwa pengembanan sektor pariwisata mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan menyerap tenaga kerja lokal . Selanjutnya. Lestari et al. menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata di Maluku Utara juga didukung dengan teknologi yang memudahkan wisatawan untuk mengakses informasi tentang destinasi wisata lokal . Hal ini berarti bahwa pariwisata di Maluku Utara sangat potensial dikembangkan untuk meggerakan ekonomi di berbagai macam sektor unggulan. Mempertimbangkan hal tersebut, penelitian ini fokus mendiskusikan kepariwisataan di Kota Ternate dalam hubungannya dengan industri perhotelan. Kota Ternate memiliki sumberdaya pariwisata alam, pantai, bahari, budaya dan sejarah serta merupakan wilayah strategis dalam hal aksesibilitas menunju daerah Kabupaten lain di Provinsi Maluku Utara. Tangge et al. melakukan pemetaan daya tarik wisata Kota Ternate berbasis sistem informasi geografis dimana terdapat 30 atraksi wisata alam, 18 atraksi wisata budaya dan sejarah, 14 wisata buatan . Aswir et al. menegaskan bahwa pengembangan pariwisata Kota Ternate bertujuan untuk mengoptimalkan ekonomi lokal sehingga berkontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) . Oleh sebab itu. Dirgantari dan Barus berpendapat bahwa inovasi Copyright A 2023 the author. Page 899 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. pengembangan infrastruktur wilayah kepulauan maritim di Maluku Utara, dalam hal ini Kota Ternate dan Kota Tidore perlu dilakukan agar mendorong pertumbuhan sektor unggulan . Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pariwisata dapat memantik inovasi pembangunan infrastruktur yang berdampak pada seluruh sektor, baik pariwisata maupun sektor lainnya. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kajian kepariwisataan di Kota Ternate sangat penting untuk dilakukan terutama yang berhubungan dengan analisis proses pengambilan keputusan atau sistem pendukung keputusan dalam menentukan program prioritas, maupun sektor unggulan. Perkembangan pariwisata di Kota ternate dapat memantik dan menggerakan ekonomi lokal serta melestarikan nilai-nilai sosial-budaya dan sejarah . Syaifuddin et al. menunjukkan bahwa perkembangan sektor pariwisata turut mendukung tatakelola ruang perkotaan sehingga menambah nilai estetik dan menarik wisatawan domestik . Mansur dan Taghulihi berpendapat bahwa masyarakat lokal yang terlibat dalam kegiatan pengembangan pariwisata dapat memanfaatkan peluang ekonomi sebagai matapencaharian alternatif penunjang penghidupan . Selain itu. Taghulihi menunjukkan empat strategi alternatif dan program pengembangan daya tarik sebagai berikut : mengembangkan produk wisata. menerapkan Cleanliness. Health. Safety. Environment (CHSE). menyediakan fasilitas pariwisata. meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) . Hal ini berarti bahwa pariwisata Kota Ternate dapat dioptimalkan sebagai sektor unggulan yang menggerakan aktivitas ekonomi lokal, melindungi dan melestarikan nilai-nilai sosial-budaya serta sejarah, hingga preservasi lingkungan hidup. Meskipun demikian, operasional bisnis layanan akomodasi sebagai pendukung sektor pariwisata perlu dikaji secara komprehensif. Mempertimbangkan hal tersebut maka penelitian ini menawarkan gagasan untuk menganalisis perbandingan top 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel di Kota Ternate berdasarkan data website Tripadvisor. Hotel yang menggunakan platform Tripadvisor sebagai media pemasaran digital dapat memasukan informasi terkait dengan property amenities, room feature, dan room type. Selanjutnya, wisatawan sebagai tamu hotel dapat memberikan penilaian terhadap location, cleanliness, services, dan value berdasarkan pengalaman Penelitian ini fokus menganalisis proses pengambilan keputusan menginap berdasarkan ruangan dan amenitas hotel, serta berdasarkan penilaian tamu berdasarkan data Tripadvisor yakni 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel di Kota Ternate. Veerasamy et al. menunjukkan bahwa data ulasan tamu hotel di Tripadvisor dapat dikelola untuk menghasilkan informasi yang bermanfaat bagi manajemen pelayanan hotel . Disisi lain. Nugroho menunjukkan bahwa data ulasan di website Tripadvisor dan Booking dapat dikelola untuk menghasilkan informasi yang berhubungan dengan optimalisasi produk dan layanan hotel, restaurant, dan destinasi . Hal ini berarti bahwa data digital hotel yang dipublikasikan melalui platform Tripadvisor perlu dikelola untuk menghasilkan informasi yang spesifik berkontribusi secara empiris bagi pengembanan fasilitas dan amenitas, serta pelayanan hotel. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan data Tripadvisor khususnya 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel di Kota Ternate untuk mengidentifikasi ketersediaan ruangan dan amenitas hotel . roperty amenities, room feature, dan room typ. serta penilaian tamu hotel . ocation, cleanliness, services, dan valu. Model yang digunakan dalam pengolahan data ialah Multiple-Objective Optimization of the Basis of Ratio Analysis (MOORA). Amalia et al. menunjukkan bahwa model pendukung keputusan MOORA dapat digunakan untuk menghasilkan rekomendasi obyek wisata unggulan . Virgiant et al. menunjukkan bahwa metode MOORA dapat digunakan dalam menghasilkan rekomendasi destinasi wisata terbaik di masa pandemi Covid-19 dengan menganalisis kriteria penerapan protokol kesehatan, fasilitas, waktu buka, pembatasan pengunjung, jarak, harga tiket masuk. Hal ini berarti bahwa model MOORA sangat relevan digunakan sebagi model pendukung keputusan dalam pelbagai konteks sosial-budaya, teknologi, lingkungan, bahkan kelembagaan. Mempertimbangkan hal tersebut, model MOORA dapat digunakan dalam menganalisis rekomendasi hotel terbaik berdasarkan data top 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel di Kota Ternate, melalui 2 perspektif yakni mengidentifikasi ketersediaan ruangan dan amenitas hotel . roperty amenities, room feature, dan room typ. serta penilaian tamu hotel . ocation, cleanliness, services, dan valu. Dengan demikian, dapat dihasilkan rekomendasi untuk optimalisasi strategi pemasaran hotel melalui layanan Tripadvisor, maupun rekomendasi optimalisasi manajemen pelayanan hotel. Penelitian ini merupakan pengembangan dari hasil penelitian sebelumnya yang menggunakan metode SAW dan CRISP-DM . , serta TOPSIS . Inisiatif pengujian model pendukung keputusan dalam konteks kepariwisataan, khususnya industri perhotelan di berbagai destinasi tidak terlepas dari minimnya kajian ilmiah dengan topik perilaku wisatawan dan model pendukung keputusan menginap berdasarkan rekomendasi website Tripadvisor berbasis top 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel. Secara teoretis, peluang kontribusi hasil penelitian ini dapat dijadikan perbandingan hasil analisis model keputusan menginap yang kontekstual sesuai dengan informasi hotel di website Tripadvisor, ketersediaan sumberdaya hotel, preferensi tamu hotel terkait ketersediaan ruangan dan amenitas, serta penilaian tamu. Sementara itu, secara empiris dapat menjadi rekomendasi bagi tim pemasaran agar dapat mengoptimalkan strategi dan program pemasaran produk dan layanan hotel melalui media digital, dengan melengkapi informasi hotel agar dapat dijadikan pertimbangan tamu ketika hendak menginap. Mempertimbangkan hal tersebut maka penelitian ini fokus pada analisis perbandingan top 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel Kota Ternate menggunakan model keputusan MOORA. Copyright A 2023 the author. Page 900 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. METODOLOGI PENELITIAN 1 Tahapan Penelitian Penelitian ini terdiri dari empat tahapan yakni tahap pengumpuluan data, tahap analisis data, tahap interpretasi data, dan tahap pelaporan data. Sementara itu model pendukung keputusan yang digunakan ialah MultipleObjective Optimization of the Basis of Ratio Analysis (MOORA). Seluruh rangkaian penelitian ini dapat divisualisasikan sebagaimana gambar berikut. Gambar 1. Tahapan Penelitian Gambar 1 merupakan tahapan penelitian ini. Pada tahap pengumpulan data, dilakukan penelusuran data yang berhubungan dengan ketersediaan ruangan dan amenitas hotel . roperty amenities, room feature, room typ. pada platform Tripavisor berdasarkan wilayah operasional layanan akomodasi dan amenitas di Kota Ternate. Adapun, data di-sortir berdasarkan top 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel untuk dianalisis secara komprehensif. pada tahap analisis data, model pendukung keputusan yang digunakan ialah Multiple-Objective Optimization of the Basis of Ratio Analysis (MOORA). Pada tahap interpretasi data, dilakukan analisis perbandingan rekomendasi hotel terbaik bagi wisatawan sebagai tamu hotel berdasarkan top 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel, serta berdasarkan preferensi tamu terhadap ketersediaan ruangan dan amenitas hotel, maupun hasil penilaian tamu sebelumnya. Adapun, pada tahap pelaporan, luaran dari penelitian ini dinarasikan sesuai format artikel ilmiah dan dipublikasikan. Dengan demikian penelitian ini dapat berkontribusi secara teoretis dan empiris serta memperluas khasanah ilmu pengetahuan di bidang kajian 2 Model Pendukung Keputusan Multiple-Objective Optimization of the Basis of Ratio Analysis (MOORA) Penelitian ini menggunakan model pendukung keputusan Multiple-Objective Optimization of the Basis of Ratio Analysis (MOORA) dengan tahapan sebagai berikut : tahap menentukan kriteria, bobot, dan alternatif. menentukan nilai kriteria, bobot, dan alternatif. tahap normalisasi dan optimalisasi atribut. tahap mengurangi nilai maximax dan minimax. dan tahap perankingan. Adapun, alur penerapan metode MOORA dapat dilihat pada gambar berikut. Gambar 2. Tahapan dalam Implementasi Metode MOORA Copyright A 2023 the author. Page 901 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Gambar 2 merupakan tahapan dalam implementasi metode MOORA. Data yang akan dikelola menggunakan model pendukung keputusan MOORA terbagi menjadi dua bagian yaitu data top 10 best value hotel dan top 10 traveler ranked hotel. Sementara itu, area operasional hotel yang ditetapkan ialah Kota Ternate. Model pendukung keputusan MOORA digunakan untuk menganalisis pengambilan keputusan menginap tamu berdasarkan ketersediaan ruangan dan amenitas hotel menggunakan kriteria property amenities, room feature, dan room type. Selanjutnya, pengambilan keputusan menginap berdasarkan penilaian tamu sebelumnya menggunakan kriteria location, cleanliness, services, dan value. Model perhitungan MOORA tidak terlepas dari proses pembuatan matriks keputusan, dimana setiap nilai kriteria dan alternatif akan dinormalisasi dan . Keterangan, : respon alternatif j pada atribut i | i = 1, 2, . : jumlah sasaran atau atribut : jumlah alternatif Matriks keputusan mewakilkan semua informasi yang tersedia untuk setiap atribut dalam bentuk matriks, berdasarkan persamaan . dapat diketahui bahwa matriks x mxn, dimana Xij adalah pengukuran kinerja dari alternatif i terhadap atribut j. Selanjutnya, m adalah jumlah alternatif dan n adalah jumlah sasaran atau atribut. Adapun, sistem rasio dikembangkan berdasarkan kinerja dari alternatif pada atribut dibandingkan dengan penyebut yang merupakan wakil untuk semua alternatif dari atribut tersebut. Oleh sebab itu, pilihan terbaik untuk penyebut ialah akar kuadrat dari jumlah kuadrat setiap alternatif per-atribut. Adapun, pengukuran rasio tersebut dapat dinyatakan dalam persamaan berikut : oc Keterangan, : 1, 2, . n dan x : nomor berdimensi dalam interval . yang menggambarkan kinerja ternormalisasi dari alternatif dan kinerja j. Pada tahap optimasi multi-objek, ukuran yang dinormalisasi akan ditambahkan dalam kasus maksimasi pada atribut yang menguntungkan dan dikurangi dalam kasus minimasi untuk atribut yang tidak menguntungkan. Dengan kata lain mengurangi nilai maksimum dan minimum pada setiap baris untuk mendapatkan ranking pada setiap baris melalui persamaan berikut. Keterangan, : jumlah atribut yang akan dimaksimalkan . : jumlah atribut yang akan diminimalkan : bobot terhadap j : nilai yang telah dinormalisai dari alternatif pertama terhadap semua atribut Nilai yi dapat menjadi positif atau negatif tergantung dari total maksimal atribut dalam matriks keputusan . ang menguntungka. Dengan demikian, altenratif terbaik memiliki nilai y i tertinggi sedangkan alternatif terburuk memiliki nilai yi terendah. Beberapa penelitian terdahulu yang menerapkan metode MOORA dalam proses pengambilan keputusan menunjukkan adanya fleksibilitas dan kemudahan dalam proses kalkulasi sehingga dapat digunakan dalam berbagai macam konteks . Karpen et al. berpendapat bahwa penerapan metode MOORA di industri perhotelan sangat bermanfaat bagi pengembangan manajemen pelayanan . Dengan demikian, model pendukung keputusan MOORA menjadi relevan digunakan dalam penelitian ini. HASIL DAN PEMBAHASAN Pembahasan dalam penelitian ini terbagi menjadi dua bagian yaitu sebagai berikut : pertama, penerapan model MOORA pada Top 10 Best Value Hotel Kota Ternate. kedua, penerapan model pendukung keputusan MOORA pada top 10 Traveler-Ranked Hotel Kota Ternate. Penelitian ini fokus menggunakan data digital yang dikumpulkan melalui website Triapdvisor. Rekomendasi top 10 hotel dapat dikategorikan berdasarkan traveler rank dan best value. Hotel yang termasuk top 10 best value hotel di Kota Ternate ialah sebagai berikut : Vila MaArasai. Bella International Hotel. Kurnia Homestay. Muara Hotel Ternate. Emerald Hotel. Gaia Hotel Ternate. Riswan Homestay. Gamalama Indah Hotel. D Wantys Hotel. The Baik Hotel. Sementara itu, hotel yang termasuk top 10 traveler-ranked hotel di Kota Ternate ialah sebagai berikut : Bela International Hotel. D Wantys Hotel. The Batik Hotel. Losmen Kita. Gaia Hotel Ternate. Matoa Hotel. Grand Majang Hotel. Boulevard Hotel Copyright A 2023 the author. Page 902 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Ternate. Muara Inn Ternate. dan Ternate City Hotel. Selanjutnya, pengolahan data menggunakan metode MOORA terbagi menjadi dua bagian yakni pengolahan data untuk menghasilkan rekomendasi berdasarkan ruangan dan amenitas hotel . roperty amenities, room feature, room typ. , serta rekomendasi berdasarkan hasil penilaian tamu yang memiliki pengalaman menginap di hotel tersebut . ocation, cleanliness, service, valu. 1 Analisis Model Pendukung Keputusan MOORA Terhadap Data Top 10 Best Value Hotel Kota Ternate Hasil pengumpulan data melalui website Tripadvisor, menunjukkan sejumlah persoalan dalam hal manajemen pemasaran produk dan layanan melalui informasi hotel di berbagai media. Salah persoalan yang ditemukan dalam proses pengumpulan data setelah proses sortir berdasarkan Top 10 Best Value Hotel di Kota Ternate, ditemukan beberapa hotel yang belum memperbaharui informasi tentang property amenities, room feature, room Hal tersebut dapat memengaruhi konsumen ketika membutuhkan amenitas, atau ruangan dengan tipe Adapun, data tersebut dapat dilihat pada tabel 1 berikut. Tabel 1. Nilai Kriteria dan Alternatif Top 10 Best Value Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Ruangan dan Amenitas Hotel Vila Ma'rasai Bela International Hotel Kurnia Homestay Muara Hotel Ternate Emerald Hotel Gaia Hotel Ternate Riswan Homestay Gamalama Indah Hotel D Wantys Hotel The Batik Hotel Property Amenities Room Feature Room Type Tabel 1 merupakan nilai kriteria dan alternatif berdasarkan ruangan dan amenitas top 10 best value hotel yang beroperasi di kota Ternate. Berdasarkan kriteria property amenities dapat diketahui bahwa Muara Hotel Ternate memiliki property amenities paling banyak . , jika dibandingkan dengan sembilan hotel lainnya. Sementara itu. Gamalama Indah Hotel dan D Wantys Hotel tidak memiliki informasi tentang property amenities pada platform Tripadvisor. Adapun. Emerald Hotel memiliki jumlah property amenities paling sedikit . Berdasarkan kriteria room feature dapat diketahui bahwa Emerald Hotel. Gaia Hotel Ternate. Gamalama Indah Ternate, dan D Wantys Hotel tidak menyediakan informasi tentang room feature. Selanjutnya, berdasarkan kriteria room type, dapat diketahui terdapat lima hotel yang tidak menyediakan informasi tentang room type, sebagai berikut : Emerald Hotel. Gaia Hotel Ternate. Riswan Homestay. Gamalama Indah Hotel. D Wantys Hotel. Meskpun demikian, terdapat dua hotel yang menyediakan informasi tentang Room Type meskipun hanya satu . yaitu Muara Hotel Ternate dan The Batik Hotel. Hal ini berarti bahwa pengelola hotel belum optimal dalam memasarkan produk dan layanan melalui platform Tripadvisor. Dengan demikian, perlu dianalisis hasil perankingan hotel berdasarkan data eksisting sehingga dapat dievaluasi pentingnya informasi tentang property amenities, room feature, dan room type bagi konsumen dalam proses pengambilan keputusan menginap. Setelah menentukan nilai kriteria dan alternatif, proses selanjutnya ialah pembuatan matriks normalisasi dan optimasi atribut. Penetapan bobot nilai dalam penelitian ini, sama dengan bobot nilai kriteria dalam penelitian sebelumnya. Bobot nilai property amenities ialah 0,50 dengan pertimbangan preferensi wisatawan sebagai tamu hotel terhadap kelengkapan amenitas hotel. Selanjutnya, bobot nilai kriteria room feature ialah 0,25 dan bobot nilai kriteria room type ialah 0,25 dengan pertimbangan ekspektasi dan kebutuhan tamu hotel terkait dengan estetika ruangan dan tipe ruangan dapat memengaruhi keputusan menginap. Selanjutnya, analisis perilaku tamu dalam menentukan pilihan ruangan dan amenitas juga perlu dianalisis untuk mengetahui faktorfaktor yang memengaruhi keputusan menginap berdasarkan konteks pembahasan wilayah operasional hotel, dengan demikian pengelola hotel dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengoptimalkan pelayanan prima . Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan bahwa metode pengambilan keputusan MOORA dapat disesuaikan dengan konteks kepentingan untuk memperoleh rekomendasi terbaik dari banyaknya atribut. Dalam konteks akademik. Eriyanto et al. menunjukkan efektivitas model pendukung keputusan MOORA dalam menghasilkan rekomendasi terbaik, khusus dosen penerima penghargaan dengan berdasarkan kriteria penelitian dan pengabdian masyarakat . Selanjutnya. Handayani et al. mengemukakan bahwa model pendukung keputusan MOORA memudahkan proses pemilihan penerima bantuan langsung tunai dengan kriteria yang sesuai dan objektif . Meskipun demikian, hasil rekomendasi dapat berbeda apabila terjadi perubahan nilai bobot kriteria serta kategorisasi kriteria. Pada tahap normalisasi dan optimasi atribut, dapat diketahui bahwa hotel yang tidak menyedikan informasi tentang property amenities, room feature, dan room type memiliki nilai atribut seperti pada tabel berikut. Copyright A 2023 the author. Page 903 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Tabel 2. Hasil Normalisasi dan Optimasi Atribut Top 10 Best Value Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Ruangan dan Amenitas Pembagi Xij Bobot Optimasi Atribut 57,23635209 0,436785349 0,349428279 0,401842521 0,66391373 0,034942828 0,122299898 0,262071209 0,218392674 0,174714139 0,20092126 0,331956865 0,017471414 0,061149949 0,131035605 15,19868415 0,592156525 0,328975847 0,394771017 0,460566186 0,394771017 0,131590339 0,25 0,148039131 0,082243962 0,098692754 0,115141547 0,098692754 0,032897585 5,567764363 0,359210604 0,718421208 0,538815906 0,179605302 0,179605302 0,25 0,089802651 0,179605302 0,134703977 0,044901326 0,044901326 Tabel 2 merupakan hasil normalisasi dan optimasi atribut berdasarkan data ketersediaan ruangan dan amenitas di top 10 best value hotel Kota Ternate. Kriteria property amenities, room feature, room type tergolong kategori MAX, sehingga tidak terdapat nilai MIN. Metode MOORA dirancang untuk mengoptimalkan beberapa tujuan atau kriteria sekaligus, sehingga membantu menemukan alternatif yang paling seimbang di antara pelbagai faktor yang penting untuk dipertimbangkan. Selanjutnya, pendekatan ini memberikan peringkat pada setiap alternatif berdasarkan skor yang dihasilkan dari perbandingan kriteria dan membantu menyesuaikan konteks yang relevan. Dengan demikian, nilai yi . ax-mi. dapat dilanjutkan ke proses perankingan berdasarkan bobot tertinggi sebagaimana tabel berikut. Tabel 3. Nilai Maximum. Minimu. Yi dan Hasil Perankingan Top 10 Best Value Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Ruangan dan Amenitas Alternatif Vila Ma'rasai Bela International Hotel Kurnia Homestay Muara Hotel Ternate Emerald Hotel Gaia Hotel Ternate Riswan Homestay Gamalama Indah Hotel D Wantys Hotel The Batik Hotel Maximum 0,456234457 0,436563403 0,434317991 0,491999737 0,017471414 0,159842703 0,208834515 Minimum Yi (Max-Mi. 0,456234457 0,436563403 0,434317991 0,491999737 0,017471414 0,159842703 0,208834515 Ranking Tabel 3 merupakan hasil perankingan berdasarkan kriteria property amenities, room feature, dan room type pada top 10 best value hotel di Kota Ternate. Hasil perankingan menunjukkan bahwa proses perankingan terbatas pada urutan ke delapan . karena tiga hotel tidak menyediakan informasi yang lengkap sesuai dengan kriteria amenitas yang ditetapkan. Hotel-hotel yang dimaksud ialah Gaia Hotel Ternate. Gamalama Indah Hotel, dan D Wantys Hotel. Rekomendasi bagi hotel-hotel tersebut agar dapat menyediakan informasi tentang property amenities, room feature, dan room type sebagaimana kondisi eksisting, agar dapat dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan menginap. Selanjutnya, terdapat tiga hotel yang direkomendasikan kepada tamu terkait dengan ruangan dan aemenitas . roperty amenities, room feature, dan room typ. , hotel-hotel yang dimaksud ialah sebagai berikut : Muara Hotel Ternate dengan total nilai 0,491. Vila MaArasai dengan total nilai 0,456. Bela International Hotel dengan total nilai 0,436. Hal ini menunjukkan bahwa platform Tripadvisor tidak mempertimbangkan ruangan dan amenitas dalam hal ini jumlah property amenities, room feature, dan room type dalam proses rekomendasi top 10 best value hotel, sehingga urutan yang muncul di website Tripadvisor memiliki hasil yang berbeda dengan hasil perhitungan model MOORA. Selanjutnya, perlu dianalisis pengaruh hasil Copyright A 2023 the author. Page 904 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. penilaian tamu sebelumnya terkait dengan location, cleanliness, services, value terhadap keputusan menginap di top 10 best-value hotel Kota Ternate, dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 4. Nilai Kriteria dan Alternatif Top 10 Best Value Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Penilaian Tamu Hotel Vila Ma'rasai Bela International Hotel Kurnia Homestay Muara Hotel Ternate Emerald Hotel Gaia Hotel Ternate Riswan Homestay Gamalama Indah Hotel D Wantys Hotel The Batik Hotel Location Cleanliness Service Value Total Review Tabel 4 merupakan nilai kriteria dan alternatif berdasarkan penilaian tamu terhadap location, cleanliness, service, dan value di top 10 best value hotel di Kota Ternate. Sama halnya dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini menggunakan data ulasan tamu terkait dengan lokasi, kebersihan, pelayanan, dan nilai dari hotelhotel yang terbolong top 10 best value hotel. Berdasarkan data ulasan pada platform Tripavisor, jumlah ulasan masing-masing hotel sangat bervariasi sehingga nilai rata-rata pada hasil penilaian juga berbeda-beda (Sangat Buruk. Buruk. Netral. Baik, dan Sangat Bai. Terdapat beberapa hotel yang memiliki jumlah review di bawah 100 bahkan di bawah sepuluh. Meskipun demikian, perankingan dengan jumlah total ulasan di bawah sepuluh perlu diproses lebih lanjut untuk mengetahui hasil perankingan berdasarkan model MOORA. Adapun, hasil normalisasi dan optimasi atribut dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 5. Hasil Normalisasi dan Optimasi Atribut Top 10 Best Value Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Penilaian Tamu Pembagi Xij Bobot Optimasi Atribut 12,13878083 0,378950742 0,304808205 0,337760444 0,329522384 0,41190298 0,41190298 0,329522384 0,304808205 0,20 0,075790148 0,060961641 0,067552089 0,065904477 0,082380596 0,082380596 0,065904477 0,060961641 10,18282868 0,461561335 0,284793164 0,392818157 0,32407498 0,461561335 0,294613618 0,382997703 0,25 0,115390334 0,071198291 0,098204539 0,081018745 0,115390334 0,073653405 0,095749426 12,60079363 0,380928388 0,253952258 0,396800404 0,277760283 0,380928388 0,317440323 0,396800404 0,238080242 0,309504315 0,30 0,114278516 0,076185678 0,119040121 0,083328085 0,114278516 0,095232097 0,119040121 0,071424073 0,092851295 10,95308176 0,419973127 0,292155219 0,283025368 0,45649253 0,45649253 0,365194024 0,328674621 0,25 0,104993282 0,073038805 0,070756342 0,114123132 0,114123132 0,091298506 0,082168655 Tabel 5 merupakan hasil normalisasi dan optimasi atribut location, cleanliness, service, dan value pada top 10 best value hotel di Kota Ternate. Penetapan bobot nilai pada masing-masing kriteria mengadopsi hasil penelitian terdahulu, yang mana bobot nilai pada kriteria location ialah 0,20 dengan pertimbangan bahwa lokasi hotel yang strategis dapat memengaruhi persepsi tamu dalam pengambilan keputusan menginap. Meskipun demikian, pertimbangan lokasi hotel sangat bergantung pada preferensi dan orientasi tamu, dimana tamu hotel dapat memilih lokasi hotel yang dekat dengan lokasi wisata khususnya bagi tamu yang berwisata ke daerah kepulauan sekitar Pulau Ternate, atau hanya untuk kepentingan transit ke daerah-daerah yang dekat dengan Pulau Ternate. Selanjutnya, kriteria cleanliness dan value ditetapkan nilai 0,25 dengan pertimbangan bahwa kebersihan merupakan performa karyawan dalam menjaga atau merawat ruangan dan amenitas, sehingga dapat memberikan rasa nyaman dan aman pada wisatawan sebagai tamu ketika menginap di hotel. Selanjutnya, daya saing dan kewajaran harga dengan produk dan layanan, serta kewajaran produk dengan manfaat produk dan Copyright A 2023 the author. Page 905 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. layanan juga memengaruhi keputusan menginap. Adapun, bobot kriteria service ditetapkan 0,30 dengan pertimbangan bahwa pelayanan hotel dalam hal ini interaksi tamu dengan pegawai hotel juga menentukan kenyamanan ketika menginap. Berdasarkan hasil klasifikasi max dan min pada kriteria location, cleanliness, service, dan value dapat diketahui bahwa kriteria location, location, cleanliness, dan service dikategorikan sebagai max, sedangkan value dikategorikan sebagai min. Dengan demikian proses optimasi atribut dapat dikalkulasi menggunakan persamaan . untuk memperoleh nilai yi . ax-mi. , kemudian dilakukan Dengan demikian, dapat diketahui hasil perankingan, sebagaimana tabel berikut. Tabel 6. Nilai Yi dan Hasil Perankingan Top 10 Best Value Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Penilaian Tamu Alternatif Vila Ma'rasai Bela International Hotel Kurnia Homestay Muara Hotel Ternate Emerald Hotel Gaia Hotel Ternate Riswan Homestay Gamalama Indah Hotel D Wantys Hotel The Batik Hotel Maximum 0,305458998 0,20834561 0,217244661 0,231898919 0,295573327 0,177612693 0,201420717 0,210981954 0,249562361 Minimum 0,104993282 0,073038805 0,070756342 0,114123132 0,114123132 0,091298506 0,082168655 Yi (Max-Mi. 0,200465717 0,135306805 0,217244661 0,161142576 0,181450194 0,063489561 0,110122211 0,210981954 0,167393706 Ranking Tabel 6 merupakan nilai yi dan hasil perankingan alternatif berdasarkan bobot nilai terbesar. Berdasarkan hasil perankingan dapat diketahui bahwa Kurnia Homestay memiliki total nilai 0,217 dan menempati urutan Meskipun demikian, total nilai yi dari Kurnia Homestay tidak memiliki nilai MIN berdasarkan nilai kriteria dan alternatif pada tabel 4. Demikian halnya total nilai D Wanty Hotel yang berjumlah 0,21 tanpa nilai MIN. Berdasarkan hal tersebut maka hasil perankingan berdasarkan model MOORA perlu disesuaikan, dimana hotel Vila MaAorasai dengan total nilai 0,20 dan Emerald Hotel dengan total nilai 0,18 dapat menggantikan kedua posisi tersebut. Adapun, apabila pertimbangan jumlah ulasan dipertimbangkan sebagai kriteria dalam proses pengambilan keputusan terdapat kemungkinan Bela International Hotel dan Vila MaArasai menempati urutan pertama dan kedua. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan model pendukung keputusan MOORA pada data top 10 best value hotel di Kota Ternate, dapat diketahui adanya perbedaan hasil perankingan MOORA dengan perankingan Tripadvisor berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas dan penilaian tamu. Perankingan berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas menunjukkan bahwa Muara Hotel Ternate memiliki total yi sebesar 0,491. Sedangkan, perankingan berdasarkan kriteria penilaian tamu bersifat dinamis, apabila jumlah data ulasan dimasukan dalam pertimbangan maka terdapat kemungkinan Bela International Hotel dan Vila MaArasai menempati urutan pertama dan kedua karena jumlah ulasan di atas 100. Selanjutnya, perlu dibandingkan hasil pengolahan data top 10 traveler-ranked hotel di kota Ternate menggunakan model pendukung keputusan MOORA. 2 Analisis Model Pendukung Keputusan MOORA Terhadap Data Top 10 Traveler-Ranked Hotel Kota Ternate Dlam proses pengumpulan data Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate terdapat beberapa kendala yang teridentifikasi sebagai berikut : pertama, website Tripadvisor menampilkan urutan Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate tanpa pertimbangan jumlah ulasan terhadap location, cleanliness, service, dan value sehingga beberapa hotel dengan jumlah ulasan di bawah sepuluh . atau seratus . juga masuk dalam kategori Top 10 Traveler-Ranked Hotel. kedua, tidak semua hotel menyediakan informasi yang lengkap terkait property amenities, room feature, room type. ketiga, data Top 10 Traveler-Ranked Hotel perlu dianalisis menggunakan model pendukung keputusan MOORA agar dapat menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan ekspektasi tamu. Mempertimbangkan hal tersebut, maka data Top 10 Traveler-Ranked Hotel Kota Ternate dikelola menggunakan model keputusan MOORA. Adapun, proses pengolahan data terbagi menjadi dua bagian yakni berdasarkan ruangan dan amenitas, serta berdasarkan penilaian tamu. Pada tabel berikut dapat diketahui nilai kriteria dan alternatif Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate berdasarkan ruangan dan amenitas Tabel 7. Nilai Kriteria dan Alternatif Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Ruangan dan Amenitas Hotel Bela International Hotel D Wantys Hotel The Batik Hotel Losmen Kita Property Amenities Room Feature Room Type Copyright A 2023 the author. Page 906 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Hotel Gaia Hotel Ternate Matoa Hotel Grand Majang Hotel Boulevard Hotel Ternate Muara Inn Ternate Ternate City Hotel Property Amenities Room Feature Room Type Tabel 7 merupakan nilai kriteria dan alternatif berdasarkan ruangan dan amenitas top 10 traveler-ranked hotel yang beroperasi di kota Ternate. Berdasarkan data yang ditampilkan website Tripadvisor, dapat diketahui bahwa informasi tentang property amenities, room feature, dan room type masih sangat terbatas. Hal ini menunjukkan bahwa pengelola hotel belum mengoptimalkan strategi pemasaran melalui media digital, sehingga informasi penting tentang ruangan dan amenitas belum diperbaharui. Sementara itu, ketersediaan ruangan dan amenitas hotel menjadi pertimbangan penting bagi tamu dalam pengambilan keputusan menginap. Dengan demikian, hasil matriks normalisasi dan optimasi atribut dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 8. Hasil Normalisasi dan Optimasi Atribut Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Ruangan dan Amenitas Pembagi Xij Bobot Optimasi Atribut 37,05401463 0,53975258 0,404814435 0,053975258 0,026987629 0,080962887 0,188913403 0,080962887 0,701678354 0,26987629 0,202407218 0,026987629 0,013493815 0,040481444 0,094456702 0,040481444 0,350839177 13,37908816 0,373717546 0,149487019 0,074743509 0,149487019 0,074743509 0,896922111 0,25 0,093429387 0,037371755 0,018685877 0,037371755 0,018685877 0,224230528 10,09950494 0,396059017 0,099014754 0,198029509 0,891132789 0,25 0,099014754 0,024753689 0,049507377 0,222783197 Tabel 8 merupakan hasil normalisasi dan optimasi atribut berdasarkan data ketersediaan ruangan dan amenitas di top 10 traveler-ranked Kota Ternate. Kriteria property amenities, room feature, room type tergolong kategori MAX, sehingga tidak terdapat nilai MIN. Pertimbangannya ialah ketersediaan ruangan dan amenitas merupakan keuntungan bagi tamu hotel. Selanjutnya, proses perankingan dilakukan dengan total nilai yi . sebagaimana tabel berikut. Tabel 9. Nilai Maximum. Minimu. Yi dan Hasil Perankingan Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Ruangan dan Amenitas Alternatif Bela International Hotel D Wantys Hotel The Batik Hotel Losmen Kita Gaia Hotel Ternate Matoa Hotel Grand Majang Hotel Boulevard Hotel Ternate Muara Inn Ternate Ternate City Hotel Maximum 0,462320431 0,264532661 0,045673506 0,013493815 0,040481444 0,181335833 0,059167321 0,797852902 Minimum Yi (Max-Mi. 0,462320431 0,264532661 0,045673506 0,013493815 0,040481444 0,181335833 0,059167321 0,797852902 Ranking Copyright A 2023 the author. Page 907 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. Tabel 9 merupakan hasil perankingan berdasarkan kriteria property amenities, room feature, dan room type pada top 10 traveler-ranked hotel di Kota Ternate. Hasil perankingan menunjukkan bahwa Ternate City Hotel memiliki total nilai yi sebesar 0,79 sehingga menempati urutan pertama. Selanjutnya. Bela International Hotel memiliki total nilai yi sebesar 0,46 sehingga menempati urutan kedua. Adapun. The Batik Hotel memiliki total nilai yi sebesar 0,26 sehingga menempati urutan ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa informasi tentang ruangan dan amenitas beperan penting sebagai faktor yang memengaruhi keputusan menginap tamu. Dengan demikian, pihak manajemen hotel perlu menampilkan informasi yang lengkap terkait dengan property amenities, room feature, dan room type di hotel masing-masing. Selanjutnya, hasil identifikasi data yang berhubungan dengan penilaian tamu di top 10 best-value hotel Kota Ternate terhadap kriteria location, cleanliness, services, value dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 10. Nilai Kriteria dan Alternatif Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Penilaian Tamu Hotel Bela International Hotel D Wantys Hotel The Batik Hotel Losmen Kita Gaia Hotel Ternate Matoa Hotel Grand Majang Hotel Boulevard Hotel Ternate Muara Inn Ternate Ternate City Hotel Location Cleanliness Service Value Total Review Tabel 10 merupakan nilai kriteria dan alternatif berdasarkan penilaian tamu terhadap location, cleanliness, service, dan value di top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate. Terdapat beberapa hotel yang memiliki jumlah review di bawah 100 bahkan di bawah angka sepuluh . yakni D Wantys Hotel. Gaia Hotel Ternate. Matoa Hotel. Grand Majang Hotel. Muara Inn Ternate, dan Ternate City Hotel. Satu-satunya hotel yang terdata sebagai top 10 Traveler-Ranked Hotel dengan total ulasan di atas angka 100 pada Tripadvsior ialah Bela International Hotel. Selain itu, dalam konteks Gaia Hotel Ternate, jumlah ulasan yang teridentifikasi hanya satu . namun tidak tersedia penilaian yang berhubungan dengan lokasi, kebersihan, pelayanan, dan nilai . Berbeda halnya dengan D Wantys Hotel yang memiliki penilaian pada aspek lokasi, kebersihan dan Hal ini menunjukkan bahwa proses perankingan top 10 traveler-ranked di platform Tripadvisor perlu dibandingkan dengan perankingan menggunakan model pendukung keputusan MOORA. Meskipun terdapat data hotel dengan jumlah total ulasan di bawah sepuluh . , data eksisting perlu diproses lebih lanjut untuk mengetahui perbandingan hasil perankingan berdasarkan model MOORA dan tripadvisor. Adapun, hasil normalisasi dan optimasi atribut dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 11. Hasil Normalisasi dan Optimasi Atribut Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Penilaian Tamu Pembagi Xij Bobot Optimasi Atribut 9,063663718 0,408223442 0,44132264 0,408223442 0,397190376 0,33099198 0,452355706 0,20 0,081644688 0,088264528 0,081644688 0,079438075 0,066198396 0,090471141 8,655056326 0,335064255 0,346618195 0,450603653 0,346618195 0,462157593 0,346618195 0,311956375 0,115539398 0,25 0,083766064 0,086654549 0,112650913 0,086654549 0,115539398 0,086654549 0,077989094 9,592705562 0,333586805 0,31273763 0,406558919 0,375285156 0,521229383 0,31273763 0,323162217 0,104245877 0,30 0,100076042 0,093821289 0,121967676 0,112585547 0,156368815 0,093821289 0,096948665 6,529931087 0,490051113 0,551307503 0,306281946 0,581935697 0,153140973 0,25 0,122512778 0,137826876 0,076570486 0,145483924 Copyright A 2023 the author. Page 908 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. 0,02888485 0,031273763 0,038285243 Tabel 11 merupakan hasil normalisasi dan optimasi atribut location, cleanliness, service, dan value pada top 10 traveler-ranked hotel di Kota Ternate. Berdasarkan hasil klasifikasi max dan min pada kriteria location, cleanliness, service, dan value dapat diketahui bahwa kriteria location, location, cleanliness, dan service dikategorikan sebagai max, sedangkan value dikategorikan sebagai min. Dengan demikian proses optimasi atribut dapat dikalkulasi menggunakan persamaan . untuk memperoleh nilai yi . ax-mi. , kemudian dilakukan perankingan. Adapun, nilai yi dan hasil perankingan dapat dilihat tabel berikut. Tabel 12. Nilai yi dan Hasil Perankingan Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate Berdasarkan Penilaian Tamu Alternatif Bela International Hotel D Wantys Hotel The Batik Hotel Losmen Kita Gaia Hotel Ternate Matoa Hotel Grand Majang Hotel Boulevard Hotel Ternate Muara Inn Ternate Ternate City Hotel Maximum 0,265486794 0,268740366 0,316263277 0,278678171 0,271908213 0,246674234 0,2654089 0,060158613 Minimum 0,122512778 0,137826876 0,076570486 0,145483924 0,038285243 Yi (Max-Mi. 0,142974015 0,268740366 0,178436402 0,202107684 0,271908213 0,246674234 0,119924976 0,021873369 Ranking Tabel 12 merupakan nilai yi dan hasil perankingan Top 10 Traveler-Ranked Hotel di Kota Ternate berdasarkan penilaian tamu. Hasil perankingan menggunakan model MOORA menunjukkan bahwa Matoa Hotel memiliki total nilai 0,27 dan menempati urutan pertama. Adapun. D Wantys Hotel memiliki total nilai 0,26 dan menempati urutan kedua. Selanjutnya. Grand Majang Hotel memiliki total nilai 0,24 dan menempati urutan Meskipun demikian, ketiga hotel tersebut tidak memiliki nilai MIN yang disebabkan oleh nilai kriteria dan alternatif pada tabel 10, dimana jumlah ulasan di bawah sepuluh . Mempertimbangkan hal tersebut maka perankingan berdasarkan Model MOORA perlu disesuaikan dengan nilai yi dimana terdapat nilai MAX dan MIN, sebagaimana nilai yi Losmen Kita. The Batik Hotel, dan Bela International Hotel. Meskipun ketiga hotel tersebut memiliki nilai yi yang tergolong rendah, namun jumlah ulasan ketiga layanan akomodasi dan amenitas di atas angka sepuluh . Bahkan, jika kriteria jumlah ulasan dijadikan pertimbangan dalam pengambilan maka rekomendasi top 10 Traveler-Ranked Hotel berdasarkan penilaian tamu dapat merekomendaiskan Bela International Hotel sebagai layanan akomodasi dan amenitas terbaik. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan model pendukung keputusan MOORA pada data top 10 traveler-ranked hotel di Kota Ternate, dapat diketahui bahwa perankingan berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas menunjukkan bahwa Ternate City Hotel memiliki total nilai yi sebesar 0,79. Selanjutnya, perankingan berdasarkan kriteria penilaian tamu perlu mempertimbangkan jumlah data ulasan hotel . Apabila jumlah data ulasan dimasukan dalam pertimbangan maka terdapat kemungkinan Bela International Hotel menempati urutan pertama karena jumlah ulasan di atas 100. Hal ini menunjukkan bahwa metode MOORA dapat digunakan untuk menghasilkan rekomendasi sesuai dengan konteks pembahasan di industri perhotelan. Rekomendasi lanjutan dari hasil penelitian ini ialah model pendukung keputusan MOORA perlu dikembangkan sebagai sistem yang mempermudah proses pengambilan keputusan di berbagai kepentingan, seperti halnya kepentingan menentukan program prioritas pembangunan pariwisata di masing-masing daerah. KESIMPULAN Hasil pengolahan data menggunakan model pendukung keputusan MOORA pada data top 10 best value hotel di Kota Ternate, menunjukkan adanya perbedaan hasil perankingan MOORA dengan perankingan Tripadvisor berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas, serta penilaian tamu. Perankingan berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas menunjukkan bahwa Muara Hotel Ternate memiliki total yi sebesar 0,491. Sedangkan, perankingan berdasarkan kriteria penilaian tamu perlu disesuaikan, apabila jumlah data ulasan dimasukan dalam pertimbangan maka terdapat kemungkinan Bela International Hotel menempati urutan pertama karena jumlah ulasan di atas 100. Hal serupa diidentifikasi dari hasil pengolahan data top 10 traveler-ranked hotel di Kota Ternate, dimana hasil perankingan berdasarkan kriteria ruangan dan amenitas menunjukkan bahwa Ternate City Hotel memiliki total nilai yi sebesar 0,79. Sementara itu, perankingan berdasarkan kriteria penilaian tamu juga perlu disesuaikan, apabila jumlah data ulasan dijadikan pertimbangan dalam pengambilan keputusan maka Bela International Hotel dapat menempati urutan pertama . arena jumlah ulasan di atas . Hal ini menunjukkan bahwa informasi tentang ruangan dan amenitas hotel, serta jumlah penilaian tamu . di website Tripadvisor Copyright A 2023 the author. Page 909 This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) ISSN 2714-8912 . edia onlin. ISSN 2714-7150 . edia ceta. Volume 4. No. August 2023. Page 899-911 https://ejurnal. seminar-id. com/index. php/josyc DOI 10. 47065/josyc. dapat menjadi faktor penting dalam pengambilan keputusan menginap. Oleh sebab itu, pihak manajemen hotel perlu melengkapi data yang berhubungan dengan ruangan dan amenitas untuk menarik konsumen. REFERENCES