Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 2 September 2021 | pp. 152 Ae 159 p-ISSN: 2615-6660 | e-ISSN: 2615-6644 DOI: 10. 30994/jqwh. Pengaruh Pelvic Rocking Exercise Terhadap Persalinan Kala I Fase Aktif Di UPT Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Kemajuan Dwi Setyorini. Rukmaini*. Putri Azzahroh Universitas Nasional. Jakarta. Indonesia Corresponding author: Rukmaini . ukmaini@civitas. Received: May 17 2021. Accepted: June 23 2021. Published: September 1 2021 ABSTRAK Persalinan lama sebagai salah satu penyebab kematian ibu juga cenderung cukup tinggi, yaitu sebesar 4,3%. Berbagai upaya yang dilakukan untuk menurunkan angka pesalinan lama, salah satunya adalah menggunakan metode non farmakologi. Pelvic Rocking Exercise mendukung persalinan agar dapat berjalan secara fisiologis dengan cara menambah ukuran rongga pelvis dengan menggoyang panggul. Penelitian quasi eksperimental desain menggunakan rancangan posttest only design with control groups. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang ibu bersalin selama bulan Mei sampai dengan Juli tahun 2021 dengan masing-masing kelompok terdiri dari 15 responden dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Independent t test yang sebelumnya dilakukan uji normalitas. Analisis univariat kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok intervensi diperoleh nilai rata-rata 240,67, pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 348,67. Hasil analisis bivariat ada pengaruh pelvic rocking exercise terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten tahun 2021 dengan nilai sigifikansi 0,001. : Pelvic rocking exercise berpengaruh terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif. Tenaga kesehatan diharapkan dapat menerapkan teknik pelvic rocking exercise menggunakan birthing ball sebagai prosedur tetap disamping prosedur yang sudah berjalan selama ini kepada ibu bersalin. Serta diharapkan asuhan pelvic rocking exercise ini dapat diterapkan oleh ibu bersalin sehingga ibu dapat bersalin dengan aman, nyaman dan dengan waktu yang lebih cepat dibanding dengan asuhan sebelumnya Kata Kunci: Pelvic Rocking. Persalinan Lama. Ibu Bersalin. Kemajuan ibu bersalin This is an open-acces article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. International License. PENDAHULUAN Persalinan merupakan hal yang fisiologis yang dialami oleh setiap orang, akan tetapi kondisi fisiologis tersebut dapat menjadi patologis apabila seorang ibu tidak mengetahui kondisi yang fisiologis dan seorang penolong atau tenaga kesehatan tidak memahami bagaimana suatu persalinan dikatakan fisiologis dan bagaimana penatalaksanaanya. (Walyani. Website: http://jqwh. org | Email: publikasistrada@gmail. Analisis Faktor yang Berhubungan DenganA. Menurut informasi dari World Health Organization (WHO) . ditemukan 99% kematian ibu terjadi di negara berkembang yaitu 239/100. 000 kelahiran hidup, hal ini berbanding terbalik jika dibandingkan di negara maju yaitu 12/100. 000 kelahiran hidup. Sementara itu menurut Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019 secara umum terjadi penurunan kematian ibu selama periode 1991-2015 dari 390 menjadi 305 per 100. 000 kelahiran hidup, jika dikaitkan dengan Millenium Development Goals (MDG. 2015 yakni menurunkan angka kematian ibu (AKI) menjadi 102/100. 000 kelahiran hidup maka angka kematian ibu tidak berhasil mencapai target MDGs. Jumlah kematian ibu menurut provinsi tahun 2018-2019 terdapat penurunan dari 4. 226 menjadi 4. 221 kematian ibu di Indonesia berdasarkan laporan (Kemenkes RI, 2. Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia penyebab kematian ibu terbanyak pada tahun 2019 adalah perdarahan salah satunya disebabkan oleh persalinan lama mencapai 4,3% (Kemenkes RI, 2. Begitu juga dengan Provinsi Banten penyebab kematian ibu 19,74% disebabkan oleh penyebab lain salah satunya karena persalinan lama (Dinkes Prov. Banten, 2. Kabupaten Pandeglang sendiri penyebab kematian tertinggi disebabkan oleh perdarahan sebesar 30%, selanjutnya jantung bawaan 25%, eklamsia 15%, hipertensi dan infeksi masing-masing sebanyak 5% dan lain-lain salah satunya partus lama sebesar 20% (Dinkes Kabupaten Pandeglang, 2. Adapun di Puskesmas Cimanggu Kabupaten Pandeglang selama tahun 2020 ditemukan 39 kasus rujukan diantaranya dengan PEB sebanyak 12 kasus, perdarahan sebanyak 7 kasus, riwayat SC 7 kasus, adapun kasus terbanyak yaitu kala I fase aktif memanjang sebanyak 13 kasus (Dinkes Kabupaten Pandeglang, 2. Penerapan praktik terbaik asuhan persalinan normal yang dilakukan secara optimal terbukti mampu mencegah terjadinya berbagai penyulit yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi diharapkan mampu memperbaiki status kesehatan dan kualitas hidup masyarakat di Indonesia (Maryunani, 2. Gustyar . menyatakan bahwa selain menggunakan partograf, ada beberapa upaya fisiologis yang dapat dilakukan untuk mencegah persalinan Upaya lainnya dalam mencegah persalinan lama seperti pelvic rocking yang mendukung persalinan agar dapat berjalan secara fisiologis. Hal ini juga merupakan salah satu metode yang sangat membantu merespon rasa sakit dengan cara aktif dan mengurangi lama persalinan kala I fase aktif. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten melihat data kelahiran pada bulan Maret tahun 2021 dari 33 orang ibu bersalin terdapat 11 ibu diantaranya mengalami partus lama. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai AuPengaruh Pelvic Rocking Exercise terhadap Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021Ay. METODE Desain penelitian Desain penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental desain. Menurut Sugiyono . , quasi eksperimental desain merupakan eksperimen belum sunggung-sungguh karena masih terdapat variabel luar yang ikut berpengaruh terhadap terbentuknya variabel dependen. Penelitian eksperimen adalah satu-satunya metode penelitian yang dapat menguji hipotesis mengenai hubungan sebab akibat. Rancangan yang digunakan adalah rancangan penelitian posttest only design with control Desain ini dilakukan untuk menguji pengaruh pelvic rocking exercise terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif. Penelitian ini dibentuk dua kelompok, pada kelompok intervensi diberikan intervensi pelvic rocking exercise, sedangkan kelompok kontrol tidak dilakukan pelvic rocking exercise setelah itu masing-masing kelompok dilakukan pengukuran sesudah diberikannya intervensi untuk melihat perbedaan diantara dua kelompok tersebut. Journal for Quality in Women's Health Analisis Faktor yang Berhubungan DenganA. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten selama bulan Mei s. d Juli tahun 2021 sebanyak 213 orang ibu Sampel dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok intervensi sebanyak 15 orang yang dibutuhkan adalah ibu bersalin yang diberikan pelvic rocking exercise di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten. Sedangkan sampel pada kelompok kontrol sebanyak 15 orang dengan kriteria yang dibutuhkan adalah ibu bersalin yang tidak diberikan pelvic rocking exercise. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling yaitu pengambilan sampel yang tidak didasarkan atas kemungkinan yang dapat diperhitungkan, tetapi semata-mata hanya berdasarkan kepraktisan belaka. Teknik non-probability sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah consecutive sampling, yaitu pengambilan dengan menetapkan subjek yang memenuhi kriteria penelitian dimasukkan dalam penelitian sampai kurun waktu tertentu, sehingga jumlah sampel yang diperlukan terpenuhi (Notoatmodjo, 2. Adapun Kriteria inklusi dari sampel pada penelitian ini sebagaimana berikut: Ibu bersalin berada di wilayah Puskesmas Cimanggu. Ibu bersalin dengan primipara. Ibu bersalin dengan kala I persalinan fase aktif, dan tidak ada riwayat komplikasi selama masa prenatal maupun penyakit penyerta pada masa kehamilan dan ibu dapat berkomunikasi dengan baik. Sedangkan pada kriteria ekslusi adalah Ibu yang membatalkan menjadi responden. Ibu bersalin yang tidak kooperatif. Ibu bersalin dengan kala II dan i persalinan dan ada riwayat komplikasi selama masa prenatal maupun penyakit penyerta pada masa kehamilan. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Cimanggu Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten dari bulan mei sampai juli 2021. Variabel Penelitian Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pelvic rocking exercise. Variabel terikat dalam penelitian ini yaitu kemajuan persalinan kala I fase aktif. Intrumen Penelitian Alat dan bahan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah partograph dan lembar observasi untuk mengetahui frekuensi pelvic rocking exercise yang dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur dan melihat kemajuan persalinan kala I fase aktif. Prosedur Pengumpulan Data Data diperoleh dari hasil observasi secara langsung. Data diperoleh melalui tahapan yaitu peneliti mengambil tempat penelitian yang mendukung pelaksanaan pelvic rocking exercise, peneliti membagi responden pada penelitian di bagi menjadi 2 kelompok intervensi . ang dilakukan pelvic rocking exercis. dan kelompok kontrol . ang tidak dilakukan pelvic rocking exercis. , peneliti dibantu 2 . enumerator untuk memberikan intervensi pelvic rocking ini, peneliti melakukan informed consent pada ibu bersalin yang akan dijadikan sampel penelitian dan peneliti akan memantau persalinan pada kelompok ibu yang diberikan intervensi dan kelompok ibu tanpa intervensi pelvic rocking. Pengolahan Data Data penelitian yang diperoleh kemudian dilakukan pengolahan data melalui proses editing, verifying, coding, processing dan cleaning. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat, sebelum dilakukan uji bivariat maka dilakukan uji normalitas sebagai persyaratan statistik parametrik. Uji normalitas pada penelitian ini menggunakan Shapiro Wilk karena memiliki responden kurang dari 50 subjek. Distribusi normal baku adalah data yang telah ditransformasikan ke dalam bentuk p dan diasumsikan normal. Jika nilainya diatas 0,05 maka distribusi data dinyatakan memenuhi asumsi normalitas, dan jika nilainya di bawah 0,05 maka diinterpretasikan sebagai tidak normal. Apabila data berdistribusi normal Journal for Quality in Women's Health Analisis Faktor yang Berhubungan DenganA. maka digunakan uji parametrik Independent t-test, sedangkan untuk data yang tidak berdistribusi normal perhitungannya menggunakan uji non-parametrik yaitu uji Mann Whitney, sedangkan untuk melihat apakah ada pengaruh pelvic rocking exersice terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif, uji yang digunakan adalah uji independent t-test. HASIL Analisis Univariat . Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif pada Kelompok Intervensi di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021 Tabel 4. Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif pada Kelompok Intervensi di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021 Kemajuan Persalinan Kala I Fase Mean Std. Deviasi Aktif pada Kelompok Intervensi Pelvic Rocking Exercise 240,67 86,888 Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer Tahun 2021 Min Max Berdasarkan tabel 4. 1 dapat diketahui kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok intervensi . elvic rocking exercis. diperoleh nilai rata-rata = 240,67 menit . dengan nilai minimum 90 menit . ,5 ja. dan nilai maximum 360 menit . Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif pada Kelompok Kontrol di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021 Tabel 4. Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif pada Kelompok Kontrol di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021 Kemajuan Persalinan Kala I Fase Mean Std. Deviasi Aktif pada Kelompok Kontrol Non Pelvic Rocking Exercise 348,67 61,513 Sumber: Hasil Pengolahan Data Primer Tahun 2021 Min Max Berdasarkan tabel 4. 2 dapat diketahui kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok kontrol . on pelvic rocking exercis. diperoleh nilai rata-rata = 348,67 menit . ,8 ja. dengan nilai minimum 240 menit . dan nilai maximum 450 menit . ,5 ja. Analisis Bivariat Tabel 4. Pengaruh Pelvic Rocking Exercise terhadap Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021 Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif Mean Standar Kelompok intervensi Kelompok kontrol 240,67 348,67 86,888 61,513 Journal for Quality in Women's Health Perbedaan Asymp. Sig 0,001 Analisis Faktor yang Berhubungan DenganA. Perhitungan selisih nilai mean . ata-rat. pada lama persalinan kemajuan I fase aktif pada kelompok intervensi . elvic rocking exercis. sebesar 240,67 menit . dan nilai mean . ata-rat. pada kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok kontrol sebesar 348,67 menit . ,8 ja. , maka didapatkan selisih perbedaan nilai mean sebesar 108 menit . ,8 ja. Hasil uji Independet t test diketahui nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelvic rocking exercise terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten tahun 2021. PEMBAHASAN Analisis Univariat . Kemajuan Persalinan Kala I pada Kelompok Intervensi di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok intervensi . elvic rocking exercis. diperoleh nilai rata-rata = 240,67 menit dengan nilai minimum 90 menit . ,5 ja. dan nilai maximum 360 menit . Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa kala I fase aktif persalinan menggunakan Pelvic Rocking Exercise prosesnya berjalan cepat. Sesuai dengan hasil penelitian Jamila, et al. pelvic rocking exercise sangat efektif dalam memperpendek waktu kemajuan persalinan kala I fase aktif dengan nilai Sig. -taile. 0,026 < 0. Gerakan yang dilakukan pada pevic rocking exercise dengan menggoyangkan panggul kesisi kanan, kiri dan melingkar akan memberikan tekanan dari kepala bayi terhadap serviks, sehingga dilatasi serviks akan lebih cepat dan memperpendek waktu kala I. Hidajatunnikma . dalam penelitiannya dari 7 jurnal yang di review ada 1 jurnal yang menerapkan teknik pelvic rocking exercise sejak usia kehamilan memasuki TM 3 atau pada umur kehamilan 34Oe35 minggu. Sedangkan jurnal-jurnal yang lain melakukan tehnik pelvic rocking exercise saat ibu memasuki kala I fase aktif. Berdasarkan hasil seluruhnya pelvic rocking exercise dinilai efektif untuk memperpendek waktu kala I fase aktif sampai dengan pembukaan lengkap pada ibu bersalin primipara. Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif pada Kelompok Kontrol di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021 Berdasarkan hasil penelitian diketahui kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok kontrol . on pelvic rocking exercis. diperoleh nilai rata-rata = 348,67 menit . ,8 ja. dengan nilai minimum 240 menit . dan nilai maximum 450 menit . ,5 Prawirohardjo . menjelaskan bahwa kala I dimulai saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap . Proses ini terbagi menjadi 2 fase, fase laten . serviks membuka sampai 4 cm dan fase aktif . serviks membuka dari 4 sampai 10 cm. Kontraksi lebih kuat dan sering saat fase aktif. Kontraksi lebih kuat dan sering terjadi pada fase aktif. Menurut Freidman dalam Varney, et al. fase aktif, berlagsung selama 7 jam, serviks membuka dari 4 cm sampai 10 cm, kontaksi lebih kuat dan sering. Saifuddin . menyatakan bahwa diperhitungkan pembukaan primigravida 1 cm per Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan Surtiningsih . di Puskesmas wilayah kabupaten Banjar ibu bersalin pada kelompok kontrol lama kala I lebih lambat dibandingkan pada kelompok intervensi. Suksesty . dalam penelitiannya membuktikan bahwa ibu yang mendapatkan asuhan standar penurunan kepalanya lebih lama dibandingkan dengan yang melakukan pelvic rocking. Efek dari kecemasan dalam persalinan dapat mengakibatkan kadar katekolamin yang berlebihan pada Kala 1 Journal for Quality in Women's Health Analisis Faktor yang Berhubungan DenganA. menyebabkan turunnya aliran darah ke rahim, turunnya kontraksi rahim, turunnya aliran darah ke plasenta, turunnya oksigen yang tersedia untuk janin serta dapat menghambat penurunan kepala janin ke dasar panggul. Analisis Bivariat Pengaruh Pelvic Rocking Exercise terhadap Kemajuan Persalinan Kala I Fase Aktif di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021 Berdasarkan hasil uji beda menggunakan menggunakan Uji Independent t test diketahui nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pelvic rocking exercise terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten tahun 2021. Handajani . menjelaskan bahwa pelvic rocking merupakan salah satu gerakan dengan menggoyangkan panggul kesisi depan, belakang, sisi kiri dan kanan. Gerakan ini digunakan untuk mengurangi rasa kurang nyaman pada saat proses persalinan di mana gerakan yang dilakukan ini ternyata memberi banyak sekali manfaat. Kelebihan dari pelvic rocking antara lain gerakan yang relatif sederhana dan menggunakan alat yang sederhana tanpa menggunakan tempat khusus dan pengawasan khusus. Latihan ini juga dapat mengurangi tekanan pembuluh darah di area uterus, dan mengurangi tekanan pada kandung kemih ibu serta membuat ibu merasa rileks. Machmudah . menambahkan bahwa wanita hamil yang banyak bergerak selama kehamilan dapat mempengaruhi . proses persalinan. Adapun menurut Kuswandi . apabila nyeri tidak diatasi dengan baik akan menimbulkan masalah yang lain diantaranya meningkatnya kecemasan atau rasa khawatir akan proses persalinan sehingga produksi hormon adrenalin meningkat dan mengakibatkan vasokonstriksi yang menyebabkan aliran darah ibu ke janin menurun. Sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Surtiningsih . di Puskesmas wilayah kabupaten Banjar tentang efektivitas pelvic rocking exercises . atihan pelvic rockin. pada kehamilan trimester 3 usia 34-35 minggu terhadap waktu persalinan, dapat diketahui bahwa rata-rata lama kala I pada kelompok yang diberi perlakuan pelvic rocking pada masa kehamilan adalah 142 menit sedangkan pada kelompok kontrol adalah 277 menit, terdapat perbedaan 135 menit. Dapat diketahui bahwa pelvic rocking exercises sangat efektif dalam memperpendek lama waktu persalinan kala I fase aktif. Melakukan pelvic rocking mampu memperlancar proses persalinan khususnya pada kala I dan membantu ibu mengalami waktu persalinan kala I yang normal. Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Wulandari & Wahyuni . ada hubungan antara pelvick rocking exercise dengan lama kala I dengan p value 0,008 (<0,. Duduk diatas bola sambil mendorong seperti melakukan ayunan atau membuat gerakan memutar panggul, dapat membantu proses penurunan janin. Bola memberikan dukungan pada perineum tanpa banyak tekanan dan membantu menjaga janin sejajar di Posisi duduk diatas bola, diasumsikan mirip dengan berjongkok membuka panggul sehingga membantu mempercepat proses persalinan. Gerakan lembut yang dilakukan diatas bola sangat mengurangi rasa sakit saat kontraksi. Studi lain yang dikemukakan oleh Zaky . menunjukkan ada hubungan antara pelaksanaan pelvic rocking terhadap lamanya kala I, dengan melakukan pelvic rocking mampu memperlancar proses persalinan khususnya pada kala I dan membantu ibu mengalami waktu persalinan kala I yang normal. Peneliti berasumsi adanya pengaruh pelvick rocking exercise terhadap kemajuan persalinan, hal ini disebabkan oleh karena dengan melakukan gerakan memutar pada Journal for Quality in Women's Health Analisis Faktor yang Berhubungan DenganA. panggul maka dapat membantu proses penurunan janin dimana serviks berdilatasi lebih cepat, selain itu bidang luas panggul lebih lebar sehingga memudahkan kepala bayi turun ke dasar panggul. Adanya gerakan tersebut dapat mengurangi rasa sakit saat Posisi duduk diatas bola dengan pelvic rocking lebih disukai karena ibu lebih rileks dan tidak mudah lelah, dengan duduk ibu tetap dapat membantu penurunan kepala dengan gravitasi tetapi tidak lelah karena tidak membawa beban perut sehingga posisi ini membuat ibu lebih bertahan lama. Melakukan gerakan duduk di atas bola dan bergoyang-goyang membuat rasa nyaman dan membantu kemajuan persalinan dengan menggunakan gravitasi sambil meningkatkan pelepasan endorphin karena elastisitas dan lengkungan bola merangsang reseptor di panggul yang bertanggung jawab untuk mensekresi endorphin, dengan demikian maka pelvick rocking exercise merupakan salah satu metode yang sangat membantu merespon rasa sakit dengan cara aktif dan mengurangi lama persalinan kala I fase aktif. Oleh karena itu secara keseluruhan pelaksanaan pelvic rocking sudah berjalan dengan baik dan dari hasil uji statistik terdapat pengaruh yang signifikan antara pelvick rocking exercise dengan kemajuan persalinan kala I fase aktif. Keterbatasan Penelitian Peneliti mengambil sampel hanya 30 responden sehingga tehnik pengambilan sampel tidak total sampling dimana sampel yang peneliti ambil yaitu primipara yang tidak mengalami komplikasi kehamilan sehingga jumlah sampel hanya sedikit. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh pelvic rocking exercise terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten Tahun 2021, maka penulis membuat kesimpulan sebagai berikut: bahwa kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok intervensi diperoleh nilai rata-rata = 240,67 menit. Dan diketahui bahwa kemajuan persalinan kala I fase aktif pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata = 348,67 menit. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan terdapat pengaruh pelvic rocking exercise terhadap kemajuan persalinan kala I fase aktif di Puskesmas Cimanggu Pandeglang Banten tahun 2021 dengan nilai sigifikansi 0,001. DAFTAR PUSTAKA Dinkes Kabupaten Pandeglang. Profil Kesehatan Kabupaten Pandeglang Tahun 2021. Pandeglang: Tidak diterbitkan. Dinkes Provinsi Banten. Profil Kesehatan Provinsi Banten Tahun 2019. Bandung. Dinkes Provinsi Banten. Gustyar. Indah. Nouyriana. Penerapan Teknik Pelvic Rocking dengan Birth Ball pada Ibu Bersalin terhadap Kemajuan Persalinan di BPM Syafrida Kabupaten Kebumen. Karya Tulis Ilmiah. Program Studi Diploma i Kebidanan STIKES Muhammadiyah. Gombong. Handajani. Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Pengurangan Nyeri Pinggang Persalinan Kala I dan Lama Waktu Persalinan Kala II di RSU PKU Muhammadiyah Delanggu. Naskah Publikasi. Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan Surakarta Jurusan Kebidanan. Hidajatunnikma. Efektifitas Pelvic Rocking Exercise MenggunakanBirthing Ball terhadap Kemajuan Persalinan Pada Ibu Primipara Tahun 2020 Systematic Literature Review. Manuskrip. Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur. Jamila. Agus. Atika. Pengaruh Pelvic Rocking Exercises Menggunakan Birthing Ball Pada Ibu Bersalin Kala I terhadap Kemajuan dan Lama Persalinan. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan. Vol. 12 No. Journal for Quality in Women's Health Analisis Faktor yang Berhubungan DenganA. Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Balitbang. Kemenkes RI. Machmudah. Pengaruh Persalinan dengan Komplikasi Terhadap Kemungkinan Terjadinya Baby Blues di Kota Semarang. Tesis FK UI. Maryunani. Nyeri dalam Persalinan Teknik dan Cara Penanganannya. Jakarta: Trans Info Media. Notoatmodjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Prawirohardjo. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka