JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: doi. org/10. 29062/jihapenmas. Penentuan Harga Pokok Produksi di UMKM Kerupuk Mulya Jaya Yogyakarta Menggunakan Fuzzy-Sugeno Pramadhana Alif Hossen1. Agus Ristono*2 1,2Program Studi Teknik Industri. UPN AuVeteranAy Yogyakarta *e-mail: agus. ristono@upnyk. Nomor Telepon Author: 082220092035 Received: Revised: Accepted: Available online: Abstract: UMKM Mulya Jaya is a business that operates in the culinary sector. Calculations of raw material prices, variable overhead costs, and production output costs have never been calculated properly. A thorough understanding of commodity prices is important for improving the performance and sustainability of MSMEs. Therefore, a deep understanding of commodity prices is important to improve the performance and resilience of MSMEs. This research aims to determine the price of production materials using the Fuzzy Sugeno method. The research began with collecting raw material cost data, labor cost information, economical lifetime equipment purchase cost data, and variable overhead cost data. Then proceed with the membership function graph so that you can see the range of Fuzzy-level costs produced. This data will then be entered into fuzzification sugeno to produce production prices. This research carries out validation tests on commodity prices that have been obtained by comparing the profits obtained after production with the number of products produced. The data error validation test results were 7. 49%, which means that Sugeno's fuzzy accuracy level is very good. Then a data sensitivity test was carried out on cost inflation so that researchers could find out how accurate and sensitive the Fuzzy Sugeno method The analysis shows that Mulya Jaya MSMEs must develop a new strategy to maintain operational stability if there is a change in raw material costs of up to 45% variable overhead costs and changes in raw material costs of up to 50%. Keywords: Mulya Jaya MSME. Fuzzy Sugeno. Production Price. Abstrak: UMKM Mulya Jaya merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang kuliner. Perhitungan harga bahan baku, biaya overhead variabel, dan biaya hasil produksi tidak pernah dihitung dengan Pemahaman menyeluruh terhadap harga komoditas penting untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan UMKM. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai harga komoditas penting untuk meningkatkan kinerja dan ketahanan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga bahan produksi dengan menggunakan metode Fuzzy Sugeno. Penelitian diawali dengan pengumpulan data biaya bahan baku, informasi biaya tenaga kerja, data biaya pembelian peralatan seumur hidup yang ekonomis, dan data biaya overhead variabel. Kemudian dilanjutkan dengan grafik fungsi keanggotaan sehingga dapat dilihat kisaran tingkat Fuzzy biaya yang dihasilkan. Data ini kemudian akan dimasukkan ke dalam sugeno fuzzifikasi untuk menghasilkan harga produksi. Penelitian ini melakukan uji validasi terhadap harga komoditas yang telah diperoleh dengan membandingkan keuntungan yang diperoleh setelah produksi dengan jumlah produk yang Hasil uji validasi error data sebesar 7,49% yang berarti tingkat akurasi fuzzy Sugeno sangat baik. Kemudian dilakukan uji sensitivitas data terhadap inflasi biaya sehingga peneliti dapat mengetahui seberapa akurat dan sensitif metode Fuzzy Sugeno. Analisis menunjukkan bahwa UMKM Mulya Jaya harus menyusun strategi baru untuk menjaga stabilitas operasional jika terjadi perubahan biaya bahan baku hingga 45% dan biaya overhead variabel serta perubahan biaya bahan baku hingga 50%. Kata kunci: UMKM Mulya Jaya. Fuzzy Sugeno. Harga Produksi. PENDAHULUAN UMKM merupakan salah satu bagian terpenting bagi perekonomian Indonesia. UMKM memberi kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar lebih dari 60% atau sekitar Rp8. 573,00 Triliun setiap tahunnya. Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM. E-ISSN: 3046-7578 JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: doi. org/10. 29062/jihapenmas. jumlah UMKM pada tahun 2022 telah mencapai 64,2 juta, dimana Yogyakarta memiliki jumlah pelaku UMKM sebanyak 48. 000 usaha. UMKM Mulya Jaya merupakan usaha yang bergerak di bidang makanan dengan produk olahan yang dihasilkan adalah kerupuk, berlokasi di Bantul. Daerah Istimewa Yogyakarta. UMKM Mulya Jaya masih menggunakan metode tradisional melalui perkiraan harga dan hanya mempertimbangkan harga pesaing dalam perhitungan harga pokok produksi. Harga pokok produksi adalah seluruh biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam proses produksi atau kegiatan mengubah bahan baku menjadi produk jadi yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti berusaha untuk mempermudah UMKM Mulya Jaya dalam menentukan harga pokok produksi dengan pendekatan metode Fuzzy Sugeno sehingga perusahaan dapat terus bertahan menyesuaikan biaya produksi yang tinggi. METODE Metode penyelesaian masalah adalah dengan menggunakan metode Logika Fuzzy Sugeno. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Fuzzyfikasi. Membuat himpunan Fuzzy. Himpunan fuzzy yang digunakan dalam penelitian ini, didapatkan dari variabel biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead. Dalam penelitian ini, variabel input dan output akan digunakan bersamaan sesuai dengan variabel yang akan dicari. Himpunan fuzzy ditentukan berdasarkan nilai minimal dan maksimal dari hasil pengambilan Setiap variabel akan digolongkan menjadi 3 himpunan. Variabel bahan baku memiliki himpunan rendah, sedang, tinggi. Variabel tenaga kerja memiliki himpunan murah, mahal, sangat mahal. Variabel overhead memiliki himpunan murah, mahal, sangat mahal. Membuat fungsi keanggotaan setiap variabel. Setiap variabel akan memiliki himpunan dan domain yang menjadi fungsi keanggotaan variabel. Fungsi keanggotaan variabel dalam penelitian ini membentuk kurva bahu yang sesuai dengan gambar 2. Membuat rule fuzzy. Rule fuzzy dibuat dengan cara mengkombinasikan ke-tiga variabel yang menjadi input, dan memiliki total rule 125 dengan output biaya bahan baku, tenaga kerja, overhead dengan kombinasi probabilitas. Inferensi. Inferensi pada fuzzy sugeno dilakukan untuk mendapatkan nilai alpha () menggunakan fungsi implikasi MIN, yaitu mencari derajat keanggotaan yang paling kecil dari setiap input pada rule setiap kombinasi. Dalam penelitian ini, inferensi dilakukan sebanyak 3 kali sesuai dengan nilai output yang akan dicari. Mencari output nilai bahan baku. Inferensi dilakukan dengan mencari nilai kecil dari variabel tenaga kerja dan overhead. Mencari output nilai tenaga kerja. Inferensi dilakukan dengan mencari nilai kecil dari variabel bahan baku dan overhead. Mencari output nilai overhead. Inferensi dilakukan dengan mencari nilai kecil dari variabel bahan baku dan tenaga kerja. Defuzzifikasi. Defuzzifikasi merupakan proses konversi output. Konversi nilai ini dilakukan dengan menggunakan metode weight average . ata-rat. Pencarian rata-rata menggunakan 10 sehingga mendapatkan nilai bahan baku, tenaga kerja, dan overhead. Melakukan pengujian hasil evaluasi untuk mengetahui keakuratan output yang menghasilkan harga pokok produksi sehingga dapat menjadi tolak ukur untuk menentukan harga jual. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian Bahan baku utama yang digunakan untuk memproduksi kerupuk mawar putih adalah bahan baku langsung yaitu tepung tapioka, garam, miwon, dan penyedap rasa, sementara E-ISSN: 3046-7578 JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: doi. org/10. 29062/jihapenmas. untuk bahan baku yang tidak langsung yaitu minyak goreng, bungkus plastik, tali rafia, gas lpg, kayu bakar, dan kertas label. Proses produksi terdiri dari membuat adonan kerupuk, mencetak kerupuk, pengovenan kerupuk, penggorengan kerupuk, dan pengemasan kerupuk. Data biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja dapat dilihat pada Tabel 1 dan 2. Data pembelian alat dan umur ekonomis adalah biaya depresiasi disingkat BD yang menjadi nilai penyusutan setiap bulan. Data pembelian alat dan umur ekonomis pada UMKM Mulya Jaya dapat dilihat pada Tabel 3. Fuzzyfikasi Pada tahap ini, dibutuhkan tiga himpunan, dua input dengan data biaya bahan baku, overhead, dan satu output dengan tingkat fuzzy dari biaya produksi, nantinya untuk menentukan hasil kombinasi aturan fuzzy. Penentuan tingkat fuzzy dapat dilihat pada Tabel 5. Dengan demikian, maka akan diperoleh range biaya untuk tingkat fuzzy dari biaya bahan baku yang dapat dilihat pada Tabel 6, range biaya untuk tingkat fuzzy dari biaya bahan baku dapat dilihat pada Tabel 7, dan range biaya untuk tingkat fuzzy dari biaya overhead variabel pada Tabel 8. Sedangkan fungsi keanggotaan variabel biaya bahan baku dapat dilihat pada Gambar 1 dan fungsi keanggotaan variabel overhead variabel dapat dilihat pada Gambar 2. Setelah itu, kemudian dilakukan kombinasi aturan fuzzy dengan mempangkatkan tiga tingkat fuzzy dengan tiga jumlah himpunan yang ada sehingga diperoleh angka 33 = 27 kombinasi aturan fuzzy yang mungkin. Selanjutnya dilakukan eliminasi aturan yang mendekati dan diperoleh sembilan rule yang dapat dilihat pada Tabel 9. Tabel 1. Biaya Bahan Baku Jenis Bahan baku Bahan baku tidak langsung Keterangan Satuan kuantitas Tepung tapioca Garam MSG Penyedap rasa Minyak goreng Bungkus plastik Tali raffia Gas LPG Kayu bakar Kertas label 50 Kg/karung 25 Kg 25 Kg 10 Kg 17 L/Jerigen 100 lbr/pack Roll Tabung Bak mobil pick up Pack Kuantitas Biaya satuan (R. Total biaya (R. Tabel 2. Biaya Tenaga Kerja Nama Karyawan Amin Pak nur Senen Tarmaji Nanang Salim Lana Total biaya tenaga kerja (BTK) Gaji/bulan (R. 000,00 000,00 000,00 000,00 000,00 000,00 000,00 000,00 000,00 Tabel 3. Alat dan umur ekonomis Mesin Jumlah . Mesin pencampur adonan Mesin pencetak Mesin pengering . E-ISSN: 3046-7578 Harga (R. Total harga (R. Umur Biaya (R. JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Meja penggorengan Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: doi. org/10. 29062/jihapenmas. Tabel 4. Biaya overhead Nama Karyawan Listrik Bensin Total biaya overhead Biaya/bulan (R. 000,00 000,00 000,00 Tabel 5. Rentang fuzzy biaya bahan baku Jenis Keterangan Bahan baku Bahan baku Tepung tapioca Garam MSG Penyedap rasa Minyak goreng Bungkus plastik Tali raffia Gas LPG Kayu bakar Kertas label Biaya satuan (Rp. Rendah Sedang Tinggi Total biaya (Rp. Rendah Sedang Tinggi Tabel 6. Tingkat fuzzy biaya bahan baku Batas bawah (R. Batas atas (R. Tingkat fuzzy Murah Sedang Mahal Variabel Tabel 7. Rentang biaya overhead Keterangan Listrik Bensin Murah (R. Sedang (R. Mahal (R. Tabel 8. Tingkat fuzzy biaya overhead Batas bawah (R. E-ISSN: 3046-7578 Batas atas (R. Tingkat fuzzy Murah Sedang Mahal Variabel JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: doi. org/10. 29062/jihapenmas. Gambar 1. Grafik fungsi keanggotaan biaya bahan baku Gambar 2. Grafik fungsi keanggotaan biaya overhead Tabel 9. Rule fuzzy hasil eliminasi R11 R14 R18 R21 R24 R27 Biaya Bahan Baku Murah Murah Murah Sedang Sedang Sedang Mahal Mahal Mahal Biaya Overhead Murah Sedang Mahal Murah Sedang Mahal Murah Sedang Mahal Hasil Biaya Produksi Murah Sedang Sedang Sedang Sedang Mahal Mahal Mahal Mahal Matlab digunakan untuk membantu menghitung harga pokok produksi dengan pendekatan metode fuzzy sugeno, khususnya pada tahapan defuzzifikasi berdasarkan data biaya bahan baku dan biaya overhead variabel sebagai input serta data biaya overhead tetap, biaya tenaga kerja, dan biaya produksi berdasarkan rule yang sudah ada. Data error setiap periode dimasukkan ke dalam grafik pengaruh biaya terhadap bahan baku dapat dilihat pada Gambar 3, data error setiap periode perubahan biaya grafik overhead variabel dapat dilihat pada Gambar 4, data error setiap periode perubahan biaya dimasukkan ke dalam grafik pengaruh perubahan biaya terhadap biaya bahan baku dan biaya overhead variabel dapat dilihat pada Gambar 5, dan rangkuman grafik uji sensitivitas biaya terhadap perubahan semua biaya dapat dilihat pada Gambar 6. Gambar 3. Pengaruh perubahan biaya terhadap biaya bahan baku E-ISSN: 3046-7578 JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: doi. org/10. 29062/jihapenmas. Gambar 4. Pengaruh perubahan biaya terhadap biaya overhead Gambar 5. Pengaruh perubahan biaya terhadap biaya overhead dan bahan baku Gambar 6. Uji sensitivitas terhadap perubahan semua KESIMPULAN Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis yang telah dilakukan maka didapatkan kesimpulan yaitu hasil penentuan harga pokok produksi kerupuk pada UMKM Kerupuk Mulya Jaya dengan harga jual sebesar Rp2. 000,00 dengan omzet yang berbeda yaitu UMKM Mulya Jaya sebesar Rp50. 000,00, dan dari perhitungan metode fuzzy sugeno dan full costing sebesar Rp53. 000,00. Hasil yang didapatkan dari keuntungan untuk beberapa metode, metode fuzzy sugeno senilai Rp11. 480,00, perhitungan data aktual UMKM Mulya Jaya senilai Rp10. 800,00, dan metode full costing senilai Rp11. 333,00. Dengan masing harga pokok produksi pada metode fuzzy sugeno adalah Rp1. 560,00, perkiraan UMKM Mulya Jaya adalah Rp1. 600,00, dan metode fullcosting sebagai pembanding adalah Rp1. 554,83. Namun dengan harga pokok produksi fuzzy sugeno yang lebih tinggi dibandingkan metode fullcosting mampu pengatasi ketidakjelasan atau keambiguan jumlah kuantitas penggunaan bahan baku dan overhead variabel serta konsumsi biaya produksi yang akan berlangsung. Jika terjadinya perubahan biaya hingga 45% pada biaya bahan baku dan biaya overhead variabel, dan perubahan biaya 50% pada biaya bahan baku. UMKM Mulya Jaya harus merancang strategi baru untuk tetap menjaga stabilitas operasional. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengurangi ukuran kerupuk dan mengurangi kadar bumbu. Dengan cara ini, kebutuhan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi akan berkurang dengan harga jual yang E-ISSN: 3046-7578 JURNAL JIHAPENMAS Jurnal Hilirisasi Penelitian Masyarakat Vol. No. 1 - Februari 2025. Hal. DOI: doi. org/10. 29062/jihapenmas. sama, sehingga UMKM Mulya Jaya dapat memproduksi lebih banyak kerupuk dengan jumlah bahan baku yang sama. DAFTAR PUSTAKA