JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI, Vol. No. 1 ,Juli 2024 p-ISSN : 1979-116X . e-ISSN : 2621-6248 . Doi : 10. 51903/kompak. http://journal. id/index. php/kompak PENGARUH PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT DAN INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2018-2022 Nadila Devianti Putri Maharani1. Jacobus Widiatmoko 2 , kentris@edu. Universitas Stikubank Semarang. Indonesia e-mail : nadiladeviantiputrimaharani@mhs. Universitas Stikubank Semarang. Indonesia e-mail : jwidiatmoko@edu. Universitas Stikubank Semarang. Indonesia e-mail : kentris@edu. ARTICLE INFO ASBTRACT Article history: This research aims to examine the effect of disclosure of sustainability reports and intellectual capital on company value with company size, profitability and leverage as control variables. The population in this research are banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022. The data analyzed comes from secondary data taken from annual reports and sustainability reports listed on the Indonesia Stock Exchange. Sample selection was carried out using a purposive sampling technique, so that a sample of 82 data was analyzed. The analytical method used in this research is multiple linear The research results show that disclosure of sustainability reports and intellectual capital have no effect on company value. Testing the control variable for company size has no influence on company value. Meanwhile, profitability and leverage have a positive and significant effect on company value. Received 30 Mei 2023 Received in revised form 2 Juni2023 Accepted 10 Juni 2023 Available online 1 Juli 2023 Keywords: Pengungkapan Sustainability Report. Intellectual Capital. Ukuran Perusahaan. Profitabilitas. Leverage. Nilai Perusahaan Introduction Di era globalisasi yang semakin kompetitif, keberlangsungan perusahaan dalam dunia bisnis menjadi hal penting yang harus diperhatikan karena perdagangan bebas yang semakin Tidak terkecuali perusahaan sektor perbankan, yang memiliki tujuan pada umummya yaitu untuk mencapai keuntungan yang sebesar-besarnya. Saham sektor perbankan juga merupakan saham yang banyak dipilih oleh para investor ketika akan melakukan investasi. Sehingga. Received Mei 23, 2024. Revised Juni 2, 2024. Accepted Juni 22, 2024 n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 perkembangan saat ini mendorong perusahaan perbankan untuk terus bersaing dengan perusahaan perbankan lain agar dapat meningkatkan nilai perusahaan. Perusahaan dalam keadaan apapun tentu saja akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan nilai perusahaan. Perusahaan diharapkan untuk terus bersaing dengan memberikan informasi yang akurat, karena hal ini merupakan faktor penentu bagi pemangku kepentingan . dalam pengambilan keputusan. Salah satu tujuan utama perusahaan, termasuk perusahaan sektor perbankan adalah untuk memaksimalkan keuntungan serta memaksimalkan kesejahteraan pemegang saham . Salah satu strategi diperusahaan perbankan adalah untuk memakmurkan pemilik saham guna meningkatkan nilai perusahaan . Meningkatkan nilai perusahaan merupakan suatu keharusan bagi sebuah perusahaan. Oleh sebab itu, semakin positif persepsi investor terhadap perusahaan, semakin baik pula hal yang mendorong minat dan kepercayaan investor untuk Nilai perusahan mencerminkan pandangan investor terkait keberhasilan perusahaan, hal ini sering kali dikaitkan dengan harga saham . Perubahan harga saham di pasar modal menjadi suatu topik yang menarik untuk dibahas dalam kaitannya dengan fluktuasi nilai perusahaan. Pentingnya nilai perusahaan itu dalam berbagai sektor, termasuk perusahaan sektor perbankan. Strategi perusahaan perbankan untuk menjaga keberlangsungan peningkatan nilai perusahaan yaitu, perusahaan harus merancang strategi dan kebijakan yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini. Untuk mencapai hal tersebut tidak bisa hanya dilakukan dengan hal yang konvensional saja. Sehingga, perusahaan harus memperhatikan apa yang menjadi hal ketertarikan masyarakat sekarang. Dalam menjalankan operasi bisnisnya, perusahaan pasti akan menghadapi situasi dimana nilai perusahaan dapat mengalami peningkatan atau penurunan. Nilai perusahaan juga dijelaskan dalam perspektif Resource Based Theory (RBT). Teori ini berasumsi bahwa persaingan antar perusahaan dapat terjadi jika suatu perusahaan dapat mengelola sumber daya secara efektif berdasarkan kemampuannya untuk dapat berkelanjutan terus-menerus. Tujuan dari teori Resource Based Theory adalah memberikan gambaran sebuah keunggulan bagi perusahaan . Keunggulan perusahaan akan kompetitif apabila sebuah perusahaan mempunyai sumber daya professional yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain . Demi tercapainya tujuan peningkatan nilai perusahaan tentu harus diikuti dengan tidak adanya pencemaran nama baik perusahaan akibat aktivitas perusahaan, perusahaan yang memiliki tujuan jangka panjang tentu harus diimbangi dengan pelestarian lingkungan . Fenomena yang berkaitan dengan nilai perusahaan dapat terjadi diberbagai perusahaan dan salah satu contoh yang terjadi pada perusahaan perbankan adalah ketidakstabilan dalam perekonomian global. Tekanan yang terjadi dalam perusahaan tersebut sedikit mereda karena adanya optimisme terkait perbaikan pertumbuhan dan perlambatan inflasi. Optimisme tersebut dapat hilang karena akibat guncangan yang merugikan. Beberapa faktor yang mempengaruhi situasi ini contohnya seperti kenaikan inflasi, kekhawatiran terkait stabilitas keuangan, dan keprihatinan baru mengenai keberlanjutan utang yang dapat menyebabkan penyusutan harga aset dengan cepat. Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan perlambatan pertumbuhan global pada tahun 2022 dari 3,5% menjadi 3% pada tahun 2023. Optimisme terhadap perekonomian global yang melemah, dengan terus berlanjutnya disinflasi dan harapan menghindari resesi, telah mempengaruhi penilaian aset sejak keluarnya laporan stabilitas keuangan global IMF. Meskipun terjadi penurunan harga saham, dipicu oleh kenaikan suku bunga riil jangka panjang, kondisi keuangan dinegara maju secara keseluruhan telah mengalami penurunan. Dana Moneter Internasional (IMF) melaporkan pengukuran pertumbuhan resiko terhadap pertumbuhan global cenderung bergerak ke arah yang negatif. Sehingga, hal tersebut yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai perusahaan. Isu-isu perkembangan sekarang ini yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan yang sekarag mulai dioptimalkan untuk menghadapi persaingan diantaranya Pengungkapan Sustainability Report dan Intellectual Capital. Pengungkapan Sustainability Report (SR) adalah perbaikan dari konsep Corporate Social Responbility (CSR). Sustainability Report (SR) atau laporan keberlanjutan merupakan laporan yang berisi informasi kinerja perusahaan pada aspek ekonomi, lingkungan dan sosial kepada JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 78 Ae 91 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n stakeholder . emangku kepentinga. yang diberikan dalam periode per satu tahun. Sustainability Report di Indonesia telah di pergunakan sejak tahun 2000 dan berpedoman dengan Global Reporting Initiatives (GRI) yang telah digunakan sebagai referensi bagi laporan dalam perusahaan. Perusahaan melakukan pengungkapan sustainability report untuk menegaskan komitmen perusahaan terkait ekonomi, sosial dan lingkungan kepada para stakeholder. Hal tersebut membuat perusahaan mulai menerapkan penggunaan pengungkapan Sustainability Report (SR). Pelaporan ini dapat dijadikan acuan bahwa trend pelaporan keberlanjutan (Sustainability Repor. di Indonesia menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Tujuan pengungkapan sustainability report adalah membantu perusahan untuk mentaati peraturan dan tuntutan para stakeholder. Laporan tahunan dan laporan sustainability report dianggap sudah mencukupi dalam hal menyediakan informasi yang diperlukan bagi semua pihak yang berkepentingan untuk membuat keputusan investasiyang tepat dan dalam melakukan kinerja perusahaan. Penelitian ini dilakukan oleh . menyatakan bahwa pengungkapan sustainability report berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Intellectual Capital mencakup tiga elemen dasar dalam suatu perusahaan yaitu modal fisik, modal manusia dan modal akumulasi. Ketiga elemen dasar tersebut digunakan untuk menciptakan nilai tambah dan menghadirkan keunggulan kompetitif bagi bisnis perusahaan. Seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap intellectual capital, hal tersebut telah menimbulkan persoalan mengenai sulitnya melakukan pengukuran terhadap intellectual capital. Hal inilah yang menjadi latar belakang munculnya pengukuran intellectual capital yang disebut dengan Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM). Pengukuran intellectual capital ini di gagas oleh . Penelitian yang dilakukan oleh . menyatakan bahwa intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini juga menggunakan ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage sebagai variabel kontrol. Variabel ini diharapkan dapat mendukung perusaahan dalam penerapan nilai perusahaan untuk meningkatkan kepercayaan pasar. Berdasarkan pembahasan diatas, dapat diambil hipotesis pada penelitian ini, yaitu: Pengungkapan Sustainability Report berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Intellectual Capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Metode Penelitian Populasi dan Sampel Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2022. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder dengan memakai sumber laporan tahunan dan laporan keberlanjutan pada perusahaan perbankan. Sumber data yang digunakan berasal dari situs resmi Bursa Efek Indonesia yaitu w. id atau situs resmi dari masing-masing perusahaan. Sampel merupakan sebagian dari populasi. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Sampel penelitian dipilih berdasarkan kriteria tertentu sebagi berikut: Perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018-2022 Perusahaan sektor perbankan yang menerbitkan laporan tahunan dan Sustainability Report . aporan keberlanjuta. setiap tahun selama periode 2018-2022. Perusahaan sektor perbankan yang memiliki data yang dibutuhkan untuk variabel penelitian. Variabel Penelitian Pengungkapan sustainability report dan intellectual capital merupakan variabel independen dan ukuran perusahaan, profitabilitas dan leverage merupakan variabel kontrol, sedangkan nilai perusahaan merupakan variabel dependen. Nilai Perusahaan Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Dan Intellectual Capital Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2018-2022. (Nadila Devianti Putri Maharan. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Nilai perusahaan merupakan variabel yang dijelaskan atau dipengaruhi adanya variabel semakin tinggi nilai saham, semakin tinggi pula nilai perusahaan . Jika nilai perusahaan tersebut tinggi maka investor akan tertarik untuk membeli saham perusahaan karena investor yakin dengan nilai perusahaan . Variabel ini diukur menggunakan skala pengukuran rasio TobinAos Q. Jika rasio Q nilainya diatas satu, menunjukkan bahwa investasi dalam aktiva menghasilkan laba yang dapat memberikan nilai yang lebih tinggi daripada pengeluaran investasi, maka hal tersebut dapat merangsang investasi baru. Dan sebaliknya jika rasio Q dibawah satu, maka investasi dalam aktiva tidaklah menarik. Pengukuran rasido ini menggunakan rumus yang dikembangkan oleh . ycNycCyaAyaycA A ycI ycE = MVE Debt Total Aset Pengungkapan Sustainability Report Pengungkapan Sustainability Report merupakan praktik terbaik untuk melaporkan secara publik diberbagai dampak kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan. Variabel ini diukur menggunakan pengukuran Sustainability Reporting Disclosure Index (SRDI) dengan tolak ukuran GRI-GRI4. Perhitungan pengukuran ini dilakukan dengan memberikan skor 1 jika satu item diungkapkan, dan 0 jika suatu item tidak diungkapkan . Rumus perhitungan SRDI sebagai ycIycIyaya = Item yang diungkapkan 91 Item Intellectual Capital Intellectual Capital merupakan pengetahuan yang memberikan informasi terkait nilai immaterial suatu perusahaan yang mempengaruhi keunggulan kompetitif nilai perusahaan. Intellectual Capital (IC) ini diukur menggunakan pengukuran Value Added Capital employed (VACA). Value Added Human Capital (VAHU). Structural Capital Value Added (STVA) dari ketiga Value Added disimbolkan menjadi VAICTM. Tahapan perhitungan VAIC adalah sebagai berikut : Value Added (VA) Value Added dihitung sebagai selisih antara output dan input . Dirumuskan oleh . sebagai berikut : ycOya = ycCycOycN Oe yaycA Value Added Capital Employed (VACA) Value Added Capital Employed (VACA) adalah suatu indikator Value Added . ilai tamba. yang tercipta atas modal yang diusahakan dalam perusahaan secara efisien . VACA dirumuskan oleh . oleh sebagai berikut : ycOyayaya = ycOya/yaya Value Added Human Capital Value Added Human Capital (VAHU) adalah nilai tambah dari human capital sebagai pengetahuan, keahlian, inovasi dan kemampuan karyawan perusahaan secara individual. Human Capital merupakan tempat bersumbernya pengetahuan yang sangat berguna dalam suatu perusahaan. Dirumuskan oleh . sebagai berikut : ycOyayaycO = ycOya/yaya JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 78 Ae 91 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Structural Capital Value Added (STVA) Structural Capital Value Added (STVA) adalah kemampuan organisasi atau perusahaan dalam memenuhi proses indikasi keberhasilan structural capital dalam value creation yang mendukung usaha karyawan untuk menghasilkan kinerja intelektual yang optimal serta kinerja bisnis secara keseluruhan. Pengukuran STVA dirumuskan oleh . sebagai berikut : ycIycNycOya = ycIya/ycOya ycIya = ycOya Oe yaya Value Added Intellectual Capital (VAIC) Value Added Intellectual Coefficient (VAIC) adalah penjumlahan dari tiga komponen yang telah dijelaskan sebelumnya, yaitu VACA. VAHU, dan STVA. Rumus perhitungan VAIC menurut . sebagai berikut : ycOyayaya = ycOyayaya ycOyayaycO ycIycNycOya Variabel Kontrol Variabel kontrol adalah variabel yang digunakan untuk mengendalikan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen tidak dipengaruhi, sehingga hasil penelitian dapat menjadi akurat dalam hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Variabel kontrol dalam penelitian ini terdiri atas tiga variabel, sebagai berikut: Ukuran Perusahaan Ukuran perusahaan merupakan variabel kontrol yang diberi symbol size. Ukuran ini menggunakan indicator seberapa besar atau kecilnya asset yang dimiliki oleh perusahaan. Semakin banyak inovasi baru yang dilakukan oleh perusahaan yang kemudian akan mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan . Variabel ini diukur menggunakan natural log total assets perusahaan . yaycnycyco ycIycnycyce = Ln (Total Aset Profitabilitas Profitabilitas merupakan tolak ukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dengan total modal sendiri yang digunakan. Rasio ini menunjukkan tingkat efisiensi investasi yang nampak pada efektivitas pengelolaan modal sendiri . Semakin banyak inovasi baru yang dilakukan oleh perusahaan yang kemudian akan mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan . Rasio ini diukur menggukan pengukuran Return on Total Assets (ROA). ycIycCya = Laba Bersih Setelah Pajak Total Aset Leverage Leverage perusahaan mencerminkan sejauh mana perusahaan bergantung pada hutang sebagai salah satu sumber pendanaan operasinya . Tingkat leverage adalah rasio antara hutang perusahaan dengan ekuitas. Leverage dihitung menggunakan rasio perbandingan antara total hutang dengan modal sendiri, atau Debt To Equity Ratio (DER). Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Dan Intellectual Capital Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2018-2022. (Nadila Devianti Putri Maharan. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 yayaycI = Total Liabilitas Total Ekuitas Hasil dan Pembahasan Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan suatu analisis statistik yang menyajikan gambaran umum variabel data. Uji statistik deskriptif dapat diketahui dari jumlah sampel penelian. , nilai rata-rata mean, standar deviasi, nilai terendah . dan nilai tertinggi. Table 3. Statistik Deskriptif Minimum Maximum Mean Std. Deviation Variable TOBINAoS Q 0,115 1,625 1,042 0,2227 SRDI 0,285 0,692 0,491 0,0849 VAIC 0,879 30,293 6,589 4,6895 SIZE 28,945 35,228 32,338 1,6962 ROA 0,000 0,091 0,015 0,0155 DER 0,192 16,371 5,674 3,0268 Valid N . Sumber: Data sekunder yang diolah, 2023 Berdasarkan tabel 3. 1 dapat disimpulkan bahwa nilai minimum TobinsAoQ sebesar 0,115, nilai maksimum sebesar 1,625, nilai rata-rata mean sebesar 1,024, dan nilai standar deviasi sebesar 0,2227. Nilai minimum Sustainability Report sebesar 0,285, nilai maksimum sebesar 0,692, nilai rata-rata mean sebesar 0,491 dan nilai standar deviasi sebesar 0,0849. Nilai minimum Intellectual Capital sebesar 0,879, nilai maksimum sebesar 30,293, nilai rata-rata mean sebesar 6,589 dan nilai standar deviasi sebesar 4,6895. Untuk variabel kontrol ukuran perusahaan menghasilkan nilai minimum sebesar 28,945, nilai maksimum sebesar 35,228, nilai rata-rata mean sebesar 32,338 dan nilai standar deviasi sebesar 1,6962. Profitabilitas menghasilkan nilai minimum sebesar 0,000, nilai maksimum sebesar 0,091, nilai mean sebesar 0,015 dan nilai standar deviasi sebesar 0,0155. Dan yang terakhir variabel Leverage menghasilkan nilai minimum sebesar 0,192, nilai maksimum sebesar 16,371, nilai standar deviasi sebesar 5,674 dan nilai standar deviasi sebesar 3,0268. Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam penelitian model regresi dan residual mempunyai distribusi normal atau tidak. Hal ini dapat dilihat pada hasil pengukuran menggunakan uji skewness dan kurtosis data dan dapat dikatakan data berdistribusi normal apabila menunjukkan nilai diantara -1,96 sampai dengan 1,96 . Berikut hasil uji skewness dan kurtosis: Tabel 3. Uji Normalitas Sebelum Outlier Descriptive Statistics Unstandardizes Residual Skewness Kurtosis Statistic Statistic Std. Error Statistic Std. Error 0,232 0,233 3,067 0,461 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 78 Ae 91 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Valid N . Sumber: Data sekunder yang diolah, 2023 Berdasarkan hasil uji normalitas menggunakan uji skewness dan kurtosis diatas sebelum dilakukan outlier menghasilkan nilai ycsycycoyceyc = ycsycoycycyc = 0,232 Oo6 3,067 Oo24 = 0,7087 = 6,5061 Berdasarkan hasil perhitungan diatas diperoleh nilai Zskew sebesar 0,7087 < 1,96 dan nilai Zkurt sebesar 6,5061 > 1,69 . Nilai Zkurt menunjukkan nilai diatas 1,96. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa data pada perusahaan perbankan tidak berdistribusi secara normal. Dengan hasil yang tidak terdistribusi normal maka dilakukan outlier untuk menghilangkan data ekstrim. Tabel 3. Uji Normalitas Sesudah Outlier Descriptive Statistics Skewness Kurtosis Statistic Statistic Std. Error Statistic Std. Error Unstandardizes Residual 0,220 0,266 0,631 0,526 Valid N . Sumber: Data sekunder yang diolah, 2023 Berdasarkan hasil uji normalitas tabel 3. 3 setelah dilakukan outlier menghasilkan nilai sebagai berikut: ycsycycoyceyc = ycsycoycycyc = 0,220 Oo6 0,631 Oo24 = 0,8133 = 1,1663 Berdasarkan hasil perhitungan output setelah dilakukan outlier diperoleh nilai Zskew sebesar 0,8133 < 1,96 dan nilai Zkurt sebesar 1,1663 < 1,69. Keduannya menunjukkan nilai diantara -1,96 sampai dengan 1,96. Maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut dinyatakan terdistribusi secara normal. Uji Multikolinearitas Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Dan Intellectual Capital Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2018-2022. (Nadila Devianti Putri Maharan. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas . Uji Multikolinearitas dapat dilihat dari nilai tolerance dan nilai Variance Inflation Factor (VIF) . Tabel 3. Uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistic Keterangan Tolerance VIF SRDI 0,650 1,539 Tidak terjadi multikolinearitas VAIC 0,974 1,027 Tidak terjadi multikolinearitas SIZE 0,615 1,627 Tidak terjadi multikolinearitas ROA 0,820 1,219 Tidak terjadi multikolinearitas DER 0,705 1,429 Tidak terjadi multikolinearitas Sumber: Data Sekunder yang diolah, 2023 Berdasarkan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa variabel bebas dan variabel kontrol dalam penelitian ini tidak ada yang terjadi multikolinearitas. Hal tersebut terbukti dari nilai tolerance yang lebih dari 0,1 dan nilai VIF kurang dari 10. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari nilai residual pengamatan satu ke pengamatan lain . Dapat dikatakan tidak terjadi heteroskedastisitas apabila angka Sig > 0,05 atau 5%. Berikut hasil pengujian menggunakan uji glejser: Tabel 3. Tabel Uji Heteroskedastisitas Coefficients (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error 0,568 0,226 SRDI -0,002 0,163 -0,001 -0,010 0,992 VAIC 0,002 0,005 0,033 0,302 0,763 SIZE -0,011 0,008 -0,188 -1,371 0,174 ROA -1,057 1,000 -0,125 -1,056 0,294 DER -0,011 0,006 -0,220 -1,718 0,090 Model Standardized Coefficients Beta Sig. 2,514 0,014 Sumber: Data sekunder yang diolah, 2023 Berdasarkan tabel 3. 5 dapat disimpulkan bahwa nilai signifikansi tidak ada satupun variabel yang signifikan secara statistik mempengaruhi variabel dependen. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa model regresi ini semua variabel tidak terdapat adanya heteroskedastisitas. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada period-1 . Apabila terjadi autokorelasi maka disebut ada problem autokorelasi. Penelitian ini menggunakan pengukuran alat uji autokorelasi yaitu uji Durbin-Watson. Tabel 3. Uji Autokorelasi JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 78 Ae 91 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Model Adjusted R Std. Error of Square Square the Estimate 0,499a 0,249 0,200 0,14274412 Sumber: Data sekunder yang diolah, 2023 DurbinWatson 1,874 Hasil pengujian autokorelasi menggunakan uji Durbin Watson dengan menunjukkan nilai sebesar 1,874. Jika dibandingkan dengan tabel Durbin-Watson dengan jumlah data . = 82 dan jumlah variabel . = 5. Diperoleh nilai dL sebesar 1,5146, nilai dU sebesar 1,7724 dan nilai DW 1,874. Sehingga, jumlah tersebut terletak diantara dU < DW < 4 Ae dU yaitu 1,7724 < 1,874 < 2,2276. Maka, dapat disimpulkan bahwa tidak ada gejala autokorelasi dalam model regresi. Pengujian hipotesis Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda digunakan untuk membuktikan hipotesis mengenai pengaruh pengungkapan Sustainability Report dan Intellectual Capital terhadap nilai perusahaan pada tahun 2018-2022. Hasil persamaan regresi linear berganda pada penelitian ini dapat dilihat dari tabel hasil uji coefficients berdasarkan output SPSS yaitu sebagai berikut: Tabel 4. Regresi Linear Berganda Coefficients Unstandardized Coefficients Std. Error Model (Constan. 1,634 0,341 SRDI -0,390 0,246 VAIC 0,003 SIZE Standardized Coefficients Beta Sig 4,800 0,000 -0,195 -1,584 0,117 0,008 0,046 0,457 0,649 -0,020 0,012 -0,205 -1,618 0,110 ROA 6,418 1,507 0,467 4,258 0,000 DER 0,020 0,009 0,247 2,085 0,040 Sumber: Data sekunder yang diolah, 2023 Berdasarkan pengujian model regresi diatas, maka dapat dirumuskan sebagai berikut: TobinAos Q = 1,634 Ae 0,390 SRDI 0,003 VAIC Ae 0,020 SIZE 6,418 ROA 0,020 DER e Koefisien Determinasi Uji koefisien determinasi adalah pengujian yang dilakukam untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel independen dalam menjelaskan variance terhadap variabel dependen . Untuk model regresi, koefisien deteminasi ditunjukkan dengan nilai adjusted R square . dj R. Berikut koefisien determinasi yang menjelaskan kemampuan persamaan regresi berganda. Tabel 4. Koefisien Determinasi (R. Model Summaryb Model 0,499a R Square 0,249 Adjusted R Square 0,200 Std. Error of the Astimate 0,14274412 Sumber: Data sekunder yang diolah, 2023 Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Dan Intellectual Capital Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2018-2022. (Nadila Devianti Putri Maharan. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 Berdasarkan tabel 3. 8 dapat dilihat bahwa angka Adjusted R Square (R. menunjukkan nilai sebesar 0,200. Hal ini menunjukkan bahwa presentase pengaruh variabel independendan variabel kontrol terhadap variabel dependen sebesar 20%. Sehingga dapat diartikan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan sebesar 20% terhadap variabel dependen, sedangkan sisanya sebesar 80% dijelaskan oleh faktor lain selain variabel pengungkapan sustainability report dan intellectual capital dalam penelitian ini. Uji F Uji signifikan simultan dilakukan untuk mengetahui apakah variabel dependen secara serentak dipengaruhi oleh variabel independen. Jika tingkat probabilitas < 0,05 maka semua variabel independen secara bersama-sama . berpengaruh terhadap variabel dependen. Berikut hasil dari uji signifikan simultan . tatistik F) dalam penelitian : Tabel 3. Uji Statistik F ANOVAa Model Regression Sum of Squares 0,513 Sigb 5,039 0,000b Mean Square 0,103 0,020 Residual 1,549 Total 2,062 Sumber: Data sekunder yan diolah, 2023 Berdasarkan hasil pengujian diatas diperoleh hasil bahwa uji F menunjukkan nilai signifikasni sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa semua variabel independen dan variabel kontrol secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependen. Diartikan bahwa setiap perubahan yang terjadi pada pengungkapan sustainability report (SRDI) dan intellectual capital (VAIC) secara bersama-sama . akan bepengaruh terhadap nilai Perusahaan (TOBINAoS Q). Uji T Uji t ini bertujuan untuk menguji apakah pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yang dinyatakan didalam penelitian ini. Selain menguji pengrauh variabel independen terhadap variabel dependen nilai t . -test juga digunakan untuk menunjukkan arah pengaruh masing-masing variabel yang dilihat dari tabel koefisien regresi masing-masing variabel Untuk menguji pengaruh parsial tersebut, dapat dilakukan dengan membandingkan t hitung dengan ttabel. Jika nilai signifikansi < 0,05 atau 5% maka hipotesis yang diajukan signifikan. Tabel 3. Uji Statistik t Sig. 4,800 0,000 SRDI -1,584 0,117 VAIC 0,457 0,649 SIZE -1,618 0,110 ROA 4,258 0,000 DER 2,085 0,040 Model 1 (Constan. Sumber: Data sekunder yang diolah, 2023 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 78 Ae 91 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut dapat dilihat bahwa pengaruh dari masing-masing variabel pengungkapan sustainability report dan intellectual capital terhadap nilai perusahaan yang dapat dilihat dalam tabel t dan nilai signifikansi. Variabel pengungkapan sustainability report memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan yang berarti bahwa hipotesis pertama ditolak. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi > 0,05 yaitu sebesar 0,117. Sedangkan variabel intellectual capital tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan yang berarti hipotesis kedua ditolak. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi > 0,05 yaitu 0,649. Untuk variabel kontrol ukuran perusahaan menunjukkan bahwa tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan, yang dapat dilihat dari nilai signifikan > 0,05 yaitu sebesar 0,110. Profitabilitas menunjukkan bahwa berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signifikan < 0,05 yaitu sebesar 0,000. Sedangkan leverage menunjukkan bahwa variabel leverage memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dengan nilai signikan < 0,05 yaitu sebesar 0,040. Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil penelitian diatas membuktikan bahwa hipotesis pertama yaitu Pengungkapan Sustainability Report berpengaruh negatif terhadap nilai perusahan. Hasil pengujian regresi linear berganda menunjukkan variabel pengungkapan Sustainability Report memiliki koefisien regresi sebesar -1,584 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,117. Hal ini menunjukkan bahwa pengungkapan Sustainability Report memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian, hipotesis pertama AuPengungkapan Sustainability Report terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor perbankanAy ditolak. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh . , . Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pengungkapan sustainability tidak berpengaruh terhadap nilai Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh . yang menyatakan bahwa pengungkapan sustainability report berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Pengungkapan sustainability report tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan karena adanya beberapa pengaruh dari faktor internal maupun faktor eksternal pada setiap perusahaan. Begitu pula dengan laporan keberlanjutan sosial yang tidak konsisten, masih rendah dalam pengungkapan, dan tidak memenuhi standar yang diterbitkan. Dari hasil penelitian yang telah di jabarkan menunjukkan bahwa masih ada beberapa perusahaan yang masih belum cukup dalam mengungkapkan laporan sustainability report yang tepat. Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Nilai Perusahaan Hipotesis kedua dalam penelitian ini yaitu Intellectual Capital yang berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hasil pengujian regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel Intellectual Capital memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,457 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,649. Hal ini menunjukkan bahwa intellectual capital tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian, hipotesis kedua AuPengaruh Intellectual Capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan sektor perbankanAy ditolak. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh . Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa intellectual capital tidak memiliki pegaruh terhadap nilai Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh . yang menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Dari hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa variabel intellectual capital tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan karena modal intelektual dalam beberapa perusahaan Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Dan Intellectual Capital Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2018-2022. (Nadila Devianti Putri Maharan. n p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 belum dijadikan sebagai alat pengambilan keputusan. Sehingga, pasar tidak memberikan penilaian yang tinggi pada perusahaan yang menerapkan intellectual capital yang rendah. Hal ini disebabkan bahwa negara Indonesiaa modal intelektual belum ada standarisasi dalam kuantifikasi dan pihak luar kurangnya informasi yang diperoleh terkait dengan modal intelektual Sehingga, investor dalam pengambilan keputusan dalam menanamkan sahamnya lebih melihat asset fisik pada perusahaan dibandingkan dengan melihat modal intelektual. Hal ini memberikan indikasi bahwa penghargaan pasar pada suatu perusahaan hanya lebih didasarkan pada sumber daya fisik yang dimiliki sehingga, pasar tidak memberikan penilaian yang tinggi pada Variabel kontrol berfungsi untuk memperjelas hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Berdasarkan hasil pengujian ukuran perusahaan menunjukkan tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut di karenakan perusahaan yang memiliki ukuran perusahaan terlalu besar dapat menyebabkan kurangnya efisiensi dalam pengawasan kegiatan Variabel Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini profitabilitas merupakan ukuran bisnis yang paling penting dengan rasio yang lebih tinggi maka menunjukkan bahwa perusahaan menghasilkan laba yang tinggi. Sedangkan leverage memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut dikarenakan leverage adalah salah satu metode yang sering digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan modal dan keuntungan perusahaan. sehingga, semakin banyak perusahaan menggunakan asset yang berasal dari hutang, maka semakin besar nilai perusahaan yang dimiliki. Kesimpulan Berdasarkan analisis dan pembahasan hasil penelitian dengan melakukan pengujian hipotesis regresi linear berganda, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pengungkapan Sustainability Report tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2022. Hal ini menunjukkan bahwa pengungkapan sustainability report belom mendorong adanya peningkatan nilai perusahaan karena adanya pengaruh dari faktor internal dan faktor eksternal, dan perusahaan masih belum cukup informasi maupun materi dalam mengungkapkan laporan keberlanjutan yang sesuai dengan Global Reporting Initiative. Intellectual Capital tidak memilik pengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indoneisa pada tahun 2018-2022. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan sektor perbankan belum memaksimalkan dalam mengelola dan mengembangkan kekayaan intelektualnya untuk bersaing. Hal ini disebabkan karena variabel intellectual capital belum dijadikan sebagai alat untuk pengambilan keputusan sehingga pasar tidak memberikan penilaian yang tinggi pada perusahaan. Ukuran perusahaan menunjukkan tidak memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Profitabilitas menunjukkan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dan leverage menunjukkan bahwa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Keterbatatasan Penelitian Pada penelitian ini terdapat beberapa keterbatasan yang dapat mempengaruhi hasil dari Berikut keterbatasan-keterbatsan yang terjadi pada penelitian ini: Variabel bebas dsalam penelitian ini sangat terbatas. Hal ini dpaat dibuktikan dengan nilai Adjusted R Square menunjukkan nilai sebesar 20% dan sisanya sebesar 80% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak terdapat dalam penelitin ini. Penelitian ini hanya mendapatkan sampel sebanyak 82 data yang dpaat dianalisis. Saran JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI Vol. No. Desember 2023 : 78 Ae 91 JURNAL ILMIAH KOMPUTERISASI AKUNTANSI p-ISSN : 1979-116X e-ISSN : 2621- 6248 n Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijelaskan, maka penelitian ini diharpkan dapat memberikan pemahaman dan kontribusi dalam pengembangan bidang akuntansi. Sehingga saran yang dapat diberikan sebagai berikut: Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan periode atau tahun penelitian yang lebih panjang sehingga dapat menghasilkan dan memperkuat penelitian yang lebih baik dan akurat. Pengukuran yang digunakan untuk variabel dependen nilai perusahaan menggunakan TobinsAoQ. penelitian selanjutnya dapat menggunakan berbagai pengukuran lain, seperti Price Earning Ratio (PER) atau Price to Book Value (PBV). Penelitian selanjutnya diharapkan untuk menambahkan variabel bebas lain yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan References