Jurnal Infortech Volume 7 No. 1 Juni 2025 E-ISSN: 2715-8160 Analisis dan Evaluasi Usability Website Bank Woori Saudara Indonesia Menggunakan Metode Usability Testing Mutiara Putri Anjani1. Ika Kurniawati2*. Fachri Amsury3. Heriyanto4 Sistem Informasi. Universitas Nusa Mandiri e-mail: mutiaraptrnjn@gmail. com, 2*ika. iki@nusamandiri. Teknologi Informasi. Universitas Bina Sarana Informatika e-mail: 3fahri. fcy@bsi. id, 4heriyanto. hio@bsi. Diterima 20-04-2025 Direvisi 16-05-2025 Disetujui 16-06-2025 Abstrak - Website Bank Woori Saudara (BWS) yang mulai aktif sejak 2014 hingga penelitian ini dilakukan masih dalam tahap pengembangan dan belum pernah dievaluasi dengan menyeluruh. Sebagai platform digital yang mendukung aktivitas perbankan, website BWS menyediakan berbagai informasi dan layanan. Salah satu aspek terpenting yang menentukan kualitas sebuah website adalah usability atau kegunaan. Evaluasi terhadap kegunaan dan efektivitas website menjadi penting untuk meningkatkan kemudahan serta loyalitas pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah pada website BWS dengan menerapkan metode Usability Testing berdasarkan lima aspek, yaitu aspek Learnability . Memorability . emudahan dalam menginga. Efficiency . Error . encegahan kesalaha. dan Satisfaction . epuasan penggun. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara, dan angket secara daring. Penentuan jumlah sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 user, sementara analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji Independent Sample T-Test menggunakan SPSS. Hasil evaluasi usability pada website BWS mengindikasikan bahwa variabel Learnability. Efficiency, dan Errors memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pengguna. Sebaliknya. Memorability tidak menunjukkan pengaruh signifikan dan perlu ditingkatkan. Untuk meningkatkan usability secara keseluruhan, disarankan agar website BWS memperbarui informasi, memperbaiki fitur yang ada, menambahkan fitur AuDaftarAy dan AuSearch EngineAy, serta meningkatkan aspek Efficiency dan mengurangi kesalahan (Error. , sambil tetap menjaga aspek Memorability. Evaluasi juga perlu dilakukan secara berkala dengan melibatkan pengguna secara langsung. Dapat disimpulkan penelitian ini menekankan bahwa peningkatan aspek usability seperti pembaruan informasi, efisiensi navigasi, dan minimisasi kesalahan dapat meningkatkan kepuasan pengguna, sehingga website BWS dapat memenuhi standar usability yang baik dan memberikan kontribusi positif terhadap kualitas layanan perbankan secara keseluruhan. Kata Kunci: Analisis, evaluasi, usability testing, website. Abstract - The Bank Woori Saudara (BWS) website, which has been active since 2014, is still in the development stage and has never been thoroughly evaluated. As a digital platform that supports banking activities, the BWS website provides various information and services. One of the most important aspects that determine the quality of a website is usability. Evaluation of the usability and effectiveness of a website is important to enhance user convenience and loyalty. This research aims to identify issues on the BWS website by applying the Usability Testing method based on five aspects, namely Learnability. Memorability. Efficiency. Erro. , and Satisfaction. Data collection methods were conducted through direct observation, interviews, and online questionnaires. The determination of the sample size used the Simple Random Sampling technique with a total of 100 respondents, while data analysis was conducted using descriptive statistics and the Independent Sample T-Test using SPSS. The results of the usability evaluation on the BWS website indicate that the variables Learnability. Efficiency, and Errors have a significant impact on user satisfaction levels. On the other hand. Memorability does not show a significant impact and needs to be improved. To improve overall usability, it is recommended that the BWS website updates its information, fixes existing features, adds "List" and "Search Engine" features, and enhances the Efficiency aspect while reducing errors, all while maintaining the Memorability aspect. Evaluation should also be conducted periodically by involving users directly. It can be concluded that this research emphasizes that improving usability aspects such as information updates, navigation efficiency, and error minimization can enhance user satisfaction, thereby enabling the BWS website to meet good usability standards and contribute positively to the overall quality of banking services. Keyword : Analysis, evaluation. Usability Testing. Website. http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Jurnal Infortech. Volume 7 No. 1 Juni 2025 E-ISSN 2715-8160 PENDAHULUAN Dengan kemajuan teknologi informasi, website kini menjadi cara cepat untuk mencari dan mengakses informasi di internet, berfungsi sebagai media yang menampilkan berbagai dokumen multimedia seperti teks, gambar, dan video, serta dapat diakses melalui browser menggunakan HTTP (Suryawan et al. , 2. Di industri perbankan, website tidak hanya menampilkan informasi produk dan layanan, tetapi juga informasi penting yang diatur oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (Lilis L. Rajaguguk. Budiharto, 2. Website Bank Woori Saudara (BWS) diluncurkan pada tahun 2014 dan masih dalam tahap pengembangan serta belum dievaluasi secara menyeluruh hingga saat penelitian ini dilakukan. Sebagai platform digital yang mendukung kegiatan perbankan, website BWS bertujuan untuk menyediakan informasi dan layanan kepada nasabah dan calon nasabah. Berdasarkan hasil obeservasi dan wawancara ditemukan beberapa kendala, permasalahan seperti informasi lokasi ATM yang tidak terupdate, tidak adanya fitur live chat, registrasi, dan pencarian, serta letak fungsi login yang kurang strategis, menunjukkan perlunya evaluasi Metode usability testing dapat digunakan untuk mengevaluasi aspek usability terhadap kepuasan pengguna. Usability memegang peranan penting dalam mengukur kemudahan penggunaan dan kegunaan suatu website. Analisis perbandingan dengan bank lain menunjukkan bahwa fitur login BWS tidak tersedia di halaman utama, pengguna harus mencari "Internet Banking" di sisi kanan lalu klik "Individual/Bisnis" dan fitur login baru terlihat. Halaman "Karir" di "Tentang BWS" tidak memiliki "Daftar" atau "Search Engine", berdasarkan lokasi, berbeda dengan website pada bank lain yang menyediakan fitur ini. Saat ini belum Dalam hal ini, perlu meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengguna sebagai bagian dari pengembangan website BWS. Evaluasi usabilitas diperlukan untuk memastikan fungsi yang tepat dan sesuai dengan harapan pengguna saat digunakan. Pengujian usabilitas merupakan suatu metode evaluasi produk dengan cara mengujinya secara langsung kepada pengguna. Usability testing merupakan atribut yang digunakan untuk mengevaluasi kegunaan antarmuka suatu website (Larasati, 2. Usability terdiri dari lima Learnability . Memorability . emudahan dalam menginga. Efficiency . Error . encegahan kesalaha. dan Satisfaction . epuasan penggun. (Fadila Nurlatifah & 1, 2. Metode ini akan membantu mengidentifikasi masalah usability, meningkatkan efisiensi penggunaan, dan mengetahui usabilitas pada website BWS. http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Berdasarkan diantaranya oleh (Sri Hijriah & Dedi Irawan, 2. , melakukan evaluasi usabilitas web E-Government Kecamatan Sungai Pinang, fokusnya adalah pada kemudahan, kenyamanan, dan kepuasan pengguna. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bagaimana usability testing dapat digunakan untuk mengevaluasi dan meningkatkan website yang berfungsi untuk layanan publik mirip dengan cara yang diusulkan untuk website BWS. Hasil yang menunjukkan Learnability yang tinggi menekankan pentingnya kemudahan penggunaan dalam mencapai kepuasan pengguna (Farzah & Oktaviana, 2. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh (Budiyanto & Kurniawati, 2. mengevaluasi aspek usability pada website PPID Kemenparekraf/Baparekraf dengan tujuan menilai tingkat kemudahan penggunaan serta kepuasan penggunanya. Berdasarkan hasil studi tersebut, ditemukan bahwa faktor understandability, learnability, dan operability memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan pengguna, sementara faktor attractiveness tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penelitian ini mengkaji bagaimana berbagai aspek usability berpengaruh terhadap kepuasan pengguna serta relevansi penggunaan alat analisis seperti SPSS dalam menilai aplikasi. Temuan ini memberikan dasar bagi penerapan metode serupa dalam evaluasi website BWS guna meningkatkan fungsionalitas dan kepuasan pengguna. Tujuan daria studi ini untuk menganalisis dan menilai tingkat usability pada website BWS melalui pendekatan Usability Testing, yaitu metode evaluasi yang melibatkan pengujian langsung oleh pengguna. Usability dalam penelitian ini mencakup lima aspek utama, yaitu aspek Learnability . Memorability . emudahan dalam menginga. Efficiency . Error . encegahan kesalaha. dan Satisfaction . epuasan penggun. Metode ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi permasalahan usability, meningkatkan efisiensi menyeluruh mengenai tingkat usability pada website BWS. Hasil penelitian nantinya diharapkan mampu memberikan rekomendasi perbaikan yang konkret untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna secara METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan melalui enam tahapan sistematis. Tahap pertama adalah identifikasi masalah, yang dilakukan dengan mengamati website Bank Woori Saudara serta membandingkannya dengan beberapa website perbankan lain guna mengidentifikasi potensi isu terkait aspek usability. Tahap kedua, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner Jurnal Infortech. Volume 7 No. 1 Juni 2025 E-ISSN 2715-8160 kepada pengguna website. Pada tahap ketiga, ditentukan metode penelitian yang akan diterapkan untuk mengevaluasi tingkat usability, disertai dengan pemilihan populasi dan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling. Selanjutnya, tahap keempat melibatkan penyebaran kuesioner secara online dan pengumpulan data yang kemudian dianalisis guna menguji validitas serta reliabilitas alat ukur penelitian. Pada tahap kelima, dilakukan uji asumsi klasik untuk memastikan bahwa model regresi linier berganda yang digunakan memenuhi persyaratan statistik yang berlaku. Terakhir, tahap keenam berfokus pada penarikan kesimpulan dan penyusunan saran berdasarkan hasil analisis yang bertujuan untuk memberikan rekomendasi dalam upaya meningkatkan tingkat usability pada website BWS. Alur lengkap tahapan penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1. errors, memorability, dan satisfaction, yang meningkatkan usability dan kepuasan pengguna. Ruang lingkup penelitian ini menganalisis aspek-usabilitas website BWS dengan fokus pada Learnability. Memorability. Efficiency. Errors, dan Satisfaction Data dikumpulkan melalui survei dan wawancara dengan pengguna website, analisis dilakukan menggunakan SPSS menerapkan analisis statistik deskriptif dan Independent Sample T-Test. Penelitian ini hanya melibatkan pengguna website dan tidak mencakup pengembang atau manajemen BWS. Hipotesis merupakan dugaan sementara yang diajukan sebagai jawaban atas permasalahan dalam Dalam studi ini, hipotesis yang dirumuskan adalah sebagai berikut: H1: Terdapat dugaan bahwa Learnability memiliki pengaruh positif terhadap Satisfaction. H2: Terdapat Memorability memberikan dampak positif terhadap Satisfaction. H3: Terdapat Efficiency berkontribusi positif terhadap Satisfaction. H4: Terdapat dugaan bahwa Errors berpengaruh positif terhadap Satisfaction. H5: Terdapat Learnability . Memorability . emudahan dalam menginga. Efficiency . Error . encegahan kesalaha. secara simultan berpengaruh positif terhadap Satisfaction. Pengumpulan Data Pada studi ini penulis melakukan observasi dan wawancara dengan pegawai BWS dari tim audit dan IT, serta meneliti literatur relevan untuk menentukan tujuan penelitian. Data diperoleh melalui wawancara, observasi situs web bankwoorisaudara. com, dan penelusuran literatur. Penelitian ini menerapkan mengumpulkan data melalui kuesioner daring yang disebarkan menggunakan google formulir. Gambar 1. Diagram Alir Penelitian Identifikasi Masalah Pada tahap identifikasi masalah, penulis mengamati website Bank Woori Saudara dan membandingkannya dengan website perbankan lain seperti Bank BCA. Hana Bank, dan Bank Mandiri. Ditemukan masalah usability yang mencakup: kurang jelasnya tujuan pada menu . alaman login tidak tersedia di halaman utam. , informasi yang tidak terupdate . okasi ATM yang sala. , tautan yang tidak dapat diakses, navigasi yang membingungkan, serta tidak adanya fitur pencarian. Masalah-masalah ini berkaitan dengan atribut learnability, efficiency, http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Penentuan Populasi dan Sampel Menurut (Fadila Nurlatifah, 2. , populasi diartikan sebagai himpunan objek atau subjek yang memiliki karakteristik khusus dan menjadi pusat perhatian dalam sebuah penelitian. Dalam studi ini, pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode Simple Random Sampling, yaitu teknik pemilihan sampel secara acak acak (Evans Fuad. Regiolina. Untuk menghitung jumlah sampel yang diperlukan, digunakan rumus Slovin dengan batas toleransi kesalahan . argin of erro. sebesar 0,1 atau 10% (Sausan et al. , 2. Dalam riset pasar atau survei pelanggan, margin error 10% bisa diterima karena memberikan informasi yang cukup untuk pengambilan keputusan bisnis dalam waktu singkat dan dengan anggaran terbatas. Populasi didapatkan Jurnal Infortech. Volume 7 No. 1 Juni 2025 E-ISSN 2715-8160 dari total pengunjung mulai bulan Januari 2024 Ae Maret 2024 setelah di jumlahkan total pengunjung 000 orang kemudian dihitung dengan rumus slovin guna mendapatkan sampel sebagai berikut: Errors [D] 1 yeA Satisfaction [E] 1 . Website BWS tidak error saat Saya tidak menemukan menu yang error atau tidak sesuai dengan fungsinya pada Website BWS. Saya merasa puas saat menggunakan website BWS karena informasi yang di berikan valid. Tampilan website BWS menarik. Website bekerja sesuai dengan yang Saya dapat menemukan fitur dan menu yang saya cari seperti menu pencarian pada website BWS. n = 69. 000/691 n = 99. Berdasarkan perhitungan menggunakan rumus tersebut, jumlah sampel yang diperoleh adalah 99,85 dan dibulatkan menjadi 100. Dengan demikian, penelitian ini melibatkan 100 responden. Penyebaran Kuisioner Kuesioner disusun sebagai sebuah sarana pendukung penelitian dengan melakukan penyebaran kepada partisipan, kemudian diisi berdasarkan jawaban yang tersedia. Kuesioner ini berfungsi untuk mengumpulkan data utama dan disebarkan secara daring melalui Google Form kepada pengguna website BWS. Partisipan diarahkan terlebih dahulu untuk mengakses website bankwoorisaudara. kemudian mengisi serta menuangkan pendapatnya pada pengisian kuesioner. Dalam penelitian ini, digunakan Skala Likert untuk mengukur variabelvariabel yang diteliti, dengan lima tingkat penilaian, setiap pilihan jawaban diberi skor dalam rentang 1 sampai 5 (Setiawan & Widyanto, 2. Analisis data dengan pendekatan Skala Likert Analisis data dengan pendekatan Skala Likert, indikator penelitian menggunakan 5 komponen dari usability testing. Salah satu teknik untuk mengevaluasi kualitas guna menentukan tingkatnya adalah skala Likert. Data yang dikumpulkan dengan kuesioner ini digunakan untuk memvisualkan karakteristik aspek yang menjadi variabel dalam penilaian kegunaan (Larasati, 2. Uji Validitas Uji Validitas merupakan bagian dari proses penentuan sebuah sarana evaluasi misalnya pertanyaan dalam kuesioner apakah memiliki validitas atau tidak. Kepercayaan terhadapa data yang diperoleh didapat dari sebuah sarana penelitian yang sudah valid dengan kriteria ukuran nilai validitas yang tinggi. Pengujian menggunakan tingkat signifikasi 5%, berikut merupakan kriteria Tabel 1. Pertanyaan Kuesioner Aspek Learnability [A] Memorability [B] Efficiency [C] Pengujian Data dan Analisis Indikator Website BWS mudah dipelajari. Saya dengan mudah dan cepat menerima informasi secara detail dan juga spesifik pada website BWS. Pada saat menggunakan website BWS saya tidak membutuhkan instruksi Website BWS mudah diingat. Saya dapat dengan mudah mengetahui dan mengingat arah navigasi dan fitur pada Website BWS. Saya memahami isi dan informasi yang ada pada website BWS. Kecepatan akses menu pada website BWS cepat. Saya dengan mudahnya memperoleh informasi yang ada di website BWS sehingga saya tidak perlu datang ke kantor BWS. Saya mampu langsung menemukan informasi yang saya ingin cari dari awal membuka pada Website BWS. http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Hipotesis nol (H. dianggap valid jika nilai koefisien korelasi yang dihitung . lebih besar dari nilai koefisien korelasi pada tabel . Ini menunjukkan bahwa alat ukur yang digunakan valid. Sebaliknya. H0 dinyatakan tidak valid jika r hitung lebih kecil dari atau sama dengan r tabel. Prosedur penetapan nilai R tabel adalah dengan menerapkan aturan: R tabel = df (N - . , melalui tingkat signifikansi uji dua arah. R tabel = df . - 2, 0,. Untuk meraih nilai R tabel dengan cara mengamati ditebal R. Sebuah item pertanyaan dinyatakan valid jika hasil pengujian signifikansi menunjukkan nilai kurang dari 0,05 . tau 5%). Sebaliknya, item pertanyaan dianggap tidak valid apabila nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05 (Mashuri et al. , 2. Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas mengukur konsistensi unsur-unsur pertanyaan kuesioner. pengujian Reliabilitas diperlukan guna mengamati seberapa akurat dan dapat diandalkannya alat bantu penelitian. Tingkat keandalan suatu instrumen (Cronbach's Alph. Jurnal Infortech. Volume 7 No. 1 Juni 2025 E-ISSN 2715-8160 dikatakan tidak sesuai jika nilainya di bawah 0,6. Sebaliknya, instrumen tersebut dianggap diterima jika nilainya mencapai 0,7 atau lebih (Mashuri et al. Keterangan: = konstanta Uji Asumsi Dasar Uji asumsi dasar sebagai pemenuhan syarat regresi guna memastikan model regresi sudah sesuai. Uji Normalitas Model membutuhkan uji normalitas guna mengevaluasi hasil tersebut termaksud dalam variabel independen atau dependen. Untuk menentukan apakah suatu kumpulan data memiliki distribusi normal, dapat dengan membandingkan data uji dengan data normal baku menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Kriteria untuk uji ini sebagai berikut: data dianggap berdistribusi normal jika nilai probabilitas . lebih besar dari 0,05. Sebaliknya, data dinyatakan tidak berdistribusi normal jika nilai probabilitas . kurang dari 0,05 (Nanincova, 2. Uji Multikolinieritas Multikolinearitas merupakan salah satu jenis penelitian yang menunjukkan adanya hubungan linier antara variabel independen dalam satu Nilai tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF) merupakan nilai acuan dari pengujian multikolinearitas. meningkatnya nilai VIF, mempengaruhi tingkat multikolinieritas antar variabel independen menjadi semakin meningkat (Nanincova, 2. Uji Heteroskedastisitas Cara mendeteksi ketidaksamaan varian residual dalam model regresi dengan menggunakan uji multikolinearitas, dapat mempengaruhi efisiensi dan akurasi estimasi parameter (Nanincova. Uji Otokorelasi Otokorelasi adalah keterkaitan observasi diantara satu dan lainnya, yang dapat dideteksi menggunakan uji otokorelasi. Uji otokorelasi adalah metode populer untuk mendeteksi kaitan kesalahan data dalam periode spesifik berkorelasi pada periode lain. Pengujian Hipotesis Pemenuhan hubungan antar variabel merupakan dua gambaran yang baik bagi hipotesis , guna menyediakan pedoman cara pengujian relasi Apabila terdapat lebih dari satu variabel independen maka dalam melakukan uji hipotesis mengimplementasikan regresi linier berganda. Analisis statistik untuk Tahap uji relasi disebut sebagai Regresi Linier Berganda dimana mempengaruhi diantara satu atau lebih dari dua nilai variabel bebas atau variabel estimator atau variabel independent kepada satu variabel terhubung atau variabel dependent atau variabel. Pada aturan ekonometrika dijelaskan: Y= 1 X1 2 X2 e Y = variabel terikat X1 dan X2 = variabel bebas 1, 2 = koefisisen, dan e = error term Pengujian hipotesis menerapkan regresi linier berganda sebab memiliki satu atau lebih dari 2 variabel independen. Penelitian ini mencakup lima Dari 5 variabel diatas terdapat 2 jenis variable dalam penelitian ini. Learnability (X. Memorability (X. Efficiency (X. Error (X. sebagai variable independent, dan Satisfaction (Y) sebagai variable dependent. HASIL DAN PEMBAHASAN Kuesioner penelitian ini memuat 15 pertanyaan, dibagi rata menjadi 3 pertanyaan untuk setiap aspek: learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction. Penilaian terhadap kuesioner ini dilakukan oleh 100 responden. Berikut ini merupakan data sebaran karakteristik responden dapat dilihat pada tabel 2 Ae 4. Tabel 2. Karakteristik responden berdasarkan jenis Valid Usia Responden Persentase Pria Wanita Total Tabel 3. Karakteristik responden berdasarkan usia Valid Usia Responden 20-30 tahun 30-58 tahun 59-70 tahun Total Tabel 3. Karakteristik responden berdasarkan Jenis Nasabah Ket Valid Jenis Responden Persentase Nasabah Pensiun Nasabah Deposito Nasabah Kredit Nasabah Payroll Nasabah Tabungan Non Nasabah Total http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Persentase Jurnal Infortech. Volume 7 No. 1 Juni 2025 E-ISSN 2715-8160 Bersumber dari komponen setiap pertanyaan serta keseluruhan statistik guna mendapatkan nilai mean, dapat diperoleh data seperti berikut: Tabel 5. Mean Variabel Learnability [A. Learnability [A. Learnability [A. Memorability [B. Memorability [B. Memorability [B. Efficiency [C. Efficiency [C. Efficiency [C. Errors [D. Errors [D. Errors [D. Satisfaction [E. Satisfaction [E. Satisfaction [E. N Min Max Mean 3,45 3,26 3,09 3,16 3,12 3,37 3,67 3,05 2,92 3,55 3,44 3,32 3,42 3,57 2,83 Persentase Berlandaskan pengamatan R-Tabel dari tabel distribusi nilai dan signifikansi menerapkan kriteria r tabel dengan level signifikansi 0,05 . %) bersama pertisipan yang berjumlah 100 orang, kemudian diperoleh R-Tabel 0,195. Berlandaskan hasil uji validasi. R-Hitung memperoleh nilai lebih tinggi dari R-Tabel, maka dapat dikatakan valid, dijelaskan pada tabel 6. Tabel 6. Uji Validitas N r-hitung 100 0, 820 100 0,861 100 0,737 100 0,757 100 0,865 100 0,831 100 0,604 100 0,826 100 0,814 100 0,681 100 0,542 100 0,793 100 0,657 100 0,816 100 0,740 Hasil Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas dalam SPSS dapat diukur menggunakan pendekatan nilai Alpha Cronbach. Tabel 7 menjelaskan hasil dari pengujian reliabilitas. Alpha Cronbach diterapkan untuk menguji reliabilitas, bobot Alpha Cronbach reliabel jika nilai Alpha Ou 0,6. Hasil dari analisis reliabilitas dengan teknik Cronbach Alpha, nilai dari setiap variable lebih besar dari nilai kriteria diatas yaitu Ou 0,06 maka dapat dinyatakan bahwa hasil pengujian variabel tersebut reliable karena lebih besar dari 0,6. Berdasarkan hasil uji diperoleh 942, dapat dikategori Ausangat dapat dipercayaAy. Dengan demikian 100 % hasil penilaian dari 100 responden dikatakan valid dan reliabel. Tabel 7. Uji Reliabilitas Variabel Nilai Nilai CronbachAos Kriteria Keterangan Alpha Hasil Uji Validitas Instrumen Learnability [A. Learnability [A. Learnability [A. Memorability [B. Memorability [B. Memorability [B. Efficiency [C. Efficiency [C. Efficiency [C. Errors [D. Errors [D. Errors [D. Satisfaction [E. Satisfaction [E. Satisfaction [E. r-tabel 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 0,195 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Dinyatakan pada data Corrected Item-Total Correlation diukur dengan r tabel. Ketika nilai Corrected Item-Total Correlation > r tabel dapat dinyatakan data itu valid, ketika nilai Corrected ItemTotal Correlation < r tabel dapat dinyatakan data tidak Berlandaskan perhitungan tabel 6 menerangkan bahwa tiap-tiap komponen pertanyaan dapat dikatakan valid, sebab nilai r hitung lebih tinggi dibandingkan r Learnability 0,942 Memorability 0,942 Efficiency 0,943 Errors 0,950 Satisfaction 0,944 Berdasarkan tingkat usabilitas website BWS menerapkan pendekatan skala Likert, maka dicapai data demikian: Perolehan keseluruhan mean: Aspek Learnability 3,27 dikatakan kurang setuju atau cukup. Aspek Memorability 3,22 dikatakan kurang setuju atau cukup. Aspek Efficiency 3,21 dikatakan kurang setuju atau cukup. Aspek Error 3. 44 dikatakan kurang setuju atau . Aspek Satisfaction 3,27 dikatakan kurang setuju atau cukup. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji Normalitas mengimplementasikan uji Kolmogorov Ae Smirnov test. Kriteria pengujian bobot probabilitas . > 0,05. Metode uji Kolmogorov Ae Smirnov test guna menunjang atau memvalidasi perolehan uji normalitas p-plot menyatakan distribusi normal, dapat disimpulkan uji Kolmogorov Ae Smirnov test pada tabel 8. Tabel 8. Uji Normalitas Nilai Kolmogorov Nilai Signifikan Alpha 0,069 0,05 Keterangan Smirnov 0,085 http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Nilai Normal Jurnal Infortech. Volume 7 No. 1 Juni 2025 E-ISSN 2715-8160 Berdasarkan tabel 8, dinyatakan besarnya bobot keseluruhan uji normalitas menerapkan Kolmogorov Ae Smirnov yaitu 0,085 serta tingkat signifikan sebesar 0,069. Dengan demikian, dapat dikonklusikan bahwa data memiliki distribusi normal serta melengkapi asumsi normalitas. Uji Multikolinieritas Regresi dinyatakan baik bila tidak terjadi kolerasi antara variabel independen bobot VIF < 10 dari hasil uji tabel 9, diperoleh bobot VIF lebih rendah dari 10 maka pada uji ini dapat dinyatakan valid. Tabel 9. Uji Multikolinieritas Variabel VIF X1 Learnability 5,897 X2 Memorability 5,048 X3 Efficiency 4,547 X4 Errors 1,485 Uji Otokorelasi Untuk memastikan model regresi kita baik, tidak boleh ada masalah autokorelasi. Kriteria yang umum digunakan adalah DU < DW < 4DU, di mana DU dan DW adalah nilai DurbinWatson. Berdasarkan output pada Gambar 9, nilai Durbin-Watson adalah 2,139. Untuk memerlukan dua nilai bantu dari tabel DurbinWatson, yaitu nilai DU dan DL. Baik bobot tabel durbin watson memakai N=100 dan K=5 Karenanya, dapat teridentifikasi bobot DL = 1,5710, dan DU 1,7804, jadi bobot 4-du = 2,2196 dan bobot 4-dl = 2,429 sehingga teramati bobot nilai durbin watson statistik ialah 2,139 terletak diantara dl dan du. Karenanya, bias disimpulkan bobot nilai DU < DW < 4AeDU . ,5710 < 2,139 < 2,2. uji dikatakan valid. Berdasarkan hasil pengujian dapat dilihat pada gambar 2, variable Learnability (X. Memorability (X. Efficiency (X. dan Error (X. signifikan pada = 5% pada distribusi nilai t-table rumus menentukan t tabel yaitu sebagai berikut: Df = ( /. = . ,05 / . = 0,025 Df = n Ae k Ae 1 = 100 Ae 4 Ae 1 = 95 = 0,025 : 95 = 1. f tabel mampu ditetapkan dengan aturan: df1 = . Ae . df2 = . Ae k Ae . df1 = . Ae . = 3 df2 = . Ae 4 Ae . = . Ae . df = 3. 96 f = 2,699 Berdasarkan hasil perhitungan di atas dapat diketahui . Aspek Learnability berpengaruh positif terhadap Satisfaction. 003 > 1. 985 dan signifikasi 0,048 < 0,05. Aspek Memorability berpengaruh negatif terhadap Satisfaction yaitu 1. 807 < 1. 985 dan signifikasi 0,074 > 0,05. Aspek Efficiency berpengaruh positif terhadap Satisfaction yaitu 5. 139 > 1. 985 dan signifikasi 0,001 < 0,05. Aspek Error berpengaruh positif pada Satisfaction yaitu 2. 649 < 1. 985 dan signifikasi 0,009 > 0,05. Berdasarkan Uji F dapat dijelaskan pada gambar 3, diperoleh bobot nilai signifikan untuk uji F yaitu 0,001 lebih rendah dari nilai signifikan yang ditetapkan adalah 0,05, dan bobot nilai F dikalkulasi senilai 012 lebih tinggi dari 2,699. Berlandaskan hasil nilai menyatakan Aspek Kemudahan Belajar (X. Kemudahan Mengingat (X. Efisiensi (X. Kesalahan (X. , dengan bersamaan mendapati pengaruh bagi kepuasan partisipan Satisfaction (Y). Pengujian Hipotesis Gambar 2 merupakan hasil Uji Statistik t . ji Signifikansi Parsia. Gambar 3. Hasil Uji F Tabel 10 memperlihatkan dimana nilai bobot (R Squar. sebesar 0,822. Perolehan Nilai koefisien determinasi atau R, yaitu 0,907 X 907 = 0,822. Berdasarkan hasil angka tersebut, menjelaskan bahwa kepuasan pengguna (Y) dipengaruhi oleh variabel learnability (X. , memorability (X. , efficiency (X. , dan error (X. Gambar 2. Hasil Uji T http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech Jurnal Infortech. Volume 7 No. 1 Juni 2025 E-ISSN 2715-8160 Tabel 10. Hasil Koefisien Determinasi Model R Square 0,907 0,822 0,05 Std. Error of the Estimate 1,216 Berlandaskan keseluruhan uji hipotesis, bisa dikemukakan bahwa beberapa hipotesis diterima, . Aspek Learnability berpengaruh positif terhadap loyalitas pengguna. Aspek Efficiency berpengaruh positif terhadap loyalitas pengguna. Aspek Errors berpengaruh positif terhadap loyalitas pengguna. Aspek Learnability. Memorability. Efficiency, dan Errors secara simultan berpengaruh positif terhadap loyalitas pengguna. Sementara itu, terdapat satu hipotesis yang ditolak, yaitu: Aspek Memorability tidak berdampak signifikan kepada Aspek Satisfaction. KESIMPULAN Berlandaskan keseluruhan uji validitas. Berdasarkan hasil pengujian validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik, dapat disimpulkan bahwa instrumen dan model yang digunakan telah terbukti sesuai dan andal. Melalui analisis dan evaluasi usability pada situs web BWS dengan pendekatan usability testing, diketahui bahwa tingkat usability menunjukkan bahwa variabel learnability, efficiency, dan error memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Nilai koefisien determinasi (RA) sebesar 0,822 mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 82,2% variasi dalam kepuasan pengguna. Variabel learnability dan efficiency berkontribusi secara signifikan dan positif dengan nilai t hitung masing-masing 2,003 dan 5,139, serta nilai signifikansi di bawah 0,05. Sementara itu, variabel error juga memberikan dampak positif dengan t hitung sebesar 2,649 dan signifikansi 0,009. Sebaliknya, variabel memorability tidak memberikan pengaruh signifikan secara parsial, ditunjukkan oleh nilai t hitung 1,807 dan signifikansi 0,074, sehingga aspek ini perlu ditingkatkan. Berdasarkan hasil uji hipotesis, dapat disimpulkan bahwa kemudahan belajar . , efisiensi, dan kesalahan . secara bersamaan dan secara simultan keempat aspek tersebut berdampak positif terhadap loyalitas pengguna. Namun, aspek daya ingat . bukan faktor signifikan yang memengaruhi kepuasan Untuk meningkatkan usabilitas, pengembang website BWS perlu berfokus pada peningkatan efisiensi, pengurangan error, dan menjaga kemudahan penggunaan bagi user baru. Rekomendasi dan saran yang diberikan agar BWS memperbarui informasi http://ejournal. id/ejurnal/index. php/infortech lokasi ATM dan memperbaiki fitur login yang kurang jelas untuk meningkatkan kepuasan pengguna. Pengembang menambahkan fitur "Search Engine" pada halaman "Karir" untuk mempermudah pencari kerja dalam menemukan lowongan pekerjaan. Pengembang juga perlu memperbaiki fitur yang terkait dengan pengurangan Error dan peningkatan Efficiency untuk mengatasi keluhan terkait masalah error dan waktu akses yang lambat. Selain itu, tingkatkan aspek Memorability agar pengguna dapat lebih mudah mengingat dan mengakses fitur penting. Jika aspek Memorability tidak ditingkatkan, dampaknya bisa sangat luas, mulai dari berkurangnya kunjungan ulang hingga penurunan kepuasan pengguna. Hal ini akhirnya dapat mempengaruhi retensi pengguna, loyalitas, dan keberhasilan website secara Oleh karena itu, sangat penting untuk meningkatkan aspek Memorability agar pengguna tidak hanya mengingat website dengan lebih mudah, tetapi juga merasa nyaman dan efisien saat Evaluasi usability secara berkala perlu dilakukan dan perlu melibatkan pengguna dalam proses pengembangan serta pembaruan website untuk memastikan selalu memenuhi kebutuhan dan ekspektasi pengguna. Pengembang juga perlu meningkatkan kerjasama dengan vendor desain untuk memastikan semua aspek usabilitas dan fungsionalitas selalu diperhatikan dan dioptimalkan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pengguna dan memenuhi standar usabilitas yang baik. REFERENSI