Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . ANALISA PERBANDINGAN BIAYA SERTA WAKTU PELAKSANAAN MATERIAL DINDING BATU BATA DAN BATAKO PADA GEDUNG BERTINGKAT Dedi Muktar1. Mhd. Rahman Rambe2. Rizky Febriani Pohan3 . Alumni Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan . Dosen Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan . Dosen Program Studi Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan Abstrak:Dinding merupakan elemen vertikal struktur yang berfungsi sebagai penyekat antar ruang maupun penyekat antar bagian dalam dan bagian luar gedung. Material penyusun dinding bangunan yang umum digunakan adalah batu bata. Bahan batu bata hingga sekarang masih menjadi pilihan utama masyarakat meskipun sudah banyak penemuan baru dalam bidang teknologi bahan seperti batako, bata hebel dan sebagainya. Batako atau bata hebel adalah campuran antara semen, agregat, dan air dengan atau tanpa bahan tambahan. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan dinding batu bata dan batako pada Gedung bertingkat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisa Harga Satuan Pekerjaan Tahun 2016. Dari hasil analisis data, dapat diambil kesimpulan, yaitu : biaya pemasangan dinding bata merah pada gedung bertingkat sebesar Rp. 437,90 sedangkan pemasangan dinding batako sebesar Rp. 737,60 sehingga diperoleh perbandingan biaya antara keduanya sebesar Rp. 299,70. Jika ditinjauu dari waktu pelaksanaan, pemasangan dinding bata merah di butuhkan selama 33 hari sedangkan pemasangan dinding batako selama 41 hari sehingga diperoleh perbandingan waktu pelaksanaan antara keduanya selama 8 hari dengan jumlah tukang yang sama yaitu 5 orang per hari. Kata Kunci : Dinding Material. Batako. Bata Merah PENDAHULUAN Pekerjaan dinding adalah bagian pekerjaan bangunan yang sangat penting perannya bagi sebuah bangunan. Dinding adalah elemen vertikal ruang bagian struktur yang menjadi alat penyekat antar ruang maupun penyekat antar bagian dalam gedung dengan bagian luar gedung sesuai dengan tata letak yang sudah Pekerjaan membentuk dan melindungi isi bangunan baik dari segi konstruksi maupun penampilan artistik dari sebuah bangunan. Material konstruksi sebuah dinding, seperti bata merah, batako, bata hebel dan lain-lain. Material dinding terus berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi untuk mencapai biaya, waktu pelaksanaan serta mutu yang paling efektif dan efisien. Batako adalah campuran antara semen portland, agregat dan air dengan atau tanpa bahan tambahan. Kemudian batu merah adalah bata yang dibuat dari tanah merah yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar kering, mengeras dan berwarna kemerahmerahan. Dengan munculya berbagai jenis material dinding seperti batako, batu hebel dan lainnya tentu terjadi perbedaan biaya dan waktu pelaksanaan. Dalam penelitian ini penulis menganalisa jumlah biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan dinding diperlukan apabila material penyusun Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. dinding menggunakan batu bata diganti menjadi batako. TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Dinding Dinding adalah bagian dari bangunan yang berfungsi sebagai pemisah antara ruangan luar dengan ruangan dalam, melindungi terhadap intrusi dan cuaca, penyokong atap dan sebagai pembatas ruang satu dengan ruangan lainnya. Ada beberapa fungsi dari dinding, yaitu : Sebagai Pembatas mempunyai sifat : privasi, indah dan bagus dalam skala, warna, tekstur, dapat dibuat transparan, sebagai peredam terhadap bunyi baik dari dalam maupun dari luar. Perlindungan terhadap gangguan dari luar . inar matahari, isolasi terhadap suhu, air hujan dan kelembapan, hembusan angi. , serta gangguan luar lainnya (Widiastuti dkk. , 2. Adapun jenis dan macam-macam dinding yaitu sebagai berikut : Dinding Interior adalah dinding yang dipakai di dalam ruangan. Dinding Exterior adalah dinding yang letaknya di luar ruangan. Dinding Fungsi Khusus adalah bila dinding mempunyai fungsi khusus, tentu jenisnya disesuaikan dengan fungsi yang harus diembannya. Misalnya dinding kedap suara (Widiastuti dkk. , 2. Teori Batu Bata Batu bata adalah bata yang dibuat dari tanah merah yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar kering, mengeras dan berwarna kemerah-merahan. Tanah yang digunakan berwarna merah sehingga bisa menyatu saat proses pencetakan. Rumah yang dindingnya dibangun dari material jenis ini terasa lebih nyaman dan sejuk serta lebih kuat dan kokoh. Bata merah Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . umumnya memiliki dimensi dengan 00 - 23. 00 cm, lebar 7. 00 cm dan tebal 3. 00 - 5. 00 cm. Ukurannya memberikan kemudahan dalam hal pengangkutan tetapi mengalami kesusahan dalam pemasangan. Dalam pemasangannya campuran agregat yang dibutuhkan yaitu semen dan pasir serta tidak memerlukan perekat khusus pada saat pemasangan. Untuk dinding kedap air diperlukan perbandingan campuran 1 : 2 atau 1 : 3 . rtinya 1 takaran semen dipadu dengan 3 takaran pasir yang sudah diaya. Sedangkan untuk dinding yang tidak kedap air dapat menggunakan perbandingan campuran 1 : 4 hingga 1 : 6. Secara umum, adapun kelebihan batu bata merah yaitu : Batu bata bersifat kedap air rembesan dari sisi sebelahnya baik akibat air hujan, air bak maupun air dari sumber lain. Pemasangan batu bata dengan baik dinding kecuali strukur rumah tidak mampu bekerja dengan baik. Diding batu bata mempunyai ketahanan yang lama dan kuat. Secara garis besar dapat kita uraikan kekurangan batu bata merah pekerjaan dinding rumah tinggal sebagai Ukuran batu bata yang kecil membuat proses pemasangan batu bata membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melaksanakan sebuah pekerjaan pemasangan batu bata sehingga memerlukan biaya tenaga yang lebih banyak. Biaya pekejaan dinding batu bata lebih tinggi jika dibandingkan dengan dinding batako. Efesiensi Pekerjaan waktu pada material batu bata lebih lama material batako. Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Pengertaian Batako Batako adalah campuran antara semen, agregat dan air dengan menggunakan bahan tambah atau tanpa bahan tambahan. Batako umumnya memiliki dimensi 40 cm x 20 cm x 10 cm lebih besar dibandingkan batu bata. Pada umumnya batako tidak diplester namun kenyataan batako juga wajib diplester diakibatkan dimesi atau panjang batako tidak seragam. Adapun bahan penyusun batako dapat, yaitu : Semen Portland (P. Semen Portland merupakan bahan campuran yang secara kimiawi aktif setelah berhubungan dengan air. Menurut ASTM C-150, 1985 semen portland didefinisikan sebagai semen hidrolis yang dihasilkan dengan cara menggiling klinker yang terdiri dari kalsium silikat hidrolik, yang umumnya mengandung satu atau lebih bentuk kalsium sebagai bahan tambahan yang digiling bersama-sama dengan bahan utamanya. Pasir (P. Pasir adalah agregat halus yang kualifikasi yang baik dan tidak boleh mengandung kadar lumpur lebih dari 5 %. Jika kadar lumpur lebih dari 5 % maka pasir harus dibersihkan atau di cuci. Air Air pencampur yang digunakan pada batako yang di dalamnya tertanam logam aluminium, termasuk air bebas yang terkandung dalam agregat, tidak boleh mengandung ion klorida dalam jumlah yang Secara garis besar dapat kita uraiakan dari kelebihan batako pada pekerjaan dinding rumah tinggal sebagai berikut : Dinding batako bagus sebagai material dinding rumah yang kedap terhadap air. Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . Pemasangan batako lebih cepat sehingga membutuhkan biaya pekerjaan yang lebih murah dibandingkan batu bata. Efesiensi waktu pada pemasangan batako lebih cepat dibandingkan batu bata. Plesteran Plesteran adalah pekerjaan pelapisan permukaan dinding dengan meterial tertentu agar tercapai permukaan yang rata. Plesteran dinding merupakan landasan utama untuk untuk mencapai finishing dinding yang baik, dengan kata lain plesteran dinding merupakan landasan utama untuk menciptakan permukaan dinding yang baik. Ada berbagai Fungsi dari plesteran dinding, yaitu : Sebagai finishing dinding yang denganya didapatkan dinding yang rata dan indah. Sebagai dasar untuk mendapatkan finishing dinding yang baik. Sebagai lapisan pelindung dari pengaruh cuaca luar. Berikut ada berbagai proses pekerjaan plesteran yang baik, yaitu : Area yang ingin di plester dibersihkan sebelumnya. Jika pengerjaan saat musim terlebih dahulu bagian bata merah, terpasang agar proses pengeringan mortar atau adukan pasir dan semen tidak terlalu cepat. Persiapkan beberapa peralatan seperti : jidar, unting unting (LOT), meteran, paku, benang. Selanjutnya . elabangan kepalaa. yang dipasang vertikal sebagai pedoman. Paku tembok bagian atas dan gantungkan unting-unting jaraknya kurang 00 cm dari tembok. Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Cara sebelumnya diulang kembali pada bagian sudut yang lain, kerataan bidang Horizontal. Usahakan juga ketebalan sama dengan sudut yang satunya. Ikatkan benang ke paku pertama dan tarik ke paku yang ada di sudut lainnya dan buat titik paku tanpa melepas benang. Selanjutnya hubungkan juga bagian bawah, dan buat titik - titik paku seperti langkah sebelumnya. Setelah ketebalan titik paku selesai, . labangan atau kepalaa. Lempar adukan segaris lurus dari paku atas sampai paku bawah hingga menjadi seperti polisi tidur yang menempel di tembok. Gesekkan jidar dari paku atas ke paku bawah hingga tercetak dan membentuk seperti rel. Kelabangan atau kepalaan pun Untuk Hasil Yang terbaik biarkan kelabangan atau kepalaan kering kurang lebih 1 hari. Langkah memplester, karena rel atau biasa tukang menyebutnya klabangan atau kepalaan sudah jadi. Lakukan menyeluruh di 1 sisi Untuk sisi-sisi berikutnya lakukan memperhatikan kesikuan antar Tebal Tembok rumah yang ideal sebenarnya tidak ada sebuah patokan yang pasti, semaikin tebal tembok rumah semakin banyak bahan yang dibutuhkan artinya semakin banyak biaya yang akan disesuaikan dengan material Oleh karen itu karena alasan biaya, untuk rumah sederhana ketebalan tembok dibuat seminim mungkin. Bahanbahan yang biasa digunakan pada Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . pembuatan dinding rumah adalah bata merah, batako dan bata ringan. Ketiga bahan tersebut merupakan bahan pembuat dinding yang biasa digunakan oleh Untuk menentukan bahan pembuat dinding yang sesuai dengan selera Anda, ada baiknya jika Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing bahan pembuat dinding. Berikut beberapa informasi yang dapat kita ketahui. Bata merah merupakan bahan pembuat dinding yang paling banyak digunakan orang-orang dalam membangun rumah. Untuk membuat ketebalan dinding dengan menggunakan batu bara merah bervariatif 00 cm sampai dengan 15. 00 cm tergantung jenis bata merah yang dipakai. cara menghitungnya adalah sebagai berikut, lebar batu bata merah beredar di pasaran adalah 7. 00 cm, 8. cm, dan 10. 00 cm, dengan menggunakan tebal plesteran minimal 2. 00 cm dan tebal acian kira-kira 0. 50 cm per sisi, maka ketebalan minimal yang bisa dicapai 00 . 50 cm x . = 12. 00 cm . enggunakan bata merah dengan ukuran lebar terkecil yaitu 7. 00 c. Dilihat dari harganya, bata merah tergolong murah dan sesuai dengan kantong banyak orang. tetapi dalam proses pengerjaan membuat dinding memakan waktu yang relatif lama karena ukurannya yang kecil - kecil sehingga akan menjadi pembengkakan di biaya tenaga kerja. bukan hanya itu saja, bata merah cenderung lebih memakan biaya bahan untuk pemasangan dan plesteran lebih banyak karena semen pasir yang banyak. Batako merupakan bahan bangunan yang dibuat dengan campuran semen dan Ada pula batako yang dibuat dari kapur dan batu tras. Meskipun tidak sekuat bata merah, batako masih dilirik oleh mereka yang akan membangun rumah. Tebal dinding rumah yang terbuat dari batako dapat disesuaikan dengan budget Batako memiliki berat yang jauh lebih ringan daripada bata merah. Dalam membentuk dinding yang terbuat dari batako Anda tak membutuhkan waktu Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . yang lama dalam membentuk dinding dengan batako. dikarenakan ukurannya yang lebih besar dibanding bata merah anda hanya membutuhkan waktu yang sedikit untuk memasang batako untuk menjadi sebuah dinding. tetapi batako masih memerlukan bahan semen pasir untuk pemasangan dan juga plesteran yang banyak hampir sama dengan bata merah. batako menjadi pilihan bagi orang yang Dengan ukuran lebar 8. 00 cm 00 cm yang beredar di pasaran. Sehingga ketebalan dinding yang dapat menggunakan batako tebal 8. 00 cm dan 00 cm untuk batako tebal 10. 00 cm. produksi, tetapi sifat perubahannya tidak proporsional atau sebanding. Pengertian Biaya Biaya adalah suatu dasar dan modal agar dapat membeli bahan atau pertukaran barang dalam suatu proyek. Biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dalam satuan uang, yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk tujuan Dalam hubungannya dengan diklasifikasikan menjadi : A Biaya Variabel Biaya Variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah secara proporsional dengan perubahan volume produksi, dimana biaya per unit produk adalah tetap. A Biaya Tetap Biaya Tetap adalah biaya yang jumlahnya konstan dalam rentang yang relevan, dan tidak terpengaruh oleh perubahan volume produksi. Tetapi biaya tetap per unit akan menjadi lebih rendah jika volume produksi bertambah, demikian juga A Biaya Semivariabel Biaya Semivariabel adalah biaya yang mengandung unsur biaya tetap dan biaya variabel. Biaya ini jumlah totalnya berubah sesuai dengan perubahan volume Rencana Anggaran Biaya Rencana anggaran biaya adalah perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan atau proyek Biaya pekerjaan dinyatakan sebagai harga penukaran atau pengorbanan yang dilakukan untuk memperoleh Bila istilah biaya digunakan secara spesifik, istilah ini dilengkapi untuk menunjukkan objek yang bersangkutan, misalnya : biaya langsung, biaya konversi, biaya tetap, biaya variabel, biaya standar, biaya diferensial, biaya kesempatan dan Setiap mempunyai arti dalam menghitung dan mengukur biaya yang akan berguna bagi pimpinan dalam mencapai sasaran perencanaan dan pengawasan. Untuk mengetahui biaya yang diperlukan pada suatu proyek, ada berbagai hal yang harus diketahui sebagai komponen pembentuk Komponen- komponen tersebut antara lain : Biaya material dan bahan Biaya upah Biaya peralatan Biaya material dan bahan Dalam menghitung rencana mengenai biaya material ataupun bahan sangatlah penting. Untuk material alam dan pabrikan yang perlu diperhatikan adalah kualitas pembuatannya, yang dapat dilihat dari bentuk material dan juga ukuran dan bentuk materialnya karena ukuran material akan kebutuhan material dalam satuan bh, m2, m3 atau m. Biaya upah Harga Upah adalah adalah hak pekerjaan atau buruh yang diterima dan dinyatakan dalam Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. bentuk uang sebagai imbalan kepada pekerja atau buruh yang menurut suatu perjanjian kerja, termasuk tunjangan bagi pekerja atau buruh. Upah merupakan salah satu hal yang penting dalam pembangunan proyek konstruksi. Ada dipergunakan dalam menghitung biaya konstruksi yang sesuai dengan Standart Harga Satuan Barang/Peralatan Dan Jasa Instansi Kota Padangsidimpuan Tahun Anggaran 2016. Tahapan dari perhitungan ini yaitu dimulai dengan menentukan volume atau kubikasi pekerjaan, harga satuan dari setiap pekerjaan dan anggaran biaya suatu pekerjaan. Biaya peralatan Biaya perlatan merupakan biaya pembelian alat atau sewa alat mobilisasi atau demobilisasi dan biaya pengoperasian selama pekerjaan berlangsung. Ada mempengaruhi jumlah biaya efisiensi kerja alat, dimana faktor efisiensi kerja alat merupakan menit jam kerja ratarata dalam satu jam dibanding dengan enam puluh menit. Penentuan jumlah dan jenis peralatan disesuaikan dengan volume pekerjaan dan kondisi di lapangan sendiri. Waktu Pekerjaan Waktu pada pekerjaan konstruksi erat kaitannya dengan time schedule. Time schedule adalah rencana alokasi waktu untuk menyelesaikan masing masing item pekerjaan proyek yang secara keseluruhan dengan rentang waktu yang ditetapkan untuk melaksanakan sebuah proyek. Time schedule dapat dibuat dalam bentuk kurva Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . Bar Chart. Network Planning ataupun jadwal yang dibuat berdasarkan waktu Berdasarkan analisa harga satuan juga dapat dipeeroleh suatu durasi pekerjaan, contohnya adalah dengan membutuhkan 1 tukang yang dikerjakan dalam waktu berapa hari, jika volume pekerjaan sudah ditentukan maka tinggal membagi antara volume total pekerjaan dan kemampuan tukang dalam mengerjaan suatu pekerjaan dalam satuan waktu METODE Metode penelitian adalah tata cara atau jalan yang ditempuh sehubungan dengan penelitian yang dilakukan, yang memiliki langkah-langkah yang sistematis untuk menyelesaikan masalah yang dibahas dengan mendayagunakan sumber daya dan fasilitas yang ada. Metode ini juga merupakan cara kerja untuk dapat memahami hal yang menjadi sasaran penelitian yang bersangkutan, meliputi prosedur penelitian dan teknik penilaian. Metode yang diteliti adalah metode berdasarkan Standar Nasional Indonesia 2013 tentang persyaratan beton struktural untuk bangunan dan gedung. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Survey Berdasarkan hasil survey dilapangan diperoleh dimensi Bata Merah yang bersumber dari tiga lokasi. Adapun lokasi yang dimaksud yang menjadi referensi bata merah yang sering digunakan di Kota Padangsidimpuan yaitu sebagai berikut : Sekitar Silandit : Panjang 18. 50 cm, 50 cm, tebal 4. 50 cm Komplek Padangsidimpuan baru : Panjang 18. 00 cm, lebar 9. 00 cm, 00 cm. Di sekitar Kampung sipirok : Panjang 17. 50 cm, lebar 8. 50 cm, 50 cm. Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Dari ketiga dimensi bata merah yang diatas diperoleh rata - rata, sebagai berikut Panjang = 18. 00 cm OO 0,18 m Lebar = 9. 00 cm OO 0,09 m Tebal = 4. 00 cm OO 0,04 m Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . Berdasarkan hasil survey dilapangan diperoleh dimensi Batako yang sering digunakan di kabupaten Padang Lawas Utara yaitu tinggi sebesar 20 cm, panjang sebesar 40 cm sedangkan lebar 10 cm. Setelah dimensi kita ketahui, maka kebutuhan dari satu meter persegi dapat kita peroleh. Adapun kebutuhan dalam satu meter persegi, yaitu : Pas. Batako = Panjang Batako x Tinggi Batako = 0,40 m x 0,20 m = 0,08 Dari data di atas, maka kebutuhan jumlah batu bata dalam satu meter luas dapat kita peroleh. Sebelum kita menghitung kebutuhan batu bata tersebut kita harus mengetahui berapa spasi horizontal dan vertikal dari pasangan yang akan kita gunakan. Untuk arah horizontal digunakan sebesar 2,5 cm sedangkan untuk Sehingga diperoleh kebutuhan batu arah vertikal digunakan sebesar 2,0 cm. bata dalam satu meter luas sebesar : Sehingga jumlah batu bata yang Pas. 1 m2 = = 12,50, maka dibutuhkan dalam satu meter luas, yaitu : 0,08 Pas. Bata = (Panjang Bata untuk jumlah material batako/m2 Spesi Morta. x (Tebal Bata Spesi sebanyak 12,50 buah Morta. = . ,18 m 0,025 . x Adapun harga bahan yang digunakan . ,04 m 0,02 . = . dalam penelitian ini adalah harga bahan = 0,0123 yang berhubungan dengan item pekerjaan Sehingga diperoleh kebutuhan batu pasangan dinding batu bata dan pasangan bata dalam satu meter luas sebesar : dinding batako. Adapun harga bahan yang dimaksud dapat kita lihat pada tabel di Pas. 1 m = 0,0123 bawah ini (Tabel . 81,30 OO 82, maka untuk jumlah material bata merah/m2 sebanyak 82 buah Tabel 1. Harga Bahan (Anonim, 2. Uraian material Satuan Jumlah Harga 1 Pasir Pasang 000,00 2 Pasir urug 200,00 3 Bata Merah 1200,00 4 Batako 200,00 5 Semen 200,00 Adapun harga upah yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga upah yang berhubungan dengan item pekerjaan yang terutama untuk Rencana Anggaran Biaya (RAB). Adapun harga bahan yang dimaksud dapat kita lihat pada tabel di bawah ini (Tabel . Tabel 2. Harga Bahan (Anonim, 2. Uraian Upah Kepala Tukang Rp 220. 000,00 Tukang Rp 220. 000,00 Mandor Rp 180. 000,00 Pekerja Rp 130. 000,00 Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Rencana Anggaran Biaya Dalam menghitung rencana anggaran biaya, selain harga upah dan bahan sudah diketehui maka analisa juga perlu di Analisa yang dimaksud disini yaitu analisa yang di gunakan berdasarkan peraturan yang berlaku. Untuk menghitung rencana anggaran biaya pasangan dinding batu bata, maka dilakukan dengan beberapa tahapan. Adapun tahapan-tahapan yang dimaksud mempengaruhi rencana anggaran biaya, yaitu : harga bahan dan upah, analisa biaya konstruksi, volume pekerjaan serta rencana anggaran biaya. Adapun berdasarkan hitungan untuk pasangan dinding batu bata, yaitu : A Harga pasangan batu bata sebesar Rp. 885,00 / m2 A Harga plesteran sebesar Rp. 408,00 / m2 A Luas pasangan batu bata = 407,90 A Luas plesteran = 815,80 m2 Setelah harga bahan, upah, analisa biaya konstruksi serta volume kita peroleh maka rencana anggaran biaya untuk masing-masing item pekerjaan bisa kita Adapun rencana anggaran biaya dari masing-masing pekerjaan, yaitu : Pekerjaan Pasangan Batu Bata Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan pasangan batu bata yaitu : Biaya Pas. Batu Bata (R. = Volume Batu Bata x Harga satuan= 407,90 x 198. 885,00 = 81. 191,50 Pekerjaan Plesteran Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan plesteran yaitu :Biaya Plesteran (R. = Volume Plesteran x Harga satuan= 815,80 x 93. 408,00 = 246,40 Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . Sehingga jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pemasangan dinding batu bata Biaya Total = Biaya Pas. Bata Biaya Plesteran=81. 191,50 76. 246,40= 437,90 Adapun berdasarkan hitungan untuk pasangan dinding batako, yaitu : A Harga pasangan batako sebesar Rp. 328,00 / m2 A Harga plesteran sebesar Rp. 408,00 / m2 A Luas pasangan batako = 407,90 m2 A Luas plesteran = 815,80 m2 Setelah harga bahan, upah, analisa biaya konstruksi serta volume kita peroleh maka rencana anggaran biaya untuk pemasangan dinding batako bisa kita Adapun rencana anggaran biaya yang di butuhkan untuk pekerjaan dinding batako, yaitu : Pekerjaan Pasangan Batako Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan pasangan batako yaitu : Biaya Pas. Batako (R. = Volume Batako x Harga satuan= 407,90 x 423. 328,00 = 491,20 Pekerjaan Plesteran Adapun jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan plesteran yaitu Biaya Plesteran (R. = Volume Plesteran x Harga satuan= 815,80 x 93. 408,00 = 246,40 Sehingga jumlah biaya yang dibutuhkan untuk pemasangan dinding batako sebesar : Biaya Total = Biaya Pas. Bata Biaya Plesteran = 172. 491,20 76. 246,40 = 248. 737,60 PEMBAHASAN Adapun hasil dan pembahasan yang dapat saya ambil dalam penelitian ini yatu sebagai berikut : Statika Jurnal Teknik Sipil https://jurnal. id/index. php/statika DOI: https://doi. org/10. 64168/statika. Adapun jumlah biaya yang diperlukan untuk pekerjaan dinding batu bata dan batako pada Gedung Biaya pemasangan dinding Rp. 437,90 jumlah batu bata sebanyak 448 buah. Biaya pemasangan dinding Rp. 737,60 jumlah batako sebanyak 5099 Selisih harga antara pasangan dinding batu bata dengan dinding batako sebesar Rp. 299,70. Adapun waktu waktu pelaksanaan menyelesaikan pekerjaan dinding batu bata dan batako pada Gedung Waktu pemasangan dinding batu bata selama 33 hari dengan jumlah tukang sebanyak 5 orang. Waktu pemasangan dinding batako selama 41 hari dengan jumlah tukang sebanyak 5 orang. Selisih waktu pelaksanaan pemasangan dinding batu bata dengan dinding batako yaitu delapan 8 hari. Berdasarkan dari jumlah biaya pekerjaan dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan, masyarakat kota Padangsidimpuan lebih mengutamakan pembangunan dinding bata merah dikarenakan harga material bata merah lebih cenderung murah dan mudah didapatkan di bandingkan dengan material batako. KESIMPULAN Berdasarkan analisis yang dilakukan pada pekerjaan dinding bata merah dan Vol 8 . September Tahun 2025 ISSN 2541-027X . 2774-9509 . batako pada pada gedung bertingkat, maka dapat diambil kesimpulan yaitu : Adapun biaya pemasangan dinding Rp. 437,90 Rp. 737,60 sehingga diperoleh perbandingan biaya antara keduanya sebesar Rp. 299,70. Adapun pemasangan dinding bata merah di sedangkan pemasangan dinding batako selama 41 hari sehingga diperoleh perbandingan waktu pelaksanaan antara selama 8 hari dengan jumlah tukang yang sama yaitu 5 orang per hari. DAFTAR PUSTAKA