Memperkuat Akuntabilitasa. Chania Aulia. Triyono. Erma Setiawati MEMPERKUAT AKUNTABILITAS: DAMPAK TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK TERHADAP PELAPORAN AUDIT YANG TEPAT WAKTU (Strengthening Accountability: Good Corporate Governance's Influence On Timely Audit Reportin. Chania Aulia Triyono Erma Setiawati3 1,2,3Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi S2 Magister Akutansi Universitas Muhammadiyah Surakarta -mail: chaniaaulia539@gmail. 2e-mail: tri280@ums. ABSTRACT A number of academics have focused their research on the effect of corporate governance on audit report lag. With varying levels of significance, the studies that have been conducted show mixed findings, both consistent and otherwise. The purpose of this study is to collect information from journals regarding corporate governance issues that affect audit report lag in Indonesia from 2009 to 2022. The research sample consisted of 23 documents, including journals and university students' theses, which were purposively selected. The researcher combined the journal research results with the meta-analysis method. This study shows that the board of commissioners, independent commissioners, and audit committee significantly affect audit delay. The average correlation value of less than 0. 25 indicates that the correlation between the independent and dependent variables is relatively low. In addition, this study confirmed the agency theory in the period 2009-2022 for various business industries, including banking, manufacturing, and LQ45 index stocks. Keywords: Audit repot lag, good corporate governance, meta analysis. PENDAHULUAN Laporan keuangan, yang merupakan kumpulan data yang dibuat oleh manajemen perusahaan, sangat penting untuk memberikan akuntabilitas dan membantu menilai kinerja perusahaan. Persiapan harus memenuhi kebutuhan pemegang saham, manajemen, pemerintah, kreditur, dan pihak lain yang memiliki kepentingan (Rachmawati, 2. Laporan keuangan harus disampaikan dengan tepat waktu untuk memenuhi kebutuhan pengguna seperti investor, kreditur, masyarakat, pemerintah, dan pihak lainnya. Salah satu tanda audit report lag yaitu selisih waktu antara opini audit dan waktu penyajian laporan. ini menunjukkan berapa lama auditor membutuhkan waktu untuk menyelesaikan audit (Azhari et al. , 2. Menurut Aryati . , waktu penyelesian laporan audit adalah jumlah faktor berbeda, termasuk faktor internal dan eksternal perusahaan. Salah satu elemen yang dapat menyebabkan audit keterlambatan adalah profitabilitas, yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan profit. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Noviandi . dan Sulistyo . , ada korelasi positif antara profitabilitas dan ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan. Selain itu, organisasi pemerintah perusahaan, seperti komite audit dan dewan komisaris, dapat berkontribusi besar dalam mengurangi lamanya audit (Alfraih, 2016. Wardhani & Raharja, 2. Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 15 Nomor 1 Mei 2024 Memperkuat Akuntabilitasa. Chania Aulia. Triyono. Erma Setiawati Suatu pendekatan sintesis dan validasi melalui meta analisis diperlukan untuk mengevaluasi hubungan antara profitabilitas dan kepemimpinan perusahaan yang baik dengan keterlambatan audit di Indonesia, karena hasil penelitian yang beragam dan tidak Oleh sebab itu, penelitian ini diambil dari berbagai referensi, termasuk skripsi mahasiswa Kwik Kian Gie Business and Information Institute, tesis mahasiswa dari universitas lain, serta jurnal pendukung yang mencakup periode 2009Ae2022. Diharapkan bahwa teknik ini dapat memberikan gambaran yang lebih akurat dan menyeluruh tentang pengaruh komponen-komponen tersebut terhadap keterlambatan audit di Indonesia. KAJIAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Teori Agensi Hubungan yang dibuat antara perusahaan dengan pemegang saham perusahaan untuk menyediakan jasa atas nama mereka dikenal sebagai keagenan (Jensen dan Meckling, 1. Menurut teori ini, manajemen berusaha meningkatkan keuntungan agensi dengan mengurangi semua biayanya. Karena itu, sebagai agen, manajemen akan bertanggung jawab dan melakukan tindakan terbaik untuk keputusan pemegang saham. Menurut hubungan antara teori agensi dan audit report lag, menyampaikan Diharapkan laporan keuangan yang tepat waktu akan mengurangi kemungkinan antara perusahaan dan pihak yang memanfaatkan laporan keuangan. Sebagai pihak yang memiliki informasi tambahan, agen daripada principal, dapat melakukan kecurangan atau fraud untuk kepentingan pribadinya. Dalam teori agensi yang dibahas dalam penelitian ini, auditor berfungsi sebagai pihak perantara atau penengah antara agen dan principal ketika keduanya memiliki masalah. Audit Report Lag Audit report lag adalah penyajian laporan keuangan pada suatu waktu tertentu, yang berarti menjelaskan dimana perubahan mungkin memengaruhi pengguna saat membuat keputusan dan membuat prediksi di dalam perusahaan. Salah satu karakteristik penting dari laporan keuangan perusahaan publik selalu tepat waktu. Akibatnya, lama laporan audit dikenal sebagai tanggal antara laporan keuangan biasa dan laporan audit. Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk penyelesaian audit dihitung dari tanggal laporan keuangan sampai tanggal terbitnya laporan keuangan yang sudah diaudit (Melati dan Sulistiyawati, 2. Subekti dan Widiyanti . ikutip dari Saputri, 2. mengatakan audit report lag yaitu jumlah waktu diperlukan auditor untuk penyelesaian audit, dapat dilihat perbedaan waktu tutup buku laporan keuangan . Desembe. Corporate Governance Corporate governance yakni sistem, prosedur, serta struktur yang digunakan untuk memfokuskan serta mengatur berbagai aspek operasi dan operasi perusahaan. Tujuan utamanya adalah peningkatan kemakmuran perusahaan dan memastikan tingkat akuntabilitas perusahaan yang paling tinggi. Melalui Corporate Governance, perusahaan berusaha mencapai efisiensi, keadilan, serta memastikan operasi yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan kebutuhan pemegang saham, karyawan, pelanggan, dan masyarakat umum. Kerangka kerja ini berfungsi sebagai pedoman memastikan bahwa perusahaan beroperasi dengan etika yang tinggi, transparan, sesuai dengan peraturan berlaku. Konsep ini menjadi kunci dalam membangun kepercayaan dan keandalan perusahaan di mata masyarakat dan pasar. Sebagai landasan prinsip manajemen perusahaan. Corporate Governance memainkan peran krusial dalam membentuk citra perusahaan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Pada Februari Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 15 Nomor 1 Mei 2024 Memperkuat Akuntabilitasa. Chania Aulia. Triyono. Erma Setiawati 1999. Komite Keuangan Malaysia tentang Corporate Governance menegaskan pentingnya konsep ini dalam konteks peningkatan kesejahteraan bisnis dan akuntabilitas Dewan Komisaris Dewan Komisaris sebagai elemen utama dalam good corporate govenance, memiliki potensi untuk lebih dari sekadar memberikan nasihat kepada dewan Perannya melampaui itu dengan mempengaruhi proses audit yang diterbitkan oleh perusahaan, sehingga memberikan dampak yang signifikan pada efisiensi audit. Dewan Komisaris dianggap mampu melakukan pemantauan yang lebih efektif, dengan tujuan mengurangi waktu audit dan meminimalkan potensi keterlambatan audit. Berdasar prinsip good corporate govenance yang baik, kontribusi ini, seperti yang disoroti oleh Faishal & Hadiprajitno . Dengan demikian, peran Dewan Komisaris dalam konteks ini tidak hanya terbatas pada memberikan saran, tetapi juga membentuk sebuah mekanisme pengawasan yang efisien untuk mendukung kelancaran proses audit dan mengurangi risiko audit delay. Komisaris Independen Komisaris independen dianggap memiliki efektivitas yang lebih tinggi dalam melakukan pemantauan terhadap manajemen dibandingkan dengan direktur yang berasal dari internal dewan direksi, seperti yang ditemukan oleh penelitian Mohamad Naimi et al . Dewan Independen diakui memiliki peran yang signifikan dalam menjaga kepentingan seluruh pemegang saham, sebuah peran yang diantisipasi dapat mengurangi potensi konflik kepentingan di dalam perusahaan (Duchin et al. , 2. Perspektif ini diperkuat oleh Fama & Jensen . sebagaimana penelitian oleh Mohamad Naimi et al. , yang menyatakan Direktur dari luar perusahaan biasanya memiliki insentif yang lebih kuat dalam melakukan pekerjaan mereka dengan penuh tanggung jawab. Mereka cenderung menahan diri dari praktik kolusi dengan manajemen, terutama dalam situasi di mana kegagalan kontrol internal dapat menyebabkan penurunan substansial dalam nilai kapital manusia dan dapat merugikan pemegang saham. Oleh karena itu, penempatan komisaris independen dan direktur dari luar organisasi dapat memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi pemegang saham, meminimalkan risiko potensial dan memperkuat integritas tata kelola Komite Audit RQ1: Bagaimana hubungan profitabilitas terhadap audit report lag? RQ2: Bagaimana hubungan dewan komisaris terhadap audit report lag? RQ3: Bagaimana hubungan komisaris independen terhadap audit report lag? RQ4: Bagaimana hubungan komite terhadap audit report lag? METODE PENELITIAN Peneliti menggunakan data sekunder dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk tesis mahasiswa Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, skripsi mahasiswa di universitas lain, dan jurnal elektronik. Untuk memenuhi kriteria pengamatan, penelitian ini akan menggunakan sampel non-probability, yang merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan pertimbangan khusus (Sekaran & Bougie,2. Dalam penelitian ini, keterlambatan laporan audit adalah variabel dependen yang bersifat kuantitatif. Hasil akhir dari variabel ini akan disesuaikan dengan ukuran keterlambatan audit rata-rata yang dipengaruhi oleh variabel independen. Profitabilitas dan mekanisme manajemen perusahaan, termasuk komite audit, auditor independen, dan dewan direksi, adalah variabel independen dalam penelitian ini. Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 15 Nomor 1 Mei 2024 Memperkuat Akuntabilitasa. Chania Aulia. Triyono. Erma Setiawati Gambar 1 Hasil Pengambilan Sampel Penelitian ini mengumpulkan data dengan melihat dan menulis hasil jurnal mahasiswa di universitas di Indonesia berkaitan dengan subjek pengaruh kepemimpinan perusahaan yang baik dan profitabilitas terhadap keterlambatan laporan audit. Periode penelitian adalah dari tahun 2009 hingga 2022. Database elektronik digunakan untuk mengumpulkan data untuk menemukan skripsi atau jurnal yang relevan dengan judul Penelitian ini menggunakan metode meta analisis untuk menganalisis data secara Meta-analisis menggabungkan tinjauan sistematis dan analisis statistik. Dua keuntungan teknik ini: itu mengurangi risiko bias dengan memulihkan semua penelitian yang relevan dengan protokol eksplisit. hasilnya kuantitatif. Ada banyak definisi analisis Analisis meta didefinisikan oleh Makowski et al. , . meta analisis adalah metode statistik yang bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan dengan menganalisis kumpulan data penelitian individual yang sangat banyak. Untuk mengkonsolidasikan, mengevaluasi, dan meringkas temuan penelitian sebelumnya, para peneliti sering menggunakan meta-analisis, seperti yang didefinisikan oleh (Sriawan & Utami, 2. Widhiastuti . menyatakan bahwa berikut ini adalah tahapan-tahapan yang diperlukan untuk melakukan meta-analisis, yang melibatkan penilaian terhadap hasil-hasil penelitian terkait: Langkah pertama adalah mendefinisikan masalah penelitian. Mengumpulkan informasi dengan memilih studi atau publikasi yang berkaitan dengan masalah penelitian. data dan menarik kesimpulan dari data tersebut. Tugas analisis adalah menilai dan memahami temuan-temuannya sendiri. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 2 Diagram Variabel X dan Y Hasil Meta Analisis Hasil analisis yang dilakukan terhadap variabel profitabilitas total, dewan audit. Auditor independen, dan komite audit sebagai proxy good corporate governance, menyatakan ada perubahan besar. Hasil analisis lima belas penelitian menunjukkan Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 15 Nomor 1 Mei 2024 Memperkuat Akuntabilitasa. Chania Aulia. Triyono. Erma Setiawati bahwa waktu audit memengaruhi variabel profitabilitas. Meskipun korelasi yang ditemukan agak lemah mean korelasi . sebesar 0,1752 dan interval keyakinan 95% sebesar 0,1641Ae0,1864, angka ini tetap menunjukkan dampak yang signifikan, mendukung gagasan bahwa waktu audit dipengaruhi oleh profitabilitas. Nilai rata-rata korelasi . sebesar 0,1853 ditemukan melalui analisis yang digabungkan dari sembilan studi tentang korelasi antara komite audit dan waktu audit. Interval kepercayaan 95% berkisar antara 0,1800 dan 0,1907. Meskipun korelasi ini dianggap lemah, temuan ini menunjukkan kekuatan yang besar dari komite audit dan mendukung hipotesis bahwa waktu audit dipengaruhi oleh keberadaan komite audit. Hasil meta-analisis dari dua belas penelitian yang melibatkan auditor independen yang menganalisis keterlambatan audit menunjukkan mean korelasi . sebesar 0,0924 dan interval keyakinan 95% antara 0,1010 dan 0,0837. Nilai . yang lebih besar dari r tabel menyatakan dampak yang signifikan, mendukung hipotesis bahwa auditor independen mempengaruhi waktu audit, meskipun korelasi ini relatif rendah. Meta-analisis tentang dampak komite audit yang mencakup lima belas penelitian menunjukkan korelasi rata-rata . sebesar 0,946 dan interval keyakinan 95% antara 0,0862 dengan 0. Angka . yang lebih besar dari r menunjukkan efek yang besar. Ini menunjukkan komite audit memainkan peran dalam menentukan keterlambatan audit. Namun, ada korelasi yang lemah antara backlog audit dan kekuatan ukuran variabel komite audit. Gambar 3 Ringkasan Hasil Penelitian Hubungan Profitabilitas Terhadap Audit Report Lag (RQ. Hubungan yang substansial antara profitabilitas dan backlog audit ditemukan dalam meta-analisis. tidak terbantahkan karena memiliki dampak yang signifikan terhadap audit backlog. Ketika perusahaan berkinerja baik, manajemen terdorong untuk menyelesaikan laporan keuangan audit dengan cepat karena hal ini akan berdampak pada skala gaji mereka. Jumlah kompensasi yang harus dibayarkan pada akhirnya akan dipengaruhi oleh profitabilitas perusahaan. pembayaran yang jatuh tempo. Dapat dikatakan bahwa profitabilitas perusahaan adalah ukuran keberhasilannya. Sebagai ukuran keberhasilan, laba yang lebih besar menunjukkan bahwa bisnis berjalan dengan kinerja perusahaan. Pelaporan yang lebih cepat dilakukan dalam pelaporan keuangan ketika ada berita yang menguntungkan, seperti pendapatan atau laba perusahaan yang besar. berita yang fantastis, sehingga pelaporan dipercepat, yang berdampak positif pada ketepatan waktu. penundaan pemeriksaan. Ketika sebuah bisnis menguntungkan, hal ini menunjukkan bahwa bisnis tersebut berjalan dengan baik dari sudut pandang pihak luar, yang merupakan kabar baik bagi memberikan informasi positif dan negatif kepada pihak luar adalah untuk mendorong investor saat ini dan investor di masa depan untuk meningkatkan investasi Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 15 Nomor 1 Mei 2024 Memperkuat Akuntabilitasa. Chania Aulia. Triyono. Erma Setiawati mereka atau membeli perusahaan. orang yang memiliki atau dapat memiliki saham perusahaan, yang menyebabkan harga saham naik. Di sisi lain, ketika perusahaan mengalami kerugian, manajemen perusahaan kemungkinan besar ingin menunda atau memperpanjang periode audit sebelum merilis laporan keuangan yang telah diaudit. Tidak peduli penyebab kerugian-kesalahan keuangan perusahaan Hubungan Dewan Komisaris Terhadap Audit Report Lag (RQ. Temuan meta analisis mendukung hipotesis 2 menunjukkan bahwa dewan komisaris memengaruhi terjadinya audit report lag. Penundaan audit report lag yang lebih pendek menyebabkan diterimanya hipotesis 2. Penundaan audit report lag perusahaan akan lebih singkat jika memiliki dewan komisaris, sehingga dewan komisaris mempengaruhi audit report lag. Alasannya, pengawasan dan pengelolaan operasi berada di tangan dewan komisaris, yang merupakan tingkatan tertinggi dari pengendalian Dewan komisaris bertanggung jawab atas pemantauan dan manajemen tindakan. Pihak ketiga yang independen melakukan audit, dan dewan komisaris, sebagai aspek integral dari good corporate govenance, memiliki perannya sendiri dalam hal ini. Peran tata kelola perusahaan adalah untuk mengawasi pelaksanaan operasi bisnis. Komite audit dibentuk oleh direksi untuk melengkapi pengawasannya atas informasi keuangan, yang merupakan bagian penting dari tugasnya. Komite audit yang efektif adalah hasil dari dewan direksi yang kompeten. Untuk meminimalkan penundaan audit, komite audit bertanggung jawab untuk memantau kinerja auditor eksternal. Efektivitas komite audit yang baik dapat menurunkan apa yang terjadi pada audit report lag, meskipun tidak ada hubungan langsung antara keduanya. Studi ini menunjukkan bahwa anggota dewan komisaris memengaruhi waktu audit, seperti yang ditunjukkan oleh Old Research . DS & Nelyumma . , dan Hilendri dkk. Hubungan Komisaris Independen Terhadap Audit Report Lag (RQ. Hasil pengujian dan analisis menunjukkan bahwa waktu audit dipengaruhi oleh komisaris independen. Hipotesis 3 tidak mungkin dihilangkan. Dengan dewan direksi yang independen, manajemen dapat diawasi dengan lebih baik, memastikan bahwa direksi tidak melakukan sesuatu yang merugikan kepentingannya sendiri atau perusahaan. Informasi perusahaan menjadi lebih terbuka berkat pengawasan dan kontrol yang ketat dari Auditor akan melakukan audit laporan keuangan perusahaan dengan lebih mudah dan cepat jika lebih banyak informasi tentang perusahaan diungkapkan. Akibatnya, audit laporan keuangan dapat diselesaikan dengan cepat dan waktu penundaan audit dapat dipersingkat. Jika pihak independen membantu meningkatkan kualitas laporan keuangan, proses audit lebih efektif serta efisien. Auditor independen independen berasal dariluar perusahaan dan tidak terpengaruh oleh manajemen, direksi, atau pemegang saham mereka wajib mengevaluasi kebijakan dan praktik pelaporan keuangan perusahaan, dan jumlah auditor independen yang lebih besar akan menyebabkan audit yang lebih singkat. Auditor independen akan membutuhkan waktu karena tidak ada pihak independen yang dapat memastikan bahwa laporan keuangan perusahaan benar. Studi oleh Arizky & Purwanto . dan Bakara & Siagian . , yang menunjukkan bahwa waktu audit dipengaruhi oleh direksi, didukung oleh temuan ini. Hubungan Komite Audit Terhadap Audit Report Lag (RQ. Hasil meta-analisis menjelaskan komite audit memengaruhi keterlambatan audit. Hipotesis 4 tidak ditolak. Perusahaan yang memiliki komite audit dapat membuat pelaporan keuangan lebih tepat waktu. Tempat di mana komite audit berkomunikasi secara formal dengan manajemen, manajemen, auditor eksternal, dan auditor internal untuk memastikan bahwa proses audit internal serta eksternal berjalan dengan baik. Audit Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 15 Nomor 1 Mei 2024 Memperkuat Akuntabilitasa. Chania Aulia. Triyono. Erma Setiawati internal dan eksternal akan meningkatkan keakuratan dan kepercayaan laporan keuangan, tetapi akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikannya. Merencanakan, melaksanakan, dan menganalisis temuan audit merupakan tanggung jawab komite audit, yang juga mengevaluasi kesesuaian dan kekuatan prosedur pelaporan keuangan dan pengendalian internal. Dengan melibatkan anggota komite audit, proses pengawasan dalam menyusun serta menyajikan laporan keuangan biasanya meningkat. Penundaan audit berkurang dengan bertambahnya jumlah anggota komite audit. Temuan penelitian ini mendukung temuan DS & Nelyumma . dan Mahendra & Widhiyani . yang menunjukkan bahwa komite audit memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterlambatan audit. Akibatnya, komposisi komite audit menjadi lebih pendek jika semakin banyak karyawan perusahaan yang menjadi KESIMPULAN Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah profitabilitas perusahaan dan praktik manajemen perusahaan yang efektif seperti komite audit, komisaris independen, dan dewan komisaris memiliki dampak yang besar terhadap lamanya waktu yang diperlukan dalam penyelesaian audit di perusahaan Indonesia. Hasil meta analisis menjelaskan variabel-variabel tersebut, yaitu profitabilitas Hasil ini meningkatkan pemahaman kita tentang dinamika hubungan antara variabel-variabel ini dan keterlambatan audit. Hasil ini akan berkontribusi pada penelitian tentang tata kelola perusahaan dan praktik audit di tingkat nasional. DAFTAR PUSTAKA