Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 PENGARUH PUASA SENIN KAMIS DENGAN METODE LATIHAN O7W (OCD 7 MINUTE WORKOUT) TERHADAP PENURUNAN BERAT BADAN Nune Wire Panji Sakti1. Muhsan2 & M. Satria Mulyajaya3 Dosen FPOK UNDIKMA Mataram nunewire90@gmail. Abstrak. Beberapa waktu lalu, di Indonesia tengah demam sebuah diet unik dengan hasil yang sangat mengejutkan yang dikenal dengan sebutan OCD (Obsessive Corbuzier Die. Dalam metode puasa yang saya gunakan saya memberikan pola latihan O7W (OCD 7 Minute Workou. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengkaji dan menjelaskan tentang pengaruh puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan metode Pre Experimental Design dengan rancangan penelitian menggunakan The one pretest-posttest group design. Hasil analisis uji Paired Sample T-Test menunjukkan rerata skor berat badan pretest-posttest mengalami penurunan 13125, dengan nilai t-hitung sebesar 4. 566, kemudian melihat nilai t-tabel pada taraf signifikan 5% dengan daya beda . = NAe1 . -1= . Kenyataan, ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikansi antara nilai Thitung sebesar 4. 566 > Ttabel sebesar 2. 131 dengan 000 < 0. 05 maka hipotesis nol (H . ditolak dan hipotesis alternative (H. diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan pada ekstrakurikuler pencaksilat SMAN 1 Gunungsari Tahun 2019 Kata kunci: Puasa Senin Kamis. Metode Latihan O7W (OCD 7 Minute Workou. Penurunan Berat Badan. PENDAHULUAN Berpuasa menurut sebagian orang tidak mampu membuat penurunan berta badan, dan sering disalah pahami sebagai usaha mengurangi makan untuk mendapatkan berat tubuh yang ideal, atau untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal. Tentu saja, saat ini masih banyak orang yang salah paham tentang arti berat badan itu sendiri. Oleh karena itu perlu diluruskan mengenai arti menurunkan berat badan yang sebenarnya. Berat badan adalah ukuran yang lazim atau sering dipakai untuk menilai keadaan suatu gizi manusia. Berat badan diukur dengan alat ukur berat badan dengan suatu satuan Berat badan ideal diyakini sebagai berat badan maksimal untuk orang dikatakan sehat, didasarkan terutama pada tinggi badan tetapi dapat dimodifikasi oleh faktor-faktor lain seperti jenis kelamin, usia, dan perkembangan otot. Menurut Miller . mengatakan bahwa: AuIn addition to weight loss, lifestyle interventions can lead to improved quality of Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan life and reduced morbidity and mortality in overweight and obese individualsAy. Jadi menjaga berat badan tetap ideal munculnya resiko penyakit seperti tekanan darah tinggi, gangguan pernafasan, jantung koroner, diabetes, dan lain sebagainya. OCD (Obsessive Corbuzier Die. adalah diet dengan berpuasa menggunakan sistem jendela makan, puasa yang dimaksud adalah membatasi waktu makan dengan tidak makan sama sekali di waktu berpuasa meski boleh mengkonsumsi minuman yang tidak berkalori. Namun setelah itu boleh makan apa saja, asalkan tidak berlebihan, (Corbuzier, 2. Saat melakukan puasa senin kamis, seseorang harus paham bahwa tidak hanya melakukan puasa, namun juga harus tetap dituntut aktif bergerak dan melakukan olahraga. Salah satu program latihan yang saya tawarkan merujuk dari penelitian sebelumnya yaitu adalah O7W (OCD 7 Minute Work Ou. Metode O7W ini termasuk latihan High intensive training. Pada pria dan wanita kelebihan berat badan, menjadi hal yang tidak dihiraukan Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index sebagian orang, mereka tidak menyadari bahwa gemuk itu bukan berarti sehat, namun akan menjadi bom waktu pada masa depan. Karena kelebihan kolestrol dampak dari segala penyakit, seperti sesak nafas, jantungan, struk, dan banyak hal lainnya. Berdasarkan uraian di atas, peneliti merasa tertarik untuk meneliti tentang AuPengaruh puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan pada SMAN Gunungsari Tahun 2019Ay. TINJAUAN PUSTAKA Konsep Puasa Senin Kamis Puasa adalah salah satu ibadah yang dilakukan umat Muslim. Menurut istilah, puasa berarti menahan, berpantang, atau mengendalikan diri dari makan, minum, hal-hal membatalkan diri dari terbit fajar hingga terbenam matahari (Syarifuddin, 2. Sedangkan Susetya . menjelaskan bahwa puasa ada yang bersifat wajib seperti puasa Romadhon, ada pula yang bersifat sunnah . ika dikerjakan mendapat pahala, jika ditinggalkan tidak mendapat dos. seperti: Puasa hari Senin dan Kamis Rasulullah SAW bersabda: AuBerbagai amalan dihadapkan . ada Alla. pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasaAy (HR. Tirmidz. Dalam berpuasa seseorang juga harus dituntut untuk melakukan gerak atau berolahraga supaya mempercepat pembakaran lemak dalam tubuh. Olahraga menurut buku panduan OCD sebaiknya dilakukan saat kondisi sedang puasa sebelum makanan masuk untuk pertama kali pada hari itu. Banyak kalangan menyarankan untuk tidak melakukan olahraga dengan perut kosong, karena dikhawatirkan massa otot akan hilang. Beberapa manfaat berolahraga dengan perut kosong antara lain: . Meningkatkan sensivitas insulin, . Meningkatkan pemulihan dari latihan ketahanan, dan . Meningkatkan pemulihan dari latihan beban. O7W (OCD 7 Minute Workou. O7W (OCD 7 Minute Workou. adalah latihan yang dilakukan dalam waktu 7 menit untuk membakar lemak dengan cepat dan Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 meningkatkan metabolisme tubuh yang di populerkan oleh Deddy Corbuzier. Latihan ini sebenarnya diciptakan oleh ahli fitness Criss Jordan. Mungkin perlu saya ingatkan lagi bahwa tiap gerakan O7W (OCD 7 minute Workou. harus dilakukan dengan cepat, masing-masing cuma tersedia waktu 30 detik dengan jeda 10 detik saja. Tidak ditentukan berapa banyak pengulangan yang harus dilakukan, cukup disesuaikan saja dengan kemampuan masing-masing. Syaratnya cuma satu, dalam 7 menit itu harus sampai terasa sakit agar ada manfaatnya. Berikut ini adalah gerakan yang terdapat pada O7W, antara lain: Jumping jack, . Wall sit, . Push up, . Abdominal crunch, . Step-up, . Squat, . Triceps-dip, . Plank, . High knee running in place, . Lunge, . Push up and rotation, . Side plank. Program Latihan Latihan dalam penelitian ini selama 6 (Nurhasan. Selanjutnya, (Fox, et al, 1. mengatakan pelatihan anaerobik dilakukan sebanyak 3-7 kali per minggu, selama 6 minggu sampai 10 Kemudian Nurhasan . mengatakan bahwa frekuensi latihan yang efektif sebaiknya dilakukan 3-6 kali dalam seminggu, sedangkan bila kurang dari 3 kali dalam seminggu maka tidak akan memberikan dampak pada tubuh. (Irianto, 2. mengatakan bahwa waktu yang digunakan dengan lama latihan selama 6 minggu untuk latihan plyometric dan resistance, sudah dapat meningkatkan kelincahan, kecepatan dan daya ledak otot (Bompa & Haff, 2. mengatakan, langkah dalam peningkatan pembebanan dilakukan setelah 2 minggu. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 perbedaan sebelum dan sesudah pemberian Tabel 2. Program Latihan Keterangan: Gerakan latihan O7W di lakukan dengan menggunakan 1 rangkaian, lakukan 9 sampai 12 latihan di atas selama 30 detik masingmasing dan jeda istirahat 10 detik. Lakukan tiga kali dalam seminggu pada hari berurutan untuk hasil yang lebih baik. One set O7W (OCD 7 minute Workou. 00:00 - 00. = Jumping jack 00:40 - 01:10 = Wall sit 01:20 - 01:50 = Push up 02:00 - 02. = Sit up 02:40 - 03. = Chair Step ups 20 - 03:50 = Squat 04:00 - 04:30 = Triceps dips on a chair 04:40 - 05:10 = Plank 05:20 - 05:50 = High knees 06:00 - 06:30 = Lunges 06:40 - 07:10 = Push up and rotation 07:20 - 07:50 = Side plank METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre Experimental Design, (Sugiyono, 2. Rancangan penelitian ini menggunakan the one pretest-posttest group design. Langkah pertama yang dilakukan adalah pengukuran . , kemudian dilakukan perlakuan dalam jangka waktu tertentu, yang selanjutnya diteruskan dengan pengukuran kembali . untuk melihat ada atau tidaknya Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Teknik Pengumpulan Data dan Instrument Penelitian Teknik Pengumpulan Data Untuk memperoleh data penelitian ini adalah dengan melakukan tes dan pengukuran guna mengetahui hasil dari variabel dalam pengambilan data penelitian, maka langkahlangkah yang diperlukan adalah sebagai Mendata jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian. Membuat surat pernyataan persetujuan untuk menjadi sampel. Memberikan program latihan dan program diet kepada sampel. Memberi penjelasan pada sehubungan dengan pengambilan data. Pretest untuk mengukur berat badan. Treatment 2 bulan dengan menggunakan metode puasa senin kamis menggunakan latihan O7W disertai aktivitas fisik dengan frekuensi latihan setiap hari. Posttest untuk mengukur berat badan. Instrument Penelitian Untuk penelitian dibutuhkan instrumen atau alat yang tepat, sehingga alat itu mampu mengukur apa yang hendak diukur. Dalam penelitian ini Timbangan badan digital Tanita BC 730 Alat ini untuk menimbang berat badan lebih detail subjek yang akan diteliti dan mengukur jumlah kalori yang harus masuk per hari. Spesifikasi timbangan badan digital Tanita BC 730: Mengukur berat badan lebih detail . Mengetahui komposisi air dalam tubuh . Mengukur kepadatan tulang, massa otot, rating fisik, dan usia metabolism . Mengukur nilai informasi lemak yang rinci pada bagian tubuh . Penilaian persentase BMI . Sebagai pengingat Teknik Analisis Data Deskripsi data ini membahas tentang rata-rata, simpangan baku, varians, nilai Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index maksimum dan minimum, serta presentase mendapatkan puasa senin kamis dengan menggunakan metode latihan O7W. Kemudian tes tersebut akan dicatat dan dihitung. Deskripsi data menggunakan program komputer SPSS 22. Uji prasyarat analisis Uji normalitas data Uji homogenitas Uji Hipotesis Statistik Teknik analisis data menggunakan Paired Samples T-Test . Untuk mengetahui signifikansi atau ada tidaknya pengaruh perlakuan terhadap penurunan berat badan sesudah dilakukan tes awal . dan sebelum dilakukan tes akhir . , jika probabilitas < 0,05 pada taraf signifikansi 5% maka terdapat perbedaan yang signifikan puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. , dengan hipotesis nol (H. ditolak dan hipotesis alternatif diterima (H. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Deskripsi Data Deskripsi Hasil Pretest dan Posttest Berat Badan Deskripsi data yang akan disajikan berupa data hasil pretest dan posttest berat badan yang dilakukan oleh kelompok penelitian yang meliputi mean, nilai maksimal, nilai minimal, standart deviasi dan presentase Tabel 5. Deskripsi Statistik Pretest dan Posttest Berat Badan Berdasarkan hasil deskripsi data pada tabel 3 di atas, terlihat bahwa ada perbedaan hasil antara pretest dan posttest, berikut Nilai rata-rata . kelompok penelitian untuk berat badan pada pretest lebih besar dari pada posttest yaitu 3813 > 55. Sedangkan nilai Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 maksimal berat badan antara data pretest dan posttest terdapat perbedaan, yaitu sebesar 00 > 73. Perolehan nilai minimal berat badan juga terdapat perbedaan pada pretest dan posttest yaitu sebesar 48. 20 > 44. Untuk standar deviasi berat badan antara pretest dan posttest mempunyai perbedaan yang yaitu 7. 28599 > 8. 08917 dan untuk penurunannya sebesar 5. Berdasarkan data histogram statistic di atas, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil pretest dan posttest terhadap penurunan berat badan pada ekstrakurikuler pencaksilat SMAN 1 Gunungsari Tahun 2019 setelah diberikan treatment berupa puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. Uji Normalitas Deskripsi data yang akan disajikan berupa data hasil penelitian . es kadar lemak dan berat bada. yang dilakukan oleh kelompok kontrol yang meliputi mean, nilai maksimal, nilai minimal, standart deviasi dan presentase penurunannya. Uji mengetahui apakah suatu data mengikuti sebaran normal atau tidak, dan untuk mengetahui apakah data tersebut berdistribusi normal atau tidak. Untuk penelitian ini, dalam menguji normalitas data digunakan uji Kolmogorov Smirnov Test. Hasil uji normalitas data yang dilakukan pada tiap kelompok analisis dilakukan dengan program software Statistical Product and Service Solution (SPSS . for windows. Dasar analisis yang digunakan dalam pengambilan keputusan menggunakan taraf signifikansi sebesar =0. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 . %). Dengan kriteria data normal sebagai Tabel 5. Hasil Uji Normalitas Data O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan pada ekstrakurikuler pencaksilat SMAN 1 Gunungsari Tahun 2019. Berikut hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan spss: Berdasarkan analisis statistik uji normalitas yang telah dilakukan dengan menggunakan uji Z Kolmogorov Smirnov Test, pada data hasil berat badan untuk tes awal . terdapat tingkat signifikan sebesar 200 ini berarti P > 0. 05, yang berarti data berdistribusi normal. Sedangkan, pada data hasil berat badan untuk tes akhir . terdapat tingkat signifikan sebesar 0. 200 ini berarti P > 0. 05, yang berarti data berdistribusi Hal ini berarti data pada tes awal . dan tes akhir . merupakan statistik parametric, (Sugiyono, 2. Tabel 5. Hasil uji-t menggunakan Paired Samples T-Test Berat Badan Uji Homogenitas Dalam penelitian ini, uji homogenitas varians tetap dilakukan untuk mengetahui kesamaan kondisi subjek dari keseluruhan kelompok penelitian sehingga jika terjadi perubahan selama perlakuan maka perubahan tersebut diakibatkan oleh perlakuan yang Langkah-langkah uji homogenitas sebagai berikut:Tabel 5. Hasil Uji Homogenitas Data Berdasarkan menggunakan Levene Statistic, diperoleh tingkat signifikansi . ilai probabilitasny. 747 > 0. 05, maka Ho diterima yang artinya dalam kelompok data memiliki varian yang Hal ini berarti data kelompok penelitian merupakan statistik parametrik. Pengujian Hipotesis Analisis data yang digunakan untuk penelitian ini adalah Paired Samples T-Test . Pengujian hipotesis bertujuan untuk mengetahui tingkat signifikansi atau pengaruh puasa senin kamis dengan metode latihan Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Pengajuan Hipotesis Ho : Tidak terdapat pengaruh puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan pada ekstrakurikuler pencaksilat SMAN 1 Gunungsari Tahun 2019. H1 : Terdapat pengaruh puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan pada ekstrakurikuler pencaksilat SMAN 1 Gunungsari Tahun 2019. Kriteria Pengujian Hipotesis . Jika . ilai probabilitasny. lebih besar dari = 05 (P > 0. dan jika Thitung < Ttabel maka Ho diterima. Jika . ilai probabilitasny. kurang dari = 0. (P < 0. dan jika Thitung >Ttabel maka Ho ditolak. Berdasarkan hasil analisis uji Paired Sample T-Test pada tabel di atas, maka dapat ditarik interpretasi sebagai berikut: Rerata skor berat badan pretest-posttest mengalami penurunan sebesar 3. 13125, dengan nilai thitung sebesar 4. 566, kemudian melihat nilai ttabel pada taraf signifikan 5% dengan daya beda . = NAe1 . -1= . Kenyataan, ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikansi antara nilai Thitung 566 > Ttabel sebesar 2. 131 dengan 000 < 0. 05 maka hipotesis nol (H. ditolak dan hipotesis alternative (H. diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan http://ejournal. org/index. php/JISIP/index 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan pada ekstrakurikuler pencaksilat SMAN 1 Gunungsari Tahun 2019. PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data terhadap hasil penelitian dengan menggunakan Paired Sample T-Test terhadap hipotesis yang di ajukan dalam penelitian ini ternyata teruji kebenarannya. Hasil rerata skor berat badan pretest-posttest mengalami penurunan sebesar 3. 13125%, dengan nilai Thitung sebesar 4. 566 > Ttabel sebesar 2. dengan probabilitas 0. 000 < 0. 05 maka hipotesis nol (H. ditolak dan hipotesis alternative (H. diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan. Sesuai dengan hasil analisis data pengujian hipotesis yaitu puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. secara signifikan berpengaruh terhadap penurunan berat badan pada SMAN Gunungsari Tahun 2019, yang dimana hasil pengujian hipotesis diterima kebenarannya. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan pada SMAN Gunungsari Tahun 2019. Pemberian treatment berupa puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. telah mengantarkan peneliti pada temuan baru yang dikaji secara ilmiah tentang metode dalam menurunkan berat badan. Dengan diterimanya hipotesis dalam penelitian ini, telah menunjukkan bahwa dengan melakukan puasa yang teratur dan mengikuti semua prosedur dalam program latihan yang telah disusun berdasarkan teori siswa/individu bisa mencoba menerapkan hasil menurunkan berat badan dan memelihara kesehatan untuk dapat beraktivitas dengan lebih baik, serta dapat menjaga kualitas kesehatan dan kehidupannya. SIMPULAN Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. No. 3 November 2019 p-ISSN: 2598-9944 e-ISSN: 2656-6753 Berdasarkan hasil analisis di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa program latihan yang ditawarkan berupa puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. telah teruji secara ilmiah dengan hasil analisis data yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam menurunkan berat badan. Dapat dilihat dari uji Paired Sample T-Test yang menunjukkan rerata skor berat badan pretest-posttest mengalami penurunan sebesar 3. 13125, dengan nilai thitung sebesar 4. 566, kemudian melihat nilai ttabel pada taraf signifikan 5% dengan daya beda . = NAe1 . -1= . Kenyataan, ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikansi antara nilai Thitung 566 > Ttabel sebesar 2. 131 dengan 000 < 0. 05 maka hipotesis nol (H. ditolak dan hipotesis alternative (H. diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. terhadap penurunan berat badan pada ekstrakurikuler pencaksilat SMAN 1 Gunungsari Tahun 2019 SARAN Berdasarkan hasil analisis di atas, maka peneliti memberikan saran sebagai berikut: Puasa senin kamis dengan metode latihan O7W (OCD 7minute Workou. dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam menurunkan berat badan. Penurunan berat badan tidak bisa dilakukan secara instan dan langsung mendapatkan hasil yang signifikan, akan berkesinambungan dengan menggunakan metode diet dan program latihan yang Pengaturan pola makan, asupan gizi dan olahraga yang teratur merupakan kunci utama dalam menurunkan berat badan. DAFTAR PUSTAKA