Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society eISSN: x-x Vol 1. No 1. Januari 2024 DOI: https://doi. org/10. 12345/nijess. DESAIN PROGRAM TAHFIDZ AL-QURAoAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) ISLAM AL-AZHAR 48 SAMARINDA Muchamad Rifai Hamzah Pascasarjana UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Email: arip020897@gmail. Abstract Design is a series of planning and implementation. Something interesting would be if the formal curriculum were designed by collaborating with the non-formal curriculum, namely the mandatory tahfidz program for students at Al-Azhar 48 Samarinda Islamic Middle School. Therefore, the aim of this research is to examine the design of the tahfidz Al-Qur'an program at Islamic Middle School 48 Al-Azhar Samarinda. This research method uses descriptive qualitative with a field research Collection techniques by means of observation, interviews and documentation. Then analyze the data by condensing data, displaying and concluding. For data validity, data triangulation techniques are used, namely data cross-check synchronization. So it can be concluded from the results of this research that the design used is . The planning stage, namely determining responsibilities, determining goals, determining time allocation and schedule. Implementation stage, namely carrying out what has been planned. Evaluation stage, namely evaluation through religious monitoring books, rolling evaluations, semester evaluations. With this design. Al-Azhar 48 Samarinda Islamic Middle School succeeded in producing a Qur'any generation. At least these results can be seen once a year at every tahfidz graduation. Keyword: Design. Program,Tahfidz Al-QurAoan Pendahuluan Wasilah pendidikan dapat mengubah pola pikir setiap anak bangsa. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan hal-hal dunia semata, namun juga berkaitan dengan aspek spiritual tidak kalah penting. Ini bertujuan agar pengetahuan yang diperoleh di sekolah tidak hanya sebatas informasi, melainkan juga melibatkan nilai-nilai agama, terutama yang terkait dengan Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam (Pemikiran et Oleh karenanya pengaruh Al-QurAoan terhadap pembaca dan pengkajinya mampu merubah dimenasi dan ruang yang tidak dijangkau. Dalam risetnya Zulkarnaen. Bustanur, dan Zulhaini, mengungkap bahwa program Tahfidz Al-Qur'an memberi sumbangan sebesar 17,4% terhadap pencapaian akademis para santri di Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan. Sebanyak 82,6% Sitasi Artikel: Muchamad Rifai Hamzah. Desain Program Tahfidz Al-QurAoan Di Sekolah Menengah Pertama (Sm. Islam Al-Azhar 48 Samarinda. Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies Society, 1. Retrieved https:// https://journalweb. org/ojs/index. php/NIJESS/article. Submitted: 10-01-2024 Revisi: 20-02-2024 Diterima: 01-03-2024 Muchamad Rifai Hamzah sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain (Zulkarnaen. Bustanur, and Zulhaini 2. Hasil ini menandakan bahwa program Tahfidz Al-Qur'an memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pencapaian belajar santri di lembaga tersebut. Muhammad Ramadlon juga mencatat bahwa program Tahfidz berdampak positif pada siswa, termasuk peningkatan spiritual, keunggulan di kelas, dan kemudahan dalam memahami Pelajaran. Program tahfidz Al-Qur'an bisa diterapkan di berbagai lembaga pendidikan, baik yang formal maupun non-formal seperti sekolah, pesantren, atau pusat tahfidz. Dalam pendidikan resmi, tahfidz Al-Qur'an dapat menjadi bagian dari kurikulum atau kegiatan ekstrakurikuler. Sedangkan dalam pendidikan non-formal, program tahfidz Al-Qur'an umumnya ditawarkan sebagai program spesial bagi mereka yang ingin menghafal Al-Qur'an dengan intensif. 2 Kini sekolah umum mulai menggagas dan menginovasi agar memiliki nuansa religius, melalui program menghafal Al-QurAoan, bahkan jauh dari itu mereka menjadikan program menghafal Al-QurAoan sebagai program unggulan. Inovasi dan pengembangan program tahfidz Al-Qur'an kini tengah menjadi isu sentral dalam sejumlah lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya animo masyarakat muslim Indonesia terhadap hafalan Al-Qur'an serta dorongan kuat untuk melibatkan generasi muda dalam aktivitas menghafal Al-QurAoan. Terlebih lagi masa muda adalah masa transisi remaja ke dewasa awal. Akhirnya dari situ pendidikan spiritual menjadi pelopor untuk memicu semangat anak muda dalam belajar agama. 4 Maka harapnnya di usia muda mereka mampu mencintai dan terjun pada dunia menghafal Al-QurAoan agar tidak tergerus oleh pergolakan zaman yang semakin canggih tetapi jauh dari nilai spiritual. Hadirnya SMP Islam Al-Azhar 48 di Samarinda sebagai entitas pendidikan Islam, diharapkan mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman dengan menyajikan program-program pendidikan Islam yang sesuai dengan realitas kontemporer. Keberadaan SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda diharapkan dapat responsif terhadap dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memberikan sumbangan terhadap penciptaan lapangan kerja, serta membentuk karakter siswa yang kritis, dinamis, mandiri, dan bermoral. Lembaga pendidikan seperti Sekolah Menengah Pertama Islam, biasanya terdapat dua kurikulum yang menjadi panduan dan memadukan, yakni dari Kurikulum Rosedah SaAodatul Marwah et al. AuImplementasi Program Tahfidz al-QurAoan terhadap Peningkatan Spiritual Siswa MAN 2 Kota Malang,Ay QUALITY 11, no. 1 (July 7, 2. : 111Ae26, https://doi. org/10. 21043/quality. Marwah et al. Prifke Felisita F. Achmat Mubarok, and Achmad Yusuf. AuStrategi Implementasi Program Unggulan Tahfidz Al-QurAoan Di Lingkungan Pesantren (Studi Kasus MAN 2 Pasurua. ,Ay An Najah (Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaa. 2, no. 4 (July 22, 2. : 29Ae37. Faiq Faizin. AuEfektivitas Pembelajaran Tahfidz Al-QurAoan Melalui Habituasi Di Pondok Pesantren Hamalatul QurAoan Jogoroto Jombang,Ay Hamalatul QurAoan : Jurnal Ilmu Ilmu AlqurAoan 1, no. 2 (December 22, 2. : 63Ae78, https://doi. org/10. 37985/hq. Emilia Agustini. Abdullah Idi, and Didi Suhendi. AuDampak Program Unggulan Madrasah Dalam Pengembangan Karakter Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Palembang,Ay Jurnal Empirika 3, no. 105Ae20, https://doi. org/10. 47753/je. 32 | Nusantara Interdisciplnary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 Desain Program Tahfidz Al-QurAoan Di Sekolah Menengah Pertama IslamA dari Kementerian Agama dan Kurikulum Departemen Pendidikan Nasional. 6 Hal ini menjadikan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah-sekolah tersebut jauh lebih luas dari pada di sekolah umum pada umumnya yang hanya menggunakan satu Hal tersebut membuka peluang dan potensi untuk menjadi sekolah yang unggul dan mampu bersaing di level nasional maupun internasional. Potensi tersebut ada pada SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda sehingga memiliki peluang besar dalam membentuk citra unggul sebagai institusi yang memiliki reputasi tinggi dan mampu menjadi SMP Islam percontohan. Hal ini dapat dicapai melalui perolehan sumber daya manusia yang profesional, manajemen yang terstruktur, serta koordinasi yang akurat dan bersama-sama mendukung pencapaian prestasi di tingkat lokal, regional, nasional bahkan internasional (Prasetyahadi 2. Dengan demikian SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan meningkatkan sistem pembelajaran untuk memastikan proses pendidikan berlansung secara optimal dan ideal. Pada tahun 2019 SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda resmi mulai berdiri sebagai cabang dari Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar 1 Jakarta. Sekolah ini memadukan antara pendidikan umum dengan pendidikan agama sehingga konsep yang digunakan adalah moderniasasi pendidikan Islam bukan westernisasi pendidikan Islam. Terwujudnya sebuah program baru dan unggul apabila memenuhi desain dalam konsep inovasi. Setidaknya konsep dalam inovasi itu terbagi menjadi dua yaitu pertama ide,gagasan atau pikiran. Kedua yaitu eksekusi atau pelaksanaan. Sejak tahun pertama buka SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda telah menginisiasi program menghafal AlQurAoan agar menjadi program unggulan di sekolah. Sehingga saat ini memasuki tahun ke 5 SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda mampu membuat mendesain sekedemikian rupa untuk mengkader dan melahirkan generasi qurAoany. Berdasarkan dari uraian diatas peneliti bertujuan untuk menggali lebih dalam dengan penelitian tentang desain program tahfidz Al-QurAoan di SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research yaitu studi lapangan yang hasilnya berupa deskriptif. Beberapa langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah survei awal yaitu melakukan identifikasi dengan menggali informasi awal tentang desain program tahfidz yang digunakan dan dikembangkan di SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda. Berikutnya adalah proses penelitian dengan mengumpulkan data melalui wawancara, adapun wawancara diambil dari data primer yaitu kepala sekolah, badan adab keagamaan, kordinator, divisi tahfidz, guru pendamping tahfidz pengajar, dan para siswa. Berikutnya dokumentasi kurikulum terkait program tahfidz yang diterapkan. Langkah terakhir adalah menganalisis data yang telah dikumpulkan dan melakukan crosschek data menggunakan teknik triangulasi data. Ikmal Falahi Hamhij. AuModel Pembelajaran Tahfidz Al-Quran Dalam Meningkatkan Kualitas Hafalan Siswa Di Smpi Al Azhar 3 Bintaro Tangerang SelatanAy . Institut PTIQ Jakarta, 2. , https://repository. id/id/eprint/1289/. Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 | 33 Muchamad Rifai Hamzah Hasil Penelitian Perencanaan Program Tahfidz Proses kegiatan itu terdiri dari beberapa tahap yang dapat divisualisasikan, secara umumnya dibagi menjadi tiga bagian: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Zinnur Aini. AuImplementasi Program Tahfidz Al-QurAoan Dalam Pembentukan Karakter Siswa MI Al Amin Pejeruk Tahun Pelajaran 2019/2020Ay (UIN Mataram, 2. Untuk tahap pertama dimulai dari perencanaan, sebab menjadi elemen krusial dalam mencapai tujuan yang diinginkan Agus Mifta Surur. AuUpaya Menanamkan Nilai Religius Siswa Di Man Kediri 1 Kota Kediri Dengan Ekstrakurikuler Keagaman Tahfidz Al-QurAoan,Ay Jurnal Pendidikan Agama Islam 15, 1 . : 42Ae51. Sebab tidak mungkin sebuah program yang baik tanpa memiliki perencanaan yang matang, karena di tujuan yang ideal terdapat perencanaan yang matang. Perencanaan melibatkan serangkaian langkah untuk menetapkan tujuan, strategi pencapaian, alokasi sumber daya manusia, waktu, serta estimasi biaya. Oleh karena itu, tahapan perencanaan harus dirumuskan sebelum tindakan SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda setiap tahunnya mengadakan rapat kerja untuk merencanakan dan menyusun beberapa program, sehingga menghasilkan output nya menghasilkan standart operasional pelaksanaan yang matang, dalam hal ini meliputi berikut : Menentukan penanggung jawab Leadership dalam suatu lembaga pendidikan sangat krusial, oleh sebab itu pemimpin atau leader harus memiliki kemampuan dan skil untuk dapat mengarahkan suatu program untuk mencapai tujuan yang ingin di capai. Dengan demikian program tahfidz SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda juga telah membentuk struktur penanggung jawab program tahfidz. Sehingga apa yang menjadi tujuan dari program tahfidz dapat di control dan dikawal sesuai tujuannya, adapun struktur tersebut meliputi : JABATAN Badan Adab dan Keagamaan Kordinator Agama Divisi Tahfidz TUGAS DAN FUNGSI Mengkordinir dan mengontrol seluruh pergerakan kordinator bidang sesuai dengan tugas dan Mengkordinir dan mengontrol seluruh pergerakan divisi sesuai dengan tugas dan fungsinya. Mengkordinir dan mengontrol seluruh pergerakan para pengajar Dian Mahza Zulina and Mumtazul Fikri. AuPengelolaan Program Tahfidz Dalam Pembentukan Karakter Anak Di Smp Pkpu Neuheun Aceh Besar,Ay Intelektualita 6, no. Sahabuddin and Syahrani Syahrani. AuKEPEMIMPINAN PENDIDIKAN PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN,Ay EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research 2, no. (March 23, 2. : 102Ae12. 34 | Nusantara Interdisciplnary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 Desain Program Tahfidz Al-QurAoan Di Sekolah Menengah Pertama IslamA Dari struktur penanggung jawab diatas menunjukkan bahwa struktur penanggung jawab terbentuk sangat rapi, dengan harapan adanya kekuatan struktur bertingkat dapat meningkatkan kualitas siswa dan meminimalisir ketidak sesuaian dari tujuan program tahfidz. Menentukan tujuan program tahfidz Setiap sistem Pendidikan telah membuat, merancang serta mengawasi langkah-langkah pembelajaran guna memastikan terwujudnya pembelajaran yang efektif dan efisien. 9 Program tahfidz Al-Qur'an dirancang dengan tujuan untuk peserta didik mengeksplorasi serta mengembangkan ekspresi, potensi, bakat, dan minat mereka dalam menghafal ayat-ayat Al-Qur'an. Program ini juga bertujuan untuk menanamkan semangat kepada peserta didik dalam menghafal Al-Qur'an hingga mereka dapat menjadi hafidz 30 Juz Al-Qur'an. Hal tersebut tentunya senada dengan motto SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda yaitu cerdas, beradab dan berwawasan global. Menentukan target capian program tahfidz Setiap program memiliki ketentuan target yang harus di capai, disamping target capaian pengajar perlu memberi motivasi untuk mencapai tujuan yang dimaksud dengan pengertian bahwa apa yang dihafalkan sejatinya adalah komunikasi antara hamba dengan tuhannya, maka semua kebaikan utamanya akan kembali pada pembacanya. 10 Program tahfidz SMP Islam AlAzhar 48 Samarinda dalam 1 tahun menetapkan capaian target yang harus capai yaitu 1 juz. Saat prosesnya siswa wajib menuntaskan target harian sesuai dengan standart buku monitoring yang telah disediakan. Dengan begitu jika siswa memenuhi target harian maka dalam 1 tahun siswa dapat mencapai bahkan lebih dari 1 juz. Menentukan alokasi waktu dan jadwal program tahfidz. Program tahfidz SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda juga menetapkan untuk pembelajaran tahfidz dilaksanakan secara berkesinambungan yaitu senin-kamis setiap pagi. Sebab pentingnya dari berkesinambungan atau istiqomah yaitu salah satu elemen utama dalam kemampuan seseorang dalam menghafal Al-Qur'an adalah konsistensi atau kesinambungan, yang memegang peran penting dalam proses ini. Dalam kamus Bahasa Indonesia. Istiqamah didefinisikan sebagai konsistensi atau kekonsistenan dalam tindakan yang tegak dan dilandasi oleh perbuatan yang baik. 11 Untuk itu alokasi waktunya berdurasi 45 menit dalam setiap pertemuan, dengan prinsip sedikit tetapi istiqamah, agar menghafal menjadi mudah dan menyenangkan. Safariah Safariah and Masykur Masykur. AuStrategi Tahfidzul QurAoan Di Dayah Ulumul QurAoan Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya,Ay Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 5, 2 . : 182Ae93, https://doi. org/10. 54069/attadrib. Zelvi Fitriani. AuStrategi Guru PAI Dalam Meningkatkan Minat Membaca Dan Menghafal Al-QurAoan Pada Siswa Di Sekolah Dasar Negeri 31 Pagaralam,Ay Muaddib: Islamic Education Journal 1, no. (December 31, 2. : 53Ae62, https://doi. org/10. 19109/muaddib. Dudung Abdul Karim. AuImplementasi Metode Yadain Litahfidzil QurAoan Dalam Program Karantina Sebulan Hafal Al-QurAoan Di Yayasan Karantina Tahfidz Al-QurAoan Nasional (YKTN) Desa Maniskidul Kuningan Jawa BaratAy (UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 2. Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 | 35 Muchamad Rifai Hamzah Pelaksanaan program tahfidz Sebuah program merupakan sistem atau serangkaian kegiatan yang terjadi secara terus-menerus. 12 Untuk menjalankan program ini, akan melibatkan suatu kelompok orang dalam suatu organisasi Novan Ardy Wiyani. Pendidikan Karakter Berbasis Iman Dan Taqwa (Teras, 2. Program tahfidz tersebut berjalan dibawah pengawasan atau kontrol dari koordinator bidang adab dan keagamaan. Adapun pelaksanaan pembelajaran tahfidz semua siswa SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda wajib mengikuti program tahfidz. Sebelum pelaksanaan program pembelajaran tahfidz ada tahap yang harus dilalui oleh siswa baru mengikuti asesmen diagnostik guna untuk menilai, menyaring dan mengelompokkan siswa sesuai dengan kualitas bacaan dan hafalannya. Pembagaian kelompok tersebut bedasarkan jenjang sekolahnya, kemudian dalam 1 kelas tersebut dibagi menjadi 3 kelompok sesuai standart kualitas bacaan AlQurAoannya melalui hasil asesmen diagnostik. Masing-masing kelompok mendapat satu pembimbing untuk menerima ziyadah hafalan setiap hari. Adapun yang mendapat nilai bacaan Al-QurAoannya dibawah standrat wajib mengikuti matrikulasi Tahsin AlQurAoan. Pelaksanaan pembelajaran telah disediakan beberapa tempat meliluti masjid, kelas dan kantor. Evaluasi program tahfidz Menilai sebuah program adalah upaya untuk menentukan sejauh mana kesuksesan suatu kegiatan yang telah direncanakan. Evaluasi program umumnya dilakukan untuk membantu para pengambil keputusan dalam menetapkan langkahlangkah kebijakan berikutnya. Dalam melakukan evaluasi program, tidak hanya dilakukan secara asal, tetapi dilakukan secara teratur, detail, dan mengikuti prosedur yang telah teruji dengan teliti. 13 Khususnya dalam konteks evaluasi ini SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda mengevaluasi dari berbagai aspek untuk mendapat hasil yang terbaik dan kedepan untuk perbaikan, berikut bentuk evaluasi program tahfidz SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda : Evaluasi melalui buku monitoring keagaman yang di dalamnya termuat standart hafalan harian yang harus di capai. Dalam buku tersebut termuat tanggal, ziayadah yang harus dihafalkan tiap hari, nilai dan paraf dari guru pendamping Evaluasi roling yaitu dalam bentuk model pembiasaan pagi, setiap siswa akan mendapat jadwal secara bergantian untuk mengikuti kegiatan pembiasaan pagi murajaah Al-QurAoan. Harapannya siswa akan terbiasa saat pagi berinteraksi dengan Al-QurAoan dalam keadan masih segar. Pembiasaan pagi ini menggunakan metode tutor sebaya, untuk melatih saling menyimak dan memperhatikan Kegiatan tersebut dimulai pagi jam 07:00-07:30 WITA, kemudian dilanjut sholat dhuha berjamaah. Dian Mahza Zulina and Mumtazul Fikri. AuPengelolaan Program Tahfidz Dalam Pembentukan Karakter Anak Di SMP PKPU Neuheun Aceh Besar,Ay Jurnal Intelektualita 6, no. : 32Ae44. Yusriah Azizah and Santi Lisnawati. AuEvaluasi Program Tahfidz Al-QurAoan Dengan Menggunakan Model Countenance Stake Di SMPIT Darul Barokah Kota Depok,Ay Jurnal Pendidikan Dan Konseling 4, 1 . : 4210Ae15. 36 | Nusantara Interdisciplnary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 Desain Program Tahfidz Al-QurAoan Di Sekolah Menengah Pertama IslamA Evaluasi persemester, siswa akan di evaluasi setiap semester bagi yang memenuhi target yaitu 1 juz. Sebelum evaluasi dilaksanakan siswa mengikuti proses karantina tahfidz selama 7 hari yang di damping oleh guru bidang ke Setelah melalui proses tersebut siswa akan mendapat rekomendasi jika memenuhi standart kelulusan, maka dapat melanjutkan pada tahap evaluasi per juz dalam satu kali duduk yaitu tasmiAo juziyyah. Untuk meraih hasil penilaian yang objektif dalam proses pelaksanaan tasmiAo juziyyah SMP Islam Al-Azhar menggaet mitra kerja sama sebagai penguji eksternal yaitu MaAohad Al-Jamiah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, sebagai satu-satunya lembaga perguruan tinggi Islam yang ada di Kalimantan Timur. Siswa yang lulus dan dianggap layak setelah melewati proses tersebut maka mendapat syahadah atau sertifikat sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan bagi mereka. Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan diatas maka dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda merupakan sekolah swasta Islam di Samarinda yang mampu mendesain dan mengkolaborasikan antara kurikulum formal dan non formal. Sehingga SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda memiliki corak dan khas tersendiri dalam mendesain program tahfidz. Desain tersebut meliputi berikut . Tahap perencanaan yaitu menentukan tanggung jawab, menentukan tujuan, menentukan alokasi waktu dan jadwal. Tahap pelaksanaan yaitu melaksanakan apa yang sudah di rencanakan . Tahap evaluasi yaitu evaluasi melalui buku monitoring keagamaan, evaluasi roling, evaluasi persemester. Dengan desain demikian SMP Islam Al-Azhar 48 Samarinda berhasil mencetak generasi QurAoany setidaknya hasil tersebut dapat di lihat dalam 1 tahun sekali setiap wisuda tahfidz. Nusantara Interdisciplinary Journal of Education Studies and Society. Vol 1. No 1. Jan 2024 | 37 Muchamad Rifai Hamzah REFERENSI