Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 1-9 Contents list available at JKP website Jurnal Kesehatan Perintis Journal homepage: https://jurnal. id/index. php/JKP Kombinasi Totok Wajah. Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I Elsa Noftalina*. Desy Rosita. Rini Mardiati Poltekkes Kemenkes Pontianak. Kalimantan Barat. Indonesia Article Information : Received 23 March 2024. Accepted 10 June 2024. Published online 12 June 2024 *Corresponding author: elsanoftalina2015@gmail. ABSTRAK Mual muntah merupakan salah satu ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama yang terjadi hampir 50% ibu hamil. Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual muntah pada masa kehamilan bisa dilakukan secara farmakologis, komplementer atau mengkombinasikan keduanya. Beberapa penggunaan terapi komplementer oleh bidan dalam mengatasi mual dan muntah ibu hamil diantaranya yaitu terapi pijat, obat herbal, tehnik relaksasi, suplemen nutrisi, aromaterapi, homeopati akupresur dan akupunktur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi totok wajah, rebusan jahe dan vitamin B6 terhadap mual muntah ibu hamil trimester I. Desain penelitian yang digunakan metode eksperimen semu (Quasi Eksperime. dengan NonEquivalent Pretest and Posttest with Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang mual dan muntah kategori ringan sampai berat namun tidak dirawat inap di Puskesmas. Jumlah sampel sebanyak 30 responden yang terdiri dari 10 responden totok wajah, 10 responden rebusan jahe, 10 responden yang hanya mengonsumsi vitamin B6. Sampel diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mual muntah yaitu menggunakan kuesioner Rhodes Indes Nause. Vomiting and Retching (RINVR). Analisis data yang digunakan yaitu Wilcoxon dan Kruskal Wallis. Terdapat perbedaan frekuensi mual muntah ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan ketiga intervensi. Terdapat perbedaan median yang signifikan antar ketiga intervensi, dimana kombinasi totok wajah dan vitamin B6 memiliki nilai beda median lebih tinggi dibandingkan dengan rebusan jahe dan vitamin B6. Ketiga intervensi dapat mengurangi frekuensi mual muntah ibu hamil trimester I dan memiliki perbedaan median yang signifikan dalam mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil Kata kunci : Akupresur, jahe, vitamin B6, mual, hamil ABSTRACT Nausea, vomiting is one of the discomforts experienced by pregnant women in the first trimester, which occurs in almost 50% of pregnant women. Various efforts that can be made to reduce nausea and vomiting during pregnancy can be done pharmacologically, complementary or combining both. Some of the uses of complementary therapies by midwives in treating nausea and vomiting in pregnant women include massage therapy, herbal A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 1-9 medicine, relaxation techniques, nutritional supplements, aromatherapy, homeopathic acupressure and acupuncture. To determine the effectiveness of the combination facial acupressure, ginger decoction and vitamin B6 against nausea and vomiting in first trimester pregnant women. The research design used a quasi-experimental method (Quasi Experimen. with NonEquivalent Pretest and Posttest with Control Group Design. The sample for this study was pregnant women whose nausea and vomiting were in the mild to severe category but were not hospitalized at the Community Health Center. The total sample was 30 respondents consisting of 10 face acupressure respondents, 10 respondents with ginger stew, 10 respondents who only consumed vitamin B6. Samples were taken using consecutive sampling The research was carried out in the working area of the Jagoi Babang Community Health Center. The instrument used to collect data on nausea and vomiting was the Rhodes Indes Nause. Vomiting and Retching (RINVR) questionnaire. The data analysis used was Wilcoxon and Kruskal Wallis. Research shows that there are differences in the frequency of nausea and vomiting in pregnant women before and after being given the three interventions. There is a significant median difference between the three interventions, which combination of facial acupressure and vitamin B6 has a higher median than ginger decoction and vitamin B6. The three interventions can reduce the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women and have a significant median difference in reducing the frequency of nausea and vomiting in first trimester pregnant women. Keywords: Acupressure, ginger, vitamin B6, nausea, pregnancy PENDAHULUAN Kehamilan adalah suatu yang bersifat fisiologis (Hartini, 2. selama trimester pertama, keluhan yang paling umum dilaporkan ibu hamil adalah mual-muntah . ,8%), kelelahan . ,9%) dan nyeri payudara . ,2%) (Nurmala, 2. Mual ketidaknyamanan yang dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama yang terjadi hampir 50% ibu hamil. Biasanya ibu hamil akan mengalami mual muntah pada pagi Itu dapat terjadi karena saat pagi hari lambung dalam keadaan kosong. Selain itu mual muntah terjadi karena perubahan pada psikologis, kelebihan asam lambung, faktor neurologis dan faktor peristaltik melambat (Somoyani, 2. Secara psikologis, mual dan muntah selama kehamilan mempengaruhi lebih dari 80% wanita hamil serta menimbulkan efek yang signifikan terhadap quality of life diantaranya menurunnya cairan elektrolit didalam tubuh ibu, sehingga terjadi memperlambat peredaran darah, nafsu makan menurun yang mempengaruhi tumbuh kembang janin, gangguan nutrisi, dehidrasi, kelemahan, dan penurunan berat badan (Sulistyowati, 2. Pada janin, jika hiperemesis ini terjadi hanya di awal kehamilan tidak berdampak terlalu serius, tapi jika sepanjang kehamilan ibu menderita hiperemesis gravidarum maka kemungkinan bayinya mengalami BBLR. IUGR, prematur hingga terjadi abortus (Widyastuti and Rumiyati, 2. Total kejadian hiperemesis gravidarum di seluruh dunia bervariasi yaitu Canada 0,8%. Swedia sebesar 0,3%, di Norwegia 0,9%. China sebanyak 10,8%, di California 0,5%. Pakistan 2% dan Turki sebesar 1,9%, 0,5-2% di Amerika Serikat (Harahap et al. Di Indonesia sebanyak 50%-75% ibu hamil mengalami mual muntah pada trimester pertama atau di awal-awal Angka kejadian hiperemesis gravidarum Kalimantan Barat masih tergolong tinggi, 6 dari 10 ibu hamil gravidarum (Simbolon et al. , 2. Berdasarkan data bulan Januari hingga Desember tahun 2022 di Puskesmas Jagoi Babang, prevalensi ibu hamil mengalami mual muntah sebesar 60-80 %. ibu hamil trimester pertama, sebanyak 60% diantaranya mengalami mual muntah. Penatalaksanaan mual dan muntah pada kehamilan tergantung pada beratnya Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual muntah pada masa kehamilan bisa dilakukan secara farmakologis, nonfarmakologis atau yang A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 1-9 sering dikenal dengan komplementer. Pengobatan dengan cara farmakologi antara lain piridoksin . itamin B. , antihistamin, fenotiazin dan metoklopramid dan ondansentron. Terapi farmakologi dilakukan dengan pemberian antiemetik, kortikosteroid, namun ibu hamil akan lebih baik jika mampu mengatasi masalah mual pada awal kehamilan dengan menggunakan terapi pelengkap nonfarmakologis. Terapi noninfasif, murah, sederhana, efektif, dan tanpa efek samping yang merugikan (Septa et al. , 2. Terapi pengobatan tradisional yang sudah diakui dan dapat dipakai sebagai pendamping terapi konvensional medis. Pelaksanaannya dapat dilakukan bersamaan dengan terapi Prinsip dari terapi komplementer adalah terapi yang diberikan sebagai pelengkap dari standar asuhan pelayanan Beberapa penggunaan terapi komplementer oleh bidan dalam mengatasi mual dan muntah ibu hamil diantaranya yaitu terapi pijat, obat herbal, tehnik relaksasi, suplemen nutrisi, aromaterapi, homeopati, akupunktur atau akupresur, dan mengkonsumsi jahe (Harahap et al. , 2. Terapi totok/akupresur merupakan salah satu metode terapi yang berasal dari Tiongkok. Sistem kerja terapi totok adalah melancarkan aliran energi pada tubuh pasien dengan cara menekan titik-titik akupuntur yang dipadukan dengan teknik Menurut (Anggraini et al. , 2. terapi totok lebih dari sekedar pijat yang dapat memberikan manfaat begitu banyak bagi tuhuh, seperti melancarkan aliran energi dalam tubuh, melancarkan sirkulasi darah, membuat tekanan dalam tubuh menjadi normal, memberikan relaksasi yang mendalam, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan memancarkan aura kecantikan. Totok wajah dilakukan pada titik ST1. ST2, dan ST3 yang merupakan titik yang terhubung pada lambung. Penekanan yang dilakukan mampu menstimulasi sistem regulasi serta mengaktifkan mekanisme endokrin dan neorologi, sehingga hormone peningkatan sehingga pengeluaran HCG yang berlebihan menyebabkan mual muntah pada ibu hamil dapat berkurang (Juwita. Terapi nonfarmakologi lainnya adalah dengan mengkonsumsi rebusan jahe. Menurut (Tamara Gusti E et al. , 2. rebusan jahe memiliki kandungan zingiberol serotonin dan menimbulkan efek antiemetik, jahe juga mempunyai kandungan minyak atsiri yang berfungsi sebagai anti radang, sehingga jahe dapat menghambat proses peradangan yang disebabkan oleh infeksi pylori, sehingga mual muntah yang disebabkan oleh infeksi H. pylori dapat (Prastika and Pitriani, 2. menambahkan kandungan yang terdapat didalam jahe bisa menghalangi serotonin yang merupakan neuro transmitter pada neoron-neuron disintesiskan sel-sel enterokromafin serta sistem saraf pusat ke dalam saluran pencernaan yang kemudian diyakini dapat mengatasi mual dan muntah karena memberi rasa nyaman dalam perut. Penelitian yang dilakukan oleh (Azizah. Kundaryanti and Novelia, 2. dengan metode Quasi Eksperimen menyatakan bahwa ada perbedaan signifikan terhadap emesis gavidarum pada ibu hamil trimester I sebelum dan sesudah mengonsumsi Penelitian yang dilakukan oleh (Kristiningtyas and Nurcahyati, 2. menyatakan bahwa frekuensi mual dan muntah sebelum diberikan minuman rebusan jahe rata-rata 5-7 kali per hari namun setelah diberikan minuman rebusan jahe mengalami penurunan menjadi 2-3 kali per hari. Kedua penelitian tersebut menyatakan bahwa rebusan jahe efektif dalam menurunkan frekuensi mual muntah, namun perbedaan dengan penelitian ini yaitu penelitian ini mengombinasikan rebusan jahe sebagai komplementer . dari pemberian vitamin B6 yang menjadi prosedur tetap pada puskesmas dalam mengatasi mual muntah pada ibu hamil trimester 1. Hasil wawancara terhadap 5 orang ibu hamil Trimester I, mereka beranggapan mual muntah pada trimester pertama. Selain itu, ibu hamil tersebut juga tidak mengetahui terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi mual muntah. Tujuan penelitian ini adalah untuk A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 1-9 mengetahui terapi kombinasi yang lebih berpengaruh untuk mengurangi mual muntah ibu hamil trimester I Di Puskesmas Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang. METODE PENELITIAN Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperime. dengan Nonequivalent Pretest and Posttest with Control Group Design. Lokasi penelitian yaitu di wilayah kerja Puskesmas Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang pada bulan april hingga mei Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester 1 . sia kehamilan 0 Ae 12 mingg. yang mengalami mual muntah dengan kehamilan primigravida dan sebanyak 30 responden yang dibagi 10 orang kelompok intervensi kombinasi totok wajah dengan B6, 10 orang kelompok intervensi kombinasi rebusan jahe hangat dengan B6 dan 10 orang kelompok hanya mengonsumsi vitamin B6. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive Penelitian persetujuan komite etik penelitian Poltekkes Kemenkes Pontianak dengan nomor 29/KEPK-PK. PKP/i/2023. Intervensi totok wajah dilakukan oleh peneliti yang dilakukan dengan cara menekan titik-titik ST 1,ST ST 3 di lambung akupuntur . menggunakan jariAejari tangan, yang sebelumnya responden dipersyaratkan untuk membersihkan wajah menggunakan washlap/sponsfacial, dengan menggunakan minyak zaitun dengan cara mengoleskan minyak zaitun ke wajah klien, tunggu 15 menit agar minyak zaitun meresap kedalam pori wajah melakukan penotokan sesuai dengan 15 titik 6 lokasi penotokan . ambar Pemberian terapi totok wajah diberikan sebanyak 4 kali selama 4 hari, dan dilakukan pemijatan selama A 10 menit (Nurmala. Pemberian rebusan jahe hangat dan vitamin B6 dibantu oleh enumerator yaitu bidan desa di wilayah Puskesmas Jagoi Babang dimana ada 6 bidan yang telah dilakukan apersepsi untuk melakukan pemberian rebusan jahe serta vitamin B6. Pemberian rebusan jahe disiapkan dengan cara yaitu 2,5 gram jahe dipotong tipis-tipis Gambar 1. Titik-titik akupresur wajah dan direbus dalam air 250 ml kemudian diberi tambahan gula pasir 1 sendok makan . Masak hingga mendidih . Rebusan jahe hangat diberikan kepada responden sehari sebanyak 2 kali di pagi dan sore hari, selama 4 hari berturutturut. Kegiatan pemberian rebusan jahe dikontrol oleh peneliti dengan melakukan panggilan video. Pemberian vitamin B6 baik pada kelompok eksperimen maupun kontrol diberikan dengan memeriksa kembali obat yang telah disiapkan dan dicocokkan dengan nama pasien dan ditunggu sampai betul-betul ditelan habis oleh pasien. Vitamin B6 diberikan 3 kali sehari dengan dosis 25 mg dengan interval waktu 8 jam. Data mual muntah dikumpulkan dengan kuesioner Rhodes Indes Nause. Vomiting and Retching (RINVR) dengan skala interval yang diisi sebelum dan sesudah pemberian Kuesioner Rhodes INVR ini merupakan instrumen yang menilai mual dan muntah yang terdiri dari delapan dengan pilihan menggunakan skala likert 1- 4. Kuesioner ini memiliki nilai validitas konstruk 0. 87 dan reliabilitas yang diuji dengan AlphaCronbach 0. Skor diinterpretasikan dengan 0-32 dengan 0 sebagai nilai terendah dan 32 sebagai nilai tertinggi. Rentang skor berkisar dari 1 sampai 32. Dimana, 0 : tidak mual muntah, 1-8: mualmuntah ringan, 9-16: mual-muntah sedang, 17-24: mual-muntah berat, dan 25-32: muntah buruk (Widyastuti. Rumiyati and Widyastutik. Analisis menggunakan Wilcoxon test karena data tidak berdistribusi normal untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah diberikan Kemudian dibandingkan mana A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 1-9 yang lebih efektif dengan Kruskal Wallis test. HASIL DAN PEMBAHASAN Kombinasi totok wajah dan vitamin B6 Tabel 1 menunjukkan bahwa sebelum di berikan intervensi totok wajah didapatkan sebagian besar pada kategori mual muntah sedang . %), setelah mendapatkan penurunan yaitu sebagian besar pada kategori ringan . %) bahkan ada yang tidak mengalami mual dan muntah . %). Tabel 1 juga menunjukkan nilai median sebelum dilakukan intervensi kombinasi totok wajah dan vitamin B6 sebesar 15,50. Setelah dilakukan intervensi nilai median mengalami penurunan menjadi 6,00. Hasil statistik didapatkan nilai p = 0,005 lebih kecil dari nilai = 0,05 artinya ada perbedaan antara sebelum dan setelah dilakukan intervensi kombinasi totok wajah dan vitamin B6 di wilayah kerja Puskesmas Jagoi Babang. Kabupaten Bengkayang. Totok wajah atau akupresur wajah merupakan salah satu penatalaksanaan mual muntah non farmakologi. Akupresur wajah adalah cara yang proaktif untuk merangsang dan merawat kulit wajah serta merilekskan otot dan saraf bawah kulit, sehingga otot dapat beristirahat, terbebas dari keletihan, mengurangi rasa nyeri serta ketegangan otot dan membuat mental penuh vitalitas. Totok wajah dapat melancarkan energi dan aliran darah pada tubuh dengan cara menekan titik-titik akupuntur yang dipadukan dengan teknik memijat yang dapat memberikan rasa nyaman sehingga memberikan rangsangan ke hipotalamus untuk mengendalikan sistem simpatis dan sistem korteks saraf adrenal (Widyastuti and Rumiyati, 2. Intervensi ini dilakukan dengan cara menekan titik-titik ST 1,ST ST yang dapat menghubungkan langsung ke bagian lambung, sehingga pelepasan HCG akan berkurang dan membuat rasa mual muntah juga akan berkurang (Anggraini et al. , 2. Penelitian ini sejalan dengan litertur review yang dilakukan Cucu Nurmala, pada tahun 2020 dengan judul AuEfek Akupresur Dalam Mengatasi Mual Muntah Selama KehamilanAy dalam literatur review tersebut didapatkan bahwa setelah melakukan intervensi selama 4 hari mual muntah dapat berkurang. (Lestari et al. , 2. menambahkan dalam literatur review, sebanyak 9 jurnal yang terdiri dari 4 jurnal internasional dan 5 jurnal nasional dapat diambil kesimpulan bahwa akupresur merupakan salah satu intervensi non farmakologis yang efektif dalam mengurangi keluhan mual dan muntah pada ibu hamil. Kombinasi Rebusan Jahe dan Vitamin B6 Tabel 2 menunjukkan bahwa sebelum di berikan intervensi dengan rebusan jahe didapatkan sebagian besar pada kategori mual muntah sedang . %), setelah mendapatkan intervensi mual muntah mengalami penurunan yaitu sebagian besar pada kategori ringan . %) bahkan ada yang tidak mengalami mual dan muntah . %). Tabel 2 menujukkan nilai median sebelum dilakukan intervensi rebusan jahe sebesar 15,50. Sedangkan, setelah dilakukan intervensi nilai median mengalami penurunan menjadi 8,00. Hasil statistik didapatkan nilai p = 0,005 lebih kecil dari nilai = 0,05 artinya ada perbedaan antara sebelum dan setelah dilakukan intervensi rebusan jahe dan di wilayah kerja Puskesmas Jagoi Babang. Kabupaten Bengkayang. Jahe (Zingiber Rosco. merupakan salah satu intervensi non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi mual muntah. Jahe mampu meredakan mual muntah dengan cara meningkatkan tonus dan motilitas lambung antiserotonergik serta dapat meningkatkan Nutrisi yang Tabel 1. Mual Muntah Sebelum dan Setelah Intervensi kombinasi Totok Vitamin B6 Kategori Tidak mual muntah Ringan Sedang Berat Sebelum Sesudah Median Sebelum Sesudah 0,005 A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 1-9 Tabel 2. Mual Muntah Sebelum dan Setelah Intervensi Kombinasi Rebusan Jahe dan Vitamin B6 Kategori Tidak mual muntah Ringan Sedang Berat Sebelum Sesudah terdapat pada jahe adalah 3,4% Kalium, 3% magnesium dan 5% vitamin B6 (Tamara Gusti E et al. , 2022. Penelitian (L. Lazdia and Putri, 2. menambahkan jahe mengeluarkan gas dari dalam perut, hal ini akan meredakan perut kembung. jahe juga merupakan stimulant aromatic yang kuat, disamping dapat mengendalikan muntah dengan meningkatkan gerakan peristaltic Sekitar enam senyawa dalam jahe telah terbukti memiliki aktifitas antiemetic . nti mengurangi mual muntah. Menurut (Vitriani. Alyensi and Susanti, 2. jahe memiliki kandungan minyak atsiri yang menimbulkan efek menyegarkan dan bisa menghambat reflek muntah, mencairkan ketegangan, menyegarkan kepala. Hasil p value dalam penelitian ini sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan sebelum dan setelah dilakukannya intervensi menggunakan rebusan jahe dan vitamin B6. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (L. Lazdia and Putri, 2. judul AuPengaruh Jahe Hangat Dalam Mengurangi Mual. Muntah Ibu Hamil Dengan Hipermesis GravidarumAy didapatkan hasil pemberian intervensi jahe hangat berpengaruh signifikan terhadap penurunan hyperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I dengan beda rata-rata penurunan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol adalah sebesar 10,87 skor RINVR (Rhodesh INdekx of Nusea. Vomiting, and Retchin. dan p-value = 0,000, dimana penurunan pada kelompok kelompok kontrol. (Harahap et al. , 2. menambahkan AuPengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Terhadap Penurunan Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester IAy didapatkan hasil Median Sebelum Sesudah 0,005 penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna pemberian air rebusan jahe dari hari pertama sampai hari ketiga, sebelum dan sesudah diberikan air rebusan jahe dengan nilai p-value 0,000 < 0,05. Pemberian Vitamin B6 Tabel 3 menunjukkan bahwa sebelum di berikan intervensi dengan vitamin B6 didapatkan sebagian besar pada kategori mual muntah sedang . %) dan ada 40% yang mengalami mual muntah berat, setelah mendapatkan intervensi mual muntah mengalami penurunan yaitu sebagian besar pada kategori sedang . %) bahkan ada yang tidak mengalami mual dan muntah . %). Tabel 3 juga menujukkan nilai median sebelum dilakukan intervensi vitamin B6 16,0. Sedangkan, dilakukan intervensi nilai median mengalami penurunan menjadi 8,5. Hasil statistik didapatkan nilai p = 0,005 lebih kecil dari nilai = 0,05 artinya ada perbedaan antara sebelum dan setelah dilakukan intervensi vitamin B6 di wilayah kerja Puskesmas Jagoi Babang. Kabupaten Bengkayang. Vitamin B6 atau sering pula disebut dengan pyridoxine bersama sama dengan niasin, asam folat dan kobalamin berperan dalam membantu menggerakkan beberapa fungsi vital dari tubuh manusia. Meskipun kebutuhan terhadap vitamin ini sangat kecil namun manfaat yang diperoleh sangatlah Tubuh membentuk protein dengan mengubah asam amino yang terdapat dalam makanan. Proses perubahan ini dibantu oleh vitamin B6. Selain itu, vitamin B6 membantu tubuh membentuk energi dengan membakar cadangan gula yang terselip diantara organ tubuh. (Devi Kurniasari and Berthilia, 2. Mekanisme merupakan mata rantai panjang yang dikendalikan oleh keseimbangan antara histamine dan A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 1-9 Tabel 3. Mual Muntah Sebelum dan Setelah Intervensi Vitamin B6 Kategori Tidak mual muntah Ringan Sedang Berat Sebelum Sesudah asetilkolin, menurunnya serotin dalam darah akan meningkatkan terjadinya mual muntah. vitamin B6 bekerja sebagai koenzim yang memungkinkan terjadinya reaktivitas lisin . isin merupakan residu protein dari reseptor hormon steroi. , dan bahwa reaktivitas lisin mengurangi mual dan muntah yang peningkatan kadar estrogen pada wanita hamil. Vitamin B6 juga diduga berperan dalam sintesis serotonin, dopamin, norepinefrin, dan asam gammaamino butirat dengan mengkatalisis proses Kekurangan menyebabkan mual dan muntah pada Fungsi serotin mencegah berlangsungnya mual dan muntah secara keseimbangan elektrolit, dehidrasi Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Kurniasari dan Berthilia, 2. yaitu rata-rata mual muntah sebelum diberikan Vitamin B6 01, setelah pemberian vitamin B6, diperoleh rata-rata 11,94 kali. Terjadi penurunan mual muntah pada kelompok ibu hamil yang diberikan vitamin B6 dengan penurunan mual muntah terjadi seragam pada ibu yang mengkonsumsi vitamin B6. Penelitian (Khasanah and Margiyati, 2. menambahkan hasil penelitiannya yang menunjukkan nilai sig sebesar 0,000 yang artinya < 0,05 bahwa ada perbedaan sebelum dan sesudah mengkonsumsi Vitamin B6 pada ibu hamil trimester I. Efektivitas Kombinasi Totok Wajah. Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I Hasil analisis pada tabel 4 tersebut didapatkan p value = 0,012, lebih kecil dari 0,05 artinya ketiga intervensi yaitu kombinasi totok wajah dan vitamin B6, kombinasi rebusan jahe dan vitamin B6, dan yang hanya menggunakan vitamin B6 Median Sebelum Sesudah 0,005 memiliki perbedaan median yang signifikan. Ketiga frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama, dimana kombinasi totok wajah dan vitamin B6 memiliki nilai beda median 9,00 lebih tinggi dibandingkan dengan rebusan jahe dan vitamin B6 dengan nilai beda median 7,00, vitamin B6 nilai beda median 8,00. Penelitian ini tidak sejalan dengan literature review yang dilakukan oleh (Nurmala, 2. , penelitian tersebut menunjukkan bahwa akupresur yang dilakukan pada titik Neiguan (Pericardium 6/P. dengan menggunakan gelang . secara terus menerus selama 4 hari atau akupresur pada titik Kidney 21 (K1D. selama 20 menit perhari dalam waktu 4 hari mampu mengurangi mual muntah dalam kehamilan. Akupresur tidak lebih baik daripada vitamin B6, kapsul jahe lebih efektif daripada akupressur, tetapi akupresur lebih efektif daripada akupuntur dalam mengurangi mual muntah pada Tabel 4. Efektivitas Kombinasi Totok Wajah. Rebusan Jahe dan Vitamin B6 terhadap Mual Muntah Ibu Hamil Trimester I Kelompok Totok Wajah Dan B6 Rebusan Jahe dan B6 Vitamin B6 Beda Median 9,00 7,00 8,00 0,012 Perbedaan hasil penelitian dapat disebabkan karena karakteristik responden, tingkat mual muntah, teknik pemijatan dan titik penekanan. Titik yang digunakan pada penelitian ini yaitu ST1. ST2. ST3, berhubungan untuk masalah yang terjadi pada lambung, termasuk gas lambung yang tinggi, dipadukan dengan minyak zaitun pada saat pemijatan yang mampu Pada penelitian ini totok wajah juga di kolaborasikan dengan vitamin B6. A Jurnal Kesehatan Perintis ISSN : 2622-4135. All rights reserved Jurnal Kesehatan Perintis 11 . 2024: 1-9 sehingga tingkat keefektifan lebih tinggi untuk mengurangi mual muntah. KESIMPULAN Ketiga perlakuan atau intervensi dapat mengurangi frekuensi mual muntah ibu hamil trimester I dan ketiga intervensi tersebut memiliki perbedaan median yang signifikan dalam mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini belum dapat menunjukkan intervensi mana yang lebih efektif dalam mengurangi frekuensi mual muntah ibu hamil trimester I dikarenakan data tidak berdistribusi normal, serta mengontrol faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi mual muntah seperti aktivitas fisik, makanan yang dikonsumsi dan faktor lain yang dapat memicu mual Oleh karenanya disarankan untuk peneliti selanjutnya menambah jumlah sampel penelitian dan mengontrol faktorfaktor pemicu mual muntah sehingga dapat meningkatkan desain penelitiannya menjadi true eksperimen. REFERENSI