JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. Vol. No. September 2024. Hal. PENERAPAN AKAD QARDHUL HASAN DI KOPERASI SYARIAH BTS (BERSAMA TUMBUH SEJAHTERA) TERHADAP PEMBERDAYAAN UMKM DI DESA TAMBAKMEKAR Tika Nurhayati1*. Fenny Damayanti Rusmana2. Ade Albayan3 1,2,3STEI Al-Amar Subang, fenny. damayanti@steialamar. ABSTRAK Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi masih banyak keluarga mengalami kesulitan ekonomi karena terjebak hutang dengan bunga yang memberatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberantasan praktik rentenir dengan mengedukasi masyarakat tentang pembiayaan syariah. Dalam penelitian ini, penulis membahas mengenai bagaimana peranan paguyuban BTS atau koperasi syariah dalam menerapkan program pinjaman tanpa bunga. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan program pinjaman tanpa bunga di koperasi syariah atau paguyuban BTS terhadap pemberdayaan UMKM lewat pelatihan atau pendampingan di Desa Tambakmekar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini secara khusus menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Studi ini berfokus pada peran Koperasi Syariah BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. dalam mendorong UMKM melalui program Pinjaman tanpa bunga dengan menggunakan dana zakat, infaq, dan shadaqah, serta tantangan yang dihadapi oleh Koperasi Syariah BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. dalam mengembangkan program pinjaman tanpa bunga. Terdapat indikator keberhasilan dalam penelitian ini yaitu keterampilan dan pengetahuan, pendapatan, usaha berkembang dan tingkat penggunaan jasa rentenir. Dengan demikian, penerapan program pinjaman tanpa bunga tersebut berhasil serta penggunaan jasa rentenir akan menurun dan berkembangnya usaha kecil dan menengah (UMKM) di Desa Tambak Mekar. Kata Kunci: Koperasi. Pinjaman Tanpa Bunga. pelatihan UMKM. Abstract: This research is motivated by the fact that many families still experience economic difficulties because they are trapped in debt with burdensome interest Therefore, efforts are needed to eradicate the practice of loan sharks by educating the public about sharia financing. In this research, the author discusses the role of BTS associations or sharia cooperatives in implementing interest-free loan With the aim of research to determine the application of interest-free loan programs in sharia cooperatives or BTS associations towards empowering MSMEs through training or mentoring in Tambakmekar Village. This research uses a descriptive qualitative research approach. This research specifically uses a descriptive qualitative approach. This study focuses on the role of the BTS (Bersama Growing Sejahter. Sharia Cooperative in encouraging MSMEs through an interestfree loan program using zakat, infaq and shadaqah funds, as well as the challenges faced by the BTS (Bersama Growing Prosperou. Sharia Cooperative in developing an interest-free loan program. There are indicators of success in this research, namely skills and knowledge, income, business development and the level of use of loan shark services. Thus, the implementation of the interest-free loan program will be successful, and the use of loan shark services will decrease, and small and medium enterprises (MSME. will develop in Tambak Mekar Village. Keywords: Cooperative. Interest Free Loans. MSME training. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. Article History: Received : 27-06-2024 Revised : 28-07-2024 Accepted : 30-08-2024 Online : 21-09-2024 PENDAHULUAN Desa Tambakmekar merupakan Desa yang terletak pada selatan Kabupaten Subang. Desa Tambakmekar Termasuk salah satu desa di Subang yang letaknya lebih jauh dari pusat kota, yakni 13 kilometer. Secara administratif Desa Tambakmekar terletak di Kecamatan Jalancagak Kabupaten Subang dan berbatasan dengan desa Dengan batas antar desa sebelah utara Desa Cijambe, sebelah selatan Desa Tambakan, sebelah Timur Desa Kumpay dan sebelah barat desa Bunihayu. Letak yang strategis dengan batas wilayah antar desa tersebut, menjadikan Desa Tambakmekar memiliki beberapa bangunan yang dijadikan kantor swasta, seperti koperasi konvensional atau biasa disebut dengan bank keliling. Kota subang merupakan kota dengan jumlah koperasi yang setiap tahunnya meningkat. Data terakhir yang di peroleh pada tahun 2020 terdapat 1187 koperasi aktif yang ada di kota Subang dan 72 koperasi di kecamatan Jalancagak. Jumlah penduduk yang ada di Desa Tambakmekar pada tahun 2020 yaitu 6839 kepala keluarga, dengan laki-laki 3473 jiwa dan perempuan 3364 jiwa. Dengan warga pengguna aktif koperasi berjumlah 256 jiwa yang di peroleh pada salah satu koperasi yang sering digunakan oleh warga Desa Tambakmekar. SUBANG SUBANG SUBANG SUBANG JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JAWA BARAT JUMLAH KOPERASI TAHUN Diagram 1. Jumlah koperasi di Kabupaten Subang . Sumber: opendata. 62 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. Maraknya penggunaan jasa renternir di lingkungan terutama di Desa Tambakmekar terdapat 256 nasabah warga Desa Tambakmekar yang memiliki pinjaman kepada bank keliling di salah satu koperasi BUMN pada tahun 2022. Alasan utama masyarakat menggunakan jasa renternir yatu, proses pinjaman cepat dan tidak bersyarat, tidak perlu menyediankan jaminan pinjaman, lokasi renternir yang dekat dan mudah diakses, tergiur janji pinjaman dengan bunda rendah dan kurangnya pengetahuan tentang bunga pinjaman. Menurut (Ascarya, 2. bahwa Akad qardhul hasan yaitu pinjaman kebajikan yang diberikan kepada nasabah dengan ketentuan bahwa nasabah wajib mengembalikan dana yang diterima pada waktu yang telah disepakati. Menurut (Sutan Remy Sjahdeini, 2. Qardhul Hasan adalah jenis pinjaman yang diberikan kepada pihak yang sangat membutuhkan selama jangka waktu tertentu tanpa perlu membayar bunga atau keuntungan. Pinjaman tanpa bunga di koperasi syariah bertujuan untuk memberdayakan UMKM dengan membantu permodalan agar dapat mengembangkan usahanya. Hal ini penting untuk mendorong UMKM Indonesia. Menurut pemberdayaan . mpowerment theor. , akses terhadap modal usaha dengan persyaratan ringan dapat memberdayakan kelompok lemah secara ekonomi (Suharto, 2. Terlepas dari riba, banyak warga Desa Tambakmekar yang membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhannya. Terutama untuk pemodalan usaha mikro kecil dan Menengah (UMKM). Penawaran menarik yang di tawarkan oleh koperasi atau bank keliling membuat warga memilih untuk meminjam dana ke koperasi tersebut. Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kesempatan kerja, pemerataan pendapatan dan pertumbuhan perekonomian di indonesia. Menurut Tambunan dikutip (Shavab, 2. bahwa Usaha mikro kecil dan menengah dapat menjadi ujung tombak industri nasional dan menyerap banyak tenaga kerja, menjadikanya salah satu prioritas dalam menangani masalah kemiskinan dan alternatif dalam mengurangi beban berat yang dihadapi perekonomian nasional dan daerah. Adanya Paguyuban BTS ini karena praktik rentenir atau pemberian pinjaman dengan bunga yang sangat tinggi masih marak terjadi di lingkungan masyarakat khususnya di Desa Tambakmekar. Hal ini menyebabkan banyak keluarga mengalami kesulitan ekonomi karena terjebak hutang dengan bunga yang memberatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberantasan praktik rentenir dengan mengedukasi masyarakat tentang pembiayaan syariah. JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. Melalui pendirian paguyuban BTS berbasis syariah yang menyediakan skema pembiayaan sesuai prinsip syariah seperti jual beli, bagi hasil atau titipan tanpa adanya unsur riba. Edukasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga yang sehat juga perlu diberikan agar masyarakat tidak terjerat praktik rentenir atau bank keliling . ank emo. Koperasi syariah BTS (Bersama Tumbuh Bersam. atau paguyuban bersama tumbuh sejahtera merupakan Dibawah naungan assifa peduli menjadi salah satu lembaga yang mengembangkan peran dan keterlibatanya dalam pemberdayaan UMKM. Hal ini ditandai dengan meningkatnya dana zakat, infaq dan shadaqah yang terkumpul setiap tahun serta tercermin dari berbagai program assifa peduli yang dikelola khusus untuk memberdayakan UMKM dengan dana ZIS. Menurut usman dalam (Damanik, 2. Aupemberdayaan masyarakat . merupakan suatu proses dimana masyarakat, khususnya mereka yang kurang memiliki akses kepada sumber daya pembangunan didorong untuk meningkatkan kemandirian dan partisipasi dalam mengembangkan perikehidupab mereka. Ay Lebih lanjut Kartasasmita (Arifudin, memperdayakan adalah memampukan dan memandirikan masyarakat. Menurut (Suryana, 2. berpendapat sejumlah pengukur yaitu modal, pendapatan, output produksi, volume penjualan dan tenaga kerja. Program yang berjalan sejak tahun 2021 ini memberi bantuan pinjaman ataupun modal tanpa bunga dengan sasaran golongan yang kurang mampu. Berdirinya koperasi syariah BTS ini karena banyak ditemukannya fenomena lintah darat yang sasarannya adalah pedagang-pedagang kecil dan orang-orang yang terdesak membutuhkan uang di Desa Tambakmekar. Modusnya adalah dengan memberikan mereka pinjaman tapi di awal sudah dipotong terlebih Kemudian setiap hari pedagang dibebani bunga satu persen dan harus dibayar harian. kehadiran lintah darat atau rentenir penjual uang yang makin marak menyerbu khususnya di desa Tambakmekar sangat meresahkan. Selain bunga mencekik, penggunaan jasa rentenir tersebut terjerumus transaksi riba. Dengan adanya fenomena yang marak terjadi saat ini. Assifa peduli melahirkan program Koperasi syariah BTS (Bersama Tumbuh Bersam. atau paguyuban bersama tumbuh sejahtera yang diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pinjaman tanpa harus terjerumus riba atau memakai jasa rentenir. METODE PENELITIAN Penelitian ini berusaha untuk menganalisis dan mendeskripsikan Penerapan Akad Qardhul Hasan Di Koperasi Syariah BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. Terhadap Pemberdayaan UMKM Di Desa 64 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. Tambakmekar. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah berupa metode deskriptif analisis. Menurut (Haris, 2. bahwa desktiptif analisis adalah penelaahan secara empiris yang menyelidiki suatu gejala atau fenomena khusus dalam latar kehidupan nyata. Hasil penelitian ini dikumpulkan dengan data primer dan data skunder. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Menurut Bogdan dan Taylor dalam (Arifudin, 2. menyatakan pendekatan kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Menurut (Saepudin, 2. pengkodean pada catatan-catatan yang ada di lapangan dan diinterpretasikan data tersebut untuk memperoleh kesimpulan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan . ield researc. Menurut (Saepudin, 2. bahwa pendekatan ini disesuaikan dengan tujuan pokok penelitian, yaitu mendeskripsikan dan menganalisis mengenai Penerapan Akad Qardhul Hasan Di Koperasi Syariah BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. Terhadap Pemberdayaan UMKM Di Desa Tambakmekar. Sehingga dengan metode tersebut akan mampu menjelaskan permasalahan dari penelitian (Nasem, 2. Penentuan teknik pengumpulan data yang tepat sangat menentukan kebenaran ilmiah suatu penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi. Wawancara dan Dokumentasi. Teknik dapat dilihat sebagai sarana untuk melakukan pekerjaan teknis dengan hati-hati menggunakan pikiran untuk mencapai tujuan. Walaupun kajian sebenarnya merupakan upaya dalam lingkup ilmu pengetahuan, namun dilakukan untuk mengumpulkan data secara realistik secara sistematis untuk mewujudkan kebenaran. Metodologi penelitian adalah sarana untuk menemukan obat untuk masalah apa Dalam hal ini, penulis mengumpulkan informasi tentang Penerapan Akad Qardhul Hasan Di Koperasi Syariah BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. Terhadap Pemberdayaan UMKM Di Desa Tambakmekar dari buku-buku, artikel, jurnal, skripsi, tesis, ebook, dan lain-lain (Saepudin, 2. Karena membutuhkan bahan dari perpustakaan untuk sumber datanya, maka penelitian ini memanfaatkan penelitian kepustakaan. Peneliti membutuhkan buku, artikel ilmiah, dan literatur lain yang berkaitan dengan topik dan masalah yang mereka jelajahi, baik cetak maupun online (Arifin, 2. Mencari informasi dari sumber data memerlukan penggunaan teknik pengumpulan data. Amir Hamzah dalam (Arifudin, 2. mengklaim bahwa pendataan merupakan upaya untuk mengumpulkan informasi JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. yang berkaitan dengan pokok bahasan yang diteliti. Penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan Secara khusus, penulis memulai dengan perpustakaan untuk mengumpulkan informasi dari buku, kamus, jurnal, ensiklopedi, makalah, terbitan berkala, dan sumber lainnya yang membagikan pandangan terkait Penerapan Akad Qardhul Hasan Di Koperasi Syariah BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. Terhadap Pemberdayaan UMKM Di Desa Tambakmekar. Lebih lanjut Amir Hamzah dalam (Hanafiah, 2. mengatakan bahwa pengumpulan data diartikan berbagai usaha untuk mengumpulkan fakta-fakta yang berkaitan dengan topik atau pembahasan yang sedang atau akan digali. Rincian tersebut dapat ditemukan dalam literatur ilmiah, penelitian, dan tulisan-tulisan ilmiah, disertasi, tesis, dan sumber tertulis lainnya. Menurut (Arifudin, 2. bahwa pengumpulan data dapat dilakukan dalam berbagai keadaan, menggunakan sumber yang berbeda, dan menggunakan teknik yang Observasi adalah bagian dari proses penelitian secara langsung terhadap fenomena-fenomena yang hendak diteliti (Saepudin, 2. Dengan metode ini, peneliti dapat melihat dan merasakan secara langsung suasana dan kondisi subyek penelitian (Tanjung, 2. Hal-hal yang diamati dalam penelitian ini adalah tentang Penerapan Akad Qardhul Hasan Di Koperasi Syariah BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. Terhadap Pemberdayaan UMKM Di Desa Tambakmekar. Teknik wawancara dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur, yaitu wawancara yang dilakukan dengan menggunakan berbagai pedoman baku yang telah ditetapkan, pertanyaan disusun sesuai dengan kebutuhan informasi dan setiap pertanyaan yang diperlukan dalam mengungkap setiap data-data empiris (Rahayu, 2. Dokumentasi adalah salah satu teknik pengumpulan data melalui dokumen atau catatan-catatan tertulis yang ada. Dokumentasi berasal dari kata dokumen, yang berarti barang-barang tertulis. Di dalam melaksanakan metode dokumentasi, peneliti menyelidiki benda-benda tertulis, seperti buku-buku, majalah, notula rapat, dan catatan harian. Menurut Moleong dalam (Jumiati, 2. bahwa metode dokumentasi adalah cara pengumpulan informasi atau data-data melalui pengujian arsip dan dokumen-dokumen. Strategi dokumentasi juga merupakan teknik pengumpulan data yang diajukan kepada subyek penelitian. Metode pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi ini dilakukan untuk mendapatkan data tentang keadaan lembaga . byek penelitia. yaitu Penerapan Akad Qardhul Hasan Di Koperasi Syariah BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. Terhadap Pemberdayaan UMKM Di Desa Tambakmekar. 66 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. Menurut Muhadjir dalam (Arifudin, 2. menyatakan bahwa analisis data merupakan kegiatan melakukan, mencari dan menyusun catatan temuan secara sistematis melalui pengamatan dan wawancara sehingga peneliti fokus terhadap penelitian yang dikajinya. Setelah itu, menjadikan sebuah bahan temuan untuk orang lain, mengedit, mengklasifikasi, dan menyajikannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Desa Tambakmekar berada di wilayah Subang bagian selatan dengan jarak ke ibu Kota sekitar 14,1 km dengan waktu tempuh 30 menit menggunakan kendaraan roda dua. Luas wilayah Desa Tambakmekar 4,63 Ha. Dengan batas-batas wilayah Desa Tambakmekar, yaitu: Tabel 1. Batas Wilayah Desa Tambakmekar BAGIAN DESA Sisi utara Desa Cijambe Sebelah Selatan Desa Tambakan Sebelah Timur Desa Kumpay Sebelah Barat Desa Bunihayu Sumber: Data Monografi Desa Tambakmekar Paguyuban BTS . ersama Tumbuh sejahter. merupakan koperasi syariah pertama di Desa Tambakmekar yang memiliki program pinjaman tanpa bunga serta memberikan pembinaan UMKM gratis kepada Paguyuban Bersama Tumbuh Sejahtera resmi dibentuk pada tanggal 1 Juni 2022. Paguyuban ini merupakan koperasi syariah yang bergerak di bidang simpan pinjam dengan sistem bagi hasil. Koperasi syariah ini kini telah berkembang dengan baik. Hingga saat ini. Paguyuban Bersama Tumbuh Sejahtera telah memiliki 124 orang anggota aktif yang tergabung dalam 8 kelompok atau himpunan. Para anggota berasal dan tersebar di 3 desa, yaitu Desa Tambakmekar. Desa Kumpay, dan Desa Tambakan. Semua desa tersebut berada di wilayah Kabupaten Subang. Dari sisi kinerja, total pembiayaan atau pinjaman yang telah disalurkan Paguyuban BTS kepada para anggotanya telah mencapai Rp 62. Tingkat pengembalian pinjaman mencapai 100%, yang menunjukkan kedisiplinan para anggota dalam mengangsur. Penerapan Akad Qordhul Hasan Di Koperasi Syariah BTS Mengenai penerapan pinjaman tanpa bunga atau akad qardhul hasan di Koperasi syariah BTS dikarenakan maraknya penggunaan jasa renternir di lingkungan terutama di Desa Tambakmekar. Terdapat 256 JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. nasabah warga Desa Tambakmekar yang memiliki pinjaman kepada bank keliling di salah satu koperasi BUMN pada tahun 2022. Alasan masyarakat menggunakan jasa renternir pertama, karna proses pinjaman yang cepat dan tidak banyak persyaratan. Renternir umumnya dapat menyediakan pinjaman dalam waktu singkat tanpa banyak persyaratan seperti di bank. Hal ini memudahkan dan menarik banyak peminjam yang membutuhkan dana mendesak. Seperti yang dikatakan oleh salah satu narasumber ibu Cunayah yang menggunakan jasa renternir. Aucepet cairnya sama ngurusnya neng, ga ribet kaya ke bank biasanya ga perlu survei-surveiAy. Pernyataan tersebut mengemukakan bahwa meminjam ke renternir tidak perlu jaminan pinjaman, renternir biasanya tidak mensyaratkan jaminan atas pinjaman, sehingga memudahkan peminjam yang tidak memiliki aset untuk dijaminkan. Selain itu, pembayaran maupun pencairan dilakukan dengan melakukan pertemuan di salah satu rumah warga, hal itu memudahkan akses peminjam yang tidak perlu ke pusat kota untuk pembayaran atau pencairan. Banyak masyarakat yang tergiur janji pinjaman dengan bunga rendah, seringkali renternir menawarkan bunga rendah untuk menarik pinjaman meskipun pada akhirnya bunga tersebut akan membengkak. Namun, terdapat juga masyarakat yang awam mengenai bunga. Beberapa peminjam kurang paham besaran bunga yang dibebankan sehingga tergiur penawaran renternir. Program yang berjalan sejak tahun 2021 ini memberi bantuan pinjaman ataupun modal tanpa bunga dengan sasaran golongan yang kurang mampu. Berdirinya koperasi syariah BTS ini karena banyak ditemukannya fenomena lintah darat yang sasarannya adalah pedagang-pedagang kecil dan orang-orang yang terdesak membutuhkan uang di Desa Tambakmekar. Modusnya adalah dengan memberikan mereka pinjaman tapi di awal sudah dipotong terlebih Kemudian setiap hari pedagang dibebani bunga 1-5 persen dan harus dibayar harian. kehadiran lintah darat atau rentenir penjual uang yang makin marak menyerbu khususnya di desa Tambakmekar sangat meresahkan. Selain bunga mencekik, penggunaan jasa rentenir tersebut terjerumus transaksi riba. Dengan adanya fenomena yang marak terjadi saat ini. Assifa peduli melahirkan program Koperasi syariah BTS (Bersama Tumbuh Bersam. atau paguyuban bersama tumbuh sejahtera yang diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pinjaman tanpa harus terjerumus riba atau memakai jasa rentenir. Dengan keunggulan dari program pinjaman tanpa bunga oleh paguyuban BTS diantaranya: 68 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. SOLID : 100% syariah : Akad qardhul hasan atau tanpa bunga Sistem jawab satu dengan yang Mentoring: Pemberdayaan Angsuran Bagan 1. Keunggulan Paguyuban BTS Sumber: Profil Paguyuban BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. Paguyuban atau koperasi syariah BTS memberikan berbagai fasilitas untuk membantu para anggotanya. Pinjaman modal usaha tanpa bunga dan tanpa jaminan kepada anggota adalah salah satu fasilitas Skema pinjamannya sangat mudah, dengan mencicil pengembalian selama 10 -40 Pekan. Anggota hanya mengembalikan pokok pinjaman, tidak ada bunga. Mekanisme pembayaran menggunakan sistem tanggung renteng di mana kelompok bertanggung jawab satu sama lain untuk membayar kembali pinjaman. Artinya, semua anggota kelompok mempunyai tanggung jawab bersama-sama atas pengembalian pinjaman kelompok. Jika salah satu anggota gagal bayar, maka anggota yang lain harus menutupi kekurangan tersebut. Hal tersebut mendorong rasa kebersamaan dan saling menguatkan dalam kelompok. Anggota yang sudah berhasil mengembalikan pinjaman dengan lancar, akan memotivasi anggota lain agar melakukan hal serupa. Sebaliknya jika ada anggota yang menunggak anggota lainnya akan mengingatkan dan membantu menyelesaikan Selain itu, paguyuban juga menawarkan fasilitas asuransi mandiri yang dikelola oleh infaq anggota. Setiap anggota menjadi peserta asuransi, yang berarti mereka dilindungi dari bahaya yang datang dari dana infaq. Paguyuban BTS telah banyak membantu anggota yang kekurangan dana dengan skema pinjaman lunak tanpa riba dan asuransi mandiri ini. Anggota memiliki kemampuan untuk mengembangkan bisnis kecil yang menguntungkan tanpa mengalami beban utang yang meningkat. paguyuban ini, ada semangat solidaritas dan perlindungan sesama Penerapan Akad Qardhul Hasan Terhadap Pemberdayaan UMKM Di Desa Tambakmekar Pada awal bergabung di Koperasi Syariah BTS, pengurus BTS mengarahkan anggotanya untuk mengikuti pelatihan. Tujuannya adalah untuk membekali para anggota dengan keterampilan yang JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. dapat membantu mereka meningkatkan taraf hidup. Program pelatihan yang ditawarkan meliputi pelatihan memasak dan menjahit. Namun, hingga saat ini, baru pelatihan menjahit saja yang berjalan. Pelatihan ini dilaksanakan baru sekali pada bulan September 2022 hingga Januari Pelatihan memasak belum terlaksana karena pengurus BTS lebih fokus pada pengembangan produk pinjaman tanpa bunga atau akad qardhul hasan. Akad qardhul hasan merupakan produk unggulan Koperasi Syariah BTS yang bertujuan untuk membantu anggota yang membutuhkan dana talangan tanpa dibebani bunga. Pengurus BTS berharap dengan fokus pada pengembangan produk ini. Koperasi Syariah BTS dapat membantu lebih banyak anggota dalam memenuhi kebutuhan finansial mereka. Meskipun pelatihan memasak belum terlaksana, pengurus BTS tetap berkomitmen untuk memberikan pelatihan yang bermanfaat bagi para anggotanya seperti mentoring yang diberikan setiap pertemuan anggota yang diadakan satu minggu sekali atau pemberian materi berwirausaha pada gathering paguyuban BTS. Selain itu, pengurus BTS juga berencana untuk mengadakan pelatihan lain yang dapat membantu para anggota meningkatkan keterampilan dan penghasilan mereka. Berikut adalah beberapa alasan mengapa pelatihan menjahit lebih difokuskan daripada pelatihan memasak: . Permintaan yang lebih tinggi: Ada lebih banyak anggota yang tertarik dengan pelatihan menjahit dibandingkan dengan Keterampilan dipelajari: Menjahit dianggap sebagai keterampilan yang lebih mudah dipelajari dibandingkan dengan memasak, serta . Potensi penghasilan yang lebih besar: Menjahit dianggap memiliki potensi penghasilan yang lebih besar dibandingkan dengan memasak. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 pengelola paguyuban BTS karena untuk mengetahui paguyuban BTS itu sendiri dan 5 peminjam uang atau anggota paguyuban BTS sebagai subjek utama penelitian ini karena untuk mengetahui peranan dari program pinjaman di paguyuban BTS. Lima orang informan tersebut merupakan informan yang memenuhi kriteria persyaratan. 70 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. Gambar 1. Persentase penggunaan dana pinjaman sumber : data internal paguyuban BTS 2022 Berdasarkan data persentase pengguna dana pinjaman diatas, tambahan modal tertinggi kedua setelah keperluan anak. Menunjukan Mayoritas anggota paguyuban BTS memiliki usaha kecil dan menengah (UMKM). Untuk mengetahui penerapan program pinjaman tanpa bunga terhadap pemberdayaan UMKM sudah sesuai. Terdapat beberapa indikator keberhasilan, diantaranya: Tabel 1. Indikator Keberhasilan INDIKATOR KETERANGAN KEBERHASILAN 1 Pengetahuan dan Indikator ini penting untuk mengukur UMKM mengelola usahanya. 2 Usaha berkembang Dengan adanya indikator ini dapat mengukur program pinjaman tanpa bunga dapat berpengaruh pada suatu usaha tersebut. 3 pendapatan Indikator Pendapatan kondisi keuangan dan kesejahteraan peminjam uang untuk modal usaha, dengan bantuan modal atau pinjaman perkembangan usaha setelah program 4 Penggunaan jasa Pada indikator ini menunjukan tingkat kualitas pembinaan atau mentoring yang diberikan oleh paguyuban BTS kepada peminjam dan pemilik usaha. Sumber : Penulis Penelitian Tika Nurhayati 2024 JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. Berdasarkan tabel indikator keberhasilan yang diatas jika semua informan memenuhi semua indikator keberhasilan maka penerapan program pinjaman tanpa bunga dapat dikatakan berhasil. Pada indikator pengetahuan dan keterampilan semua informan memiliki peningkatan, dari semula tidak memiliki keterampilan dan pengetahuan yang signifikan, setelah bergabung memiliki pengetahuan dan keterampilan baru seperti membuat sabun cuci piring. Hal itu, semua informan mengikuti pelatihan membuat sabun cuci piring yang dilaksanakan oleh paguyuban BTS. Namun, untuk pelatihan bidang menjahit hanya sebagian anggota yang mengikutinya. Seperti informan diatas, hanya Ibu Tuti Herawati. Pada indikator keberhasilan perkembangan usaha setelah bergabung dengan anggota paguyuban terdapat 3 perkembangan usaha yang dimiliki informan diatas. Dua diantaranya belum adanya perkembangan yang signifikan. Perkembangan usaha terjadi ketika modal bertambah serta siklus perputaran uang yang berjalan lancar hal tersebut akan berdampak pada perkembangan usaha. Selanjutnya, pada indikator keberhasilan pendapatan semua anggota terjadi peningkatan pendapatan. Hal tersebut menunjukan tingkat penjualan mereka yangmeningkat. Mengingat semua informan mengalami peningkatan pendapatan, namun dua informan tidak adanya perkembangan usaha yang signifikan hal tersebut dikarenakan siklus perputaran laba usaha yang tidak berjalan lancar atau informan tersebut tidak mengalokasikan pendapatannya untuk modal tambahan karena untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang melonjak. Pada indikator penggunaan jasa rentenir adanya penurunan, terlihat pada informan satu yang sudah berhenti menggunakan jasa rentenir setelah bergabung dengan paguyuban BTS atau koperasi Tiga informan diantaranya masih menggunakan dan informan 5 tetap tidak menggunakan jasa rentenir. Hal tersebut menunjukan penurunan tingkat penggunaan jasa rentenir atau bank keliling di Desa Tambakmekar meskipun penurunan secara perlahan. SIMPULAN. SARAN DAN REKOMENDASI Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang penulis lakukan mengenai penerapan pinjaman tanpa bunga di BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. terhadap pemberdayaan UMKM di desa Tambakmekar, maka dapat di simpulkan bahwa: . Penerapan pnjaman tanpa bunga di koperasi syariah atau paguyuban BTS (Bersama Tumbuh Sejahter. dilakukan dengan menggunakan akad qardhul hasan, dimana anggota diberikan pinjaman modal usaha tanpa dibebankan bunga, namun hanya perlu mengembalikan pokok pinjaman saja. Untuk 72 | JPSI (Jurnal Perbankan Syariah Indonesi. | Vol. No. September 2024, hal. mengatasi kendala pembayaran yang macet, mereka menggunakan sistem solid yang dimana Sistem tanggung renteng membuat kelompok bertanggung jawab satu dengan yang lainnya hal tersebut akan menguntungkan semua pihak, . Penerapan pinjaman tanpa bunga di BTS memberdayakan UMKM di Desa Tambakmekar dilihat dari meningkatnya pendapatan, pengetahuan dan keterampilan serta pengembangan usaha setelah mendapatkan bantuan modal dari koperasi syariah atau paguyuban BTS. Peminjam juga mendapatan Mentoring seperti Pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan menjahit & kajian keislaman setiap pertemuan, seta . Keberadaan koperasi syariah BTS memberikan alternatif pinjaman selain renternir atau bank keliling sehingga mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap Hal ini dilihat dari indikator penggunaan jasa rentenir yang mengalami penurunan. Setelah setelah bergabung dengan paguyuban BTS atau koperasi syariah. Saran Berdasarkan kesimpulan diatas, maka peneliti memberikan saran bahwa keberadaan koperasi syariah BTS memberikan alternatif pinjaman selain renternir atau bank keliling sehingga mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rentenir. Hal ini dilihat dari indikator penggunaan jasa rentenir yang mengalami Setelah setelah bergabung dengan paguyuban BTS atau koperasi syariah. Rekomendasi Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa pemberian pinjaman kepada UMKM memberikan dampak positif terhadap perkembangan Pinjaman membantu menutupi kekurangan modal dan investasi bagi pelaku UMKM sehingga mereka dapat mengembangkan kapasitas Namun, terdapat temuan pelatihan Pembinaan UMKM masih Seperti halnya pelatihan memasak yang tidak berjalan dan hanya bidang menjahit yang berjalan. Oleh karena itu, disarankan untuk mengoptimalkan pelatihan yang tidak berjalan. UCAPAN TERIMA KASIH