KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2026. Vol. 3 No. 1: 72-78 Penguatan Literasi Keuangan Syariah Melalui Edukasi Pasar Modal Syariah Bagi Siswa SMAN 1 Bukit Batu Eva Nurfazilla1. Heri Waluyo2. Irawan3. Zul Hendri4. Sri Rahmany5 1,2,3,4,5Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah. Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis https://doi. org/10. 46367/khidmah. Info Artikel Riwayat: Dikirim: 18 Mei 2026 Direvisi: 23 Mei 2026 Diterima: 25 Mei 2026 Kata Kunci: Literasi Keuangan Syariah. Pasar Modal Syariah. Edukasi Investasi. Generasi Muda. Abstrak Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan pemahaman pasar modal syariah bagi siswa SMAN 1 Bukit Batu. Rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda menjadi tantangan dalam membangun kesadaran investasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, serta simulasi investasi syariah sederhana. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar keuangan syariah, prinsipprinsip pasar modal syariah, instrumen investasi syariah, serta manfaat investasi sejak usia muda. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep investasi syariah dan pentingnya pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan dan mulai memahami perbedaan antara investasi syariah dan investasi konvensional. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang melek finansial, memiliki kesadaran investasi halal, serta mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan sesuai syariat Islam. Korespondensi: Eva Nurfazilla evanurfazilla27@gmail. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4. International License. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2026. Vol. 3 No. 1: 72-78 PENDAHULUAN Perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut ditandai dengan meningkatnya jumlah lembaga keuangan syariah, produk investasi berbasis syariah, serta meningkatnya perhatian masyarakat terhadap sistem ekonomi yang sesuai dengan prinsip Islam (Otoritas Jasa Keuangan, 2. Salah satu sektor yang mengalami perkembangan pesat adalah pasar modal syariah. Pasar modal syariah hadir sebagai alternatif investasi yang tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek halal, keadilan, transparansi, dan keberkahan (Huda & Nasution, 2. Pasar modal syariah merupakan bagian dari industri pasar modal yang seluruh mekanisme, produk, dan proses transaksinya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Kehadiran pasar modal syariah menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memberikan pilihan investasi yang aman dan halal bagi masyarakat Muslim (Tandelilin, 2. Instrumen pasar modal syariah meliputi saham syariah, sukuk, reksa dana syariah, dan Exchange Traded Fund (ETF) Meskipun perkembangan pasar modal syariah di Indonesia cukup pesat, tingkat literasi keuangan syariah masyarakat, khususnya generasi muda, masih tergolong rendah. Berdasarkan survei Otoritas Jasa Keuangan, tingkat literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia masih berada di bawah literasi keuangan nasional secara umum (Otoritas Jasa Keuangan, 2. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep keuangan syariah dan pentingnya investasi halal. Generasi muda, khususnya pelajar tingkat sekolah menengah atas, merupakan kelompok yang sangat strategis dalam pengembangan literasi keuangan syariah. Pada usia remaja, individu mulai memiliki kesadaran terhadap pengelolaan keuangan, pola konsumsi, dan perencanaan masa depan. Namun, minimnya edukasi mengenai investasi syariah menyebabkan banyak siswa belum memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini (Yusuf, 2. SMAN 1 Bukit Batu merupakan salah satu sekolah menengah atas yang memiliki potensi besar dalam pengembangan literasi keuangan syariah. Berdasarkan observasi awal, sebagian besar siswa masih belum memahami konsep pasar modal syariah, jenis-jenis investasi syariah, serta manfaat investasi jangka panjang. Selain itu, masih terdapat anggapan bahwa investasi hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu yang memiliki modal besar. Permasalahan tersebut menunjukkan perlunya kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai pasar modal syariah kepada siswa sekolah menengah atas. Edukasi pasar modal syariah tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap investasi halal, tetapi juga membentuk perilaku keuangan yang bijak, produktif, dan bertanggung jawab (Widoatmodjo, 2. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa mampu memahami konsep dasar investasi syariah, mengenal instrumen pasar modal syariah, serta memiliki motivasi untuk mulai merencanakan keuangan dan investasi sejak usia muda. Dengan adanya kegiatan edukasi pasar modal syariah ini, diharapkan terbentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi keuangan yang baik serta memahami pentingnya investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. METODE PELAKSANAAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMAN 1 Bukit Batu. Kabupaten Bengkalis, dengan sasaran utama siswa sekolah menengah atas sebagai upaya meningkatkan literasi keuangan syariah dan pemahaman mengenai pasar modal syariah. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka melalui pendekatan edukatif dan partisipatif agar materi dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahap persiapan, yaitu melakukan koordinasi dengan pihak sekolah terkait jadwal pelaksanaan, jumlah peserta, tempat kegiatan, serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung. Pada tahap ini, tim pengabdian juga menyusun materi edukasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah menengah atas. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan kegiatan edukasi. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah, sosialisasi, diskusi interaktif, dan simulasi sederhana mengenai investasi syariah. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar literasi keuangan syariah, pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia muda, pengenalan pasar modal syariah, serta jenis-jenis instrumen investasi syariah seperti saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah. Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa. Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk memberikan kesempatan kepada peserta dalam menyampaikan pertanyaan maupun pendapat terkait investasi syariah. Melalui sesi ini, siswa terlihat lebih aktif dan antusias dalam memahami konsep pasar E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2026. Vol. 3 No. 1: 72-78 modal syariah. Selanjutnya, tim pengabdian memberikan simulasi sederhana mengenai investasi syariah untuk membantu siswa memahami mekanisme dasar investasi dan pentingnya perencanaan keuangan jangka Simulasi dilakukan menggunakan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga lebih mudah dipahami. Tahap akhir kegiatan adalah evaluasi. Evaluasi dilakukan secara langsung melalui pengamatan terhadap partisipasi peserta, sesi tanya jawab, serta pemahaman siswa setelah kegiatan berlangsung. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan pemahaman siswa mengenai literasi keuangan syariah dan pasar modal syariah setelah mengikuti kegiatan edukasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Kegiatan Edukasi Literasi Keuangan Syariah Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema penguatan literasi keuangan syariah melalui edukasi pasar modal syariah dilaksanakan di SMAN 1 Bukit Batu dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama. Kegiatan berlangsung secara interaktif dan mendapatkan sambutan yang sangat baik dari pihak sekolah maupun peserta. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pihak sekolah yang menyampaikan pentingnya edukasi keuangan bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi sektor keuangan. Pada tahap awal kegiatan, tim pengabdian memberikan materi mengenai konsep dasar literasi keuangan syariah. Materi ini difokuskan pada pentingnya pengelolaan keuangan secara bijak sejak usia muda, seperti membiasakan diri menabung, mengontrol pengeluaran, memahami kebutuhan dan keinginan, serta membangun perencanaan keuangan jangka panjang. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana dengan menggunakan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar lebih mudah dipahami. Dalam sesi tersebut dijelaskan bahwa literasi keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola keuangan, tetapi juga berkaitan dengan pemahaman terhadap prinsip-prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi. Konsep keuangan syariah menekankan pentingnya transaksi yang halal, bebas dari unsur riba, gharar, dan maysir (Antonio, 2. Pemahaman ini menjadi penting mengingat masih banyak generasi muda yang belum memahami perbedaan antara sistem keuangan syariah dan sistem keuangan konvensional. Gambar 1 Narasumber menyampaikan materi literasi keuangan syariah ke para siswa Setelah penyampaian materi dasar mengenai literasi keuangan syariah, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi mengenai pasar modal syariah. Pada sesi ini, siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian pasar modal syariah, fungsi pasar modal dalam perekonomian, serta jenis-jenis instrumen investasi syariah yang tersedia di Indonesia. Tim pengabdian menjelaskan bahwa pasar modal syariah merupakan sarana investasi yang dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip syariah Islam sehingga seluruh transaksi dan produk yang ditawarkan harus sesuai dengan ketentuan syariat (Huda & Nasution, 2. Pengenalan E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2026. Vol. 3 No. 1: 72-78 instrumen investasi syariah seperti saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Sebagian besar siswa sebelumnya belum memahami bahwa investasi dapat dilakukan melalui instrumen yang sesuai dengan prinsip Islam. Banyak siswa yang menganggap bahwa investasi identik dengan aktivitas spekulatif dan membutuhkan modal yang besar. Oleh karena itu, edukasi ini menjadi penting untuk memberikan pemahaman bahwa investasi syariah dapat dimulai dengan modal yang terjangkau dan tetap memberikan manfaat jangka panjang. Antusiasme dan Partisipasi Peserta Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi terhadap materi yang disampaikan. Hal ini terlihat dari aktifnya peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak siswa mengajukan pertanyaan mengenai cara memulai investasi syariah, risiko investasi, keuntungan investasi jangka panjang, serta perbedaan investasi legal dan investasi ilegal. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa generasi muda sebenarnya memiliki minat yang cukup besar terhadap dunia investasi, namun masih terbatas pada kurangnya akses informasi dan edukasi yang tepat. Temuan ini sejalan dengan pendapat Widoatmodjo . yang menyatakan bahwa edukasi investasi memiliki peran penting dalam meningkatkan minat investasi generasi muda. Dengan adanya pemahaman yang baik, siswa akan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat di masa depan. Gambar 2 Sesi diskusi dan simulasi sederhana Selain sesi diskusi, kegiatan juga dilengkapi dengan simulasi sederhana mengenai investasi syariah. Pada sesi simulasi, siswa diperkenalkan dengan contoh mekanisme investasi saham syariah dan reksa dana syariah menggunakan ilustrasi sederhana. Simulasi ini membantu siswa memahami konsep keuntungan investasi, risiko investasi, serta pentingnya konsistensi dalam melakukan investasi jangka panjang. Partisipasi aktif siswa selama kegiatan menunjukkan bahwa metode edukasi yang interaktif lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta dibandingkan metode ceramah satu arah. Penggunaan contohcontoh sederhana yang relevan dengan kehidupan siswa membuat materi lebih mudah diterima dan Peningkatan Pemahaman Literasi Keuangan Syariah Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep literasi keuangan syariah dan pasar modal syariah. Sebelum kegiatan dilaksanakan, sebagian besar siswa hanya memahami investasi secara umum tanpa mengetahui prinsip-prinsip syariah yang menjadi dasar investasi Setelah mengikuti kegiatan edukasi, siswa mulai memahami bahwa investasi syariah merupakan aktivitas investasi yang dilakukan sesuai dengan ketentuan Islam dan bertujuan tidak hanya memperoleh keuntungan, tetapi juga keberkahan. Peningkatan pemahaman siswa terlihat dari kemampuan peserta dalam menjelaskan kembali konsep pasar modal syariah, jenis instrumen investasi syariah, serta prinsipprinsip dasar dalam investasi syariah. Selain itu, siswa juga mulai memahami pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia muda sebagai langkah awal dalam mencapai kemandirian finansial. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2026. Vol. 3 No. 1: 72-78 Gambar 3 Foto bersama tim pelaksana dan peserta Menurut Yusuf . , literasi keuangan syariah yang baik dapat membantu individu dalam mengambil keputusan ekonomi secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Pemahaman yang baik mengenai keuangan syariah juga dapat mendorong masyarakat untuk memilih produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip Islam. Kegiatan edukasi ini secara tidak langsung juga membantu meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya perencanaan masa depan. Banyak siswa mulai menyadari bahwa pengelolaan uang yang baik tidak hanya dilakukan ketika sudah bekerja, tetapi harus mulai dibiasakan sejak usia sekolah. Dampak Edukasi terhadap Kesadaran Investasi Syariah Kegiatan edukasi pasar modal syariah memberikan dampak positif terhadap kesadaran siswa mengenai pentingnya investasi halal dan pengelolaan keuangan yang sehat. Setelah mengikuti kegiatan, siswa mulai memahami bahwa investasi bukan sekadar aktivitas mencari keuntungan, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesejahteraan finansial di masa depan. Selain meningkatkan pemahaman mengenai investasi syariah, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai bahaya investasi ilegal dan praktik penipuan berkedok investasi yang saat ini marak terjadi di masyarakat. Tim pengabdian menjelaskan pentingnya memilih lembaga investasi yang legal dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini penting mengingat generasi muda merupakan salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran investasi bodong akibat rendahnya literasi keuangan. Otoritas Jasa Keuangan . menjelaskan bahwa peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu strategi penting dalam mencegah masyarakat terjebak pada investasi ilegal. Dengan pemahaman yang baik mengenai pasar modal syariah, siswa diharapkan mampu membedakan investasi yang legal, aman, dan sesuai syariah dengan investasi yang merugikan. Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan motivasi siswa untuk mulai membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi sejak dini. Kesadaran tersebut menjadi modal penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri secara finansial, produktif, dan memiliki perilaku ekonomi yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Faktor Pendukung dan Kendala Kegiatan Keberhasilan kegiatan edukasi ini didukung oleh beberapa faktor, di antaranya dukungan penuh dari pihak sekolah, antusiasme peserta, serta metode penyampaian materi yang interaktif. Pihak sekolah memberikan fasilitas yang memadai sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, suasana kegiatan yang komunikatif membuat siswa lebih nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun demikian, pelaksanaan kegiatan juga menghadapi beberapa kendala. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan waktu sehingga materi yang disampaikan belum dapat dibahas secara lebih mendalam, terutama terkait praktik investasi syariah secara teknis. Selain itu, sebagian siswa masih belum familiar dengan istilah-istilah dalam dunia investasi sehingga membutuhkan penjelasan yang lebih sederhana dan Meskipun terdapat beberapa kendala, secara keseluruhan kegiatan PKM ini berjalan dengan baik dan berhasil mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan literasi keuangan syariah dan pemahaman pasar modal syariah bagi siswa SMAN 1 Bukit Batu. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang memiliki kemampuan pengelolaan keuangan yang baik serta kesadaran terhadap pentingnya investasi halal di masa depan. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2026. Vol. 3 No. 1: 72-78 KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema penguatan literasi keuangan syariah melalui edukasi pasar modal syariah bagi siswa SMAN 1 Bukit Batu telah terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai keuangan syariah dan investasi syariah. Melalui kegiatan sosialisasi, diskusi interaktif, serta simulasi sederhana, siswa memperoleh pengetahuan baru mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia muda dan pemahaman mengenai instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan edukasi, sebagian besar siswa masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pasar modal syariah dan investasi halal. Setelah kegiatan dilaksanakan, siswa mulai memahami konsep dasar pasar modal syariah, jenis-jenis instrumen investasi syariah, serta perbedaan antara investasi syariah dan investasi konvensional. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya memilih investasi yang legal, aman, dan bebas dari unsur riba, gharar, dan maysir. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan syariah sangat relevan dan dibutuhkan oleh generasi muda. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan wawasan siswa mengenai investasi syariah, tetapi juga mendorong terbentuknya perilaku keuangan yang lebih bijak, produktif, dan bertanggung jawab. Dengan meningkatnya literasi keuangan syariah di kalangan pelajar, diharapkan akan terbentuk generasi muda yang memiliki kesadaran finansial yang baik serta mampu mengambil keputusan ekonomi sesuai dengan nilai-nilai Islam. Secara keseluruhan, kegiatan edukasi pasar modal syariah ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung peningkatan literasi keuangan syariah di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas agar pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap investasi syariah semakin meningkat. UCAPAN TERIMA KASIH Tim pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pihak SMAN 1 Bukit Batu yang telah memberikan izin, dukungan, serta fasilitas sehingga kegiatan edukasi literasi keuangan syariah ini dapat terlaksana dengan baik. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh siswa yang telah berpartisipasi secara aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung. Selain itu, penulis juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan kegiatan ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga kegiatan pengabdian dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi peningkatan literasi keuangan syariah dan kesadaran investasi halal di kalangan generasi muda. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2026. Vol. 3 No. 1: 72-78 DAFTAR PUSTAKA