PROSES REGISTRASI RAWAT JALAN VIA SMS STUDI KASUS PADA PASIEN RAWAT JALAN RSUD DELI SERDANG LUBUK PAKAM Yulia Mehatte. Myrnawati. Karnirius Harefa. Bahdin Nur Tanjung. Mestika Lumbantoruan Universitas Sari Mutiara Indonesia ymehatte@gmail. ABSTRACT The hospital as one of the health service subsystems that organizes two types of services for the community, namely health services, and administrative services. Hospital is one of the organizations that provide health services to the community. be said well, the hospital must meet the basic requirements that have been determined, while the basic requirements of a health service can be said to be both available and continuous . cceptable and continuou. , acceptable and reasonable . cceptable and appropriat. , easily accessible, affordable and quality. The purpose of this study was to determine the outpatient registration process vVia SMS at Deli Serdang Lubuk Pakam Hospital. This type of research uses descriptive qualitative case study method, conducted at Deli Serdang Lubuk Pakam Hospital in March to September 2019, informants in this study amounted to 7 people, the method of data collection using In-dept Interview. From the results of the study showed the outpatient registration process Via SMS was going well, visitors gave a good perception, the disadvantages of this method were not found, the advantages of this method were found, there were found inhibiting factors, and there were found supporting factors from the outpatient registration process via Texting at Deli Serdang Lubuk Pakam Hospital. Conclusion: this process has been going well, it is expected to the Hospital to promote this process so that all visitors can apply this method in registering for outpatient treatment. Keywords: Registration process. Outpatient, and Short Message Service (SMS) LATAR BELAKANG Pelayanan kesehatan yang bermutu harus memenuhi kriteria kontinuitas, dan efisiensi. Rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan memenuhi indikator mutu, salah satunya adalah efisiensi waktu tunggu pasien, khususnya pada layanan rawat Waktu tunggu yang lama dalam proses registrasi dan pengambilan rekam medis kerap menjadi keluhan pasien di berbagai rumah sakit, baik di Indonesia maupun luar negeri. Berbagai studi menunjukkan kunjungan pasien di rumah sakit justru dihabiskan untuk menunggu, bukan menerima pelayanan medis. Indonesia, waktu tunggu sering kali diperburuk oleh sistem registrasi manual yang lambat, terbatasnya SDM, serta hambatan teknis seperti gangguan jaringan atau keterlambatan distribusi berkas rekam medis. Inovasi berbasis teknologi informasi, seperti penggunaan Short Message Service (SMS), menjadi alternatif solusi yang efisien dan mudah diakses. RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam merupakan salah satu registrasi rawat jalan berbasis SMS, selain registrasi manual. Sistem ini memungkinkan pasien mendaftar tanpa harus menunggu lama di loket, karena data dan rekam medis telah diproses Keunikan sistem registrasi via SMS ini menarik untuk diteliti guna mempercepat proses layanan rawat jalan dan meningkatkan kepuasan Penelitian ini dilakukan di ruang registrasi rawat jalan RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam pengalaman pasien dan petugas terhadap sistem ini. September 2019. Informan dipilih pengalaman dan pengetahuan mereka terhadap proses registrasi rawat jalan via SMS, yang terdiri dari pasien, keluarga pasien, petugas registrasi, dan petugas rekam medik, dengan teknik pengambilan data secara snowball hingga mencapai titik jenuh. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan pedoman wawancara, alat perekam Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan teknik triangulasi sumber dengan membandingkan data dari berbagai informan dan metode. Penelitian ini dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip-prinsip termasuk persetujuan dari informan, menjaga kerahasiaan identitas, serta pemanfaatan data hanya untuk kepentingan ilmiah. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam pada bulan September 2018 hingga HASIL Tabel 1. Karakteristik Informan untuk Wawancara Kode Informan INF 1 INF 2 INF 3 INF 4 INF 5 Usia Pendidikan 45 Thn 30 Thn 35 Thn 25 Thn 32 Thn SMA SMA SMA SMK Jenis Kelamin INF 6 INF 7 INF 8 29 Thn 27 Thn 35 Thn Keterangan Lama Kerja Keluarga pasien Keluarga pasien Pasien Pasien Petugas penerima SMS Petugas rekam medic Petugas rekam medic Kepala Ruangan rekam medik 10 Thn 5 Thn 3 Thn 6 Thn INF 9 INF 10 40 Thn 33 Thn SMA SMA Proses Registrasi Rawat Jalan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Penelitian ini membahas proses registrasi rawat jalan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam yang dilaksanakan melalui dua metode, yaitu secara manual dan melalui SMS. Registrasi manual merupakan metode awal yang digunakan sejak rumah sakit ini beroperasi, di mana pasien harus datang langsung ke rumah sakit, mengambil nomor antrean di ruang informasi, dan kemudian menyerahkan berkas ke ruang rekam medik untuk mendapatkan pelayanan. Metode ini dinilai kurang efisien, terutama saat jumlah pasien meningkat, yang menyebabkan antrean panjang dan waktu tunggu yang lama. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sejak tahun 2017 pihak rumah sakit mulai menerapkan sistem registrasi via SMS sebagai inovasi pelayanan. Dalam sistem ini, pasien atau keluarganya mengirim SMS ke nomor khusus dengan format tertentu . ama, nomor rekam medik, dan poli tujua. pada rentang waktu antara 00 hingga 20. 00 WIB. Data dari SMS ini direkap oleh petugas informasi, kemudian diserahkan kepada bagian rekam medik untuk dipersiapkan, sehingga pada menyerahkan dokumen pelengkap dan langsung menunggu di poli tujuan tanpa harus antre panjang. Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah informan, metode via SMS ini terbukti lebih cepat dan praktis, namun belum banyak digunakan secara luas. Sekitar 70% pasien masih memilih metode manual, sedangkan hanya 30% yang menggunakan registrasi via SMS. Meskipun sistem ini telah berjalan cukup baik, hingga saat ini belum ada Standar Operasional Prosedur (SOP) Pasien Keluarga pasien resmi yang ditetapkan oleh pihak manajemen rumah sakit. Proses yang ada masih mengacu pada tata cara internal yang disusun oleh kepala bagian rekam Oleh karena itu, diperlukan pengembangan lebih lanjut baik dari sisi penetapan SOP secara formal agar pelayanan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan konsisten di masa mendatang. Persepsi Pengunjung Terhadap Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Hasil persepsi pengunjung terhadap proses registrasi rawat jalan via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam menunjukkan tanggapan yang sangat positif. Sebagian besar informan, baik pasien maupun keluarga pasien, menyatakan bahwa metode ini sangat membantu dan memudahkan mereka dalam proses Mereka tidak perlu lagi datang pagi-pagi sekali ke rumah sakit hanya untuk mengambil nomor antrean dan mendaftar ulang, sehingga waktu tunggu menjadi jauh lebih singkat. Selain itu, proses ini juga sangat dirasakan manfaatnya oleh pasien yang berasal dari daerah yang jauh dari rumah sakit, karena mereka dapat mendaftar dari rumah hanya dengan mengirim SMS, dan keesokan harinya langsung menuju poli tujuan tanpa harus melalui antrean panjang di ruang Beberapa informan juga menyampaikan bahwa mereka merasa lebih nyaman dan terbantu dalam mengatur waktu, karena masih dapat melakukan aktivitas lain, seperti mengurus anak sekolah, sebelum mendampingi keluarga berobat. Dari sisi petugas rumah sakit, metode registrasi via SMS ini juga dianggap memberikan dampak positif. Para petugas, khususnya di bagian menyampaikan bahwa sistem ini membuat alur kerja mereka menjadi lebih tertib, terstruktur, dan efisien. Dengan adanya data pasien yang sudah direkap malam sebelumnya, mereka dapat menyiapkan berkas rekam medik lebih awal dan hanya tinggal menerima kelengkapan dokumen saat pasien datang. Hal ini tidak hanya mempercepat pelayanan, tetapi juga mengurangi beban kerja dan kemacetan di ruang pendaftaran. Secara umum, baik dari sisi pengguna layanan maupun pelaksana layanan, proses registrasi via SMS ini dinilai sangat bermanfaat dan efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan rawat jalan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam. Kerugian dan Keuntungan Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Berdasarkan disimpulkan bahwa proses registrasi rawat jalan via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam tidak menimbulkan kerugian yang signifikan baik bagi pasien maupun bagi petugas rumah sakit. Seluruh informan menyatakan bahwa penggunaan pulsa telepon untuk mengirim SMS mengingat biaya yang dikeluarkan sangat kecil dan sebanding dengan kemudahan yang diperoleh. Sebaliknya, manfaat dari sistem ini dirasakan secara nyata dan luas. Para pasien merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi datang lebih awal untuk mengambil nomor antrean atau menunggu lama di ruang pendaftaran. Proses ini juga memberikan kenyamanan, terutama bagi pasien yang tinggal jauh dari rumah sakit. Selain itu, pasien yang mendaftar via SMS biasanya memperoleh nomor antrean lebih awal dan berkas rekam medik mereka sudah disiapkan sebelumnya, sehingga mempercepat proses pelayanan di poli. Dari memungkinkan pekerjaan yang lebih terorganisir dan efisien. Petugas informasi dan rekam medik dapat menyiapkan berkas berdasarkan rekap data SMS yang Hal ini tidak hanya mempercepat pelayanan keesokan harinya, tetapi juga meningkatkan disiplin kerja, karena tugastugas telah terbagi dengan jelas. Secara keseluruhan, sistem registrasi via SMS memberikan banyak keuntungan dan dipandang sebagai inovasi yang efektif dalam meningkatkan mutu pelayanan rawat jalan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam. Faktor Penghambat dan Penunjang Terhadap Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Dalam registrasi rawat jalan via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam, ditemukan sejumlah hambatan yang dihadapi baik oleh pasien maupun petugas. Dari sisi pasien, kendala utama yang sering muncul adalah terkait jaringan telekomunikasi yang tidak stabil, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan yang jauh dari jangkauan sinyal yang kuat. Beberapa informan menyebutkan bahwa kegagalan pengiriman SMS akibat gangguan jaringan menyebabkan mereka harus datang langsung ke rumah sakit untuk mendaftar, sehingga mengurangi efektivitas sistem ini. Selain itu, keterbatasan pulsa juga disebut sebagai salah satu faktor penghambat, meskipun dianggap sebagai masalah kecil. Hambatan lainnya termasuk ketidaktahuan pesan instan seperti WhatsApp sebagai pasien tentang format SMS yang benar dan alternatif pendaftaran untuk mengatasi keterlambatan pengiriman SMS di luar masalah pulsa dan jaringan. Selain itu, waktu yang telah ditentukan, yang penyebaran informasi yang lebih masif berdampak pada proses rekap data dan melalui media cetak seperti leaflet, baliho, kesiapan rekam medis. Dari sisi petugas, serta sosialisasi langsung kepada pasien dinilai sangat penting. Informan juga mengusulkan pengiriman pesan broadcast mendaftar via SMS atau ketidaksiapan secara berkala kepada pasien yang pernah dokumen pendukung saat pasien datang, berobat sebagai bentuk promosi aktif yang menyebabkan gangguan dalam alur Dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran Di sisi lain, terdapat sejumlah pasien, sistem registrasi ini diharapkan dapat menjadi ciri khas pelayanan meningkatkan efektivitas proses ini. unggulan RSUD Deli Serdang Lubuk Beberapa informan menyarankan agar jam Pakam, sekaligus meningkatkan efisiensi pendaftaran via SMS diperpanjang untuk dan kenyamanan bagi seluruh pihak yang pengiriman, serta penggunaan aplikasi Tabel Triangulasi Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Tabel 2. Proses Registrasi Rawat Jalan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Informan Triangulasi Pasien dan Kepala Ruangan Rekam Medik Proses registrasi rawat jalan di Informan (Pasie. menyatakan bahwa proses RSUD Deli Serdang Lubuk dalam melakukan pendaftaran rawat jalan di Pakam memiliki dua cara proses Rumah Sakit ini ada dua cara, yaitu manual dan datang SMS. Informan (Karu. Rekam Medi. ara membenarkan bahwa proses pendaftaran pasien manua. dan dengan cara Via di Rumah Sakit ini sudah ada dengan cara SMS manual dan cara SMS. Tabel 3. Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS Informan Triangulasi Pasien dan Kepala Ruangan Rekam Medik Proses registrasi rawat jalan via Informan (Pasie. menyatakan bahwa proses SMS yang didapatkan dilapangan dalam melakukan pendaftaran rawat jalan Via sudah sesuai dengan ketetapan SMS sudah sesuai dengan petunjuk yang proses yang telah di tentukan, diberikan oleh pihak Rumah Sakit. Informan para informan juga menyatakan (Karu. Rekam Medi. menyatakan bahwa proses pendapat yang sama. yang ditempuh para pengunjung Rumah Sakit dalam melakukan registrasi rawat jalan via SMS sudah sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah Keabsahan Data Absah Keabsahan Data Absah Tabel 4. Persepsi Pengunjung Terhadap Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Informan Triangulasi Pasien dan Kepala Ruangan Keabsahan Data Rekam Medik Pengunjung yang melakukan Informan (Pasie. registrasi rawat jalan via SMS (Karu. Rekam Medi. menyatakan bahwa mengatakan bahwa proses ini proses ini sangat membantu para sangat membantu mereka saat pengunjung yang berobat di Rumah Sakit. Absah mendapatkan pengobatan. Begitu juga dengan para petugas yang ikut serta dalam proses ini juga proses ini sangat membantu pengunjung yang melakukan Tabel 5. Kerugian dan Keuntungan Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Informan Triangulasi Pasien dan Kepala Ruangan Keabsahan Data Rekam Medik Kerugian yang didapatkan dari Informan (Pasie. dan informan (Karu. Rekam proses ini tidak ada berdasarkan Medi. menyatakan dari proses yang berjalan informasi yang di sampaikan oleh ini tidak merugikan para pengunjung dan Absah semua informan. para pekerja di Rumah Sakit. Tabel 6. Keuntungan Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS Informan Triangulasi Pasien dan Kepala Ruangan Keabsahan Data Rekam Medik Keuntungan ini Informan (Pasie. mengatakan keuntungan yang yang didapat dari proses ini sangat banyak, melakukan registrasi rawat jalan mulai dari keuntungan dari segi waktu dan via SMS cukup banyak, mulai dari tenaga. dan informan (Karu. Rekam Medi. mereka tidak perlu datang terlalu menyatakan keuntungan proses ini untuk Absah melakukan pasien sendiri mereka menjadi lebih mudah pendaftaran, mendapatkan nomor dalam proses pendaftaran, lebih efisien waktu tidak karena tidak perlu mengantri lama dalam menunggu lama dalam proses proses pendaftaran, lebih cepat dalam proses pendaftaran dan pengobatan. pengobatan, dan lebih hemat tenaga, sedang Keuntungan dari segi pekerja kan bagi pekerja yang bertugas proses ini yang bertugas, dengan proses ini menjadi salah satu cara agar para pekerja pekerjaan mereka menjadi lebih Rumah Sakit dapat bekerja lebih baik, disiplin teratur dan disiplin. dan lebih terarah dalam melayani pasien. Tabel 7. Faktor Penghambat dan Penunjang Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS Informan Triangulasi Pasien dan Kepala Ruangan Keabsahan Data Rekam Medik Penghambat untuk pasien yang Informan (Pasie. menyatakan proses ini salah memiliki penghambat yang relatif sedikit, satunya masalah jaringan yang seperti masalah jarak rumah yang terlalu jauh sehingga dari perkotaan sehingga terkendala dengan proses masalah jaringan dan ketersediaan pulsa. pengiriman SMS, satu lagi yang informan (Karu. Rekam Medi. dari laporan Absah dapat menghambat masalah pulsa bulanan yang dilaporkan, dari proses yang yang digunakan untuk melakukan berjalan ini banyak para pasien yang Penghambat untuk melaksanakan proses ini tidak sesuai dengan para pekerja yang bertugas yaitu ketentuan yang sudah di tetapkan, sehingga ada beberapa pasien yang proses ini menjadi sedikit terhambat. mengirimkan format pesan yang tidak lengkap, mengirim SMS lewat dari jam yang telah kelengkapan berkas yang terlalu lama dan proses ini tidak berlaku bagi pasien baru. Tabel 8. Faktor Penunjang Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS Informan Triangulasi Pasien dan Kepala Ruangan Rekam Medik Faktor penunjang untuk penduduk Informan (Pasie. menyatakan bahwa yang jangkauan jaringan yang masalah infrastruktur menjadi penunjang masih kurang bisa dilakukan yang sangat baik untuk mengembangkan perluasan jaringan, dan waktu proses ini agar berkembang menjadi lebih untuk pendaftaran diperpanjang baik. Informan (Karu. Rekam Medi. Faktor yang akan membuat menyatakan bahwa proses ini perlu proses ini lebih berkembang lagi pengembangan yang lebih lagi agar dari pihak Rumah Sakit bisa proses ini lebih diminati para pengunjung menyebarkan informasi mengenai dan lebih berkembang lagi. proses ini, agar proses ini lebih banyak diminati para pengunjung yang melakukan pengobatan di Rumah Sakit ini. Keabsahan Data Absah pengiriman SMS dengan format tertentu ke nomor yang telah disediakan. Penemuan ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Farika dan rekan-rekannya dalam studi berjudul AuStudi Evaluasi Sistem Informasi Pendaftaran di RSUD dr. Loekmono Hadi KudusAy, yang menyebutkan bahwa RSUD Loekmono Hadi Kudus juga menerapkan dua metode pendaftaran serupa, yakni manual dan melalui SMS, yang keduanya berjalan dengan baik (Farika dkk. , 2. Namun, hasil penelitian di RSUD Deli Serdang pengunjung masih memilih pendaftaran secara manual, dengan persentase sebesar 70%, sedangkan pendaftaran via SMS hanya digunakan oleh 30% pasien. Persentase ini juga sejalan dengan hasil penelitian di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, yang mencatat bahwa 59,3% pasien menggunakan metode manual dan 40,7% menggunakan SMS. PEMBAHASAN Proses Registrasi Rawat Jalan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Proses tahapan awal dalam keseluruhan layanan rekam medis di Rumah Sakit, dan menjadi titik pertama interaksi antara pasien dengan sistem pelayanan kesehatan. Pada tahap inilah pasien akan memperoleh kesan pertama yang bisa bersifat positif Proses registrasi juga menjadi indikator awal apakah prosedur pelayanan sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh rumah sakit. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam, diketahui bahwa rumah sakit ini menyediakan dua metode pendaftaran rawat jalan, yaitu secara manual dengan datang langsung ke ruang pendaftaran, dan secara daring melalui Dari disimpulkan bahwa penggunaan metode pendaftaran via SMS masih tergolong Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab rendahnya pemanfaatan sistem ini adalah kurangnya promosi atau sosialisasi dari pihak rumah sakit. Sosialisasi menyebabkan banyak pasien belum mengetahui atau memahami cara kerja dan manfaat dari pendaftaran via SMS, sehingga mereka lebih memilih cara konvensional yang sudah lebih dikenal. Proses dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Penelitian implementasi sistem registrasi rawat jalan melalui layanan Short Message Service (SMS) di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam. Hasil wawancara terhadap tujuh informan menunjukkan bahwa proses registrasi via SMS dianggap sangat membantu pasien, terutama mereka yang tinggal jauh dari rumah sakit. Keuntungan yang dirasakan meliputi penghematan kemudahan proses pendaftaran. Dari sisi petugas, sistem ini juga meningkatkan efisiensi kerja dan keteraturan dalam Meskipun beberapa hambatan yang ditemukan, seperti kendala jaringan, kesalahan format SMS, keterlambatan pengiriman pesan, dan ketidakhadiran pasien yang sudah Selain itu, sistem ini belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) resmi, meskipun sudah berjalan sesuai dengan prosedur internal. Faktor penunjang keberhasilan sistem ini antara lain perbaikan infrastruktur jaringan, perluasan waktu pengiriman SMS, serta peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media promosi. Hasil penelitian ini sejalan dengan studi terdahulu (Farika dkk. , 2019. Ilyas. Ana dkk. , 2018. Ayu Diana dkk. yang menunjukkan bahwa sistem pendaftaran berbasis SMS atau daring efektif meningkatkan kualitas pelayanan pendaftaran pasien. Dengan demikian, disarankan agar RSUD Deli Serdang menetapkan SOP resmi untuk sistem ini serta meningkatkan strategi promosi guna memanfaatkan layanan registrasi via SMS. Persepsi Pengunjung Terhadap Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Produk utama dalam industri rumah sakit adalah jasa pelayanan kesehatan. Sebagai belakang, rumah sakit dituntut untuk mampu mendengarkan suara konsumen dan merespons kebutuhan mereka secara cepat dan tepat. Faktor manusia seperti dokter, perawat, serta tenaga penunjang medis dan nonmedis memegang peran pelayanan (Susan, dkk, 2. Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem registrasi rawat jalan via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam memberikan dampak positif terhadap pengunjung dan petugas. Bagi pengunjung, metode ini mempersingkat waktu dan mempermudah proses pendaftaran. Bagi petugas, metode ini meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. Semua informan memudahkan dan memberikan manfaat Penemuan ini konsisten dengan penelitian di RSUD Ibnu Sina Gresik, yang menunjukkan bahwa kualitas layanan dan persepsi pelanggan secara signifikan memengaruhi tingkat kepuasan pengguna jasa rumah sakit (Susan, dkk, 2. Demikian pula di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, pendaftaran melalui SMS dinilai lebih efisien dibandingkan metode manual (Farika, dkk, 2. Namun, tidak semua rumah sakit mendapatkan hasil serupa. Penelitian Lina, dkk . di RSUD Tugurejo Semarang mengungkapkan bahwa persepsi negatif muncul karena penggunaan SMS gateway yang dirasa tidak optimal. Perbedaan sistem implementasi teknologi menjadi salah satu faktor perbedaan persepsi Secara umum, persepsi positif terhadap layanan registrasi via SMS menunjukkan bahwa inovasi ini berpotensi meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan rawat jalan. Oleh karena itu, pendekatan berbasis teknologi seperti ini perlu dikembangkan lebih lanjut, disertai dengan pelatihan, sosialisasi, serta standarisasi prosedur untuk menjamin keberlanjutan pelayanan yang optimal. Kerugian dan Keuntungan Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Proses registrasi rawat jalan melalui SMS merupakan salah satu bentuk pemanfaatan teknologi sederhana yang mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan di rumah sakit. Pendaftaran tidak langsung seperti ini memberikan kemudahan kepada pasien tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan, sebagaimana diungkapkan dalam penelitian Budi . Hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam menunjukkan penggunaan metode ini. Biaya yang diperlukan cukup murah karena hanya membutuhkan pulsa, dan prosesnya juga tidak rumit sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan, baik tua maupun muda. Bahkan, hasil penelitian di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten memperlihatkan bahwa pengguna layanan SMS lebih banyak dibandingkan yang menggunakan platform lain seperti WhatsApp, karena SMS dinilai lebih mudah dan praktis (Ana A, dkk, 2. Dari sisi keuntungan, metode registrasi via SMS menawarkan berbagai kemudahan, baik bagi pasien maupun petugas administrasi. Pasien tidak perlu datang lebih awal, tidak harus mengantri lama di ruang pendaftaran, serta menghemat waktu dan tenaga. Sementara itu, bagi petugas rumah sakit, metode ini membantu dalam menata pekerjaan menjadi lebih teratur, efisien, dan efektif. Penelitian Farika Zulfa, dkk . menunjukkan bahwa pasien lebih memilih SMS memudahkan proses pendaftaran dan mengurangi waktu tunggu. Selain itu, penelitian Wira Adi S, dkk . juga menyebutkan bahwa layanan berbasis SMS dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk mengecek jadwal dokter dan menyampaikan kritik atau saran dari pasien kepada rumah sakit. Hal ini semakin memperkuat posisi metode SMS sebagai salah satu inovasi pelayanan yang ramah pengguna dan berorientasi pada kepuasan pasien. Berdasarkan pengamatan di lapangan, dapat disimpulkan bahwa proses registrasi rawat jalan via SMS signifikan dalam meningkatkan mutu pengunjung rumah sakit. Faktor Penghambat dan Penunjang Terhadap Proses Registrasi Rawat Jalan Via SMS di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Setiap sistem pelayanan, termasuk registrasi rawat jalan via SMS, tentu tidak terlepas dari hambatan dan kendala dalam Berdasarkan penelitian di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam, ditemukan beberapa faktor penghambat telekomunikasi di daerah terpencil, keterbatasan pulsa, serta ketidaktahuan pasien dalam mengikuti format SMS dengan benar. Hal ini terutama terjadi pada menggunakan layanan tersebut. Beberapa pasien juga datang tanpa membawa berkas lengkap, terlambat datang, atau bahkan tidak hadir untuk melengkapi dokumen yang diperlukan. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan hambatan serupa, seperti disampaikan oleh Ilyas . Farika Zulfa, dkk. , dan Wira Adi S, . , yang menekankan pentingnya kualitas jaringan dan pengalaman pasien dalam mempengaruhi kelancaran proses Kurangnya pengalaman dan pengetahuan pasien terhadap sistem juga signifikan (Lina Hanifah, dkk, 2. Oleh berkelanjutan serta keterlibatan pemerintah dalam memperluas akses jaringan demi menunjang keberhasilan layanan ini. Sebaliknya, menemukan sejumlah faktor penunjang keberhasilan registrasi via SMS. Kualitas layanan rumah sakit, keterlibatan seluruh jajaran tenaga kesehatan, serta kesiapan infrastruktur teknologi menjadi elemen Informan menekankan pentingnya perluasan jaringan telekomunikasi di daerah pedesaan dan penambahan waktu pendaftaran sebagai bentuk dukungan terhadap sistem ini. Namun, yang paling utama adalah perlunya sosialisasi yang intensif kepada masyarakat agar semakin banyak pasien yang mengetahui dan memanfaatkan layanan SMS. Hal ini selaras dengan temuan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dan RSUD Tugurejo Semarang, di mana kurangnya promosi menjadi alasan mengapa sebagian besar pasien masih memilih pendaftaran manual (Farika Zulfa, dkk. , 2019. Lina Hanifah, dkk. , 2. Penelitian Dodo Zaenal . juga mendukung pentingnya perencanaan layanan registrasi berbasis Implikasi mencakup tiga aspek utama. Pertama, bagi pihak rumah sakit, hasil penelitian memberikan informasi penting mengenai kelebihan dan kekurangan dari proses registrasi via SMS, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Kedua, bagi petugas registrasi, hasil ini memberikan gambaran terkait pelaksanaan dan kendala di lapangan, sehingga dapat menjadi dasar dalam perbaikan SOP atau Ketiga, bagi pengunjung, penelitian ini berfungsi sebagai media edukasi mengenai pilihan pendaftaran yang tersedia di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam. Meski demikian, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti kesulitan menentukan waktu tepat dalam pengambilan data karena pasien datang tidak terjadwal, serta terbatasnya informasi yang bisa digali dari informan yang terburu-buru. Oleh karena itu, penelitian lanjutan disarankan untuk dilakukan dalam jangka waktu yang lebih fleksibel dan dengan metode pendekatan yang lebih intensif kepada informan. KESIMPULAN Systematic Review ini menemukan Berdasarkan dilakukan di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam, dapat disimpulkan bahwa proses registrasi rawat jalan di rumah sakit ini tersedia dalam dua metode, yaitu secara manual dan melalui SMS. Dari data yang diperoleh, sebanyak 70% pasien masih menggunakan metode pendaftaran manual, sedangkan 30% telah memanfaatkan pendaftaran Via SMS. Proses registrasi Via SMS yang diterapkan sejak tahun 2018 telah berjalan sesuai dengan tata cara atau tahapan yang telah ditentukan oleh bagian rekam medik, mulai dari pengiriman SMS sesuai format hingga pasien menunggu di poli tujuan untuk mendapatkan pelayanan. Persepsi pengunjung terhadap metode ini sangat positif. mereka merasa terbantu karena proses ini memberikan kemudahan dalam pendaftaran, menghemat waktu, tenaga, dan biaya. Semua informan menyatakan tidak merasa dirugikan dengan adanya proses registrasi Via SMS ini, bahkan mereka menilai terdapat banyak keuntungan yang diperoleh. Meskipun demikian, masih dijumpai beberapa faktor penghambat dalam pelaksanaannya, seperti kendala geografis, keterbatasan ekonomi, serta kurangnya kesadaran dan pemahaman dari sebagian pengunjung. Sebagai faktor penunjang, promosi dan sosialisasi berkala sangat diperlukan agar informasi mengenai pendaftaran Via SMS dapat tersebar luas. Selain itu, peran aktif pemerintah juga peningkatan mutu pelayanan rumah sakit, khususnya dalam hal pengembangan infrastruktur dan penyebaran informasi layanan yang tersedia. SARAN