Arviana. Ramli dan Andini: Dinamika Struktur Modal Perbankan DINAMIKA STRUKTUR MODAL PERBANKAN Nerissa Arviana1. Ishak Ramli2. Kurniati W Andini3 Program Studi Magister Akuntansi. Universitas Tarumanegara Jakarta Email: nerissa. 127192006@stu. Program Studi Magister Akuntansi. Universitas Tarumanegara Jakarta Email: ishakr@fe. Program Studi Magister Akuntansi. Universitas Tarumanegara Jakarta Email: kurniatiwktandani@yahoo. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pajak, kredit, size likuiditas dan profitabilitas bank mempengaruhi struktur modal bank serta apakah struktur modal bank mempengaruhi likuiditas dan profitabilitas Penelitian ini menggunakan 93 sampel, yaitu 31 bank yang terdaftar pada bursa efek Indonesia pada periode Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pajak, ukuran perusahaan, likuditas dan profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal serta struktur modal berpengaruh terhadap likuiditas dan profitabilitas. Kata Kunci: Struktur Modal. Pajak. Kredit. Size. Likuiditas. Profitabilitas. Abstract The purpose of this study was to determine whether taxes, credit, size of liquidity and bank profitability affect the bank's capital structure and whether the bank's capital structure affects the bank's liquidity and profitability. This study uses 93 samples, namely 31 banks listed on the Indonesian stock exchange in the 2018-2020 period. The results of this study indicate that taxes, firm size, liquidity and profitability affect the capital structure and capital structure affects liquidity and profitability. Keywords: Capital Structure. Tax. Credit. Size. Liquidity. Profitability. PENDAHULUAN Latar Belakang Krisis keuangan global yang terjadi pada tahun 2008 telah mengubah tatanan perekonomian dunia, dampak dari krisis tersebut tidak hanya dirasakan oleh Amerika Serikat namun juga banyak negara di dunia. Bedasarkan Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2008, yang diterbitkan oleh Bank Indonesia menyebutkan, di Indonesia, imbas krisis mulai terasa terutama menjelang akhir 2008. Setelah mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6% sampai dengan triwulan i-2008, perekonomian Indonesia mulai mendapat tekanan berat pada triwulan IV2008. Krisis yang terjadi pada tahun 2008, bank memiliki peran yang sangat penting pada perekonomian dunia sebagai lembaga penyimpanan dan penyaluran dana dalam rangka menjalankan perekonomian di suatu negara. Peminjaman dana oleh bank dapat berpengaruh pada struktur modal optimal yang ditargetkan bank akibat krisis global hingga tahun 2020 dan hal ini masih menyisakan masalah. Speed adjustment terhadap capital structure mulai saat krisis global memerlukan waktu yang cukup Panjang dan biaya yang cukup besar sehingga capital structure ideal yang direncanakan ingin dicapai oleh bank belum tercapai. Rumusan Masalah Menguji dan mengkaji mengapa pajak mempengaruhi struktur modal bank, menguji dan mengkaji mengapa kredit mempengaruhi struktur modal bank, menguji dan mengkaji mengapa size mempengaruhi struktur modal bank, menguji dan mengkaji mengapa likuiditas Jurnal Kontemporer Akuntansi Vol. 3,No. 2,September Arviana. Ramli dan Andini: Dinamika Struktur Modal Perbankan mempengaruhi struktur modal bank, menguji dan mengkaji mengapa profitabilitas mempengaruhi struktur modal bank, menguji dan mengkaji mengapa struktur modal bank likuiditas bank, menguji dan mengkaji mengapa struktur modal bank mempengaruhi profitabilitas bank KAJIAN PUSTAKA dan PENGEMBANGAN HIPOTESIS Beban pajak menurut Brigham dan Houston . bahwa semakin tinggi tarif pajak suatu perusahaan, semakin besar manfaat yang diperoleh dari hutang Karena pembayaran bunga menurut Model Modigliani dan Miller . dengan adanya pajak merupakan tax dudectable bagi perusahaan, maksudnya dengan adanya pajak diperoleh dua manfaat penggunaan hutang yakni: hutang merupakan sumber modal yang lebih murah dari pada ekuitas dan biaya bunga menjadi elemen pengurang pajak. Kredit merupakan salah satu sumber penting bagi pendanaan Jika tidak ada friciton penyaluran pada pasar kredit, maka perusahaan dapat meminjam sebanyak mungkin yang mereka butuhkan dan dapat memenuhi sesuai dengan tingkat kebutuhan utang yang diperlukan oleh perusahaan. Ini adalah asumsi tradisional dalam literatur Dalam kondisi seperti itu, hanya demand factor yang dapat menjelaskan variasi dalam tingkat leverage perusahaan. Demand factor adalah berbagai karakteristik internal perusahaan seperti profitabilitas, backruptcy cost, size, cash flow growth yang dapat mempengaruhi tingkat leverage perusahaan (Morellec, 2. Ukuran . perusahaan ditentukan oleh struktur modal yang dimiliki oleh perusahaan. Ukuran perusahaan menunjukkan tidak banyak berpengaruh pada hutang keuangan perusahaan, hal ini berdasarkan hasil penelitian menggunakan trade off theory dan pecking order theory yang dilakukan oleh Afza dan Hussain . Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk membayar kembali kemampuan keuangan jangka pendek pada waktu, likuiditas perusahaan ditunjukkan dengan ukuran aktiva lancar adalah aset yang mudah dikonversi menjadi kas mencangkup kas, surat berharga, piutang dan persediaan. Likuiditas berguna untuk mengetahui kemampuan perusahaan dan untuk membiayai dan memenuhi kewajiban atau utang pada saat ditagih atau kedewasaan. Primantara & Dewi . Perusahaan untuk tumbuh dan berkembang memerlukan modal atau sumber dana yang akan digunakan dalam membiayai kegiatan bisnisnya. Oleh sebab itu, perusahaan harus dapat menentukan struktur modal yang optimal sehingga nilai perusahaan meningkat. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi struktur modal salah satunya yaitu profitabilitas (Psillaki dan Daskalakis, 2. Modal utang yang digunakan bank untuk meningkatkan operasional akan berdampak pada peningkatan laba dari perusahaan sehingga bank dapat membayar pokok pinjaman, angusran dan Semakin tinggi debt ratio maka semakin besar jumlah modal pinjaman yang digunakan dalam menghasilkan keuntungan (Syamsuddin,2. Perusahaan dapat menggunakan modal ekuitas atau hutang untuk membiayai aset mereka, pilihan terbaik adalah campuran dari hutang dan ekuitas. Jika bunga bukanlah pengurang pajak, pemilik perusahaan akan acuh tak acuh mengenai penggunakan hutang atau ekuitas dalam memenuhi kebutuhan pendanaan, dan jika bunga adalah pengurang pajak, mereka akan memaksimalkan nilai perusahaan mereka dengan menggunakan 100% pembiayaan hutang (Azhagaiah dan Gavoury, 2. METODE PENELITIAN Metode penelitian menggunakan purposive sampling, dengan variabel dependen adalah struktur modal dan variable independen adalah pajak, kredit, size, likuiditas dan profitabilitas. Teknik analisis data dalam penelitian ini berguna untuk menjawab rumusan masalah atau menguji hipotesis yang sudah dirumuskan. Untuk menguji hipotesis, penelitian ini menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM) PLS dengan bantuan program software SmartPLS 3. Jurnal Kontemporer Akuntansi Vol. 3,No. 2,September Arviana. Ramli dan Andini: Dinamika Struktur Modal Perbankan Table 1. Definition of Operational Variables Variable Struktur Modal Pajak Kredit Size Name of Variable Struktur Modal Measurement Scale Long Term Debt Ratio Source Jufrizen et al, 2019 Pajak Kredit Size Yuliandi, 2020 Hasibuan, 2012 Wahdati dan Santoso. Likuiditas Likuiditas Effective Tax Ratio Non Performing Loan Logaritma Naturalof Total Asets Loan to Deposit Ratio Return on Risk Weighted Assets Profitabilitas Profitabilitas Sinn. Acunto. Oldrini, 2013 HASIL DAN PEMBAHASAN Di dalam uji Measurement Model / Outer Model berdasarkan Convergent validity dari kedua model di atas diperoleh loading factor dari masing-masing hubungan antar indikator dengan konstruknya memiliki nilai yang lebih besar dari 0,70. Dari nilai composite reliability dan cronbachs alpha untuk semua kontruk eksogen, endogen semua sangat reliabel karena memiliki nilai diatas 0,70. Nilai Average Variance Extracted dari masing-masing konstruk sebesar 1,000 atau diatas 0,50. Uji Structural Model / Inner Model diperoleh dari Model pertama nilai R-square (R. sebesar 0,145 dengan melihat nilai R2 sebesar 0,850 variabilitas konstruk struktur modal dapat dijelaskan oleh konstruk pajak, kredit, ukuran perusahaan, likuiditas, profitabilitas dan struktur modal dengan interkasinya sebesar 85,0%. Sedangkan sebesar 15,0% dijelaskan oleh variable lain. Likuiditas sebesar 0,792 berarti variabilitas konstruk likuiditas dapat dijelaskan oleh konstruk struktur modal serta interkasinya sebesar 79,2% untuk variabel laten endogen dalam likuiditas mengidentifikasi bahwa model kuat. Nilai t-statistics 2,218 > 1,96 dan nilai p value 0,027 < 0,05 dengan nilai beta positif. Maka hipotesis pertama dalam penelitian ini Nilai t-statistics 1,378 < dari 1,96 dan p value 0,169 > 0,05 dengan nilai beta negatif. Maka hipotesis kedua dalam penelitian ini ditolak. Nilai t-statistics 2,405 > 1,96 dan p value 0,017 < 0,05 dengan nilai beta positif. Maka hipotesis ketiga dalam penelitian ini diterima. Nilai t-statistics 3,460 > 1,96 dan p value 0,001 < 0,05 dengan nilai beta negatif. Maka hipotesis keempat dalam penelitian ini diterima. nilai t-statistics 2,927 > 1,96 dan p value 0,004 < 0,05 dengan nilai beta positif. Maka hipotesis kelima dalam penelitian ini diterima. Nilai t-statistics 7,979 > 1,96 dan nilai p value 0,000 < 0,05 dengan nilai beta negatif. Maka hipotesis keenam dalam penelitian ini diterima. Nilai t-statistics 10,034 < dari 1,96 dan p value 0,000 < 0,05 dengan nilai beta positif. Maka hipotesis ketujuh dalam penelitian ini diterima KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dilihat variabel pajak berpengaruh positif terhadap struktur modal artinya semakin tinggi tarif pajak dalam perbankan, semakin besar mempengaruhi struktur modal perusahaan. Kredit tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal artinya kredit bank tidak berpengaruh terhadap estimasi struktur modal perbankan. Ukuran perbankan berpengaruh positif terhadap struktur modal artinya semakin besar ukuran perbankan akan berhubungan positif terhadap struktur modal karena cenderung memiliki reputasi yang baik. Likuiditas berpengaruh negatif terhadap struktur modal artinya semakin rendah likuiditas Jurnal Kontemporer Akuntansi Vol. 3,No. 2,September Arviana. Ramli dan Andini: Dinamika Struktur Modal Perbankan menunjukkan semakin tinggi kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban. Profitabilitas berpengaruh positif terhadap struktur modal artinya semakin tinggi laba yang dihasilkan semakin tinggi kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan. Struktur modal berpengaruh negatif terhadap likuiditas artinya total hutang cukup untuk membiayain total asetnya. Struktur modal berpengaruh positif terhadap profitabilitas artinya modal ekuitas mampu untuk membiayai aset Adapun manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini diantara lain adalah pembaca, hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan terkait struktur modal perbankan maka perlu modifikasi variabel-variabel independen baik menambah variabel atau menambah time series datanya. Sehingga akan lebih objektif dan bervariasi dalam melakukan penelitian dan pemerintah, sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan di masa yang akan datang. REFERENSI