A 2024 Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP JURNAL ILMU LINGKUNGAN Volume 22 Issue 4 . : 951-964 ISSN 1829-8907 Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) sebagai Penangkap Lumpur untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park Trimei Permanus1. Kiki Prio Utomo1, dan Jumiati1 1Program Studi Teknik Lingkungan. Jurusan Teknik Lingkungan. Fakultas Teknik. Universitas Tanjungpura. e-mail: trimeipermanus35@gmail. ABSTRAK Ekosistem Mangrove di Mempawah Mangrove Park (MMP) Kabupaten Mempawah. Provinsi Kalimantan Barat telah mengalami abrasi, sehingga pada tahun 2011 MMP melakukan penanaman mangrove. Penanaman terkadang mengalami kegagalan setelah 1 hingga 2 bulan penanaman, mangrove yang ditanam tumbang dan mati oleh arus pesisir pantai. Tahun 2022 pihak MMP berkolaborasi dengan mahasiswa Teknik Lingkungan UNTAN yang dinaungi oleh UPT Laboratorium Terpadu UNTAN pada kegiatan Matching Fund. Kolaborasi tersebut membuat bangunan penahan lumpur . ud tra. dan pemecah gelombang . Kedua bangunan tersebut dinamai Organic Coastal Defence (OCD). Pembangunan OCD yang dibuat pada tahun 2022 belum mempunyai dasar ilmiah secara tertulis untuk dapat direplika di lokasi lain. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perancangan OCD dengan dasar ilmiah akan dilakukan dengan observasi lapangan dan melakukan perhitungan prediksi gelombang laut berdasarkan data angin dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak. Hasil prediksi gelombang laut dengan tinggi 1,6 meter dengan periode 7 detik. Hasil dari analisis bangunan breakwater mempunyai panjang 99 meter, jarak antar breakwater 55 meter, tinggi tiang 1,8 meter, kedalaman tiang 1,5 meter dan jarak antar tiang 0,23 meter serta bangunan mud trap mempunyai panjang 99 meter, lebar 9 meter, tinggi 0,1 meter, kedalaman papan 0,9 Posisi bangunan OCD menghadap ke arah laut. Kata kunci: Breakwater. Mud trap. Mangrove. MMP (Mempawah Mangrove Par. OCD (Organic Coastal Defenc. ABSTRACT Mangrove ecosystems in Mempawah Mangrove Park (MMP) in Mempawah Regency. West Kalimantan Province have been abraded, so in 2011 MMP conducted mangrove planting. Planting sometimes fails after 1 to 2 months of planting, the planted mangroves fall down and die by the coastal currents. In 2022. MMP collaborated with UNTAN Environmental Engineering students who were hosted by UPT Laboratorium Terpadu UNTAN in Matching Fund The collaboration created a mud trap and breakwater. Both buildings are named Organic Coastal Defense (OCD). The construction of the OCD made in 2022 does not yet have a written scientific basis to be replicated in other Based on this background, the design of OCD with a scientific basis will be carried out by field observations and calculating sea wave predictions based on wind data from the Pontianak Maritime Meteorology Climatology Geophysics Agency (BMKG). The results of sea wave predictions with a height of 1. 6 meters with a period of 7 seconds. The results of the analysis of the breakwater building have a length of 99 meters, a distance between breakwaters of 55 meters, a pole height of 1. 8 meters, a pole depth of 1. 5 meters and a distance between poles of 0. 23 meters and the mud trap building has a length of 99 meters, a width of 9 meters, a height of 0. 1 meters, a board depth of 0. 9 meters. The position of the OCD building faces towards the sea. Keywords: Breakwater. Mud trap. Mangrove. MMP (Mempawah Mangrove Par. OCD (Organic Coastal Defenc. Citation: Permanus. Utomo. , dan Jumiati. Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) sebagai Penangkap Lumpur untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22. , 951-964, doi:10. 14710/jil. PENDAHULUAN Mempawah Mangrove Park (MMP) merupakan kawasan objek wisata alam yang terdapat di Kabupaten Mempawah. Provinsi Kalimantan Barat. MMP mempunyai Keunggulan hutan mangrove dengan spesifikasi kegiatan wisata alam. Lokasi tersebut pernah mengalami abrasi parah sehingga kelompok masyarakat di sana melakukan penanaman mangrove untuk mengembalikan daratan yang hilang. Kelompok masyarakat sudah melakukan penanaman mangrove di Desa Pasir sejak tahun 2011 dan setelah berjalan 5 tahun dengan upaya penanaman mangrove. Jurnal Ilmu Lingkungan . , 22 . : 951-964. ISSN 1829-8907 pada tahun 2016 kawasan MMP dibuka sebagai tempat ekowisata. Setiap tahun dilakukan 5 sampai 6 kali kegiatan penanaman. Penanaman mangrove bertujuan untuk memperbaiki dan mengembalikan hutan mangrove yang telah rusak. Beberapa kali mangrove yang ditanam mati dan hilang terseret oleh arus laut setelah 1 hingga 2 bulan setelah mangrove Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh MMP, mangrove yang ditanam mati ketika lumpur tempat tumbuh mangrove hanyut terbawa arus air. Menurut Jimenez, dkk. dalam Akbar, . ), pergerakan lumpur yang disebabkan oleh arus air laut dari pasang surut menyebabkan Erosi pantai merupakan salah satu faktor rusaknya hutan mangrove (Jimenez, dkk. , . dalam Akbar dkk. , . Penggerusan lumpur di daerah ekosistem hutan mangrove menyebabkan mangrove mati. Sedimen berjenis lumpur berasal dari dari sungai maupun sumber air tawar lainnya serta dapat berasal dari air laut. Kondisi substrat yang baik untuk ekosistem mangrove merupakan substrat lanau karena memiliki butir berukuran kecil sehingga nutrien dapat diserap oleh akar mangrove dan penyerapan tersebut berlangsung dengan baik dan mudah (Hapsari, dkk. , 2. Upaya untuk mengurangi kegagalan penanaman mangrove. Mempawah Mangrove Park (MMP) membuat bangunan yang dapat mencegah lumpur hanyut dari lokasi penanaman. Bangunan yang dibuat terdiri dari dua bagian: penahan lumpur . ud tra. dan pemecah gelombang . , kedua bangunan tersebut dinamai Organic Coastal Defense (OCD). Desain bangunan dibuat oleh MMP bersama Teknik Lingkungan Universitas Tanjungpura yang dinaungi oleh Laboratorium Terpadu Universitas Tanjungpura bersamaan dengan kegiatan Matching Fund tahun 2022, bentuknya dari mencontoh, ukurannya ditentukan dengan perkiraan dan menggunakan bahan yang tersedia di sekitar lokasi penanaman mangrove. Sedangkan teknik pelaksanaan pembangunannya dengan menancapkan bambu Ae bambu yang disusun menghadap ke laut. Meskipun demikian, bangunan yang dibuat pada tahun 2022 mampu menahan lumpur dan mengurangi jumlah mangrove yang mati. Keberhasilan bangunan penangkap lumpur membuat persentase mangrove yang hidup lebih dari 50 persen dengan pemantauan selama 6 bulan sehingga mendorong Mempawah Mangrove Park (MMP) untuk mereplikanya di lokasi lain. Sebelum dapat direplika, desain bangunan perlu ditinjau kembali agar lebih kuat, awet dan efektif. Urgensi terhadap perancangan Organic Coastal Defense . CD), dimana MMP belum mempunyai dasar ilmiah perancangan OCD untuk meningkatkan efisiensi dan penambahan jumlah bangunan serta kajian secara ilmiah agar dapat direplika di lokasi lain, sehingga peneliti ingin memberikan metode dan kajian ilmiah secara tertulis untuk perancangan OCD, dan diharapkan perancangan ini mampu memberikan kajian secara ilmiah dan prosedur yang tepat sehingga mampu meningkatkan efisiensi dari bangunan OCD agar dapat di replika di lokasi lainnya. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, kajian ini mempertanyakan . faktor apa saja yang perlu diteliti untuk merancang bangunan pelindung tanaman mangrove di pesisir pantai? . seberapa penting bangunan OCD untuk melindungi tanaman mangrove di pesisir pantai? METODE Perancangan dimulai dengan melakukan studi literatur dengan mencari data dan landasan teori serta rumus matematika yang berkaitan dengan perancangan bangunan pantai. Perancangan akan memperhatikan kondisi eksisting dimana bangunan tersebut akan dibangun. Kondisi alam seperti angin, pasang surut, serta kondisi lingkungan. Berikut jenis data yang digunakan untuk perancangan ini. Data Primer Kondisi eksisting lokasi perancangan Peta bathimetri MMP Ukuran bahan Data Sekunder Data angin Gelombang laut kohesi tanah Peramalan Gelombang Laut Perancangan bangunan Organic Coastal Defence (OCD), memerlukan data gelombang laut sehingga untuk mendapatkan data gelombang tersebut terlebih dahulu melakukan analisis pembangkit gelombang melalui analisis arah dominan dan kecepatan angin. Data angin akan menggunakan data dari website Badan Meteorologi. Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak, https://dataonline. Data diambil pada periode 1 tahun dari Januari 2022 sampai Desember 2022 dengan pengamatan arah dominan angin per bulan, untuk menganalisis arah dominan angin dan menganalisis kekuatan angin untuk menghitung prediksi gelombang laut dengan metode (SPM . dalam Triatmodjo . Panjang fetch angin. Fetch angin dibuat dengan bantuan aplikasi autocad untuk membuat gambaran fetch dan analisa panjang fetch. Deviasi digunakan dari kedua sisi arah angin, menggunakan pertambahan 6o - 42o dari kedua sisi dari arah angin. Feff = IA ycuycn cos c IA ycaycuycc Mawar Angin Mawar angin akan dibuat dengan data angin yang diambil dari website Badan Meteorologi. Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Pontianak, https://dataonline. Mawar angin dibuat dalam data per bulan selama satu tahun dimulai dari Januari 2022 sampai Desember 2022 dengan bantuan aplikasi WRPLOT, sehingga akan didapatkan arah angin dominan, dan kecepatan angin. Data A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Permanus. Utomo. , dan Jumiati. Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) Sebagai Penangkap Lumpur Untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22. , 951-964, doi:10. 14710/jil. dikonversikan menjadi data gelombang yang berfungsi untuk analisis tata letak bangunan OCD. Transformasi data angin dari data daratan ke data angin permukaan laut dengan persamaan RL = UW / UL. Momen Dinamis Gelombang Gelombang dinamis merupakan gaya yang disebabkan oleh pergerakan partikel air, sehingga menyebabkan momen tersebut menghasilkan gaya berat akibat pergerakan arus. Momen gaya dinamis dapat dihitung dengan menggunakan rumus (CERC . dalam Triatmodjo . Momen gaya gelombang dinamis sebagai berikut. Rm = A x air x ds x hb . Momen gaya gelombang dinamis Eayca Mm=Rm x . ccyc ) . Di mana: ds : Tinggi air laut saat pasang . hb : tinggi gelombang . Mm : momen dinamis gelombang . Gelombang Pecah Gelombang datang dari kedalaman laut menuju tempat yang semakin dangkal, sehingga pada suatu elevasi tertentu gelombang tersebut akan pecah. Kemiringan pantai dapat mempengaruhi gelombang pecah dan kecuraman gelombang. Berikut beberapa persamaan yang dapat digunakan dalam menganalisis transformasi gelombang untuk mendapatkan gelombang pecah. (SPM . dalam Triatmodjo . Panjang Gelombang Laut Dalam Lo = 1,56. T2 . Cepat Rambat Gelombang Co = Lo/T C = L/T ya Sin c = sin co . yaycu Koefisien Reflaksi (K. Kr = OoCos co/yaycuyc c . Tinggi Gelombang Pecah HAoo = Ho. Kr . Kedalaman Gelombang Pecah Hb/gT2 . Transpor Sedimen Pantai Arus sejajar pantai dapat membawa sedimen berpindah tempat, dimana arus tersebut terbentuk akibat sudut datang gelombang. Daerah transpor sedimen berada dari garis pantai hingga di luar gelombang pecah. Transpor sedimen pantai dibedakan menjadi transpor mengarah dan meninggalkan pantai. Transpor menuju dan meninggalkan pantai mempunyai arah tegak lurus dengan pantai, sedangkan transpor sepanjang pantai mempunyai arah rata-rata sejajar pantai. Transpor sedimen sepanjang pantai dapat dihitung dengan menggunakan rumus empiris (US Army . dalam Triatmodjo . ) sebagai berikut. A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP P1 = ycyyci Hb2 Cb sincb cosc . ya Qs = . cEycOeycE)yci . Oeyc. P1 . Dimana : Qs : angkutan sedimen sepanjang pantai . P1 : komponen fluks energi gelombang sepanjang pantai pada saat pecah . g m/. p : rapat massa air laut . g/m. ps : rapat massa pasir . g/m. Hb : tinggi gelombang pecah . Cb : cepat rambat gelombang pecah . = Oogdb cb : sudut datang gelombang pecah K : konstanta n : porositas ( n OO 0,. (CERC . dalam Triatmodjo . ) memberikan nilai K = 0,39. Parameter Pemecah Gelombang Berikut beberapa parameter yang digunakan dalam perancangan pemecah gelombang lepas pantai berdasarkan penelitian oleh (Dally dan Pope . Army Corps of Engineers . dalam Triatmodjo . Y : jarak pemecah gelombang dari lepas pantai Ls : panjang pemecah gelombang Lg : lebar celah, yaitu jarak antara pemecah gelombang yang berdampingan ds : kedalaman rerata di lokasi pemecah gelombang terhadap muka air rerata. Persyaratan untuk terbentukya salient atau sedimentasi sebagai berikut. yayc = 0,5 Oe 0,67 . ycU Gambar 1. Parameter Pemecah Gelombang Sumber: Triatmodjo, 2011 Panjang efektif breakwater dapat didekati dengan dasar dimensionless breakwater length (Army . dalam Triatmodjo . ) yang dirumuskan sebagai yayc yuU= a. yciycNA Dimana: Ls = panjang breakwater . g = nilai gravitasi . eter/deti. T = periode gelombang . Jurnal Ilmu Lingkungan . , 22 . : 951-964. ISSN 1829-8907 Penggunaan nilai yuU, dapat didasari berdasarkan kasus perencanaan breakwater di pacific coast beaches. Amerika Serikat, maka dipakai nilai yuU = Jarak antar breakwater (L. yaitu antara 0. s/d 0. 66 dari panjang breakwater. Tiang Pancang Bangunan OCD terdiri dari tiang-tiang yang disusun menghadap ke laut, yang berfungsi untuk meredam energi gelombang laut. Pemasangan tiang pancang menggunakan analisa sebagai berikut. Jarak Antar Tiang Kelompok tiang berdasarkan (Dirjen Bina Marga Departemen P. L dalam Permana . 2,5D O S O 3D . Dimana: S = Jarak antar tiang D = Diameter tiang A Jika S < 2,5D tanah yang ada di sekitar tiang akan mengalami kenaikan akibat terdesak oleh tiang di sekitarnya. A Jika S > 3D maka terjadi pemborosan terhadap ukuran poer. Gaya Lateral Tiang Beban lateral merupakan beban dengan arah Angin, beban gempa, tekanan tanah, hempasan gelombang terhadap struktur merupakan contoh beban dengan arah horizontal. Perhitungan kekuatan tiang dalam menahan momen akan dilakukan perhitungan dan analisa kekuatan tiang terhadap momen dinamis gelombang. Perhitungan kemampuan tiang menahan momen menggunakan persamaan (Broms . dalam Toha . Menghitung tahanan momen pada tiang serta koefisien tanah kohesi fb = 0,4 x FcAo . Tahanan Momen yaycy . ya/2 Momen maksimum tiang ( Mmak. = fb x W . Di mana: = besarnya kekuatan beban tiang . ,4xf. g/cm. = diameter tiang . Mmaks = momen maksimum tiang . g / c. = tahanan momen . = momen inersia tiang . /64 x Ad. FcAo = tegangan lentur (Mp. g/cm. Daya dukung lateral tiang pancang ycAyc Hu = 3ycc yce 1/2yce Di mana: my = momen maksimum . d = diameter . f = kohesi tanah Jumlah tiang Beban yang bekerja terhadap tiang akan menentukan jumlah tiang terhadap kapasitas dukung izin satu buat tiang, menggunakan metode (Mayerhof . dalam Yuliansyah . ) yaitu sebagai berikut : ycEyc ycEyca Di mana: Pu = beban yang bekerja Qa = daya dukung izin satu buah pondasi tiang Safety Faktor Tiang Pancang Safety Factor untuk tiang pancang menurut Reese dan OAoNeill . dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Safety Factor Tiang Pancang Klasifikasi Kontrol Kontrol Kontrol Monumental Permanen Sumber : Hardiyatmo . , dalam Nugroho . Kontrol sangat jelek Klasifikasi Nilai Kohesif Tanah Berikut merupakan hubungan kekuatan tekan bebas . dengan konsistensinya menurut (Bowles . dalam Pratiwi . Tabel 2. Hubungan Nilai Tahanan Konus Terhadap Konsistensi Tanah. Tekanan Undrained Cohesion Konus. g/cm. ( T/m. Very soft C 2. C 1. Soft 5 Ae 5. 25 Ae 2. Medium stiff 0 Ae 10. 5 Ae 5. Stiff 0 Ae 20. 0 Ae 10. Very stiff 0 Ae 40. 0 Ae 20. Hard E 40 E 20. Sumber : Bowles . , dalam Pratiwi . Konsistensi Tanah Sambungan Antar Tiang Kestabilan dan kekokohan struktur sambungan kayu tergantung dari tipe sambungan dan bahan kayu. Teknik ikat bersifat kaku tetapi juga lentur . onstruksi goyan. dan prinsip ini efisien digunakan pada wilayah rawan gempa seperti di Indonesia (Wijaya, 2. Sambungan antar tiang pada bangunan penahan lumpur . ud tra. dan pemecah gelombang . memiliki medan dan lokasi kerja yang sulit, kesalahan dalam memilih jenis tali dan ikatan akan mempersulit pekerjaan yang dapat kita prediksikan dengan penggunaan tali yang berbahan nilon jika terkena lumpur maka akan sulit untuk membuat simpul tali karena licin. Jenis tali dan ikatan sangat menentukan kenyamanan dan efisiensi ketahanan dalam mengikat suatu sambungan. Survei Bathimetri Survei bathimetri dilakukan untuk mendapatkan kontur tanah berupa situasi, elevasi dan kondisi eksisting yang berada di area Perancangan (Triatmodjo, 2. Survei dilakukan pada titik Perancangan dengan alat ukur total station. Hasil pengukuran berupa garis-garis kontur untuk menganalisa perbedaan elevasi permukaan tanah, sehingga Perancangan menjadi lebih detail dan mempunyai dasar perhitungan terhadap bangunan A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Permanus. Utomo. , dan Jumiati. Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) Sebagai Penangkap Lumpur Untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22. , 951-964, doi:10. 14710/jil. yang akan dibangun. Adapun alat yang dimaksud yaitu sebagai berikut. pantai sedangkan elevasi permukaan garis pantai berada pada 1,8 meter MDPL. Berikut peta bathimetri hasil pengukuran. Gambar 2. Alat Total Station Pada Pengukuran Bathimetri Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2023 Bambu Bambu merupakan tumbuhan yang banyak tersedia di wilayah Indonesia. Ketersediaan bambu menjadi sumber daya alam terbarukan. Bambu dapat tumbuh 5 cm per jam . cm per har. Ketahanan bambu dapat mencapai 3 Ae 6 tahun tergantung jenisnya. Bambu juga memiliki kekuatan tarik yang besar. Proses pengambilan dan pengolahan batang bambu secara konvensional masih mudah untuk dilakukan karena memiliki bobot yang relatif ringan. Sifat bambu yang lentur, serta struktur bambu memiliki ketahanan terhadap gangguan angin maupun gempa. (Zendrato, 2. Satu diantara jenis bambu yang ditemukan melimpah di wilayah Indonesia adalah bambu ampel (Bambusa vulgari. Bambu ampel mempunyai rumpun yang rapat, berwarna hijau segar dan satu rumpun memiliki dari 20-30 batang. Tumbuhan ini dapat hidup di musim tropis. Jenis bambu ini banyak dibudidayakan. Tumbuhan ini telah tumbuh luas secara alami tepi sungai, pinggir jalan, dan di tanah yang lapang. (Putro, 2. Berikut merupakan salah satu foto bambu ampel (Bambusa vulgari. Gambar 3. Bambu Ampel (Bambusa vulgari. Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2022 HASIL DAN PEMBAHASAN Kondisi Existing Kondisi Pantai berlumpur di MMP mudah tergerus oleh arus air laut. Pengukuran bathimetri yang sudah dilakukan di bulan Mei tahun 2023 didapatkan kemiringan pantai pada jarak A200 meter dari garis pantai sebesar 1:50 . Titik 0 meter permukaan air laut didapatkan pada jarak A150 meter dari garis A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Gambar 4. Peta Bathimetri MMP tahun 2023 Sumber: Survei Bathimetri 2023 Ukran Bahan Hasil pengukuran didapatkan panjang satu batang bambu rata-rata 9 meter, dimana pengukuran dilakukan pada pangkal bambu dengan diameter 10 cm, sampai pada pucuk bambu dengan diameter 8 cm. Data ukuran bambu sudah didapatkan maka pada langkah selanjutnya perancangan breakwater akan menggunakan ukuran bambu dengan panjang 9 meter dan diameter bambu 9 cm. Penggunaan diameter bambu dengan menggunakan ukuran tengah dari ukuran diameter pangkal dan pucuk bambu untuk mempermudah proses hitungan sehingga diambil nilai tengah dari ukuran diameter bambu tersebut. WindRose Windrose dibuat untuk menganalisis arah angin dominan yang terjadi di Mempawah Mangrove Park (MMP). Pola angin yang beragam akan dianalisis untuk mencari pola angin dan kecepatan angin dominan dalam periode satu tahun. Pola angin dan kecepatan angin yang didapatkan akan digunakan untuk memprediksi arah datang gelombang dan tinggi gelombang serta periode gelombang. Arah angin dominan yang terjadi dapat menentukan besar sudut datang gelombang, dimana sudut datang gelombang akan mempengaruhi arah arus sejajar pantai yang dapat membantu menganalisa pergerakan sedimen pantai atau yang biasa disebut transpor sedimen sejajar pantai. Sedimen pesisir pantai dapat berpindah oleh pergerakan arus laut. Berikut Gambar Jurnal Ilmu Lingkungan . , 22 . : 951-964. ISSN 1829-8907 Windrose yang telah dibuat dengan aplikasi WRPLOT periode Januari-Desember 2022. lintasan tersebut angin yang berhembus tidak mengalami perlambatan serta lintasan air laut juga tidak mengalami hambatan yang dapat menghambat lintasan angin dan arus laut. Fetch tersebut menunjukan arah yang tidak mengalami hambatan dari arah Barat hingga Barat Daya. Hasil analisis gambar fetch efektif dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Fetch Efektif Mempawah Mangrove Park Tahun Gambar 5. Windrose angin dari Januari Ae Desember 2022 Sumber: Data Online BMKG. Maritim Pontianak Berdasarkan windrose tersebut maka arah dominan angin berasal dari arah Barat Daya, sehingga pergerakan gelombang laut akan datang searah dengan arah datangnya angin, dengan demikian arah datang gelombang dapat membentuk sudut datang gelombang sebesar 45o. Fetch Efektif Fetch efektif dianalisis menggunakan aplikasi autocad untuk menganalisis arah dan panjang lintasan angin yang akan dipergunakan untuk menghitung prediksi gelombang laut pada Perancangan Organic Coastal Defence (OCD). Berikut merupakan gambaran fetch angin yang telah dibuat di lokasi study. Gambar 6. Fetch Efektif Mempawah Mangrove Park Tahun Sumber: Analisis Pribadi Tahun 2023 Area lintasan angin menunjukan lintasan angin yang tidak terganggu oleh pulau-pulau sehingga pada area lintasan tersebut dapat membuat tinggi gelombang dan kecepatan arus lebih besar dibandingkan area lintasan lainnya karena pada . Total 0,7431 0,8090 0,8660 0,9135 0,9511 0,9781 0,9945 1,00 0,9945 0,9781 0,9511 0,9135 0,8660 0,8090 0,7431 13,5106 x, . 0,82 0,77 0,83 xi cos 8,32 0,66 0,67 0,76 190,22 161,39 185,97 195,62 190,22 148,62 1999,05 Total panjang fetch (X. yaitu 1999,05 km, maka langkah selanjutnya yaitu menghitung panjang fetch efektif dengan menggunakan persamaan . yaitu sebagai berikut. Feff = IA ycuycn cos c IA ycaycuycc IA 1999,05 =IA 13,5106 = 147,9 km Hubungan Kecepatan Angin di Laut dan Darat Kecepatan angin yang dapat membangkitkan gelombang menurut skala Beaufort yaitu Ou10 knot atau 5,14 m/s (Sugianto . dalam Purwanto . ) maka pada perancangan ini akan menggunakan kecepatan angin dengan nilai 5,70 m/s. Distribusi kecepatan angin 3,60 m/s Ae 5,70 m/s hasil analisis windrose mencapai 41,6%. Gambar 7. Hubungan Kecepatan Angin di Laut dan Darat Sumber: SPM . Triatmodjo . Kecepatan angin di laut dapat dihitung dengan persamaan . sebagai berikut. Hubungan kecepatan angin di atas laut dan di daratan. ycOyc RL = ycOya A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Permanus. Utomo. , dan Jumiati. Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) Sebagai Penangkap Lumpur Untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22. , 951-964, doi:10. 14710/jil. 1,35 = ycOyc 5,70 yco/yc = 7,69 m/s Faktor tegangan angin dihitung dengan persamaan sebagai berikut. UA = 0,71 UW 1,23 = 0,71 x 7,69 m/s 1,23 = 8,72 m/s Hasil perhitungan yang sudah dilakukan maka didapatkan faktor tegangan angin (UA) sebesar 8,72 m/s dengan panjang fetch 147,9 km prediksi gelombang sudah dapat dilakukan dengan metode (SPM . dalam Triatmodjo . ) pada Gambar ds : 0,9307 m hb : 1,6 m air: 1,03 ton/m2 Gaya gelombang Rm = A x air x ds x hb Rm =A x 1,03 ton/m2 x 0,9307 m x 1,6 m Rm = 0,767 ton Momen gaya gelombang dinamis Eayca Mm = Rm x . ccyc ) 1,6 yco Mm = 0,767 ton x . ,9307 yco Mm = 0,767 ton x 1,7307 m Mm = 1,32 tm Berdasarkan hasil hitungan maka momen gaya gelombang dinamis sebesar 1,32 ton pada kedalaman 0,9307 m dan tinggi gelombang 1,6 m terhadap lebar 1 m pada arah datang gelombang laut. Transpor Sedimen Pantai Transpor sedimen pantai dapat dianalisis dengan data arah datang gelombang yang disebabkan oleh angin laut menuju ke pantai, tinggi gelombang pecah (H. Kedalaman gelombang pecah . , sudut datang gelombang, dan massa jenis. Analisis transpor sedimen pantai sebagai berikut. Diketahui : Tinggi gelombang (H. 1,6 meter Periode gelombang (T) 7 detik Sudut datang gelombang . 45o Panjang Gelombang Laut Dalam (L. Lo = 1,56 x T2 . = 1,56 x 72 = 1,56 x 49 = 76,44 m Nilai c 0,9307 yco d/Lo = 76,44 yco = 0,0120 m Nilai d/Lo sebesar 0,0120 m, maka nilai d/L dapat dilihat sebagai berikut. Gambar 8. Grafik Peramalan Gelombang Sumber: SPM . Triatmodjo . Hasil analisis berdasarkan grafik peramalan gelombang pada Gambar 8 prediksi gelombang mendapatkan data periode gelombang 7d, dengan tinggi gelombang 1,6 m. Gaya Gelombang Dinamis Analisis hitungan gaya gelombang dinamis menggunakan persamaan . Persamaan menggunakan data tinggi muka air laut saat pasang dan tinggi gelombang untuk menghitung momen dinamis gelombang. Penelitian yang dilakukan oleh (Fitriani, 2. kenaikan muka air laut di daerah pantai kijing tepatnya A 14 km dari lokasi Mempawah Mangrove Park (MMP) saat surut terendah dapat mencapai -0,7105 meter sedangkan saat pasang tertinggi dapat mencapai 0,9307 meter. perhitungan momen dinamis gelombang sebagai Diketahui: A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Tabel 4. Tabel Lampiran SPM d/LCA 0,0090 0,03821 0,0092 0,03842 0,0093 0,03864 0,0094 0,03885 0,0095 0,03906 0,0096 0,03928 0,0097 0,03949 0,0098 0,03990 0,0099 0,04011 0,0100 0,04032 0,0110 0,04233 0,0120 0,04426 0,0130 0,04612 Sumber: SPM . Triatmodjo . Berdasarkan Tabel Lampiran SPM tersebut dengan nilai d/Lo = 0,0120 m didapatkan nilai d/L = 0,04426 Maka L = 21,03 m. Cepat Rambat Gelombang Co = Lo/T = 76,44 m : 7 detik = 10,92 m/d C = L/T Jurnal Ilmu Lingkungan . , 22 . : 951-964. ISSN 1829-8907 = 21,03 m : 7 detik = 3,00 m/d ya Sin c = sin 45o . 3,00 10,92 sin 45o= 0,1942 = 11,20o Koefisien Refraksi (K. Kr = Ooycaycuyc co/ cos c . = Ooycaycuyc 45o/ cos 11,20o = 0,849 Perhitungan Gelombang Pecah (H. HAoo = Ho x Kr . = 1,6 m x 0,849 = 1,35 m HAoo/gT2 = 1,35 m : ( 9,81 x . = 0,0028 Nilai HAoo/gT2 didapatkan 0,0028, dan gradien pantai . selanjutnya gunakan Gambar 9 grafik penentuan tinggi gelombang pecah (SPM . dalam Triatmodjo . ) untuk mendapatkan nilai Hb/HAoo pada perhitungan ketinggian gelombang Gambar 9. Grafik Penentuan Tinggi Gelombang Pecah Sumber: SPM . Triatmodjo . Berdasarkan grafik tersebut didapatkan nilai Hb/HAoo = 1,20, sehingga perhitungan gelombang pecah sebagai berikut. Hb/HAoo = 1,20 Hb = 1,20 x 1,35m = 1,62 m Kedalaman Gelombang Pecah . Hb/gT2 = 1,62 m : 480,69 . = 0,0033 Nilai Hb/gT2 = 0,0033 dengan gradien pantai . maka langkah selanjutnya menggunakan Gambar 10 yang menunjukan grafik penentuan gelombang pecah (SPM . dalam Triatmodjo . ) untuk mendapatkan nilai db/Hb pada perhitungan kedalaman gelombang pecah. Gambar 10. Grafik Penentuan Gelombang Pecah Sumber: SPM . Triatmodjo . Berdasarkan Grafik tersebut didapatkan nilai db/Hb = 1,17 sehingga perhitungan kedalaman gelombang pecah sebagai berikut. db/Hb = 1,17 db = 1,17 x 1,62 m = 1,89 m Transpor Sedimen Sepanjang Pantai ycyyci P1 = Hb2 Cb sincb coscb . P1 = 2 Oo9,81 . 1,89 sin45ox cos45o = 128,125 x 2,624 x 4,305 x sin45ox cos45o =723,67 kg m/d Menghitung transpor sedimen sepanjang pantai, maka rapat massa sedimen perlu dianalisis terlebih Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Akbar . dalam Akbar dkk . ) komposisi kandungan sedimen di pesisir pantai Mempawah daerah Penibung dengan hasil Tanah liat . ,61 %). Lanau . ,08 %) Pasir . ,32 %). Pendekatan matematika untuk mencari nilai rapat massa sedimen dilakukan sebagai berikut. Tanah liat = 39,61% x 2700 kg/mA = 1070 Lanau = 40,08% x 721 kg/mA = 289 Pasir = 20,32% x 1922 kg/mA = 390 Berdasarkan analisis di atas maka asumsi sedimen dalam 1 mA terdiri dari Tanah liat . ,61 %). Lanau . ,08 %) Pasir . ,32 %). Maka nilai rapat massa = 1070 289 390 , sehingga rapat massa sedimen didapatkan ( 1759 kg/mA). Qs = ya . cEycOeycE)yci . Oeyc. 0,39 P1 . 723,67 9 Oe1. 9,81 . Oe0,. 0,39 x 723,67 . )9,81 . ya,ycy x 723,67 = 0,0662 mA/d yeyayiya,yeyiye = 0,0662 x 24 x 3600 = 5. 719,68 mA/hari = 5. 719,68 x 365 = 2. 683,2 mA/th A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Permanus. Utomo. , dan Jumiati. Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) Sebagai Penangkap Lumpur Untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22. , 951-964, doi:10. 14710/jil. Gambar 11. Peta Arah Arus Permukaan Dominan Wilayah Pesisir Mempawah Mangrove Park(MMP) Sumber: Gambar Pribadi Hasil Analisis Tahun 2023 Berdasarkan hasil perhitungan transpor sedimen di Mempawah Mangrove Park (MMP), jumlah sedimen yang bergerak sebesar 0,0662 mA/d, 719,68 mA/hari, 2. 683,2 mA/tahun. Arah pergerakan sedimen berdasarkan sudut datang gelombang yang menyebabkan arus sejajar pantai, dimana arah angin terbanyak dalam periode satu tahun dari arah Barat Daya, dengan sudut datang gelombang sebesar 45o, sehingga dapat diasumsikan bahwa pergerakan arus permukaan sejajar pantai akan menuju ke arah Utara. Menurut penelitian yang dilakukan (Akbar dkk. , 2. di pesisir Kalimantan Barat, tepatnya di Teluk Karimunting hingga Teluk Penibung mendapati bahwa arah arus berlawanan dengan arah angin. Suhu permukaan laut di wilayah khatulistiwa yang konstan menyebabkan arus upwelling (Nybakken dan Bertness . dalam Akbar dkk . Berdasarkan pola arus maka dengan demikian tidak menutup kemungkinan bahwa sedimen yang diprediksi mengarah ke utara yang digerakan arus permukaan dapat mengarah ke arah selatan kembali melalui pergerakan arus bawah laut akibat kondisi arus upwelling dalam kondisi dan waktu tertentu. Bangunan Breakwater Bangunan breakwater terdiri dari susunan bambu yang ditancapkan untuk meredam energi gelombang. Berikut merupakan hasil perhitungan perancangan bangunan breakwater. Panjang Efektif Breakwater panjang efektif breakwater yaitu sebagai berikut. yuU= yayc A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP 0,206 = yayc 9,8 yco/ycc . 7yccA Ls = 0,206 x 480,2 m Ls = 98,92 m OO 99 m Hasil hitungan didapatkan panjang efektif breakwater yaitu 99 meter yang diukur dari posisi terluar tanaman mangrove yang mengarah ke laut. Jarak Antar Breakwater Hasil hitungan menunjukan untuk panjang efektif breakwater yaitu 99 m, dengan demikian maka jarak antar breakwater (L. yaitu antara 0. 56 s/d 0. 66 dari panjang breakwater (Army . , dalam Triatmodjo . Lg = 0,56 x 99 m = 55,44 m OO 55 m Berdasarkan hasil hitungan maka jarak antar bangunan breakwater yang baik yaitu 55 meter. Pemberian jarak antar breakwater berfungsi sebagai ruang terbuka untuk masuknya sedimen, dengan demikian masuknya sedimen dari celah tersebut diharapkan dapat menambah volume lumpur di MMP. Elevasi Pemasangan Breakwater Perhitungan jarak breakwater dari lepas pantai sebagai berikut. yayc = 0,5 Oe 0,67 . = 0,67 0,67 Y = 147,76 m OO 148 m Jurnal Ilmu Lingkungan . , 22 . : 951-964. ISSN 1829-8907 Berdasarkan hasil perhitungan, maka jarak efektif breakwater dari lepas pantai adalah 148 meter. Jarak tersebut jika dilihat dengan bantuan peta bathimetri Perancangan pertumbuhan tanaman mangrove, maka garis referensi yang akan digunakan sebagai titik pengukuran akan diambil pada titik dimana tanaman mangrove muda yang berhadapan dengan laut secara langsung, mangrove muda yang dimaksud merupakan tanaman mangrove yang berada pada posisi terdepan mengarah ke laut, sehingga dengan demikian berdasarkan hasil pengukuran bathimetri dengan acuan jarak efektif breakwater dari garis referensi tersebut berada pada elevasi 0,008 meter di atas permukaan laut. Jarak Antar Tiang Jarak antar tiang = 2,5D O S O3D . = 2,5 . O S O 3 . = 22,5cm O S O 27 cm Hasil hitungan menunjukan jarak antar tiang yang baik berada pada rentang 22,5 cm hingga 27 cm. Jarak antar tiang yang akan digunakan pada Perancangan breakwater penulis menyarankan menggunakan jarak 23 cm, dimana angka ini dapat memudahkan pengukuran saat pemasangan dan jarak tersebut akan memiliki kerapatan yang cukup baik untuk meredam tenaga gelombang laut. Menurut (Achiari, 2. dalam penelitiannya menuliskan semakin besar spasi yang diberikan antar tiang, maka semakin besar energi gelombang yang diteruskan. Sambungan Antar Tiang Kondisi permukaan bambu yang licin dan dengan bentuk batang bulat, teknik sambungan yang paling efektif untuk menyambung atau merangkai bambu yaitu menggunakan tali. Jenis tali yang digunakan sebaiknya tali serat katun, dimana keunggulan tali dengan serat katun saat digunakan pada kondisi yang berlumpur, tali tidak licin. Penggunaan tali serat katun juga telah digunakan oleh MMP saat membangun breakwater pada tahun 2022. Pihak MMP juga pernah menggunakan tali dengan serat nylon, tetapi saat melakukan ikatan pada sambungan bambu, tali nylon tersebut licin sehingga sangat sulit untuk membuat simpul yang erat. Daya Dukung Lateral Tiang Beban lateral berasal dari arah horizontal dimana pada perancangan bangunan breakwater beban horizontal berasal dari pergerakan gelombang laut, sehingga perlu dihitung daya dukung lateral tiang untuk menganalisis kemampuan tiang menahan beban gelombang laut. Bahan yang digunakan pada perancangan ini yaitu bambu yang memiliki kekuatan tarik antara 100-400 Mpa, dimana hampir menyamai kuat tarik besi tulangan setara dengan A sampai A dari tegangan ultimit besi (Widjaja . dalam Nuralinah . Berikut analisis hitungan pada bangunan breakwater. Kuat lentur beban tiang pancang . D = 9 cm Fc = 100 Mpa OO 1000 kg fb = 0,4 x Fc Ie 0,4 x 1. 000 = 400 kg/cm2 . Momen Inersia Tiang (I. Ip = A . Ip = x 3,14 x 94 Ip = 321,899 cm4 Tekanan Momen (W) yaycy . ya/2 321,899 9 /2 = 71,533 cm3 Momen Maksimum Tiang (M. Perhitungan momen maksimum tiang sebagai berikut. My = fb x W . My = 400 x 71,533 My = 28. 613,2 kg. My = 0,315 Tm Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan momen maksimum tiang sebesar 28. 613,2 kg. cm OO 0,315 Tm, dengan demikian kemampuan tiang menahan momen sebesar 0,315 Tm, jika terjadi pembebanan yang melebihi nilai tersebut, maka kemungkinan yang akan terjadi yaitu tiang akan pecah hingga patah. Daya Dukung Lateral Tiang Hasil observasi lapangan di Mempawah Mangrove Park (MMP), kondisi lumpur dapat dikatakan lempung lunak, hal ini dapat dilihat dengan kondisi lumpur tersebut dapat membuat orang Tanah mangrove dapat dikategorikan berdasarkan kematangannya. Tanah yang belum matang biasanya disebut lunak atau lembek yang dapat membuat orang terperosok jauh ke bawah saat berjalan di atasnya, sedangkan tanah yang sudah matang biasanya disebut stabil atau keras dimana saat berjalan di atasnya tidak terperosok ke bawah. (Kusuma . dalam Yasin . Berdasarkan karakteristik lumpur tersebut maka nilai kohesi yang akan digunakan pada perhitungan daya dukung lateral tiang akan menggunakan nilai sebesar 1,25 T/m2 OO 0,127 Kg/cm2 dengan kedalaman tiang 1,5 meter, kategori kohesi tanah dapat dilihat pada Tabel Kedalaman tiang yang dipancang menggunakan angka 1,5 meter, hal ini berdasarkan kemampuan pemancangan tiang yang dilakukan oleh 3-4 orang orang saat pemasangan OCD di MMP pada tahun 2022 dengan teknik hammer team yaitu dengan mengikatkan tiang bambu dengan posisi horizontal pada tiang yang akan dipancang secara vertikal ke bawah, contoh penggunaan teknik hammer team dapat dilihat pada Gambar 12. A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Permanus. Utomo. , dan Jumiati. Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) Sebagai Penangkap Lumpur Untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22. , 951-964, doi:10. 14710/jil. F = 9 ycu ycayc ycu ycc 9 ycu 0,127 ycu 9 10,28 10,28 F = 0,09727 Hu A Menentukan nilai Hu yayc = Gambar 12. Hammer Team Sumber: Winterwerp . Hammer team. Bogorame. Demak. Indonesia. Tinggi gelombang ini akan dibagi dua mengingat tinggi gelombang tidak diukur dari titik muka air melainkan dari titik terendah cekungan gelombang hingga titik tertinggi puncak gelombang sehingga tinggi gelombang untuk hitungan tinggi tiang sebesar 0,8 meter. Model pergerakan gelombang dapat dilihat pada Gambar 13. yayc = ycAyc 3ycc yce 1/2yce . 3ycu9 ycu 0,09727 yayc yayc = 193,5 0,048635 yayc Hu . ,5 0,048635 H. = 28. 193,5 . Hu 0,048635. Hu2 Ae 28. 613,2= 0 Maka nilai Hu = 142,7 kg Gaya izin lateral : Hu izin = yayc ycIycayceyceycyc yaycaycaycycuyc 142,7 ycoyci = 101,92 kg OO 102 kg Berdasarkan gaya ijin lateral yang telah dihitung, maka kemampuan satu tiang / bambu yang akan digunakan pada Perancangan bangunan breakwater yaitu 102 kg atau 0,102 ton. Gambar 13. Prediksi Pergerakan Gelombang Terhadap Tiang Breakwater Sumber: Analisis Pribadi Tahun 2023 Elevasi lokasi perancangan yaitu 0,008 meter dengan penambahan tinggi muka air laut saat pasang 0,9307 meter serta tinggi permukaan puncak gelombang 0,8 meter, maka tinggi tiang yang direkomendasikan yaitu 1,8 meter, tinggi tiang ini lebih tinggi sebesar 6,9 cm dari tinggi puncak gelombang setelah dilakukan analisis. Tinggi tiang harus lebih tinggi dari permukaan gelombang dimana pada dasarnya breakwater berfungsi untuk menahan tenaga gelombang, sehingga didapatkan nilai tinggi tiang yang direkomendasikan . yaitu 1,8 meter dari permukaan lumpur. Hitungan daya dukung lateral tiang sebagai berikut. Diketahui : d : 9 cm cu : 0,127 kg/cm2 e : 1,8 m OO 180 cm kedalaman tiang : 1,5 m OO 150 cm A Gaya lateral pada tiang panjang ujung bebas H = 9 x cu x d A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Kemampuan Tiang Menahan Momen Gelombang Dinamis Kemampuan tiang pada perancangan breakwater dianalisis dengan beban yang akan diterima yaitu berasal dari momen gaya gelombang dinamis sebesar 1,32 ton (P. dalam hitungan lebar 1m terhadap arah datang gelombang, kemampuan 1 buah tiang setelah dianalisis hanya mampu menahan gaya lateral yaitu sebesar 0,102 ton (Q. , sehingga dengan demikian untuk melakukan desain breakwater maka kapasitas tiang dalam menahan gaya harus diperhitungkan dengan tepat. Jumlah tiang yang dirangkai dengan lebar 1 m terhadap arah datang gelombang harus sebanding lebih besar kapasitas daya dukung kelompok tiang yang akan direncanakan terhadap gaya gelombang dinamis sehingga dengan demikian maka analisis dilakukan menggunakan persamaan . sebagai berikut. Diketahui : Pu = 1,32 ton Qa = 0,102 ton A Jumlah tiang ycEyc n = ycEyca . 1,32 ycycuycu 0,102 ycycuycu n =13 tiang Jurnal Ilmu Lingkungan . , 22 . : 951-964. ISSN 1829-8907 Berdasarkan hasil hitungan maka jumlah tiang dalam 1m terhadap arah datang gelombang harus berjumlah 13 tiang yang dirangkai menjadi satu kesatuan pada bangunan breakwater. Bentuk yang dirangkai tetap menggunakan bentuk segitiga dimana bentuk ini menyerupai bangunan breakwater yang sudah dibangun oleh pihak MMP bersama UPT Laboratorium Terpadu Universitas Tanjungpura pada Setiap bentuk segitiga akan dibuat dengan lebar alas menjadi satu meter hal ini bertujuan untuk menahan gaya gelombang dinamis yang kemampuan terhadap luasan 1 m2 terhadap arah datang gelombang sebesar 1,32 ton, dengan demikian bangunan breakwater akan terdiri dari beberapa segitiga sesuai hasil analisis dan hitungan yang telah Gambar 14. Konsep Desain Breakwater Tampak Atas Sumber: Analisis Pribadi Tahun 2023 Bangunan Mud Trap Bangunan mud trap dibuat sebagai tempat penanaman mangrove. Fungsi utama mud trap untuk menjaga stabilitas lumpur agar tidak mudah terbawa arus balik air laut. Bahan yang digunakan terdiri dari potongan papan, bambu dan potongan kayu. Berikut analisis pembuatan bangunan mud trap. Ukuran bahan Bahan yang digunakan yaitu bambu yang berfungsi sebagai tiang penahan susunan papan, dan potongan kayu. Ukuran bambu yang telah diukur sebelumnya yaitu rata-rata mencapai 9 meter ,dan ukuran papan dengan lebar 20 cm dan panjang 4 Potongan kayu yang digunakan oleh MMP merupakan potongan kayu yang sudah tidak digunakan . ekas konstruksi banguna. sehingga ukurannya lebih bervariasi dari 1 meter hingga 3 Tahun 2022 pihak MMP membuat mudtrap dengan menancapkan potongan-potongan papan yang sudah dipotong dengan ukuran 1 meter, untuk menahan lumpur, dan penancapan tiang dari bambu sebagai penahan papan sedalam 1,5 meter, sehingga dengan pengalaman yang sudah dilakukan maka pada desain mud trap akan menggunakan ukuran tersebut untuk keperluan desain. Panjang dan lebar mud trap Panjang dan lebar mud trap berdasarkan ukuran panjang dari breakwater yang mencapai 99 meter, dimana pada dasarnya bangunan mud trap dipasang di belakang breakwater sebagai penahan lumpur, maka panjang mud trap yang digunakan yaitu 99 Lebar mud trap menggunakan ukuran panjang dari bambu yaitu 9 meter menyesuaikan dengan ukuran bahan dari bambu sebagai penyangga papan. Ukuran lebar mud trap dapat diperpanjang sesuai dengan kapasitas penanaman yang diinginkan. Penggunaan ukuran lebar 9 meter hanya sebagai contoh untuk menggambarkan bentuk dari desain mud trap. Dinding penahan lumpur hanya dibuat di bagian depan dan sisi samping kiri dan kanan bangunan mud trap, pemilihan posisi tersebut yaitu berdasarkan fungsi dari mud trap sebagai penahan lumpur agar tidak terbawa arus balik air laut. Tinggi mud trap Kenaikan tinggi lumpur yang signifikan dapat membuat tanaman mangrove yang baru ditanam akan mempertimbangkan hal tersebut, maka penulis merekomendasikan tinggi banggunan 10 cm OO 0,1 m diatas permukaan lumpur, penggunaan tinggi 10 cm juga telah digunakan pihak MMP saat pembuatan mud trap di tahun 2022, dan berdasarkan laporan masyarakat serta pemantauan yang dilakukan oleh UPT Laboratorium Terpadu Universitas Tanjungpura, ketinggian lumpur meningkat dengan stabil. Peningkatan tinggi lumpur yang dipantau selama 6 bulan naik menjadi 10-15 cm pada bangunan mud Penempatan mud trap Mud trap berfungsi untuk menahan lumpur saat penanaman mangrove, berdasarkan hasil observasi, lumpur menjadi semakin lunak ketika semakin dekat dengan titik elevasi 0 muka air yang berada pada jarak A 150 meter dari garis tepi tanaman mangrove yang berhadapan langsung dengan laut, sehingga dengan demikian penulis merekomendasikan penempatan mud trap berada ditengah-tengah antara garis tepi tanaman mangrove dengan posisi breakwater. Posisi breakwater berada pada jarak 148 meter dari posisi terluar tanaman mangrove maka posisi mud trap akan berada pada jarak 74 meter dari posisi terluar tanaman mangrove yang menghadap ke laut. Penempatan mud trap tersebut juga didasari oleh fungsinya menahan lumpur yang dapat tergerus oleh arus air laut, dengan mempertimbangkan stabilitas lumpur yang lunak. Penempatan mud trap yang terlalu dekat dengan breakwater dapat membuat mudtrap menjadi tidak efektif, di mana pada jarak tersebut tenaga gelombang masih terlalu kuat yang dikhawatirkan tanaman mangrove yang baru ditanam akan tercabut oleh arus air laut. Pola penanaman juga merupakan dasar penulis untuk merekomendasikan posisi tengah antara posisi terluar tanaman mangrove dengan breakwater, di A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP Permanus. Utomo. , dan Jumiati. Perancangan Organic Coastal Defence (OCD) Sebagai Penangkap Lumpur Untuk Mendukung Pertumbuhan Tanaman Mangrove di Mempawah Mangrove Park. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22. , 951-964, doi:10. 14710/jil. mana pihak MMP bertujuan menaman mangrove semakin ke depan ke arah laut. Keberhasilan dari bangunan OCD dapat mendukung perkembangan luasan tanaman mangrove yang berada di belakangnya menjadi lebih baik, dengan potensi gelombang yang akan berkurang dan pengerasan lumpur secara bertahap dari waktu ke Pihak MMP untuk saat ini menggunakan ukuran mud trap yang lebih kecil dengan ukuran panjang 4 meter dan lebar 4 meter dengan jarak antar mud trap 2 meter, hal ini didasari oleh best practices dimana kelompok masyarakat MMP lebih mudah dan merasa nyaman membangun mud trap kecil dengan jumlah yang banyak dibandingkan dengan satu buah mud trap dengan ukuran yang besar. Berdasarkan pengalaman kelompok masyarakat di MMP, mereka berpendapat bahwa mangrove yang ditanam secara berkelompok dapat meningkatkan persentase keberhasilan penanaman serta dapat menghemat jumlah bibit mangrove. Berikut merupakan bangunan breakwater dan mud trap yang sudah dibangun di Mempawah Mangrove Park(MMP). Gambar 15. Breakwater dan Mud Trap di MMP Tahun Sumber: Dokumentasi Pribadi Tahun 2023 KESIMPULAN Rusaknya hutan mangrove di pesisir pantai dapat menyebabkan erosi pantai yang berlebihan. Penanggulangan dan pencegahan rusaknya hutan mangrove dapat dilakukan dengan penanaman mangrove dan membuat pemecah gelombang dan penahan lumpur sehingga dapat membuat tanaman mangrove yang baru ditanam mempunyai kesempatan hidup yang lebih baik. Faktor penting dalam perancangan bangunan pelindung tanaman mangrove yaitu prediksi gelombang laut serta struktur bangunan yang kokoh agar dapat meredam energi gelombang. Adanya bangunan pelindung tanaman mangrove seperti bangunan Organic Coastal Defence (OCD) dapat memberi kesempatan tanaman mangrove untuk tumbuh dan berkembang biak sehingga dengan adanya tanaman mangrove di pesisir pantai dapat mendukung rantai makanan di ekosistem pesisir pantai dan sebagai pelindung alami garis pantai. A 2024. Program Studi Ilmu Lingkungan Sekolah Pascasarjana UNDIP DAFTAR PUSTAKA