Vol. 3 No. 31 Ae 37 ISSN Media Elektronik: 2807Ae8152 Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Guru Berprestasi Menggunakan Metode Topsis (Studi Kasus: Dinas Ppo Kab. Tt. 1,3,4 Jeri Aurelianus Sede1. Yoseph P. K Kelen2. Darsono Nababan3. Septianmanek3 Program Studi Technology Informasi. Fakultas Sains dan Teknik. Universitas Timor, kefamenanu, indonesia Program Studi Sistem Informasi. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Timor, kefamenanu, indonesia Email : 1jeryysede@gmail. com, 2yosepkelen@unimor. id, 3darsononababan@gmail. septianmanek18@gmail. ABSTRACT This study aims to assist human work in knowing the decision support system for determining outstanding teachers using the topsis method using the Multi Attribute Decision Making (MADM) decision making method which is used to evaluate or select several alternatives as a decision support system using one method, namely the The trick for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS). This method is widely used to solve practical decision-making. This is because the concept is simple and easy to understand, computation is efficient, and has the ability to measure the relative performance of decision alternatives. There are 5 criteria used in determining outstanding teachers, namely pedagogic, personality, professional, social and innovation. From the results of calculations using the cicue for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS) method, the teacher who was selected as an outstanding teacher was Elisabeth Abi S. PD SD with a score of 0. Thecnicue for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS) method makes it easy to determine outstanding teachers at the youth and sports education office at TTU, this is web-based and uses the PHP programming language. Keywords : Teacher. Multi Attribute Decision Making,Topsis ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membantu pekerjaan manusia dalam mengetahui sistem pendukung keputusan penentuan guru berprestasi menggunakan metode topsis menggunakan metode pengambilan keputusan Multi Attribute Decision Making (MADM) yang di gunakan untuk melakukan penilaian atau seleksi terhadap beberapa alternatif sebagai sistem pendukung keputusan menggunakan salah satu metode yaitu metode Thecnicue for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS). Metode ini banyak di gunakan untuk menylesaikan keputusan pengambilan keputusan secara praktis. Ini di sebabkan karna konsepnya sederhana dan mudah di pahami, komputasinya efesien, dan memiliki kemampuan mengukur kinerja relatif dan alternatif-alternatif keputusan. Terdapat 5 kriteria yang di gunakan dalam penentuan guru berprestasi yaitu pedagogik, kepribadian, profesional, sosial dan inovasi. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode thecicue for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS) guru yang terpilih menjadi guru berprestas adalah Elisabeth Abi S. PD SD dengan Besar nilai 0,825. metode Thecnicue for order preference by similarity to ideal solution (TOPSIS) memudahkan dalam penentuan guru berprestasi di dinas pendidikan pemuda dan olahraga di TTU, ini berbasisi web dan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Kata kunci: Guru. Multi Attribute Decision Making,Topsis Diterima Redaksi: 22-03-2023 | Selesai Revisi: 28-04-2023 | Diterbitkan Online: 30-04-2023 Jeri Aurelianus Sede, 2Yoseph P. K Kelen, 3Darsono Nababan, 4Septianmanek SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 3 No. 31 Ae 37 Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi saat ini semakin pesat, dibuktikan dengan peranan teknologi yang telah memasuki seluruh aspek kehidupan manusia dengan maksud membantu pekerjaan manusia. Kecepatan serta ketepatan dalam memproses data merupakan salah satu kelebihan yang dimiliki teknologi untuk menghasilkan informasi. Didukung dengan adanya internet sebagai jaringan terbesar didunia memudahkan manusia untuk mendistribusikan ilmu dan pengetahuan. Pertukaran informasi yang begitu mudah membuat manusia mendapatkan informasi yang tepat dan relevan. Untuk itu akan digunakan metode pengambilan keputusan Multi Attribute Decision Making (MADM). Metode Multi Attribute Decision Making (MADM) biasanya digunakan untuk melakukan penilaian atau seleksi terhadap beberapa alternatif dalam jumlah yang Dalam Metode Multi Attribute Decision Making (MADM) yang digunakan dalam Sistem Pendukung Keputusan menggunakan salah satu metode yaitu Metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten Timor tengah Utara, selama ini dalam proses penentuan guru berprestasi masih menggunakan perhitungan secara manual . sehingga banyak terjadi kekeliruan dalam mendapatkan nilai akhir, untuk itu perlu di buatkan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Guru Berprestasi Berbasis Web Menggunakan Metode Topsis, mungkin dengan adanya sistem ini yang telah terkomputerisasi dan terintegrasi panitia akan sangat terbantu dalam proses penilaian secara tepat, mudah dan akurat dan mungkin sistem ini dapat mempercepat proses kerja tim penilai dalam menentukan guru yang layak mendapatkan penghargaan sebagai guru yang berprestasi Metode Penelitian 1 Tipe penelitian Pada penelitian ini menerapkan tipe penelitian Tipe penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis. 2 Tahapan Penelitian Penulis menerapkan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS), berikut ini adalah tahapan penelitian Gambar 1. Flowchart Tahapan Penelitian Identifikasi masalah Tahap ini menjelaskan aspek permasalahan dalam waktu proses penentuan guru berprestasi. Pengumpulan data Tahap pengumpulan data ini dilakukan dengan cara wawancara dan studi pustaka terkait dengan aspek permasalahan dalam penentuan guru breprestasi. Tahap analisis data Tahap ini merupakan tahapan yang penting dalam penelitian. Setelah data dikumpulkan untuk menentukan kriteria-kriteria yang digunakan dalam metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Tahap perancangan Pada bagian ini peneliti membuat alur yang berhubungan dengan masalah dan dilakukan pada Hypertext Preprocessor (PHP) dan MySQL dalam membuat alur atau rancangan penelitian. Tahap Implementasi Pada tahap Implementasi, proses penerapan sistem perhitungannya sudah menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Pengujian Pada tahap ini dilakukan tes pengujian pada sistem apakah sesuai dengan kontruksi yang dirancang atau tidak. 3 Data Penelitian Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer Dalam data primer dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi atau data secara langsung di lapangan terkait masalah yang dalam penentuan guru DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Jeri Aurelianus Sede, 2Yoseph P. K Kelen, 3Darsono Nababan, 4Septianmanek SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 3 No. 31 Ae 37 Data sekunder Proses pengumpulan data sekunder dilakukan denbgan cara memanfaatkan sumber publikasi buku, jurnal dan artikel terkait masalah yang dalam penentuan guru Teknik Pengumpulan Data Teknik pemgumpalan data dalam penelitan ini adalah sebagai berikut : Wawancara Menganalisis data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada pihak yang betanggung jawab atas proses penilaian penentuan guru berprestasi. Studi pustaka Studi pustaka merupakan teknik pengumpulan data dengan tinjauan pustaka ke perpustakaan dan pengumpulan buku-buku serta refensi-referensi yang relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan. Gambar 3. Flowchart sistem yang diusulkan 1 Perhitungan metode TOPSIS Dalam penentuan guru terbaik menggunakan metode topsis, langkah pertama sebagai berikut : Menentukan kriteria dan nilai bobot setiap kriteria Hasil dan pembahasan Dalam penentuan guru berprestasi di perutukan secara terbuka bagi semua guru di sekolahsekolah daerah kabupaten TTU yang dimana dapat di lihat dari prestasi-prestasi yang sudah di raih oleh siswa dan juga di adakan beberapa metode penilaian yang berupa administrasi, porfolio, penilaian karya tulis, pengalaman kerja, prestasi dan wawancara baik yang berstatus PNS. Kontrak dan P3K yang bekerja dan atau memberikan layanan bagi peserta didik dengan pelayanan yaang sudah memenuhi kriteriakriteria yang sudah di tetapkan oleh dinas dan di dinas kabupaten timor tengah utara masih menggunakan sistem penilaian untuk menentukan guru berprestasi masih secara manual menggunakan excel maka membutuhkan waktu yang cukup lama. Berikut ini flowchart sistem yang sedang berjalan. Gambar 2. Flowchart yang sedang berjalan Tabel 1Menetukan kriteria dan bobot Kriteria Bobot Pedagogik Kepribadian Profesional Sosial Inovasi Menentukan nilai untuk setiap guru pada setiap kriteria menggunakan skala likert. Tabel 1. Skala Nilai pada kriteria Pedagogik Range Sangat Buruk Skala Buruk Cukup Baik Baik Sangat Baik Keterangan perancangan pembelajaran tidak sesuai dengan karakteristik siswa cara mengajar susah di mengerti oleh siswa kurangnya pemahaman terhadap mendidik keperibadian siswa menerapkan teori pembelajaran gampang di pahami dan mampu mengembangkan karakter siswa Tabel 2. Skala Nilai Pada Kriteria Kepribadian Range Skala Keterangan Sangat Buruk perancangan pembelajaran tidak sesuai dengan karakteristik Buruk cara mengajar susah di mengerti oleh siswa Cukup Baik kurangnya pemahaman terhadap Baik pelaksanaan pembelajarannya mendidik keperibadian siswa Sangat Baik menerapkan teori pembelajaran gampang di pahami dan mampu mengembangkan karakter siswa Tabel 4. Skala Nilai Pada Kriteria Profesional Range Skala Keterangan Sangat Buruk tidak mampu melaksanakan peran dan fungsinya dengan baik DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Jeri Aurelianus Sede, 2Yoseph P. K Kelen, 3Darsono Nababan, 4Septianmanek SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 3 No. 31 Ae 37 Buruk Cukup Baik Baik Sangat Baik tidak mampu mewujudkan tujuan pendidikan sekolah jawabnya dengan baik mewujudkan tujuan pendidikan memahami tujuan pekerjaan dan jawabnya dengan baik Tabel 3. Skala Nilai Pada Kriteria Sosial Range Skala Keterangan Sangat Buruk selalu mementingkan diri sendiri dan susah berinteraksi dengan Buruk kurangnya simpatik terhadap orang tua siswa dan teman guru Cukup Baik dapat bekerja sama dengan sesama guru Baik pandai bergaul dengan kawan sekerja dan mitra pendidikan Sangat Baik bergaul secara efektif dengan sesama guru, peserta didik,orang tua siswa dan masyarakat sekitar Tabel 4. Skala Nilai Pada Kriteria Inovasi Range Skala Keterangan Sangat Buruk tidak pernah mengikuti kegiatan Buruk sama sekali tidak mencipkan hal Cukup Baik memiliki perancanaan/ide dalam proses mengajar Baik mampu mencipkan hal baru dan melibatkan siswa dalam proses Sangat Baik mampu menciptakan proses Kemudian menentukan nilai setiap guru pada setiap kriteria menggunakan skala yang telah Jumlah guru yang digunakan dalam menentukan guru berprestasi adalah 12 orang. Berikut ini tabel data nilai pada setiap guru. Alternatif A10 A11 A12 Tabel 5. Data Nilai Pada Setiap Guru Kriteria Sehingga : Kriteria Pedagogik R11 = 2 2 2 2 2 R12 = R13 = R14 = R15 = R16 = R17 = R18 = R19 = ycUycnyc ycn=1 ycUycnyc Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 Oo4 2 4 2 52 4 2 32 52 32 52 4 2 32 4 2 52 Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 R110 = R111 = R112 = =0. =0. =0. =0. =0. =0. =0. =0. =0. =0. Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 =0. Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 =0. Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 Kriteria Kepribadian R21 = 2 2 2 2 2 2 =0. R22 = =0. R23 = R24 = R25 = R26 = R27 = R28 = R29 = Oo5 3 4 4 4 5 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 R210 = R212 = =0. =0. =0. =0. =0. =0. =0. Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 Oo52 32 4 2 4 2 4 2 52 4 2 4 2 32 4 2 4 2 4 2 =0. =0. =0. Kriteria Profesional R31 = 2 2 2 2 2 2 =0. R32 = =0. R33 = R34 = R35 = Menentukan normalisasi R dan normalisasi X. Untuk menentukan normalisasi R dapat menggunakan rumus sebagai berikut : Rij = Oo4 2 4 2 52 4 2 32 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 R211 = Oo4 4 5 4 3 4 2 32 52 4 2 32 4 2 52 R36 = R37 = R38 = Oo3 4 5 5 5 4 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. =0. =0. =0. =0. =0. =0. Jeri Aurelianus Sede, 2Yoseph P. K Kelen, 3Darsono Nababan, 4Septianmanek SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 3 No. 31 Ae 37 R39 = R310 = R311= R312 = Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 3 R46 = R410 = R411= R412 = R57 = R58 = R59 = =0. =0. =0. Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 32 Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 32 Oo4 2 4 2 4 2 32 32 52 4 2 52 4 2 4 2 52 32 Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 3 Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 3 =0. =0. =0. 0,213 0,355 0,284 0,355 0,284 0,284 0,355 0,213 Tabel 7. Normalisasi X Kriteria 6,95 8,925 3,88 6,95 5,35 5,18 7,15 6,46 6,95 7,15 6,46 5,225 7,15 6,46 8,925 5,18 5,225 7,15 5,18 7,15 5,18 6,95 5,35 6,46 5,225 7,15 6,46 6,95 7,15 5,18 7,15 6,46 4,515 5,64 3,375 3,375 4,515 5,64 5,64 3,375 4,515 3,375 3,375 3,375 4,26 4,26 4,26 3,195 3,195 5,325 4,26 5,325 4,26 4,26 5,325 3,195 Berikut ini adalah tabel solusi ideal positif ( ) dan solusi ideal negative (-) pada penelitian ini. Tabel 8. Solusi ideal positif ( ) dan solusi ideal negative (-) =0. Positif ( ) Negatif (-) 5,225 8,925 5,35 Kriteria 6,46 3,88 5,64 3,375 5,325 3,195 =0. =0. =0. =0. Kemudian menghitung Separation Measure atau jarak ideal dengan rumus sebagai berikut : Separtion measure untuk solusi ideal positif ycycn = ocycuyc=1. cycnyc Oe ycyc ) , dengan i = 1,2,3,. Separation measure untuk solusi ideal negatif Berikut ini adalah tabel dari hasil normalisasi R 0,301 0,376 0,376 0,225 0,301 0,225 0,225 0,225 A = {. ax Vij | j OO J). in Vij | j OO J), i = 1,2,3 . = . c1 , yc2 ,. ycyco A- = {. ax Vij | j OO J). in Vij | j OO J), i = 1,2,3 . = Oe . c1Oe , yc2Oe ,. ycyco =0. Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 32 Alternatif 0,323 0,259 0,259 0,259 0,323 0,323 0,259 0,323 Selanjutnya adalah menentukan solusi ideal positif ( ) dan solusi ideal negative (-) dengan menggunakan rumus sebagai berikut : Solusi Ideal Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 3 0,286 0,357 0,286 0,286 0,214 0,286 0,286 0,286 =0. Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 32 Tabel 6. Normalisasi R Kriteria 0,278 0,357 0,194 0,278 0,214 0,259 0,348 0,286 0,323 0,278 0,286 0,323 =0. Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 32 R512 = =0. =0. Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 32 R511 = =0. Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 Oo4 4 4 3 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 32 R510 = =0. Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 Oo4 2 4 2 4 2 32 32 4 2 4 2 52 4 2 4 2 52 3 Bobot A10 A11 A12 =0. Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 Kriteria Inovasi R51 = 2 2 2 2 R56 = Alternatif =0. Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 0,209 0,348 0,209 0,348 0,278 0,209 0,278 0,348 Setelah normalisasi R didapatkan, selanjutnya menentukan normalisasi X yaitu dengan cara mengkalikan hasil normalisasi R dengan nilai bobot yang telah ditentukan. Berikut ini adalah tabel hasil =0. Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 R49 = R55 = =0. Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 R48 = R54 = =0. Oo4 2 52 32 32 4 2 52 52 32 4 2 32 32 32 R47 = R53 = =0. Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 R45 = R52 = Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 R44 = =0. Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo4 2 52 32 32 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 R43 = =0. Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Oo4 5 3 3 4 2 4 2 52 32 4 2 32 32 32 R42 = =0. Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 Kriteria Sosial R41 = 2 2 2 2 A10 A11 A12 =0. Oo32 4 2 52 52 52 4 2 4 2 4 2 52 52 4 2 52 ycycnOe = ocycuyc=1. cycnyc Oe ycycOe )2 , dengan i = 1,2,3,. 0,301 0,376 0,225 0,225 0,284 0,284 0,284 0,213 Sehingga pada tabel 4. Merupakan Separation Measure atau jarak ideal positif dan Separation Measure atau jarak ideal negative DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Jeri Aurelianus Sede, 2Yoseph P. K Kelen, 3Darsono Nababan, 4Septianmanek SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 3 No. 31 Ae 37 Tabel 9. jarak ideal positif dan negative Jarak Jarak ideal positif ideal Negatif Alternatif A10 A11 A12 3,481 4,315 3,068 3,985 4,586 1,28 4,243 3,149 4,271 4,636 3,603 3,58 4,265 3,306 4,807 3,588 3,346 6,018 3,346 4,641 3,474 3,321 3,527 4,687 Gambar 3. Tampilan halaman login Menghitung kedekatan relatif dengan ideal dari alternatif A dengan solusi iedal A- seperti pada rumus sebagai berikut : Halaman dashboard Halaman dashboard adalah halaman dimana ketika admin berhasil mengakses halaman login pada sistem tersebut. ycIOe ycn Ci = ycI Oe ycI ycn ycn Sehingga pada tabel 4. Merupakan hasil kedekatan relatif ideal dari A dengan A-. Tabel 10. Rangking Alternatif Hasil Rank 0,551 0,434 0,61 0,474 0,422 0,825 0,441 0,596 0,449 A10 0,417 A11 0,495 A12 0,567 Gambar 4. Tampilan Halaman Dasboard Halaman Akses Sistem Halaman akses sistem memiliki beberapa menu yaitu menu dashboard, data guru, data kriteria, perhitungan, hasil dan logout. Halaman akses sistem terletak di bagian kiri admin pada sidebar. Berdasarkan hasil rangking diatas dapat disimpulkan bahwa guru A6 merupakan guru berprestasi yaitu Elisabeth Abi S. Pd SD dengan besar nilai 0,825. 2 Perancangan Antar Muka Halaman Login Tampilan awal saat mengakses sistem, dimana harus menggunkan email sebagai username dan password untuk login ke dalam sistem. Gambar 5. Rancangan Tampilan Akses Sistem Halaman Perhitungan halaman ini berisi nilai dan langkah-langkah perhitungan menggunakan metode topsis. DOI: 10. 54259/satesi. Lisensi: Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC BY 4. Jeri Aurelianus Sede, 2Yoseph P. K Kelen, 3Darsono Nababan, 4Septianmanek SATESI (Jurnal Sains Teknologi dan Sistem Informas. Vol. 3 No. 31 Ae 37 Gambar 4. Rancangan Tampilan Sistem Kesimpulan Berdasarkan hasil pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa: Dari hasil perhitungan dengan menggunakan metode Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) guru yang terpilih menjadi guru berprestasi adalah Elisabeth Abi S. Pd SD dengan besar nilai 0,825 Perancangan berprestasi dengan metode Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dapat memudahkan dalam penentuan guru berprestasi di dinas pendidikan pemuda dan olahraga di kabupaten timor tengah utara. Terdapat 5 kriteria yang digunakan dalam penentuan guru berprestasi yaitu pedagogik, kepribadian, professional, sosial dan inovasi. Perancangan berprestasi dengan metode Technique For Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) ini berbasis web dan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Referensi