Ika Astuti 1 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DALAM PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK KELAS Vi MTS DARUL MUNA KLOKAH KUNDURAN BLORA TAHUN 2021 Ika Astuti. Ahmad Syaifulloh. Syaiful Umam Pendidikan Agama Islam. Sekolah Tinggi Agama Islam Khozinatul Ulum Blora. Jl. Mr. Iskandar No. 42 Mlangsen. Kec. Blora Kota. Kabupaten Blora Email : ikaastuti148@gmail. , ahmadsyaifulloh@staikhozin. saifulumam@staikhozin. Abstract Education is a conscious and planned effort to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have spiritual strength, self-control, intelligence, noble character, and skills needed by themselves, society, nation and state. This study aims to (I) to find out the implementation of Aqidah Akhlak Learning in Increasing Learning Motivation and Discipline of Class Vi MTs Darul Muna Students (II) To find out what factors are the supporters and obstacles in increasing learning motivation and discipline of students in class Vi MTs Darul Muna . To find out what efforts are being made by the school in increasing learning motivation and discipline for class Vi students of MTs Darul Muna. This study uses a descriptive qualitative approach with the type of field research . ield researc. Data collection techniques used are observation, interviews, and Data analysis techniques include the data collection stage, the data reduction stage, the data presentation stage and the conclusion or verification stage. The results of this study indicate that the implementation of Aqidah Akhlak Learning in Increasing Learning Motivation and Discipline of Class Vi MTs Darul Muna Students has been carried out well. Supporting factors in increasing the learning motivation of Class Vi students today are the motivation in students, the use of appropriate and fun methods, and support from parents. The inhibiting factors are the lack of students' ability to understand the learning material, and the limited presence of PTM (Face-to-Face Learnin. and inadequate school facilities. Supporting Factors in Increasing Discipline, namely by having good examples and sanctions. The inhibiting factor in increasing student discipline is the lack of self-motivation of students to apply discipline and the environment of student interaction. Efforts made by the school in increasing learning motivation are providing learning resources for student worksheets and scholarships for students who excel. Efforts are made to improve student discipline, namely the example of educators, the existence of picket teachers and the existence of Keywords: Implementation of Learning. Aqidah Akhlak. Learning Motivation, and Student Discipline E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN : 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 5. No. April 2022, pp. Implementasi Pembelajaran Aqidah Abstrak Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, disiplin serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara Penelitian ini bertujuan untuk (I) Untuk mengetahui Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas Vi MTs Darul Muna (II) Untuk mengetahui Faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna . Untuk mengetahuai apa saja upaya yang di lakukan pihak sekolah dalam peningkatkan motivasi belajar dan kedisipinan peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan . ield researc. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas Vi MTs Darul Muna telah terlaksana dengan baik. Faktor pendukung dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik Kelas Vi saat ini yaitu adanya motivasi dalam diri peserta didik, penggunaan metode yang tepat dan menyenangkan, dan dukungan dari orang tua. Faktor Penghambat yaitu, kurangnya kemampuan peserta didik terhadap pemahaman materi pembelajaran, dan adanya PTM (Pembelajran Tatap Muka ) terbatas dan fasilitas sokolah yang kurang memadai. Faktor Pendukung Dalam Peningkatan Kedisiplinan yaitu dengan adanya teladan contoh baik dan adanya sanksi. Faktor penghambat dalam peningkatan kedisiplinan peserta didik yaitu tidak adanya motivasi dari diri peserta didik untuk membiasakan berperilaku disiplin dan pengaruh lingkungan pertemanan peserta Upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam peningktan motivasi belajar yaitu penyediaan sumber belajar LKS dan biasiswa bagi peserta didik yang berprestasi. Upaya yang dilakukan dalam peningkatan kedisiplinan peserta didik yaitu keteladanan dari pendidik, adanya guru piket dan adanya sanksi. Kata Kunci: Implementasi Pembelajara. Aqidah Akhlak. Motivasi Belajar, dan Kedisiplinan Peserta Didik IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Ika Astuti 3 Pendahuluan Perkembangan informasi dan teknologi yang sangat pesat di era globalisasi sekarang ini memberikan pengaruh terhadap budaya, tradisi serta karakter dari masyarakat dunia. Pengaruh yang diberikan tidak hanya bersifat positif namun juga bersifat negatif. Pihak yang dominan terkena pengaruh negatif ini adalah para generasi penerus bangsa. Sudah selayaknya para orang tua, pendidik, serta pemerintah mengambil alih upaya penanggulangan terhadap dampak negatif ini. Salah satu upayanya adalah dengan pembentukan karakter pribadi melalui pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu penolong yang utama bagi manusia untuk menjalani dan mengatasi berbagai persoalan dalam kehidupannya. Tanpa pendidikan, manusia sekarang ini tidak akan berbeda dengan pendahulunya di zaman primitive. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara2. Allah berfirman dalam Al-QuAoran Surat Al-Mujadalah Ayat: 11. aAcEEa Eac a eOIA a A a eO Oa eAA a Aa Aa eAA a A a eO AaO eE aI EA ca aAOeaOacNa Eac a eOIa aIIa eeO aa Ca eO aE EaEa eI a AcEEa EaEa oe eI aOaa Ca eO aE eIa eaO Aa eIa eaO Oa eAa a NA A NA a AA AcEEa a aI a e aIEa eOIa a aOeA A aIIa eO aI eIEa oe eI aOEac a eOIa a eO aO eE a eE aI aa s aO NA Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, "Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, "Berdirilah kamu," maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat . orang-orang yang beriman di Nurmala. Skripsi. AuImplementasi Pembelajaran Akidah Akhlak Terhadap Perilaku Siswa Di MTs Muhammadiyah Mandalle Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten GoaAy. Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan. Universitas Muhammadiyah Makasar, 2020, hlm. Tim Redaksi Fokus Media. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Sisdiknas, (Bandung: Fokus Media, 2. , cet 1, hlm. Al-QuAoran Surat Al-Mujadalah Ayat: 11 E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN : 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 5. No. April 2022, pp. Implementasi Pembelajaran Aqidah antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan. Al-QuAoran Surat Al-Mujadalah Ayat: 11 menunjukan betapa tinggi derajat rangorang yang memiliki ilmu pengetahuan sebab orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Untuk mendapatkan ilmu pengetahuan maka harus menempuh pendidikan salah satunya di lembaga sekolah. Pelaksanaan pendidikan tak bisa lepas dari proses pembelajaran. Kata AupembelajaranAy berasal dari kata AuajarAy yang berarti petunjuk yang diberikan kepada orang supaya diketahui atau diturut, sedangkan pembelajaran berarti proses, cara, perbuatan, menjadikan orang atau makhluk hidup belajar4 . Dalam pendidikan yang berbasis agama Islam terdapat pembelajaran aqidah Aqidah atau iman yaitu pengakuan dengan lisan dan membenarkan dengan hati bahwa semua yang dibawa Rasulullah itu adalah benar dan hak. Pembelajaran aqidah akhlak adalah salah satu kurikulum yang diajarkan pada tahapan pendidikan tingkat menengah, dan sederajat yang memberikan pengaruh besar bagi tingkah laku peserta didik, baik dalam kehidupan di sekolah atau di luar sekolah. Agar seseorang memiliki aqidah yang kuat dan akhlak yang mulia salah satu caranya adalah dengan mempelajari aqidah akhlak. Disinilah pembelajaran aqidah akhlak sangat penting, yang bertujuan menanamkandasar-dasar aqidah dan syariat sehingga dapat merubah tingkah laku yang kurang baik menjadi lebih baik. pentingnya pemebalajarn akidah akhlak sejak dini khusunya di lingkungan sekolah menengah pertama dan sederajat agar mampu menjadi landasan bagi peserta didik agar terbiasa dengan pembiasaan akhlakul karimah yang didapatkan pada mata pelajaran akidah akhlak Namun dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak akan berhasil manakala peserta didik mampunyai motivasi belajar,sehingga mampu mendorong semangat belajar peserta didik. Dengan demikian motivasi belajar terhadap peserta didik sangat berperan penting dalam menunjnag semangat belajar, sehingga tujuan yang diinginkan oleh peserta didik dapat tecapai sesuai dengan tujuan Muhammad Thobroni dan Arif Mustofa. Belajar dan Pembelajaran, (Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2. , cet. 2, hlm. IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Ika Astuti 5 Selain motivasi belajar, peserta didik juga di harapkan memiliki sifat disiplin yang bertujuan membantu menemukan diri, mengatasi, dan mencegah timbulnya problemproblem, disiplin mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi kegiatan pembelajaran, sehingga mereka mentaati segala peraturan yang ditetapkan. Dalam penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin dapat membantu pendidik untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul dalam proses belajar-mengajar dan menimbulkan peran yang positif dalam peraturan yang ada disekolah. Masa remaja merupakan masa storm and stress . adai dan tekana. yaitu masa dimana ketegangan emosi mulai meningkat sebagai akibat dari perubahan fisik dan Hal ini dikarenakan selama masa remaja banyak masalah yang dihadapi, sebab pada masa remaja mereka berupaya menemukan jati dirinnya . dentitas kebutuhan aktualisasi dir. Lembaga sekolah (Madrasah Tsanawiyah Darul Muna. Desa Klokah Kecamatan Kunduran Kabupaten Blor. tentunya sudah tidak diragukan lagi mengenai pembelajaran aqidah akhlaknya. Dikarenakan di lembaga tersebut peserta didik mendapat pelajaran aqidah akhlak yang disitu jelas otomatis menuntut seorang peserta didik untuk mempunyai akhlakul karimah 6 Meskipun demikian, pada kenyataannya masih ditemukan sebagian kecil dari peserta didik MTs Darul Muna. Desa Klokah Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora yang masih melakukan penyimpangan perilaku, peserta didik belum memenuhi kriteria akhlak yang baik, masih minim pengamalan pembelajaran Aqidah Akhlak. Dimana masih ada sebagian dari peserta didik yang tidak mengindahkan tata tertib yang ada di madrasah seperti masuk sekolah terlambat, tidur dalam kelas, kurang semangat dalam mengikuti pembelajaran, seragam tidak rapi, seragam tidak dimasukan, tidak menggunakan dasi, tidak menggunakan peci dll. Padahal pihak sekolah sudah mengupayakan pembiasaan kedisiplinan di sekolah dan pembinaan akhlak melalui pembelajaran aqidah akhlak dll. Para orang tua dan pendidik sering kali dipusingkan oleh hal ini. Masalahnya kembali pada akhlak dan perilaku peserta didik itu sendiri. Islam sudah menegaskan bahwa bukti keimanan ialah jiwa yang baik, dan bukti keislaman ialah akhlak yang baik. Sunarto dan Agung Hartono. Perkembangan Siswa, (Jakarta: Asdi Mahasatya, 2. , hlm. Hasil Wawancara Dengan Kepala Sekolah Kasman. Pd. I, pada tanggal 20 September 2021, di Kantor MTs Darul Muna E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN : 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 5. No. April 2022, pp. Implementasi Pembelajaran Aqidah Pembelajaran Aqidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah sebagai bagian keseluruhan dari pembelajaran agama, memang bukan satu-satunya faktor yang menentukan dalam pembentukan watak dan kepribadian peserta didik. Tetapi secara substansial mata pelajaran Aqidah dan Akhlaq memiliki kontribusi dalammemberikan motivasi kepada peserta didik untuk mempraktikkan nilai-nilai motivasi dan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Peneliti memilih pembelajaran akidah akhlak karena pelajaran akidah akhlak karena termasuk dalam pelajaran paling mudah dipahami, ilmunya dapat langsung bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, pelajaran paling disukai peserta didik diantara mata pelajaran agama yang lainya. Penjelasan diatas didapatkan saat penelti melakukan observasi lanjutan di sekolah,7 Adapun alasan dipilihnya peserta didik kelas Vi sebagai subjek penelitian ini berdasarkan pertimbangan bahwa peserta didik kelas Vi berada pada posisi pertengahan, dan tingkat adaptasi yang stabil. Hal ini dikarenakan kelas VII masih dalam taraf penyesuaian diri, masa transisi terhadap lingkungan dan proses belajar dan kelas IX dalam tahap persiapan UN yang dikhawatirkan jika dilakukan penelitian dapat mengganggu proses persiapan UN. Berangkat dari serangkaian uraian di atas serta dengan melihat kenyataan yang sedemikian rupa, peneliti sangat tertarik mengadakan penelitian yang dituangkan dalam karya ilmiah yang berjudul AuImplementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas Vi MTs Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021Ay. Metode Penelitian Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pengetahuan bahwa itu nyata, yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah . dimana peneliti adalah instrument kunci, teknik pengumpulan data Hasil Observasi Peneliti di kelas Vi MTs Darul Muna. Pada tanggal 2-3 November 2021 di MTs Darul. IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Ika Astuti 7 dilakukan secara gabungan, analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi 8 Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Jenis penelitian yang digunakan, yaitu penelitian lapangan . ield researc. yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan dilapangan. Untuk memperoleh data yang dibutuhkan, peneliti harus terjun ke lapangan yaitu berlokasi di MTs Darul Muna Klokah Kunduran Blora. Sementara itu analisis datanya dengan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Menurut Miles dan Huberman terdapat beberapa tahap yaitu: Pengumpulan Data. Reduksi Data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan9. Penelitian ini dilakukan di KB Hasan Rahayu yang terletak di MTs Darul Muna yang beralamatkan di Jl Raya Purwodadi Blora No. 079 Km. 18 Desa Klokah Kec. Kunduran Kabupaten Blora Hasil dan Pembahasan Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas Vi Mts Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021 Para ahli pendidikan islam telah sepakat bahwa maksud dari pendidikan dan pengajaran bukanlah memenuhi otak peserta didik dengan segala macam ilmu yang belum mereka ketahui, tetapi maksudnya ialah agar bagaimana para peserta didik dapat mengaplikasikan pembelajaran yang telah didapatkan di sekolah dalam kehidupan seharihari, mendidik akhlak dan jiwa mereka, menanamkan rasa fadhilah . , membiasakan mereka dengan kesopanan yang tinggi, disiplin dalam hal apapun, semangat dalam hal belajar dan mempersiapkan mereka untuk suatu kehidupan yang suci seluruhnya ikhlas, disiplin, semangat dalam belajar dan jujur10. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif dan R&D), (Bandung: Alfabeta, 2. , hlm. Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif,. Nur Mala. Skripsi. AuImplementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Terhadap Perilaku Siswa Di Mts Muhammadiyah Mandalle Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten GowaAy. Fakultas Agama Islam Universitas Muhammdiyah Makassar, 2019, hlm. E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN : 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 5. No. April 2022, pp. Implementasi Pembelajaran Aqidah Apabila dalam pembelajaran Aqidah akhlak tersebut sudah tertanam dan menjadi dasar dalam jiwa peserta didik, maka ia akan menjadi kekuatan batin yangdapat melahirkan perilaku positif dalam kehidupannya. Sehingga para peserta didik akan selalu optimis menghadapi masa depan, selalu tenang dalam mencari solusi atas masalah yang dihadapi dan tidak takut terhadap apapun kecuali kepada Allah SWT. Selain itu, mereka akan selalu rajin melakukan ibadah dan perbuatan baik, serta perilaku positif lainnya yang tidak hanya bermanfaat bagi dirinya tetapi bermanfaat pula untuk masyarakat dan Berdasarkan hasil observasi yang dilaksanakan oleh peneliti diperoleh hasil bahwa implementasi pembelajaran akidah akhlak dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik Kelas Vi MTs Darul Muna Klokah. Kecamatan Kunduran. Kabupaten Blora telah terimplementasikan dengan baik Dalam pelaksanaanya guru akidah akhlak turut serta dalam upaya peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik Faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna Dalam proses peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik pasti terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik. Karena tidak semua proses memiliki jalan yang mulus sehingga terdapat hambatan, begitupun sebaliknya dibalik hambatan-hambatan tersebut pasti ada suatu hal yang mendukung, khususnya dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik Faktor pendukung dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik Kelas Vi saat ini yaitu adanya motivasi dalam diri peserta didik, penggunaan metode yang tepat dan menyenangkan, dan dukungan dari orang tua. Namun diantara ketiga faktor tersebut berdasarkan hasil observasi yang paling mendominasi dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas vi adalah motivasi dari dalam diri peserta didik itu sendiri. Motivasi belajar peserta didik dapat menjadi lemah. Lemahnya motivasi atau tiadanya motivasi belajar akan melemahkan kegiatan, sehingga mutu prestasi belajar peserta didik akan rendah. Untuk itu guru harus selalumemberikan berbagai upaya dalam setiap proses belajar mengajar agar peserta didik senantiasa termotivasi dalam belajar. IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Ika Astuti 9 Faktor penghambat dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas Vi saat ini, yaitu kurangnya kemampuan peserta didik terhadap pemahaman materi pembelajaran, yang kedua dengan PTM (Pembelajran Tatap Muka ) terbatas,dan kurangnya fasilitas sekolah berupa perangkat pembelajaran. Dalam upaya peningkatan motivasi belajar peserta didik yang kurang, guru akidah akhlak memberikan perhatian kusus kepada peserta didik tersebut, menganalisa yang menyebabkan kurangnya motivasi belajar peserta didik tersebut, kemudian memberikanya arahan dan masukan agar peserta didik lebih semangat dalam belajar. Untuk menghindari beberapa faktor yang menjadikan penghambat dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik maka sebaiknya harus ada kerjasama antara guru Akidah Akhlak dengan kepala sekolah, dan adanya kerja sama yang baik antara guru dengan peserta didik disaat pembelajaran berlangsung. Menjadi salah satu hal yang tidak bisa dipungkiri disetiap pelajaran pasti ada sesuatu hal yang menjadi penghambat dalam keberhasilan peserta didik. Oleh sebab itu dengan adanya kerja sama yang baik akan meminimalisir hambatan itu sendiri. dan juga pihak sekolah harus menyediakan fasilitas pembelajaran untuk menunjang hasil belajar peserta didik. Faktor Pendukung Dalam Peningkatan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas Vi MTs Darul Muna yaitu dengan adanya teladan ontoh baik dari para guru dan staff. Dalam hal ini, peserta didik lebih mudah meniru apa yang mereka lihat sebagai teladan . rang yang baik dan patut ditir. dibanding apa yang mereka dengar. Faktor penghambat dalam peningkatan kedisiplinan peserta didik Kelas Vi MTs Darul Muna adalah yaitu tidak ada motivasi dari diri siswa untuk membiasakan berperilaku disiplin, dan adanya pengaruh buruk dari lingkungan pertemanan. Dari beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik peneliti menemukan faktor yang sangat penting yaitu lingkungan keluarga, dan lingkungan sekolah, lingkungan keluarga merupakan sekolah pertama bagi peserta didik kelurga terutama orang tua juga mempunyai tugas dan tanggung jawab penuh terhadap anak orang tua perlu memperhatikan tummbuh kembang anak mengawasi lingkungan bermain, teman bermain peserta didik, peserta didik juga lebih banyak meghabiskan waktunya di rumah, begitu juga dengan guru, guru dianggap paling benar dan dijadikan contoh oleh peserta didik. E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN : 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 5. No. April 2022, pp. Implementasi Pembelajaran Aqidah Maka diperlukan kerjasama yang erat antara seluruh guru dan orang tua peserta didik agar pembentukkan karakter disiplin pada peserta didik berjalan dengan baik selain itu tujuan pendidikan, juga akan tercapai jika ada kerjasama antara orang tua dan guru dalam membentuk peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan yang diinginkan. Kerjasama antara guru dan orang tua dapat dilakukan dengan membentuk paguyuban ataupun membuat grup dalam aplikasi online. Upaya Yang Di Lakukan Pihak Sekolah Dalam Peningkatkan Motivasi Belajar Dan Kedisipinan Peserta Didik kelas Vi MTs Darul Muna Dalam upaya peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna ada dua hal yang pertama menyediakan sumber belajar bagi peserta didik berupa LKS dalam setiap mapel yang dapat di gunakan peserta didik untuk belajar dirumah dan sekolah serta pemberian beasiswa bagi peserta didik yang berprestasi. Dari beberapa upaya yang dapat di lakukan dalam peningkatkan motivasi belajar dan kedisipinan peserta didikkelas Vi MTs Darul Muna peneliti melihat ada keberhasilan terlihat saat ada peserta didik yang menjadi lebih semangat belajar dengan adanya biasiswa Selanjutnya upaya peningkatan kedisiplinan peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna ada tiga hal yang pertama yaitu keteladanan dari pendidik, adanya guru piket dan adanya Dari beberapa upaya yang dapat di lakukan dalam peningkatkan Kedisiplinan peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna peneliti penyimpulkan bahwa dalam pemberian sanksi bagi peserta didik yang tidak disiplin dapat memberikan efek jera terlebih jika sanksi itu berupa pemanggilan orang tua ke sekolah untuk kasus pembolosan peserta didik yang telah mengulangi perbuatanya lebih dari 3 kali Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian tentang Implementasi Pembelajaran Aqidah Akhlak Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Dan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas Vi MTs Darul Muna Klokah Kunduran Blora Tahun 2021, dapat disimpulkan sebagai berikut: Pertama. Implementasi pembelajaran aqidah akhlak dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna telah terlaksana dengan Adapun ada beberapa peserta didik yang belum mengimplementasikan itu tergantung bagaimana peserta didik memahami pembelajaran Aqidah Akhlak tersebut. IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Ika Astuti 11 karena perubahan perilaku atau tingkah laku peserta didik tidak hanya setelah belajar Aqidah Akhlak tetapi juga di sebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya faktor keluarga dan lingkungan dimana peserta didik itu berada. Kedua. Faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam peningkatan motivasi belajar dan kedisiplinan peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna. Faktor pendukung dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik Kelas Vi yaitu adanya motivasi dalam diri peserta didik, penggunaan metode yang tepat dan menyenangkan, dan dukungan dari orang tua. Faktor Penghambat Dalam Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas Vi yaitu kurangnya kemampuan peserta didik terhadap pemahaman materi pembelajaran, yang kedua dengan PTM (Pembelajran Tatap Muka ) terbatas dan fasilitas sokolah yang kurang memadai. Faktor Pendukung Dalam Peningkatan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas Vi MTs Darul Muna yaitu dengan adanya teladan contoh baik dari para guru dan Faktor kedua yaiti hukuman sebagai upaya menyadarkan, mengoreksi, dan meluruskan yang salah sehingga peserta didik kembali pada perilaku yang sesuai dengan yang diharapan. Faktor penghambat dalam peningkatan kedisiplinan peserta didik Kelas Vi MTs Darul Muna yaitu tidak ada motivasi dari diri peserta didik untuk membiasakan berperilaku disiplin, dan lingkungan pertemanan peserta didik. Ketiga. Upaya dalam peningkatan motivasi belajar peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna ada dua hal yang pertama menyediakan sumber belajar bagi peserta didik berupa LKS dalam setiap mapel, serta pemberian beasiswa bagi peserta didik yang Upaya peningkatan kedisiplinan peserta didik kelas Vi MTs Darul Muna ada tiga hal yang pertama yaitu keteladanan dari pendidik, adanya guru piket dan sanki E-ISSN : 2797-9172 P-ISSN : 2655-6952 Journal IKLILA: Jurnal Studi Islam dan Sosial Volume 5. No. April 2022, pp. Implementasi Pembelajaran Aqidah Daftar Pustaka