JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Volume: 3. Nomor 2, 2022. Hal: 123-129 Pendampingan Pembelajaran di SD Negeri Koncer 01 pada Masa Pandemi Covid-19 Muh Iman1. Hesti Dwi Rela Susanti1. Winda Dwi Kusuma Anwar1. Ahmad Jailani1. Rizal Anwar1. Ainul Yaqin1. Maulana Aksan Eko Palja1,* Universitas Muhammadiyah Jember Abstrak: Pembelajaran merupakan proses dimana lingkungan seseorang yang secara sengaja dikelola sehingga memungkinkan peserta didik ikut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi-kon*Correspondensi: Maulana Aksan Eko Palja disi khusus atau menghasilkan respons terhadap situasi tertentu. Selain itu, proses pembelajaran dapat dipandang sebagai suatu sistem. Email: ekopaljam@gmail. yang terdiri atas komponen sistem yaitu siswa, guru, bahan ajar, dan lingkungan belajar, dengan seluruh komponen yang ada berinteraksi Published: 30 Desember 2022 untuk mencapai tujuan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: . Untuk mengetahui proses belajar mengajar yang dilaksanakan oleh guru SD Negeri Koncer 01 . Peningkatan kemampuan siswa secara afektif, kognitif dan psikomotorik . untuk transCopyright: A 2022 by the authors. Submitted for pos- formasi nilai-nilai moral kepada siswa agar di masa depan dapat sible open access publication under the terms and con- mampu warga negara yang baik. Penelitian ini menggunakan metode ditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) Kualitatif. Metode kualitatif merupakan penelitian Tindakan kelas. ttp://creativecommons. org/licenses/by/4. 0/). Penekanan terhadap komponen program pembelajaran antara lain berpusat pada Pengajar. Peserta didik. Teknik yang digunakan ceramah diskusi,dan teknik team teaching. Dalam hal pengajar sebagai fasilitator dan motivator dalam strategi yaitu: . Keterampilan menyimak guru yaitu memberikan informasi tertentu dalam hal ini peserta didik mendengarkan . Keterampilan berbicara yaitu berbicara bebas meliputi diskusi, drama, dan berpidato . Keterampilan membaca yaitu kriteria penilaian: kohesi dan koherensi . Keterampilan menulis yaitu melibatkan unsur linguistik dan ekstralinguistik. DOI: https://doi. org/10. 32528/jiwakerta. Kata Kunci : Pembelajaran. Strategi pembelajaran. Teknik team teaching. Abstract: Learning is a process in which a person's environment is deliberately managed so as to allow students to participate in certain behaviors under special conditions or produce responses to certain situations. In addition, the learning process can be seen as a system, which consists of system components, namely students, teachers, teaching materials, and the learning environment, with all existing components interacting to achieve certain goals. The purpose of this study was to determine: . To determine the teaching and learning process carried out by the teachers of SD Negeri Koncer 01 . To increase students' abilities in affective, cognitive and psychomotor . to transform moral values to students so that in the future can afford good citizens. This study uses a qualitative The qualitative method is a classroom action research. Emphasis on the learning component program between the center on the teacher, students of engineering used discussion lectures, and teaching the engineering team. In terms of the teacher as a facilitator and motivator in the strategy, namely: . listening to the teacher, namely providing certain information in this case the students listening . Speaking skills, namely speaking without discussion, drama, and speech . Reading skills, namely: cohesion and coherence . Skills writing that involves linguistic and extralinguistic elements. Keywords: Learning, learning strategies, team teaching techniques. Pendahuluan Pembangunan sumber daya manusia merupakan inti dari upaya pembangunan nasional. Salah satu strategi agar pembangunan SDM berdaya guna dan berkualitas adalah melalui pendidikan formal. Pendidikan formal yang dimaksud meliputi jenjang pendidikan http://jurnal. id/index. php/jiwakerta JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Volume: 3. Nomor 2, 2022 124 of 6 dasar (SD dan SMP), pendidikan menengah (SMA dan/atau SMK), dan pendidikan tinggi. Berbagai faktor menentukan kualitas masing-masing jenjang pendidikan tersebut. Adapun salah satu faktor yang sangat berpengaruh adalah kemampuan pendidik . uru/dose. yang meliputi: . penguasaan materi ajar. merancang perangkat pembelajaran yang melibatkan peserta didik aktif dalam kegiatan pembelajaran. melaksanakan pembelajaran di kelas. merefleksi kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Pembelajaran merupakan proses dimana lingkungan seseorang yang secara sengaja dikelola sehingga memungkinkan peserta didik ikut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi-kondisi khusus atau menghasilkan respons terhadap situasi tertentu (AECT. Selain itu, proses pembelajaran dapat dipandang sebagai suatu sistem, yang terdiri atas komponen sistem yaitu siswa, guru, bahan ajar, dan lingkungan belajar, dengan seluruh komponen yang ada berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu (Dick. Carey, & Carey, 2. Soedijarto menyatakan bahwa kualitas pembelajaran di kelas adalah hal yang menentukan kualitas pendidikan (Soedijarto, 1. Pendidikan merupakan kombinasi antara pemberian pengatahuan kognitif dan membentuk karakter kepribadian yang baik. Pendidikan karakter bertujuan untuk transformasi nilai-nilai moral kepada siswa agar di masa depan dapat mampu warga negara yang baik (Sudrajat, 2. Selaras dengan tujuan KKN tematik peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah, dimana layanan pendidikan secara optimal pada masyarakat perlu di prioritaskan untuk membangun masyarakat mandiri (Rintyarna, et al. , 2. Sebagaimana yang telah diuraikan sebelumnya, pendidikan memegang peranan penting dalam pembentukan karakter dan berkembangnya intelektualitas baik mulai tingkat Sekolah Dasar hingga tingkat lanjut. Melalui pengabdian yang dilakukan oleh kelompok KKN 88 di SD Negeri Koncer 1 Bondowoso, kami membantu dan juga mendampingi proses pelaksanakan KBM di SD tersebut dengan metode pendampingan pembelajaran kepada siswa secara langsung melalui beberapa kegiatan yang kami lakukan diselaraskan dengan kurikulum yang berlaku di SD tersebut. Dengan kegiatan ini kami berharap berdampak pada peningkatan kemampuan siswa baik Afektif. Kognitif, dan Psikomotor siswa SDNegeri koncer 01 untuk melakukan penguatan kepercayaan diri, kemampuan, serta tanggung jawab. Metode Metode Kualitatif. Penekanan terhadap komponen program pembelajaran antara lain berpusat pada Pengajar. Peserta didik. Teknik yang digunakan ceramah diskusi,dan teknik team teaching. Dalam hal pengajar sebagai fasilitator dan motivator dalam strategi yaitu: Keterampilan menyimak guru: memberikan informasi tertentu dalam hal ini peserta didik mendengarkan Keterampilan berbicara:Berbicara bebas meliputi diskusi, drama, dan berpidato. Keterampilan membaca: Kriteria penilaian: kohesi dan koherensi. Keterampilan menulis: Melibatkan unsur linguistik dan ekstralinguistik. http://jurnal. id/index. php/jiwakerta JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Volume: 3. Nomor 2, 2022 125 of 6 Hasil dan Pembahasan Strategi merupakan suatu teknik yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi kedua . , strategi adalah ilmu dan seni menggunakan semua sumber daya bangsa-bangsa untuk melaksanakan kebijaksanaan tertentu dalam perang dan damai. Menurut OAoMalley dan Chamot . , strategi adalah seperangkat alat yang melibatkan individu secara langsung untuk berkembang. Sebagaimana pada kelompok kkn 88 menggunakan strategi untuk pendekatan secara team dan personal untuk keberhasilan pembelajaran. Siswa SD Negeri koncer 01 mendapatkan hal baru dengan kedatangan kkn kelompok 88, dikarenakan strategi yang kita lakukan seperti A Gaya Mengajar Komando: memberi demonstrasi dan penjelasan, kemudian seluruh peserta didik melakukan gerakan beberapa kali, dengan arahan. A Gaya Mengajar Latihan: memberi demonstrasi dan penjelasan, dilakukan dalam beberapa tahap sehingga peserta didik paham, kemudian anggota kkn kelompok 88 berada di antara mereka untuk memperbaiki tugas mereka. A Gaya Mengajar Resiprokal: memberikan demonstrasi, kuis dan penjelasan, setiap kelompok mendapatkan pertanyaan yang diberikan dari leader kkn kelompok 88 untuk bekerja sama untuk menciptakan kekompokan dan kepercayaan setiap individu. Strategi pembelajaran dapat digambarkan sebagai sifat dan tingkah laku. Oxford mendefinisikan strategi belajar sebagai tingkah laku yang dipakai oleh pembelajar agar pembelajaran berhasil, terarah, dan menyenangkan. Strategi belajar mengacu pada perilaku dan proses berfikir yang digunakan serta mempengaruhi apa yang dipelajari. Strategi belajar menurut Huda . , antara lain: Strategi Utama dan Strategi Pendukung. Strategi utama dipakai secara langsung dalam mencerna materi pembelajaran. Strategi pendukung dipakai untuk mengembangkan sikap belajar dan membantu pembelajar dalam mengatasi masalah seperti gangguan, kelelahan dan frustasi. Kkn kelompok 88 memberikan hal baru pada setiap pertemuan, agar pembelajaran yang kita berikan berhasil. Pada setiap pertemuan kita memberikan waktu 30 menit pemberian materi dan 10 menit peregangan seperti hiburan, di lanjut pembelajaran menggunakan pertanyaan yang menghibur sekaligus memberikan kepercayaan pada setiap individu. Strategi Kognitif dan Strategi Metakognitif. Strategi kognitif dipakai untuk mengelola materi pembelajaran agar dapat diingat untuk jangka waktu yang lama. Strategi metakognitif adalah langkah yang dipakai untuk mempertimbangkan proses kognitif, seperti monitoring diri sendiri, dan penguatan diri sendiri. Pada penjelasan tersebut, kkn kelompok 88 memberikan kesempataan kepada mereka berupa lomba antar kelas untuk memberikan penguatan mental, tanggung jawab, dan kepercayaan diri. http://jurnal. id/index. php/jiwakerta JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Volume: 3. Nomor 2, 2022 126 of 6 Strategi Pembelajaran menurut Muhammad Ali . , antara lain: Strategi Pembelajaran Keterampilan Menyimak Keterampilan menyimak adalah bentuk keterampilan berbahasa yang bersifat Keterampilan menyimak pada tahapan lebih tinggi mampu menginformasikan pemahamannya malalui keterampilan berbicara maupun menulis. Strategi pembelajaran menyimak sebagai berikut: Pemberian informasi tertentu, dalam hal ini peserta didik mendengarkan sebuah informasi, dan melihat demonstrasi serta mencatat. Interaksi, dalam hal ini peserta didik diberikan contoh lalu mencontohkan dan mengulangi secara lebih kreatif beserta tanya jawab. Strategi Pembelajaran Keterampilan Membaca Keterampilan membaca memiliki peranan penting dalam pengembangan pengetahuan dan sebagai alat komunikasi bagi kehidupan manusia. Fakta di lapangan menunjukan bahwa masyarakat di negara maju ditandai oleh berkembangnya suatu kebiasaan membaca yang tinggi. Membaca merupakan suatu kegiatan untuk mendapatkan makna dari apa yang tertulis dalam teks. Pembelajaran membaca harus memperhatikan cara berfikir teratur dan baik. Membaca melibatkan seluruh proses pembentukan mental yang lebih tinggi misalnya ingatan, pemikiran, daya khayal, pengaturan, penerapan, dan pemecahan masalah. Strategi pembelajaran membaca merupakan menggunakan strategi yang memakai teknik memberikan tugas membaca teks selama beberapa waktu tertentu, lalu mengajukan pertanyaan. Tes kemampuan membaca diantaranya memakai bentuk betul-salah, melengkapi kalimat, pilihan ganda, serta pembuatan kompendium atau Selain itu, strategi lain untuk mempertajam keterampilan membaca yakni menggunakan membaca karya sastra. Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara Keterampilan berbicara adalah keterampilan yang menghasilkan arus sistem suara artikulasi buat membicarakan kehendak, kebutuhan perasaan, dan harapan pada orang lain. Keterampilan berbicara diawali menggunakan adanya pemahaman minimal berdasarkan pembicara dalam menciptakan sebuah kalimat. Sebuah kalimat, betapapun kecilnya, mempunyai struktur dasar yang saling berkaitan satu sama lain sebagai hasilnya sanggup menyajikan sebuah makna. Strategi pembelajaran berbicara merujuk dalam prinsip stimulus dan respon. Teknik pada strtategi pembelajaran berbicara diantaranya: A Berbicara terpimpin mencakup frase dan kalimat, dialog, serta pembacaan puisi. A Berbicara semi-terpimpin mencakup reproduksi cerita, cerita berantai, menyusun kalimat pada sebuah pembicaraan, melaporkan isi bacaan secara lisan. A Berbicara bebas mencakup diskusi, drama, wawancara, berpidato, dan bermain Strategi Pembelajaran Keterampilan Menulis Keterampilan menulis didasari oleh kemampuan memahami berbagai unsur kebahasaan ataupun unsur diluar bahasa yang akan menjadi sebagai isi pada tulisan. http://jurnal. id/index. php/jiwakerta JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Volume: 3. Nomor 2, 2022 127 of 6 Keduanya wajib terjalin untuk memperoleh hasil tulisan yang runtun dan padu. Keterampilan menulis adalah suatu cara dalam menyampaikan pikiran dan perasaan yang dilakukan secara tertulis. Isi penulisan yang diungkapkan bisa dipilih secara cermat dan disusun secara sistematis supaya mampu dipahami secara tepat. Tes keterampilan menulis ialah keterampilan yang dibeikan menggunakan gaya penulisan karangan, sebagai kriteria penilaian sebagai berikut: A Kualitas dan ruang lingkup isi A Organisasi dan penyajian isi A Komposisi A Kohesi dan Koherensi A Gaya dan bentuk bahasa A Tata bahasa, ejaan, tanda baca A Kerapihan menulis dan kebersihan Simpulan Kesimpulan pada artikel pengabdian ini, bahwasanya dimasa pandemi yang terjadi di Indonesia, cukup memberikan perubahan signifikan dalam segi pendidikan khususnya. Sebab selama masa pandemi berlangsung, para siswa melakukan sekolah online (DARING) dirumah masing-masing dengan didampingi orang tua, tentu saja hal tersebut ruang pembelajaran sangat terbatas dan tidak dapat maksimal yan diberikan oleh guru. Oleh karenanya, hal itu memberikan dampak langsung kepada sikap belajar dan daya ingat siswa dalam menerima ilmu yang disampaikan, tidak dapat sepenuhnya dimengerti secara keseluruhan berbeda halnya pada saat menerima materi tatap muka dikelas. Pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi siswa tingkat Sekolah Dasar pada saat tatap muka dan tetap mematuhi protokol kesehatan, kami melakukan pembelajaran dikelas melalui tanya jawab soal, memberikan wawasan kebangsaan, membantu menjelaskan materi yang kurang dipahami, serta meningkatkan kreatifitas dan kepercayaan diri siswa melalui perlombaan yang kami selenggarakan. Hal ini sangat perlu, untuk mengurangi kejenuhan siswa akibat dari sekolah online dan tetap membentuk karakter siswa percaya diri serta bertanggung jawab di kelas. Dengan strategi pembelajaran yang telah dipaparkan pada pembahasan, ilmu yang disampaikan akan lebih mudah diserap dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di kelas, tidak memberikan kebosanan kepada siswa, membantu membentuk karakter siswa lebih percaya diri dan menumbuhkan kembali semangat belajar siswa ditengah pandemi covid 19. Daftar Pustaka