Al-Rabwah : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. No. Mei 2025. PP. 010 - 016 P-ISSN : 2252-7672 | E-ISSN : 2798-4303 PERAN SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEDAGOGIK DAN KINERJA DI SEKOLAH DASAR ISLAM MUNIRUL BILAD RANTAU PULUNG Aspiati1. Satriah2 Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda. Indonesia STAI Sangatta Kuta Timur. Indonesia Email : aspiati593@gmail. com1, satriahstais@gmail. Received 1 Februari 2025 Keywords: Educational Supervision. Pedagogical Skills. Teacher Performance. Islamic Education Article Info Accepted 5 Mei 2025 Published 5 Mei 2025 ABSTRACT This study examines the role of educational supervision in improving pedagogical skills and teacher performance at Munirul Bilad Islamic Elementary School. Educational supervision is understood as a systematic process encompassing monitoring, guidance, and evaluation to foster teacher professionalism. Findings indicate that effective supervision approaches can enhance teachers' pedagogical skills by 30%, as measured through classroom observation and peer Effective supervision also fosters a conducive learning environment, supports the integration of Islamic values, and improves student outcomes. The study recommends employing value-based supervision, technological advancements, and collaborative culture enhancement to address existing challenges. Kata kunci ABSTRAK Supervisi Pendidikan. Keterampilan pedagogik. Kinerja guru. Pendidikan Islam Penelitian ini menganalisis peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan keterampilan pedagogik dan kinerja guru di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad. Supervisi pendidikan dipahami sebagai proses sistematis yang mencakup pengawasan, bimbingan, dan evaluasi untuk mengembangkan profesionalisme guru. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan supervisi yang efektif dapat meningkatkan keterampilan pedagogik guru sebesar 30%, diukur melalui observasi kelas dan umpan balik rekan sejawat. Supervisi yang efektif juga membantu menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif, mendukung integrasi nilai-nilai Islam, dan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan supervisi berbasis nilai agama, pengembangan teknologi, dan peningkatan budaya kolaboratif untuk mengatasi tantangan yang ada. Copyright and License: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal. Journal homepage: http://jurnal. id/index. php/al-rabwah/ PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Dalam konteks pendidikan Islam. Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan upaya yang sistematis dalam meningkatkan keterampilan pedagogik guru melalui supervisi pendidikan yang efektif. Supervisi pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan, tetapi juga sebagai upaya pengembangan profesionalisme guru. Dalam artikel ini, akan dibahas peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan keterampilan pedagogik dan kinerja di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad. Menurut data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, kualitas pendidikan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk rendahnya keterampilan pedagogik guru Kemdikbud. (Kebudayaan Republik Indonesia, 2. Di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad, tantangan ini menjadi semakin kompleks karena adanya tuntutan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, supervisi pendidikan yang efektif menjadi sangat penting untuk membantu guru dalam mengembangkan keterampilan pedagogik mereka. Pendidikan yang berkualitas sangat penting bagi pengembangan sumber daya manusia, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Dalam konteks pendidikan Islam. Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad memegang peranan strategis dalam mencetak generasi yang unggul, tidak hanya secara akademis namun juga memiliki akhlak yang baik. Beberapa penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan positif antara supervisi pendidikan dan peningkatan keterampilan pedagogik guru. Misalnya, penelitian oleh Supriyanto menemukan bahwa supervisi yang dilakukan secara sistematis dan terencana dapat meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang efektif. (Supriyanto, 2. Penelitian lain oleh Hidayati menunjukkan bahwa guru yang mendapatkan supervisi yang baik cenderung lebih percaya diri dalam melaksanakan proses pembelajaran, yang berdampak pada peningkatan kinerja (Haayati, 2. Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia juga menunjukkan bahwa sekolah yang aktif melakukan supervisi pendidikan memiliki rata-rata nilai ujian nasional yang lebih tinggi dibandingkan dengan sekolah yang kurang melakukan supervise Kemdikbud. (Kemdikbud, 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas supervisi pendidikan dan dampaknya terhadap keterampilan pedagogik guru. Gap penelitian ini terletak pada kurangnya data spesifik di konteks pendidikan Islam, dan novelty dari penelitian ini adalah pendekatan yang dilakukan dengan mengintegrasikan perspektif supervisi pendidikan dan kinerja guru yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam konteks ini. Supervisi pendidikan di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad harus dilakukan dengan pendekatan yang holistik, yang tidak hanya berfokus pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter siswa. Hal ini sejalan dengan visi dan misi sekolah yang ingin mencetak generasi yang berakhlak mulia. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Supriyadi. (Supriadi, 2. supervisi yang dilakukan dengan baik dapat meningkatkan motivasi guru, yang berdampak positif pada kualitas pembelajaran di kelas. Selain itu, dalam konteks pendidikan Islam, supervisi pendidikan juga harus mempertimbangkan nilai-nilai agama yang menjadi dasar pendidikan di sekolah tersebut. Dengan demikian, supervisi tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membimbing dan mengembangkan keterampilan pedagogik guru dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian dari Hasanah, menunjukkan bahwa supervisi yang berbasis nilai-nilai Islam dapat meningkatkan komitmen guru terhadap tugas dan tanggung jawab mereka. ,(Hasanah, t. ) Dalam upaya meningkatkan keterampilan pedagogik guru. Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad perlu menerapkan model supervisi yang inovatif. Model ini harus mampu menjawab kebutuhan guru dan siswa, serta relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, diharapkan supervisi pendidikan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Penelitian ini berfokus pada Bagaimana peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan keterampilan pedagogik dan kinerja guru di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad? Pertanyaan ini akan dijawab melalui analisis mendalam terhadap praktik supervisi yang diterapkan di sekolah Peran Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Keterampilan Pedagogik dan Kinerja di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad Rantau Pulung (Aspiati & Satria. tersebut, serta dampaknya terhadap keterampilan pedagogik guru dan hasil belajar siswa. Selain itu, penelitian ini juga akan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas supervisi pendidikan di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad. Beberapa faktor yang akan diteliti meliputi: . pendekatan supervisi yang digunakan oleh kepala sekolah, . keterlibatan guru dalam proses supervisi, . dukungan dari pihak manajemen sekolah, dan . respons siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Penelitian ini memiliki urgensi yang tinggi mengingat tantangan yang dihadapi oleh pendidikan di Indonesia, terutama dalam konteks pendidikan Islam. Menurut data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, masih terdapat kesenjangan signifikan dalam kualitas pendidikan di berbagai daerah, termasuk di Rantau Pulung. Supervisi pendidikan yang efektif dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan dukungan dan bimbingan kepada guru dalam melaksanakan tugas mereka. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan keterampilan pedagogik dan kinerja guru di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad. Lebih lanjut, penelitian ini juga penting untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas supervisi pendidikan. Sebuah studi yang dilakukan oleh Sari menunjukkan bahwa supervisi yang dilakukan secara rutin dan terencana dapat meningkatkan motivasi guru serta memperbaiki metode pengajaran yang digunakan. Dengan memahami peran dan dampak supervisi pendidikan, diharapkan dapat diciptakan strategi yang lebih baik untuk pengembangan profesional guru. Di sisi lain, penelitian ini juga akan memberikan kontribusi terhadap pengembangan kebijakan pendidikan di tingkat lokal. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak-pihak terkait dalam merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Dengan mengedepankan data dan analisis yang komprehensif, penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang relevan dan aplikatif bagi pengambil kebijakan di Rantau Pulung. Tujuan penulisan artikel ilmiah ini adalah untuk menganalisis peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan keterampilan pedagogik dan kinerja guru di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana supervisi pendidikan dapat berkontribusi pada pengembangan profesionalisme guru, serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran di kelas. Selain itu, penulisan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi praktik supervisi yang efektif yang dapat diterapkan di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad. Dengan mengkaji berbagai model supervisi yang ada, diharapkan dapat ditemukan pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik sekolah tersebut. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi bagi pihak manajemen sekolah dalam mengoptimalkan supervisi pendidikan. Dengan demikian, diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad. METODE Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan desain studi kasus. Metode ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang fenomena yang diteliti, yaitu peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan keterampilan pedagogik dan kinerja di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad Rantau Pulung. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana supervisi pendidikan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pengajaran dan pembelajaran di sekolah tersebut. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan pengawas Wawancara ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai praktik supervisi pendidikan yang dilakukan dan dampaknya terhadap keterampilan pedagogik guru. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi langsung di kelas untuk melihat proses pembelajaran yang Data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen terkait, seperti laporan tahunan sekolah, dokumen kurikulum, dan hasil evaluasi kinerja guru. Pengumpulan data sekunder ini penting untuk memberikan konteks yang lebih luas mengenai kondisi pendidikan di Sekolah Dasar Al-Rabwah : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. No. Mei 2025 Islam Munirul Bilad. Menurut Sugiyono. (Sugiono, 2. kombinasi antara data primer dan sekunder dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai suatu fenomena. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad Rantau Pulung, yang berjumlah 20 orang. Dari populasi tersebut, peneliti menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan sampel. Sampel yang diambil adalah 10 guru yang memiliki pengalaman mengajar minimal 3 tahun dan telah mengikuti program supervisi pendidikan. Pemilihan sampel ini didasarkan pada pertimbangan bahwa guru-guru tersebut lebih memahami dampak dari supervisi pendidikan terhadap praktik pengajaran mereka. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, peneliti berharap dapat memperoleh informasi yang lebih relevan dan mendalam. Hal ini sejalan dengan pendapat Creswell. (Creswell. W, 2. yang menyatakan bahwa pemilihan sampel yang tepat sangat penting dalam penelitian kualitatif untuk mencapai tujuan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Wawancara dilakukan secara semi-terstruktur, di mana peneliti menyiapkan pertanyaan pokok namun tetap memberikan kebebasan kepada responden untuk menjelaskan lebih lanjut. Hal ini memungkinkan peneliti untuk menggali informasi lebih dalam mengenai pengalaman dan pandangan mereka terkait supervisi pendidikan. Observasi dilakukan untuk melihat langsung proses pembelajaran di kelas. Peneliti mencatat interaksi antara guru dan siswa, penggunaan metode pengajaran, serta penerapan keterampilan pedagogik yang telah diajarkan selama supervisi. Selain itu, analisis dokumen dilakukan untuk meneliti laporan hasil supervisi sebelumnya dan perkembangan kinerja guru dari waktu ke waktu. Menurut Miles dan Huberman. (Miles. , & Huberman. , 2. triangulasi data dari berbagai sumber dapat meningkatkan validitas penelitian. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Peneliti akan mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari wawancara dan observasi, serta menghubungkannya dengan teori-teori yang relevan. Proses data Miles ada 3 yaitu 1. kondensasi data,2 Penyajian Data, 3. Penggambaran dan penarikan dan penarikan kesimpulan Miles Huerman 2. Analisis tematik memungkinkan peneliti untuk menemukan pola-pola yang signifikan dalam data dan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran supervisi pendidikan. Hasil analisis ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi peningkatan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad. Analisis tematik adalah metode yang efektif untuk mengidentifikasi dan memahami makna dalam data kualitatif. Untuk memastikan validitas dan reliabilitas penelitian, peneliti akan menggunakan beberapa Pertama, peneliti akan melakukan member checking, yaitu meminta responden untuk memverifikasi hasil wawancara dan analisis yang telah dilakukan. Kedua, peneliti juga akan menggunakan triangulasi data, yaitu membandingkan informasi dari wawancara, observasi, dan dokumen untuk memastikan konsistensi temuan. Selain itu, peneliti akan mencatat proses penelitian secara rinci dalam catatan lapangan untuk meningkatkan transparansi. Dengan cara ini, diharapkan hasil penelitian dapat dipercaya dan dapat diandalkan, validitas dan reliabilitas dalam penelitian kualitatif sangat bergantung pada kejelasan dan keterbukaan proses penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Pendekatan supervisi di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad bersifat holistik dan kolaboratif. Kepala sekolah tidak hanya mengedepankan aspek pengawasan administratif, tetapi juga memberikan bimbingan dan evaluasi untuk mengembangkan profesionalisme guru. Supervisi dilakukan melalui berbagai model, seperti supervisi administratif yang menekankan tata kelola dokumen dan pelaksanaan kurikulum, supervisi pedagogik yang berfokus pada pengembangan keterampilan mengajar melalui observasi dan umpan balik, serta supervisi kolaboratif yang melibatkan kerja sama antara pengawas dan guru dalam mencari solusi atas permasalahan Menurut penelitian yang dilakukan oleh Prasetyo, supervisi kolaboratif dapat meningkatkan rasa percaya diri guru, yang pada gilirannya berdampak positif terhadap kinerja mereka di kelas. (Prasetiyo,2022 Seluruh proses ini juga mengintegrasikan nilai-nilai keislaman Peran Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Keterampilan Pedagogik dan Kinerja di Sekolah Dasar Islam Munirul Bilad Rantau Pulung (Aspiati & Satria. sesuai karakteristik sekolah, sehingga tidak hanya menekankan aspek akademis, tetapi juga pembentukan karakter siswa. Guru di SDI Munirul Bilad terlibat aktif dalam proses supervisi. Pendekatan kolaboratif yang digunakan mendorong guru untuk terbuka terhadap kritik dan saran, serta berpartisipasi dalam merumuskan solusi terhadap tantangan pembelajaran. Guru tidak hanya menjadi objek pengawasan, tetapi juga subjek yang aktif dalam pengembangan diri. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan supervisi kolaboratif yang meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi guru, sehingga berdampak positif pada kualitas pembelajaran di kelas. Keterlibatan aktif ini juga memperkuat budaya belajar berkelanjutan di sekolah. Manajemen sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan supervisi, baik melalui penyediaan fasilitas, pelatihan, maupun pengembangan budaya kolaboratif. Dukungan ini juga mencakup integrasi nilai-nilai Islam dalam setiap aspek supervisi dan pembelajaran. Dengan adanya dukungan manajemen, guru merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Manajemen sekolah juga berperan dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga tujuan supervisi untuk meningkatkan keterampilan pedagogik dan kinerja guru dapat tercapai secara optimal. Menurut Nasution, supervisi pendidikan bertujuan untuk menciptakan suasana kerja yang kondusif bagi guru agar dapat melaksanakan tugasnya dengan (Nasution 2. Respons siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan guru menjadi indikator keberhasilan supervisi pendidikan. Supervisi yang efektif menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inovatif, sehingga siswa lebih aktif, termotivasi, dan menunjukkan hasil belajar yang lebih baik. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Rahmawati, ditemukan bahwa lingkungan belajar yang baik dapat meningkatkan motivasi siswa, yang pada gilirannya berdampak positif terhadap prestasi akademik mereka. (Rahmawati, 2. Mulyasa jua berpendapat , manajemen kelas yang efektif dapat mengurangi gangguan selama proses pembelajaran dan meningkatkan fokus siswa terhadap materi yang diajarkan. (Mulyasa, 2. Integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran juga membantu membentuk karakter siswa sesuai visi sekolah. Dengan metode pembelajaran yang terus dikembangkan melalui supervisi, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademis, tetapi juga nilai-nilai moral dan karakter yang kuat. Keterbatasan Keterampilan Pedagogik Guru merupakan tantangan utama adalah masih rendahnya keterampilan pedagogik guru. Banyak guru belum sepenuhnya menguasai strategi pembelajaran inovatif, perencanaan pembelajaran yang efektif, serta evaluasi hasil belajar yang Hal ini berdampak pada kualitas proses belajar-mengajar dan hasil belajar siswa. Tuntutan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam proses pembelajaran menjadi tantangan tersendiri. Guru harus mampu menyeimbangkan antara pencapaian kompetensi akademik dan penanaman karakter berbasis agama, yang tidak selalu mudah dilakukan tanpa bimbingan dan pelatihan yang memadai. Supervisi yang dilakukan terkadang masih bersifat administratif dan belum sepenuhnya mengadopsi pendekatan kolaboratif atau pedagogik yang menekankan pengembangan profesionalisme guru. Jika supervisi hanya berfokus pada pengawasan formal, guru cenderung merasa diawasi, bukan dibina, sehingga kurang termotivasi untuk berinovasi. Tidak semua guru terlibat aktif dalam proses supervisi. Beberapa guru masih memandang supervisi sebagai beban administratif, bukan sebagai sarana pengembangan diri. Kurangnya keterbukaan terhadap kritik dan saran juga menjadi hambatan dalam proses peningkatan kualitas. Dukungan dari pihak manajemen sekolah, seperti penyediaan fasilitas, pelatihan, dan pembinaan berkelanjutan, masih perlu ditingkatkan. Tanpa dukungan yang memadai, program supervisi sulit berjalan optimal dan guru tidak mendapatkan sumber daya yang mereka butuhkan untuk berkembang. Siswa menunjukkan respons yang beragam terhadap metode pembelajaran yang diterapkan guru. Jika metode yang digunakan kurang inovatif atau tidak sesuai dengan kebutuhan siswa, maka motivasi dan hasil belajar siswa juga menurun. Hal ini menandakan perlunya supervisi yang mampu mendorong guru untuk terus memperbarui strategi pembelajaran. Keterbatasan pemanfaatan teknologi membuat proses supervisi dan pembelajaran kurang efektif, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin digital. Al-Rabwah : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. No. Mei 2025 KESIMPULAN Supervisi pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterampilan pedagogik dan kinerja guru. Melalui proses pengawasan, bimbingan, dan evaluasi yang sistematis, supervisi mampu membantu guru mengembangkan profesionalisme, memperbaiki metode pembelajaran, serta meningkatkan motivasi dan komitmen terhadap tugasnya. Pendekatan supervisi yang diterapkan kepala sekolah bersifat holistik dan kolaboratif. Supervisi tidak hanya menekankan aspek administratif, tetapi juga pedagogik dan kolaborasi, serta mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap proses pembelajaran. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan karakter siswa. Keterlibatan aktif guru dalam proses supervisi sangat penting. Guru yang terlibat secara aktif dalam supervisi lebih terbuka terhadap kritik dan saran, serta termotivasi untuk terus meningkatkan keterampilan dan inovasi pembelajaran. Hal ini berdampak positif pada kualitas proses belajarmengajar di kelas. Dukungan manajemen sekolah menjadi faktor penentu keberhasilan supervisi. Penyediaan fasilitas, pelatihan, dan pembinaan yang berkelanjutan dari manajemen sekolah sangat diperlukan agar supervisi berjalan optimal dan guru mendapatkan sumber daya yang dibutuhkan untuk berkembang. Respons siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan guru menjadi indikator keberhasilan supervisi. Supervisi yang efektif mendorong guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan relevan, sehingga siswa lebih aktif, termotivasi, dan menunjukkan hasil belajar yang lebih baik, baik secara akademis maupun karakter. Terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaan supervisi pendidikan,seperti keterbatasan keterampilan pedagogik guru, integrasi nilai-nilai Islam yang belum optimal, pendekatan supervisi yang kadang masih bersifat administratif, keterlibatan guru yang belum merata, dukungan manajemen yang belum maksimal, respons siswa yang variatif, serta pemanfaatan teknologi yang masih terbatas. Solusi yang direkomendasikan meliputi:Penguatan supervisi berbasis nilai agama,Pengembangan teknologi dalam supervisi dan pembelajaran. Peningkatan budaya kolaboratif di lingkungan sekolah. REFERENSI