Volume 2 Issue 1 . Pages 17-22 Jurnal Cakrawala : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah E-ISSN: 3063-1181 Studi Literatur: Analisis Pentingnya Kemampuan Numerasi dalam Mendukung Pemecahan Masalah Matematis Seftyana Ayu Susanti1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. STIT Muhammadiyah Bojonegoro . seftyanayu@gmail. Abstrak Numerasi merupakan keterampilan hidup mendasar yang penting, yang bukan hanya membantu seseorang dalam memecahkan masalah matematika saja tetapi juga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Pemecahan masalah matematis menjadi bentuk pengaplikasian matematika dalam permasalahan nyata serta menunjukkan bentuk kegunaan matematika dalam Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literatur yaitu dengan melakukan review pada beberapa artikel dengan topik relevan yang diperoleh dari beberapa jurnal dengan tujuan untuk menganalisis pentingnya kemampuan numerasi dalam mendukung pemecahan masalah numerasi. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari review beberapa artikel diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara kemampuan numerasi dengan pemecahan masalah matematis sehingga kemampuan numerasi penting sebagai upaya mendukung pemecahan masalah matematis. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi guru agar terus meningkatkan kemampuan numerasi dan pemecahan masalah matematis siswa, serta bagi pemerintah untuk terus memfasilitasi segala upaya peningkatan kemampuan numerasi siswa Indonesia yang berdasarkan penilaian PISA masih berada di peringkat bawah agar bisa naik dan dapat bersaing secara global. Kata Kunci: numerasi, pemecahan masalah matematis, studi literatur Abstract Numeracy is an important fundamental life skill, which not only helps someone in solving mathematical problems but is also useful in everyday life. Mathematical problem solving is a form of applying mathematics to real problems and shows the usefulness of mathematics in This research was carried out using a literature study method, namely by reviewing several articles on relevant topics obtained from several journals with the aim of analyzing the importance of numeracy skills in supporting numeracy problem solving. Based on the results of data analysis obtained from a review of several articles, it is known that there is a positive relationship between numeracy ability and mathematical problem solving so that numeracy ability is important as an effort to support mathematical problem solving. Thus, the results of this research can be used as a reference for teachers to continue to improve students' numeracy and mathematical problem solving abilities, as well as for the government to continue to facilitate all efforts to improve the numeracy abilities of Indonesian students who, based on the PISA assessment, are still at the bottom of the rankings so that they can improve and be able to compete. Keywords: numeracy, mathematical problem solving, literature study Studi Literatur: Analisis Pentingnya Kemampuan Numerasi dalam Mendukung Pemecahan Masalah Matematis PENDAHULUAN Numerasi menjadi persoalan penting yang mendapatkan perhatian besar dalam perkembangan Pendidikan di Indonesia belakangan ini (Yunarti & Amanda, 2. Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) . dan Gerakan Literasi Nasional (GLN) . mendefinisikan numerasi sebagai suatu kemampuan untuk mengaplikasikan konsep dan keterampilan matematika untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai ragam konteks kehidupan sehari-hari, seperti di rumah, pekerjaan, partisipasi dalam kehidupan masyarakat dan sebagai warga negara. dan kemampuan untuk menginterpretasikan informasi kuantitatif yang terdapat di lingkungan sekitar. Oxford English Dictionary menyatakan bahwa kata numerasi pertama kali muncul dalam Laporan Crowther tahun 1959 yang bermakna sebagai kemampuan untuk melek huruf dan angka. Pada pertengahan 1960-an, numerasi mulai bergeser makna dari perhitungan angka sederhana dan fungsinya di kehidupan ke interpretasi data dan koneksi yang memungkinkan seseorang memahami dunia bisnis, sains, dan teknologi. Tahun 1970-an melihat peningkatan perhatian publik terhadap numerasi yang kemudian menganggapnya sebagai keterampilan hidup yang penting (Munahefi, dkk. Berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) kemampuan literasi dan numerasi siswa Indonesia dari tahun ke tahun tidak mengalami adanya peningkatan yang signifikan (Andari & Setianingsih, 2. Untuk itu, sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa di Indonesia dengan diterapkan AKM (Asesmen Kompetensi Minimu. AKM merupakan bentuk asesmen yang digunakan dalam upaya implementasi kurikulum merdeka sebagai pengganti dari UN (Ujian Nasiona. AKM dirancang bukan hanya sebatas penilaian hafalan terkait materi tertentu melainkan lebih kepada terciptanya pendidikan yang lebih kontekstual sehingga menuntut kemampuan tingkat tinggi siswa yang salah satunya adalah penilaian numerasi. Adapun komponen yang diujikan dalam AKM mengacu pada domain dalam PISA (Programme for International Student Assessmen. dan TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Stud. (Pusmenjar, 2. meliputi konten yang digunakan adalah konten bilangan, aljabar, data dan ketidakpastian, dan geometri dan pengukuran. konteks yang digunakan adalah konteks personal, saintifik, dan sosial-budaya. dan proses kognitif yang digunakan meliputi pengetahuan . , penerapan . , dan penalaran . Di sisi lain, pemecahan masalah juga menjadi salah satu tuntutan yang mendapatkan perhatian besar dalam penerapan pembelajaran di Indonesia. Pemecahan masalah menjadi salah satu tujuan utama kurikulum matematika di sebagian besar dunia (Olivares. Lupiyyez, & Segovia. Hal ini juga selaras dengan SK Kepala Badan Standar. Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Nomor 8 Tahun 2022 terkait dengan tujuan pembelajaran matematika dalam kurikulum merdeka adalah memahami materi pembelajaran matematika dan mengaplikasikannya dalam pemecahan masalah matematis. mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas suatu masalah. materi pembelajaran matematika dengan lintas bidang lain dan dengan kehidupan. memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan. Dengan demikian, kemampuan pemecahan masalah matematis sangat penting dimiliki oleh siswa agar pengetahuan matematika yang dimiliki menjadi bermakna (Susanti. Budiarto, & Setianingsih. Dengan mengaitkan kedua persoalan tersebut, studi literatur dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya kemampuan numerasi dalam membantu siswa dalam memecahkan masalah matematis. METODOLOGI Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur. Kegiatan dilakukan secara sistematis untuk mengumpulkan, mengolah, dan menyimpulkan data dengan menggunakan metode/teknik tertentu guna mencari jawaban atas permasalahan yang dihadapi (Sari & Asmendri, 2. 18 | Jurnal Cakrawala : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 2. , 2024 Penerapan Media Pembelajaran Kotak Cahaya dalam Meningkatkan Hasil Belajar Materi Sifat Cahaya di SD Luqman Al Hakim Surabaya Penelitian dengan studi literatur dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang relevan terkait dengan masalah yang akan diselesaikan (Nastiti & Dwiyanti. Studi literatur dalam penelitian ini dilakukan melalui review artikel dari berbagai sumber jurnal-jurnal yang bereputasi terkait dengan kemampuan numerasi dan pemecahan masalah. Subjek penelitian ini adalah siswa jenjang dasar maupun menengah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi yaitu pencarian artikel melalui jurnal-jurnal dengan topik pembahaan yang relevan (Mirzaqon. Abdi, & Purwoko, 2. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi yaitu proses memilih, membandingkan, menggabungkan dan memilah berbagai pengertian hingga ditemukan yang relevan. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan pengumpulan data yang telah dilakukan melalui studi literatur dari berbagai artikel yang relevan dengan kemampuan numerasi dan pemecahan masalah matematis diperoleh Tabel 1. Data Artikel yang Relevan dengan Kemampuan Numerasi dan Pemecahan Masalah Matematis dari Berbagai Jurnal Penulis Judul Artikel Metode Penelitian Hasil Penelitian Firdausy. Sumantri, , & Zakiah, . Hubungan Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Kelas V Dalam Penyelesaian Masalah Bentuk Soal Cerita Matematika Jenis penelitian yang product moment dengan dua variabel yaitu x dan Pendekatan yang penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yaitu semua data dalam bentuk angka dan diolah secara terstruktur. Hasil uji koefisien korelasi . yang menjelaskan bahwa nilai thitung = 3,169 > 1,721, sehinggadapat dinyatakan bahwa signifkan antara kemampuan penyelesaian masalah bentuk soal cerita siswa kelas V SD Negeri Bantarjati 8 Bogor Tahun Pelajaran 2022/2023. Literasi numerasi memiliki pengaruh 38,4% masalah bentuk soal cerita siswa. Alfiah. Mulyadi. , & Apriyani. Hubungan Antara Literasi Numerasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas Vi SMP Negeri 1 Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020 Jenis penelitian yang digunakan adalah kausal pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan Penelitian menggunakan uji syarat berupa uji normalitas, uji multokolinearitas. Terdapat numerasi dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas Vi SMP Negeri 1 Pacitan Tahun Pelajaran 2019/2020. Dari perhitunagn diperoleh nilai signifikansi literasi numerasi . adalah 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang Literasi numerasi berpengaruh sebesar 54,6% Jurnal Cakrawala : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 2. , 2. 19 Studi Literatur: Analisis Pentingnya Kemampuan Numerasi dalam Mendukung Pemecahan Masalah Matematis uji heteroskedastisitas, terhadap kemampuan pemecahan dan uji linearitas. masalah matematika siswa dan sisanya 45,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Shylvia. Pengaruh Literasi Matematis Numerasi Siswa SMP Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Menyeelsaikan Soal HOTS Berdasarkan Perspektif Teori Polya Penelitian pendekatan kuantitatif yaitu semua informasi atau data dalam bentuk menggunakan statistik Penelitian pada siswa kelas IX di salah satu sekolah (SMP) Kota Bandung. Provinsi Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan Berdasarkan nilai koefisien korelasi berganda sebesar 0. artinya terdapat hubungan positif antara variabel literasi matematis kemampuan pemecahan masalah dalam menyelesaikan soal HOTS yang sangat kuat. Literasi memiliki nilai F-hitung sebesar 065 lebih besar dari F-tabel . 065 > 3. yang berarti literasi matematis dan numerasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah HOTS. Persentase pengaruh literasi matematis dan numerasi siswa adalah sebesar 95. Muawiah. Pengaruh Literasi Numerasi Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas Vi UPTD SMP Negeri 13 Sinjai Jenis penelitian ini adalah expost facto yang pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas Vi UPTD SMP Negeri 13 Sinjai yang berjumlah 57 orang dengan teknik convenience sampling. Pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana. Penelitian ini menemukan hasil melalui uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, dan nilai sebesar 18,24 dan sebesar 2,101 jadi 18,24 > 2,101, dengan R square 94,8%. Sehingga membuktikan bahwa terdapat pengaruh antara literasi numerasi kemampuan pemecahan masalah matematika siswa di kelas Vi UPTD SMP Negeri 13Sinjai. Berdasarkan beberapa data di atas dapat diketahui bahwa dari keempat hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang berbeda dengan tujuan, subjek, tempat, jenis, dan pendekatan penelitian yang berbeda diperoleh hasil yang sama bahwa terdapat hubungan yang positif antara kemampuan numerasi dengan pemecahan masalah matematis. 20 | Jurnal Cakrawala : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 2. , 2024 Penerapan Media Pembelajaran Kotak Cahaya dalam Meningkatkan Hasil Belajar Materi Sifat Cahaya di SD Luqman Al Hakim Surabaya SIMPULAN Numerasi memiliki pengertian yang sama dengan literasi matematika. Kemampuan numerasi sangat penting dimiliki oleh siswa di semua jenjang pendidikan, baik di tingkat dasar, menengah, maupun mahasiswa di perguruan tinggi. Berdasarkan hasil dari studi literatur yang dilakukan pada penelitian ini diperoleh bahwa kemampuan numerasi memiliki hubungan yang positif dengan pemecahan masalah matematis yang berarti bahwa semakin tinggi kemampuan numerasi seseorang maka semakin tinggi pula kemampuan pemecahan masalah siswa tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan numerasi dapat mendukung kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Untuk itu, penting bagi guru untuk terus meningkatkan kemampuan numerasi siswanya dan penting pula bagi pemerintah untuk terus memfasilitasi asesmen yang mengukur kemampuan numerasi siswa di Indonesia. Beberapa studi juga mengungkapkan bahwa numerasi merupakan keterampilan hidup mendasar yang penting, yang bukan hanya membantu seseorang dalam memecahkan masalah matematika saja tetapi juga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari untuk melek angka, finansial, serta meningkatkan peluang dalam dunia pekerjaan. DAFTAR PUSTAKA