JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KUALITAS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN (Kasus pada PT. Indosal Pasteu. Oleh: Widyaningsih pageofwidya@gmail. Program Study Akuntansi FE Universitas Langlangbuana Abstrak Budaya organisasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari lingkungan internal organisasi karena sangat penting perannya dalam mendukung terciptanya suatu organisasi yang efektif dan berpengaruh pada pencapaian kinerja organisasi. Teknologi informasi diharapkan bisa menjadi fasilitator dan interpreter dalam menunjang pencapaian kinerja organisasi dan menghasilkan kualitas sistem informasi yang tepat untuk pengambilam keputusan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh budaya organisasi dan teknologi informasi terhadap kualitas sistem informasi akuntansi manajemen pada PT. Indosal Pasteur (Honda Pasteu. Objek penelitian ini adalah seluruh divisi PT. Indosal Pasteur. Data yang diperoleh dengan menyebarkan kuisoner kepada 59 responden. Metode analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif, diolah secara statistik dengan SEM-PLS dan menggunakan program SMARTPLS 3. 0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa budaya organisasi dan teknologi informasi memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas sistem informasi akuntansi manajemen. Kata Kunci : Budaya Organisasi. Teknologi Informasi, dan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Abstract Organizational culture is an integral part of the internal environment of the organization because it is very important role in supporting the creation of an organization that is effective and influential on the achievement of organizational Information technology is expected to be a facilitator and interpreter in supporting the achievement of organizational performance and produce quality information systems appropriate for organizational decisionmaking. This study aims to determine how the influence of organizational culture and information technology on the quality of management accounting information system at PT. Indosal Pasteur (Honda Pasteu. The object of this research is all division of PT. Indosal Pasteur. Data obtained by distributing questionnaires to 59 respondents. The analytical method used is descriptive statistics, processed statistically with SEM-PLS and using SMARTPLS 3. for windows program. Results of this study indicate that organizational culture and information technology provide a significant influence on the quality of management accounting information systems. Keywords: Organizational culture Information Technology, and Quality of Accounting Information Systems Management JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 Pendahuluan Latar Belakang Suatu organisasi pada dasarnya menjalani tahap demi tahap dari waktu ke waktu, atau yang biasa disebut siklus organisasi. Artinya suatu organisasi yang tumbuh dan berkembang dia akan menjalani suatu proses kehidupan atau living organism (Irham Fahmi, 2010:. Budaya organisasi dapat memberikan nilai-nilai dan norma bagi karyawan dalam prinsip operasional organisasi atau perusahaan. (Manahan P. Tampubolon, 2012:. Akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, persaingan bisnis yang makin ketat, dan semakin singkatnya siklus hidup produk dan jasa yang ditawarkan, serta semakin tingginya tuntutan konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan, maka perusahaan berusaha mencari terobosan baru untuk mengantisipasi perubahan. Berkembang-nya teknologi informasi diharapkan bisa menjadi fasilitator dan interpreter dalam menghadapi gejolak yang ada dalam perusahaan (Lena Ellita & Lina Anatan, 2. Revolusi teknologi informasi telah mengubah cara kerja manusia mulai dari cara berkomunikasi, cara memproduksi, cara mengoordinasi, cara berfikir, hingga cara belajar dan menagajar. Bahkan kemajuan teknologi informasi telah mengaburkan batas-batas organisasi, pasar dan , mempersingkat batasan ruang dan waktu serta menyederhanakan kompelsitas (Deni Darmawan, 2012:. Sistem informasi akuntansi manajemen dapat membantu manajer dalam pengendalian aktivitas dan pengurangan ketidakpastian sehingga diharapkan dapat membantu perusahaan pencapaian tujuan. Sistem informasi akuntansi manajemen akan membantu para manajer dapat mengambil keputusan yang efektif sehingga dampak kinerja meningkat (Karsiati dan Maskudi, 2. Pengetahuan manajer akuntansi terhadap sistem informasi juga merupakan faktor yang tidak kalah penting dalam aplikasi serta pengembangan sistem informasi akuntansi. Komala . menyatakan bahwa manajer akuntansi . merupakan eksekutif yang mengkoordinasikan partisipasi manajemen dalam perencanaan dan pengendalian untuk mencapai target perusahaan, khususnya untuk menentukan efektivitas implementasi kebijakan dan mengembangkan struktur dan prosedur organisasi. Fenomena-fenomena mengenai SIAM (Sistem Informasi Akuntansi Manajeme. dalam berbagai hal menyebutkan. Verina . menyatakan bahwa karakteristik sistem informasi akuntansi manajemen penting dalam pengambilan keputusan tetapi fenomena yang terjadi masih banyak perusahaan yang lingkungan usahanya kurang kondusif sehingga karakteristik sistem informasi akuntansi manajemen yang ada dalam perusahaan tidak begitu baik. Selanjutnya. Samsul . menyatakan bahwa Bursa Efek Indonesia (BEI) menagih revisi laporan keuangan yang belum selesai. Mereka akan mencoba berbicara dengan akuntan perusahaan yang bersangkutan mengenai tata cara penyajian laporan keuangan yang seharusnya bersifat konsisten dan sesuai aturan yang diterapkan. Dipertegas oleh Erlangga Djumena . bahwa gara-gara laporan keuangan BEI hukum 26 Masih ada 72 emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan tengah Bahkan, beberapa diantaranya terkena sanksi. Senada dengan kutipan sebelumnya. Robert Adhi Ksp . mempertegas bahwa keuangan tidak transparan. Parpol (Partai Politi. dilaporkan ke KPI (Komisi Informasi Publi. Karena tidak menyampaikan laporan keuangan. Indonesia Corruption Watch mengadukan sembilan partai politik kepada Komisi Informasi Publik. Kesembilan parpol yang ada di DPR semestinya membuka kepada publik karena menerima bantuan parpol dari APBN. JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 Rumusan Masalah Berapa besar Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen? Berapa besar Pengaruh Teknologi Informasi terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen? Kerangka Pemikiran Budaya Organisasi dan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Hasil pengujian hipotesis Karsiati dan Maskudi . menunjukkan bahwa budaya organisasi, teknologi informasi dan sistem informasi akuntansi manajemen memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja manajerial. Sistem informasi akuntansi manajemen berfungsi sebagai variable mediasi pengaruh antara budaya organisasi dan teknologi informasi terhadap kinerja manajerial. Dipertegas oleh Marissa . bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sistem informasi akuntansi dan sistem informasi akuntansi memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas informasi Kemudian diperkuat pula oleh Dwi Priutami dkk . bahwa penelitian menunjukan bahwa budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi, sedangkan program pelatihan dan pendidikan karyawan berpengaruh tidak sgnifikan terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Teknologi Informasi dan Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Mardia Rahmi . menyatakan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa . Teknologi Informasi memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Kualitas Informasi Akuntansi, . Pengguna Keahlian memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Kualitas Informasi Akuntansi. Selanjutnya Mohklas . bahwa hasil analisis menunjukkan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap sistem informasi akuntansi secara signifikan. Sedangkan Ajeng & Titiek . menyatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa Teknologi informasi dan saling ketergantungan secara parsial berpengaruh positif terhadap sistem akuntansi Hipotesis Berdasarkan kerangka pemikiran diatas, dapat membangun pernyataan sementara berdasarkan identifikasi masalah adalah sebagai berikut : H1 : Adanya pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen pada perusahaan. H2 : Adanya pengaruh Teknologi Informasi terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen pada perusahaan. Maksud & Tujuan Penelitian C Maksud Penelitain ialah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dibuktikan, dan dikembangkan (Sugiyono, 2012:. C Tujuan Penelitian :untuk membuktikan secara empiris besarnya pengaruh BO dan TI terhadap KSIAM Kegunaan Penelitian Dampak dari pencapaian tujuan dan terjawabnya rumusan masalah secara Perkembangan Ilmu Pengetahuan Menurut Sekaran . pengembangan keilmuan adalah penelitian yang diharapkan dapat berguna untuk menerapkan kembali hasil terdahulu untuk memecahkan masalah spesifik yang terjadi pada penelitian tersebut. JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 Pemecahan Masalah Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan referensi dalam pemanfaatan budaya organisasi, teknologi informasi, dan pendesainan kualitas sistem informasi akuntansi manajemen bagi perusahaan sehingga efektif dan dapat mendukung kegiatan operasi serta strategi untuk mencapai tujuan Selain itu dapat menambah wawasan tentang hasil penelitian yang berkaitan dengan kualitas sistem informasi akuntansi manajemen untuk dijadikan rujukan hasil penelitian berikutnya. KAJIAN PUSTAKA Budaya Organisasi Budaya adalah hasil karya cipta manusia yang dihasilkan dan telah dipakai sebagai bahagian dari tata kehidupan sehari-hari. (Irham Fahmi, 2. Selanjutnya Hendyat Soetopo . menyatakan bahwa budaya organisasi berkenaan dengan keyakinan, asumsi, nilai, norma-norma perilaku, sikap, kebiasaan, dan harapan-harapan yang dimiliki oleh organisasi. Hendyat Soetopo . menyatakan bahwa fungsi budaya organisasi bergayut dengan fungsi eksternal dan fungsi internal. Fungsi eksternal budaya organisasi adalah untuk melakukan adaptasi terhadap lingkungan di luar organisasi, sementara fungsi internal berkaitan dengan integrasi berbagai sumber daya yang ada di dalamnya termasuk sumber daya manusia. Dimensi-dimensi Budaya Organisasi Robbins . yang dialih bahahasakan oleh Tim Indeks menyatakan bahwa budaya organisasi mengacu ke suatu system makna bersama yang dianut oleh anggota-anggota yang membedakan organisasi itu dari organisasi-organisasi Inovasi dan pengambilan risiko. Perhatian ke rincian. Orientasi hasil. Orientasi orang. Orientasi tim. Keagresifan. Kemantapan. Teknologi Informasi Djoko Purwanto . menyatakan bahwa teknologi Informasi (TI) adalah suatu produk yang tak berwujud . ntangible produc. TI tak dapat disentuh, dicium, atau dirasa, namun dapat dilihat keberadaannya dalam dunia nyata. Kategori Pemrosesan Informasi dan Alat Teknologi Informasi (TI) Tugas Pemrosesan Keterangan Alat TI Informasi Menangkap Informasi Memperoleh informasi Teknologi pada titik asalnya Mouse. Keyboard. Barcode Reader Menyampaikan Menyajikan informasi Teknologi Informasi dalam dalam bentuk misalnya: Screen, yang paling berguna Printer. Speaker Menciptakan Informasi Memproses informasi Teknologi memperoleh misalnya: Word informasi baru JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 Processing. Payroll. Expert system Menyimpan Informasi Menyimpan informasi Teknologi penggunaan penyimpanan, akan misalnya: Hard disk. CD-Rom. Tape Mengkomunikasikan Menyampaikan Teknologi Informasi informasi ke orang lain telekomunikasi, atau ke lokasi lain Modem. Satellite Sumber : Haag dan Cumming . 8 :. alam Laksamana dan Muslichah, 2002:. Dimensi teknologi informasi dalam penelitian ini menyatakan kategori pemrosesan dan alat teknologi informasi yang dikemukanan oleh Haag & Cumming. Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Hansen an d Mowen . sistem informasi akuntansi manajemen adalah sistem informasi yang menghasilkan keluaran . dengan menggunakan . dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu manajemen. Selanjutnya Baldric et al . mengemukakan bahwa Sistem Informasi Akuntansi Manajemen . anagement accounting information syste. adalah sistem informasi yang mentranformasi input dengan menggunakan proses untuk menghasilkan output yang dibutuhkan untuk mendukung pengambilan keputusan. Kemudian Tata Sutabri . menyatakan bahwa Sistem Informasi Manajemen adalah sebuah sistem informasi yang selain melakukan semua pengolahan transaksi yang diperlukan oleh suatu organisasi, juga memberi dukungan informasi dan pengolahan, dalam rangka menjalankan fungsi operasi manajemen dan proses pengambilan keputusan. Ringkasan Karakteristik Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Dimensi Broadscope Timesliness Aggregation Integration Sub Dimensi Informasi Eksternal Informasi nonkeuangan Informasi yang berorientasi ke masa yang akan imbal Frekuensi pelaporan Kecepatan pelaporan Aggregate periode waktu Aggregate area fungsional Target tepat untuk aktivitas dan pengaruh imbal baliknya Dalam sub unit pelaporan interaksi sub Sumber : Chenhall dan Morris . Metode Penelitian Desain Penelitian Desain penelitian adalah rencana dan struktur penyelidikan yang disusun sedemikian rupa sehingga peneliti akan dapat memperoleh jawaban untuk JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 pertanyaan-pertanyaan penelitiannya (Ulber Silalahi, 2010:. Dalam penelitian ini metode yang digunakan ialah metode deskriptif-kuantitatif. Menurut Elvinaro Ardianto . metode deskriptif-kuantitatif adalah metode yang hanya memberikan gambaran atau deskripsi tentang variabel dari sebuah fenomena yang diteliti. Variabel yang diteliti bisa satu, dua, tiga, atau lebih. Setiap variabel yang diteliti tidak dilakukan pengujian untuk mengetahui adanya hubungan dari variabel-variabel yang diteliti atau dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan rumus statistik. Operasional Variabel Zulganef . menyatakan bahwa operasioanalisasi variabel adalah kegiatan atau proses yang dilakukan peneliti untuk mengurangi tingkat abstraksi konsep sehingga konsep tersebut dapat diukur. Populasi atau Sumber Informasi Nurul Zuriah . menyatakan bahwa populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian peneliti dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang ditentukan. Jadi, populasi berhubungan dengan data, bukan faktor manusianya. Dalam penelitian ini populasi yang diambil ialah seluruh divisi pada PT. Indosal Pasteur sejumlah 225 Metode Penarikan Sampel Menurut Ulber Silalahi . sampel adalah satu subset atau tiap bagian dari populasi berdasarkan apakah itu representatif atau tidak. Sampel merupakan bagian tertentu yang dipilih dari populasi. Senada dengan Nurul Zuriah . bahwa sampel sering didefinisikan sebagai bagian dari populasi, sebagai contoh . yang diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu. Sehingga dalam penelitian ini dengan menggunakan power analysis pada tingkat signifikan 5% dan R2 = 0. 25 maka sampel yang diambil sebesar 59 orang. Prosedur Pengumpulan Data Ada beberapa teknik pengumpulan data yang dikemukakan oleh Husein Umar . 5:49-. , yaitu : Angket (Kuesione. Teknik angket . merupakan suatu pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan Ae pertanyaan kepada responden dengan harapan memberikan respon atas daftar pertanyaan tersebut. Wawancara Wawancara merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang lain. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara langsung berhadapan dengan yang diwawancarai tetapi dapat juga secara tidak langsung seperti memberikan daftar pertanyaan untuk dijawab pada kesempatan lain. Observasi Teknik ini menurut adanya pengamatan dari sisi peneliti baik secara langsung ataupun tidak langsung terhadap objek penelitiaannya. Tes Untuk mengumpulkan data yang sifatnya mengevaluasi hasil proses atau untuk mendapatkan kondisi awal sebelum proses ( pre test dan post tes. teknik ini dapat Uji Validitas dan Reabilitas Uji Validitas Pengertian uji validitas adalah suatu langkah pengujian yang dilakukan terhadap isi . dari suatu instrumen, dengan tujuan untuk mengukur ketepatan instrumen yang digunakan dalam suatu penelitian (Sugiyono, 2. JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 Untuk menguji validitas dapat dihitung korelasi anatara masing Ae masing pertanyaan skor total dengan teknik korelasi Product Moment dari Pearson dalam (Sugiyono 2008. N (OcXY)Oe(OcX)(OcY) Oo {(NOcX2 )Oe( OcX)2 . {(NOcY2 )Oe(OcY)2 } Sumber : Sugiyono,2014:212 Keterangan : rxy = koefisien korelasi N = Jumlah responden uji coba X = Skor tiap item Y = Skor seluruh item responden uji coba 2 Uji Reliabilitas Menurut Sugiyono . mengatakan bahwa pengujian reliabilitas instrument secara internal dapat dilakukan dengan menggunakan CronbahAos Alpha, dengan model matematisnya adalah sebagai berikut : OcEb2 r11 = ( ) . Oe kOe1 Eb 2 Keterangan : R11 = Reliabilitas instrumen K = Banyaknya butir pertanyaan OcEb2 = Jumlah varians butir Et2 = Varians total Uji reliabilitas digunakan untuk menunjukkan sejauh mana hasil pengukuran telah konsisten apabila dilakukan dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama teknik CronbahAos Alpha sebagai koefisien reabilitas yang mengidentifikasikan kelayakan antara yang satu dengan yang lain. Suatu variabel dinyatakan reliable jika memberikan nilai CronbahAos Alpha > 0,60 (Sekaran,2. Metode Analisis Menurut Sugiyono . mengemukakan bahwa dalam penelitian kuantitatif, analisis data merupakan kegiatan setelah dari data seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Dalam penelitian ini dilakukan dengan dua jenis analisis untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu : Analisis deskriptif untuk menjelaskan karakteristik variabel yang diteliti guna mendukung pemecahan masalah untuk memperoleh sara secara operasional. Analisis melalui permodelan persamaan structural (Struktural Equation Modeling AeSEM) agar dapat menjawab rumusan masalah dan menjawab hipotesis. Hasil Penelitian dan Pembahasan Hasil Penelitian Berdasarkan hasil penilitian di PT. Indosal Pasteur dapat terlihat sebaran responden berjenis kelamin perempuan lebih sedikit dibandingkan responden berjenis kelamin laki-laki yaitu 21:38 atau sekitar 35,59% : 64. Selanjutnya dari karakteristik pendidikan terakhir terlihat responden lebih banyak memiliki jenjang pendidikan D3 (Diploma . yaitu 24 responden atau sebanyak 40. Kemudian pada karakteristik masa kerja rata-rata responden memiliki masa kerja selama 5-10 tahun atau sebesar 40,67% . Sejarah Singkat Perusahaan PT. Indosal Pasteur PT. Indosal Pasteur (Honda Pasteu. adalah authorized dealer untuk produk mobil Honda sejak tahun 1987 yang berkantor pusat di jalan Dr. Junjunan JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 168 B Bandung 40163. Saat ini PT. Indosal Pasteur memiliki kantor cabang yang terletak di jalan Prabu Geusan Ulun No. 50 Sumedang. Golongan usahanya ialah perusahaan besar, bidang usahanya perdagangan barang, jasa, jenis kegiatan usahanya ialah perdagangan dan jasa dalam negeri. PT. Indosal Pasteur bergerak di bidang otomotif yang berkelas secara keseluruhan yang memiliki fasilitas 3S, yaitu: n Sales (PenjualanmobilHondabar. n Service(PerawatandanperbaikanmesinmobilHond. n Sprare Part (Penjualan dan Penyediaan suku cadan. Hasil Analisis Deskriptif Prinsip kategori rata Ae rata skor tanggapan responden. Sugiono . yaitu berdasarkan rentang skor maksimum dan skor minimum dibagi jumlah kategori yang diinginkan menggunakan rumus sebagai berikut: Skor Maksimum - Skor Minimum Rentang Jumlah Kategori Sehingga dapat dibuat kategori skor sebagai berikut : Pedoman kategorisi rata-rata skor tanggapan responden Skor Tanggapan 1,00 - 1,80 Kategori 1,81 - 2,60 Kurang Baik/pernah/kurang efisien/kurang efektif 2,61 - 3,40 Cukup baik/kadang-kadang/cukup efisien/cukup efektif 3,41 - 4,20 Baik/sering/efisien/efektif 4,21 - 5,00 Sangat baik/selalu/sangat efiseien/sangat efektif Tidak Baik/tidak pernah/tidak efisien/tidak efektif Analisis Deskriptif Budaya Organisasi Implementasi budaya organisasi diukur melalui 7 dimensi dan dioperasikan menjadi 8 indikator. Hasil perhitungan skor total rata-rata dari variabel budaya organisasi adalah 3,93 berada di antara interval 3,41 Ae 4,20 dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi pada PT. Indosal Pasteur baik. Analisis Deskriptif Teknologi Informasi Implementasi teknologi informasi diukur melalui 6 dimensi dan dioperasikan menjadi 9 indikator. Hasil perhitungan skor total rata-rata dari variabel teknologi informasi adalah 4,06 berasa dia antara interval 3,41 Ae 4,20 dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi pada PT. Indosal Pasteur baik. Analisis Deskriptif Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Implementasi kualitas sistem informasi akuntansi manajemen diukur melalui 4 dimensi dan dioperasikan menjadi 8 indikator. Hasil perhitungan skor total rata-rata dari variabel kualitas sistem informasi akuntansi manajemen adalah 3,42 berasa dia JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 antara interval 3,41 Ae 4,20 dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualitas sistem informasi akuntansi manajemen pada PT. Indosal Pasteur baik. Analisis Pengaruh Budaya Organisasi. Teknologi Informasi Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen. Hasil perhitungan nilai-nilai loading factor Variabel Budaya Dimensi Inovasi dan pengambilan Perhatian ke rincian Orientasi hasil Orientasi orang Orientasi tim Kemantapan Menangkap ( Capture Mengolah ( processing ) Menghasilkan ( generating ) Teknologi Kualitas Menyimpan ( storage ) Mencari kembali Transmisi ( transmission ) Broadscope (Cakupan yang Timeliness (Ketepatan Wakt. Aggregation (Pengumpula. Integration (Integras. Budaya Organisasi Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Teknologi Informasi Diagram jalur loading factor JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 \Informasi Akuntansi Average extracted (AVE) Budaya Organisasi 0,786 Teknologi Informasi 0,662 Kualitas Sistem Informasi 0,775 Akuntansi Manajemen Variabel Penilaian Collinearity Konstruk Budaya Organisasi VIF Teknologi Informasi Composite reliability (CR) 0,962 0,919 0,932 Hasil Pengujian Hipotesis Hipotesis Statistik H0 : Y11 = 0 Kefisien Jalur P-Value Keterangan H0 ditolak H0 ditolak H1 : Y11 O 0 H0 : Y12 = 0 H1 : Y12 O 0 Pembahasan Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Pengaruh variabel budaya organisasi terhadap kualitas sistem informasi akuntanasi manajemen sebesar 0,368 dan termasuk dalam kategori medium. Dengan demikian hipotesis 1 diterima, artinya penelitian yang dilakukan di PT. Indosal Pasteur menyatakan bahwa budaya organisasi berpengaruh terhadap kualitas sistem informasi akuntansi manajemen Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen Pengaruh variabel teknologi informasi terhadap kualitas sistem informasi akuntansi manajemen sebesar 0. 647 dan termasuk dalam kategori large. Dengan demikian hipotesis 2 diterima, artinya penelitian yang dilakukan di PT. Indosal Pasteur menyatakan bahwa teknologi informasi berpengaruh terhadap kualitas sistem informasi akuntansi manajemen. KESIMPULAN Dari hasil penelitian bahwa Budaya Organisasi dan Teknologi Informasi berpengaruh terhadap Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen karena hasil analisis deskriptif pada setiap dimensi budaya organisasi dan teknologi informasi menyatakan bahwa budaya organisasi dan teknologi informasi pada PT. Indosal Pasteur sudah baik. JURNAL AKUTANSI. AUDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUTANSI (JAS. Vol. No. September 2017 SARAN Pertahankan budaya organisasi yang telah baik dan diupayakan untuk ditingkatkan supaya budaya organisasi di PT. Indosal Pasteur semakin baik. Teknologi informasi yang sudah diterapkan dengan baik perlu dilakukan up grade secara berkesinambungan agar teknologi informasi di PT. Indosal Pasteur dapat mengikuti perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). DAFTAR PUSTAKA