CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 3 No. PP 57-61 Hompage: https//journal. id/index. php/care Penguatan Pemahaman dan Kesadaran Siswa MA PPMTI Tanjung Berulak Air Tiris terhadap Prinsip Keuangan Syariah *1Muhammad Syaipudin, 2Mifta Hasda, 3Syafnur Muhammad Rizki, 4Suci Mardiyah 1,2,3,4 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Universitas Madako Tolitoli *Koresponden: syaipudinabiimam@gmail. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiah (PPMTI) Tanjung Berulak dengan tema AuPeningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Prinsip Keuangan Syariah bagi Santri PPMTI Tanjung Berulak. Ay Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan dan mengukur tingkat kesadaran serta pemahaman santri terhadap prinsip-prinsip keuangan syariah. Dalam rangka mencetak generasi muda yang tidak hanya memahami nilai-nilai keislaman tetapi juga mampu menerapkan prinsip keuangan syariah, kegiatan ini memberikan edukasi mengenai konsep dasar keuangan syariah dan implementasinya dalam lembaga keuangan syariah, khususnya pada bank syariah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan melalui koordinasi dengan pihak pesantren, penyusunan materi, dan pembuatan media pembelajaran. Tahap pelaksanaan menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif, diikuti oleh santri kelas 12. Setelah penyampaian materi, dilakukan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pengetahuan santri terhadap prinsip keuangan syariah serta meningkatnya antusiasme mereka untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi para santri dan menjadikan mereka sebagai agen perubahan dalam mempromosikan keuangan syariah di lingkungan pesantren maupun masyarakat luas. Kata kunci: pengabdian masyarakat, keuangan syariah, pesantren, kesadaran santri, edukasi keuangan Abstract This community service activity was carried out at the Madrasah Tarbiyah Islamiah Islamic Boarding School (PPMTI) Tanjung Berulak with the theme "Increasing Awareness and Knowledge of Sharia Financial Principles for PPMTI Tanjung Berulak Students. " The purpose of this activity was to increase and measure the level of awareness and understanding of the students regarding the principles of sharia finance. In order to produce a young generation who not only understands Islamic values but is also able to apply the principles of sharia finance, this activity provided education on the basic concepts of sharia finance and its implementation in sharia financial institutions, especially in sharia banks. The implementation method included preparation, implementation, and evaluation stages. The preparation stage was carried out through coordination with the Islamic boarding school, preparation of materials, and creation of learning media. The implementation stage used lectures and interactive discussions, attended by grade 12 students. After the presentation of the material, a question and answer session was held to deepen the participants' understanding. The results of the activity showed an increase in the students' awareness and knowledge of the principles of sharia finance and an increase in their enthusiasm to apply them in their daily lives. This activity is expected to provide sustainable benefits for the students and enable them to become agents of change in promoting Islamic finance within the Islamic boarding school and the wider community. Keywords: community service. Islamic finance. Islamic boarding school, student awareness, financial PENDAHULUAN Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan sistem keuangan yang berlandaskan prinsipprinsip Islam. Meskipun industri perbankan syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan, masih banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang belum sepenuhnya memahami dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah. Rendahnya literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda dapat menjadi penghambat dalam mewujudkan sistem ekonomi yang berkeadilan dan sesuai syariat Islam. Salah satu CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 3 No. PP 57-61 Hompage: https//journal. id/index. php/care kelompok yang memiliki potensi besar untuk diberikan pemahaman lebih mendalam mengenai prinsip-prinsip keuangan syariah adalah para santri. Sebagai calon pemimpin umat dan agen perubahan di masa depan, santri memiliki peran penting dalam mendorong implementasi nilai-nilai Islam di berbagai bidang, termasuk ekonomi dan keuangan. Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiah (PPMTI) Tanjung Berulak sebagai lembaga pendidikan Islam yang telah berdiri sejak 19 Desember 1926 memiliki komitmen kuat dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. PPMTI Tanjung Berulak tidak hanya menekankan pendidikan agama, tetapi juga membekali para santri dengan pengetahuan umum untuk menghadapi tantangan kehidupan Dalam konteks ini, pemahaman tentang keuangan syariah menjadi aspek penting yang perlu diperkenalkan agar santri mampu mengelola keuangan secara Islami dan terhindar dari praktik ekonomi yang bertentangan dengan syariat. Terlebih di era digital saat ini, berbagai sistem keuanganAibaik syariah maupun konvensionalAiberkembang pesat dan menuntut literasi keuangan yang kuat agar tidak salah dalam mengambil keputusan finansial. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar santri masih memiliki keterbatasan dalam memahami konsep keuangan syariah, termasuk prinsip, produk, dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Kurangnya pemahaman ini dapat menghambat mereka dalam beradaptasi terhadap sistem ekonomi modern yang berbasis Oleh karena itu, diperlukan upaya konkret untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan para santri mengenai prinsip keuangan syariah. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat tim pengabdian berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi secara langsung kepada santri kelas 12. Kegiatan ini meliputi pemaparan materi keuangan syariah melalui presentasi, diskusi interaktif, dan sesi tanya Diharapkan melalui kegiatan ini, para santri dapat memahami konsep dasar keuangan syariah, menginternalisasi nilai-nilainya, serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pengabdian ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan santri akan pentingnya membangun ekonomi yang berlandaskan prinsip syariah, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih Islami, adil, dan sejahtera. METODE Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema AuPeningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Prinsip Keuangan Syariah bagi Santri Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiah (PPMTI) Tanjung BerulakAy dilaksanakan melalui beberapa tahapan sistematis yang meliputi identifikasi, analisis kebutuhan, pelaksanaan edukasi, dan evaluasi kegiatan. Berikut tahapan-tahapan pengabdian: Identifikasi Pengetahuan Awal Santri Pada tahap ini, tim pengabdian melakukan tanya jawab secara langsung dengan para santri untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap konsep dasar keuangan syariah. Hasil dari tahap ini menjadi dasar dalam merancang materi dan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik peserta. CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 3 No. PP 57-61 Hompage: https//journal. id/index. php/care Analisis kebutuhan Untuk memahami aspek-aspek apa saja yang perlu ditekankan dalam penyampaian Melalui analisis ini, tim dapat menyesuaikan isi materi dengan tingkat pengetahuan, kebutuhan pembelajaran, serta konteks lingkungan pesantren. Pelaksanaan Kegiatan Edukasi dan Sosialisasi Inti dari program PKM. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok untuk mendorong partisipasi aktif santri. Materi disampaikan menggunakan media pendukung berupa slide presentasi yang berisi penjelasan mengenai prinsip-prinsip keuangan syariah, perbedaan antara sistem keuangan syariah dan konvensional, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Di akhir sesi, diadakan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman santri dan menilai sejauh mana mereka dapat menyerap materi yang diberikan. Evaluasi kegiatan Seluruh rangkaian PKM selesai dilaksanakan. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai tingkat keberhasilan kegiatan dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan santri mengenai prinsip keuangan syariah. Proses evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap antusiasme peserta, kemampuan mereka menjawab pertanyaan terkait materi, serta umpan balik yang diberikan selama diskusi. Hasil evaluasi ini menjadi dasar bagi tim pengabdian untuk menyusun rekomendasi pengembangan kegiatan sejenis di masa mendatang. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan tema AuPeningkatan Kesadaran dan Pengetahuan Prinsip Keuangan Syariah bagi Santri Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiah (PPMTI) Tanjung BerulakAy dilaksanakan melalui metode presentasi, tanya jawab, dan pemberian contoh-contoh praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran santri terhadap pentingnya penerapan prinsip keuangan syariah. Materi yang disampaikan diawali dengan motivasi mengenai kesadaran berkeuangan sesuai syariat, kemudian dilanjutkan dengan penjelasan konsep dasar keuangan syariah serta penerapannya dalam sistem ekonomi Islam. Setelah penyampaian materi, para santri diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan guna memperdalam pemahaman mereka terhadap topik yang dibahas. Pelaksanaan kegiatan PKM ini melibatkan enam orang anggota tim pengabdi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa, sesuai dengan bidang keahlian masingmasing. Adapun pokok bahasan yang diberikan kepada para santri mencakup: . pentingnya prinsip keuangan syariah, . pengenalan sistem keuangan syariah, dan . analisis perbedaan antara keuangan syariah dan keuangan konvensional. Secara umum, hasil kegiatan PKM di PPMTI Tanjung Berulak menunjukkan keberhasilan dalam beberapa Pertama, target jumlah peserta tercapai dengan baik, di mana kegiatan diikuti oleh 45 orang santri kelas 12. Kedua, ketercapaian materi juga dinilai baik karena materi yang disampaikan telah disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman peserta. Ketiga, pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan efektif, meskipun terdapat keterbatasan waktu yang membuat seluruh pertanyaan dari peserta belum dapat ditampung seluruhnya pada sesi CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 3 No. PP 57-61 Hompage: https//journal. id/index. php/care Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Tim PKM, dilanjutkan dengan sambutan dari pihak pesantren, kemudian penyampaian materi sesuai dengan tema Materi pertama disampaikan oleh Saru Reza. , yang menjelaskan tentang gambaran umum sistem perbankan di Indonesia. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa sistem perbankan nasional menganut dual banking system, yaitu sistem perbankan yang terdiri dari perbankan konvensional dan perbankan syariah yang beroperasi berdampingan. Perbankan konvensional berlandaskan pada sistem bunga, sementara perbankan syariah menerapkan prinsip-prinsip Islam yang melarang praktik riba . , gharar . , dan transaksi yang mengandung unsur haram. Sistem ganda ini memberikan kebebasan bagi masyarakat untuk memilih layanan keuangan sesuai keyakinan dan kebutuhannya. Materi selanjutnya disampaikan oleh Ketua Tim Pengabdian. Mifta Hasda. dengan topik AuPengenalan Keuangan Syariah sebagai Solusi Pengelolaan Keuangan Secara Islami. Ay Dalam pemaparan ini dijelaskan bahwa keuangan syariah merupakan sistem keuangan yang dijalankan sesuai dengan hukum Islam, yang mencerminkan dua dimensi hubungan, yakni antara manusia dengan Allah . ablum minalla. dan antara manusia dengan sesama . ablum minanna. Keuangan syariah menekankan nilai keadilan, transparansi, dan keseimbangan dalam setiap transaksi keuangan, serta melarang praktik riba, gharar, dan maysir. Selain itu, dijelaskan pula bahwa sistem keuangan syariah diimplementasikan oleh lembaga-lembaga keuangan seperti bank syariah. Bank syariah beroperasi tanpa menggunakan sistem bunga dan menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah Islam melalui produk dan layanan yang halal. Dalam operasionalnya, bank syariah berperan dalam mendukung pengembangan ekonomi regional, memfasilitasi kegiatan produksi dan perdagangan, serta membantu distribusi modal melalui skema seperti murabahah . ual bel. , mudharabah . agi hasi. , dan ijarah . Produk-produk perbankan syariah secara umum dibagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu produk penghimpunan dana, penyaluran dana, dan produk jasa. Setiap produk dikembangkan berdasarkan akad-akad dasar dalam sistem ekonomi Islam, antara lain akad simpanan . , bagi hasil . udharabah dan musyaraka. , margin keuntungan . , sewa . , dan jasa . ee-based servic. Prinsip-prinsip tersebut menunjukkan bahwa seluruh transaksi dalam bank syariah didasarkan pada keadilan dan kemaslahatan bersama, berbeda dengan sistem konvensional yang menggunakan bunga sebagai dasar keuntungan. Dengan terlaksananya kegiatan PKM ini, para santri PPMTI Tanjung Berulak memperoleh pengetahuan yang lebih luas tentang prinsip keuangan syariah dan perbedaannya dengan sistem keuangan konvensional. Mereka juga menjadi lebih sadar akan pentingnya memilih sistem keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Meskipun kegiatan ini masih memiliki keterbatasan waktu, antusiasme dan partisipasi aktif santri menunjukkan bahwa program ini berhasil menumbuhkan minat dan pemahaman terhadap keuangan syariah sebagai dasar pengelolaan keuangan yang halal, adil, dan berkah. CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 3 No. PP 57-61 Hompage: https//journal. id/index. php/care KESIMPULAN Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di PPMTI Tanjung Berulak telah diselenggarakan dengan baik dan berjalan dengan lancar sebagaimana dengan yang telah di rencanakan. Pengabdian masyarakat yang telah diselenggarakan dengan tema peningkatan kesadaran dan pengetahuan siswa PPMTI Tj Berulak Air Tiris tentang Prinsip Keungan SyariAoah. Dari pengabdian yang dilaksankan dapat disimpulkan bahwa peserta yang menghadiri pengabdian masyarakat yaitu santri PPMTI Tanjung Berulak mendapatkan tambahan pengetahuan tentang keuangan syariah. Kemudian, dari pengingkatan pengetahuan peserta memiliki motivasi untuk mengelola keuangannya berdasarkan prinsip Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada santri PPMTI Tanjung Berulak meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa PPMTI terhadap prinsip keuangan syariah. Sehingga diharapkan peserta semakin meningkatkan pengetahuan tentang prinsip keuangan syariah dan mulai merencakan keuangan berdasarkan syariah mulai sekarang. Dengan meningkatnya pengetahuan dan tingginya motivasi untuk menerapkan prinsip keuangan syariah sejak dini diharapkan santri PPMTI Tanjung Berulak dapat menjadi generasi yang tidak hanya memahami nilai-nilai islam tetapi juga mampu mengelola keuangan sesuai dengan syariah untuk meraih kesejahteraan duni dan akhirat. DAFTAR PUSTAKA