TEMA TEMA 25, 2 SUBMIT May 2024 REVISI July 2024 DITERIMA July 2024 Tera Ilmu Akuntansi Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 PENGARUH INDEKS MAQASHID SYARIAH, STRUKTUR MODAL DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Winarsih Nurkumala Sari Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Islam Sultan Agung. Indonesia Abstract: The development of the current economy has made companies strive to improve their quality in order to be able to compete in the market, so that various methods are taken to meet the demands of consumers and capital owners, in order to achieve company goals, namely in accordance with Maqashid Syariah . easured through the Maqashid Syariah Index/MSI). This research aims to test the description of the sharia maqashid index, capital structure, and company size on company The population in the research is sharia commercial banking companies registered with the Financial Services Authority (OJK) for the 2018-2020 period. Sampling using the purposive sampling method resulted in 33 samples. The data analysis technique used is multiple linear analysis using the SPSS version 24. 0 program. The sharia mawashid index is present as a pillar of sharia banking, in reality the implementation of the sharia maqashid index is still not optimal. This practice can be seen when the sharia maqashid index has no effect on company value, then this can be used as material for further sharia banking evaluation. Keywords: Value of the Company. Sharia Maqashid Index. Capital Structure. Firmsize INDEKS Google Scholar KORESPONDING AUTHOR Winarsih Universitas Islam Sultan Agung. Indonesia EMAIL winarsih@unissula. Abstrak: Berkembangnya perekonomian saat ini, membuat perusahaan berupaya untuk meningkatkan kualitasnya agar mampu bersaing dalam pasar, sehingga berbagai cara dilakukan untuk memenuhi permintaan konsumen dan pemilik modal, agar dapat mencapai tujuan perusahaan yaitu sesuai dengan Maqashid Syariah . iukur melalui Maqashid Syariah Index/MSI). Penelitian ini bertujuan untuk menguji mengetahui deskripsi mengenai indeks maqashid syariah, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian adalah perusahaan bank umum syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2018-2020. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling menghasilkan 33 sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 24. Indeks mawashid syariah hadir sebagai pilar perbankan syariah, pada kenyataannya implementasi indeks maqashid syariah masih belum optimal. Praktek tersebut dapat diketahui saat indeks maqashid syariah tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, maka hal ini dapat menjadi bahan evaluasi perbankan syariah selanjutnya. Kata Kunci: Value of the Company. Sharia Maqashid Index. Capital Structure. Firmsize. Digital Cite: Winarsih, & Sari. Pengaruh Indeks Maqashid Syariah. Struktur Modal dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan. Tema (Jurnal Tera Ilmu Akuntans. Volume 25 No. 2, 128Ae137. DOI: https://doi. org/10. Winarsih. Nurkumala Sari TEMA Tera Ilmu Akuntansi PENDAHULUAN Perkembangan perbankan syariah saat ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Tetapi dalam ruang lingkup masyarakat menimbulkan pro maupun kontra, yang menyatakan bahwa sistem bank syariah dan bank konvensional tidak jauh berbeda yang hanya mengutamakan keuntungan dan tidak memperhatikan nilai sosial, keimanan, dan kemaslahatan. Hal tersebut menjadi tantangan serta tugas bagi bank umum syariah untuk menciptakan kepercayaan masyarakat atau nasabah yang ingin menitipkan dana atau bagi investor yang ingin menanamkan modalnya. Perbankan syariah didirikan sebagai upaya memenuhi tidak hanya kebutuhan material namun ke-butuhan spiritual masyarakat. Sudah sewajarnya jika penilaian dari kebanyakan orang kesuksesan perbankan syariah tidak hanya memperhatikan aspek material melainkan juga aspek spiritual. Dasar bank syariah berdiri dikarenakan memiliki tujuan yang pada umumnya disebut dengan maqashid syariah. Perbankan syariah secara garis besar memerlukan alat ukur yang mendasarkan pada maqashid syariah. Hasil penilitian yang yang dilakukan oleh (Rohmah dkk, 2. menggunakan MSI untuk menganalisis Maqashid Syariah Index terhadap nilai perusahaan menunjukkan hasil indeks maqashid syariah tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini sejalan dengan (Junaidi, 2. menunjukkan hasil penilitian bahwa indeks maqashid syariah tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan Bank Umum Sayriah. Pada prinsipnya tujuan dari berdirinya sebuah perusahaan memiliki 3 prinsip, yaitu yang pertama untuk memperoleh keuntungan yang sebesarbesarnya, kedua menguntungkan pemegang saham serta pemilik perusahaan, dan yang ketiga untuk menciptakan nilai perusahaan Perusahaan atau lembaga keuangan syariah tidak berfokus pada pada pencapaian laba yang bernilai tinggi serta keuntungan dari Namun, hal tersebut mendukung potensi perkembangan besarnya dari nilai perusahaan. Hal ini berarti nilai perusahaan berban- Winarsih. Nurkumala Sari Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 ding lurus dengan kepercayaan nasabah dan stakeholder dalam mengambil keputusan investasi, jual beli maupun akitivitas perbankan syariah lainnya. Salah satu alat yang sesuai untuk mengukur nilai perusahaan pada perbankan syariah adalah Economic Value Added (EVA). Rencana dari suatu perusahaan adalah untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Maka dari itu, struktur modal merupakan masalah yang penting bagi setiap perusahaan, karena tinggi rendahnya struktur modal suatu perusahaan akan menggambarkan bagaimana posisi keuangan perusahaan tersebut. Sumber dana merupakan komposisi dari struktur modal perusahaan. Penelitian lain menjelaskan bahwa komposisi struktur modal yang efisisen dapat menurunkan beban modal. Turunnya beban modal dapat meningkatkan pengembalian dan mengembangkan nilai perusahaan. Di dalam bisnis perbankan tingkat kecukupan modal menjadi faktor perhatian oleh perusahaan. Konsep struktur modal pada bank syariah ditunjukan dengan rasio tertentu yang disebut rasio kecukupan modal atau Capital Adequancy Ratio (CAR) dimana struktur modal adalah perbandingan antara modal sendiri dengan aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Pada penelitian tentang pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan memberikan hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara struktur modal dan nilai perusahaan. Ukuran perusahaan menjadi salah satu variable dalam menetukan nilai perusahaan. Semakin besar nilai yang terdapat pada ukuran perusahaan, maka hal ini dapat menjadi daya tarik para investor untuk menanamkan modal di perusahaan. Dikarenakan seringkali keputusan investasi, ukuran perusahaan menjadi bagian terpenting atas suatu keputusan investasi. Nilai perusahaan yang meningkat dapat ditandai dengan total asset perusahaan. Perusahaan dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu perusahaan berskala kecil dan perusahaan berskala besar. Perusahaan yang berskala besar cenderung akan menarik minat investor karena akan berefek pada nilai perusahaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa besar kecilnya ukuran suatu TEMA Tera Ilmu Akuntansi perusahaan secara langsung berpengaruh terhadap nilai perusahaan tersebut. Hasil penelitian dari (Rohmah dkk, 2. menyimpulkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan bank umum syariah. Dalam perbankan keputusan pendanaan dapat dilihat dari segi nasabah yang menyimpan dananya di bank. Dana dari masyakat merupakan hutang bagi bank kepada nasabah yang menyimpan dananya. Struktur modal perusahaan diukur dengan perbandingan antara total hutang dengan total modal sendiri yang dimiliki bank. Sedangkan pada perbankan syariah struktur modal diukur dengan perbandingan total modal sendiri yang dimiliki bank dengan Aktiva Tertimbang Menurut Resiko (ATMR). Sebab formulasi inilah yang menjadikan pembeda anatara struktur modal perusahaan dengan struktur modal pada perusahaan perbankan. Oleh karena itu, perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat, telah ditentukan tingkat kecukupan modal diperlukan guna untuk mematuhi Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/ 15/PBI/2008 pasal 2 ayat 1 tercantum bank wajib menyediakan modal minimum sebesar 8% dari asset tertimbang menurut resiko. Berdasarkan hasil statistik perbankan syariah telah menunjukkan hasil pada tahun 2020 mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar Rp 593,95 triliun. Sedangkan hasil riset dari asset perbankan nasional pada tahun 2020 sebesar Rp 9. 177,89 triliun. Oleh karena itu, dengan adanya keberadaan pengukuran kinerja bank syariah dengan tujusn untuk mengevaluasi setiap perkembangannya supaya fokus akan hasil yang lebih baik kedepannya. Perkembangan perbankan syariah selanjutnya mengalami pertumbuhan yang cukup pesat mencapai nilai 10% per tahun . Jumlah Bank Umum syariah pada awal tahun 2020 mencapai 189 bank yang terdiri dari 164 Bank. Pembiyaan Rakyat Syariah (BPRS), 20 Unit Usaha Syariah (UUS), dan 14 Bank Umum Syariah (BUS) (OJK. Market Share merupakan salah satu indikator untuk menilai kekuatan perusahaan atau industry, jadi hubungannya dengan perusahaan bank syariah yakni dibalik perkembangan bank syariah yang cukup baik terWinarsih. Nurkumala Sari Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 dapat ketidaksesuain dengan perkembangan market share terhadap bank syariah, pada faktanya perkembangan market share AuData hingga juni 2018 nilai market share bank syariah masih mencapai 5,70% dari total industry perbankan nasional. Perbankan syariah belum mencapai skala ekonomi, efesiensi minimal dan belum optimal . Hasil penelitian dari Felani dan Setiawiani, . dalam Padli dan Diana, . menjelaskan bahwa Ausetidaknya ada tiga alasan mengapa market share perbankan syariah rendah yaitu: . rendahnya literasi perbankan syariah pada masyarakat yang berimplikasi pada citra atau nilai perbankan syariah. infrastruktur dan kualitas pelayanan bank syariah masih kurang dibandingkan dengan perbankan konvensional. keunggulan non teknis . ebih berpengalama. bank konvensional dibandingkan dengan bank syariahAy. Bank berperan penting dalam kontribusi kemajuan suatu negara. Suatu bank memegang peran utama, yaitu sebagai penggerak perekonomian dunia. Bahkan, di Indonesia dengan terbentuknya bank syariah dengan beragam produk dan investasi yang tersedia menjadikan bukti bahwa bank syariah layaknya bersaing secara sehat dengan bank Terlebih lagi menjadi daya tarik baru masyarakat di Indonesia. Menariknya lagi bank-bank konvensional pun ikut serta mendirikan intitusi syariah dan unit usaha syariah dengan bertujuan untuk menarik perhatian para nasabah yang minatnya cenderung ke bank islam . Seiring berjalannya waktu telah ditetapkan oleh pakar islam bahwa akan mendirikan perbankan syariah berdasarkan Maka dari itu, dengan hadirnya perbankan syariah ditengah-tengah masyarakat, jika masyarakat bisa memberikan kontribusi penuh terhadap Lembaga keuangan syariah maka akan memberikan dampak baik untuk kesejahteraan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh (Hidayat & Usman, 2. bahwa indeks maqashid syariah dan struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengamatan indeks maqashid syariah berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan struktur modal berpengaruh ne130 TEMA Tera Ilmu Akuntansi gative signifikan terhadap nilai perusahaan. Perbedaan penelitian terdahulu dengan penelitian yang saya lakukan adalah terdapat penambahan variabel pada ukuran perusahaan yang mengacu pada penelitian terdahulu sebagai variabel independent. Selain itu juga penelitian ini menggunakan formulasi yang berbeda dari penelitian terdahulu nilai perusahaan pada penelitian saya di proksikan menggunakan EVA (Economic Value Adde. sedangkan pada penelitian terdahulu menggunakan PBV (Price to Book Valu. yang mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh (Rohmah dkk, 2. sebagai variabel dependen. Hal tersebut memberikan gap penelitian yang peneliti teliti dengan penelitian sebelumnya. Kebaruan dalam penelitian ini dengan menambahkan variable EVA. TINJAUAN TEORITIS Indeks Maqashid Syariah dan Nilai Perusahaan Bank Umum Syariah Akuntansi syariah tidak saja sebagai bentuk akuntabilitas . manajemen terhadap pemilik perusahaan . , tetapi juga sebagai akuntabilitas kepada stakeholders dan Tuhan. Maqashid syariah terdiri dari dua kata dan memiliki makna yang berbeda pula. Maqashid berasal dari kata maqshad yang memiliki arti tujuan atau Syariah berarti hukum Allah yang ditentukan untuk mengatur kehidupan hingga mencapai kesejahteraan dunia dan akhirat. Maka dari itu, manusia harus menaati dan melaksanakan dalam praktek kehidupan sehari-hari agar dapat tercapainya sesuai dengan tujuan syariah. Pencapaian tujuan syariah tersebut diantaranya, yaitu memelihara agama (Hifdz Ad-Di. , memelihara jiwa (Hifdz An-Naf. , memelihara akal (Hifdz AlAoAq. , memelihara keturunan (Hifdz AnNas. dan memelihara harta (Hifdz Al-Maa. Terbentuknya pengembangan metode indkes maqashid syariah dikarenakan adanya ketidaksesuaian penggunaan indikator kinerja konvensional diperbankan syariah yang disebabkan oleh perbedaan tujuan antara indikator konvensional yang menekankan hanya pada pengukuran keuangan, sedangkan tujuan perbankan syariah bersifat multidimensional (Cakhyaneu, 2. Indeks Maqashid Winarsih. Nurkumala Sari Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 Syariah dicipatakan dari hipotesis maqashid syariah oleh Abu Zahrah yaitu mendidik individu (Tahfidz al Far. , meciptakan keadilan (Iqamah al Ad. dan mencipatakan kemaslahatan (Jabl al Maslaha. yaitu menciptakan kesejateraan bagi umat. Sedangkan Nilai perusahaan diukur menggunakan dengan Economic Value Added (EVA). Konsep yang mendasari EVA awalnya dikembangkan oleh Stewart dan Sten dari perusahaan konsultasb US pada tahun EVA meruapakan perkiraan keuntungan ekonomi yang diperoleh dari bisnis pada tahun tertentu. Adanya perhitungan EVA yaitu dapat mengetahui ataupun memperhitungkan total biaya dari semua modal, yang mencakup biaya utang dan modal ekuitas (Brigham & Houston, 2. Rantai nilai perusahaan merupakan suatu sistem kegiatan yang saling bergantung, yang dihubungkan oleh keterkaitan. Keterkaitan sering kali menciptakan trade-off. Sehingga berdasarkan teori enterptise syariah yang mana menjelaskan tentang yang mendasari pada dalam setiap penetapannya Allah sebagai Pencipta dan Pemilik Tunggal dari apapun yang ada di dunia ini. Maka hal ini saling berkaitan. Implementasi prinsip syariah enterprise theory akan mengarahkan pada prinsip yang telah ditetapkan pada perbankan syariah. Semakin tinggi tingkat kepatuhan syariah, maka dalam menerapkan prinsip tersebut akan memungkinkan bank untuk mendapatkan kategori sebagai bank Hasil penelitian yang dilakukan oleh (Hidayat & Usman, 2. menunjukkan hasil bahwa indeks maqashid syariah berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan bank umum syariah. Dari penjelasan tersebut maka didapat hipotesis yang dibuat sebagai H1: Indeks maqashid syariah berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Struktur Modal dan Nilai Perusahaan Bank Umum Syariah Struktur modal adalah pembiayaan permanen baik dari modal pemegang saham, saham preferen, dan hutang jangka panjang, yang ditunjukkan melalui perimbangan an131 TEMA Tera Ilmu Akuntansi tara modal sendiri dengan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Perimbangan anatara kedua hal tersebut akan mempengaruhi tingkat risiko dan tingkat pengembalian . yang diharapkan oleh perusahaan. Penetapan dalam pengambilan kebijakan struktur modal perusahaan mengharuskan melibatkan risiko dan tingkat pengembalian . karena dengan bertambahnya hutang, risiko dan tingkat pengembalian yang diharapkan perusahaan juga kan bertambah besar oleh (Mudjijah dkk, 2. struktur modal adalah kombinasi modal ekuitas dan hutang yang digunakan perusahaan untuk pendanaannya. Struktur Modal penting untuk pendirian bisnis baru atau untuk melanjutkan operasi perusahaan yang sudah ada. Berdasarkan teori trade-off yang menjelaskan bahwa bahwa posisi struktur modal berada dibawah titik optimal maka setiap penambahan utang akan meningkatkan nilai Sebaliknya, jika setiap posisi struktur modal berada di atas titik optimal maka setiap penambahan hutang akan menurunkan nilai perusahaan. Maka hal ini saling berakitan bahwa titik optimal pada struktur modal menjadi hal yang patut untuk diperhatikan dikarenakan hal ini dapat menunjukkan nilai pada perusahaan berada di atas titik optimal atau sebaliknya. Hasil penelitian yang dilakukan oleh (Maharani, 2. menunjukkan hasil bahwa struktur modal berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Dari penjelasan di atas maka hipotesis yang dibuat sebagai berikut: H2: Struktur modal berpengaruh positif signifikan terhadap nilaiperusahaan. Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 Ukuran Perusahaan dan Nilai Perusahaan Bank Umum Syariah Nilai perusahaan adalah ukuran perusahaan ditentukan oleh total asset, total laba, total penjualan, pajak dan faktur tambahan. Ukuran perusahaan yang besar menunjukkan bahwa perusahaan tersebut bertumbuh dan berkembang dengan baik sehingga meningkatkan nilai perusahaan (Muharramah & Hakim, 2. peningkatan nilai perusahaan dapat dilihat dari total asset perusahaan yang semakin meningkat. Berdasarkan teori signaling sebagai isyarat yang dilakukan oleh perusahaan . kepada pihak luar . Sinyal tersebut dapat berwujud dalam berbagai bentuk , baik secara langsung dapat diamati maupun yang harus dilakukan penelahaan lebih mendalam untuk dapat mengetahuinya. Stakeholder atau investor dalam mengambil keputusan investasi terkadang juga melihat total aset perusahaan atau sering disebut dengan ukuran perusahaan. Maka hal ini menjadi berkaitan, bahwa perusahaan menunjukkan hasil asset yang besar maka mencerminkan bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan yang besar, dengan informasi tersebut memiliki maksud dan tujuan untuk memberikan sinyal kepada investor, agar para investor bisa saling bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Hasil penelitian yang dilakukan oleh (Rohmah dkk, 2. yang menunjukkan hasil bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan bank umum syariah. Maka hipotesis yang dibuat sebagai berikut: H3: Ukuran perusahaan berpengaruh postif signifikan terhadap nilai perusahaan. Gambar 1. Kerangka Pikir Penelitian Winarsih. Nurkumala Sari TEMA Tera Ilmu Akuntansi Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 Tabel 1. Hasil Regresi Linear Berganda Model Unstandardized Coefficients B Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients B Constant 5,023E 12 2,275E 14 Indeks Maqashid Syariah ,398E . 1,293E 13 0,024 Struktur Modal ,080E . 0,151 Ukuran Perusahaa n . ,731E . 7,128E 13 -0,334 Sumber: Data Primer diolah . METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Sumber penelitian kuantitatif berdasarkan ilmu pengetahuan dan untuk memperoleh data tersebut dengan cara experimental reality atau dengan cara agreement Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan bank umum syariah terdaftar dalam Bank Indonesia Otoritas Jasa Keuangan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan bank umum syariah yang terdaftar dalam BI dan OJK sampai dengan tahun 2016-2020 dikarenakan Dikarenakan sampel perusahaan perbankan syariah mampu memberikan memberikan informasi yang dibutuhkan peneliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung berupa catatan atau laporan historis. Data sekunder diperoleh dari website w. id (Otoritas Jasa Keuanga. berupa data laporan keuangan tahunan . nnual repor. bank umum syariah yangterdaftar pada bank Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Metode ini dilakukan melalui pencatatan data laporan tahunan pada beberapa perbankan syariah untuk data rasio-rasio keuangan bank yang bersangkutan selama periode 2016- 2020. ANALISIS DAN PEMBAHASAN Teknik Analisis Data Analisis Regresi Linear Berganda Untuk mengetahui bagaimana pengaruh Indeks Maqashid Syariah. Struktur Modal, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan maka dilakukan pengujian dengan menggunakan analisis regresi linear Winarsih. Nurkumala Sari Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan bantuan SPSS diperoleh hasil uji pada Tabel 1. Dari persamaan regresi linier berganda di atas maka dapat dianalisis sebagai berikut: Y =5,023E 12 . ,398E . X1 . ,080E . X2 - . ,731E . X3 e Hasil persamaan regresi sederhana tersebut memberikan pengertian bahwa: . Nilai konstanta sebesar 5 , 023 E 12 artinya j ika variabel indeks maqashid syariah (X. , struktur modal (X. dan ukuran perusahaan (X. di anggap konstan, maka nilai perusahaan sebesar 5,023E 12. Koefesien regresi indeks maqashid syariah sebesar . ,398E . % menyatakan bahwa setiap kenaikan 1% indeks maqashid syariah, maka akan menaikkan . ,398E . % nilai perusahaan. Koefesien regresi struktur modal sebesar . ,080E . % menyatakan bahwa setiap kenaikan 1% struktur modal, maka akan menaikkan . ,080E . % nilai perusahaan. Koefesien regresi ukuran perusahaan - . ,731E . % menyatakan bahwa setiap penurunan 1% ukuran perusahaan, maka akan menurunkan - . ,731E . % nilai perusahaan. Uji Normalitas Pengujian normalitas dapat dilakukan dengan uji kolmogorov smirnov. Bila nilai sign > 0,05 maka asumsi normalitas diterima. Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Uji normalitas dimaksudkan untuk mengetahui data yang telah dikumpulkan dalam pengujian variabel independen, depen- TEMA Tera Ilmu Akuntansi den yang didistribusikan secara normal atau Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tabel dibawah ini. Berdasarkan Tabel 2 Hasil uji normalitas dengan Kolmogorov- Smirnov, memiliki nilai sebesar artinya 0,180 > 0,05 atau p > 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data residual memiliki distribusi normal. Uji normalitas juga bisa dilihat dengan Histogram dan Tabel P-Plot. Uji Multikoloniearitas Tujuan dari uji multikolinearitas yaitu untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya sebuah korelasi antar variable bebas . Untuk mendeteksi ada atau tidaknya multikolinearitas di dalam model regresi dapat dilihat dari nilai tolerance dan vif . ariance inflation facto. Jika nilai tolerance Ou 0,10 atau vif O 10, menunjukkan ti- Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 dak ada multikolenearitas. Uji multikolonieritas dengan melihat nilai tolerance dan VIF menunjukan hasil seperti pada tabel 3. Berdasarkan tabel 3 dapat diketahui hasil uji multikolinearitas menunjukan bahwa nilai VIF pada variabel indeks maqashid syariah sebesar 1. 005 sehingga bisa dinyatakan < 10, variabel struktur modal sebesar 1,157 sehingga bisa dinyatakan <10 dan variabel ukuran perusahaan sebesar 1. 162 Sehingga bisa dinyatakan <10. Sedangkan pada nilai toleransi variabel indeks maqashid syariah sebesar 0,995 Sehingga bisa dinyatakan > 0,1, variabel struktur modal sebesar 0,864 sehingga bisa dinyatakan >0,1 dan variabel ukuran perusahaan sebesar 0,861 Sehingga bisa dinyatakan >0,1. Dengan demikian dapat disimpulkan tidak terdapat multikolinearitas antara variabel independen pada model regresi. Tabel 2. Hasil Uji Normalitas Nilai Asymp. Sig . -taile. Taraf Signifikansi Keterangan 0,05 Normal 0,180 Sumber: Data Primer diolah . Tabel 3. Hasil Uji Multikoloniearitas Variabel Tolerance VIF Hasil Indeks Maqashid Syariah (X. 0,995 1,005 Tidak terjadi multikolinearitas Struktur Modal (X. 0,864 1,157 Tidak terjadi multikolinearitas 0,861 1,162 Tidak terjadi multikolinearitas Ukuran Perusahaan (X. Sumber: Data Primer diolah . Tabel 4. Hasil Uji Autokorelasi Mode l R Square Adjusted R Square Error of the Estimate Durbin Watson 0,122 23E 16 1,873 0,413a 0,171 Sumber: Data Primer diolah . Tabel 5. Hasil Uji Heterokedastisitas Model Sig (Constan. 2,388 0,021 Indeks Maqashid Syariah 0,672 0,504 Struktur Modal -1,385 0,172 Ukuran Perusahaan -1,869 0,067 Sumber: Data Primer diolah . Winarsih. Nurkumala Sari TEMA Tera Ilmu Akuntansi Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 Tabel 6. Hasil Uji F Model Sum of Squares Mean Square Regression 3,141E 29 1,360E 24 Residual 1,647E 29 3,887E 23 Total 4,788E 29 Sig. 3,500 0,022 Sumber: Data Primer diolah . Tabel 7. Hasil Uji R2 Model R Square Adjusted R Square Error of the Estimate 0,413a 0,171 0,122 23E 16 Sumber: Data Primer diolah . Tabel 8. Hasil Uji Signifikasi Parsial (Uji . Variabel Sig Keterangan Sistem Informasi Akuntansi 0,024 0,854 Ditolak Human Capital 0,151 0,270 Ditolak Customer Capital 0,334 0,019 Diterima Sumber: Data Primer diolah . Uji Autokolerasi Berdasarkan tabel 4 diatas dapat diketahui Durbin-Watson memiliki tingkat signifikansi sebesar 1,873. Pada tabel Durbin Watson diketahui nilai dL 1,4523 dan nilai dU sebesar 1,68151. Nilai 4-dU adalah 2,31849. Maka terjadi kategori dU < dw < 4-Du sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi autokorelasi antara nilai residual pada model regresi. Uji Heterokedatisitas Berdasarkan tabel 5 diatas dapat diketahui bahwa variabel indeks maqashid syariah memiliki nilai Sig sebesar 0,504, variabel struktur modal memiliki nilai Sig sebesar 0,172, variabel ukuran perusahaan memiliki nilai Sig 0,067. Maka dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel independent memiliki nilai Sig > 0,05 sehingga data dalam penelitian ini tidak terjadi adanya heterokedastisitas. Uji Sinifikan Simultan (Uji Statistik F) Berdasarkan tabel 6 diketahui bahwa nilai F sebesar 3,500 dengan tingkat signifikan 0,022. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Winarsih. Nurkumala Sari signifikan lebih kecil dari 0,05 artinya seluruh variabel independen . ndeks maqashid syariah, struktur modal, dan ukuran perusaha. secara simultan berpengaruh terhadap variabel dependen . ilai perusahaa. Uji Koefesien Determinasi (R. Berdasarkan koefesien determinasi pada table diatas nilai adjusted R square sebesar 0,122 artinya bahwa 12,2% variabel independent yakni indeks maqashid syariah, struktur modal, dan ukuran perusahaan dapat menjelaskan variabel dependen yaitu nilai perusahaan sedangkan sisanya 87,8% dijelaskan oleh variabel lain dalam penelitian. Pengaruh Indeks Maqashid Syariah terhadap Nilai perusahaan. Berdasarkan hasil uji t pada table 8 dapat diketahui bahwa nilai koefisien regresi pada variabel indeks maqashid syariah sebesar 0,024 dengan arah positif dan nilai Sig sebesar 0,854 artinya lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan hipotesis yang mengatakan indeks maqashid syariah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan TEMA Tera Ilmu Akuntansi Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil uji t pada table 8 dapat diketahui bahwa nilai koefesien regresi pada variabel struktur modal sebesar 0,151 dengan arah positif dan nilai Sig sebesar 0,275 artinya lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan hipotesis yang menyatakan struktur modal berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan ditolak. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan Berdasarkan hasil uji t pada table 8 dapat diketahui bahwa nilai koefesien regresi pada variabel ukuran perusahaan sebesar 0,334 dengan arah negatif dan nilai Sig sebesar 0,019 artinya lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan hipotesis yang menyatakan ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan diterima. SIMPULAN Indeks mawashid syariah hadir sebagai pilar perbankan syariah, pada kenyataannya implementasi indeks maqashid syariah masih belum optimal. Praktek tersebut dapat diketahui saat indeks maqashid syariah tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, maka hal ini dapat menjadi bahan evaluasi perbankan syariah selanjutnya. Struktur modal pada perbankan syariah terkait dengan tingkat kecukupan modal dan keputusan manajerial pada pendanaan dengan tujuan untuk mempertimbangkan manfaat keuangan pada perusahaan untuk kedepannya. Ukuran perusahan menunjukkan arti pertumbuhan dan perkembangan suatu perusahaan. Dari ukuran perusahaan inilah dapat menjadi pelengkap keputusan investor pada penilaian suatu SARAN Untuk penelitian yang akan datang pengukuran kinerja keuangan tidak hanya berupa indeks maqashid syariah, para peniliti dapat menggunakan kinerja keuangan yang lain, contohnya seperti camels, sharia con- Winarsih. Nurkumala Sari Volume 25 Nomor 2 Tahun 2024 formity and profitabily, dan islamic social reporting agar penilaian untuk kesehatan bank syariah dapat diketahui dengan berbagai metode dengan mendukung nilai perusahaan agar dapat dievalusi untuk periode Ae periode berikutnya. Dan penelitian ini menggunakan ukuran perusahaan sebagai variabel yang mempengaruhi nilai perusahaan, sehingga terdapat peluang untuk meneliti lebih jauh tentang ukuran perusahaan, serta di lengkapi dengan pengukuran kinerja keuangan yang berbeda. IMPLIKASI PENELITIAN Pengembangan Teori Ekonomi Syariah Penelitian mengenai IMS dapat memperkaya pengembangan teori ekonomi syariah, khususnya terkait dengan analisis kinerja perusahaan yang mematuhi prinsip syariah. Hal ini dapat membuka ruang untuk diskusi akademik yang lebih luas mengenai hubungan antara praktik bisnis syariah dengan kinerja ekonomi dan sosial. Metodologi Penelitian Penelitian mengenai IMS juga dapat memperkenalkan metodologi baru dalam menilai kinerja perusahaan berdasarkan prinsip syariah, yang bisa diterapkan pada penelitian serupa di masa depan. KETERBATASAN PENELITIAN Sedangkan keterbatasan dalam penelitian ini adalah pengambilan sampel pada penelitian ini direncanakan 14 perusahaan bank umum syariah akan tetapi pelaksanannya hanya memperoleh 11 perusahaan sehingga tidak sesuai target awal yang telah direncanakan. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa perusahaan yang tidak sesuai dengan kriteria sehingga mengakibatkan hasil dari penelitian ini kurang dalam menampilkan perusahaan yang belum memenuhi kriteria. Kemudiam dalam penyedia laporan keuangan menampilkan informasi tentang keuangan yang sulit pahami oleh para pengguna laporan keuangan. Dan pada hasil uji R square menghasilkan nilai uji sebesar 0,1222 atau 12,2% yang memiliki arti bahwa persentase nilai tersebut menggambarkan masih sedikitnya pengaruh indeks maqashid syariah, struktur modal. TEMA Tera Ilmu Akuntansi dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan bank umum syariah. REFERENCES