Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 FAKTOR Ae FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU PRIMIPARA Awwal Al-fauzia N1. Yuriska Verina2. Eva Yulianti3. Titin Endayati4. Tinti Halipah5 Program Studi Pendidikan Profesi Bidan Universitas Aisyiyah Palembang1,3,4,5 Program Studi Sarjana Kebidanan Universitas Aisyiyah Palembang2 Email: fauziahaww@gmail. yuriskaverina@gmail. evarsmp@gmail. titinendayati@gmail. tintihalifah@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: ASI eksklusif merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi usia 0Ae6 bulan. Cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih belum mencapai target nasional. Berbagai faktor, seperti dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, dan pengetahuan ibu, diduga berperan dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama pada ibu primipara. Tujuan: Menganalisis hubungan dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, dan pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain crosectional. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu primipara yang dipilih menggunakan teknik purposive Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Penelitian dilaksanakan pada bulan SeptemberAeOktober 2025 di TPMB Sumartini Palembang. Hasil: Sebagian besar responden . ,3%) memberikan ASI eksklusif. Responden yang memperoleh dukungan suami baik sebesar 80,0%, dukungan tenaga kesehatan yang mendukung sebesar 76,7%, dan memiliki pengetahuan baik sebesar 83,3%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami . =1,. , dukungan tenaga kesehatan . =0,. , maupun pengetahuan ibu . =0,. dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara. Saran: TPMB Sumartini Palembang diharapkan dapat terus meningkatkan edukasi dan konseling mengenai ASI eksklusif kepada ibu primipara dan keluarganya guna mendukung keberhasilan menyusui. Kata Kunci: ASI eksklusif, dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan, pengetahuan ibu ABSTRACT Background: Exclusive breastfeeding is the primary source of nutrition for infants aged 0Ae6 months. The rate of exclusive breastfeeding in Indonesia has not yet reached the national target. Various factors, such as spousal support, support from healthcare providers, and maternal knowledge, are believed to play a role in the success of exclusive breastfeeding, particularly among first-time mothers. Objective: To analyze the relationship between spousal support, healthcare provider support, and maternal knowledge with exclusive breastfeeding among primiparous mothers at the Sumartini Maternal and Child Health Clinic in Palembang Method: This study employed a quantitative method with a cross-sectional design. The study sample consisted of 30 primiparous mothers selected using purposive sampling. Data were collected via a questionnaire and analyzed using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test. The study was conducted in SeptemberAeOctober 2025 at TPMB Sumartini in Palembang. Result: The majority of respondents . 3%) practiced exclusive breastfeeding. Among the respondents, 80. 0% received strong support from their husbands, 76. 7% received supportive care from healthcare providers, and 83. 3% had good The results of the Chi-Square test showed that there was no significant association between spousal support . =1. , support from healthcare providers . =0. , or maternal knowledge . =0. and exclusive breastfeeding among primiparous mothers. Suggestions: It is hoped that TPMB Sumartini Palembang will continue to enhance education and counselling on exclusive breastfeeding for first-time mothers and their families in order to support successful breastfeeding. Keywords: exclusive breastfeeding, health worker support, husband support, maternal knowledge | 71 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 PENDAHULUAN Palembang mencapai 72,0% pada tahun Air Susu Ibu (ASI) merupakan 2023 (Kementrian Kesehatan, 2. Data tersebut menunjukkan bahwa cakupan ASI tergantikan bagi bayi yang baru lahir. eksklusif masih perlu ditingkatkan untuk Pemberian ASI secara eksklusif pada bayi mencapai target yang telah ditetapkan. usia 0Ae6 bulan berperan penting dalam Rendahnya cakupan ASI eksklusif mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Selama enam bulan pertama kehidupan, mendapatkan ASI eksklusif memiliki risiko ASI menjadi sumber nutrisi utama yang lebih tinggi mengalami infeksi, gangguan pertumbuhan, serta peningkatan risiko perkembangan optimal bayi hingga usia kematian akibat diare dibandingkan bayi dua tahun (Kemenkes RI, 2. yang memperoleh ASI eksklusif. Selain Bayi Secara global, cakupan pemberian mengandung zat gizi yang lengkap. ASI ASI eksklusif masih belum optimal. juga mengandung antibodi yang berperan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa hanya 48% bayi usia 0Ae 5 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif, perkembangan optimal bayi (Kemenkes RI, sementara hanya 46% bayi yang mulai disusui dalam satu jam pertama setelah Keberhasilan ASI kelahiran (World Health Organization, eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor Indonesia. ASI eksklusif pada tahun 2024 mencapai 72,13%, namun angka tersebut masih kesehatan, pengalaman menyusui, serta berada di bawah target nasional sebesar Sementara itu, faktor eksternal Peraturan Presiden Republik Indonesia meliputi dukungan suami, dukungan tenaga Nomor 72 Tahun 2021 (BPS, 2. kesehatan, lingkungan sosial, serta akses Menurut ASI terhadap informasi kesehatan. Dukungan Provinsi Sumatera Selatan, cakupan ASI yang memadai dari keluarga dan tenaga eksklusif tercatat sebesar 68,9% pada kesehatan dapat meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri ibu dalam memberikan (Sumsel. Kota | 72 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 ASI eksklusif kepada bayinya (Prihatini et penelitian ini dilakukan untuk menganalisis , 2. hubungan dukungan suami, dukungan Beberapa penelitian menunjukkan tenaga kesehatan, dan pengetahuan ibu bahwa dukungan suami, dukungan tenaga dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2. pemberian ASI eksklusif. Dukungan suami meningkatkan peluang keberhasilan ASI METODE PENELITIAN eksklusif pada ibu primipara (Laras et al. Penelitian ini menggunakan metode Hubungan antara dukungan tenaga kuantitatif dengan desain cross-sectional kesehatan dan pengetahuan ibu memberi (Samsu, 2. Penelitian dilaksanakan di nilai signifikan terhadap pemberian ASI TPMB Sumartini Palembang pada bulan eksklusif (Siregar et al. , 2023. Syafira et al. SeptemberAeOktober 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu primipara Namun, hasil penelitian terkait faktorfaktor yang memengaruhi pemberian ASI eksklusif masih bervariasi pada berbagai yang memiliki bayi usia 6Ae12 bulan di TPMB Sumartini Palembang. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu wilayah dan kelompok responden (Septiani, teknik purposive sampling sesuai kriteria lingkungan, dan akses pelayanan kesehatan inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi dapat memengaruhi hasil penelitian. Selain meliputi ibu primipara yang memiliki bayi usia 6Ae12 bulan dan bersedia menjadi Kriteria eksklusi meliputi ibu kesehatan, dan pengetahuan ibu dengan yang tidak bersedia menjadi responden ASI atau tidak dapat ditemui selama proses Perbedaan khususnya di Kota Palembang, masih Berdasarkan survei awal di TPMB pengumpulan data. Variabel penelitian ini adalah dukungan suami. Sumartini Palembang Tahun 2025, terdapat 40 ibu primipara yang memiliki bayi usia dependen adalah pemberian ASI eksklusif. lebih dari enam bulan. Oleh karena itu. Data primer dikumpulkan menggunakan | 73 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Palembang TPMB Sumartini instrumen penelitian sebelumnya dan telah Palembang. Sebelum pengumpulan data dinyatakan valid berdasarkan uji validitas dilakukan, seluruh responden diberikan yang dilakukan oleh peneliti terdahulu penjelasan mengenai tujuan penelitian dan dengan hasil r-hitung >0,361. Penguji menandatangani lembar informed consent validitas kuesioner pengetahuan ibu dan didapatkan nilai r >0,36. berpartisipasi dalam penelitian. Analisis univariat untuk menggambarkan distribusi HASIL PENELITIAN frekuensi masing-masing variabel dan Analisa univariat pada penelitian ini secara bivariat menggunakan uji Chi- untuk melihat distribusi frekuensi variabel Square dengan tingkat kemaknaan 95% ( = 0,. untuk mengetahui hubungan antara . emberian ASI eksklusi. dan variabel variabel independen dan dependen. ukungan suami, dukungan Penelitian ini telah memperoleh izin Universitas Aisyiyah tenaga kesehatan, dan pengetahuan ib. yang dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025Distribusi Frekuensi Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025 ASI Eksklusif Tidak Jumlah Frekuensi . Persentase (%) Distribusi frekuensi menunjukkan memberi kan ASI eksklusif sebanyak 5 bahwa dari 30 responden ibu yang responden . ,7%) di TPMB Sumartini memberikan ASI eksklusif sebanyak 25 Palembang 2025. ,3%) dan ibu yang tidak ibu Tabel 2. Distribusi Frekuensi Dukungan Suami Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025 Dukungan Suami Baik Kurang Total Frekuensi . Persentase (%) | 74 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Distribusi frekuensi menunjukkan mendapatkan dukungan suami sebanyak 6 bahwa dari 30 responden ibu yang responden . ,0%) di TPMB Sumartini mendapat dukungan suami sebanyak 24 Palembang. ,0%) dan ibu yang tidak Tabel 3. Distribusi Frekuensi Dukungan Tenaga Kesehatan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025 Dukungan Tenaga Kesehatan 1 Mendukung 2 Tidak Mendukung Total Persentase (%) yang tidak mendapatkan dukungan dari bahwa dari 30 responden ibu yang tenaga kesehatan sebanyak 7 responden mendapat dukungan tenaga kesehatan . ,3%) di TPMB Sumartini Palembang. Distribusi Frekuensi . sebanyak 23 responden . ,7%) dan ibu Tabel 4. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025 Pengetahuan Ibu Baik Kurang Total Frekuensi . Distribusi frekuensi menunjukkan Primipara bahwa dari 30 responden ibu yang Palembang ,3%) Persentase (%) TPMB Sumartini Analisa bivariat ini dilakukan untuk variabel independen . ukungan suami, responden . ,7%) Di TPMB Sumartini Palembang, pengetahuan ib. dan variabel dependen Hubungan Dukungan Suami dalam (Pemberian ASI Eksklusi. Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu | 75 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Tabel 5. Hubungan Dukungan Suami Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025 Dukungan Suami Baik Kurang Total ASI Eksklusif Tidak p-value 1,000 Berdasarkan tabel 5, menunjukkan dilakukan uji statistik chi-square didapat bahwa dari 30 responden dengan ASI nilai p-value = 1,000 artinya tidak ada eksklusif dukungan suami (Bai. ,3%). Sedangkan dari 30 responden ASI dukungan suami (Kuran. dukungan ASI Sumartini Palembang Tahun 2025. TPMB secara eksklusif ada 5 . ,7%), setelah Tabel 6. Hubungan Dukungan Tenaga Kesehatan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025 Dukungan Tenaga Kesehatan Mendukung Tidak mendukung Total ASI Eksklusif p-value Tidak 19 82,6 4 17,4 1,000 85,7 1 14,3 25 83,3 5 16,7 Berdasarkan tabel 6, menunjukan square didapat nilai p-value =1,000 artinya bahwa dari 30 responden dengan ASI tidak ada hubungan dukungan tenaga eksklusif (Mendukun. ada 19 . ,6%) kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif yang memberikan ASI eksklusif pada di TPMB Sumartini Palembang Tahun Sedangkan (Tidak Mendukun. ASI secara eksklusif ada 6 ,3%), setelah dilakukan uji statistik chi- | 76 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 Tabel 7. Hubungan Pengetahuan Ibu Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025 ASI Eksklusif Tidak No Pengetahuan Ibu Baik Kurang Total p-value 0,556 Berdasarkan tabel 7, menunjukkan bahwa dukungan suami berperan penting dalam dari 30 responden dengan pengetahuan ibu keberhasilan pemberian ASI eksklusif (Bai. ada 20 . ,0%) yang memberikan melalui dukungan emosional, instrumental. ASI eksklusif pada bayinya. Sedangkan dari informasi, dan penghargaan yang dapat 30 responden pengetahuan ibu (Kuran. meningkatkan motivasi serta kepercayaan ASI secara eksklusif ada 5 . ,%), setelah diri ibu dalam menyusui (Thepha et al. dilakukan uji statistik chi-square didapat nilai p-value =0,556 artinya tidak ada Hasil penelitian ini sejalan dengan hubungan pengetahuan dengan pemberian penelitian (Valona et al. , 2. yang juga ASI menemukan tidak adanya hubungan yang TPMB Sumartini Palembang. signifikan antara dukungan suami dan pemberian ASI eksklusif. Keberhasilan PEMBAHASAN pemberian ASI eksklusif tidak hanya Hubungan Dukungan Suami Dengan dipengaruhi oleh dukungan suami, tetapi Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu juga oleh faktor lainnya. Primipara Keputusan ibu dalam memberikan ASI eksklusif tidak hanya dipengaruhi oleh sebagian besar responden memperoleh suami, tetapi juga oleh keluarga besar yang dukungan suami yang baik . ,3%). sering terlibat dalam pengasuhan bayi. Pada Namun, hasil uji Chi-Square menunjukkan beberapa kasus, saran dari orang tua atau bahwa tidak terdapat hubungan yang mertua mengenai pemberian madu, air signifikan antara dukungan suami dengan Berdasarkan ASI ASI primipara di TPMB Sumartini Palembang Tahun 2025 . =1,. Secara teoritis, memberikan dukungan yang baik (Alya et | 77 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 , 2. dari keluarga dibandingkan dari tenaga Hubungan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Ibu Primipara Pemberian ASI Eksklusif Berdasarkan Berdasarkan sebagian besar responden memperoleh pengetahuan yang baik mengenai ASI mendukung . ,7%). Namun, hasil uji Chi- Namun, hasil uji Chi-Square Square menunjukkan bahwa tidak terdapat menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan hubungan yang signifikan antara dukungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tenaga kesehatan dengan pemberian ASI dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu eksklusif pada ibu primipara di TPMB primipara di TPMB Sumartini Palembang Sumartini Tahun 2025 . =0,. Secara teoritis. Palembang Tahun pengetahuan merupakan faktor penting yang . =0,. Secara teoritis, tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memberikan Ibu yang memiliki pengetahuan yang baik mengenai manfaat ASI eksklusif, pendampingan kepada ibu selama masa teknik menyusui, serta dampak pemberian makanan tambahan sebelum usia enam bulan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan diharapkan lebih mampu menerapkan praktik serta keyakinan ibu untuk memberikan ASI pemberian ASI eksklusif (Fairuz SMW & eksklusif (Kayode et al. , 2023. Siregar et al. Fadilah, 2025. Kayode et al. , 2023. Septiani. Syafira et al. , 2. Siregar et al. , 2. Pengetahuan Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Mustary et al. , 2. yang hubungan yang signifikan antara dukungan tenaga kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif . =0,. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa ibu lebih banyak memperoleh dukungan dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan menyusui merupakan salah satu faktor predisposisi yang mendasari terbentuknya perilaku seseorang (Notoatmodjo, 2. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian (Rotinsulu & Rahim, 2. yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif . =0,. Penelitian | 78 Babul Ilmi_Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan https://jurnal. stikes-aisyiyah-palembang. id/index. php/Kep/article/view/126 Vol. No. Juni 2026. Hal. e-ISSN 2622-6200 | p-ISSN 2087-8362 meskipun ibu memiliki pengetahuan yang . ,3%). Hasil analisis menunjukkan bahwa baik, praktik pemberian ASI eksklusif tetap tidak terdapat hubungan yang signifikan . =1,. , motivasi ibu, serta peran tenaga kesehatan dukungan tenaga kesehatan . =0,. , maupun pengetahuan ibu . =0,. dengan pendampingan selama masa menyusui. Pada pemberian ASI eksklusif. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor lain di luar pengalaman menyusui dapat menimbulkan ketiga variabel tersebut kemungkinan lebih keraguan terhadap kemampuan diri dalam berperan dalam keberhasilan pemberian memenuhi kebutuhan ASI bayi. Kondisi ASI eksklusif pada ibu primipara. tersebut dapat menyebabkan ibu memilih memberikan susu formula meskipun telah SARAN memahami manfaat ASI eksklusif. Selain itu. TPMB Sumartini pengambilan keputusan terkait pemberian makan pada bayi tidak hanya dipengaruhi oleh edukasi dan konseling mengenai ASI pengetahuan ibu, tetapi juga oleh faktor psikologis, kepercayaan keluarga, budaya keluarganya guna mendukung keberhasilan setempat, serta dukungan sosial yang diterima ibu selama masa menyusui (Awawdi et al. disarankan untuk mengkaji faktor-faktor Penelitian Palembang pemberian ASI eksklusif, seperti dukungan KESIMPULAN keluarga, faktor budaya, kondisi psikologis Hasil penelitian di TPMB Sumartini ibu, dan efikasi diri menyusui, dengan Palembang Tahun 2025, sebagian besar ibu jumlah sampel yang lebih besar agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif. ASI DAFTAR PUSTAKA