JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN. VOL. 3 NO. 1 JULI 2018 PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENYULUHAN TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS KAMPUNG BANGKA KOTA PONTIANAK TAHUN 2017 Dwi Khalisa Putri Akademi Kebidanan AoAisyiyah Pontianak Email: dwikhalisa@gmail. ABSTRAK Latar Belakang : Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan penulis, dengan melakukan interview langsung dam memberikan kuesioner kepada 9 ibu primigravida. Didapatkan 4 ibu primigravida yang tidak mengetahui tentang persiapan persalinan secara keseluruhan seperti akibat dari tidak mengetahui persiapan persalinan, tabulin (Tabungan Ibu Bersali. , dan persiapan donor darah. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu primigravida sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang persiapan persalinan di Puskesmas Kampung Bangka Kota Pontianak tahun 2017. Metode : Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Esperimen. dengan menggunakan desain penelitian pre test-post test. Bentuk rancangan ini adalah pretest memberikan kuesioner pada responden 35 orang kemudian diberikan penyuluhan dan tahap akhir posttest memberikan kuesioner. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu Primigravida tentang persiapan persalinan di Puskesmas Kampung Bangka kota Pontianak dari sebelum diberikan penyuluhan dengan sesudah diberikan penyuluhan. Hasilnya adalah bahwa dengan uji statistik T-test didapat hasil nilai T hitung = -9,009 < nilai T tabel . , hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan, maka hipotesis alternatif Saran : Agar dapat mempertahankan kinerja dan melanjutkan program Kesehatan ibu dan Anak (KIA) melalui kegiatan penyuluhan tentang persiapan persalinannya dan yang lainnya. Kata Kunci : Ibu Primigravida. Penyuluhan. Pengetahuan Persiapan Persalinan ABSTRACT Background: Based on a preliminary study conducted by the author, by providing direct interviews and gathering questionnaires to nine primigravida mothers, four participants did not know about the overall preparation of labor, such as the impact of unperceived labor. TABULIN (Tabungan Bersalin-Maternity Saving. , and the blood donor preparation. Purpose: To determine the differences of primigravida mothersAo knowledge before and after giving counseling about labor preparation in Kampung Bangka Health Center. Pontianak city, in the year 2017. Method: This research used quasi-experimental research with pretest and posttest design. The forms were to give a questionnaire pretest to 35 respondents, to provide counseling, and the last, to gather the post-test survey. Results: There was a significant difference between the knowledge of Primigravida mothers about labor preparation in Kampung Bangka Health Care, before and after giving The result interpreted the T-test statistical test with the results of T-count = -9. 009 or < T table = This result indicated a significant difference between the knowledge before and after counseling. Thus, the alternative hypothesis was accepted. Suggestion: Maintaining performance and continuing the Maternal and Child Health (KIA) program through counseling activities on the preparation of labor and others were the prospective ways. Keywords: Primigravida Mother. Counseling. Childbirth Preparation Knowledge JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN. VOL. 3 NO. 1 JULI 2018 PENDAHULUAN Persalinan dan kelahiran normal adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilan cukup bulan . Ae 42 mingg. , lahir spontan dengan berlangsung 18 jam tanpa komplikasi baik pada ibu maupun janin (Prawirohardjo,2001 : . Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologi yang normal dalam7 Peranan ibu adalah melahirkan bayinya,sedangkan peranan keluarga adalah memberikan bantuan dan dukungan pada ibu ketika terjadi proses persalinan. Dalam hal ini peranan betugas kesehatan tidak kalah penting dalam memberikan bantuan dan dukungan pada ibu agar seluruh rangkaian proses persalinan berlangsung dengan aman baik bagi ibu maupun bagi bayi yang dilahirkan (Sumarah,dkk,2009 :. Tujuan asuhan persalinan normal adalah mengupayakan kelangsungan hidup dan mencapai derajat kesehatan yang tinggi bagi ibu dan bayinya, melalui berbagai upaya yang terintegrasi dan lengkap serta intervensi minimal sehingga prinsip keamanan dan kualitas pelayanan dapat terjaga pada tingkat yang optimal (Sumarah,dkk,2009 :. Berdasarkan survei terakhir tahun 2007 AKI (Angka Kematian Ib. Indonesia sebesar 228 per 100. 000 Kelahiran Hidup, meskipun demikian angka tersebut masih tertinggi di Asia. Sementara target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) ada sebesar 226 per 100. Kelahiran Hidup. Persentase tertinggi pertama penyebab kematian ibu adalah perdarahan, proporsinya berkisar antara kurang dari 10 persen sampai hampir 60 penyebab kematian Kedua adalah eklamsia . (Profil Kesehatan Indonesia, 2. Departemen Kesehatan menargetkan angka kematian ibu pada 2010 sekitar 226 orang dan pada tahun 2015 menjadi 102 orang per tahun. Untuk mewujudkan hal ini, salah satu upaya terobosan dan terbukti mampu meningkatkan indikator proksi . ersalinan oleh tenaga kesehata. dalam penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi adalah P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikas. (Profil Kesehatan Indonesia. Menurut keputusan Menteri RI Nomor 574/Menkes/SK/IV/2000 tentang kebijakan pembangunan Menuju Indonesia Sehat 2010, untuk mengukur keberhasilan indicator, antara lain indikator Indonesia sehat dan indikator kinerja dari standar Minimal (SPM) Indikator hasil akhir yang paling akhir dari pembangunan kesehatan adalah Indikator mortalitas . Oleh karena itu, untuk mendapatkan perbaikan pada peningkatan indikator akhir yaitu AKI (Angka Kematian Ib. AKB (Angka Kematian Bay. dan Angka Harapan hidup maka hal yang penting untuk selalu memperhatikan indikator input. Angka Harapan hidup adalah indikator umum bagi taraf hidup, maka semakin tinggi usia harapan hidup masyarakat disuatu wilayah juga semakin Angka Harapan Hidup Kota Pontianak berdasarkan data BPS Tahun 2010 adalah 67,04 %. Dilihat dari kasus kematian ibu pada dibandingkan tahun 2009. Jumlah kasus kematian ibu tahun 2009 sebanyak 7 orang sedangkan 2010 sebanyak 12 orang, jumlah kasus kematian bayi tahun 2009 sebanyak 33 orang sedangkan tahun 2010 sebanyak 30 orang. Angka kematian Bayi per 1000pddk KH tahun 2010 2,5 %. Angka kematian Kasar per 1000 pddk tahun 2009 sebanyak 4,11 % sedangkan tahun 2010 4,20%. Kematian bayi turun dari 33 kasus menjadi 30 kasus atau 2,5 per 1000KH. Angka kematian kasar cenderung stabil hal ini mengambarkan kondisi lingkungan fisik maupun biologi dikota pontianak dan Kesadaran masyarakat untuk mengakses JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN. VOL. 3 NO. 1 JULI 2018 pelayanan kesehatan di kota pontianak Sudah lebih baik. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan penulis, dengan melakukan interview langsung dam memberikan kuesioner kepada 9 ibu primigravida. Didapatkan 4 ibu primigravida yang tidak mengetahui tentang persiapan persalinan secara keseluruhan seperti akibat dari tidak mengetahui persiapan persalinan, tabulin (Tabungan Ibu Bersali. , dan persiapan donor darah. Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka penulis merasa tertarik untuk meneliti perbedaan pengetahuan ibu primigarvida sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang persiapan persalinan dipuskesmas kampung Bangka kota Pontianak tahun METODE PENELITIAN Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Esperimen. dengan menggunakan desain penelitian pre test-post test. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan pre test . engamatan awa. terlebih dahulu sebelum diberikan intervensi, setelah itu diberikan intervensi, kemudian dilakukan post test atau pengamatan akhir (Hidayat, 2010:. Penelitian dilakukan pada tanggal 22-27 Mei 2017. Penelitian ini dilakukan dipuskesmas kampung Bangka. Populasi adalah keseluruhan subjek ,(Arikunto, 2010: . Menurut Sugiyono . , populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karateristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu primigravida yang ada dipuskesmas Kampung Bangka periode April-Mei 2017. Proses pengambilan data pada penelitian ini adalah dengan cara melihat catatan kunjungan kehamilan ibu primigravida di Puskesmas Kampung Bangka periode April-Mei 2017 Sebanyak 35 orang. Sampel adalah sebagian atau wakil (Machfoedz, 2010:. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu primigravida yang melakukan kunjungan dan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Kampung Bangka Kota Pontianak dan bersedia menjadi responden Teknik Pengambilan sampel Total Sampling, total sampling adalah teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi (Sugiyono,2. , yaitu sejumlah 35 orang. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian ini dilakulan pada 35 responden dengan menggunakan kuesioner mengenai ada perbedaan pengetahuan ibu primigravida sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang persiapan persalinan di Puskesmas Kampung Bangka Kota Pontianak tahun 2017 maka diperoleh data dan diinterpresentasikan sebagai berikut: Data Responden . Usia Tabel 4. Berdasarkan Usia Responden Hasil Penelitian < 20 20 Ae 35 Total Sumber. Data Primer 2017 No. Usia Berdasarkan tabel 4. 1 menunjukkan bahwa hampir seluruh dari responden yang berumur 20 Ae 35 tahun . ,3%). Pendidikan Tabel 4. 2 Berdasarkan Pendidikan Responden Hasil Penelitian Dasar Menengah Tinggi Total Sumber. Data Primer 2017 Berdasarkan tabel 4. 2 menunjukkan berpendidikan menengah . ,5%). No. Usia JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN. VOL. 3 NO. 1 JULI 2018 Ibu Rumah Tangga Total Sumber. Data Primer 2017 Berdasarkan tabel 4. 3 menunjukkan bahwa sebagian besar responden ibu rumah . ,69%). Pekerjaan Tabel 4. Berdasarkan Pekerjaan Responden No. Usia PNS/Swasta Hasil Penelitian . Pengetahuan Tabel 4. Distribusi Pengetahuan Ibu Primigravida Sebelum Diberikan Penyuluhan dan sesudah diberikan penyuluhan Pengetahuan Baik Cukup Kurang Total Sumber. Data Primer 2017 Hasil Penelitian Sebelum Berdasarkan menunjukkan bahwa sebagian kecil dari responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 8 Hasil Penelitian Sesudah 0rang . ,9%), dan hampir seluruh responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik sesudah diberikan penyuluhan sebesar 31 orang . ,6%) Analisa Bivariat Perbedaan Pengetahuan Ibu Hamil Sebelum Dan Sesudah Diberikan Penyuluhan Tabel 4. Distribusi Pengetahuan Responden Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan Di Puskesmas Kampung Bangka Tahun 2017 Pengetahuan Sebelum Sesudah Mean 14,23 18,46 Tabel 4. 5 di atas, dapat dilihat score pretest rata Ae rata 14,23 sedangkan score post test 18,46. Bearti nilai score rata Ae rata sebelum diberikan penyuluhan sebesar 14,23 penyuluhan bertambah sebesar 18,46. Dilihat dari nilai korelasi 0,341 dengan P Value 0,000. 0,341 P Value N 0,000 Karena nilai V value lebih kecil dari 0,005 maka artinya ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan ibu sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah diberikan penyuluhan dipuskesmas kampung Bangka kota Pontianak Tabel 4. Distribusi Perbedaan Pengetahuan Responden Sebelum dan Sesudah JURNAL ILMIAH UMUM DAN KESEHATAN. VOL. 3 NO. 1 JULI 2018 Diberikan Penyuluhan Di Puskesmas Kampung Bangka Tahun 2017 Pengetahuan Mean Persiapan 2,777 Berdasarkan tabel 4. 6 di atas menunjukkan bahwa dengan ujistatistik Ttest didapat hasil nilai T hitung = -9,009