JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 3. Nomor 2. Juni 2022. Page 104-111 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Sistem Pendukung Keputusan Karyawan Honorer Terbaik di Dinas Perkebunan Medan Dengan Metode Gada Rinaldy Ismail Batubara, 2Yeniafriata Siregar 1,2Prodi Teknik Informatika,Universitas Budi Darma Medan,Indonesia Email: 1Rinaldyismail560@gmail. Abstrak-. Perkebunan di Provinsi Sumatera Utara merupakan salah satu sub sektor strategis yang secara ekonomis, ekologis dan sosial budaya memiliki peranan penting dalam pembangunan. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan, menyatakan bahwa secara ekonomi perkebunan berfungsi meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat serta penguatan struktur ekonomi wilayah Provinsi Sumatera Utara dan nasional, sedangkan secara ekologi berfungsi meningkatkan konservasi tanah dan air, penyerap karbon, penyedia oksigen dan penyangga kawasan lindung serta secara sosial budaya berfungsi sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Rekrutmen yaitu proses Pengangkatan karyawan yang berpotensi dan berkualitas sangat berpengaruh terhadap kinerja kemajuan perusahaan, dalam potensi pengambilan keputusan pengangkatan karyawan masih dipengaruhi oleh factor subyektifitas dan perusahaan, masih sering kesulitan dalam memilih karyawan yang berkualitas, penelitihan ini menggunakan metose metode grey absolute decision analysis (GADA), karena metode metode grey absolute decision analysis (GADA) merupakan salah satu metode penyelesaian multi kriteria dimana dalam rekrutmen banyak kriteria yang harus diperhatikan. Kata Kunci : Dinas Perkebunan Medan. Sistem Pendukung Keputusan. Karyawan Honorer terbaik Metode Gada Abstract- Plantation in North Sumatra Province is one of the strategic sub-sectors that economically, ecologically and socio-culturally have an important role in development. Law Number 18 of 2004 concerning Plantations states that economically, plantations function to increase the prosperity and welfare of the people as well as to strengthen the economic structure of the North Sumatra Province and nationally, while ecologically it functions to improve soil and water conservation, carbon sinks, oxygen providers and buffer areas. and socially and culturally serves as the glue and unifier of the nation. Recruitment, namely the process of appointing potential and quality employees greatly affects the performance of the company's progress, in the potential for employee appointment decisions are still influenced by subjective factors and the company, it is still often difficult to choose qualified employees, this research uses the method of gray absolute decision analysis (GADA). ), because the gray absolute decision analysis (GADA) method is one of the multi-criteria settlement methods in which there are many criteria that must be considered in recruitment. Keywords : Medan Plantation Service. Decision Support System, best honorary employee Gada Method PENDAHULUAN Pada saat ini Dinas Perkebunan medan dalam melakukan rekrutmen karyawan yang dimana harus memenuhi kriteria dan standart perusahaan, rekrutmen karyawan tidak bisa dipisahkan dengan kegiatan manajemen sumber daya manusia dalam suatu perusahaan, menerbitkan kualitas-kualitas karyawan, memiliki karyawan terbaik dan inovatif, memiliki rasa loyalitas yang tinggi dan rasa memiliki suatu perusahaan, agar dapat berjalannya suatu kinerja yang baik dan ikhlas maka dari itu harus memiliki rasa yang tekun dan ulet dalam mengerjakan sesuatu kegiatan yang berkaitan dengan suatu kebutuhan perusahaan. Untuk mengetahui pegawai berprestasi perlu diadakan penilaian kinerja terhadap pegawai. Melakukan suatu penilaian dalam pemberian penghargaan untuk pegawai berprestasi diantaranya menggunakan sistem pendukung keputusan dalam membantu pemecahan suatu masalah. Pada penulisan ini penulis menerapkan metode Grey Absolute Decision (GADA) analysis sebagai solusi terbaik dalam pemecahan suatu masalah, dan memiliki nilai bobot dan memiliki indeks GADA. Dalam perkembangan selanjutnya perhatian terhadap faktor manusia sebagai sumber daya manusia jauh lebih besar. Hal ini disebabkan oleh perkembangan pengetahuan manajemen, organisasi kerja yang lebih aktif dan adanya kekurangan tenaga kerja maka itu dilakunya perekrutan karyawan Honorer pada Dinas Perkebunan medan Rinaldy Ismail Batubara. Copyright A 2022. JUMIN. Page 104 Submitted: 02/05/2022. Accepted: 10/06/2022. Published: 20/06/2022 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 3. Nomor 2. Juni 2022. Page 104-111 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin masalah yang melibatkan ketidak pastian dan data tidak lengkap. Dua kasus praktis telah disajikan dalam penelitian ini untuk menunjukkan kelayakan metode. Selanjutnya, bobot GADA yang diperoleh sebanding dengan relatif bobot yang diperoleh melalui metode tradisional seperti AHP dan SAW dengan demikian menandakan bahwa layak metode tersebut digunakan. Kinerja karyawan yang optimal pada umumnya dibentuk dari cara seorang pemimpin yang dapat mempengaruhi karyawan-karyawan tersebut dan penetapan tujuan manajemen kinerja yang sangat bagus. Setiap organisasi maupun perusahaan akan berusaha untuk meningkatkan kinerja karyawan untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Upaya- upaya untuk mengembangkan kinerja karyawan merupakan tantangan bagi manajemen yang paling serius karena keberhasilan untuk mencapai tujuan dan kelangsungan hidup perusahaan tergantung pada kualitas kinerja sumber daya manusia yang ada didalamnya . Salah satu faktor yang dapat digunakan untuk mengembangkan kinerja karyawan adalah Budaya Perusahaan. Perilaku Pemimpin. Pengambilan Keputusan dan Profesionalisme Kerja. Mengingat betapa pentingnya budaya perusahaan, prilaku kepemimpinan, pengambilan keputusan dan profesionallisme kerja terhadap kinerja karyawan pada pada kantor Radio Republik Indonesia , penulis tertarik untuk melakukan penelitian dalam bentuk Artikel dengan judul AuSistem Pendukung Keputusan Karyawan Terbaik Honorer Dinas Perkebunan Medan Dengan Metode GadaAy METODE PENELITIHAN Metode Grey Absolute Analysis (GADA) Merupakan metode yang terdiri beberapa atribut . ulti kriteria diskri. keputusan untuk membuat model yang memprioritaskan alternatif yang ada, sambal memberikan bobot relatif. Pada penelitihan ini Kepala Instansi/Perusahaan dapat mengumpulkan Data, maka calon karyawan dapat mengumpulkan data diri dengan baik dan benar, data yang dipakai untuk syarat awal yag dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Uraian dari beberapa tahapan metode GADA di atas dijelaskan pada dibawah ini : Pelaporan dan persiapan data catat tanggapan dlam bentuk Matriks tanggapan dari Tindakan Aukeputusan untuk kriteria lebih baikAy C. A1 A A5 Menentukan Matrik Berpasangan Relasional Abu-abu Absolute dan nilai alfa. Hitung Bobot Kriteria yang disarankan Menghitung bobot simulasi dari kriteria Rinaldy Ismail Batubara. Copyright A 2022. JUMIN. Page 105 Submitted: 02/05/2022. Accepted: 10/06/2022. Published: 20/06/2022 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 3. Nomor 2. Juni 2022. Page 104-111 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin . = Agregasi bobot individu dari kriteria terhadap setiap alternatif untuk mendapatkan bobot keseluruhan dari setiap alternatif untuk mendapatkan bobot keseluruhan dari seriap kriteria Agregasi bobot masing-masing individu kriteria, seperti mendapatkan bobot relative dari setiap alternatif, mendapatkan peringkat alternatif . secara keseluruhan, bobot simulasi kriteria. A1 A. Dimana dengan factor yang dinormalisasi adalah sebagai rebut : HASIL DAN PEMBAHASAN Metode Grey Absolute Decision. Analysis (GADA) di pergunakan untuk mencari solusi dari masalah pemilhan kariawan dengan menggunakan beberapa sampel data alternatif yang dianggap telah memenuhi kriteria. Proses penjabaran serta penerapan data tersebut dapat dilihat jelas seperti dibawah ini: Tabel 1. Data bobot dan nilai kreteria Kreteria Keterangan Nilai Kerja Tim Kedisiplinan Keuletan/Loyal Bertanggung Jawab Keterangan Sangat kerja kurang kerja sangat kurang kerja Sangat Disiplin kurang disiplin sangat kurang disiplin Sangat Loyal Loyal kurang Loyal sangat kurang Loyal Sangat bertanggung jawab Bertanggung jawab kurang bertanggung jawab Rinaldy Ismail Batubara. Copyright A 2022. JUMIN. Page 106 Submitted: 02/05/2022. Accepted: 10/06/2022. Published: 20/06/2022 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 3. Nomor 2. Juni 2022. Page 104-111 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin sangat kurang bertanggung jawab Transparan/Jujur Sangat jujur Jujur kurang jujur sangat kurang jujur Tabel 2. Nama calon karyawan Honorer Terbaik Dinas Perkebunan Nama Calon Kariawan Honorer terbaik Dinas Perkebunan Ayu,S. Nilai kerja tim Nilai Nilai /loyal Nilai Nilai Kerja Sangat disiplin Cukup Bertanggung Sangat jujur Kristin,B. Kerja Disiplin Sangat Bertanggung Sangat jujur Andre. Skom Kerja Cukup disipin Sangat Bertanggung Sangat jujur Puput. Kerja Sangat disiplin Sangat Bertanggung Sangat jujur Hendra. Kerja Disiplin Loyal Bertanggung Sangat jujur Sari,SP Kerja Disiplin Loyal Bertanggung Sangat jujur Pelaporan dan persiapan data Catat tanggapan dalam bentuk Matriks Tanggapan dari Tindakan Keputusan . untuk kriteria Aulebih tinggi lebih baikAy C. Untuk masing-masing kriteria (Auturunkan lebih baikA. Tabel 3. Perubahan Nilai Setiap Data Alternatif Nama Calon Karyawan honorer dinas Rinaldy Ismail Batubara. Copyright A 2022. JUMIN. Page 107 Submitted: 02/05/2022. Accepted: 10/06/2022. Published: 20/06/2022 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 3. Nomor 2. Juni 2022. Page 104-111 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Menentukan Berpasangan Relasional Abu-abu Absolute Matriks Perbandingan dan nilai alfa ratarata agregasinya yaitu GM= (X1 X2 . = Tabel 4. Geometri Mean Alternaif Geometri Mean Menentukan matriks perbandingan berpasangan relasional abu-abu absolut (AGRPC) Matrik [A] untuk setiapkriteria mencari Matrik [A. Untuk A1 A1. Menghitung bobot simulasi dari kriteria. Untuk mencari bobot simulasi Kriteria yang lain dapat di ulang pada perhitungan diattas sebanyak data alternatif Untuk mencari bobot simulasi kriteria yang lain dapat di ulang pada perhitungan diatas sebanyak data alternatif. Tabel 5. Hasil Perhitungan bobot Simulasi 2,000 0,933 1,922 0,970 2,000 0,994 0,988 0,999 1,999 1,000 2,911 0,966 0,995 2,000 0,999 0,998 1,988 0,911 0,900 0,906 0,953 0,918 0,987 0,966 1,985 0,978 0,900 2,000 0,970 0,934 0,988 0,955 2,001 0,933 2,000 0,990 2,000 0,977 0,987 0,974 0,995 2,000 0,911 1,986 0,999 2,000 0,955 0,982 5,904 5,874 Menghitung agregasi bobot terhadap Kriteria 2,000 0,933 0,922 0,970 2,000 0,994 = 0,988 Untuk mencari bobot simulasi kriteria yang lain dapat di ulang pada perhitungan diatas sebanyak data alternatif. Rinaldy Ismail Batubara. Copyright A 2022. JUMIN. Page 108 Submitted: 02/05/2022. Accepted: 10/06/2022. Published: 20/06/2022 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 3. Nomor 2. Juni 2022. Page 104-111 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin selanjutunya untuk mencari bobot simulasi yycn Ooyycn. Dengan cara A1=Oo0,988 x 2,000 = 0,999 dan seterusnya sampai dengan sebanyak alternatif Tabel 6. Indeks Gada 2,300 5,376 5,000 7,008 3,5012 4,888 3,773 4,500 8,003 3,2444 Rangking Untuk menghitung indeks Gada dan rangking Untuk kriteria yang dilakukan adalah dari hasil indeks Gada . dari c1-c5 di jumlahkan kemudian di bagi dengan jumlah total jumlah indeks gada tersebut untuk memperoleh Bobot Gada . Untuk mencari hasil indek Gada dan Bobot pada alternatif adalah sama tahapannya dengan menghitung Indeks dan Bobot Gada Untuk kriteria. Tetapi jumlah alternatif berjumlah enam. Tabel 7. Indeks Gada dan Rangking kriteria 5,366 5,366 8,003 7,606 2,502 0,0004 0,0004 0,2355 0,2233 0,1272 Rangking Tabel 8. Indeks gada Untuk Alternatif Rangking 6,1346 6,4112 5,5423 6,7291 5,9343 6,2450 0,0012 0,0005 0,0012 0,0013 0,0013 0,0009 Tabel 9. Hasil Indeks Gada Dan Rangking Rangking Ayu,S. Kristin,B. Andre. Skom Puput. Hendra. Sari,SP 5,1330 7,4988 3,4221 8,8217 4,3333 6,1311 0,2884 0,3074 0,1552 0,4498 0,2979 0,2030 Rinaldy Ismail Batubara. Copyright A 2022. JUMIN. Page 109 Submitted: 02/05/2022. Accepted: 10/06/2022. Published: 20/06/2022 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 3. Nomor 2. Juni 2022. Page 104-111 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin KESIMPULAN Dengan adanya metode Gada pada pemilihan karyawan honorer terbaik, dimana metode tersebut lebih memprioritaskan alternatif dan kriteria maka hasil yang didapat sangat cocok bersadarkan kriteria dan bobot pada metode yang digunakan. dalam proses pemilihan Karyawan honorer terbaik adalah Gray Absolute Decesion Analysis(GADA). Dengan menggunakan metode tersebut dapat mempermudah pihak Dinas Perkebunan Medan melakukan pemilihan Karyawan honorer terbaik. Berdasarkan Hasil penilaian Perangkingan menggunakan metode GADA yaitu A4 (Data alternati. yang bernama Puput. SP Dengan nilai 8,8217 dengan bobot yaitu 0,4498 adalah alternatif terpilih sebagai karyawan honorer terbaik Dinas Perkebunan Medan. REFERENCES