e-ISSN: Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra Vol. 1 No. (Oktober 2. Hal. 98 Ae 114 Analisis Pengaruh Rasio Profitabilitas. Solvabilitas, dan Aktivitas terhadap Harga Saham Dewi Oktavia1 Bambang Sugeng Dwiyanto2 2Universitas Proklamasi 45. Indonesia Penulis koresponden: bsugengd@up45. Abstract. This research aims to detect the magnitude of the influence of return on assets (ROA), debt to equity ratio (DER), and total assets turnover (TATO) on company share prices in the electronic retail sub-sector industry listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) for the year 2020-2021. The population in this study is five companies. The purposive sampling method was used to determine the sample. Multiple linear regression analysis techniques were used as the analysis method in this research. The results of the coefficient of determination analysis show that 36% of the sample variations in ROA. DER, and TATO can explain variations in stock prices. The findings in this research show that the influence of ROA. DER, and TATO simultaneously has a significant positive effect on stock prices. Meanwhile, the ROA and TATO variables have a negative and insignificant impact on share prices. Meanwhile, the DER variable has a positive and significant influence on share prices in the electronic retail sub-sector industry listed on the Indonesia Stock Exchange during 2020-2021. Keywords: Return on assets (ROA). Debt to equity (DER). Total asset turnover (TATO). Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeteksi besarnya pengaruh return on assets (ROA), debt to equity ratio (DER), dan total assets turnover (TATO) terhadap harga saham perusahaan dalam industri sub-sektor ritel elektronik yang listed di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2020-2021 Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 5 Metode purposive sampling digunakan untuk menentukan sampelnya. Teknik analisis regresi linear berganda digunakan sebagai metode analisis dalam penelitian ini. Hasil analisis koefisiensi determinasi menunjukkan bahwa 36% variasi sampel ROA. DER, dan TATO mampu menjelaskan variasi pada harga saham. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh ROA. DER, dan TATO secara simultan berpengaruh positif secara signifikan terhadap harga saham. Sementara itu, variabel ROA dan variabel TATO berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Sedangkan variabel DER memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 1 No. 02 iC Oktober 2024 pada industri sub-sektor ritel elektronik yang listed di Bursa Efek Indonesia selama tahun Kata kunci : Return on assets (ROA). Debt to equity (DER). Total asset turnover (TATO). Info Artikel: Diterima: 2 Juli 2024 Disetujui: 24 Oktober 2024 DOI: http://dx. org/10. 30588/jmt. Diterbitkan daring: 31 Oktober 2024 LATAR BELAKANG Industri elektronik mulai terdampak virus Covid-19 di tahun 2020. Aktivitas perdagangan dari China mulai tersendat hingga mengancam aktivitas produksi dan ekspor industri elektronik dalam negeri. Harga kompetitif yang ditawarkan oleh pemasok Tiongkok membuat perusahaan mengandalkan mereka untuk bahan baku dan komponen tertentu yang digunakan dalam produk elektronik. Namun, merebaknya virus corona menyebabkan melambatnya pasokan komponen tersebut dari China (Idris, 2. , sehingga kondisi tersebut mendorong industri elektronik ke jurang resesi Salah satu solusi perekonomian di tengah pandemi adalah berinvestasi di pasar modal. Industrial Classification atau IDX-IC mengelompokkan perusahaan di BEI sesuai kategori barang/jasa yang diproduksi perusahaan masing-masing. Salah satunya adalah kelompok sub sektor Ritel Elektronik (E. , yaitu perusahaan yang menjual eceran barang-barang elektronik kebutuhan rumah tangga. Peta jalan Making Indonesia 4. memprioritaskan pengembangan industri elektronik. Sejak tahun 2019, jumlah ekspor elektronik, optik, dan komputer senilai 1,1 miliar dolar AS menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1 miliar dolar AS (Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, 2. Dari penjelasan tersebut, laju pertumbuhan industri ritel elektronik terus meningkat yang pada akhirnya berakibat pada harga saham. Pengertian harga saham secara umum adalah harga yang telah ditentukan di perusahaan berbentuk surat kepemilikan saham di emiten perusahaan masing-masing (Redaksi OCBC, 2. Harga saham selalu mengalami fluktuasi. Hal ini mencerminkan sifat dinamis pasar. Ketika permintaan kuat, harga naik, sementara pasokan melimpah menyebabkan penurunan harga . apt_fathcapital, 2. Hal-hal yang dapat memengaruhi fluktuasi harga saham di antaranya adalah kinerja emiten, tren teknologi, tingkat suku bunga kredit, permintaan dan penawaran, likuiditas, aliran kas atau dana, dan kesepakatan bisnis (Pluang , 2. Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional memaparkan 10 tren teknologi dapat menjadi peluang bagi perusahaan startup di Indonesia pada masa pandemi . ew normal, selama atau pun sesudah Salah satunya, penerapan teknologi dalam rumah tangga telah menurunkan waktu yang dihabiskan orang saat melakukan pekerjaan rumah tangga. Hal itu secara otomatis membuat aktivitas menjadi efisien dan efektif (Finaka, 2. Penelitian Islamy et al. menyatakan adanya pengaruh EPS. ROA, dan ROE terhadap harga. Hal itu ditunjukkan dengan penelitian komprehensif yang menggunaJurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 kan metode regresi linier berganda. Uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted RA sebesar 70,5% yang menunjukkan bahwa variabel independen EPS. ROA, dan ROE berkontribusi dalam menjelaskan 70,5% variasi pada variabel dependen, yaitu harga saham (Islamy et al. , 2. ROA berpengaruh secara positif terhadap Harga Saham dengan tingkat signifikansi yang kuat secara statistic (Wijono et al. , 2. Penelitian lain oleh Saepudin . mendapatkan hasil kajian sepanjang periode 20162020 yang mengalami fluktuasi. Rasio Lancar. Rasio Hutang dengan Ekuitas. Return on Equity, dan Harga Saham, semuanya menunjukkan tingkat perubahan yang bervariasi. Di sisi lain. Debt to Equity Ratio tidak menunjukkan pengaruh secara signifikan kepada harga saham. Namun. Return on Equity berpengaruh secara sendiri-sendiri terhadap harga saham perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2016-2020 (Saepudin, 2. KAJIAN TEORITIS Analisis Laporan Keuangan Menurut Harahap analisis rasio keuangan yakni proses melihat perbedaan dari pos satu dengan pos yang lain, dalam hal ini laporan keuangan terkait yang relevan juga Rasio menggunakan lebih dari satu indikator untuk mengukur kinerja perusahaan (Hidayah & Dwiyanto, 2. Dengan kata lain analisis laporan keuangan yaitu penjelasan tentang laporan keuangan secara berkaitan dengan laporan neraca, laporan laba rugi dan laporan keuangan lainnya dan bertujuan guna memberikan informasi bagaimana kondisi keuangan perusahaan dan selanjutnya akan dianalisis menjadi acuan untuk memutuskan suatu keputusan yang paling efektif dan efisien. Jenis Rasio Keuangan Jenis rasio yang biasa digunakan perusahaan adalah: Rasio Aktivitas (Activity Rati. Rasio aktivitas dimanfaatkan oleh perusahaan guna melihat bagaimana optimalisasi penggunaan tingkat aktivitas aset perusahaan tersebut (Wuisan, 2. Menurut (Wuisan, 2. , tingkat aktivitas dapat ditentukan dengan rasio berikut ini: Rasio Perputaran Piutang: Rumus yang digunakan guna melihat efisiensi suatu perusahaan saat menagih perjanjian utang piutang. Rasio Perputaran Persediaan: Metrik yang berguna menentukan efisiensi pengelolaan persediaan suatu perusahaan. Rasio perputaran aset: Angka penting untuk menentukan efektivitas penggunaan aset tetap suatu perusahaan. Perputaran total aktiva: Rasio untuk menghitung apakah penggunaan seluruh aktivanya efektif atau tidak. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 1 No. 02 iC Oktober 2024 b. Rasio Solvabilitas (Solvability Rati. Rasio solvabilitas adalah metrik yang berguna menentukan apakah suatu perusahaan dapat melunasi semua utang jangka pendek juga utang jangka panjangnya (Wuisan, 2. Beberapa rasio yang tergolong sebagai solvabilitas di antaranya: Rasio Hutang dengan Aktiva atau Total Debt to Asset Ratio: Nilai persentase yang berguna untuk mengetahui akankah asetnya dapat menutupi hutangnya atau . Rasio Hutang terhadap Ekuitas atau Total Debt to Equity Ratio: Perhitungan yang dipakai oleh suatu perusahaan guna memastikan berapa nilai rasio hutang jangka panjang dengan total modal disuatu perusahaan. Rasio Profitabilitas (Profitability Rati. Metrik yang bermanfaat guna melihat margin laba atau keuntungan kemampuan pencapaian suatu perusahaan pada periode tertentu (Wuisan, 2. Menurut (Wuisan, 2. , lima jenis rasio dalam profitabilitas adalah: Gross Profit Margin atau Margin Laba Kotor: Nilai yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk melihat berapa nilai sisa atau akhir penjualan terhadap harga pokok penjualan atau HPP. Operating Profit Margin atau Margin Laba Operasi: Nilai yang digunakan oleh suatu perusahaan guna menghitung berapa keuntungan operasional dengan penjualan bersih. Net Profit Margin atau Margin Laba Bersih: Nilai rasio yang dimanfaatkan oleh perusahaan untuk menghitung keuntungan bersih dengan seluruh biaya perusahaan include besar bunga serta besar pajak. Return on Investment (ROI): Nilai digunakan perusahaan guna melihat kemampuan perusahaan memperoleh untung melalui aktivitas investasi yang dilakukan perusahaan tersebut. Return on Assets atau Rentabilitas Ekonomis: Nilai yang dimanfaatkan oleh perusahaan guna menghitung berapa besar keuntungan perusahaan dengan rumus membandingkan seluruh aktiva/aset/harta yang dimiliki perusahaan tersebut. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 Model Penelitian Rasio Profitabilitas Harga Saham Rasio Solvabilitas Rasio Aktivitas Gambar 1. Model Penelitian Penelitian ini mendasarkan kajian pada model penelitian yang ditunjukkan pada Gambar 1 untuk membuktikan hipotesis yang diajukan atas pengaruh antarvariabel yang diteliti, sedangkan hipotesis dalam penelitian ini dijelaskan berikut. Pengembangan Hipotesis Pengaruh Rasio Profitabilitas. Solvabilitas dan Aktivitas Terhadap Harga Saham Menurut penelitian (Artavia et al. , 2. , variabel rasio profitabilitas, rasio solvabilitas, rasio likuiditas dan rasio aktivitas berpengaruh signifikan terhadap harga Demikian pula, (Hidayah & Dwiyanto, 2. menemukan pengaruh semua rasio yakni ROA. DER. TATO, dan PBV secara signifikan terhadap harga saham. Penelitian (Dodi Candra, 2. menemukan pula pengaruh simultan variabel Profitabilitas. Solvabilitas, dan Aktivitas terhadap harga saham. Hipotesis 1 (H. : Rasio Profitabilitas. Solvabilitas, dan Aktivitas memiliki pengaruh positif terhadap harga saham. Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham Rasio profitabilitas adalah angka penting untuk mengetahui kesanggupan perusahaan memperoleh keuntungan. Cara mengukur rasio ini, salah satunya menggunakan ROA. Semakin besar angka ROA, maka makin besar pula peluang perusahaan memperoleh laba yang banyak. Sebaliknya, apabila nilai ROA makin rendah, maka kemampuan perusahaan memperoleh keutungan kecil juga makin kecil. Menurut penelitian (Hidayah & Dwiyanto, 2. dan (Dodi Candra, 2. , profitabilitas berpengaruh terhadap harga saham. Di sisi lain, (Artavia et al. , 2. menemukan bahwa rasio profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham secara Hipotesis 2 (H. : Rasio profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap harga saham. Pengaruh Rasio Solvabilitas Terhadap Harga Saham Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui dapatkah perusahaan melunasi utangnya dalam jangka pendek dan jangka panjang. Pada umumnya, suatu perusahaan yang memiliki tingkat rasio solvabilitas tinggi berarti memiliki Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 1 No. 02 iC Oktober 2024 kesanggupan terbatas untuk membayar utang. Apabila nilai rasio solvabilitas perusahaan besar, artinya sebagian besar aset perusahaan berasal dari utang. Mengutip hasil penelitian (Hidayah & Dwiyanto, 2. , solvabilitas berpengaruh terhadap harga saham. Namun, (Artavia et al. , 2. menyebutkan bahwa rasio solvabilitas tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham secara parsial. Demikian pula, (Dodi Candra, 2. menyata-kan bahwa solvabilitas (DER) tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hipotesis 3 (H. : Rasio solvabilitas memilki pengaruh positif terhadap harga saham. Pengaruh Rasio Aktivitas Terhadap Harga Saham Rasio ini termasuk indikator penting untuk mengevaluasi sebaik apa suatu perusahaan mampu mengelola aktivitas bisnisnya. Caranya adalah menggunakan seluruh asetnya secara efisien untuk mendapatkan penghasilan. Makin besar angka rasio ini, maka efisiensi perusahaan semakin tinggi dalam menggunakan total asetnya dan apabila rasio ini makin rendah mengindikasikan makin kecil pula tingkat efisiensi perusahaan dalam menggunakan seluruh asetnya. Menurut (Hidayah & Dwiyanto, 2. , rasio aktivitas memiliki pengaruh terhadap harga saham. Begitu pula pendapat (Artavia et al. , 2. bahwa secara parsial rasio aktivitas memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Namun, pendapat berbeda ditunjukkan pada penelitian (Dodi Candra, 2. , yaitu TATO tidak berpengaruh terhadap harga saham. Hipotesis 4 (H. : Rasio aktivitas memiliki pengaruh positif terhadap harga saham. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Dalam analisis ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan Pada penelitian ini peneliti menggunakan sumber data sekunder yang didapat dengan cara mengakses secara website BEI . Data sekunder berupa laporan keuangan triwulan perusahaan dan didapat 28 laporan keuangan triwulan dari lima perusahaan subsektor industri ritel elektronik di BEI tahun 2020-2021. Variabel Penelitian Variabel bebas atau independen dan variabel terikat atau dependen yang digunakan dalam penelitian ini dijelaskan berikut ini. Variabel Bebas (Independe. Menurut Sugiyono, variabel independen adalah variable yang keberadaannya mengakibatkan perubahan untuk variabel dependen(Sugiyono, 2. Variabel independen pada penelitian ini diwakili oleh Xn . =banyaknya variabe. Variabel bebas pada penelitian ini ada 3 yaitu rasio profitabilitas yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA), rasio solvabilitas yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan rasio aktivitas yang diproksikan dengan Total Assets Turnover Ratio (TATO) (Hidayah & Dwiyanto, 2. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 Variabel Terikat (Depende. Sugiyono juga menjelaskan bahwa pengertian variabel dependen yaitu variabel yang ada karena adanya variabel independen (Sugiyono, 2. , variabel dependen sering dilambangkan dengan Y. Di sisi lain. Sekaran mendefinisikan variabel dependen sebagai variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain (Sekaran, 2. Pada analisis ini peneliti memilih harga saham sebagai variabel terikat. Definisi Operasional Variabel Profitabilitas dalam hal ini diproksikan dengan Return on Asset (X. Menurut Fahmi dalam (Hidayah & Dwiyant. ROA merupakan ukuran kemampuan aset yang diinvestasikan untuk menghasilkan return yang diinginkan (Hidayah & Dwiyanto, 2. Rumus menghitung Retun on Asset (ROA) sebagai berikut: ROA = (Keuntungan Bersih : Seluruh Ase. x 100%, (Kasmir, 2. Solvabilitas yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (X. Menurut (Kasmir, 2. debt to equity ratio (DER) diartikan sebagai aktivitas untuk membandingkan hutang dengan modal. Caranya dilakukan dengan membandingkan seluruh utang . tang lancar & utang jangka panjan. terhadap keseluruhan ekuitas. Perbandingan ini menunjukkan seberapa besar ekuitas dapat melunasi utang kepada pihak luar (Hidayah & Dwiyanto, 2. Rumus rasio Debt to equity ratio (DER) sebagai berikut: DER = (Semua Utang : Ekuita. x 100% (Kasmir, 2. Aktivitas yang diproksikan dengan Total Asset Turnover (X. Total Asset Turnover (TATO) dimanfaatkan perusahaan untuk menilai perputaran total aset perusahaan terhadap penjualan yang dicapai. Menurut Harahap, total aset turnover (TATO) dihitung dari nilai penjualan yang diinginkan dengan kemampuan seluruh aset dalam menghasilkan penjualan (Hidayah & Dwiyanto, 2. Menurut (Kasmir, 2. , rumus menghitung TATO adalah: TATO = Penjualan Bersih / Total Aset Rata-rata Variabel terikat yang diproksikan dengan Harga Saham (Y) Analisis pada penelitian ini menggunakan data harga saham sebagai variabel dependen berdasarkan closing terakhir dalam periode triwulanan perusahaan terkait. Populasi. Sampel, dan Metode Sampling Populasi memiliki pengertian sebagai bidang umum yang berisi subjek atau objek yang terdapat jumlah, ukuran, dan karakteristik khusus yang sudah ditetapkan dalam penelitian ini untuk dipelajari dan dibuat kesimpulan (Hidayah & Dwiyanto, 2. Metode purposive sampling digunakan dalam penelitian ini saat pengambilan sampel. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel untuk memilih anggota populasi yang memiliki kriteria menurut persyaratan yang telah diidentifikasi. Karakteristik tersebut diantaranya adalah (Tabel . Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 1 No. 02 iC Oktober 2024 Perusahaan dalam industri sub sektor industri ritel elektronik yang telah masuk dalam daftar . atau tergabung di BEI pada tahun 2020-2021. Perusahaan industri sub sektor industri ritel elektronik yang memiliki laporan keuangan secara lengkap selama periode 2020-2021. Tabel 1. Sampel Penelitian Nomor Kode Saham ECII ERAA GLOB SLIS TRIO Nama Perusahaan Electronic City Indonesia. Tbk. Erajaya Swasembada. Tbk. Global Teleshop. Tbk. Gaya Abadi Sempurna. Tbk. Trikomsel Oke. Tbk. Tanggal IPO 3 Juli 2013 14 Desember 2011 10 Juli 2012 07 Oktober 2019 14 April 2009 Metode Pengumpulan Data Teknik dokumentasi digunakan dalam penelitian ini pada saat pengumpulan datanya dan data sekunder digunakan sebagai kategori jenis data. Data sekunder diperoleh secara tidak langsung dari sumber aslinya pada saat mengumpulkan data (Hidayah & Dwiyanto, 2. Laporan keuangan triwulanan kelima perusahaan industri subsektor ritel elektronik periode 2020-2021 digunakan pada penelitian ini sebagai data Dari olah data sekunder, penelitian ini memperoleh sejumlah 28 sampel data laporan keuangan triwulanan yang diakses pada website Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu Analisis Data Pada penelitian ini, analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear Data sekunder sudah diperhitungkan yang diolah menggunakan bantuan program perangkat lunak Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 25. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Analisis Deskriptif Pada Tabel 2, jumlah data pada penelitian ini sebanyak 28 unit sampel yang terdiri atas tiga variabel independen, yakni X1 (ROA) dengan nilai minimal -35,7 dan nilai maksimal 14,87, serta nilai rata-rata -2,1697 dan standar deviasi 11,63412. Variabel X2 (DER) memiliki nilai minimal -103,08. nilai maksimal 118,35. nilai rata-rata 12,9432. standar deviasi 90,98242. Variabel X3 (TATO) mempunyai nilai minimal 21,37. maksimal 325,41. nilai rata-rata 131,0059. dan standar deviasi 92,49553. Selanjutnya, variabel dependen Y (Harga Saha. memiliki nilai minimal 118. nilai maksimal 10. nilai rata-rata 1. 772,82. dan standar deviasi 2515,014. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 Tabel 2. DESKRIPSI STATISTIK Uji Asumsi Linieritas Dalam menguji Lineritas. Variabel pertama adalah ROA (X. harus dilakukan penyederhanaan data terlebih dahulu dengan cara nilai data dibagi 10, sehingga diperoleh X_1. Hasil uji linearitas pada variabel X_1 memiliki arti bahwa hubungan variabel ROA (X_. dengan variabel Harga Saham (Y) memiliki hubungan mendekati linear. Hal itu dikarenakan jumlah nilai signifikan deviation from linearity sebesar 0,218 > 0,05, sedangkan nilai linearity 0,390 > 0,05 (Tabel . Tabel 3. Anova Linieritas ROA Terhadap Harga Saham Variabel kedua adalah DER (X. harus dilakukan penyederhanaan data terlebih dahulu dengan cara nilai data dibagi 10, sehingga menghasilkan X_2. Dari hasil uji linearitas pada variabel X_2 memiliki hubungan antara variabel DER (X_. dan Harga Saham (Y) terdapat hubungan yang linear, hal ini bisa dibuktikan dengan melihat nilai Signifikasi linearity 0,001 < 0,05 dan nilai Signifikan deviation from linearity adalah 0,084 > 0,05. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 1 No. 02 iC Oktober 2024 Tabel 4. Anova Linieritas DER Terhadap Harga Saham Variabel ketiga adalah TATO (X. harus dilakukan penyederhanaan data terlebih dahulu dengan cara nilai data dibagi 10, sehingga menghasilkan X_3. Hasil uji linearitas pada variabel X_3 memiliki hubungan antara variabel TATO (X_. dan Harga Saham (Y) memiliki hubungan mendekati linear, dibuktikan dengan nilai Signifikan deviation from linearity adalah 0,979 > 0,05 sedangkan signifikasi linearity adalah 0,052 > 0,05. Tabel 5. Anova Linieritas TATO Terhadap Harga Saham Normalitas One Sample Kolmogorov Smirnov Uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menghasilkan nilai residu yang berdistribusi normal. Hal itu dapat diketahui dari angka signifikansi Asymp. secara numerik 0,150 > 0,05. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 Tabel 6. Uji Normalitas Uji Multikolinearitas Berdasarkan dari uji multikolinearitas. Tabel 7 tidak menunjukkan adanya korelasi multikolinearitas antara variabel independen atau variabel bebas dalam model regresi yang peneliti gunakan. Hal ini dibuktikan besaran nilai Tolerance masing-masing variabel bebasnya sebesar > 0,10 dan nilai VIF variabel bebas < 10,00. Tabel 7. Uji Multikolinieritas Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 1 No. 02 iC Oktober 2024 d. Heteroskedastisitas Tabel 8. Uji Heterosdastisitas Auto Korelasi Tabel 9. Uji Autokorelasi Dalam hasil uji auto korelasi diatas, nilai dU diperoleh dari distribusi besaran tabel Durbin Watson berdasarkan jumlah variabel bebas sebanyak 3 diantaranya XI sebagai ROA. X2 sebagai DER dan X3 sebagai TATO dan dengan jumlah sampel sebanyak 28 data, pada tingkat signifikasi senilai 0,05. Hasil besaran dU yaitu sebesar 1,6503 < nilai Durbin Watson 1,656 < . -dU . ,3. , maka dari penjabaran tersebut dalam uji auto korelasi pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penelitian data di atas tidak bergejala korelasi. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 10. Hasil Analisis Regresi Menurut tabel output SPSS regresi linier berganda di atas menghasilkan persamaan regresinya dapat dirumuskan dengan: Y = 2284,391 Ae 20,535 X1 14,156 X2 Ae 5,644 X3 e Dari tabel di atas, diperoleh nilai koefesien regresi negatif dan nilai sig. variabel ROA (X. sebesar 0,632 > 0,05, artinya ROA (X. berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham (Y). Selanjutnya nilai koefesien regresi positif dan nilai sig. variabel DER (X. yakni senilai 0,024 atau 0,024 < 0,05, artinya berpengaruh positif secara signifikan terhadap harga saham (Y). Dan yang terakhir yaitu nilai koefesien regresi negative dan nilai sig. variabel TATO (X. sejumlah 0,302 atau 0,302 > dari 0,05, berarti TATO (X. memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap variabel harga saham (Y). Uji Hipotesis Uji F Tabel 11. Anova Uji F Pada Tabel di atas ditunjukkan tigkat Signifikasi 0,012 < dari 0,05 yang berarti bahwa ROA (X. DER (X. dan TATO (X. secara bersama-sama . mempengaruhi perubahan harga saham (Y). Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 1 No. 02 iC Oktober 2024 b. Uji t Tabel 11. Coefficients Uji t Pada tabel di atas dinyatakan variabel DER (X. berpengaruh positif dengan jumlah nilai koefisien regresi DER (X. sebesar 14,156 terhadap harga saham (Y) dan mendapat hasil signifikan dengan nilai 0,024. Sedangkan variabel ROA (X. dan TATO (X. terdapat pengaruh negatif dengan nilai koefisien regresi ROA (X. sebesar 20,535 terhadap harga saham (Y) dan hasil tidak signifikan dengan nilai 0,632. Sementara nilai koefisien regresi TATO (X. sebesar -5,644 terhadap harga saham (Y) dan hasil tidak signifikan dengan nilai 0,302. Uji Koefisien Determinasi Tabel 12. Koefisien Determinasi Berdasarkan tabel output atau tabel Model Summary diatas menunjukan nilai koefisien determinasi / R Square sejumlah 0,361. Nilai koefisien determinasi 0,361 ini diperoleh dari hasil kuadrat koefisien kolerasi atau R yaitu 0,601 x 0,601 = 0,361. Sedangkan jumlah besaran R Square yaitu 0,361 atau 36%, hal ini bisa dikatakan bahwa ROA (X. DER (X. dan TATO (X. secara simultan mengakibatkan perubahan pada harga saham atau variabel (Y) sebesar 36%, sedangkan nilai sisanya yaitu . % - 36% = 64%) dikarenakan oleh faktor lain diluar persamaan linier berganda pada penelitian ini. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 Pembahasan Pengaruh variabel ROA. DER dan TATO terhadap Harga Saham Berdasarkan hasil akhir dari tabel output SPSS Anova tingkat signifikasi sebesar 0,012. Atau 0,012 < 0,05 artinya menerima H1, oleh karena itu dapat disimpulkan (ROA), (DER) dan (TATO) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hasil ini selaras dengan hasil yang dilakukan penelitian (Hidayah & Dwiyanto, 2. bahwa ROA. DER. TATO dan PBV secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel Y atau harga saham. Juga selaras dengan penelitian (Artavia et al. , 2. bahwa ROA. DAR. CR, dan TATO berpengaruh secara simultan terhadap variabel harga saham. Pengaruh Retur On Asset (ROA) terhadap Harga Saham (Y) Dari hasil output SPSS AuCoefficientsAy menunjukkan bahwa tingkat signifikasi 0,632. Artinya tingkat signifikasi 0,632 > 0,05 oleh karena itu bisa dikatakan bahwa H2 ditolak, oleh karena itu tinggi ataupun rendah nilai (ROA) pada perusahaan ritel elektronik yang terdaftar di BEI selama rentang waktu 2020-2021 tidak ada pengaruhnya terhadap harga saham. Hal tersebut terjadi dikarenakan dari data penelitian ditemukan perusahaan yang rugi dan hal ini tidak ada pengaruhnya terhadap perubahan harga saham perusahaan ritel elektronik di Bursa Efek Indonesia. Dari beberapa sampel perusahaan yang rugi, sahamnya masih bisa terjual, disebabkan faktor kepercayaan investor melihat sepak terjang perusahaan tahun sebelumnya atau sebelum terjadi pandemi covid. Hasil ini selaras dengan hasil yang dilakukan penelitian (Artavia et al. , 2. bahwa secara parsial rasio profitabilitas (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Perngaruh Dept to Equity Ratio (DER) terhadap Harga Saham (Y) Pada hasil pengolahan SPSS AuCoefficientsAy diperoleh tingkat signifikasi hitung senilai 0,024. Maka tingkat signifikasi 0,024 < 0,05, artinya H3 diterima. Dapat disimpulkan bahwa (DER) secara uji parsial berpengaruh searah dan signifikan terhadap harga Investor menyadari bahwa jumlah hutang yang dipergunakan oleh suatu perusahaan mampu menutupi semua biaya operasional dan tidak serta merta banyaknya hutang suatu perusahaan mempengaruhi keputusan investasi saham seorang investor. Apabila pengelolaan yang efisien diwujudkan melalui penggunaan modal hutang maka akan berdampak positif bagi investor yang menanamkan modalnya pada perusahaan Selama perseroan tidak kesulitan membayar utangnya, pembelian saham perseroan tentu akan meningkatkan kepercayaan investor. Hasil ini serupa dengan penelitian (Hidayah & Dwiyanto, 2. bahwa solvabilitas berpengaruh terhadap harga Dan selaras dengan penelitian (Djohana & Widyatama, 2. bahwa variabel debt equity to ratio memberikan pengaruh signifikan terhadap harga saham. Pengaruh Total Asset Turnover (TATO) terhadap Harga Saham (Y) Pada tabel output SPSS AuCoefficientsAy dengan nilai signifikasi 0,302 > 0,05, dan bisa ditarik kesimpulan bahwa H4 ditolak. Dengan kata lain variabel (TATO) secara uji parsial menghasilkan pengaruh negatif dan tidak signifkan terhadap perubahan Harga Saham (Y). Hasil analisis ini memberikan arti bahwa investor tidak menggunakan total assets turnover (TATO) sebagai acuan atau alat ukur kinerja untuk memperkirakan harga Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 1 No. 02 iC Oktober 2024 saham perusahaan ritel elektronik. Simpulan ini searah dengan hasil penelitian Candra . , dan Hidayah dan Dwiyanto . yang menyatakan bahwa Rasio Aktivitas (TATO) tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Harga Saham. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil uji F, ketiga variabel ROA (X. DER (X. dan TATO (X. berpengaruh positif dan signifikan sebesar nilai 0,012 terhadap harga saham (Y). Berdasarkan tabel t, dinyatakan variabel DER (X. berpengaruh positif dengan nilai koefisien regresi DER (X. sebesar 14,156 terhadap variabel (Y). Sedangkan hasil dari variabel ROA (X. dan TATO (X. berpengaruh negatif dengan ROA (X. senilai -20,535 terhadap variabel (Y) dan nilai regresi TATO (X. sejumlah -5,644 terhadap variabel (Y). Berdasarkan uji t atau pengaruh secara parsial, variabel ROA (X. dan TATO (X. pengaruhnya negatif dan tidak signifikan dengan nilai ROA (X. senilai 0,632 terhadap variabel (Y) dan nilai TATO (X. sebesar 0,302 terhadap harga saham (Y), sedangkan variabel DER (X. berpengaruh positif signifikan dengan nilai DER (X. sebesar 0,024 terhadap harga saham (Y). Berdasarkan dari besaran nilai koefisiensi determinasi (R. , hasil penelitian ini mengindikasikan tingkat harga saham (Y) akan meningkat secara Hal itu dikarenakan terdapat pengaruh variabel ROA (X. DER (X. , dan TATO (X. sebesar 36% dan pengaruh faktor lain sebesar 64%. Saran Berdasarkan hasil penelitian ini, para peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian serupa dengan menambahkan metode statistik lain atau indikator lain untuk menentukan harga saham . isalnya EPS. PER. NPM. PBV. GPM). Selain menggunakan uji pada rasio keuangan, penelitian berikutnya dapat ditambahkan nilai EVA, nilai pemasaran, nilai Corporate Social Resposibility atau pun nilai permintaan Selanjutnya, jumlah sampel untuk penelitian berikutnya juga dapat diperbanyak untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. REFERENSI