Jurnal Surya Abdimas Volume 4 Ae Nomor 1. Februari 2020, . Available online at JSA website: http://ejournal. id/index. php/surya-abdimas PENDAMPINGAN KEGIATAN ACTIVE LEARNING BERBASIS DIGITAL DI SDN 2 MRANTI PURWOREJO Arum Ratnaningsih. Nurhidayati, dan Ike Yunia Pasa Prodi PGSD. Prodi Pendidikan Fisika, dan Prodi Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Purworejo Abstrak Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memudahkan guru dalam menguasai pembelajaran Active Learning berbasis digital. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode Berdasarkan hasil yang dicapai dalam kegiatan pendampingan Active Learning terdiri dari tiga hal dengan penjelasan berikut. Pertama, bertambahnya wawasan peserta tentang inovasi pada pembelajaran. Hal ini terlihat pada cara pembelajaran yang telah dilakukan peserta pelatihan menggunakan pendekatan Active Learning, sehingga terwujudnya pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan inovatif. Kedua, menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap inovasi teknologi. Terwujudnya sikap peserta yang selalu mencoba berbagai aplikasi digital yang dapat mendukung proses pembelajaran. Ketiga, memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada peserta. Pengalaman belajar secara langsung dirasakan oleh peserta dengan kegiatan praktik pendekatan Active Learning yang berkolaborasi aplikasi digital. Tujuan kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan Active Learning memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi Partisipasi mitra dalam pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat meliputi menyediakan tempat berupa gedung SD Negeri 2 Mranti, menyediakan fasilitas berupa mic, sound, tempat duduk. LCD, komputer, dan jamuan makanan, dan peserta yang antusias dalam mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kata Kunci : Active Learning, inovatif, dan berbasis digital Abstract The purpose of community service activities is to facilitate teachers in mastering digital-based Active Learning The method in community service activities uses the mentoring method. Based on the results achieved in the Active Learning assistance activities consisted of three things with the following explanation. First, increasing participants' insights on innovation in learning. This can be seen in the way learning has been done by trainees using the Active Learning approach, so that the realization of active, fun, and innovative learning is Second, foster curiosity about technological innovation. The realization of the attitude of participants who always try various digital applications that can support the learning process. Third, provide direct learning experiences to participants. The learning experience was directly felt by the participants with the practical activities of the Active Learning approach that collaborates with digital applications. The purpose of learning activities using the Active Learning approach makes it easy for students to understand learning material so that learning becomes fun. Participation of partners in the implementation of community service programs includes providing a place in the form of Mranti 2 Elementary School building, providing facilities such as mic, sound, seating. LCD, computer, and food banquets, and participants who are enthusiastic in participating in community service activities. Keywords: Active Learning, innovative, and digital based Article Info Received date: 22 Oktober 2019 Revised date: 20 Januari 2020 Accepted date: 12 Februari 2020 Copyright A 2017. JSA, p-ISSN :2580-3492, e-ISSN :2581-0162 Volume 4 Ae Nomor 1. Februari 2020, . Arum Ratnaningsih. Nurhidayati, dan Ike Yunia Pasa Active PENDAHULUAN Tantangan Learning banyak melibatkan peserta didik dalam kurikulum diubah menjadi kurikulum Kurikulum 2013 diharapkan dapat pengetahuan untuk dibahas dan dikaji sebagai sarana menuju kurikulum 4. dalam proses pembelajaran di kelas, atau disebut dengan era digital. Hal ini sehingga mereka mendapatkan berbagai pengalaman yang dapat meningkatkan Kurikulum menggabungkan berbagai aspek yang Rachmah, keterampilan, aspek sikap, dan aspek aktif adalah segala bentuk pembelajaran Pembelajaran dalam Kurikulum berperan secara aktif dalam proses berbasis tematik yang memberikan kesan kepada siswa bahwa pembelajaran itu peserta didik dengan pendidik dalam Kurikulum 2013 juga memposisikan guru proses pembelajaran tersebut . sebagai fasilitator dalam kegiatan belajar Menurut Harapannya dari Kurikulum pendekatan active learning merupakan 2013 guru dapat menggali potensi siswa dengan maksimal melalui pembelajaran strategi-strategi komprehensif, yang meliputi berbagai Pembelajaran Melvin menjadi aktif . Silberman, pemanfaatan teknologi digital dalam Untuk harapan tersebut maka sebagai pendidik Karakteristik pendekatan Active dituntut tidak hanya terampil dalam Learning yang pertama peserta didik aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Active Learning. Keaktivan ini tercermin dalam bentuk Active Learning meningkatkan kualitas pembelajaran di Karakteristik menggunakan berbagai jenis metode dan Baharun. bahwa pendekatan model pembelajaran yang inovatif, salah Hal Jurnal Surya Abdimas. Volume 4 Ae Nomor 1. Februari 2020, . Arum Ratnaningsih. Nurhidayati, dan Ike Yunia Pasa satunya dengan penggunaan teknologi pembelajaran interaktif berbasis web. Keempat jenis media digital interaktif dijelaskan sebagai berikut. Kegiatan Pertama Karakteristik interaktif berbasis e-Learning. E-learning pendekatan Active Learning memiliki merupakan salah satu teknologi yang karakter berpusat pada peserta didik dan dapat digunakan dalam pembelajaran sehingga sajian atau menu yang ada pada kegiatan pembelajaran, komunikasi yang e-Learning menggambarkan rancangan terjadi dua arah antara pendidik dengan pembelajaran yang akan dilakukan untuk peserta didik, dan pengelolaan kegiatan Learning (Lutfi. Pembelajaran dalam Kurikulum synchronous . ada waktu yang sama atau 2018:20-. ada Menurut Yazdi, berbasis tematik yang memberikan kesan pembelajaran e-Learning fokus utamanya kepada siswa bahwa pembelajaran itu menjadi mandiri pada waktu tertentu dan Pembelajaran Peserta Kurikulum 2013 juga memposisikan guru bertanggung-jawab sebagai fasilitator dalam kegiatan belajar Suasana pembelajaran e- Harapannya dari Kurikulum Learning akan memaksa peserta didik 2013 guru dapat menggali potensi siswa memainkan peranan yang lebih aktif dengan maksimal melalui pembelajaran dalam pembelajarannya. Peserta didik pemanfaatan teknologi digital dalam materi dengan usaha, dan inisiatif sendiri Teknologi digital yang . Jenis media pembelajaran mendukung pendekatan Active Learning interaktif berbasis e-Learning terbagi melalui media digital interaktif. Jenis menjadi lima meliputi moodle. Fedeena, media digital interaktif meliputi media Ilmukomputer. Fisikanet. Learning, media pembelajaran interaktif Kedua Pesonaedu, berbasis android, media pembelajaran interaktif berbasis android, merupakan interaktif berbasis software, dan media alat bantu yang dapat menjabarkan pesan Volume 4 Ae Nomor 1. Februari 2020, . Arum Ratnaningsih. Nurhidayati, dan Ike Yunia Pasa atau informasi dari pendidik ke peserta Keempat media pembelajaran didik sehingga terjadi proses komunikasi interaktif berbasis web. Pembelajaran dua arah. Media ini lebih mudah diakses interaktif berbasis web merupakan bahan dan digunakan baik oleh peserta didik ajar interaktif yang mengombinasikan maupun pendidik. Android merupakan berbagai macam media manual dalam sistem operasi berbasis Linux yang penyajian interaktif dalam komputer teknologi telepon pintar dan tablet (Aziz, berbasis internet (Muladi, 2012:. Jenis media pembelajaran interaktif berbasis 2015:. Jenis pembelajaran interaktif berbasis android meliputi aplikasi kelas kita, aplikasi Wikipedia. Kelas Kita. Wolfram Alpha, ruang guru, aplikasi Quipper, aplikasi Music Theory. Wikihow. Bing Map & belajar online Tryout. Star Chart, dan Google Map. Bing Search & Google lain-lain. Kelebihan media pembelajaran Search, interaktif berbasis android sebagai media Photosynth. Wordwide Telescope, dan yang memiliki fungsi sebagai edukasi dan lain-lain. Bing hiburan, sehingga sangat efektif dan Education. Translator. Microsoft Dengan demikian, maka ada efisien digunakan oleh pendidik. Ketiga Zenius terdapat beberapa faktor berpengaruh interaktif berbasis software. Software Active Learning yang meliputi faktor merupakan sekumpulan data elektronik tujuan, faktor pelibatan peserta didik, yang disimpan dan diatur oleh komputer, faktor penggunaan seni, gerakan serta data elektronik yang disimpan oleh indera, dan faktor variasi langkah dan komputer berupa program atau intruksi kegiatan pembelajaran (Rachmah. menjalankan suatu perintah (Hartanto. 2012:11-. Keempat faktor tersebut , 2014:. Jenis media pembelajaran yang dominan berpengaruh faktor variasi langkah dan kegiatan pembelajaran. Hal Rekentest. Sicyon Lite. Animals for Kids. Chinese Toolbox. Portable Balabolka, memerlukan kreativitas dan inovasi dari Celestia Portable. Holy Quran Software, pendidik dalam merancang pembelajaran. Bone Lab. Kamus Jawa Indonesia. Hasil Kamus Software Learning mengarahkan dan mengontrol mengetik dengan 10 jari. Tiny Piano, dan peserta didik untuk terlibat dalam proses Keadaan yang demikian. Inggris Indonesia. Active Jurnal Surya Abdimas. Volume 4 Ae Nomor 1. Februari 2020, . Arum Ratnaningsih. Nurhidayati, dan Ike Yunia Pasa maka tim pengabdi melakukan kegiatan lakukan kepada tim pendamping berupa pendampingan kegiatan Active Learning berbasis digital pada guru SD Negeri 2 Mranti Purworejo Pemandu dalam penyampaian informasi METODE PELAKSANAAN sangat membantu dalam pelaksanaan Metode LCD, kegiatan pendampingan. kegiatan pengabdian kepada masyarakat Langkah-langkah di SD Negeri 2 Mranti Purworejo pengabdian kepada masyarakat di SD Negeri 2 Mranti Purworejo sebagai Mitra pengabdian kepada masyarakat dalam Mranti melakukan studi pustaka tentang Active Purworejo yang terletak di kelurahan Learning sekolah dasar. Kedua, tim Mranti Negeri Purworejo Pertama, merupakan salah satu sekolah dasar sekolah dasar untuk mengetahui metode imbas di gugus Ahmad Yani. SD Negeri 2 Mranti Purworejo memiliki pendidik sedang atau sudah diajarkan dalam proses berjumlah 9 orang dan jumlah peserta Ketiga, tim pengabdi didik 186 orang dengan jumlah kelas 6 mencari mitra kegiatan pendukung untuk Pendidik yang berada di SD Negeri 2 Mranti Purworejo untuk guru Keempat, tim pengabdi mempersiapkan kelas bersertifikat terdapat 6 sedangkan 3 pembuatan konsep materi yang akan Active Penyelenggaraan pembelajaran di SD Learning. Kelima. Negeri 2 Mranti Purworejo pagi hari, sedangkan kurikulum yang berlaku di mitra menggunakan kurikulum 2013. Partisipasi program pengabdian kepada masyarakat PELAKSANAAN KEGIATAN Pelaksanaan Sabtu. Penyediaan tempat dalam hal ini mitra September 2019 dari pukul 07. 00 sampai memberikan ijin kepada tim pendamping 30 WIB dengan diikuti 20 guru SD pengabdian berupa gedung SD Negeri 2 Negeri 2 Mranti Purworejo. Kegiatan Mranti. Penyediaan fasilitas yang mitra pertama, semua guru kelas diminta untuk Volume 4 Ae Nomor 1. Februari 2020, . Arum Ratnaningsih. Nurhidayati, dan Ike Yunia Pasa membuat perangkat pembelajaran Active Learning. Pendampingan Kegiatan memiliki relevansi dengan kebutuhan Active Learning diselenggarakan dengan guru di lapangan. Karena berdasarkan tujuan agar guru di SD Negeri 2 Mranti hasil survei sebelum pelaksanaan, guru- guru di SD Negeri 2 Mranti Purworejo Active Learning. selama ini belum pernah memeroleh membuat perangkat Pembuatan tersebut dikelompokkan menjadi dua Active Learning. Oleh karena itu, dengan bagian, yakni perangkat pembelajaran adanya kegiatan sosialisasi Student Active Learning berbasis digital ini diharapkan guru dapat berinovasi dan berkreatif dalam pengembangan pembelajaran yang aktif melalui teknologi digital, sehingga Kegiatan Active Pendampingan Learning. Active Learning berbasis digital diselenggarakan HASIL YANG DICAPAI dengan tujuan agar guru di SD Negeri 2 Berdasarkan tanya jawab dan pengamatan Mranti terampil dalam mempraktikkan langsung selama kegiatan berlangsung. Active Learning berbasis digital, sehingga pengabdian ini dapat memberikan hasil enam hal sebagai berikut. Pertama. Pada menambah wawasan bagi guru dalam diwakilkan dengan perwakilan oleh guru kelas rendah dan guru kelas tinggi. terwujudnya pembelajaran yang aktif. Kegiatan ketiga, semua peserta mengenal menyenangkan, dan inovatif. Ketiga, menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap Active Learning. Pendampingan penilaian Active Learning berbasis digital diselenggarakan dengan tujuan agar guru di SD Negeri 2 Mranti dengan sadar diri dalam melakukan Kedua. Kelima. Keempat. pembelajaran Kurikulum 2013. Kegiatan keempat semua peserta mendapatkan memberikan pengalaman belajar secara pendampingan tentang berbagai alternatif langsung kepada siswa. fasilitas yang ada di online yang dapat SIMPULAN mendukung kegiatan Active Learning. sehari-hari. Keenam. Jurnal Surya Abdimas. Volume 4 Ae Nomor 1. Februari 2020, . Arum Ratnaningsih. Nurhidayati, dan Ike Yunia Pasa Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, maka dapat Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo disimpulkan enam hal sebagai berikut. Ketua LPPM Universitas Pertama, kegiatan pengabdian ini dapat Muhammadiyah menambah wawasan bagi guru dalam telah memberikan kemudahan dalam penyisipan karakter di pembelajaran. pelaksanaan pengabdian. Kedua. Ketiga. Dekan Teknik Muhammadiyah Pendidikan dan keterampilan berbicara. Muhammadiyah Kelima, kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Purworejo. Ketua Program Studi TI. PGSD, dan meningkatkan keterampilan menyimak Keenam. Universitas kegiatan pengabdian ini. menolong dan menyayangi. Keempat, telah memberikan fasilitas dalam kepedulian siswa untuk saling tolong Purworejo. Fisika Universitas Purworejo, pelaksanaan kegiatan pengabdian ini. Kepala Sekolah. Guru, dan Staf SD belajar secara langsung kepada siswa. Negeri 2 Mranti Purworejo, yang UCAPAN TERIMA KASIH telah turut aktif berpartisipasi sebagai Tim pelaksanaan pengabdian kepada mitra dalam kegiatan pengabdian ini. masyarakat menyampaikan terima kasih Mahasiswa TI, PGSD, Pendidikan Fisika membantu dan memperlancar kegiatan ini, yakni kepada. kegiatan pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA