Jurnal Pendidikan Multidisipliner Volume 8 Nomor 4. April 2025 ISSN: 27342488 PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI Nurul Fatkhiyah1. Khairu Abdillah2. Farhan Fahwaz3. Ilham Alfarezi4. Eva Iryani5. Helty6 Email: nurulfatkhiyah08@gmail. com1, abdillahkhairu783@gmail. com2, farhanfahwaz@gmail. alfarezi2003@gmail. Universitas Jambi ABSTRAK Literasi digital mengacu pada keterampilan dalam menemukan, menilai, memanfaatkan, dan berinteraksi dengan beragam alat dan teknologi digital, termasuk komputer, internet, perangkat seluler, dan aplikasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Pengaruh Literasi Digital terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa di Perguruan Tinggi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka, yaitu pendekatan yang mencakup pengumpulan berbagai referensi dan sumber yang berhubungan, termasuk buku, jurnal akademis, artikel, dokumen, serta elemen lain yang berkaitan dengan tema penelitian yang sedang dianalisis. Penelitian yang dilakukan mengindikasikan bahwa keterampilan dalam Literasi Digital memiliki dampak signifikan pada prestasi akademik Mahasiswa. Kinerja akademik siswa yang memiliki kemampuan literasi digital yang baik biasanya lebih tinggi, karena mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk mencari informasi, mengevaluasi data, dan berkolaborasi dengan efektif. Kata Kunci: Literasi Digital. Prestasi Akademik. Mahasiswa. Perguruan Tinggi. PENDAHULUAN Di era teknologi informasi dan komunikasi masa kini, teknologi tidak hanya mendukung bidang pendidikan, tetapi juga menjadi aspek yang sangat penting dari kehidupan sehari -hari. Salah satu aspek perhatian utama dan menjadi keunggulan adalah kemampuan digital yang mengacu pada kemampuan seseorang untuk bekerja dan mencari informasi secara efisien, kritis dan bertanggung jawab. Literasi digital berhubungan erat dengan keberhasilan akademik. Mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh (Nurhalisyah & Putra, 2. , ditemukan bahwa kemampuan dalam literasi digital memberikan dukungan yang signifikan bagi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menemukan dan mengumpulkan informasi, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam penggunaan teknologi tersebut. Kemampuan digital yang kuat dapat mendukung individu dalam memperbaiki efisiensi dan produktivitas saat menjalani pekerjaan dan pembelajaran, memperbaiki kemampuan dalam menemukan informasi yang tepat dan relevan, meningkatkan keterampilan dalam menganalisis data serta membuat keputusan yang akurat, dan juga memperkuat kemampuan dalam berkomunikasi dengan baik dengan orang lain. Namun, keterampilan digital menghadapi sejumlah tantangan, seperti ketergantungan pada teknologi, perlindungan data, dan kesenjangan digital. Karenanya, kemampuan dalam bidang digital perlu terus diperbaharui dan ditingkatkan agar mampu menghadapi aneka tantangan serta memanfaatkan berbagai kesempatan yang ada di era digital saat ini. Pencapaian di bidang akademik merupakan salah satu indikator penting dari kesuksesan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan mereka di perguruan tinggi (Manurung, 2. Pencapaian pendidikan bisa dinilai lewat berbagai indikator, termasuk indeks prestasi kumulatif, rata-rata nilai, dan total mata kuliah yang telah diselesaikan. Capaian akademis yang memuaskan dapat memberikan keuntungan bagi mahasiswa, seperti memperbesar peluang untuk memperoleh pekerjaan yang lebih berkualitas, meningkatkan potensi untuk melanjutkan studi ke tingkat yang lebih lanjut, serta membangun rasa percaya diri. Hal ini menunjukkan bahwa pencapaian pendidikan seorang mahasiswa sangat krusial untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat (Fitriatin et al. , 2. Dengan kemajuan teknologi dan ilmiah saat ini, masyarakat harus berusaha lebih keras untuk mengasah keterampilan dan kapabilitasnya, agar individu mampu menyesuaikan diri di era modern ini (Mulyani & Haliza, 2. Pendidikan tradisional yang hanya mengandalkan metode lama konvensional telah tidak relatif supaya memenuhi kebutuhan masyarakat tingkat Pendidikan yang memanfaatkan teknologi menciptakan kesempatan yang lebih luas untuk mengakses bahan pembelajaran, memberikan pengalaman belajar yang dipersonalisasi, dan menghadirkan metode pengajaran yang lebih interaktif dan dinamis (Siringoringo & Alfaridzi, 2. Pembelajaran berbasis proyek juga memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara mandiri serta menerapkan pengetahuan mereka pada konteks konkret. Berdasarkan aspek keterampilan dalam menggunakan platform digital untuk menyelesaikan tugas akademik, terlihat bahwa secara keseluruhan, 93,1% dari peserta memberikan umpan balik yang positif, yaitu mereka setuju dan sangat setuju, yang menunjukkan bahwa mereka sudah terbiasa dalam memanfaatkan platform digital untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah (Yanti et al. , 2. Teknologi Komputerisasi menawarkan dan menyediakan berbagai fitur untuk memudahkan penggunanya dalam mengakses berbagai kepentingan, tidak semua orang atau kelompok yang memiliki akses dan keterampilan digital akan mendapatkan manfaat yang sama dari teknologi (Zam Zam Hariro et al. , 2. Banyak orang tidak dapat menemukan dan mengelola informasi yang relevan, atau bahkan merasa sulit untuk mengetahui cara menggunakan teknologi untuk mendukung layanan akademik seiring dengan perkembangan zaman ke era yang lebih canggih agar sejalan dengan kehidupan serba teknologi saat ini. Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami bagaimana kecakapan dalam literasi digital dapat mempengaruhi pencapaian akademis di antara mahasiswa di universitas. Memahami bagaimana kecakapan dalam literasi digital dapat mempengaruhi pencapaian akademis di antara mahasiswa di universitas sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dalam era digital Dengan mengetahui kaitan antara kemampuan literasi digital dan prestasi akademis, institusi pendidikan tinggi dapat merancang pendekatan untuk memperkuat keterampilan literasi digital di antara siswa mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan pelajar agar dapat meraih keberhasilan dalam karir mereka. Studi ini menjelaskan bagaimana literasi digital saat ini mempengaruhi pencapaian akademik mahasiswa dan semua faktor yang berperan dalam efek ini. Kami berharap hasil penelitian ini akan memberi lebih banyak wawasan dan pengetahuan pada betapa pentingnya literasi digital mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa di perguruan tinggi. ME TODE PE NE LITIA N Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka, yaitu pendekatan yang mencakup pengumpulan berbagai referensi dan sumber yang berhubungan, termasuk buku, jurnal akademis, artikel, dokumen, serta elemen lain yang berkaitan dengan tema penelitian yang sedang dianalisis. Pendekatan ini memberi kesempatan kepada peneliti untuk mengeksplorasi berbagai teori, ide, dan hasil riset yang pernah dilakukan, sehingga dapat memperkaya analisis dan menyediakan fondasi teori yang solid. Analisis pustaka juga bermanfaat dalam menemukan celah dalam penelitian yang ada serta membantu peneliti menyusun argumen yang lebih terorganisir dengan mengacu pada beragam sudut pandang yang telah diteliti. Dengan mengidentifikasi kekurangan dalam studi yang dilakukan sebelumnya, peneliti dapat membangun argumen yang lebih terencana dan merancang penelitian yang lebih menyeluruh. Penelaahan literatur juga dapat mendukung peneliti dalam memahami berbagai perspektif yang telah diteliti, sehingga mereka dapat merumuskan argumen yang lebih solid dan persuasif. HASIL DAN PEMBAHASAN Literasi digital mengacu pada keterampilan dalam menemukan, menilai, memanfaatkan, dan berinteraksi dengan beragam alat dan teknologi digital, termasuk komputer, internet, perangkat seluler, dan aplikasi digital. Kemampuan dalam literasi digital mencakup kompetensi untuk secara efektif mengakses informasi, terlibat dalam interaksi yang berlangsung melalui media digital, dan memanfaatkan berbagai alat serta platform untuk mendukung proses belajar, bekerja, dan kegiatan sehari-hari. Selanjutnya, literasi digital juga mencakup pemahaman mengenai dampak sosial, kultural, dan etis dari penggunaan Prestasi akademik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan literasi digital (Syah et al. , 2. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang mencapai hasil akademis yang tinggi biasanya memiliki keterampilan literasi digital yang lebih baik. Dengan kata lain, kinerja akademis yang baik bisa menjadi tanda bahwa mahasiswa tersebut memiliki kemampuan dalam literasi digital yang tinggi, dan sebaliknya juga berlaku. Oleh karena itu, institusi pendidikan tinggi dapat memanfaatkan pencapaian akademis sebagai salah satu tolok ukur untuk mengevaluasi kemampuan literasi digital mahasiswa, serta merancang pendekatan untuk meningkatkan keterampilan literasi digital di kalangan mahasiswa yang memiliki kinerja akademis yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa dimensi akademik atau pendidikan menjadi faktor penting dalam memahami literasi digital. Dengan demikian, seseorang harus sadar akan pentingnya dunia pendidikan dalam meningkatkan kemampuan literasi digital. Berdasarkan penelitian oleh (Saputra et al. , 2. Siswa yang memiliki kemampuan literasi digital yang tinggi cenderung menghasilkan prestasi akademik yang lebih baik. Hal ini terjadi karena mereka memiliki keahlian dalam menggunakan teknologi untuk memperoleh data yang tepat dan berkaitan, melakukan analisis informasi dengan lebih efisien, serta berkolaborasi dengan orang lain secara online. Keterampilan digital yang memadai juga memungkinkan siswa untuk berkolaborasi dengan orang lain lewat jaringan sosial atau platform digital. Kemampuan literasi digital yang baik juga memberikan siswa kesempatan untuk bekerja sama dengan orang lain melalui media sosial atau platform daring. Ini dapat mendukung mereka dalam bertukar pengetahuan, gagasan, dan pengalaman dengan orang lain, sekaligus membangun jaringan dan komunitas yang lebih luas. Keterkaitan antara kemampuan membaca digital dan hasil akademis mempunyai signifikansi yang besar. Menyadari kenyataan ini, siswa perlu mengenali dan memahami tentang dunia digital agar dapat mengembangkan kompetensi dan keterampilan dalam pengalaman belajar yang dipengaruhi oleh teknologi, sehingga program literasi menjadi sangat penting (Tuamsuk & Subramaniam, 2. Program kemampuan digital sangat penting untuk memperbaiki kualitas pendidikan dan mempersiapkan siswa dalam menghadapi tantangan di era digital. Melalui langkah ini, para pelajar memiliki kesempatan untuk meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan tuntutan era, agar mereka dapat bersaing dalam kondisi yang semakin rumit dan berubah dengan cepat. Ada koneksi yang penting antara kemampuan literasi digital dan prestasi akademik siswa, yang dinilai melalui keterampilan dalam hal informasi, komunikasi, pembuatan konten, dan aspek keamanan (Giovanni & Komariah, 2. Peserta didik yang menguasai keterampilan ini akan lebih bersiap untuk memperoleh, memanfaatkan, dan menyampaikan informasi dengan efisien, serta berkolaborasi dengan baik bersama teman-teman dan Di era pendidikan yang kian bergantung pada kemajuan teknologi, kemampuan literasi digital bukan hanya sekedar keuntungan tambahan, melainkan juga menjadi syarat mendasar untuk meraih hasil akademik yang terbaik. Menurut penelitian (Hidayati & Nurgiansah, 2. yang menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan desain korelasional, hasil dari studi menunjukkan bahwa kemampuan digital berdampak baik pada hasil belajar. Nilai R Square menunjukkan bahwa kontribusi kemampuan digital terhadap keberhasilan pendidikan adalah 32,1%, sementara faktor-faktor lain mempengaruhi sisanya. Artinya, kemampuan dalam literasi digital memiliki peran penting dalam mendorong keberhasilan akademik siswa. Namun, penting untuk diingat bahwa terdapat faktor lain yang juga berperan dalam hasil belajar. Terkadang, kemampuan dalam literasi digital dapat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil Menurut (Zakaria, 2. hasil Penemuan menunjukkan bahwa siswa yang memiliki keterampilan literasi digital yang tinggi juga memiliki kecerdasan emosional yang kuat. Penggunaan teknologi digital, terutama di sektor pendidikan, sering kali menimbulkan berbagai tantangan dan tekanan. Siswa yang terampil dalam literasi digital biasanya lebih mampu menangani stres yang muncul dari tugas atau masalah yang berhubungan dengan teknologi, seperti masalah teknis atau kesulitan dalam memahami informasi. Mereka memiliki kemampuan untuk tetap tenang, mencari solusi secara efektif, dan tidak terjebak dalam perasaan frustasi. Ini menunjukkan adanya keterkaitan antara kemampuan literasi digital dan penguasaan emosi yang baik. Kemampuan dalam literasi digital seringkali melibatkan komunikasi di berbagai platform, seperti surel, pesan instan, atau forum di Pelajar yang mahir dalam interaksi digital cenderung dapat mengungkapkan gagasan dengan lebih jelas dan lebih peka terhadap perasaan orang lain, terutama dalam lingkungan belajar yang memanfaatkan teknologi. Kemampuan untuk merasakan dan mengerti sudut pandang orang lain saat berkomunikasi di dunia digital menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara keterampilan digital dan kecerdasan emosional, yang melibatkan pengelolaan emosi dan hubungan dengan orang lain. Kemampuan beradaptasi terhadap tantangan baru dengan tenang dan penuh percaya diri mencerminkan keseimbangan emosional yang baik. Keterampilan dalam menggunakan teknologi dengan cerdas mendukung siswa untuk berkomunikasi secara efektif, berkolaborasi, dan menghadapi tantangan dengan cara yang lebih emosional. Di sisi lain, kecerdasan emosional membantu siswa untuk tetap tenang dan terorganisir ketika menghadapi masalah atau tekanan yang berkaitan dengan teknologi. Oleh karena itu, keduanya saling terkait dalam membentuk siswa yang tidak hanya mahir secara digital, tetapi juga gesit dalam mengelola emosi dan hubungan sosial mereka. Literasi digital memberikan kesempatan bagi siswa untuk bekerja sama dengan rekanrekan sekelas mereka dengan cara yang lebih efisien. Mereka bisa memanfaatkan berbagai alat komunikasi seperti surat elektronik, aplikasi chatting, serta platform kolaborasi di internet seperti Google Docs. Microsoft Teams, atau sejenisnya untuk berkolaborasi dalam tugas, berdiskusi, dan menukar gagasan. Kerja sama yang baik dapat memperdalam pemahaman mereka terhadap pelajaran dan membantu memecahkan masalah secara kolektif, yang pada gilirannya dapat meningkatkan prestasi akademik. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa peningkatan dalam skill literasi digital di kalangan siswa sejalan dengan perkembangan rata-rata hasil akademis mereka (Wulandari et al. , 2. Hasil dari studi yang dilakukan oleh mahasiswa di Universitas Indonesia menunjukkan bahwa kemampuan dalam literasi digital berdampak pada prestasi akademis siswa. samping itu, sumber daya sosial juga berperan dalam pencapaian akademik siswa. Ketika faktor-faktor sumber daya sosial dan kinerja akademik dievaluasi secara bersamaan, terdapat dampak yang berarti terhadap hasil belajar siswa. Pada akhirnya, pencapaian akademik yang baik mencerminkan tingkat keahlian yang tinggi dari para lulusan, yang selanjutnya mempermudah lulusan sekolah kejuruan untuk diterima di sektor kerja dan industri (Setiawan, 2. Menurut (Yustika & Iswati, 2. tingkat keterampilan dalam bidang digital yang lebih canggih berpengaruh langsung dan menguntungkan terhadap peningkatan hasil belajar serta pencapaian akademis siswa. Menunjukkan bahwa kemampuan digital yang lebih tinggi memiliki pengaruh positif yang nyata terhadap prestasi akademik mahasiswa. Dengan keterampilan untuk mendapatkan informasi, bekerja sama, mengatur waktu, dan menyesuaikan diri dengan teknologi dalam proses belajar, mahasiswa dapat meningkatkan kualitas pembelajaran mereka secara keseluruhan. Mahasiswa yang memiliki kemampuan digital yang memadai dapat menggunakan berbagai alat teknologi untuk membantu mereka dalam mengelola waktu dengan lebih efektif. Aplikasi pengingat tugas, kalender elektronik, dan manajer waktu dapat mendukung mahasiswa dalam merencanakan kegiatan belajar dan menghindari penundaan. Pengelolaan waktu yang efektif ini memungkinkan mahasiswa untuk mempersiapkan ujian dan menyelesaikan tugas dengan lebih teratur, yang akan memperbaiki prestasi akademik mereka. Siswa yang memiliki kemampuan digital yang baik beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini. Mereka memahami bagaimana menggunakan berbagai platform pendidikan online, ikut serta dalam diskusi secara virtual, dan menyelesaikan ujian atau tugas secara daring. Siswa yang terampil dalam literasi digital cenderung lebih mandiri dalam proses belajar. Kemandirian ini memungkinkan mereka untuk belajar di luar waktu kelas resmi, yang pada gilirannya meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran dan mendukung pencapaian akademik yang lebih baik. Siswa yang kompeten dalam literasi digital juga lebih sering membuat keputusan yang tepat dalam memilih metode belajar yang paling sesuai, menemukan informasi relevan, serta mengelola waktu dan tugas mereka dengan efisien. Dampak Covid 19 Terhadap Literasi Digital Mahasiswa Dengan kemunculan pandemi covid-19, semua sektor telah mengalami perubahan dalam cara berinteraksi secara sosial, termasuk dalam dunia pendidikan di Indonesia (Sumiati & Wijonarko, 2. Kemampuan membaca dan menulis secara digital sangat krusial dalam situasi ini karena pandemi mendorong orang untuk memanfaatkan teknologi digital dengan lebih giat. Kemampuan literasi digital memegang peranan yang signifikan bagi siswa, mahasiswa, serta pengajar agar dapat menyesuaikan diri dengan cara belajar yang baru ini. Mereka perlu menguasai berbagai alat dan platform untuk pembelajaran digital, seperti Zoom. Google Meet. Google Classroom, atau platform serupa, supaya dapat terlibat dalam proses belajar dengan efektif. Saat ini, kemampuan dalam literasi digital telah menjadi elemen kunci bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Siswa dengan kemampuan literasi digital yang baik biasanya lebih cepat beradaptasi dengan metode pembelajaran online ini, karena mereka telah terbiasa memanfaatkan teknologi untuk mencari informasi, mengakses materi, dan berkomunikasi. Kemampuan pelajar dalam menggunakan teknologi dan keterampilan digital turut mempengaruhi keberhasilan akademik siswa, sebab di era pandemi saat ini, mahasiswa diharuskan untuk mengikuti pembelajaran secara daring, yang mengharuskan mereka menguasai keterampilan teknologi yang mendukung proses Di samping itu, mahasiswa akan lebih mudah memahami konten yang diberikan oleh pengajar melalui platform daring, dan pembelajaran online akan memperkuat kemampuan literasi digital mereka. Berdasarkan hasil penelitian yang disampaikan oleh (Lingga et al. , 2. tentang dampak kemampuan literasi digital terhadap pencapaian akademis mahasiswa dari generasi z di masa pandemi covid-19 menunjukkan bahwa pengetahuan di bidang digital memberikan dampak positif terhadap hasil belajar mahasiswa generasi z. Selama masa pandemi COVID19, sebagian besar kegiatan pengajaran dan pembelajaran berpindah ke format daring. Mahasiswa dari generasi Z, yang lebih akrab dengan teknologi dan lingkungan digital, cenderung memiliki kemampuan yang lebih tinggi dalam memanfaatkan berbagai media pembelajaran online. Mereka dapat dengan cepat mengakses materi, ikut serta dalam diskusi daring, dan menyelesaikan tugas dengan baik. Keterampilan ini membantu mereka untuk terus belajar dengan efektif meskipun ada kendala fisik. Mahasiswa yang memiliki tingkat literasi digital yang baik dapat dengan cepat mencari informasi relevan di internet untuk mendalami materi yang mereka pelajari. Mereka bisa mengakses beragam sumber belajar, seperti jurnal akademik, video tutorial, dan artikel yang berhubungan, yang dapat memperluas pemahaman mereka. Mahasiswa yang mahir dalam literasi digital juga cenderung lebih mampu berpikir kritis dan analitis terhadap informasi yang mereka temui di dunia maya. Mereka memahami cara mengevaluasi keakuratan sumber informasi dan menghindari berita palsu atau informasi yang tidak dapat dipercaya. Keterampilan ini memungkinkan mereka untuk menyaring dan memanfaatkan informasi yang valid dalam proses belajar, meningkatkan pemahaman dan hasil akademik mereka. Mahasiswa yang telah terbiasa menggunakan teknologi selama masa pandemi memiliki pondasi kokoh untuk menghadapi perubahan teknologi di masa mendatang. Mereka lebih mudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi baru dan dapat memanfaatkan hal ini untuk menangani tantangan yang mungkin muncul di lingkungan akademis maupun professional. Meskipun situasi darurat COVID-19 telah usai, keuntungan dari literasi digital yang diperoleh mahasiswa selama masa itu masih sangat relevan dalam konteks pendidikan dan kehidupan setelah Keterampilan digital ini tidak hanya mendukung pembelajaran yang lebih efisien, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa untuk tantangan di dunia kerja yang semakin bergantung pada teknologi. Dampak Literasi Digital Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Sumber informasi dari penelitian (Azizah et al. , 2. menunjukkan bahwa kemampuan yang baik dalam literasi digital memiliki dampak signifikan terhadap semangat belajar Kemampuan untuk menggunakan teknologi dan sumber daya digital dengan baik secara signifikan meningkatkan rasa percaya diri siswa selama proses pembelajaran. Mahasiswa merasa lebih siap untuk menghadapi berbagai rintangan akademis karena mereka tahu cara memanfaatkan alat digital untuk menyelesaikan pekerjaan dan mencari informasi. Peningkatan keyakinan ini memberikan dorongan positif bagi mahasiswa untuk terus berusaha dan bersemangat dalam proses belajar. Kemampuan dalam memahami literasi digital mempersiapkan para siswa untuk menghadapi sektor kerja yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Saat ini, banyak posisi pekerjaan yang mendasarkan diri pada keterampilan digital, yang mencakup pengelolaan informasi, penggunaan perangkat lunak, dan komunikasi jarak jauh. Mahasiswa yang mahir dalam literasi digital akan lebih siap untuk menanggapi tantangan dalam dunia kerja dan akan lebih kompeten dalam menjalankan tanggung jawab profesional mereka. Rasa kesiapan ini juga dapat meningkatkan motivasi belajar mereka, yang pada gilirannya mempengaruhi hasil akademis mereka. Mahasiswa yang memiliki kemampuan dalam literasi digital biasanya lebih termotivasi untuk belajar, sebab mereka mampu mengakses informasi dengan lebih gampang dan berinteraksi dengan materi pembelajaran yang lebih menarik. Mereka dapat menjelajahi berbagai topik dan menemukan metode baru untuk belajar yang lebih sesuai dengan preferensi individu mereka. Pembelajaran yang lebih menarik ini dapat meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses belajar, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik mereka. Dampak literasi digital terhadap pencapaian akademik sangatlah signifikan. Keterampilan dalam literasi digital yang baik memberi peluang lebih bagi mahasiswa untuk menjangkau berbagai informasi, mempercepat pembelajaran, memperbaiki kemampuan berkomunikasi dan analisis, serta meningkatkan kolaborasi yang lebih efektif. Setiap elemen ini berperan dalam kemajuan prestasi akademik mahasiswa, menjadikan literasi digital sebagai salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki mahasiswa di era digital saat ini. Dengan demikian, pengembangan literasi digital dapat menjadi salah satu elemen kunci dalam memajukan kualitas pendidikan dan hasil belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Data yang didapat dari studi sebelumnya mengenai Dampak Literasi Digital pada Prestasi Akademik Siswa yang dilakukan oleh (Suziani et al. , 2. mengindikasikan bahwa kemampuan dalam literasi digital memiliki pengaruh penting dalam meningkatkan prestasi akademis para mahasiswa. Literasi digital mencakup keterampilan dalam membuat presentasi yang menarik dan efektif menggunakan alat digital seperti PowerPoint. Google Slides, dan aplikasi presentasi lainnya. Mahasiswa yang mahir dalam mengorganisir presentasi digital mampu menyampaikan gagasan dan temuan penelitian mereka dengan lebih jelas dan menarik, yang memiliki dampak besar dalam ujian lisan, seminar, dan presentasi proyek. Ketika literasi digital meningkat, prestasi akademis mahasiswa juga akan mengalami Sebaliknya, apabila literasi digital berada pada tingkat rendah, prestasi akademis mahasiswa akan mengalami penurunan. Selain itu, literasi digital juga memberikan dampak yang konstruktif dan signifikan terhadap keberhasilan akademik siswa (Santoso. Penelitian (Latif Naz, 2. ini mendukung pendapat bahwa kemampuan digital memperbaiki prestasi akademik mahasiswa di perguruan tinggi dan bahwa mahasiswa yang memiliki keterampilan komputer menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak memilikinya, literasi digital memengaruhi kinerja akademis mahasiswa tingkat universitas di Distrik Lahore. Punjab. Pakistan. Namun berbeda hasil penelitian yang telah dilakukan oleh (Rissing et al. , 2. terhadap Mahasiswa STAKPN Sentani bahwa dalam literasi digital masih mengalami masalah untuk pencapaian prestasi belajar karena tidak semua mahasiswa melek teknologi, bahkan ada yang sama sekali tidak bersentuhan dengan teknologi, seperti Android dan Komputer/Laptop. Ini menyebabkan pencapaian prestasi belajar pada mahasiswa pun mengalami ketimpangan. Tidak semua pelajar mampu menguasai teknologi atau keahlian di bidang digital, dan hal ini dipengaruhi oleh berbagai elemen yang mempengaruhi cara mereka memperoleh dan memanfaatkan teknologi secara efektif. Salah satu elemen penting yang mempengaruhi kemampuan literasi digital siswa adalah ketersediaan perangkat serta akses ke internet yang berkualitas. Siswa yang tinggal di daerah terpencil atau berasal dari lapisan ekonomi yang kurang beruntung mungkin tidak memiliki komputer atau smartphone yang dibutuhkan, ditambah lagi dengan akses internet yang cepat dan stabil. Tanpa perangkat yang sesuai dan koneksi internet yang memadai, mereka akan menghadapi kesulitan dalam mengikuti pembelajaran daring, menyelesaikan tugas online, dan mengeksplorasi sumbersumber pembelajaran digital. Literasi digital melakukannya lebih dari sekadar mengoperasikan perangkat keras dan perangkat lunak. ini juga mencakup kemampuan berpikir kritis dan mengolah informasi di dunia digital. Apabila mahasiswa tidak menerima pendidikan atau pelatihan yang mencukupi dalam literasi digital selama proses pembelajaran, besar kemungkinan mereka akan mengalami kesulitan memahami cara memanfaatkan teknologi untuk mendukung studi mereka dengan efektif. Beberapa lembaga pendidikan mungkin masih menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan pelatihan keterampilan digital ke dalam kurikulum mereka, sehingga mahasiswa mengalami kesulitan beradaptasi dengan metode pengajaran yang berbasis teknologi. Setiap mahasiswa memiliki kemampuan yang bervariasi dalam memahami dan menggunakan teknologi. Sebagian mahasiswa mungkin memiliki kemampuan tinggi dalam menggunakan perangkat dan aplikasi digital, sementara yang lainnya dapat mengalami kendala. Beberapa mahasiswa mungkin lebih akrab dengan metode pembelajaran konvensional atau tatap muka, di mana mereka dapat berinteraksi secara langsung dengan dosen dan rekan sekelas. Ketika pembelajaran berpindah ke format daring atau berbasis teknologi, mereka mungkin merasa terhambat akibat kurangnya pengalaman atau keterampilan yang diperlukan untuk beroperasi dengan baik dalam lingkungan pembelajaran digital. Mereka mungkin lebih terfokus pada pengalaman belajar langsung dan belum sepenuhnya menyesuaikan diri dengan penggunaan teknologi. KESIMPULAN Dari beberapa penelitian yang telah disebutkan adalah bahwa Literasi digital memiliki peran krusial dalam keberhasilan akademis para pelajar. Ini mengindikasikan bahwa kemampuan literasi digital yang baik mampu meningkatkan hasil pendidikan dan prestasi akademis mahasiswa. Banyak studi mengindikasikan bahwa kemampuan digital memainkan peran penting dalam memperbaiki hasil pendidikan siswa, dan bahwa kemajuan dalam keterampilan digital yang dimiliki siswa berkaitan langsung dengan peningkatan rata-rata nilai akademik mereka. Selain itu, kemampuan digital berpotensi untuk memperbaiki keterampilan siswa dalam mencari dan memanfaatkan informasi yang akurat serta relevan. Ditambah pula, kehadiran Covid-19 memberikan dampak besar terhadap sektor pendidikan pada masa itu, yang mengharuskan individu untuk menguasai teknologi agar tidak tertinggal dalam perkembangan yang pesat, karena semua materi pembelajaran berbasis teknologi. Oleh karena itu, selama pandemi Covid-19, menjadi krusial untuk memiliki pemahaman tentang literasi digital. Dampak positif yang ditimbulkan oleh adanya Covid-19 ini secara signifikan mempengaruhi kinerja akademik para mahasiswa, karena mereka telah terbiasa beradaptasi dengan penggunaan teknologi digital selama masa pandemi. Oleh karena itu, saat ini mereka bisa memanfaatkan kebiasaan memakai perangkat digital tersebut sebagai sarana Namun, tidak semua pelajar memiliki keterampilan dalam literasi digital yang cukup, seperti yang diungkapkan dalam penelitian yang dilaksanakan oleh (Rissing et al. , 2. Sebagai hasilnya, masih ada masalah yang timbul akibat ketidakmerataan atau jarak dalam akses teknologi yang mempengaruhi pencapaian akademis mahasiswa. Sebagai hasilnya, dapat disimpulkan bahwa keterampilan digital memiliki dampak besar pada peningkatan prestasi belajar mahasiswa di perguruan tinggi, dan bahwa penguasaan literasi digital yang baik dapat mendukung hasil pendidikan serta kemampuan akademis mereka. Sebaliknya bagi individu atau mahasiswa yang tidak memiliki keterampilan atau kemampuan dalam literasi digital akan susah untuk mendukung studi mereka, sehingga mereka akan mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan metode pengajaran yang berbasis teknologi. DAFTAR PUSTAKA